Laporan Keuangan Interim
Tidak Diaudit
Untuk Periode Tiga Bulan
Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Mata Uang Indonesia)
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN
Tidak Diaudit
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2012 DAN 2011
Daftar Isi
Halaman
Laporan Posisi Keuangan (Neraca) ... ……….… 1-2
Laporan Laba Rugi Komprehensif ...……… 3
Laporan Perubahan Ekuitas ………..………….. 4
Laporan Arus Kas ……….. 5
Catatan atas Laporan Keuangan ……… 6-27
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK
Laporan Posisi Keuangan 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2012 31 Desember 2011
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 2e,3 12.254.372 28.209.020
Piutang Usaha Pihak berelasi 2c,2f,4,20 41.531.943 31.361.374 Pihak ketiga 2f,4 53.301.456 52.674.346 Piutang lain-lain Pihak berelasi 20 2.874.730 3.402.174 Pihak Ketiga 53.776 614.341 Persediaan bersih 2g,5 116.215.592 115.368.270
Pajak dibayar dimuka 8 16.023.826 15.170.670
Pembayaran dimuka lainnya 2h 16.351.451 10.529.985
TOTAL ASET LANCAR 258.607.146 257.330.180
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2m,17 10.028.191 7.655.879
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sejumlah
Rp 30.598.444 pada tahun 2012 dan
Rp 29.801.372 pada tahun 2011 2i,6 68.603.568 41.425.107
Uang Jaminan 69.758 69.758
Aset tidak lancar lainnya 5.692.325 6.037.750
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 84.393.842 55.188.494
TOTAL ASET 343.000.988 312.518.674
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK
Laporan Posisi Keuangan
Yang Berakhir pada 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 (Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2012 31 Desember 2011
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha Pihak berelasi 2c,7,20 40.632.403 26.625.051 Pihak ketiga 6.529.592 9.149.550 Utang pajak 2m,9 819.735 1.072.767 Utang Lain-lain Pihak berelasi 2c,20 13.921.215 10.590.964 Pihak ketiga 550.370 3.635.272
Biaya yang masih harus dibayar 2h,10
Pihak berelasi 10.874.450 5.595.793
Pihak ketiga 14.657.725 11.420.881
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 87.985.490 68.090.278
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman dari pihak berelasi 20c 222.309.599 210.883.500
Utang lain-lain 964.934 1.056.158
Imbalan pasca kerja 2l,19 11.227.098 10.891.926
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 234.501.631 222.831.584
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp1.000 (Rupiah penuh)
Modal dasar - 5.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
3.600.000 saham 11 3.600.000 3.600.000
Tambahan modal disetor 1.720.790 1.720.790
(Akumulasi kerugian)/saldo laba (19.622.061) (18.539.116)
Cadangan penyesuaian nilai wajar 21c 34.815.138 34.815.138
TOTAL EKUITAS 20.513.867 21.596.812
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 343.000.988 312.518.674
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF Untuk Periode Tiga Bulan
Yang Berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali rugi bersih per saham) (Tidak Diaudit)
Catatan 2012 2011
(3 Bulan) (3 Bulan)
PENDAPATAN BERSIH 2k,12 69.960.734 65.475.854
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2k,13 (47.015.747) (32.392.298)
LABA BRUTO 22.944.987 33.083.556
Beban Penjualan 2k,14 (15.055.006) (10.964.250)
Beban Umum dan Administrasi 14 (8.686.402) (8.824.842)
Beban keuangan 16 (837.348) (4.076.781)
Keuntungan penjualan aset tetap 2i 81.833 754.421
(Kerugian)/Keuntungan selisih kurs – bersih 2b (2.498.788) 46.978
Penghasilan bunga 56.266 3.165
Jasa manajemen - -
Lain-lain - bersih 2.944.161 1.538.845
(RUGI)/LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (1.050.297) 11.561.092
MANFAAT/(BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini 17 (2.404.961) (3.015.035)
Tangguhan 2.372.313 168.760
(RUGI)/LABA TAHUN BERJALAN (1.082.945) 8.714.817
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN: - -
TOTAL (RUGI)/LABA KOMPREHENSIF (1.082.945) 8.714.817
(Rugi)/Laba Bersih per Saham Dasar/Dilusian
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Tiga Bulan
Yang Berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Tidak Diaudit)
Tambahan C adangan
Modal Nilai
Modal Saham Disetor Wajar Saldo Laba Jumlah Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2011 3,600,000 1,641,822 6,881,219 12,123,041
Kompensasi Berbasis saham
-Penyesuaian Pinjaman
-Laba bersih tahun berjalan 8,714,817 8,714,817
Saldo per 31 Maret 2011 (T idak Diaudit) 3,600,000 1,641,822 - 15,596,036 20,837,858
Saldo per 1 Januari 2012 3,600,000 1,720,790 34,815,138 (18,539,116) 21,596,812
Kompensasi Berbasis saham
-Penyesuaian Pinjaman
-Rugi bersih t ahun berjalan (1,082,945) (1,082,945)
Saldo per 31 Maret 2012 (T idak Diaudit) 3,600,000 1,720,790 34,815,138 (19,622,061) 20,513,867
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS Untuk Periode Tiga Bulan
Yang Berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Tidak Diaudit)
Catatan 2012 2011
(3 Bulan) (3 Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 66.382.084 72.144.317
Pembayaran kas kepada :
Pemasok (53.184.959) (30.746.683)
Direksi dan karyawan (10.826.102) (8.437.798)
Kas dihasilkan dari aktivitas operasi 2.371.023 32.959.836
Pembayaran bunga - (4.007.085)
Pembayaran pajak penghasilan (1.897.414) (1.056.351)
Pembayaran beban keuangan - (27.928.710)
Arus Kas Bersih (digunakan untuk)/
diperoleh dari Aktivitas Operasi 473.609 (32.310)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga - 3.164
Perolehan aset tetap (25.751.057) 2.578.466
Hasil penjualan aset tetap 148.500 791.150
Arus Kas Bersih digunakan untuk
aktivitas Investasi (25.602.557) 3.372.780
(
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan pinjaman 9.174.300 1.356.605
Pembayaran pinjaman - -
Arus Kas Bersih diperoleh dari/
