LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

19 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

NO. 18 2000 SERI. D

PERATURAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT NOMOR : 13 TAHUN 2000

T E N T A N G

SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR JAWA BARAT

Menimbana : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan

Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pêmerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, perlu ditetapkan pembentukan, kedudukan, tugas pokok, fungsi, susunan organisasi dan tata kerja tentang Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat;

(2)

NO. 18 2000 SERI. D b . b a h w a b e r d a s a r k a n p e r t im b a n g a n s e b a g a im a n a

d i m a k s u d h u r u f a d i a t a s , m a k a p e m b e n t u k a n , kedudukan, tugas pokok, fungsi, susunan organisasi dan tata kerja tentang Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Bara t, perl u d it eta pk an de ng an Pera t uran Daerah Propinsi Jawa Barat.

Mengingat : 1. Ketetapan Majelis Perm usyawaratan Rak yat Republik Ind ones ia Nom or III/ MPR /2 000 te nta ng Su m ber H u k um d a n T a t a U r u t a n Pe r a t u r a n Pe r u n d a n g -undanoam

2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/2000 tentang Rekomendasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah; 3. Und ang- un dan g N om or 11 T ahun 19 50 t ent ang

Pembentukan Propinsi Jawa Barat (Berita Negara Tanggal 4 Juli 1950);

4. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 N om o r 5 5 , T am b a ha n L em b a ra n N e ga ra Nom or 3041) jo. Undang-undang Nom or 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 8 T ahun 1974 tentang Pok ok -pok ok Kepegawaian ( L e m b a r a n N e g a r a T a h u n 1 9 9 9 N o m o r 1 6 9 , Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);

5. U n d a n g- u n d an g N om or 2 2 T a h u n 19 9 9 t en ta n g Pemerintahan Daerah (Lembaran Neaara Tahun 1999 N om o r 6 0 , T am b a ha n L em b a ra n N e ga ra Nom or 3839);

6 . Un d a n g - u n d a n g N o m o r 2 5 T a h u n 1 9 9 9 t e n t a n g Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 72,

(3)

NO. 18 2000 SERI. D

Menetapkan : PERATURAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT TEN-

T A N G S E K R E T A R I A T D A E R A H P R O P I N S I J AW A BARAT.

7. Und ang- un dan g Nom or 28 T ahun 1 99 9 ten t ang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3851);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedornan Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 165);

10. Pe r a t u r a n Pe m e r in t a h N o m o r 1 0 4 T a h u n 2 0 0 0 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Tahun 200 0 N om or 201, T am bahan L em baran Ne gara Nomor 4021);

11. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pembentukan dan Teknis Penyusunan Peraturan Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2000 Nomor 2 Tahun 2000 Seri D).

Dengan Persetujuan

DEW AN PERW AKILAN RAKYAT DAERAH PROPINSI JAWA BARAT

(4)

NO. 18 2000 SERI. D BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Propinsi Jawa Barat;

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Propinsi Jawa Barat;

3. P e m e r i n t a h a n D a e r a h a d a l a h p e n ye l e n g g a r a a n Pe m e r in t a h a n D a e r a h O t o n o m o le h Pe m e rin t a h D a e r a h d a n D e w a n P e r w a k i l a n R a k ya t D a e r a h menurut asas desentralisasi;

4. Gubernur adalah Gubernur Jawa Barat;

5. S e k r e t a r i a t D a e r a h a d a l a h Se k r e t a r i a t D a e r a h Propinsi Jawa Barat yang selanjutnya disebut SETDA Propinsi;

6. S e k r e t a r i s D a e r a h a d a l a h S e k r e t a r i s D a e r a h J a w a B a r a t y a n g s e l a n j u t n y a d i s e b u t S E K D A Propinsi;

7. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Barat yang selanjutnya disebut ASSDA sesuai bidang tugasnya masing-masing.

