MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DALAM LINGKUNGAN RUMAH TANGGA TLR.LY

77 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

MODUL

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DALAM

LINGKUNGAN RUMAH TANGGA

TLR.LY01.003.01

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS DIREKTORAT STANDARDISASI KOMPETENSI DAN PROGAM PELATIHAN

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan 2014

(2)

KATA PENGANTAR

Modul pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai media transformasi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja kepada peserta pelatihan untuk mencapai kompetensi tertentu berdasarkan program pelatihan yang mengacu kepada Standar Kompetensi .

Modul pelatihan ini berorientasi kepada pelatihan berbasis kompetensi (Competence Based Training) diformulasikan menjadi 3 (tiga) buku, yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian, sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penggunaanya sebagai referensi dalam media pembelajaran bagi peserta pelatihan dan instruktur, agar pelaksanaan pelatihan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Untuk memenuhi kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi tersebut, maka disusunlah modul pelatihan berbasis kompetensi dengan judul “Mengembangkan Kerjasama dalam Lingkungan Rumah Tangga“.

Kami menyadari bahwa modul yang kami susun ini masih jauh dari sempurna . Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan masukan untuk perbaikan agar tujuan dari penyusunan modul ini menjadi lebih efektif.

Demikian kami sampaikan, semoga Tuhan YME memberikan tuntunan kepada kita dalam melakukan berbagai upaya perbaikan dalam menunjang proses pelaksanaan pelatihan di lembaga pelatihan kerja .

Jakarta, ... Mei 2014

(3)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR --- 2

DAFTAR ISI --- 3

ACUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA DAN SILABUS PELATIHAN --- 4

A. Acuan Standar Kompetensi Kerja --- 4

B. Kemampuan yang Harus Dimiliki Sebelumnya --- 6

C. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) --- 7

LAMPIRAN --- --- 12

1. BUKU INFORMASI --- 12

2. BUKU KERJA --- 12

(4)

ACUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA DAN SILABUS PELATIHAN

A. Acuan Standar Kompetensi Kerja

Materi modul pelatihan ini mengacu pada unit kompetensi terkait yang disalin dari Standar Kompetensi Kerja Subgolongan Jasa Pendidikan Lainnya Pemerintah dengan uraian sebagai berikut:

Kode Unit : TLR.LY01.003.01

Judul Unit : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga.

Deskripsi Unit : Unit ini berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja untuk mengembangkan keja sama dalam lingkungan rumah tangga.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 1. Mengembangkan

hubungan kerja di rumah tangga

1.1 Hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar. 1.2 Kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja

dan toleransi kerja diperlihatkan.

1.3 Efek bahasa tubuh yang negatif dihindarkan. 1.4 Ide pengembangan hubungan kerja

dikomuni-kasikan dan dikembangkan.

1.5 Konflik dalam hubungan kerja diselesaikan secara kekeluargaan.

2. Memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga

2.1 Kebutuhan bantuan sesama pekerja diberikan dengan baik

2.2 Masalah internal pekerja cepat diselesaikan dengan kekeluargaan

2.3 Sesama pekerja internal dijalin saling pengertian

3. Menjaga standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga

3.1 Standar kompetensi dipraktekkan sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja

3.2 Syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga diikuti sesuai keinginan pemilik rumah

3.3 Pakaian sopan, pantas dan bersih dikenakan dengan baik

(5)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BATASAN VARIABEL

1. Unit kompetensi ini berlaku untuk sektor jasa tatalaksana rumah tangga bidang ketatalaksanaan (house maid) dan keperawatan (nurse maid) bayi, anak, balita serta jompo di rumah tangga.

2. Pengembangan kerja sama dalam lingkungan rumah tangga terbatas pada :

2.1 Pengembangan komunikasi di rumah tangga.

2.2 Pemberian bantuan untuk sesama internal di rumah tangga.

2.3 Standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga perlu dijaga sesuai standar kompetensinya.

PANDUAN PENILAIAN

1. Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi diperlukan bukti-bukti di bidang :

1.1 Rencana dan prosedur pengembangan kerja sama dalam lingkungan rumah tangga.

1.2 Teknik pengembangan kerja sama di luingkungan rumah tangga.

1.3 Pengetahuan tentang subyek pengembangan kerja sama sesuai dengan batasan variabel dan kriteria unjuk kerja.

2. Konteks Penilaian

Unit kompetensi ini dinilai di tempat kerja. Penilaiannya harus mencakup peragaan praktek baik di tempat kerja TKI maupun melalui simulasi. Unit kompetensi ini harus didukung oleh serangkaian metode penilaian yang tepat untuk bisa menilai pengetahuan penunjang pengembangan kerja sama dalam lingkungan rumah tangga majikan.

3. Aspek Penting yang dinilai

3.1. Kemampuan untuk menerapkan teknik standar pelayanan minimum sesuai batasan variabel dan kriteria unjuk kerja.

3.2. Kemampuan untuk mengembangkan kerjasama di lingkungan rumah tangga majikan dengan baik dan benar pada keadaan yang berubah-ubah sesuai dengan perberubah-ubahan emosional majikan dan anggota keluarganya.

4. Kaitan dengan Unit Lain

4.1. Unit kompetensi ini mendukung kinerja TKI TLRT dalam serangkaian unit-unit kompetensi ketatalaksanaan rumah tangga dan keperawatan bayi, anak, balita dan jompo di lingkungan anggota majikan di luar negeri.

4.2. Seluruh modul pelatihan pengembangan pelatihan pengembangan emosi dan motivasi kerja dapat disusun berbasis kompetensi.

4.3. Batasan variabel unit kompetensi ini akan membantu panduan penilaian untuk unit kompetensi khusus atau modul pelatihan khusus mengembangkan kerja sama di lingkungan rumah tangga yang disesuaikan untuk memenuhi kompetensi tersebut.

(6)

5. Cara Penilaian

Dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

5.1. Pengumpulan bukti/verifikasi pengalaman TKI TLRT. 5.2. Ujian lisan komprehensif

5.3. Ujian tertulis/teori 5.4. Wawancara

KOMPETENSI KUNCI

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1. Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisis informasi. 1

2. Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1

3. Merencanakan dan mengorganisir aktifitas-aktifitas 1

4. Bekerja dengan orang lain 2

5. Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1

6. Memecahkan masalah 1

7. Menggunakan teknologi 1

B. Kemampuan yang Harus Dimiliki Sebelumnya

Ada pun kemampuan yang harus dimiliki sebelumnya sebagai berikut: - Tidak ada

(7)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

C. Silabus Pelatihan

Judul Unit Kompetensi : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga Kode Unit Kompetensi : TLR.LY01.003.01

Deskripsi Unit Kompetensi : Unit ini berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja untuk mengembangkan keja sama dalam lingkungan rumah tangga.

