• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KONSENTRASI STARTER DAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM PADA PERCOBAAN FERMENTASI BIJI NANGKA MENJADI TAUCO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH KONSENTRASI STARTER DAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM PADA PERCOBAAN FERMENTASI BIJI NANGKA MENJADI TAUCO"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Kandungan Nutrisi Tauco Dari Biji  Nangka  Sampel  (%)  Kadar Air  Kadar Abu  Kadar  Protein  Kadar  Lemak  Kadar  Karbohidrat  0,1  40,66  16,38  2,93  0,58  39,43  0,3  50,51  11,50  2,84  0,28  34,85  0,5  44,13  12,13  2,82  0,17  40,74  0,7  5
Gambar 3 Grafik korelasi variasi konsentrasi  larutan garam terhadap kadar protein yang
Gambar 7 Grafik korelasi variasi konsentrasi  larutan garam terhadap kadar air yang
Gambar 4.5 Grafik korelasi variasi konsentrasi  larutan garam terhadap karbohidrat yang  terbentuk

Referensi

Dokumen terkait

Pertama, Hizbut Tahrir mengada-adakan kedustaan terhadap Allah dimana mereka menyebarkan suatu catatan yang disebut catatan Hanz , dikatakan (dalam

Distribusi frekuensi jenis kelamin responden di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Lingkungan 22 Kota Medan Oktober

Here, we return to Benjamin who complain that Historicism has made history “nothing but the residue of memorable things and events that never broke the surface of human

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan half squat jump terhadap peningkatan daya ledak otot yang diukur dengan vertical jump, jauh

Telah dilakukan penelitian pembuatan dan aplikasi edible film dari pati biji nangka ( Arthocapus Heterophyllus ) dengan penambahan tepung tapioka, kitosan, dan gliserin

Dengan begitu, boleh disimpulkan, bahwa identitas itu dinamis, bergerak karena merupakan persentuhan kelompok dengan lingkungannya. Identitas bukanlah sesuatu yang mati dan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai religius, nilai kebudayaan, nilai sosial, nilai pendidikan, nilai sejarah, nilai toleransi, nilai perjuangan, dan

Preferensi menurut Kotler (2006:67) diartikan sebagai pilihan suka atau tidak suka oleh seseorang terhadap suatu produk, barang, atau jasa yang dikonsumsi.Kotler berpendapat