8. Peraturan Daerah adalah Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat tentang Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat;

9. Desentralisasi adalah pen yerahan we wen ang pe -merintahan oleh Pemerintah kepada Daerah Otonom d a l a m k e r a n g k a N e g a r a K e s a t u a n R e p u b l i k Indonesia;

(5)

NO. 18 2000 SERI. D 10. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang dari

Pemerintah kepada Gubemur sebagai Wakil Pemerintah dan/atau Perangkat Pusat di Daerah; 11. Daerah Otonom selanjutnya disebut Daerah, adalah

kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas daerah tertentu, berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

12. Perangkat Daerah adalah organisasi/lembaga pada Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab kepada Kepala Daerah dan membantu Kepala Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terdiri atas Sekretariat Daerah, Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah sesuai dengan kebutuhan daerah; 13. Jabatan Fungsional adalah jabatan yang walaupun

tidak secara tegas tercantum dalam struktur organi-sasi tetapi ditinjau dari sudut fungsinya jabatan itu harus ada untuk melaksanakan sebagian tugas Pemerintah Daerah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.

BAB II PEMBENTUKAN

Pasal 2

Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat.

BAB III

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI Pasal 3

(1) Sekretariat Daerah adalah unsur staf Pemerintah Propinsi.

(6)

NO. 18 2000 SERI. D (2) Sekretariat Daerah dipimpin oleh seorang Sekretaris

Daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubemur.

(3) Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok mem-bantu Gubernur dalam pelaksanaan tugas pemerin-tahan, organisasi dan tatalaksana serta memberikan pelayanan administratif kepada seluruh perangkat Pemerintah Propinsi.

(4) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Ayat (3) pasal ini, Sekretariat Daerah mempunyai fungsi

a. pengkoordinasian perumusan kebijakan Peme-rintah Daerah;

b. penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pelaksanaan pelayanan administr atif kepada seluruh perangkat Pemerintah Daerah; c. pengelolaan sumber daya aparatur, keuangan,

prasarana dan sarana Pemerintahan Daerah; d. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh

Gubernur sesuai dengan tucas dan fungsinya. BAB IV

SUSUNAN ORGANISASt Pasal 4

(1) Susunan organisasi Sekretariat Daerah, terdiri dari:

a. Sekretaris Daerah:

(7)

NO. 18 2000 SERI. El 1. Biro Desentralisasi, membawahkan :

a) Bagian Bina Otonomi Daerah, mem -bawahkan:

1) S ubbagi an P enyel eng garaan; 2) Subbagian Evaluasi dan

Pengem-bangan.

b) Bagian Pendapatan Asli Daerah, mem -bawahkan :

1) Subbagian Perencanaan; 2) Subbagian E valuasi.

c) Bagian Perimbangan Keuangan, mern-bawahkan :

1) Subbagian Perencanaan; 2) Subbagian Evaluasi.

d) Bagian Bina Kerjasama Pemerintahan, membawahkan :

1) Subbagian Kerjasama Internal Pro-pinsi;

2) Subbagian Kerjasama Eksternal Propinsi;

3) Subbagian Ketentraman dan Keter-tiban.

2. Biro Dekonsentrasi dan Tugas Pemban -tuan, membawahkan

a) Bagian Bina Dekonsentrasi, memba -wahkan:

1) S ubbagi an P enyel eng garaan; 2) Subbagian Evaluasi dan

(8)

NO . 1 8 2000 SERI. D

b) Bagian Bina Tugas Pembantuan, mem -bawahkan :

1 ) S u b b a gi a n P e n ye l e ng g a r a a n ; 2 ) Subbagian Evaluasi dan pengem

-bangan.

c ) B a g i a n B i n a K e s a t u a n B a n g s a d a n Perlindungan Masyarakat, membawah -kan

1 ) S u b b a gi a n K e s a t u a n B a n g s a ; 2 ) Subbagian Perlindungan Masya

-rakat.

d) Bagian Bina Pemerintahan Desa, mem -bawahkan

1) Subbagian Bina Pemerintahan Desa;

2) Subbagian Bina Pemerintahan Kelurahan.

3. Biro Hukum, membawahkan

a ) B a g i a n P e r u n d an g u n d a n g a n , m em -bawahkan:

1 ) S u b b a g i a n R a n c a n g a n P r o d u k Hukum;

2 ) S ubb agi an Pengkajian Produk Hukum.

b) Bagian Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia, membawahkan :

1 ) S u b b a gi a n B a n t u a n H uk um ; 2 ) Subbagian Sengketa Hukum dan

(9)

NO. 18 2000 SERI. D c) Bagian Pengembangan Hukum, mem

-bawahkan :

1) Subbagian Fasilitasi dan Evaluasi; 2) Subbagian Dokumentasi dan

Infor-masi Hukum.