Perkiraan Waktu Pelatihan : 5.5 Jam pelajaran @ 45 Menit Tabel Silabus Unit Kompetensi :

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Indikator Unjuk Kerja Materi Pelatihan Perkiraan Waktu Pelatihan (jampel)

Pengetahuan Keterampilan Sikap

Penge-tahuan Keteram-pilan 1. Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga 1.1 Hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar  Dapat menjelaskan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar

 Mampu melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar  Harus harmonis dan benar

 Hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar

 Melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar  Harmonis dan benar 0.35’ 2.00’ 1.2 Kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan

 Dapat menjelaskan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan

 Mampu memperlihatkan kepekaan terhadap

perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan  Harus peka dan toleran

 Kepekaan terhadap

perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan

 Memperlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan

 Peka dan toleran

(8)

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Indikator Unjuk Kerja Materi Pelatihan Perkiraan Waktu Pelatihan (jampel)

Pengetahuan Keterampilan Sikap

Penge-tahuan Keteram-pilan 1.3 Efek bahasa tubuh yang negatif dihindarkan.  Dapat menjelaskan menghindari efek bahasa tubuh yang negatif

 Mampu menghindarkan efek bahasa tubuh yang negatif  Harus aman dan teliti

 Hindari efek bahasa tubuh yang negatif

 Menghindarkan efek bahasa tubuh yang negatif  Aman dan teliti 1.4 Ide pengembanga n hubungan kerja di komunikasikan dan dikembangkan  Dapat menjelaskan

mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan  Mampu mengkomunikasikan

dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan

 Harus harmonis, komunikatif dan inovatif

 Komunikasi dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan

 Mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan  Harmonis, komunikatif dan inovatif 1.5 Konflik dalam hubungan kerja diselesaikan secara kekeluargaan  Dapat menjelaskan

penyelesaikan Konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan

 Mampu menyelesaikan Konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan  Harus bijaksana dan

kekeluargaan

 Penyelesaian konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan

 Menyelesaikan konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan

 Bijaksana dan kekeluargaan

(9)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Indikator Unjuk Kerja Materi Pelatihan Perkiraan Waktu Pelatihan (jampel)

Pengetahuan Keterampilan Sikap

Penge-tahuan Keteram-pilan 2. Memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga 2.1 Kebutuhan bantuan sesama pekerja diberikan dengan baik  Dapat menjelaskan pemberian Kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik

 Mampu memberikan Kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik  Harus baik dan tepat

 Pemberian kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik

 Memberikan kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik

 Baik dan tepat 0.20’ 1.10’

2.2 Masalah internal pekerja cepat diselesaikan dengan kekeluargaan  Dapat menjelaskan penyelesaian masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan  Mampu menyelesaikan

masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan  Harus bijaksana dan

kekeluargaan

 Penyelesaian masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan

 Menyelesaikan masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan  Bijaksana dan kekeluargaan 2.3 Sesama pekerja internal dijalin saling pengertian

 Dapat menjelaskan jalinan sesama pekerja internal saling pengertian  Mampu menjalin sesama

pekerja internal saling pengertian

 Harus harmonis dan pengertian

 Jalin sesama pekerja internal saling pengertian

 Menjalin sesama pekerja internal saling pengertian

 Harmonis dan pengertian

(10)

Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Indikator Unjuk Kerja Materi Pelatihan Perkiraan Waktu Pelatihan (jampel)

Pengetahuan Keterampilan Sikap

Penge-tahuan Keteram-pilan 3. Menjaga standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga 3.1 Standar kompetensi dipraktekkan sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja

 Dapat menjelaskan praktek standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja  Mampu mempraktekkan

standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja  Harus aman, bersih dan

sesuai

 Standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu

kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja

 Mempraktekkan standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja  Aman, bersih dan sesuai 0.20’ 1.10’ 3.2 Syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga diikuti sesuai keinginan pemilik rumah

 Dapat menjelaskan syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah

 Mampu mengikuti Syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah

 Harus aman, sesuai dan tepat

 Syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah

 Mengikuti syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah

 Aman, sesuai dan tepat

(11)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Indikator Unjuk Kerja Materi Pelatihan Perkiraan Waktu Pelatihan (jampel)

Pengetahuan Keterampilan Sikap

Penge-tahuan Keteram-pilan 3.3 Pakaian sopan, pantas dan bersih dikenakan dengan baik

 Dapat menjelaskan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik

 Mampu mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik

 Harus sopan, pantas, bersih dan tepat

 Pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik

 Mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik

 Sopan, pantas, bersih dan tepat

Asesmen

(12)

LAMPIRAN

1. BUKU INFORMASI 2. BUKU KERJA 3. BUKU PENILAIAN

(13)

BUKU INFORMASI

MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DALAM

LINGKUNGAN RUMAH TANGGA

TLR.LY01.003.01

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS DIREKTORAT STANDARDISASI KOMPETENSI DAN PROGAM PELATIHAN

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan 2014

(14)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI --- 2

BAB I PENDAHULUAN --- 3

A. Tujuan Umum --- 3

B. Tujuan Khusus --- 3

BAB II MENGEMBANGKAN HUBANGAN KERJA DI RUMAH TANGGA --- 5

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga --- 5

1. Hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar --- 5

2. Kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan --- 7

3. Hindari efek bahasa tubuh yang negatif --- 7

4. Komunikasi dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan --- 9

5. Penyelesaian konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan -- 9

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga --- 10

C. Sikap Kerja dalam Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga - 10 BAB III MEMBERIKAN BANTUAN SESAMA PEKERJA INTERNAL DIRUMAH TANGGA - 11

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga --- 11

1. Pemberian Kebutuhan Bantuan Sesama Pekerja Dengan Baik --- 11

2. Penyelesaian Masalah Internal Pekerja Cepat Dengan Kekeluargaan --- 11

3. Jalin sesama pekerja internal saling pengertian --- 12

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga --- 14

C. Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga --- 14

(15)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

BAB IV MENJAGA STANDAR KUALITAS PEKERJAAN PERSONAL DI RUMAH

TANGGA --- 15

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga --- 15

1. Standar Kompetensi sesuai Lingkungan Kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja --- 15

2. Syarat-syarat Khusus untuk Fungsi Kerja Khusus di Rumah Tangga sesuai Keinginan Pemilik Rumah --- 16

3. Pakaian Sopan, Pantas dan Bersih dengan Baik --- 17

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga --- 18

C. Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga --- 18

DAFTAR PUSTAKA --- 19

A. Dasar Perundang-undangan --- 19

B. Buku Referensi --- 19

C. Majalah atau Buletin --- 19

D. Referensi Lainnya --- 19

DAFTAR PERALATAN/MESIN DAN BAHAN --- 20

A. Daftar Peralatan/Mesin --- 20

B. Daftar Bahan --- 20

LAMPIRAN --- 21

Lampiran 1 Contoh --- 22

(16)

BAB I PENDAHULUAN

A. Tujuan Umum

Setelah mempelajari modul ini peserta latih diharapkan mampu mengembangkan keja sama dalam lingkungan rumah tangga di akhir hasil penyelenggaraan pelatihan.

B. Tujuan Khusus

Adapun tujuan mempelajari unit kompetensi melalui buku Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga ini guna memfasilitasi peserta latih sehingga pada akhir pelatihan diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:

1. Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga yang meliputi Hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar, peka terhadap perbedaan budaya dan toleransi, efek bahasa tubuh, ide pengembangan kerja yang dikembangkan, konflik yang diselesaikan secara kekeluargaan.

2. Memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga melalui bantuan sesame pekerja, masalah internal pekerja yang diselesaikan secara cepat dan kekeluargaan, dan terjalinnya saling pengertian sesame pekerja.