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 9.174.300 1.356.605
KENAIKAN/(PENURUNAN) BERSIH KAS
DAN SETARA KAS (15.954.648) 4.697.075
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 28.209.020 2.107.518
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 12.254.372 6.804.593
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
(Tidak Diaudit)
1. U M U M
d. Pendirian dan Informasi Umum
PT. Schering-Plough Indonesia Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 11 tahun 1970 berdasarkan akta notaris No. 17 tanggal 7 Maret 1972 dari Djojo Muljadi, S.H. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. Y.A.5/72/5, tanggal 26 Oktober 1972 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 2 tanggal 5 Januari 1973, Tambahan No. 13. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 39 tanggal 3 November 2010 dari Sutjipto, S.H., M.Kn, mengenai perubahan direksi. Akta perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0083025.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 15 November 2010.
Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Wisma 46 Kota BNI Lt.27 Jalan Jendral Sudirman Kav.1, Jakarta 10220 dan pabrik berlokasi di Pandaan, Jawa Timur.
Sesuai dengan perubahan dalam pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi : a) pembuatan dan pengembangan produk farmasi untuk manusia dan hewan, produk kebersihan, kosmetik, keperluan rumah tangga dan sejenisnya; b) memasarkan di dalam negeri dan mengekspor produk farmasi tersebut; c) distributor utama atas alat-alat kesehatan; d) mengimpor bahan baku, barang jadi dan alat-alat kesehatan terkait; dan e) menyediakan pemberian jasa konsultasi bisnis dan manajemen. Perusahaan memulai operasi komersialnya pada bulan Januari 1975. Jumlah karyawan Perusahaan rata-rata 378 karyawan pada 31 Maret 2012 dan 369 karyawan pada 31 Desember 2011.
Pada Tanggal 4 November 2009, Schering Plough Corporation melakukan penggabungan usaha dengan Merck & Co., Inc. Efektif pada tanggal tersebut, Perusahaan menjadi tergabung dalam kelompok usaha Merck. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012 adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris Craig Clarence Kelly*
Komisaris Chris Mcnamara
Komisaris Independen Irsan Budianto Darmadji
Direktur Utama Ping Ping Hartono
Direktur Stephen Then
Novian Zein
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 18 April 1990, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dengan suratnya No. SI-102/SHM/MK.10/1990 untuk melakukan penawaran umum atas 892.800 saham Perusahaan kepada masyarakat.
Pada tanggal 31 Maret 2012 seluruh saham Perusahaan (3.600.000 lembar saham) telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Catatan : *Presiden Komisaris Craig Clarence Kelly telah mengundurkan diri pada tanggal 20 April 2012 dan belum ada
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI a. Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan perusahaan disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah (Rp), dan laporan keuangan tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
b. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing
Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal neraca, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
2012 2011
USD 1 (Dollar Amerika Serikat) 9,174 9,091 USD 1 (United State Dollar)
EUR 1 (Euro) 12,286 12,138 EUR 1 (Euro)
AUD 1 (Dollar Australia) 9,784 9,019 AUD 1 (Australian Dollar)
SGD 1 ( Dollar Singapura) 7,278 6,883 SGD 1 (Singapore Dollar)
c. Transaksi Hubungan Istimewa
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagimana didefenisikan dalam PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
d. Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan liabilitas yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.
e. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) f. Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan terhadap masing-masing akun piutang pada akhir periode.
g. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode masuk pertama, keluar pertama (FIFO). h. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
i. Aset Tetap
Aset tetap diakui sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Aset tetap disusutkan sampai dengan nilai residunya dengan menggunakan metode garis lurus, berdasarkan estimasi masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
Tahun
Hak atas tanah dan pengembangan tanah 5 - 30
Bangunan dan prasarana 12 - 26
Mesin dan peralatan 4 - 20
Peralatan kantor 4 - 12
Kendaraan bermotor 3 - 5
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan handal. Nilai yang terkait dengan penggantian komponen tidak diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi selama periode dimana biaya-biaya tersebut terjadi.
Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan disesuaikan, setiap tanggal neraca jika diperlukan. Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi.
Aset tetap ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi diantara harga jual bersih dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik, dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “Aset dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk digunakan.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) j. Sewa
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substantial seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Sewa lainnya, yang tidak memenuhi kriteria tersebut, diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa, kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. Rental kontijen diakui sebagai beban di dalam periode terjadinya.
Perusahaan tidak mempunyai sewa perjanjian pembiayaan.
k. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bersih adalah pendapatan Perusahaan yang diperoleh dari penjualan produk, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai.
