• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMODELAN KELAS DIGITAL SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN KIMIA PADA ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMODELAN KELAS DIGITAL SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN KIMIA PADA ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PEMODELAN KELAS DIGITAL SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN KIMIA PADA

ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

A MODEL OF DIGITAL CLASS AS AN INNOVATION IN CHEMISTRY EDUCATION

IN ASEAN ECONOMY COMMUNITY (AEC)

Sussi Widiastuti, S. Si., M.Pd Guru SMKN 1 Kediri Email : [email protected]

Abstrak.

Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan dan

kemajuan suatu bangsa. Peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus diarahkan pada

penguasaan iptek untuk menopang kegiatan ekonomi agar lebih kompetitif. Guru harus mempersiapkan

dirinya sendiri dan peserta didik dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Dunia

informasi dan teknologi yang berkembang cepat dapat dimanfaatkan sebagai media dan terintegrasikan

dalam pembelajaran. Teknologi informasi dapat dimanfaatkan sebagai media berbagi (sharing) informasi

kepada pihak lain. Bagi guru, berbagi informasi kepada siswa merupakan tugas pokok, di samping tugas

menunjukkan cara memperoleh informasi. Bagi siswa, berbagi informasi merupakan media

mengkomunikasikan gagasan atau konsep kepada pihak lain. Pemodelan kelas digital dalam pelajaran

Kimia merupakan sinergi antara teknologi informasi dan pelajaran Kimia, dimana komunikasi melalui

media digital merupakan salah satu kemampuan yang dituntut pada kehidupan abad ke-21. Pemodelan

kelas digital adalah penggunaan teknologi informasi di dalam kelas yang terdiri atas

flipped classroom,

buku digital, dan kelas maya.

Kata kunci:

Pemodelan kelas digital, flipped classroom, buku digital, kelas maya

Abstract.

The quality of human resources is a critical success factor of development and progress of a

nation. Enhancing the quality of Human Resources (HR) should be directed to the mastery of science and

technology to support economic activity in order to be more competitive. Teachers must prepare

him/herself and learners in Asean Economy Communitiy (AEC). Information and technology which is

developing rapidly can be used and integrated in learning. Information technology can be used as a media

for sharing information to other parties. For teachers, sharing information to students is the primary duty,

in addition to the task of showing how to obtain information. For students, sharing information is a media

to communicate ideas or concepts to other parties. A model of digital class in the chemistry field is a

synergy between information technology and chemistry lesson, where communication through digital

media is one of the capabilities that are required on the life of the 21st century. A model of digital class is

the use of information technology in the classroom consist of flipped classroom, digital book, and virtual

classroom.

Keywords:

A model of digital class, clipped classroom, digital book, virtual classroom.

PENDAHULUAN

Saat ini masyarakat Indonesia berada

pada lingkungan global yang sedang bergerak

dengan dinamis dan kompleks, dengan

kondisi-kondisinya yang baru, yang langsung maupun

tidak langsung berpengaruh terhadap diri

masyarakat, yang harus dihadapai dengan sikap

terbuka. Salah satu aspek penting yang perlu

(2)

disiapkan dengan cepat oleh bangsa ini adalah

sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor

penentu

keberhasilan

pembangunan

dan

kemajuan suatu bangsa. Para tenaga kerja dari

negara-negara Masyarakat Ekonomi Asean

(MEA) yang memiliki kompetensi kerja yang

lebih tinggi, tentunya akan memiliki kesempatan

lebih luas untuk mendapatkan keuntungan

ekonomi di dalam MEA. Kita harus berusaha

dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan

kualitas sumber daya manusia dan mengejar

ketertinggalan

dari

negara-negara

lain,

khususnya di kawasan ASEAN. Peningkatkan

kualitas SDM harus diarahkan pada penguasaan

iptek untuk menopang kegiatan ekonomi agar

lebih kompetitif. Guru harus mempersiapkan

dirinya sendiri dan peserta didik dalam

menghadapi MEA. Tenaga-tenaga kerja asing

dari negara tetangga sekitar Indonesia akan

masuk

dengan

bebas.

Siapkah

lulusan

pendidikan Indonesia menghadapi Pasar Bebas

ASEAN?