3. Menjaga standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga melalui Standar kompetensi dipraktekkan sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja

(17)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB II

MENGEMBANGKAN HUBANGAN KERJA DI RUMAH TANGGA

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Mengembangkan Hubungan Kerja Di Rumah Tangga

1. Hubungan Kerja dengan Majikan, Anggota Keluarga dan Tamu Dilakukan dengan Benar.

Untuk terciptanya hubungan kerja yang harmonis antara tenaga kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu perlu adanya kesadaran dan saling pengertian kedua belah pihak, adapun cara yang perlu diperhatikan tenaga kerja dalam hal ini adalah sebagai berikut :

1.1 Bekerjalah dengan cerdas.

Pahami terlebih dahulu tugas yang diberikan, lalu buatlah langkah-langkah penyelesaian dan analisa hasil akhir dari pekerjaan tersebut. Bila tidak memuaskan perbaikilah sehingga hasil maksimal akan dicapai. Berikan inisiatif-inisiatif yang positif. Tanggap atas tugas yang diberikan, itulah ciri-ciri pekerja yang cerdas. Majikan akan sangat senang bila pekerja memiliki solusi-solusi, terlepas ia dapat menerima atau tidak. Tetaplah bekerja dengan cerdas tanpa terpengaruh dengan kondisi apapun.

1.2 Rajin bekerja dan tidak berleha-leha.

Mengertilah bahwa tugas yang dibebankan majikan kepada pekerja akan menjadi kewajiban dan tanggung jawab pekerja. Agar kepercayaan majikan kepada pekerja semakin meningkat seharusnyalah pekerja rajin, jangan berleha-leha, lalai apalagi menganggap enteng tugas yang diberikan. Bersungguh-sungguh melaksanakan tugas. Jangan membiasakan diri melihat majikan bekerja lebih dahulu. Pekerja harus memulai pekerjaannya terlebih dahulu dan beristirahat setelah majikannya. Seorang majikan yang baik akan sangat memperhatikan kemampuan para pekerjanya dan tidak tergila-gila dengan waktu kerja yang mengharuskan pekerja bekerja dengan over-time yang berlebih-lebihan.

(18)

Berlakulah jujur, jangan mengambil apa yang tidak diberikan majikan kepada anda. Orang yang jujur pasti mendapat tempat dan kebalikannya orang yang tidak jujur pasti akan ditolak. Siapapun majikan anda pasti sangat mengharapkan seorang pekerja yang jujur. Hal yang sangat penting yang dapat mendorong anda untuk hidup jujur adalah hidup hemat. Dengan pengertian hidup hemat untuk rumah tangga maupun hidup hemat untuk diri sendiri.

Hidup hemat untuk rumah tangga seperti menghemat pengeluaran-pengeluaran rumah tangga. Contoh : menggunakan bahan dan peralatan rumah tangga dengan tidak berlebihan, tidak menggunakan sarana-sarana rumah tangga untuk kepentingan pribadi (telepon dsb). Hidup hemat untuk diri sendiri seperti menghemat pengeluaran-pengeluran pribadi yang tidak terlalu urgent, tau kondisi keuangan dengan sesungguhnya.

Hal ini penting karena keterkaitannya sangat erat. Hidup hemat untuk diri sendiri akan menunjang hidup hemat untuk rumah tangga dan hidup hemat untuk rumah tangga pasti akan mendatangkan kejujuran.

1.4 Bekerjalah lebih baik dan produktif.

Selalu memperbaiki kualitas pekerjaan menjadi lebih baik. Hari ini akan lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Dengan bekerja lebih baik anda pasti akan menjadi pekerja yang produktif. Majikan yang baik pasti sangat menghargai keberadaan anda bekerja dirumah tangganya. 1.5 Menjaga image rumah tangga.

Jangan menjelek-jelekkan rumah tangga majikan kepada teman, tetangga atau siapapun. Tetapi hendaknyalah kita memuji majikan dan keluarganya kepada orang lain dan jangan sekali-kali mencelanya didepan orang lain. Hal ini sangat penting agar tidak menimbulkan kerusuhan yang fatal bagi anda maupun bagi majikan. Bila kita tidak senang terhadap tindakannya kemukakan secara terbuka kepadanya, bila hal tersebut juga tidak menyelesaikan masalah tenangkanlah pikiran dan ingatlah bahwa anda masih butuh pekerjaan, terimalah dengan sabar dan apa adanya tanpa harus mencela disana-sini. Suatu waktu ia pasti akan sadar akan kesalahannya.

(19)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

2. Kepekaan Terhadap Perbedaan Budaya Kerja dan Toleransi Kerja Diperlihatkan. Mampu memperlihatkan prilaku kerja yang etis terhadap perbedaan budaya kerja didalam mengembangkan hubungan kerja didalam rumah tangga, caranya dengan :

2.1 Membangkitkan energi posisitif dalam diri dengan sikap. 2.2 Pikiran dan emosi.

2.3 Meningkatkan sikap kepekaan toleransi kerja.

3. Hindari Efek Bahasa Tubuh yang Negatif.

Bahasa tubuh adalah suatu gerakan, ekspresi dan lain-lainnya yang membuat kita mengerti makna atau pesan yang dimaksud orang lain. Kita sebagai seorang pekerja hendaknya paham dan mengerti atau tahu cara menghindari efek dari bahasa tubuh tersebut, adapun bahasa tubuh negatif yang perlu kita hindari adalah sebagai berikut :

1.1 Menghindari kontak mata.

Ini hanya memperlihatkan rasa kurang percaya diri, gugup dan tidak siap.

Gambar 1 Hindari Kontak Mata

(20)

1.2 Bungkuk.

Kesan yang langsung bisa ditanggkap adalah anda termasuk tipe yang tidak berani dan tidak percaya diri.

Gambar 2

Hindari Membungkuk berlebihan

1.3 Tak bisa diam

Orang yang tidak bisa diam menandakan orang yang tidak mampu dan tidak bisa mengendalikan diri.

1.4 Berdiri bak patung.

Orang yang berdiri bak patung adalah orang yang kaku, gampang panik, membosankan, tidak menarik dan tidak dinamis.

1.5 Tangan Masuk Disaku.

Gaya ini menunjukkan sikap tak bersahabat dan merasa "terancam". 1.6 Meniru Gaya.

Jangan meniru gerakan atau gaya majikan karena tidak baik. 1.7 Gerakan Berbunyi.

Memainkan benda yang ada dalam saku celana sambil berbicara, misalnya, hanya menunjukkan sikap seseorang yang panik, tidak sopan, dan tidak siap dengan apa yang ingin disampaikan.

1.8 Guyonan Berlebihan.

Tak ada salahnya melontarkan guyonan atau humor saat berbicara dengan majikan agar suasana jadi lebih relaks dan tak membosankan. Tapi ingat, jangan lakukan hal itu secara berlebihan dan keluar dari topik yang sedang dibicarakan.

(21)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

4. Komunikasikan dan Ide Pengembangan Hubungan Kerja dan Dikembangkan. Hubungan seorang pekerja dengan majikan bukan hanya terikat atas hubungan kerja, namun secara manusiawi keduanya juga saling dan berlu berinteraksi, maka oleh sebab itu ide-ide tentang pengembangan akan hubungan kerja keduanya perlu dikomunikasikan. Tentu didalam komunikasi tersebut :

4.1 Masing-masing pihak menyampaikan tentang masalah yang timbul selama mereka melakukan pekerjaan.

4.2 Mencoba untuk mendapatkan solusi yang baik yang dapat diterima kedua belah pihak.

4.3 Demi untuk terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan langgeng. 5. Penyelesaian Konflik dalam Hubungan Kerja Secara Kekeluargaan.