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan telah berpindah ke pelanggan.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.
l. Imbalan Pasca Kerja
Imbalan Pasca Kerja
Mulai tahun 1996, Perusahaan menyelenggarakan program pensium iuran pasti untuk seluruh karyawan lokal tetapnya yang memenuhi persyaratan. Iuran yang ditanggung Perusahaan diakui sebagai beban pada periode berjalan.
Perusahaan harus menyediakan program pensiun dengan imbalan yang minimal sama dengan imbalan pensiun yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Imbalan pensiun sesuai dengan UU No. 13/2003 adalah program imbalan pasti.
Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang biasanya tergantung pada faktor-faktor, seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi.
Biaya Jasa lalu diakui secara langsung di laporan laba rugi, kecuali perubahan terhadap program pensiun tersebut mensyaratkan karyawan tersebut untuk bekerja selama periode waktu tertentu. Dalam hal ini, biaya jasa lalu akan diamortisasi secara garis lurus sepanjang periode tersebut.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)
m. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di neraca atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
n. Laba (Rugi) per Saham
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan, sebanyak 3.600.000 lembar saham pada tahun 2012 dan 2011.
o. Laporan Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Bentuk primer pelaporan segmen adalah segmen usaha sedangkan segmen sekunder adalah segmen geografis.
Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain. Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut.
p. Kompensasi Berbasis Saham
Perusahaan menghitung semua kompensasi berbasis saham sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No.53 Akuntansi Kompensasi Berbasis Saham. Lihat Catatan 20 untuk informasi tambahan.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
3. KAS DAN SETARA KAS
31 Maret 2012 31 Desember 2011* Kas 5.000 5.000 Bank Dolar AS
The Hongkong and Shanghai Banking
Corporation, Ltd. 4.641.767 508.756 Citibank N.A. 8.884 8.822 Sub-jumlah 4.650.651 517.578 Rupiah Citibank N.A. 577.777 17.489.458
PT Bank Central Asia Tbk 1.067.250 3.749.305
PT Bank Niaga Tbk 2.115.718 1.910.508
RBS ( The Royal Bank of Scotland) - 30.167
HSBC 3.837.976 4.507.004 Sub-jumlah 7.598.721 27.686.442 Jumlah 12.254.372 28.209.020 4. PIUTANG USAHA 31 Maret 2012 31 Desember 2011* a. Berdasarkan langganan Pihak berelasi
• PT Merck Sharp & Dohme Indonesia 29.167.143 25.467.398
• SOL Limited, Singapore 12.364.800 5.893.976
Sub-jumlah 41.531.943 31.361.374
Pihak ketiga
• PT Anugerah Pharmindo Lestari 46.870.158 49.831.678
• Yayasan DKT 3.203.869 2.842.668
• Reckitt Benckiser Healthcare 3.227.429 -
Sub-jumlah 53.301.456 52.674.346 Jumlah 94.833.399 84.035.720 *Diaudit
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
4. PIUTANG USAHA (lanjutan) b. Berdasarkan umur (hari)
Belum jatuh tempo 66.578.060 77.428.849
1-30 hari 19.090.568 5.460.985 31-60 hari 9.164.771 1.145.886 Jumlah 94.833.399 84.035.720
c. Berdasarkan mata uang
Rupiah 78.799.815 78.141.744
Dollar Amerika Serikat 16.033.584 5.893.976
Jumlah 94.833.399 84.035.720
Perusahaan tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu untuk tahun 2012 dan 2011 karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang usaha tersebut dapat ditagih.
5. PERSEDIAAN
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
Barang jadi 59.884.653 62.111.094
Barang dalam proses 2.844.432 1.095.298
Bahan baku dan pembantu 67.250.889 60.356.975
Barang dalam perjalanan 5.327.058 2.226.156
Jumlah 135.307.032 125.789.523
Penyisihan penurunan nilai persediaan (19.091.440) (10.421.253)
Bersih 116.215.592 115.368.270
Pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011, seluruh persediaan termasuk aset tetap telah diasuransikan kepada PT. Zurich Insurance Indonesia terhadap resiko kebakaran, pencurian dan kemungkinan risiko-risiko lain (Catatan 6). Manajemen berkeyakinan bahwa nilai asuransi ini telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut.
Pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011, tidak ada persediaan milik Perusahaan yang digunakan sebagai jaminan.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
5. PERSEDIAAN (Lanjutan)
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
Mutasi penyisihan penurunan nilai
Persediaan adalah sebagai berikut :
Saldo Awal 10.421.253 3.371.785 Penambahan 8.893.927 9.720.109 Penghapusan (223.740) (2.670.641) Saldo Akhir 19.091.440 10.421.253 6. ASET TETAP
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga Perolehan
Hak atas tanah & pengembangan tanah 38,376 - - - 38,376 Bangunan dan prasarana 9,110,282 - - - 9,110,281 Mesin dan peralatan 31,025,830 - - 350,826 31,376,657 Peralatan Kantor 6,074,949 38,820 (162,331) 88,000 6,039,438 Kendaraan Bermotor 11,404,633 - (160,000) - 11,244,633 Aktiva dalam Penyelesaian 13,572,410 28,259,046 - (438,826) 41,392,628
Jumlah 71,226,479 28,297,865 (322,331) - 99,202,012
Akumulasi Penyusutan
Hak atas tanah & pengembangan tanah (38,376) - - - (38,376) Bangunan dan prasarana (1,384,260) (165,828) - - (1,550,088) Mesin dan peralatan (16,410,752) (167,993) - - (16,578,745) Peralatan Kantor (4,801,740) (144,417) 162,331 - (4,783,826) Kendaraan Bermotor (7,166,244) (574,498) 93,333 - (7,647,409)
Jumlah (29,801,372) (1,052,736) 255,664 - (30,598,444)
Nilai Buku 41,425,107 68,603,568
2012
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir Harga Perolehan
Hak atas tanah & pengembangan tanah 38,376 - - - 38,376 Bangunan dan prasarana 8,984,766 181,054 (85,539) 30,000 9,110,282 Mesin dan peralatan 30,208,319 743,615 (9,638) 83,534 31,025,830 Peralatan Kantor 6,553,638 143,531 (834,901) 212,680 6,074,949 Kendaraan Bermotor 15,261,886 1,435,823 (5,293,076) - 11,404,633 Aktiva dalam Penyelesaian 326,192 13,572,431 - (326,214) 13,572,410
Jumlah 61,373,177 16,076,455 (6,223,154) - 71,226,479
Akumulasi Penyusutan
Hak atas tanah & pengembangan tanah (38,376) - - - (38,376) Bangunan dan prasarana (1,056,962) (386,847) 59,549 - (1,384,260) Mesin dan peralatan (14,658,771) (1,759,637) 7,655 - (16,410,752) Peralatan Kantor (5,182,235) (447,556) 828,051 - (4,801,740) Kendaraan Bermotor (9,749,496) (2,237,229) 4,820,481 - (7,166,244) Jumlah (30,685,839) (4,831,269) 5,715,736 - (29,801,372) Nilai Buku 30,687,338 41,425,107 2011 *Diaudit
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
6. ASET TETAP (lanjutan)
Penjualan aset tetap adalah sebagai berikut :
2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan)
Harga jual 148.500 791.150
Nilai buku bersih (66.667) (36.729)
Keuntungan penjualan aset tetap 81.833 754.421
Biaya penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan) Biaya Pabrikasi 621.201 602.068 Biaya Usaha 431.535 570.213 Jumlah 1.052.736 1.172.281
Aset dalam penyelesaian terutama merupakan pembangunan fasilitas baru untuk lini bisnis kemasan obat-obatan yang diperkirakan akan selesai tahun 2013
Perusahaan memiliki sebidang tanah yang terletak di Pandaan, Jawa Timur dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20 tahun yang akan jatuh tempo April 2026, dimana hak tersebut dapat diperpanjang.
Seluruh aset tetap, kecuali hak atas tanah dan pengembangan tanah, termasuk persediaan telah diasuransikan kepada beberapa perusahaan asuransi terhadap resiko kebakaran, pencurian dan risiko-risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 56.455.442 pada tahun 2012 dan tahun 2011. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
7. UTANG USAHA
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
a. Berdasarkan pemasok
Pihak berelasi (Catatan 20) 40.632.403 26.625.051
Pihak ketiga 6.529.592 9.149.550
Jumlah Utang Usaha 47.161.995 35.774.601
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
7. UTANG USAHA (Lanjutan)
e. Berdasarkan mata uang
31 Maret 2012 31 Desember 2011* Rupiah 30.071.175 29.259.067 U.S.Dollar 16.132.115 6.303.854 EURO 958.705 211.680
Jumlah Utang Usaha 47.161.995 35.774.601
Utang usaha berasal dari pembelian barang dan jasa PERPAJAKAN
8. PAJAK DIBAYAR DI MUKA
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
Pajak Penghasilan Badan
Tahun Pajak 2012 244.650 -
Tahun Pajak 2011 6.981.516 6.981.516
Tahun Pajak 2010 5.112.145 5.112.145
Pajak Pertambahan Nilai – bersih 3.685.515 3.077.009
Jumlah 16.023.826 15.170.670 9. UTANG PAJAK 31 Maret 2012 31 Desember 2011* Utang Pajak PPh ps 29 - -
(Pajak dibayar dimuka)/Utang Pajak - -
Pajak Penghasilan Pasal 21 317.901 4.007 Pasal 23 102.173 110.208 Pasal 4 (2) 14.984 101.155 Pasal 26 384.677 857.397 Jumlah 819.735 1.072.767 *Diaudit
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
10. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
31 Maret 2012 31 Desember 2011* Pihak berelasi 10,874,450 5,595,793 Pihak ketiga Retur penjualan 970,029 1,618,267 Bea cukai - 1,018,402 Gaji 299,603 212,281 Bonus penjualan 1,588,225 1,590,463 Jasa profesional 422,858 851,277 Aset tetap 7,599,680 2,706,584 Lain-lain 3,777,330 3,423,607 25,532,175 17,016,674 11. MODAL SAHAM
Pemegang saham dan kepemilikannya pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Persentase Ditempatkan dan
Pemegang Saham Pemilikan Disetor Penuh Jumlah
Schering-Plough International Inc., U.S.A. 64,6 % 2.325 2.325.350 MSD Consumer Care, Inc., 24,6% 886 885.500 Masyarakat (Masing-masing di bawah 5%) 10,8% 389 389.150
Jumlah 100 % 3.600 3.600.000
Pada 31 Maret 2012 dan 2011, tidak ada pemegang saham yang memiliki saham perusahaan 5% atau lebih untuk kategori pemegang saham masyarakat dan tidak ada direktur atau komisaris perusahaan yang memiliki saham perusahaan.