Perlu adanya percepatan diseminasi

ilmu pengetahuan terhadap hal-hal terbaru yang

bermanfaat, dalam menghadapi Pasar Bebas

ASEAN. Lulusan pendidikan Indonesia harus

mampu mengkomunikasikan gagasan atau

konsep hampir sama pentingnya dengan gagasan

atau konsep yang didapat sebagai solusi untuk

menghadapi masalah. Dunia Informasi dan

Teknologi (IT) yang berkembang cepat dapat

dimanfaatkan sebagai media dan terintegrasikan

dalam pembelajaran. Teknologi informasi dapat

dimanfaatkan sebagai media berbagi (sharing)

informasi kepada pihak lain. Bagi guru, berbagi

informasi kepada siswa merupakan tugas pokok,

di samping tugas menunjukkan cara memperoleh

informasi. Bagi siswa, berbagi informasi

merupakan media mengkomunikasikan gagasan

atau konsep kepada pihak lain. Di luar kendali

pendidikan, media sosial juga berkembang cepat

dan justru lebih merebak sangat luas.

Teknologi informasi dapat dimanfaatkan

dalam pelajaran Kimia untuk mempermudah

proses

belajar,

mengingat

ilmu

Kimia

mempunyai ciri khas yaitu: a) karakter

pengetahuannya

yang

“abstrak”

(karena

membicarakan entitas yang mikroskopis, seperti:

atom, molekul, ikatan, dan struktur), b)

berbicara dengan simbol-simbol (persamaan

reaksi, notasi, dan formula), dan c) senantiasa

meminta peserta didik

untuk melakukan

perpindahan domain berpikir dari pengamatan

terhadap fenomena makroskopis tersebut dengan

teori-teori yang abstrak (hubungan mikroskopis)

dan merepresentasikan fenomena itu secara

simbolik (Firman dkk, 2007).

Pemodelan

kelas

digital

adalah

penggunaan teknologi informasi di dalam kelas

yang terdiri atas flipped classroom, buku digital,

dan kelas maya. Pemodelan kelas digital dalam

pelajaran Kimia merupakan sinergi antara

teknologi informasi dan pelajaran Kimia,

dimana komunikasi melalui media digital

merupakan salah satu kemampuan yang dituntut

pada kehidupan abad ke-21.

Flipped classroom

adalah strategi yang dapat diberikan oleh

pendidik dengan cara meminimalkan jumlah

instruksi langsung dalam praktek mengajar

sambil memaksimalkan interaksi satu sama lain

(Johnson, 2013). Buku digital adalah sebuah

publikasi yang terdiri atas teks, gambar, maupun

suara dan dipublikasikan dalam bentuk digital

yang dapat dibaca di komputer maupun

perangkat elektronik lainnya. Kelas maya adalah

sebuah lingkungan belajar yang ada hanya

dalam konten digital yang dapat disimpan,

diakses dan dipertukarkan melalui jaringan

komputer dan sistem informasi, sehingga dapat

diakses dimana saja dan kapan saja.

Beberapa

penelitian

menunjukkan

bahwa

penggunaan

flipped

classroom

meningkatkan interaksi akademik antara siswa

dan peranan guru di dalam kelas tidak terlalu

dominan dibandingkan dengan traditional class

(Johnson dan

Renner,

2013), sedangkan

(3)

penelitian Mayer (2013) menunjukkan bahwa

terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan.

Penelitian Perdana (2013) telah membuktikan

bahwa Buku Digital Interaktif (BUDIN) berbasis

adobe creative suite dapat diterapkan sebagai

media pembelajaran. Mulyadi (2015) dalam

penelitiannya

mengungkapkan

bahwa

pemanfaatan

E-learning dengan menggunakan

“Portal

Rumah

Belajar

Kemendikbud”

berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar

peserta didik ranah kognitif aspek memahami

(C2), menerapkan (C3), dan menganalisis (C4)

pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

(IPA) materi Sistem gerak pada manusia.

Berdasarkan latar belakang di atas maka

penelitian ini mencoba menggunakan pemodelan

kelas digital yang terdiri atas flipped classroom,

buku digital, dan kelas maya sebagai inovasi

pembelajaran Kimia pada era MEA.