Adanya konflik dalam hubungan kerja terjadi akibat komunikasi yang tidak lancar, tidak adanya kepercayaan serta tidak adanya sifat keterbukaan antara pekerja dengan majikan, jika kondisi tersebut tidak cepat diselesaikan bisa akan mempengaruhi pekerja dalam melaksanakan kegiatannya dan dapat juga menurunkan produktivitas kerja secara tidak langsung umpamanya dengan melakukan banyak kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Untuk itu kedua belah pihak baik pekerja dan majikan saling mengkomunikasikan dan menyelesaikan konflik tersebut secara kekeluargaan supaya tidak menjadi konflik yang berkepanjangan, kerena kalau berlarur-larut akan merugikan kedua belah pihak, jadi dalam menyelesaikan konflik ini perlu adanya kesediaan dan keterbukaan kedua belah pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Gambar 3

(22)

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Mengembangkan Hubungan Kerja Di Rumah Tangga.

1. Melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar.

2. Memperlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan.

3. Menghindarkan efek bahasa tubuh yang negatif.

4. Mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan. 5. Menyelesaikan konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan

C. Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Mengembangkan Hubungan Kerja Di Rumah Tangga.

Harus bersikap secara:

1. Harmonis dan benar didalam mengembangkan hubungan kerja. 2. Peka dan toleran terhadap perbedaan budaya kerja.

3. Aman dan teliti dalam menghindarkan diri dari bahasa tubuh yang negatif.

4. Harmonis, Komunikatif dan inovatif dalam mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja.

(23)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB III

MEMBERIKAN BANTUAN SESAMA PEKERJA INTERNAL DIRUMAH TANGGA

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga.

1. Pemberian Kebutuhan Bantuan Sesama Pekerja Dengan Baik.

Kelancaran dan keberhasilan kerja yang berkelanjutan merupakan hasil dari lingkungan kerja yang kondusif dalam sinergi serta keselarasan serta upaya seluruh pekerja yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.

Ada banyak cara yang dilakukan dalam memberikan kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik, diantaranya yaitu :

1.1 Memberikan informasi yang diperlukan

1.2 Memberikan Kontribusi terhadap pekerjaan sesama pekerja 1.3 Saling bekerjasama

Gambar 4

Saling Membantu sesama Pekerja

2. Penyelesaian Masalah Internal Pekerja Cepat Dengan Kekeluargaan.

Masalah internal antar pekerja merupakan aspek yang umum dalam dunia kerja, mereka yang memiliki tipe kepribadian yang berbeda satu sama lain terhubung didalam satu tempat kerja setiap waktunya, sehingga dimungkinkan akan terjadi suatu persilisihan atau masalah. Jika masalah tersebut tidak cepat diselesaikan

(24)

atau dibiarkan bisa jadi akan mengakibatkan situasi yang semakin tidak terkendali yang tentunya akan berpengengaruh terhadap kinerja dan kelancaran pekerjaan secara keseluruhan. Adapun langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah internal antar pekerja yaitu :

2.1 Selesaikan masalah dengan cara kekeluargaan 2.2 Saling mengkomunikasikan permasalahannya 2.3 Menyampaikan keluhan

2.4 dan kekhawatiran masing-masing,

2.5 sehingga kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalahnya dengan memberikan pemahaman dan solusi yang terbaik.

3. Jalin sesama pekerja internal saling pengertian.

Menciptakan suasana yang menyenangkan dan nyaman ditempat kerja sangatlah penting agar kita bisa bekerja dengan baik, hubungan yang buruk dengan sesama pekerja dapat menyebabkan ketidak harmonisan dan ketidaksepakatan dalam lingkungan kerja yang tentunya akan membuat anda dan rekan kerja lainnya tidak bisa berkosentrasi untuk bekerja. Untuk itu sangat penting menjalin hubungan sesama pekerja internal dengan saling pengertian. Ada beberapa cara yang perlu dilakukan agar tercipta atau terjalin hubungan yang harmonis sesama pekerja internal dengan saling pengertian :

3.1 Jujur

Sangat penting untuk berkata jujur pada diri sendiri dan rekan kerja Anda. Cobalah menjadi sosok yang rendah hati, terbuka dan bersahabat ketika rekan kerja Anda yang lainnya sedang memiliki masalah.

3.2 Saling Menghormati

Bersikap saling menghormati itu penting dilakukan pada saat di lingkungan kerja. Jangan menunjukkan superioritas di depan rekan kerja lainnya. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki hak pendapat.

3.3 Tidak Menuntut

Ketika Anda membantu rekan kerja dan ia ingin melakukan sesuatu sebagai imbalannya, cukup katakan “Tidak terima kasih.” Cara ini akan membantu Anda untuk mendapatkan rasa hormat untuk diri sendiri.

(25)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

Sangat penting untuk menerima kekuranga maupun kelebihan rekan kerja Anda. Ingatlah bahwa semua orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Untuk itu, Anda harus bersikap seperti ini agar menciptakan suasana yang harmonis saat di tempat kerja.

3.5 Tidak Bergosipkan

Agar tercipta suasana yang harmonis antara Anda dan rekan kerja lainnya, jangan begosip. Jangan membahas salah satu rekan kerja Anda dengan yang lain. Anda tidak pernah tahu kapan hal itu akan berbalik dan akan menyebabkan masalah pada diri Anda. Jika tidak menyukai seseorang, maka simpan pada diri sendiri saja.

3.6 Pergi Keluar Bersama Rekan Kerja

Rekan kerja di tempat kerja bisa saja menjadi teman baik bagi Anda. Untuk itu, pergilah dengan mereka untuk makan malam bersama, liburan atau keperluan yang memungkinkan untuk biasa pergi berdua. Dengan begitu hubungan antar rekan kerja akan semakin harmonis.

3.7 Melakukan Kontak Mata

Tersenyumlah setiap waktu, tertawalah pada lelucon mereka, dan cobalah untuk tidak menyilangkan tangan dan kaki ketika Anda duduk di depan mereka.

(26)

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga.

1. Memberikan kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik.

2. Menyelesaikan masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan. 3. Menjalin sesama pekerja internal saling pengertian.

C. Sikap kerja yang Diperlukan dalam Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga.

1. Harus baik dan tepat dalam memberikan kebutuhan bantuan.

2. Harus bijaksana dan kekeluargaan dalam menyelesaikan masalah internal pekerja.

(27)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB IV

MENJAGA STANDAR KUALITAS PEKERJAAN PERSONAL DI RUMAH TANGGA

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga.

1. Standar Kompetensi sesuai Lingkungan Kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja.

1.1 Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Lingkungan Kerja.

Suasana bathin atau psikologis seorang pekerja dirumah tangga yang menjadi lingkungan kerjanya sangat besar pengaruhnya pada pelaksanaan pekerjaan, suasana bathin tersebut terlihat dalam semangat atau gairah dalam kegiatan pekerjaan. Untuk menjaga standar kualitas pekerjaan dilingkungan kerja perlu dilakukan yaitu :

a. Rotasi pekerjaan supaya ada peningkatan keterampilan pekerja dalam melakukan pekerjaan yang lebih.

b. Perluasaan pekerjaan dimana pemberian pekerjaan tambahan kepada pekerja agar mereka mendapatkan pengetahuan dan pengalaman serta tanggung jawab yang baru.

1.2 Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai isu kebersihan.