12. PENJUALAN BERSIH 2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan) Lokal 65.157.102 49.122.302 Ekspor 14.197.025 18.898.674 Potongan penjualan (9.393.393) (2.545.122) Bersih 69.960.734 65.475.854
Perusahaan menjual produknya melalui PT Anugerah Pharmindo Lestari, distributor tunggal untuk semua penjualan lokal (Catatan 18), dan Schering-Plough Division of Sol Limited, Singapore (Catatan 20) pihak yang mempunyai hubungan istimewa untuk semua penjualan ekspor.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
13. BEBAN POKOK PENJUALAN
2012 2011
(3 Bulan) (3 Bulan)
Bahan baku yang digunakan 43.138.555 43.937.354
Upah langsung 444.293 708.593
Beban pabrikasi 8.139.893 4.147.749
Jumlah Beban Produksi 51.722.741 48.793.696
Persediaan Barang Dalam Proses
Awal tahun 1.095.298 3.944.988
Akhir tahun (2.844.432) (7.532.386)
Beban Pokok Produksi 49.973.607 45.206.298
Persediaan Barang Jadi
Awal tahun 56.926.793 64.418.557
Akhir tahun (59.884.653) (77.232.557)
Beban Pokok Penjualan 47.015.747 32.392.298
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing pada tahun 2012 dan 2011:
2012 2011
(3 Bulan) (3 Bulan)
Schering Plough (Avondale), Ireland 13.949.991 790.725
Essex Chemie A.G. 6.289.625 2.724.779
NV Organon Ireland 948.486 1.748.475
Schering-Plough Ltd., Singapore 641.488 9.370.597
SOL Limited Singapore 30.105 -
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit) 14. BEBAN USAHA 2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan) Beban Penjualan
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 9.067.715 6.350.113
Iklan dan promosi 3.798.961 2.045.924
Perjalanan dan representasi 1.320.019 691.970
Penyusutan 221.982 434.146
Jamuan 60.110 15.232
Komunikasi 72.560 149.709
Pertemuan rapat 80.423 890.889
Pengangkutan 3.703 6.532
Beban kantor penjualan 38.673 73.687
Lain-lain 390.860 306.048
Alokasi dari beban yang bersifat umum - -
Jumlah Beban Penjualan 15.055.006 10.964.250
2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan)
Beban Umum dan Administrasi
Jasa manajemen 4.973.680 5.729.816
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 2.606.597 895.902
Sewa 884.808 580.862
Penyusutan 209.553 136.068
Perjalanan 459.951 242.808
Jasa profesional - 265.052
Listrik dan air - 12
Beban kantor 79.537 54.663
Komunikasi 83.450 69.003
Lain-lain 843.668 1.156.278
Alokasi ke beban penjualan dan beban pabrik (1.454.842) (305.622)
Jumlah Beban Umum dan Administrasi 8.686.402 8.824.842
Jumlah Beban Usaha 23.741.408 19.789.092
15. LAPORAN SEGMEN
Untuk tujuan manajemen, produk Perusahaan dikelompokkan menjadi dua divisi pemasaran. Divisi Primary Care menjual produk perawatan kulit, antibiotik, alergi, obat hormonal dan lain-lain, sedangkan divisi Specialty Care menjual produk-produk hepatology, oncology dan ketergantungan opiat. Di dalam kedua divisi ini terdapat produk-produk Organon Bio Science (OBS) yang menjual produk kesehatan wanita, anestesi dan fertilitas.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
15. LAPORAN SEGMEN (lanjutan)
2012
Primary Care Specialty Care Jumlah
Penjualan bersih 48.972.514 20.988.220 69.960.734
Hasil segmen 11.197.125 1.521.549 12.718.674
Beban yang tidak dialokasikan (13.768.971)
(Rugi)/Laba sebelum pajak (1.050.297) Pajak penghasilan (32.648) Rugi Bersih (1.082.945) INFORMASI LAINNYA ASET SEGMEN Aset segmen 152.546.489 106.006.881 258.553.370 Aset yang tidak dapat dialokasikan 84.447.618
Total Aset 343.000.988
LIABILITAS
Liabilitas segmen 6.965.722 5.933.763 12.899.485 Liabilitas yang Tidak Dapat Dialokasikan 309.587.639
Total Liabilitas 322.487.124
Pengeluaran modal 8.489.360 8.489.359 16.978.719 Pengeluaran modal yang tidak dapat
dialokasikan 11.319.146
Jumlah Pengeluaan Modal 28.297.865 Penyusutan dan amortisasi 279.186 78.744 357.930 Penyusutan dan amortisasi
Yang tidak dapat dialokasikan 694.806
Jumlah Penyusutan dan amortisasi 1.052.736
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