KERANGKA BERPIKIR

PEMBAHASAN

Pemodelan

kelas

digital

adalah

penggunaan teknologi informasi di dalam kelas

yang terdiri atas flipped classroom, buku digital,

dan

kelas

maya.

Ketiganya

menuntut

penggunaan

teknologi

informasi

sehingga

diperlukan akses internet yang cukup memadai.

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam

pelaksanan kelas digital adalah menyediakan

buku digital (epub). Buku digital yang

digunakan dapat dibuat sendiri oleh guru

ataupun mengunduh dari internet. Jika guru

ingin membuat buku digital maka yang harus

dilakukan adalah mempersiapkan dokumen awal

(MS

word) dalam bentuk HTML atau PDF,

kemudian mengkonversi HTML/PDF ke dalam

epub. Apabila guru mempunyai file multimedia,

dapat dimasukkan ke dalam

epub. Sigil

merupakan

sofware editor untuk epub yang

bersifat

open source, sehingga

epub dapat

diakses dengan mudah, untuk itu maka

epub

harus diolah dalam Sigil. Hal berikutnya yang

harus dilakukan adalah mempersiapkan kelas

maya (Edmodo), guru masuk Edmodo sebagai

guru sedangkan siswa masuk Edmodo sebagai

siswa. Guru kemudian membuat serta mengatur

kelas dalam Edmodo. Model pembelajaran yang

digunakan adalah

flipped classroom, yaitu

pelajaran yang “membalik” metode tradisional,

dimana guru memberikan materi melalui video

pembelajaran yang harus ditonton oleh siswa di

rumah masing-masing. Sesi belajar di kelas

Edmodo digunakan untuk berdiskusi dan

mengerjakan tugas. Tabel 1 menunjukkan

langkah-langkah dalam pemodelan kelas digital.

Flipped classroom

Buku digital

Kelas maya

Penguasaan teknologi informasi

sebagai modal dalam memasuki

komunikasi digital pada era MEA

Pemodelan kelas digital

Diseminasi ilmu pengetahuan

terhadap hal-hal terbaru yang

bermanfaat belum optimal

kenyataan di lapangan

diatasi dengan

yaitu

(4)

Tabel 1. Langkah-Langkah dalam Pemodelan Kelas Digital

No Langkah-Langkah Keterangan

1 Mempersiapkan buku digital (epub) Dokumen awal yang dibutuhkan adalah HTML atau PDF Mengkonversi word ke HTML atau PDF ke epub

Memasukkan file multimedia ke dalam epub Mengolah epub di Sigil (software editor) 2 Mempersiapkan kelas maya (Edmodo) Menggunakan Edmodo (sebagai guru)

Membuat dan mengatur kelas dalam Edmodo

3 Flipped classsroom Memberikan materi melalui video pembelajaran yang harus ditonton siswa di rumah masing-masing.

Sesi belajar di kelas digunakan untuk diskusi kelompok dan mengerjakan tugas.

Buku Digital

Buku digital atau buku elektronik,

disingkat

e-book, atau ebook, adalah bentuk

digital dari buku cetak. Buku cetak pada

umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid

yang berisi teks dan atau gambar, maka

buku elektronik berisikan informasi digital

yang dapat berisi teks, gambar, audio, video

seperti ditunjukkan pada gambar 1.

Gambar 1. Buku Digital

Pertimbangan pemilihan format buku digital

mengacu pada beberapa hal, yaitu:

1.

Memanfaatkan ketersedian perangkat.

Jumlah

pengguna

telepon

seluler

diperkirakan sekitar 180 juta pelanggan.

Jumlah

tersebut

belum

merepresentasikan

berapa

banyak

pengguna tablet,

smartphone,

atau

featurephone.

2.

Ukuran tampilan aplikasi pembaca buku

digital.

Ukuran PDF tidak akan menjadi

masalah apabila dibaca menggunakan

komputer maupun laptop namun karena

ditujukan

untuk

perangkat

bergerak/telepon seluler yang memiliki

ukuran layar yang bervariasi, maka

diperlukan

format

yang

dapat

menyesuaikan dengan tampilan layar.

3.

Format yang didukung secara luas.