Menjaga kebersihan disekitar tempat kerja sangatlah penting dalam meningkatkan standar kompetensi atau kualitas pekerjaan ditempat kerja karena akan menciptakan kenyamanan dalam bekerja dan beraktivitas. Untuk menciptakan suasana yang bersih tersebut yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan kerja adalah sebagai berikut :

a. Memisahkan barang yang tidak diperlukan lagi. b. Menentukan tata letak dengan rapi.

c. Tidak menimbun sampah disekitar tempat kerja.

d. Memelihara barang agar tetap bersih dan jauh dari debu. Gambar 5

(28)

1.3 Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Keselamatan dan kesehatan kerja di rumah tangga sangatlah perlu diperhatikan, ini mencangkup bagaimana seorang pekerja mampu dalam hal pengelolaan factor-faktor yang berpotensi terhadap bahaya yang ada ditempat kerja rumah tangga dan bagaimana mengembangkan standar kualitas pekerjaan sesuai dengan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilaksanakan, diantaranya yaitu dengan :

a. Perlindungan yang lebih baik terhadap pengolahan limbah rumah tangga. b. Pengunaan peralatan pelindung diri dan sebagainya.

Gambar 6 Gunakan Pelindung Diri

2. Syarat-syarat Khusus untuk Fungsi Kerja Khusus di Rumah Tangga sesuai Keinginan Pemilik Rumah.

Salah satu faktor pendorong terjadinya berbagai kekerasan yang dialami para tenaga kerja, karena pekerja dalam bekerja tidak mengikuti instruksi yang diberikan pemilik rumah atau tidak bekerja sesuai harapan. Seorang pekerja hendaknya mengikuti syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan dari pemilik rumah. Adapun langkah-langkah yang perlu diperhatikan sebelum mengerjakan pekerjaan yang mempunyai syarat-syarat khusus yaitu :

2.1 Informasi pekerjaan.

2.2 Jadwal pelaksanaan pekerjaan. 2.3 Prosedur Pelaksanaan pekerjaan. 2.4 Prosedur instruksi kerja.

(29)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga 3. Pakaian Sopan, Pantas dan Bersih dengan Baik.

Seoarang pekerja hendaknya berpakaian sopan, pantas dan bersih ditempat kerja karena dengan begitu akan memberikan keindahan, kenyamanan dan proteksi dari penyakit. Adapun cara yang baik mengenakan pakaian yang sopan, pantas dan bersih adalah sebagai berikut :

3.1 Menutup Aurat Bagian Tubuh

3.2 Sesuai Dengan Tujuan, Situasi dan Kondisi Lingkungan 3.3 Tampak Rapi, Bersih, Sehat, dan Ukurannya Pas

3.4 Tidak Mengganggu Orang Lain

3.5 Tidak Melanggar Hukum Negara dan Hukum Agama

Gambar 7

(30)

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga.

1. Mempraktekkan standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja.

2. Mengikuti syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah.

3. Mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik.

C. Sikap kerja yang Diperlukan dalam Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga.

1. Harus aman, bersih dan sesuai dalam Mempraktekkan standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja.

2. Harus aman, sesuai dan tepat dalam Mengikuti syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah.

(31)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga DAFTAR PUSTAKA

A. Dasar Perundang-undangan

1. Keputusan Menakertrans RI.No KEP.43/MEN/II/2005, SKKNI Penetapan SKKNI Sektor Jasa Tata Laksana Rumah Tangga, Jakarta 2005.

2. Keputusan Menakertrans RI.No.KEP 249/MEN/V/2007, SKKNI Penetapan SKKNI Sub Bidang Penjagaan dan Pelayanan Lansia, Jakarta 2007.

3. Keputusan Dirjen Binalattas Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.No 181/LATTAS/XII/2013 tentang Pedoman Penyusunan Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi, Jakarta 2013.

B. Buku Referensi

1. Andriani Dewi, Hubungan Pekerja dengan Majikan, El Cool Magnifico, 2013 2. -

C. Majalah atau Buletin 1. –

D. Referensi Lainnya

1. Browsing Internet, Bahasa Tubuh Yang Negatif, 01 Mei 2014 pukul 14.00

2. Browsing Internet, Cara Menjalin Hubungan Baik dengan Rekan Kerja, 02 Mei 2014 pukul 15.30

3. Browsing Internet, Pentingnya menjaga kebersihan dilingkungan kerja, 03 Mei 2014 pukul 19.00

4. Browsing Internet, Tata cara dalam memakai pakaian yang baik dan sopan, 04 Mei 2014, pukul 11.00

(32)

DAFTAR PERALATAN, MESIN DAN BAHAN

A. Daftar Peralatan/Mesin

No. Nama Peralatan/Mesin Keterangan

1. Pakaian kerja di rumah tangga Untuk di ruang teori

2. Media alat komunikasi Catatan harian

3. Audio visual PLRT 4. Contoh Perjanjian kerja 5. Contoh dokumen TKI

6. Buku kerja/Modul Mengembangkan

kerjasama dalam lingkungan rumah tangga

B. Daftar Bahan

No. Nama Bahan Keterangan

1. Modul Pelatihan (buku informasi, buku kerja, buku penilaian)

Setiap peserta 2. Alat tulis kantor

3. Buku catatan kerja 4. Media bahan permainan

5. Media tulisan Isian dokumen

6. Media gambar 7. Media bacaan

(33)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

LAMPIRAN

(34)

Lampiran 1 Contoh …………

(35)

Judul Modul : Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga DAFTAR PENYUSUN MODUL

No. Nama PROFESI Keterangan

1. Isyrin Nazir. SE  Anggota AP2TKILN

 Kepala BLK-LN Gapura Duta Persada

Penyusun Modul

2. Suci Asih SE Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

3. Nurul Elfiana Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

4. Mu’ani S.Ag Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

5. Ita Wahyuni Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

6. Netty Veronica, Amk Anggota AP2TKILN Penyusun Modul 7. Udarti Ismaningsih Anggota AP2TKILN Penyusun Modul 8. Alexander rusmanto Anggota AP2TKILN Penyusun Modul 9. Taufik Rahman, S.Pdl Anggota AP2TKILN Penyusun Modul 10. Cucu Patimah Mpd Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

11. Sumarmi Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

12. Udarti Ismaniangsih Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

13. Hermanto Anggota AP2TKILN Penyusun Modul

Jakarta, 30 MEI 2014 DPP

ASOSIASI PENGELOLA PELATIHAN TKI LUAR NEGERI KETUA UMUM

( EKO PRANOTO ) HP.085881160028

(36)

BUKU KERJA

MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DALAM

LINGKUNGAN RUMAH TANGGA

TLR.LY01.003.01

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS DIREKTORAT STANDARDISASI KOMPETENSI DAN PROGAM PELATIHAN

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan 2014

(37)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga PENJELASAN UMUM

Pelatihan berbasis kompetensi mengharuskan proses pelatihan memenuhi unit kompetensi secara utuh yang terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Dalam buku informasi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan telah disampaikan informasi apa saja yang diperlukan sebagai pengetahuan yang harus dimiliki untuk melakukan praktik/keterampilan terhadap unit kompetensi tersebut. Setelah memperoleh pengetahuan dilanjutkan dengan latihan-latihan guna mengaplikasikan pengetahuan yang telah dimiliki tersebut. Untuk itu diperlukan buku kerja Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan ini sebagai media praktik dan sekaligus mengaplikasikan sikap kerja yang telah ditetapkan karena sikap kerja melekat pada keterampilan.