15. LAPORAN SEGMEN (lanjutan)
2011
Primary Care Specialty Care Jumlah
Penjualan bersih 45.898.972 19.576.882 65.475.854
Hasil segmen 10.494.388 1.419.233 11.913.621
Beban yang tidak dialokasikan (352.529)
(Rugi)/Laba sebelum pajak 11.561.092 Pajak penghasilan (2.846.275) 8.714.817 Laba Bersih INFORMASI LAINNYA ASET SEGMENT Aset segmen 151.099.885 105.001.613 256.101.498 Aset yang tidak dapat dialokasikan 56.417.176
Jumlah Aset 312.518.674
LIABILITAS
Liabilitas segmen 6.283.912 5.352.962 11.636.874 Liabilitas yang Tidak Dapat Dialokasikan 279.284.988
Total Liabilitas 290.921.862
Pengeluaran modal 4.822.936 4.822.936 9.645.873 Pengeluaran modal yang tidak
6.430.582 dapat dialokasikan
Jumlah Pengeluaran modal 16.076.455
Penyusutan dan amortisasi 1.281.252 361.379 1.642.631 Penyusutan dan amortisasi yang
Tidak dapat dialokasikan 3.188.637
Jumlah penyusutan dan amortisasi 4.831.268
16. BEBAN KEUANGAN 2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan)
Beban bunga dari pinjaman bank - 4.007.084
Beban bunga dari pinjaman berelasi 802.751 -
Provisi bank 34.597 69.697
Jumlah 837.348 4.076.781
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
17. PAJAK PENGHASILAN
Beban/(manfaat) pajak Perusahaan adalah sebagai berikut:
2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan) Pajak kini (2.404.961) 3.015.035 Pajak tangguhan 2.372.313 (168.760)
Beban pajak – bersih (32.648) (2.846.275)
Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
2012 2011 (3 Bulan) (3 Bulan)
Laba sebelum pajak Perusahaan (1.050.297) 11.561.092
Perbedaan temporer:
Perbedaan penyusutan fiskal dan komersial 147.149 302.581
Imbalan pasca kerja 581.562 811.854
Penyisihan/(pemulihan) penurunan nilai persediaan 8.670.187 (1.316.961)
Penyisihan retur penjualan - -
Lain-lain - -
Bersih 9.398.898 (202.526)
Perbedaan yang tidak dapat diperhitungkan menurut fiskal :
Kesejahteraan karyawan 1.347.114 1.783.100
Penyusutan - -
Penghasilan jasa giro dan bunga deposito (56.266) 3.164
Keuntungan penjualan aset tetap (81.833) (827.879)
Lain-lain 62.228 -
Bersih 1.271.243 958.385
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
Pajak Tangguhan
Pajak Tangguhan Saldo Awal
Dikreditkan/ (dibebankan) ke
laporan laba rugi' Saldo Akhir
Kewajiban Imbalan 2,722,981 167,979 2,890,960 Penyisihan Nilai Persediaan 2,605,313 2,167,547 4,772,860 Perbedaan Nilai buku 483,546 36,787 520,333 Penyisihan retur penjualan 404,567 - 404,567 Penyisihan lain-lain 219,210 - 219,210 Rugi pajak 1,220,262 - 1,220,262
7,655,879
2,372,313 10,028,192
Berdasarkan Undang-undang Pajak Penghasilan No.36 tahun 2008 pengganti UU pajak no.7/1983, yang berlaku efektif 1 Januari 2009. Dengan berlakunya peraturan baru ini, tarif pajak penghasilan badan berubah menjadi tarif tunggal sebesar 25% di tahun 2012 dan 2011. Aset dan Liabilitas pajak tangguhan disesuaikan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode ketika aset direalisasikan dan liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak yang akan ditetapkan.
18. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING
Perusahaan mempunyai perjanjian distribusi lokal dengan PT Anugerah Pharmindo Lestari. Berdasarkan perjanjian yang terakhir diperbaharui/diperpanjang, perjanjian ini berlaku selama lima tahun dimulai dari tanggal 1 Desember 2006 dan dengan sendirinya diperpanjang setiap tahun, sampai salah satu pihak memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan paling lambat tertulis 90 hari di muka sebelum habis masa berlakunya perjanjian tersebut.
19. IMBALAN PASCA KERJA
Mulai tanggal 1 Januari 1996, Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi persyaratan.
Perusahaan telah menunjuk PT DPLK Aviva Indonesia untuk mengelola program pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan Aviva Indonesia, yang pendiriannya telah disetujui oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui surat keputusan No. KEP-545/KM.10/2010 tanggal 16 September 2010.