c. Asisten Perekonomian, membawahkan

1. Biro Sarana Perekonomian, membawah -kan :

a) Bagian Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pariwisata, membawah -kan :

1) Subbagian Perindustrian dan. Per-dagangan;

2) Subbagian Koperasi dan UKM; 3) Subbagian Pariwisata.

b) Bagian Pengembangan Usaha Daerah dan Investasi, membawahkan :

1 ) S ubb agi an P e ru sah aa n D a e rah ; 2 ) Subbagian Perbankan Daerah; 3) Subbagian Investasi.

c) B agian P ernubungan dan Pekerjaan Umum, membawahkan :

1) S ubbagi an P erhubungan; 2) S u b b a g i a n K e b i n a m a r g a a n ; 3) Subbagian Sumber Daya Air. 2. Biro Bina Produksi, membawahkan :

a) Bagian Bina Ketahanan Pangan, mem -bawahkan :

1) Subbagian Pe r t a n ia n T a n am an Pangan;

(10)

NO. 18 2000 SERI. D 2 ) S u b b a g i a n P e t e r n a k a n d a n P e r -ikanan. b ) B a g i a n B i n a K e h u t a n a n d a n P e r k e -bunan, membawahkan 1) S ubbagi an K ehutanan; 2) S ubbagi an P erk ebunan. c) Bagian Bina Pertambangan dan Energi,

membawahkan :

1) Subbagian Pertam bangan, 2) S u b b a g i a n E n e r g i . 3 . B i r o P e n g e n d a l i a n P r o g r a m , m e m b a w a h -kan : a ) Ba g i a n Pr o g r a m So s ia l S u d a ya , m em -bawahkan 1 ) S u b b a g i a n S o s i a l B u d a y a d a n Tenaga Kerja:

2 ) Su bba gian Pen didik an dan Keb u -dayaan.

b ) Ba g ia n Pr o gr am F is ik , m em b a wa hk a n : 1) Subbagian Permukiman, Prasarana

W ilayah dan Sum ber Daya Alam ; 2) S u b b a g i a n Pert am banga n d an

Lingkungan Hidup.

c ) Ba g ia n P r o g r a m P e r e k o n o m ia n . m e m -bawahkan

1) Subbagian Agrobisnis;

2) Subbagian Industri dan Perdagan g- an.

(11)

NO. 18 2000 SERI. D d. Asisten Kesejahteraan Sosial, membawahkan : 1. Biro Pelayanan Sosial Dasar,

membawah-kan :

a) Bag ia n Bin a Kese ha tan, m em bawah -kan :

1) Subbagian Kesehatan Masyarakat; 2) Subbagian Kesehatan Lingkungan. b) Bag ia n Bin a Ag am a dan Pen didik an,

membawahkan

1 ) S u b b a g i a n A g a m a ; 2 ) S u b b a g i a n P e n d i d ik a n .

c ) B a g i a n B i n a P e r m u k i m a n d a n L i n g -ungan Hidup, membawahkan

1 ) Su b b a g ia n Perm uk im an ; 2 ) S u b b a g i a n L i n g k u n g a n H i d u p . 2 . Biro Pe n g em b a n g a n So s ia l, m em ba wa h -kan : a ) B a g i a n B a n t u a n S o s i a l , m e m b a w a h -kan

1) Su bba gian Pen ya nd an g M asalah Kesejahteraan Sosial;

2) Subbagian Kepahlawanan dan Nilai Kejuangan.

b ) B a g i a n P e m b e r d a y a a n M a s ya r a k a t , membawahkan :

1) Subbagian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi;

2) Subbagian Pemberdayaan Perem -puan, Pemuda dan Olah Raga.

(12)

NO. 18 2000 SERI. 0 e. Asisten Administrasi, membawahkan :

1. Biro Organisasi, membawahkan :

a) Bagian Kelembagaan, membawahkan : 1) Subbagian Analisis Kelem bagaan; 2) Subbagian Pengembangan Kelem

-bagaan.

b) Bagian Ketatalaksanaan, m em bawah -kan :

1 ) S u b b a g i a n Pr o s e d u r ; 2 ) S u b b a g i a n P e m b a k u a n . c) Bagian Analisis dan Formasi Jabatan,

membawahkan : 1 ) S u b b a g i a n A n a l i s i s J a b a t a n ; 2 ) S u b b a g i a n F o r m a s i J a b a t a n . d ) B a g i a n D a t a d a n S i s t e m I n f o r m a s i , membawahkan : 1 ) S u b b a g i a n P e n d a t a a n ;

2 ) Subbagian Informasi dan Perpusta-kaan.