Adapun tujuan dibuatnya buku kerja ini adalah:

1. Prinsip pelatihan berbasis kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan konsep yang telah digariskan, yaitu pelatihan ditempuh elemen kompetensi per elemen kompetensi, baik secara teori maupun praktik;

2. Prinsip praktik dapat dilakukan setelah dinyatakan kompeten teorinya dapat dilakukan secara jelas dan tegas;

3. Pengukuran unjuk kerja dapat dilakukan dengan jelas dan pasti.

Ruang lingkup buku kerja ini meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja berdasarkan SKKNI Sektor Tata Laksana Rumah Tangga. Ruang lingkup buku kerja ini meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja berdasarkan SKKNI golongan Jasa Pendidikan Lainnya Pemerintah.

(38)

DAFTAR ISI

PENJELASAN UMUM --- 2 DAFTAR ISI --- 3 BAB I MENGEMBANGKAN HUBANGAN KERJA DI RUMAH TANGGA --- 4 A. Tugas Teori --- 4 B. Tugas Praktik --- 7 C. Pengamatan Sikap Kerja --- 11 BAB II MEMBERIKAN BANTUAN SESAMA PEKERJA INTERNAL DIRUMAH TANGGA - 12 A. Tugas Teori --- 12 B. Tugas Praktik --- 14 C. Pengamatan Sikap Kerja --- 17 BAB III MENJAGA STANDAR KUALITAS PEKERJAAN PERSONAL DI RUMAH

TANGGA --- 18 A. Tugas Teori --- 18 B. Tugas Praktik --- 21 C. Pengamatan Sikap Kerja --- 24 BAB IV CEK LIS TUGAS --- 25

(39)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB I

MENGEMBANGKAN HUBUNGAN KERJA DI RUMAH TANGGA

A. Tugas Teori

Perintah : Jawablah soal di bawah ini Waktu Penyelesaian : 60 menit

Soal :

1. Jelaskan lima macam cara yang perlu dilakukan dalam melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu.

Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 2. Sebutkan cara memperlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja

dan toleransi kerja. Jawaban:

1. ... 2. ... 3. ... 3. Jelaskan delapan cara untuk menghindari efek bahasa tubuh yang negative.

Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 6. ...

(40)

7. ... 8. ... 4. Bagaimana cara mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja

dan dikembangkan. Jawaban:

1. ... 2. ... 3. ... 5. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan konflik dalam hubungan kerja secara

kekeluargaan. Jawaban: ... ... ... ... ... ...

(41)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

Lembar Evaluasi Tugas Teori Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

No. Benar Salah

1. 2. 3. 4. 5.

Apakah semua pertanyaan Tugas Teori Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga dijawab dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(42)

B. Tugas Praktik

1. Elemen Kompetensi : Mengembangkan Hubungan Kerja di Rumah Tangga

2. Waktu Penyelesaian : 120 menit 3. Capaian Unjuk Kerja :

Setelah menyelesaikan tugas membuat Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga peserta mampu:

a. Melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dengan benar.

b. Memperlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja.

c. Menghindarkan efek bahasa tubuh yang negatif.

d. Mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan.

e. Menyelesaikan Konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan.

4. Daftar Alat/Mesin dan Bahan :

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN A. ALAT

1. Pakaian kerja di rumah tangga Untuk setiap Peserta 2. Media alat komunikasi (catatan

harian)

Untuk presentasi hasil 3. Audio visual PLRT Untuk presentasi hasil 4. Contoh Perjanjian kerja

5. Contoh dokumen TKI Untuk satu kelas 6.

Alat – alat komunikasi ( telepon, faximille, handphone, internet )

Untuk satu kelas

7.

Buku kerja/Modul

Mengembangkan kerjasama dalam lingkungan rumah tangga

Untuk setiap Peserta

(43)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN B. BAHAN

1. Alat tulis kantor Sesuai dengan printer 2. Buku catatan kerja

3. Media bahan permainan 4. Media tulisan (isian dokumen) 5. Media gambar

6. Media bacaan

7. Administrasi / form laporan pelatihan

5. Indikator Unjuk Kerja (IUK):

a. Mampu melakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu dilakukan dengan benar

b. Mampu memperlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja dan toleransi kerja diperlihatkan

c. Mampu menhidarkan Efek bahasa tubuh yang negative

d. Mampu mengkomunikasikan dan ide pengembangan hubungan kerja dan dikembangkan

e. Mampu menyelesaikan Konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan

6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu dilakukan pada waktu melakukan praktik kerja ini adalah :

a. Bertindak berdasarkan sikap kerja yang sudah ditetapkan sehingga diperoleh hasil seperti yang diharapkan, jangan sampai terjadi ketidak harmonisan dan ketidak benaran didalam melakukan hubungan kerja, peka dan toleran sangat diperlukan, kesalahan karena ketidak-telitian dan yang terpenting aman dalam setiap tindakan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.

b. Komunikatif dan inovatif dalam mengembangkan hubungan kerja dan bijaksana menyelesaikan konflik secara kekeluargaan.

(44)

7. Standar Kinerja

a. Dikerjakan selesai tepat waktu, waktu yang digunakan tidak lebih dari yang ditetapkan.

b. Toleransi kesalahan 5% dari hasil yang harus dicapai, tetapi bukan pada kesalahan kegiatan kritis.

8. Tugas

Abstraksi Tugas Praktik I

Seorang tenaga kerja baru saja ditempatkan disalah satu rumah penguna jasa tenaga kerja, dikarenakan baru saja bekerja tentu diperlukan pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja yang harus dimiliki oleh tenaga kerja tersebut dalam mengembangkan hubungan kerja rumah tangga. Apa saja yang perlu dilakukan oleh tenaga kerja tersebut ikuti instruksi kerja selanjutnya.

9. Instruksi Kerja

Setelah membaca abstraksi nomor 8 selanjutnya ikuti instruksi kerja sebagai berikut:

a. Lakukan hubungan kerja dengan majikan, anggota keluarga dan tamu. b. Lakukan apa yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan hubungan

kerja dengan majikan supaya harmonis.

c. Perlihatkan kepekaan terhadap perbedaan budaya kerja. d. Tunjukan sikap toleransi kerja.

e. Kenali dan pahami bahasa tubuh yang negative.

f. Interakti terhadap ide-ide dalam pengembangan hubungan kerja. g. Selesaikan konflik dalam hubungan kerja secara kekeluargaan. 10. Daftar Cek Unjuk Kerja Tugas I

NO DAFTAR TUGAS/INSTRUKSI POIN YANG DICEK PENCAPAIAN PENILAIAN YA TIDAK K BK 1. Melakukan hubungan kerja dengan

majikan, anggota keluarga dan tamu.

Hubungan kerja 2. Lakukan apa yang perlu diperhatikan

dalam mengembangkan hubungan kerja dengan majikan supaya harmonis.

Menciptakan hubungan kerja 3. Perlihatkan kepekaan terhadap perbedaan

budaya kerja.

Peka

4. Tunjukan sikap toleransi kerja. Sikap Toleransi 5. Kenali dan pahami bahasa tubuh yang

negative.

Bahasa tubuh yang negatif

(45)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

6. Berinteraksi terhadap ide-ide dalam pengembangan hubungan kerja.

Adanya komunikasi 7. Menyelesaikan konflik dalam hubungan

kerja secara kekeluargaan.