Beban pensiun sehubungan dengan program-program pensiun tersebut di atas yang dibebankan pada operasi adalah Rp.236.003 dan Rp. 536.420 masing-masing untuk tahun 2012 dan 2011
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
20. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA
Dalam kegiatan usaha yang normal, Perusahaan mengadakan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Transaksi-transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa tersebut adalah sebagai berikut:
a. Pembelian
2012 2011
(3 Bulan) (3 Bulan)
Schering Plough (Avondale), Ireland 13.949.991 790.725
Essex Chemie A.G. 6.289.625 2.724.779
NV Organon Ireland 948.486 1.748.475
Schering-Plough Ltd., Singapore 641.488 9.370.597
SOL Limited Singapore 30.105 -
Jumlah 21.859.695 14.634.576
b. Saldo
(i) Piutang Usaha
31 3
Maret 2012 1 Desember 2011*
Merck Sharp & Dohme Indonesia 29.167.143 25.467.398
Schering-Plough Division of SOL
Limited, Singapore 12.364.800 5.893.976
41.531.943 31.361.374
(ii) Piutang Lain – lain
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
PT. MSD Indonesia 2.239.044 2.301.726
Organon (India) Limited 333.345 333.345
PT Intervet Indonesia 302.341 711.793
MSD Technology Singapore Pte Ltd - 22.690
PT Organon Indonesia - 32.620
2.874.730 3.402.174
(iii) Utang Usaha
Essex Chemie A.G. 73.222 6.835.542
Merck Sharp & Dohme Asia Pacific 23.239.796 19.661.357
Schering-Plough Overseas Ltd 1.410.097 -
Schering-Plough (Avondale) Company 14.264.716 -
NV. Organon, Ireland - 128.152
Schering-Plough Ltd Singapore 642.880 -
MSD OSS BV 944.955 -
Merck Sharp & Dohme (IA) 56.737 -
40.632.403 26.625.051
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
20. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)
(iv) Utang Lain – lain
31 Maret 2012 31 Desember 2011*
PT MSD Indonesia 10.254.661 4.741.358
SOL Limited., Switzerland - 1.279.102
Organon India Limited 1.271.021 1.253.398
Schering-Plough International, Inc 1.645.080 2.491.161
Merck & Co Inc - 39.945
MSD Technology Singapore Pte Ltd 302.475 242.462
MSD Korea 322.204 Schering-Plough Ltd., Singapore 125.774 543.538 13.921.215 10.590.964
Perusahaan tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang lain-lain kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dapat ditagih.
c Pinjaman
Pada bulan Maret 2012, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit untuk 5 tahun dari Merck & Co., Inc., pihak berelasi, dengan maksimum sebesar US$ 45.000.000 (nilai penuh) atau Rp. 400.000.000. Suku bunga pinjaman dihitung berdasarkan LIBOR plus 0,25%. Pada tanggal 31 Maret 2012, total nominal pinjaman yang ditarik adalah sebesar US$ 28.000.000 (nilai penuh) atau sebanding Rp. 256.880.400, dan kemudian diukur kembali pada nilai wajar sebesar Rp. 222.309.599. Kelebihan nilai nominal di atas nilai wajar adalah sebesar Rp. 34.570.801 dan disajikan sebagai bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan.
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
d. Sifat hubungan dan transaksi
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
1. Schering-Plough International Inc, Pemegang saham utama Pembayaran royalti dan
USA Perusahaan/ Pembagian jasa/
Majority shareholder of the Company Royalty payment and Shared service
2. SOL Limited Singapore Entitas sepengendali/ Penjualan dan pembelian barang/
Common controlled entity Sales of goods and Puchase of
inventory products.
3. SOL Limited, Switzerland Entitas sepengendali/ Jasa Manajemen/
Common controlled entity Management service
4. Schering-Plough Ltd., Singapore Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan,
Common controlled entity Pembagian jasa dan Penggantian biaya/
Purchase of inventory, Shared service and Reimbursement
of expenses
5. N.V. Organon, Ireland Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan dan
Common controlled entity Pembagian jasa/
Purchase of inventory products and Shared service
6. PT Organon Indonesia Entitas sepengendali/ Pembagian jasa dan
Common controlled entity Penggantian biaya/
Shared service and
Reimbursement of expense
7. PT Intervet Indonesia Entitas sepengendali/ Pembagian jasa/
Common controlled entity Shared service
8. Essex Chemie AG, Switzerland Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory products
9. Rathdrum, Ireland Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory products
10. Schering-Plough Briny, Belgium Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory products
11. Schering-Plough Avondale, Ireland Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory products
12. PT MSD Indonesia Entitas sepengendali/ Jasa Manajemen/
Common controlled entity Management service
13. Schering-Plough Canada, Inc Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory product
14. MSD Technology Singapore Pte Ltd Entitas sepengendali/ Penggantian biaya/
Common controlled entity Reimbursement of expense
15. Schering-Plough Corp. Philippines Entitas sepengendali/ Penggantian biaya/
Common controlled entity Reimbursement of expense
16. MSD Philippines Entitas sepengendali/ Penggantian biaya/
Common controlled entity Reimbursement of expense
17. Merck Co. & Inc. Entitas sepengendali/ Penggantian biaya dan
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
d. Sifat hubungan dan transaksi (Lanjutan)
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
Common controlled entity Reimbursement of expense and
borrowings
18. Organon (India) Limited Entitas sepengendali/ Penggantian biaya/
Common controlled entity Reimbursement of expense
19. MSD Oss BV Entitas sepengendali/ Penggantian biaya/
Common controlled entity Reimbursement of expense
20. SP Labo Heist Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory product
21. MSD (Australia) Pty Ltd Entitas sepengendali/ Pembelian persediaan/
Common controlled entity Purchase of inventory product
Transaksi-transaksi Hubungan Istimewa
Dalam kegiatan usaha yang normal, Perusahaan mengadakan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Transaksi-transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa tersebut adalah sebagai berikut:
a. Penjualan ekspor ke Schering-Plough Division of SOL Limited, Singapore berjumlah Rp 14.197.025 (20.20% dari penjualan bersih) sampai dengan 31 Maret 2012 dan Rp 18.898.674 (28.86% dari penjualan bersih) sampai dengan 31 Maret 2011. Saldo piutang yang berasal dari transaksi penjualan ekspor disajikan sebagai bagian dari akun “Piutang Usaha” dan merupakan 31.7% dan 60.26% dari jumlah aset masing-masing pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Maret 2011 (catatan 4);
b. Pembelian bahan baku utama berjumlah Rp 21.859.697 (63% dari jumlah pembelian) pada tahun 2012 dan Rp 14.863.947 (90.17% dari jumlah pembelian) pada tahun 2011.