Penggunaan

format

yang

hanya

mendukung satu perangkat tertentu akan

membuat ketergantungan kepada satu

teknologi pendukung saja. Dalam hal

pemilihan

format

yang

perlu

dipertimbangkan adalah menggunakan

format yang mendapat dukungan secara

luas, baik untuk pembuatannya maupun

aplikasinya.

Salah satu format digital book yang

merupakan

format

standarisasi

bentuk

adalah

epub

(electronic

publication).

Berbagai kelebihan

epub antara lain: 1).

format terbuka dan gratis, 2). berbagai

pembaca

epub yang telah tersedia di

berbagai perangkat, 3). berbagai

software

pembuat

epub telah tersedia, dan 4). support

untuk video dan audio.

Flipped classroom

Flipped

classroom

adalah

model

pembelajaran

yang

“membalik”

metode

tradisional, di mana biasanya materi diberikan di

kelas dan siswa mengerjakan tugas di rumah,

namun di dalam

flipped classroom, materi

terlebih

dahulu

diberikan

melalui

video

pembelajaran yang harus ditonton siswa di

rumah masing-masing. Sesi belajar di kelas

digunakan

untuk

diskusi

kelompok

dan

mengerjakan tugas, di sini, guru berperan

sebagai pembina atau pemberi saran.

(5)

Gambar 2. Perbedaan kelas tradisional dan flipped classroom

Dalam pembelajaran tradisional, siswa

diajar materi pelajaran oleh guru di kelas

(melalui ceramah atau penjelasan langsung dari

guru, diskusi kelompok atau membaca dan

mengamati), kemudian mengerjakan tugas-tugas

untuk penguatan di rumah (berupa PR). Dalam

flipped classroom, siswa mempelajari materi

pelajaran di rumah (melalui menonton video

pembelajaran, membuat rangkuman, mencatat

poin-poin penting, membuat pertanyaan, diskusi

dengan teman secara online, atau membaca

sumber-sumber yang dibutuhkan, kemudian

mengerjakan tugas-tugas untuk penguatan di

kelas, seperti pada ilustrasi gambar 2. Pada

dasarnya konsep

flipped classroom adalah:

bahwa yang secara tradisional dilakukan di kelas

sekarang dilakukan di rumah dan yang secara

tradisional dikerjakan sebagai PR (pekerjaan

rumah) kini diselesaikan di kelas (Bergmann and

Sams, 2012).

Kelas Maya

Kelas maya adalah sebuah lingkungan

belajar yang ada hanya dalam konten digital

yang dapat disimpan, diakses, dan dipertukarkan

melalui jaringan komputer dan sistem informasi,

sehingga dapat diakses dimana saja dan kapan

saja. Beberapa hal yang harus diperhatikan

dalam penerapan kelas maya adalah: 1).

ketersediaan

hardware dan

software pendukung

yang dibutuhkan, 2). tersedianya infrastruktur

jaringan

pendukung

yang

memadai,

3).

kebijakan yang mendukung pelaksanaan kelas

maya. Salah satu jenis penyampaian di kelas

maya adalah edmodo.

Gambar 3. Tampilan Edmodo

Edmodo adalah platform media sosial

yang sering digambarkan sebagai Facebook

untuk sekolah dan dapat berfungsi lebih banyak

lagi

sesuai

dengan

kebutuhan.

Edmodo

merupakan aplikasi yang menarik bagi guru dan

siswa dengan elemen sosial yang menyerupai

Facebook, tapi sesungguhnya ada nilai besar

dalam aplikasi edukasi berbasis jejaring sosial.

Edmodo memfasilitasi bagi guru dan siswa

untuk diskusi,

peer-teaching,

collaborative

learning,

problem-based learning,

project-based learning

, studi kasus, debat,

polling

group,

note-taking pairs seperti yang terlihat

pada gambar 3.

Tanpa

menafikan

peran

kelas

tradisional,

penggunaan

flipped classroom

sangat bermanfaat dalam menunjang kelas

berbasis

teknologi.