Sifat keterbukaan dan komunikasi

Apakah semua instruksi kerja tugas praktik Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(46)

C. Pengamatan Sikap Kerja

CEK LIS PENGAMATAN SIKAP KERJA

Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga

INDIKATOR UNJUK KERJA NO. KUK K BK KETERANGAN

1. Harus bertindak harmonis dan benar 1.1 2. Harus bertindak peka dan toleran 1.2 3. Harus bertindak aman dan teliti 1.3 4. Harus bertindak harmonis,

komunikatif dan inovatif

1.4 5. Harus bertindak bijaksana dan

kekeluargaan

1.5

Apakah Sikap Kerja Tugas praktek Mengembangkan hubungan kerja di rumah tangga dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(47)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB II

MEMBERIKAN BANTUAN SESAMA PEKERJA INTERNAL DI RUMAH TANGGA

A. Tugas Teori

Perintah Tugas : Jawablah soal di bawah ini pada kertas yang tersedia Waktu Penyelesain Tugas : 30 menit

Soal Tugas :

1. Jelaskan 3 Cara memberikan kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik. Jawaban:

1. ... 2. ... 3. ... 2. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah internal dengan kekeluargaan.

Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 3. Jelaskan 7 Cara yang dilakukan untuk menjalin hubungan sesama pekerja internal

dengan saling pengertian. Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 6. ... 7. ...

(48)

Lembar Evaluasi Tugas Teori Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga.

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

No. Benar Salah

1. 2. 3.

Apakah semua pertanyaan Tugas Teori Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga dijawab dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan ?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(49)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga B. Tugas Praktik

1. Elemen Kompetensi : Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Dii Rumah Tangga.

2. Waktu Penyelesaian : 120 menit 3. Capaian Unjuk Kerja :

Setelah menyelesaikan tugas memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga peserta mampu:

a. Memberikan kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik.

b. Menyelesaikan masalah internal pekerja cepat dengan kekeluargaan. c. Menjalin sesama pekerja internal saling pengertian.

4. Daftar Alat/Mesin dan Bahan :

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN A. ALAT

1. Pakaian kerja di rumah tangga Untuk setiap Peserta 2. Media alat komunikasi (catatan

harian)

Untuk presentasi hasil 3. Audio visual PLRT Untuk presentasi hasil 4. Contoh Perjanjian kerja

5. Contoh dokumen TKI Untuk satu kelas 6.

Buku kerja/Modul

Mengembangkan kerjasama dalam lingkungan rumah tangga

Untuk setiap Peserta

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN B. BAHAN

1. Alat tulis kantor Sesuai dengan printer 2. Buku catatan kerja

3. Media bahan permainan 4. Media tulisan (isian dokumen) 5. Media gambar

6. Media bacaan

7. Administrasi / form laporan pelatihan

(50)

5. Indikator Unjuk Kerja (IUK):

a. Mampu memberikan Kebutuhan bantuan sesama pekerja dengan baik. b. Mampu menyelesaikan masalah internal pekerja cepat dengan

kekeluargaan.

c. Mampu menjalin sesama pekerja internal saling pengertian 6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

a. Bertindak berdasarkan sikap kerja yang telah digariskan b. Ikuti petunjuk yang diarahkan majikan.

7. Standar Kinerja

a. Dikerjakan selesai tepat waktu, waktu yang digunakan tidak lebih dari yang ditetapkan.

b. Toleransi kesalahan 5% dari hasil yang harus dicapai, tetapi bukan pada kesalahan aspek kritis.

8. Tugas

Abstraksi tugas II:

Si A dan si B bekerja pada satu majikan yang mempunya anggota keluarga yang sangat banyak, dikarenakan majikannya berkeluarga besar tentu juga pekerjaan atau tugas mereka juga besar. Dan supaya tanggung jawab yang besar itu dapat diselesaikan dengan cepat dan benar tentu perlu kerja sama atau bantuan sesama pekerja didalam rumah tangga.

9. Instruksi Kerja

Setelah membaca abstraksi nomor 8 selanjutnya ikuti instruksi kerja sebagai berikut:

a. Memberikan bantuan sesama pekerja. b. Menjelaskan informasi yang dibutuhkan.

c. Memberikan Kontribusi terhadap pekerjaan sesama pekerja. d. Saling bekerjasama.

(51)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga 10. Daftar Cek Unjuk Kerja Tugas II

NO DAFTAR TUGAS/INSTRUKSI POIN YANG DICEK PENCAPAIAN PENILAIAN YA TIDAK K BK 1. Memberikan bantuan sesama pekerja. Memberikan bantuan

2. Menjelaskan informasi yang dibutuhkan. Menjelaskan informasi 3. Memberikan Kontribusi terhadap

pekerjaan sesama pekerja.

Kontribusi 4. Saling bekerjasama. Bekerjasama

Apakah semua instruksi kerja tugas praktik memberikan bantuan sesama pekerja internal di rumah tangga telah dilaksanakan dengan benar dan dalam waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(52)

C. Pengamatan Sikap Kerja

CEK LIS PENGAMATAN SIKAP KERJA

Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga

INDIKATOR UNJUK KERJA NO. KUK K BK KETERANGAN

1. Harus bertindak baik dan cepat 2.1

2. Harus bertindak bijaksana dan

kekeluargaan

2.2

3. Harus bertindak harmonis dan

pengertian

2.3

Apakah Sikap Kerja Tugas praktek Memberikan Bantuan Sesama Pekerja Internal Di Rumah Tangga dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(53)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga BAB III

MENJAGA STANDAR KUALITAS PEKERJAAN PERSONAL DI RUMAH TANGGA

A. Tugas Teori

Perintah : Jawablah soal di bawah ini pada kertas yang telah disediakan

Waktu Penyelesain : 30 menit

Soal :

1. Jelaskan apa yang perlu dilakukan untuk menjaga standar kualitas pekerjaan di lingkungan kerja.

Jawaban:

1. ... 2. ... 2. Jelaskan 4 cara mempraktekkan standar kompetensi sesuai isu kebersihan dalam

kehidupan kerja. Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 3. Sebutkan dua cara Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Keselamatan dan

Kesehatan Kerja. Jawaban:

1. ... 2. ... 4. Sebutkan lima langkah-langkah yang perlu diperhatikan sebelum mengerjakan

pekerjaan yang mempunyai syarat-syarat khusus. Jawaban:

(54)

2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 5. Jelaskan 5 Cara yang baik untuk mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih.

Jawaban: 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ...

(55)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga

Lembar Evaluasi Tugas Teori Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

No. Benar Salah

1. 2.

Apakah semua pertanyaan Tugas Teori Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Taangga telah dijawab dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan ?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(56)

B. Tugas Praktik

1. Elemen Kompetensi : Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga.

2. Waktu Penyelesain : 90 menit 3. Capaian Unjuk Kerja :

Setelah menyelesaikan tugas Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga peserta mampu:

a. Mempraktekkan standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja.

b. Mengikuti syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah.

c. Mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik. 4. Daftar Alat/Mesin dan Bahan :

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN A. ALAT

1. Pakaian kerja di rumah tangga Untuk setiap Peserta 2. Media alat komunikasi (catatan

harian)

Untuk presentasi hasil 3. Audio visual PLRT Untuk presentasi hasil 4. Celemek 5. Sarung tangan 6. Sepatu boot 7. Buku kerja/Modul Mengembangkan kerjasama dalam lingkungan rumah tangga

Untuk setiap Peserta

NO. NAMA BARANG SPESIFIKASI KETERANGAN B. BAHAN

1. Alat tulis kantor Sesuai dengan printer 2. Buku catatan kerja

3. Media bahan permainan 4. Media tulisan (isian dokumen) 5. Media gambar

(57)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga 5. Indikator Unjuk Kerja (IUK):

a. Mampu mempraktekkan standar kompetensi sesuai lingkungan kerja, isu kebersihan, Keselamatan dan Kesehatan kerja.

b. Mampu mengikuti Syarat-syarat khusus untuk fungsi kerja khusus di rumah tangga sesuai keinginan pemilik rumah.

c. Mampu mengenakan pakaian sopan, pantas dan bersih dengan baik. 6. Keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu dilakukan pada waktu melakukan

praktik kerja ini adalah :

a. Bertindak berdasarkan sikap kerja yang telah digariskan b. Ikuti alur pekerjaan.

