• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sejarah SR Ind II.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sejarah SR Ind II.doc"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

I. Identitas Mata Kuliah

1. Mata Kuliah : Sejarah Seni Rupa Indonesia II 2. Kode Mata Kuliah : RK121

3. Jumlah SKS : 2 SKS

4. Jenjang : S-1 Kependidikan

5. Semester : 3

6. Status Mata Kuliah : Wajib MKKBS

II. Dosen Penanggung jawab : Dra. Tity Soegiarty, M.Pd. Dewi M. Syabani, S.Pd., M.Ds.

III. Tujuan Mata Kuliah

Setelah menempuh mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki wawasan kesejarahan tentang seni rupa Bali, seni rupa Isalam dan seni Rupa Indonesia Baru.

IV. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberi bekal kepada mahasiswa untuk mengetahui, dan memahami sejarah perkembangan seni rupa Bali, seni rupa Isalam dan seni Rupa Indonesia Baru melalui kegiatan analisis dan apresiasi terhadap karya seni rupa pada masing-masing zaman.

V. Pendekatan Pembelajaran 1. Ceramah

2. Peragaan 3. Diskusi 4. Karya wisata

(2)

Komponen-komponen yang akan dinilai dalam menentukan kelulusan pada mata kuliah ini meliputi:

1. Tugas individu/ tugas akhir : 20 %

 Analisis Karya Seni Rupa

 Makalah

 Presentasi

2. Kehadiran/ tugas harian : 20 % 3. UTS : 30 % 4. UAS : 30 %

VII. Pertemuan dan Pokok Bahasan

Pertemuan ke: Pokok Bahasan

1 Pengantar Sejarah Seni Rupa Indonesia II yang mencakup tujuan, kompetensi yang diharapkan, tata cara perkuliahan, penugasan, sumber pustaka, sistem evaluasi

2 Ciri-Ciri Kebudayaan Pra Sejarah Bali dan Tradisi Budayanya

3 Perbedaan Seni rupa Bali Hindu dengan Jawa Hindu 4 Seni Arsiterktur Bali (Analisis Pura)

5 Seni Patung Bali Klasik 6 Seni Lukis Bali Klasik

7 Karakteristik Seni Budaya Bali Baru dan Hubungannya dengan Kebudayaan Barat (Gaya, tema, teknik pembuatan) 8 UTS/Ujian Tengah Semester

9 Karya Seni Rupa Zaman Islam 10 Bangunan Makam dan Mesjid

11 Seni Kerajinan Seni Rupa Indonesia pada Zaman Islam 12 Seni Kaligrafi Indonesia

13 Seni Batik Indonesia

14 Perkembangan Seni Rupa Indonesia pada Masa Revolusi 15 Ciri-ciri Perkembangan Seni rupa Akademik dan Non

Akadmik dalam perkembangan Seni Rupa Baru dan Tuntutan Perkembangan Kehidupan di Indonesia 16 UAS/Ujian Akhir Semester

(3)

Holt, Clair. 1967. Art In Indonesia, Continuties and Change. Ithaca, New York: Cornell Univ. Press.

Hoop, A.N.J. Th. A. Th, Van der. 1949. Ragam-ragam Perhiasan Indonesia. Uitgegeven Door

Kempers, a.J. Bernet. Ancient Indonesian Art. Harvar University Pres.

Soekmono. 1973. Pengantar Kebudayaan Indonesia, Jilid I,II dan III. Yogyakarta: Yayasan Kanisius.

Supir, I. Ketut. (1995) Sejarah Seni Rupa Bali. Buku Ajar. Bali: STKIP Singaraja.

Yudoseputro, Wiyoso. (1986). Pengantar Seni Rupa Islam di Indonesia. Bandung: Angkasa.

Referensi

Dokumen terkait

Mata kuliah ini bertujuan memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk memahami, menjelaskan pengertian sejarah sastra, menjelaskan aspek-aspek dalam menyusunan sejarah sastra,

Mata Kuliah ini bertujuan memberi wawasan dan bekal ketrampilan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa dapat: 1) Mengetahui sejarah alat musik viola, bagian-bagian

Mata Kuliah ini bertujuan memberi wawasan dan bekal keterampilan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa dapat mengetahui sejarah alat musik viola, bagian-bagian instrumen

Mata Kuliah ini bertujuan memberi wawasan dan bekal keterampilan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa dapat mengetahui sejarah alat musik viola, bagian-bagian instrumen

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar mahasiswa dan mengetahui respon mahasiswa dalam Mata Kuliah Sejarah Seni Rupa Barat II melalui

3. Memberi gambaran skematis sejarah seni rupa mulai Hindu Jawa Tengah hingga Bali Hindu. Memberi tugas mahasiswa download materi melalui Siadin 3. Menghinformasi materi

Pada hakikatnya fungsi dari mata kuliah evaluasi pendidikan sejarah bertujuan untuk memberikan mahasiswa para calon guru sejarah bekal keterampilan agar dapat

Dengan kata lain mata kuliah dalam kelompok kompetensi pendukung ini diberikan agar mahasiswa menjadi seseorang yang memahami sejarah perkembangan pemikiran keagamaan dan