2. Biro Pengembangan Pegawai, membawah -kan a ) B a g i a n M u t a s i K e p e g a w a i a n , m e m -bawahkan 1 ) S u b b a g i a n K e n a i k a n P a n g k a t ; 2 ) S u b b a g i a n P e r p i n d a h a n ; 3) Subbagian Pensiun

(13)

NO. 18 2000 SERI. D

b ) Ba g i a n Pe n g e m b a n g a n K a r ir , m em -bawahkan:

1 ) Su b b a g ia n Ked ik lat a n ;

2 ) Subbagian Penempatan dalam Ja-batan;

3) Subbagian Penilaian Prestasi Kerja. c ) B a g i a n P e n g a d a a n d a n I n f o r m a s i

Kepegawaian, membawahkan :

1 ) Su b b a g ia n F orm as i d an Pe n g a -daan;

2 ) Subbagian Data dan Informasi Ke-pegawaian;

3) Subbagian Keduduk an Hukum. d) Bagian Kesejahteraan Pegawai, mem

-bawahkan:

1 ) Su b b a g ia n Pem bek a lan ;

2 ) S u b b a g i a n P e m b i n a a n M e n t a l ; 3 ) Subbagian Tanda Jasa dan

Peng-hargaan.

3. Biro Keuangan, membawahkan : a) Bagian Anggaran, membawahkan :

1 ) S u b b a g i a n A n g g a r a n R u t i n ; 2 ) S u b b a g i a n Anggaran

Pemba-ngunan.

b) Bagian Perbendaharaan, membawah -kan:

1) Subbagian Perbendaharaan Ang -garan Rutin;

2) Subbagian Perbendaharaan Ang -garan Pernbangunan;

(14)

NO. 18 2000 SER I. D c) B ag ian Verifikasi, me mb aw ahkan :

1 ) S u b b a g i a n V e r i f i k a s i A n g g a r a n Rutin;

2 ) S u b b a g i a n V e r i f i k a s i A n g g a r a n Pembangunan.

d) Bagian Pembukuan, membawahkan : 1 ) S u bb agi an Pe mb u k u an A n gg aran Rutin; 2 ) S u bb agi an Pe mb u k u an A n gg aran Pembangunan. 4 . B i r o P e r l e n g k a p a n , m e m b a w a h k a n a ) B a g i a n A n a l i s i s K e b u t u h a n , m e m -bawahkan: 1 ) S u b b a g i a n P e n y u s u n an R e n c a n a Kebutuhan; 2 ) S u b b a g i a n E v a l u a s i . b ) B a g i a n P e n g a d a a n d a n D i s t r i b u s i , membawahkan : 1 ) S u b b a g i a n P e n g a d a a n ; 2 ) S u b b a g i a n D i s t r i b u s i .

c) B agi an Pemeli h araan dan Peraw at an, membawahkan :

1 ) S u b b a g i a n P e m e l i h a r a a n ; 2 ) S u b b a g i a n P e r a w a t a n .

d) Bagi an In vent ari sasi dan Penday agu -naan, membawahkan :

1) Subbagian Inventarisasi dan Peng-hapusan:

(15)

NO. 18 2000 SERI. 5. Biro Um um , m em bawahk an a ) B a g i a n T a t a U s a h a d a n P r o t o k o l , membawahkan : 1 ) S u b b a g i a n T a t a U s a h a U m u m ; 2 ) S u b b a g i a n P r o t o k o l ,

3) Subbagian Tata Usaha Pim pinan. b ) B a g i a n R u m a h T a n g g a , m e m b a w a h

-kan

1) Subbagian Rum ah Tangga Sekre -tariat Daerah;

2 ) S u b b a g i a n R u m a h T a n g g a P i m - p i n a n

c) Bagian Keuangan Sekretariat Daerah, membawahkan

1 ) Su b b a g i a n B e la n j a Pe g a wa i d a n Perjalanan,

2 ) S u b b a g i a n B e l a n j a L a i n - l a i n . d) Bag ia n Hu bu ng an M as yar ak at, m em

-bawahkan

1) Subbagian Pelayanan Internal: 2) Subbagian Pelayanan Eksternal; 3) Subbagian Publikasi.