7. Standar Kinerja

a. Dikerjakan selesai tepat waktu, waktu yang digunakan tidak lebih dari yang ditetapkan.

b. Toleransi kesalahan 5% dari hasil yang harus dicapai, tetapi bukan pada kesalahan aspek kritis.

8. Tugas

Abstraksi tugas III:

Seperti tugas abstrasi ke II dimana tempat kerja rumah tangga yang besar tentu memerlukan banyak pekerja dan masing-masing pekerja mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya, bagaimana agar stándar kualitas pekerjaan tersebut dapat terjaga ikuti instruksi kerja selanjutnya.

9. Instruksi Kerja

Setelah membaca abstraksi nomor 8 selanjutnya ikuti instruksi kerja sebagai berikut:

a. Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Lingkungan Kerja. b. Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai isu kebersihan.

c. Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

d. Lakukan Rotasi pekerjaan. e. Perluasan pekerjaan.

(58)

f. Identifikasi faktor-faktor yang berpotensi terhadap bahaya. 10. Daftar Cek Unjuk Kerja Tugas III

NO DAFTAR TUGAS/INSTRUKSI POIN YANG DICEK PENCAPAIAN PENILAIAN YA TIDAK K BK 1. Mempraktekkan Standar Kompetensi

sesuai Lingkungan Kerja.

Tetapkan standar kompetensi sesuai lingkungan 2. Mempraktekkan Standar Kompetensi

sesuai isu kebersihan.

Tetapkan standar kompetensi sesuai isu kebersihan

3. Mempraktekkan Standar Kompetensi sesuai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Tetapkan standar kompetensi sesuai keselamatan dan kesehatan 4. Lakukan Rotasi pekerjaan. Rotasi

5. Perluasan pekerjaan. Tambahan kerja 6. Identifikasi faktor-faktor yang berpotensi

terhadap bahaya.

Identifikasi bahaya

Apakah semua instruksi kerja tugas praktik menjaga standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga telah dilaksanakan dengan benar dan dalam waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(59)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga C. Pengamatan Sikap Kerja

CEK LIS PENGAMATAN SIKAP KERJA

Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga

INDIKATOR UNJUK KERJA NO. KUK K BK KETERANGAN

1. Harus bertindak aman, bersih dan

sesuai

3.1

2. Harus bertindak aman, sesuai dan tepat 3.2

3. Harus bertindak sopan, pantas, bersih

dan tepat

3.3

Apakah Sikap Kerja Tugas praktek menjaga standar kualitas pekerjaan personal di rumah tangga dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(60)

BAB IV CEK LIST TUGAS

NO. TUGAS UNJUK KERJA PENILAIAN TGL

K BK

1. Mengembangkan hubungan kerja di Rumah tangga

2. Memberikan batuan sesama pekerja internal di rumah tangga

3. Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga

Apakah semua tugas unjuk kerja Menjaga Standar Kualitas Pekerjaan Personal di Rumah Tangga telah dilaksanakan dengan benar dan dalam waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA ... ... PENILAI ... ...

(61)

BUKU PENILAIAN

MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DALAM

LINGKUNGAN RUMAH TANGGA

TLR.LY01.003.01

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS DIREKTORAT STANDARDISASI KOMPETENSI DAN PROGAM PELATIHAN

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan 2014

(62)

PENJELASAN UMUM

Buku penilaian untuk unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan dibuat sebagai konsekuensi logis dalam pelatihan berbasis kompetensi yang telah menempuh tahapan penerimaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja melalui buku informasi dan buku kerja. Setelah latihan-latihan (exercise) dilakukan berdasarkan buku kerja maka untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimilikinya perlu dilakukan uji komprehensif secara utuh per unit kompetensi dan materi uji komprehensif itu ada dalam buku penilaian ini.

Adapun tujuan dibuatnya buku penilaian ini, yaitu untuk menguji kompetensi peserta pelatihan setelah selesai menempuh buku informasi dan buku kerja secara komprehensif dan berdasarkan hasil uji inilah peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan.

Metoda Penilaian yang dilakukan meliputi penilaian yang opsinya sebagai berikut: 1. Metoda Penilaian Pengetahuan

a. Tes Tertulis

Untuk menilai pengetahuan yang telah disampaikan selama proses pelatihan terlebih dahulu dilakukan tes tertulis melalui pemberian materi tes dalam bentuk tertulis yang dijawab secara tertulis juga. Untuk menilai pengetahuan dalam proses pelatihan materi tes disampaikan lebih dominan dalam bentuk obyektif tes, dalam hal ini jawaban singkat, menjodohkan, benar-salah, dan pilihan ganda. Tes essay bisa diberikan selama tes essay tersebut tes essay tertutup, tidak essay terbuka, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi faktor subyektif penilai.

b. Tes Wawancara

Tes wawancara dilakukan untuk menggali atau memastikan hasil tes tertulis sejauh itu diperlukan. Tes wawancara ini dilakukan secara perseorangan antara penilai dengan peserta uji/peserta pelatihan. Penilai sebaiknya lebih dari satu orang.

(63)

Judul Modul: Mengembangkan Kerja Sama Dalam Lingkungan Rumah Tangga 2. Metoda Penilaian Keterampilan

a. Tes Simulasi

Tes simulasi ini digunakan untuk menilai keterampilan dengan menggunakan media bukan yang sebenarnya, misalnya menggunakan tempat kerja tiruan (bukan tempat kerja yang sebenarnya), obyek pekerjaan disediakan atau hasil rekayasa sendiri, bukan obyek kerja yang sebenarnya.

b. Aktivitas Praktik

Penilaian dilakukan secara sebenarnya, di tempat kerja sebenarnya dengan menggunakan obyek kerja sebenarnya.

3. Metoda Penilaian Sikap Kerja a. Observasi

Untuk melakukan penilaian sikap kerja digunakan metoda observasi terstruktur, artinya pengamatan yang dilakukan menggunakan lembar penilaian yang sudah disiapkan sehigga pengamatan yang dilakukan mengikuti petunjuk penilaian yang dituntut oleh lembar penilaian tersebut. Pengamatan dilakukan pada waktu peserta uji/peserta pelatihan melakukan keterampilan kompetensi yang dinilai karena sikap kerja melekat pada keterampilan tersebut.

(64)

DAFTAR ISI

PENJELASAN UMUM --- 2

DAFTAR ISI --- 4

BAB I PENILAIAN TEORI --- 5

A. Lembar Penilaian Teori --- 5

B. Ceklis Penilaian Teori --- 9

BAB II PENILAIAN PRAKTIK --- 10

A. Lembar Penilaian Praktik --- 10

B. Ceklis Aktivitas Praktik --- 12

BAB III CEKLIS PENILAIAN SIKAP KERJA ... 14

A. Penilaian Sikap Kerja --- 15

LAMPIRAN ... 15

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :