PENGARUH BERBAGAI PERBANDINGAN PUPUK ORGANIK LIMBAH KULIT KAKAO (Theobroma cacao. L) TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI JATI (Tectona grandis L. f) | Megawati | Jurnal Warta Rimba 6355 21041 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada perlakuan aplikasi pupuk anorganik dan kompos jerami padi maupun kompos kulit buah kakao di berbagai media tumbuh juga menunjukkan bobot kering tanaman yang lebih
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan berbagai macam pupuk organik (Pupuk Organik Karunia, Tablet Plus dan Bokashi)
Bahan yang digunakan adalah polybag, benih kakao, tanah, pasir, media tumbuh ( pupuk kompos, pupuk bokasi dan pupuk kandang ayam),air kertas label.. Masing- masing perlakuan
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah Kakao ( Theobroma cacao L.) memiliki aktivitas imunostimulan dengan dosis terbaik 500 mg/200 g
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk organik berbahan baku kakao dengan dosis 200g/ polybag memberikan hasil yang optimal namun setelah dilakuakan uji
Pemberian pupuk kandang ayam pengaruh nyata terhadap total luas daun bibit kakao, sedangkan pemberian pupuk organik cair berpengaruh tidak nyata terhadap total
Lebih besarnya diameter batang yang diberi perlakuan interaksi kompos limbah kulit buah kakao 100 g/bibit dan pupuk NPK 3,75 g/bibit diduga karena ketersediaan unsur
Penggunaan pupuk organik pada produksi benih kakao sangat penting disamping untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah juga memperbaiki sifat fisik dan