Flipped

classroom

memungkinkan siswa melihat materi secara

berulang-ulang dengan bantuan koneksi internet,

sehingga waktu belajar dapat dimaksimalkan

yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil

belajar siswa. Di dalam kelas, siswa dapat

mencoba menerapkan pengetahuan dengan

memecahkan masalah dan melakukan kerja

praktik. Peran guru di kelas bukan untuk

memberikan pelajaran awal, sehingga guru dapat

menghabiskan lebih banyak waktu berinteraksi

dengan siswa. Video yang dimasukkan pada

(6)

epub sangat membantu siswa dalam membuat

konsep-konsep Kimia menjadi lebih nyata,

mengingat Kimia merupakan pelajaran yang

mempunyai karakter pengetahuan “abstrak”.

Edmodo seperti media pembelajaran

lainnya, menjadi sebuah platform online untuk

mendorong pembelajaran guru, atau dapat

menjadi cara lebih kreatif untuk melibatkan para

siswa dalam pembelajaran kolaboratif dan

kognisi terdistribusi. Platform ini memberikan

siswa jalur untuk berinteraksi dengan

rekan-rekan mereka dan guru mereka dalam suasana

akademis,

mengajarkan

siswa

bagaimana

berperilaku secara online dan bertanggung jawab

dalam mengatur kegiatan belajar mereka dengan

sistem yang keamanannya terjamin.

Kelas digital adalah aktivitas di dalam kelas

yang menggunakan seoptimal mungkin peranan

internet dan teknologi digital dalam persiapan,

pelaksanaan, penilaian pembelajaran; baik oleh

siswa, guru, dan orang tua murid; serta untuk

aktivitas

pengembangan

profesi

guru

berkelanjutan. Adapun kelebihan dan kelemahan

pemodelan kelas digital disajikan pada Tabel 2.

Tabel 2. Kelebihan dan Kelemahan Pemodelan Kelas Digital

Pemodelan Kelas Digital Kelebihan Kelemahan

Buku Digital Meningkatkan produktivitas belajar Membutuhkan persiapan matang agar dapat berjalan dengan optimal Mengefektifkan dan mengefisienkan

waktu pembelajaran

Guru harus membuat video pembelajaran yang menarik, berkualitas, serta dapat dipahami siswa tanpa tatap muka secara langsung

Memungkinkan pembelajaran bersifat individual

Harus memiliki akses terhadap koneksi internet

Flipped classroom Tersedianya materi dalam bentuk video memberikan kebebasan pada siswa untuk menghentikan atau mengulang materi kapan saja di bagian-bagian yang kurang mereka pahami.

Membutuhkan persiapan matang agar dapat berjalan dengan optimal

Pemanfaatan sesi belajar di kelas untuk proyek atau tugas kelompok mempermudah siswa untuk saling berinteraksi dan belajar satu sama lain.

Harus memiliki akses terhadap koneksi internet

Kelas Maya Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif

Harus memiliki akses terhadap koneksi internet

Menyediakan berbagai fasilitas kelas yang terintegrasi

Siswa dapat berbagi (share) hasil karya dan bertukar pengalaman Meningkatkan motivasi siswa

Pemodelan kelas digital merupakan

salah satu solusi alternatif untuk menjawab

tantangan abad 21 dan era MEA. Kemampuan

mengelola informasi merupakan modal dasar

bagi siswa dan guru dalam memasuki era

komunikasi digital. Wujud kelas digital adalah

flipped classroom, buku digital, kelas maya

seperti tampak pada gambar 4.

(7)

Model pembelajaran yang digunakan

pada kelas digital adalah flipped classroom yang

menuntut adanya keberadaan sebuah video

untuk persiapan sebuah pembelajaran. Video

tersebut dapat disisipkan ke dalam sebuah buku

digital. Edmodo sebagai kelas maya dapat

dimanfaatkan untuk pemberian tugas, penilaian

hasil belajar, sarana siswa untuk berbagi

pengetahuan yang telah diperolehnya, dan

sarana bagi orang tua untuk mengetahui aktivitas

belajar, tugas, dan nilai siswa.

KESIMPULAN

Berdasarkan

hasil

kajian

literatur

dapat

disimpulkan bahwa :

1.

Pemodelan kelas digital (flipped classroom,

buku digital, dan kelas maya) merupakan

inovasi pendidikan Kimia yang mampu

menjawab tantangan pada era Masyarakat

Ekonomi ASEAN.

2.

Pemodelan kelas digital merupakan modal

dasar bagi siswa dan guru dalam memasuki

era komunikasi digital.

SARAN

1.

Perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui

efektivitas pemodelan kelas digital.

2.

Perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui

pengaruh pemodelan kelas digital terhadap

hasil belajar.

DAFTAR PUSTAKA

1.

Bergmann, J and Sams, A. 2012.

Flip Your

Classroom: Reach Every Student in Every

Class Everyday. International Society for

Technological Education. USA

2.

Firman dan Tim Pengembang UPI. 2007.

Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Vol. 3:

Pendidikan Disiplin Ilmu. Cetakan Ke-2.

Bandung: PT Imperial Bhakti Utama

3.

Johnson Lisa W and Renner, Jeremy D.

2012.

Effect of The Flipped Classroom

Model

on

a

Secondary

Computer

Applications Course: Student and Teacher

Perceptions,

Questions

and

Student

Achievement. Dissertation. University of

Lousville.

4.

Mayer, Robinson. 2013.

The Post-Lecture

Classroom: How Will Students Fare? The

Atlantic

(online

edition).

http://tinyurl.com.o3dugao

. Diakses tanggal

26 Juni 2016

5.

Mulyadi,

Rindy.

2013.

Pengaruh

Pemanfaatan

E-Learning

Menggunakan

“Portal Rumah Belajar Kemendikbud”

Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Skripsi.

Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

6.

Pengelola Guraru. 2013. Pengertian Buku

Digital (Ebook),

Fungsi, Tujuan, dan Formatnya http://blogsimulasidigital.blogspot.co.id/2015/12/ pengertian-buku-digital-ebook-fungsi.html.

Diakses tanggal 27 Juni 2016

7.

Perdana, Dian M. B. 2013.

Pengembangan

Buku Digital Interaktif (BUDIN) Berbasis

Adobe Creative Suite pada Materi Genetika

di SMK. Skripsi. Semarang: Universitas

Negeri Semarang

8.

Newbie.

2013.

Flipped

Classroom:

‘Membalik’ model pembelajaran tradisional.

http://guraru.org/info/flipped-classroom-membalik-model-pembelajaran-tradisional/

.

Diakses tanggal 27 Juni 2016

9.

Seamolec. 2013. Buku Sumber Simulasi

Digital. Jakarta

10.

Pengelola Guraru. 2013. Flipped Classroom:

‘Membalik’ model pembelajaran tradisional.

http://guraru.org/info/flipped-classroom-membalik-model-pembelajaran-tradisional/

.

Gambar

Tabel 1. Langkah-Langkah dalam Pemodelan Kelas Digital
Gambar 3. Tampilan Edmodo
Tabel 2. Kelebihan dan Kelemahan Pemodelan Kelas Digital

Referensi

Dokumen terkait

denailofservices merupakan penyerangan ini mengakibatkan pengguna yang sah tidak dapat mengakses sistem, joyrider adalah penyerangan jenis ini disebabkan oleh orang yang

Kerangka Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang diadopsi oleh KLH adalah yang dikembangkan oleh Virginia Commonwealth University (VCU) dan BPS dengan menggunakan

UBM diatur sedemikian rupa berdasarkan aliran proses pembuatan biskuit, dimana mulai dari gudang bahan baku, ruang penimbangan, ruang mixing, ruang cutting, oven,

Ukuran auditee yang lebih besar akan memiliki Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang lebih bagus, sehingga auditor telah merasa yakin bahwa laporan keuangan telah baik.

Adapaun prosedur pelaksanaannya adalah rahin datang dan mengisi formulir permohonan gadai, penelitian kualitas emas untuk menetapkan nilai pembiayaan yang akan

Hal ini terjadi apabila NIM meningkat, berarti telah terjadi peningkatan pendapatan bunga bersih dengan persentase lebih besar dibanding persentase peningkatan

yang kritis dapat dilakukan apabila orang tua dan guru dapat memberikan pemahaman kepada anak mengenai pengaruhnegatif dan positif menonton televisi. Kegiatan pengabdian

terhadap keputusan pembelian Cafe Wapres JK Pemalang, 2) terdapat pengaruh persepsi harga terhadap keputusan pembelian Cafe Wapres JK Pemalang, 3) terdapat