e ) B a g i a n S a n d i d a n T e l e k o m u n i k a s i , membawahkan :

1) Subbagian Administrasi Telekomu -nikasi;,

(16)

NO. 18 2000 SERI. D ( 2 ) P e n j a b a r a n t u g a s p o k o k d a n f u n g s i m a s i n g

-m a s i n g u n i t o r g a n i s a s i S e k r e t a r i a t D a e r a h sebagaimana dimaksud pasal ini, ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Gubernur dengan mem -perhatikan kedudukan, tugas pokok, fungsi serta pelaksanaan yang jelas dengan Pe rangkat Daerah lainnnya.

( 3 ) B a g a n St r u k t u r O r g a n is a s i S e k r e t a r ia t D a e r a h s e b a g a i m a n a t e r c a n t u m d a l a m L a m p i r a n d a n m er u p a k a n b a g ia n ya n g t id a k t e r p is a hk an d a r i Peraturan Daerah ini.

BAB V

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL Pasal 5

( 1 ) K e l o m p o k J a b a t a n F u n g s i o n a l t e r d ir i atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi d a l a m b e r b a g a i k e l o m p o k s e s u a i d e n g a n b i d a n g keahliannya.

( 2 ) Setiap kelom pok dipim pin oleh seorang tenaga fungsional senior yang diangkat oleh Gubernur. (3) Jenis, jenjang dan jumlah jabatan fungsional ditetap

-kan oleh Gubernur berdasar-kan kebutuhan dan beban kerja, sesuai peraturan per undang-undangan yang berlaku

(17)

NO. 18 2000 SERI. D BAB VI

TATA KERJA Pasal 6

(1) Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala Biro, para Kepala Bagian, para Kepala Sub Bagian, dan kelompok tenaga fungsional wajib menerapkan prinsip kordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Pemerintah Daerah serta instansi lain di luar Pemerintah Daerah sesuai dengan tugas pokoknya masina-masing.

(2) Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan bila terjadi penyim-pangan agar mengambil langkah-langkah yang di-perlukan.

(3) Setiap pemimpin satuan organisasi bertanggung-jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.

(4) Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggungjawab pada atasannya masing-masing serta menyampaikan laporan berkala tepat pada waktunya.

(5) Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahannya wajib diolah dan diper-gunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

(18)

NO. 18 2000 SERI, D ( 6 ) D a l a m m e n ya m p a i k a n l a p o r a n m a s i n g - m a s i n g

kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang fungsional mempunyai hubungan kerja.

BAB VII P E M B I A Y A A N

Pasal 7

Pembiayaan Sekretariat Daerah dbebankan pada Ang -garan Pendapatan dan Belanja Daerah.

BAB VIII

KETENTUAN PERALIHAN Pasal 8

(1) Bagan Struktur Organisasi Sekretariat Daerah se -bag aim ana terca ntum da lam lam pira n Per a turan Daerah ini akan ditinjau kembali selambat -lambatnya 2 (dua) tahun sejak diundangkan, disesuaikan dengan kewenangan, kebutuhan, beban kerja dan kemam -puan.

(2) Pemanfaatan personal, pembiayaan, peralatan dan dokumen yang berasal dari perangkat Pemerint ah diatur lebih lanjut dengan Keputusan Gubernur.

B A B I X

KETENTUAN PENUTUP Pasal 9

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka segala p e r at u ra n p e r u n da n g-u n d a n g a n ya n g b e r t en t a n g a n

(19)

NO. 18 2000 SERI. D Pasal 10

Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini sepanjang mengenai teknis pelaksanaannya, akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Gubernur.

Pasal 11

P e r a t u r a n D a e r a h i n i m u l a i b e r l a k u p a d a t a n g g a l diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya. rnemerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penem -patannya dalam Lembaran Daerah Propinsi Jawa Barat.

Ditetapkan di Bandung

pada tanggal 12 Desember 2000 GUBERNUR JAW A BARAT

t. t. d

R . N U R I A N A

Diundangkan di Bandung

pada tanggal 13 Desember 2000 SEKRETARIS DAERAH PROPINSI JAWA BARAT,

t.t.d

DANNY SETIAWAN NIP. 010 054 068

LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA BARAT TAHUN 2000

Figur

Memperbarui...

Related subjects :