c. SOL Limited, Switzeland
Perusahaan mempunyai perjanjian lima tahunan dimulai dari 1 Januari 1997 dengan SOL Limited, Switzeland, dimana SOL Limited setuju untuk menyediakan jasa manajemen dibidang keuangan, pemasaran dan administrasi kepada Perusahaan. Perjanjian ini dengan sendirinya dapat diperpanjang setiap tahun sampai salah satu pihak memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan tertulis 90 hari dimuka sebelum habis masa berlakunya perjanjian tersebut. Sebagai imbalan, Perusahaan membayar SOL Limited jasa manajemen tahunan sebesar US$ 700.000, dikurangi dengan pemotongan pajak yang berlaku.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, tidak ada utang atas jasa manajemen PT. MSD Indonesia
Pada tanggal 19 Desember 2011, Perusahaan menandatangani perjanjian jasa dengan PT. MSD Indonesia, dimana Perusahaan menugaskan PT. MSD Indonesia untuk menyediakan jasa pendukung usaha seperti keuangan, manajemen eksekutif, teknologi informasi dan jasa lainnya kepada Perusahaan. Perjanjian ini berlaku selama 6 bulan dan secara otomatis diperpanjang setiap 6 bulan, sampai salah satu pihak memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan tertulis 30
PT SCHERING-PLOUGH INDONESIA TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2012 dan 2011
(Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali disebutkan lain) (Tidak Diaudit)
20. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)
hari dimuka. Sebagai imbalan, Perusahaan membayar PT MSD Indonesia imbalan jasa setiap 3 bulan sebesar biaya aktual ditambah 8%.
Pada tanggal yang sama, Perusahaan juga menandatangani perjanjian jasa dengan PT. MSD Indonesia, dimana PT MSD Indonesia menugaskan Perusahaan untuk menyediakan jasa pendukung usaha seperti keuangan, manajemen eksekutif, teknologi informasi dan jasa lainnya kepada PT MSD Indonesia. Perjanjian ini berlaku selama 6 bulan dan secara otomatis diperpanjang setiap 6 bulan, sampai salah satu pihak memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan tertulis 30 hari dimuka. Sebagai imbalan, PT MSD Indonesia membayar Perusahaan imbalan jasa setiap 3 bulan sebesar biaya aktual ditambah 8%.
Biaya manajemen kepada PT MSD Indonesia sebesar Rp.3.368.178 dicatat sebagai beban umum dan administrasi. Pada tanggal neraca, jumlah utang atas jasa manajemen sebesar Rp.8.083.513 disajikan sebagai bagian dari akun utang lain-lain kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
Pendapatan manajemen dari PT MSD Indonesia tahun 2012 sebesar Rp 2.141.097 dicatat sebagai pendapatan lain-lain. Pada tanggal neraca, jumlah piutang atas jasa manajemen sebesar Rp 2.487.732 disajikan sebgai bagian dari akun piutang lain-lain kepada pihak yang mempunyai hubungan isitimewa
d. Schering-Plough Corporation memiliki program kompensasi berbasis saham yang diberikan kepada karyawan pada harga eksekusi yang setara dengan harga pasar saham Schering-Plough Corporation pada tanggal pemberian kompensasi. Program kompensasi berbasis saham tersebut memperoleh hak kompensasi selama 3 tahun dan mempunyai masa berlaku selama 7 tahun. Beban kompensasi atas semua program kompensasi berbasis saham dicatat selama masa bakti karyawan untuk masing-masing bagian penghargaan program kompensasi berbasis saham. Beban diakui setelah dikurangkan dengan estimasi kegagalan beban kompensasi, selama masa perolehan hak kompensasi dengan menggunakan metode dipercepat.
21. ASET ATAU LIABILITAS MONETER BERSIH DALAM MATA UANG ASING
2012 2012 2011 2011 Mata uang/ Foreign currency Jumlah/ Amounts Ekuivalen dalam Rp/ Equivalent in Rp Jumlah/ Amounts Ekuivalen dalam Rp/ Equivalent in Rp Aset Assets
Kas dan bank USD 506,922 4,650,655 56,935 517,578 Cash and bank
Piutang usaha USD 1,747,717 16,034,098 648,337 5,893,976 Trade receivables
Piutang lain-lain USD 36,668 336,403 125,699 1,142,716 Other receivables
Uang jaminan USD 3,600 32,727 3,600 32,727 Refundable deposits
Jumlah aset 21,053,883 7,586,997 Total assets
Liabilitas Liabilities
Utang usaha USD 1,764,044 16,183,869 693,424 6,303,854 Trade payables
EUR 80,943 991,714 17,440 211,680
Utang lain-lain USD 392,778 3,603,475 621,709 5,651,901 Other payables
SGD 60,044 438,561 34,003 237,783
EUR 150,006 1,837,874 18,439 223,808
Jumlah liabilitas 23,055,493 12,629,026 Total liabilities
Pinjaman Borrowing
Pinjaman USD 28,000,000 256,880,400 27,000,000 245,454,570- Borrowing
Liabilitas bersih (258,882,010) (250,496,599) Net liabilities