• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TEORI DASAR. 2.1 Konsep Dasar Metode Gravitasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TEORI DASAR. 2.1 Konsep Dasar Metode Gravitasi"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Ilustrasi gaya tarik antara dua massa
Gambar 2.2 Skematik Pengaruh Gayaberat Bulan Terhadap Titik P di Permukaan Bumi      (Kadir, 2000)
Gambar 2.3  Sketsa Pengambilan Data Gayaberat dengan Loop Tertutup
Gambar 2.8 Hammer Chart untuk Menghitung Koreksi Medan (Reynolds, 1997)
+4

Referensi

Dokumen terkait

Koreksi diferensial ini dapat berupa koreksi pseudorange (seperti RTCM SC-104) maupun koreksi koordinat. Dalam hal ini, yang umum digunakan adalah koreksi

Pembuatan program komputer dapat disimpulkan metode moving average digunakan pada data yang mempunyai sebaran data penelitian yang datar dengan deviasi nilai anomali

Koreksi Bouguer adalah koreksi yang dilakukan untuk menghilangkan pengaruh material di sekitar permukaan (pengaruh variasi densitas) setebal h pada daerah

menggunakan program Surfer 8, sehingga diperoleh peta penyebaran anomali Bouguer lengkap. Data anomali Bouguer ini kemudian diolah dengan metode polinomial orde 2 untuk

Koreksi ini merupakan koreksi yang dilakukan untuk menghilangkan pengaruh nilai gravitasi terhadap ketinggian atau elevasi suatu permukaan yang berbeda, sehingga menarik

Sementara nilai gravitasi yang terukur pada alat gravimeter tidak hanya berasal dari nilai gravitasi yang disebabkan oleh variasi densitas di bawah permukaan, tetapi

Untuk mendapatkan pola struktur bawah permukaan dari data gayaberat, maka anomali Bouguer hasil pengukuran dan perhitungan harus dilakukan pemodelan baik dengan

Metode aktif yaitu metode geolistrik dimana sumber arus listrik yang digunakan dialirkan ke dalam tanah atau batuan di bawah permukaan bumi, kemudian efek