PENGUJIAN NORMA HUKUM KETETAPAN MPR NO. XI/MPR/1998 DALAM HIERARKI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Teks penuh
Dokumen terkait
“Penjelasan Pasal 7 ayat (1) ini menyebutkan „ Yang dimaksud dengan Ketetapan MPR adalah Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR yang masih berlaku sebagaimana Pasal 2
Pengelompokan tersebut menempatkan TAP MPRS dan TAP MPR kedalam 6 (enam) kelompok yaitu: 1) TAP MPRS dan TAP MPR yang dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi
Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi,. Kolusi, dan Nepotisme, diperintahkan bahwa untuk
Dalam Pasal14 ayat (4) Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penye- lenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme sebagai pelaksanaan
Berkaitan dengan kewenangan itulah kemudian dikenal produk MPR yaitu Ketetapan MPR (atau pada masa MPRS disebut ketetapan MPRS/TAP MPRS) 8. Dikeluarkannya TAP MPR No. XX/MPR/1966
Adapun dasar pertimbangan hukum masuknya ketetapan MPR dalam hierarki peraturan perundang-undangan dan berlakunya Ketetapan MPR dalam sistem ketatanegaraan
Ditempatkannya kembali Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI sebagai salah satu jenis perundang-undangan dalam hierarki perundang-undangan sebagaimana diatur dalam
status hukum Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR dalam tata susunan hierarki Peraturan Perundang-Undangan Republik Indonesia.22 Dalam masa transisi berlakunya Undang-Undang Dasar Negara