• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI E BISNIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " MATERI E BISNIS"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

RANCANGAN

PEMBANGUNAN

E-BUSINESS

1

RANCANGAN

(3)

T

OPIK

e-Business dan Dunia Maya

Spectrum Value e-Busines

E-Business Driving Forces

Empat tahap Evolusi e-Business

Model Arsitektur Aplikasi e-Business

10 Prospek e-Business di Indonesia

e-Business dan Dunia Maya

Spectrum Value e-Busines

E-Business Driving Forces

Empat tahap Evolusi e-Business

(4)

E

-B

USINESS DAN

D

UNIA

M

AYA

 Fenomenae-business telah menjadi trend yang mewarnai aktifitas bisnis baik di negara maju maupun berkembang

 Konsep e-business berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan e-business ini dianggap sebagai paradigma baru

sebagai kunci sukses perusahaan di era informasi dan masa datang.  Mohan Sawhney mendefinisikan e-business sebagai : “The use of

electronic network and assosiateed technologies to enable, improve,

 

 Mohan Sawhney mendefinisikan e-business sebagai : “The use of

electronic network and assosiateed technologies to enable, improve, enhance, transform, or invet a business prosess or business system to

create superior value for current or potential customer”

(5)

E

-B

USINESS DAN

D

UNIA

M

AYA

CONTD

.

 Untuk dapat menangkap dimensi ruang lingkup pengertian e-business, cara yang sering digunakan

(6)

E

-B

USINESS DAN

D

UNIA

M

AYA

CONTD

.

 Dimensi What menjelaskan tentang aktifitas apa saja yang ada dalam e-business

 Dimensi Who menjelaskan siapa saja yang terlibat dalam aktifis e-bussiness

 Dimensi Whare menjelaskan dimana saja aktifitas bisnis dapat dilakukan

 

dilakukan

(7)

S

PECTRUM

V

ALUE E

-B

USINES

 Value apa yang sebenarnya ditawarkan oleh e-business, Menurut Charles R. Rieger dan Marry P. Donato setidakknya ada 5

keuntungan yang ditawarkan oleh e-Business:

 Efficiency

 Effectiveness

 Reach

 

 

 Reach

 Structure

(8)

S

PECTRUM

V

ALUE E

-B

USINES

CONTD

.

Efficiency

Sebuah riset memperlihaatkan bahwa kurang lebih 40% dari total biaya operasional perusahaan diperuntukkan bagi aktivitas

penyeberan informasi ke divisi-divisi terkait.

Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi maka terlihat

 

Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi maka terlihat

bagaimana perusahaan dapat mengurahi total biaya operasional. Contohnya : bagaimana fasilitas email dapat mengurangi biaya komunikasi pengiriman dokumen

Effectiveness

(9)

S

PECTRUM

V

ALUE E

-B

USINES

CONTD

.

Reach

Perusahaan mampu memperluas jangkaun dan ruang gerak perusahaan

untuk ekspansi dengan mudah(menembus batas ruang dan waktu) dan tanpa memerlukan biaya yang relatif mahal

Structure

Konsep brick-and-morter menjelma menjadi click-and-morter telah

 

Konsep brick-and-morter menjelma menjadi click-and-morter telah mengubah prilaku perusahaan dalam pendekatan bisnis

Opportunity

(10)

E-B

USINESS

D

RIVING

F

ORCES

 Perkembangan implemantasi konsep e-business disebuah industri atau negara sangat dipengaruhi oleh external driving force yaitu:

 Customer Expectations

 Competitive Imperatives

 Deregulation

 Technology 

  

(11)

E-B

USINESS

D

RIVING

F

ORCES

CONTD

.

Customer Expectations

Yang diharapkan konsumen pada saat ini tidak cukup dipuaskan dengan baikknya kualitas sebuah produk, tetapi pelanggan juga mengharapkan adanya pelayanan pra dan pasca jual yang baik. Spektrum pelayanan yang dimaksud antar lain:

• Pemesanan dapat dilaksanakan anytime, anywhare 

• Pemesanan dapat dilaksanakan anytime, anywhare

• Pembayaran pembelian produk dengan metode yang beragam misalnya kartu kredit, kartu debit maupun layanan transfer

• Adanya fasilatas asuransi produk

• Pengiriman produk yang cepat dan harga kompetitif

(12)

E-B

USINESS

D

RIVING

F

ORCES

CONTD

.

Competitive Imperatives

Globalisasi telah membentuk sebuah arena persaingan dunia usaha yang sangat ketat. Pelanggan akan dengan mudah membandingkan kualitas produk dan pelayanan antar perusahaan, hal ini memaksa perusahaaan mengembangkan strategi bisnis yang tepat.

Deregulation

Deregulation

Secara makro deregulasi yang dilakukan oleh pemerintah maupun negara-negara lain telah (lembaga lain seperti WTO,APEC,AFTA dll) turut mewarnai bentuk dunia usaha dimasa datang terutama

dengan konsep perdagangan bebas antar negara dan industri. Internet disini dinggap sebagai sebuah arena dimana konsep kompetisi

(13)

E-B

USINESS

D

RIVING

F

ORCES

CONTD

.

Technology

E-business adalah kemajuan teknologi informasi yang didominasi oleh percepatan teknologi komputer dan telekomunikasi.

Fungsi dari teknologi informasi tidak hanya kritikal bagi

perkembangan e-business tetapi justru menjadi penggerak dari dimungkinkannya model-model bisnis baru.

(14)

E

MPAT TAHAP

E

VOLUSI E

-B

USINESS

 Ada empat tahapan evolusi yang dapat dijadikan pegangan atau panduan bagi perusahanan yang ingin membangun e-business:

 Tahap Inform

  

 Tahap Automate

 Tahap Integrate

(15)

E

MPAT TAHAP

E

VOLUSI E

-B

USINESS

CONTD

.

Tahap Inform

Ditandai adanya unit-unit kecil di dalam perusahaan yang mulai mencoba membangun software-software kecilberbasis internet.  Tahap Automate

Mengintegrasikan unit-unit kecil software dalam perusahaan  Tahap Integrate

 

Tahap Integrate

Mengintegrasikan aplikasi e-business perusahaan dengan entiti-entiti lain diluar perusahaan.

Tahap Reinvent

(16)

M

ODEL

A

RSITEKTUR

A

PLIKASI E

-B

USINESS

 Dalam menerapkan konsep e-business, peranan aplikasi sangatlah penting.

Ada dua model arsitektur e-business yaitu ; • Model Sequential

Model arsitektur yang mengembangkan aplikasi berdasarkan 

Model arsitektur yang mengembangkan aplikasi berdasarkan

fungsi-fungsi yang ada dalam perusahaan. Untuk mengintegrasikan fungsi fungsi tersebut diperlukan interface agar output dari aplikasi dapat dibaca oleh aplikasi lain.

Model Synchronous

(17)

M

ODEL

A

RSITEKTUR

A

PLIKASI E

(18)

M

ODEL

A

RSITEKTUR

A

PLIKASI E

-B

USINESS

C

ONTD

.

 Salah satu kelemahan konsep arsitektur sekuensial yang cukup mendasr adalah aspek kecepatan dan reliabilitas.

(19)

10 P

ROSPEK E

-B

USINESS DI

I

NDONESIA

 Melalui berbagai kajian terhadap perkembangan e-business paling tidak terdapat 10 terdapat 10 prospek e-business di Indonesia yaitu :

E-business Type

Perkembangan pemakaian alat-alat elektronik dan digital sebagai medium komunikasi dan relasi bisnis jauh lebih cepat dibanding dengan cara transaksi jual beli.

dengan cara transaksi jual beli.

Community

Lebih mudah menciptakan kebutuhan (demand creation) kepada generasi muda dibanding dengan mengubah pola hidup generasi tua

Content

Adanya internet yang paling banyak memperoleh keuntungan adalah perusahaan bukan end user.

Technology Device

(20)

10 P

ROSPEK E

-B

USINESS DI

I

NDONESIA CONTD

.

Access Channels

Berkembangnya teknologi informasi semacan internet dan website menawarkanperusahaan yang berminat

mengimplementasikan kanal akses tersebut

Regulation

E-business berkaitan erat dengan aktifitas pencarian laba

finansial maka pemerintah akan mengikuti negara-negara maju

 

finansial maka pemerintah akan mengikuti negara-negara maju dalam menerapkan regulasi e-business yang kondusif.

Organization

Faktor budaya, pendidikan, sosial dan perilaku dalam organisasi memegang peranan penting dalam menentukan sukses tidaknya sosialisasi penggunaan teknologi informasi

Change Strategy

(21)

10 P

ROSPEK E

-B

USINESS DI

I

NDONESIA CONTD

.

Business Process

Perusahaan yang sukses diraih oleh perusahaan yang mampu mengawinkan konsep tradisional physical value chain dengan virtual value chain.

System Approach

e-business baru dapat berkembang jika komponen lain dalam

(22)

DAFTAR PUSTAKA

Konsep dan Aplikasi e-Business, Dr. Ir.

(23)

2

(24)

 Tanpa dukungan SI yang tangguh, model E-Business

sulit diwujudkan.

 SI akan membantu mengintegrasikan data,

mempercepat dan mensistemasi pengolahan data, meningkatkan kualitas informasi, layanan dan kontrol, dll.

 Transaksi dalam bisnis berbasis internet berupa

pertukaran data dan informasi antara penjual dan pembeli.

 Tanpa dukungan SI yang tangguh, model E-Business

sulit diwujudkan.

 SI akan membantu mengintegrasikan data,

mempercepat dan mensistemasi pengolahan data, meningkatkan kualitas informasi, layanan dan kontrol, dll.

 Transaksi dalam bisnis berbasis internet berupa

(25)

T

ANTANGAN

P

EMBANGUNAN

S

ISTEM

I

NFORMASI

E-B

USINESS

1. Tantangan strategi bisnis 2. Tantangan Globalisasi

3. Tantangan arsitektur informasi 4. Tantangan investasi

5. Tantangan kemampuan respon dan kontrol 6. Tantangan operasional

1. Tantangan strategi bisnis 2. Tantangan Globalisasi

3. Tantangan arsitektur informasi 4. Tantangan investasi

(26)

V

ISI DAN

P

ROSPEK

M

EMBANGUN

E-B

USINESS

 Visi dalam E-Business memberi arah dari proses

bisnis.

 Sistem E-Business bukan hanya mengkomputerisasi

SI bisnis yang dihubungkan ke internet

 Visi dalam E-Business memberi arah dari proses

bisnis.

 Sistem E-Business bukan hanya mengkomputerisasi

(27)

V

ISI DAN

P

ROSPEK

M

EMBANGUN

E-B

USINESS

Visi E-Business meliputi :

1. Adanya keinginan yang kuat dan konsisten untuk

membangun hubungan langsung dengan konsumen

2. Pembangunan jaringan komunitas. Contoh: KlikBCA

membangun jaringan dengan Telkomsel utk penjualan pulsa

3. Perluasan Pasar

4. Masuk era persaingan global

Visi E-Business meliputi :

1. Adanya keinginan yang kuat dan konsisten untuk

membangun hubungan langsung dengan konsumen

2. Pembangunan jaringan komunitas. Contoh: KlikBCA

membangun jaringan dengan Telkomsel utk penjualan pulsa

3. Perluasan Pasar

(28)

T

AHAP

-T

AHAP

P

EMBENTUKAN

S

ISTEM

E-B

USINESS

1. Mendayagunakan komputer personal, jaringan

komputer dan internet seoptimal mungkin.

2. Membangun halaman Web

3. Membangun SI E-Business yang efektif (merancang

aliran data, prosedur pengolahan dan aliran informasi)

4. Mengembangkan SI yang bersifat inter platform (SI

yang mampu menjembatani antar platform SI)

1. Mendayagunakan komputer personal, jaringan

komputer dan internet seoptimal mungkin.

2. Membangun halaman Web

3. Membangun SI E-Business yang efektif (merancang

aliran data, prosedur pengolahan dan aliran informasi)

4. Mengembangkan SI yang bersifat inter platform (SI

(29)

P

EMODELAN

S

ISTEM

SI E-Business adalah sistem yang besar dan kompleks, sehingga perlu membuat model guna menggambarkan dan mengkomunikasikan secara sederhana rancangan sistem yang dibuat untuk ditujukan kepada pengelola perusahaan.

Menggambarkan aliran data yang akan diproses, arus data dan informasi.

 Sistem Flowchart, Blok Diagram

SI E-Business adalah sistem yang besar dan kompleks, sehingga perlu membuat model guna menggambarkan dan mengkomunikasikan secara sederhana rancangan sistem yang dibuat untuk ditujukan kepada pengelola perusahaan.

Menggambarkan aliran data yang akan diproses, arus data dan informasi.

(30)

M

ETODE

D

AUR

H

IDUP

SI E-B

USINESS

Metode daur hidup (SLC) cocok untuk pembangunan E-Business karena dilakukaan selangkah demi

selangkah dengan proses dokumentasi yang rapi.

Tahapan-tahapannya :

a. Tahap Perencanaan b. Tahap Analisis

c. Tahap Perancangan d. Tahap Penerapan e. Tahap Evaluasi

f. Tahap Penggunaan dan Pemeliharaan

Metode daur hidup (SLC) cocok untuk pembangunan E-Business karena dilakukaan selangkah demi

selangkah dengan proses dokumentasi yang rapi.

Tahapan-tahapannya :

a. Tahap Perencanaan b. Tahap Analisis

c. Tahap Perancangan d. Tahap Penerapan e. Tahap Evaluasi

(31)

A. T

AHAP

P

ERENCANAAN

Pembuat sistem mencoba memahami permasalahan dan mendefinisikan secara rinci, kemudian menentukan tujuan pembuatan sistem dan mengidentifikasi

kendala-kendala

Hasilnya berupa proposal proyek.

Pembuat sistem mencoba memahami permasalahan dan mendefinisikan secara rinci, kemudian menentukan tujuan pembuatan sistem dan mengidentifikasi

kendala-kendala

Hasilnya berupa proposal proyek.

(32)

B. T

AHAP

A

NALISIS

Pembuat sistem akan menganalisis permasalahan dengan menyusun studi kelayakan.

Enam dimensi kelayakan menurut Mc.Leod :

1. Kelayakan Teknis

2. Pengembalian Ekonomis

3. Pengembalian Non-Ekonomis 4. Hukum dan Etika

5. Operasional 6. Jadwal

Pembuat sistem akan menganalisis permasalahan dengan menyusun studi kelayakan.

Enam dimensi kelayakan menurut Mc.Leod :

1. Kelayakan Teknis

2. Pengembalian Ekonomis

3. Pengembalian Non-Ekonomis 4. Hukum dan Etika

(33)

B. T

AHAP

A

NALISIS

Juga harus dilakukan studi kelayakan terhadap faktor-faktor berikut agar pemodelan SI dapat digunakan dalam lingkup yang tepat:

1. Kelayakan organisasi (dukungan dari organisasi) 2. Memilih kelompok bisnis (sasaran pasar/pemakai

sistem)

3. Melihat kemungkinan² pemodalan 4. Tingkat kompetisi produk

5. Lingkungan operasional sistem (cth: dimana sistem

akan diakses?)

6. Sistem Harga (apakah ada tawar menawar? Diskon?

Atau sudah ada ketetapan harga?)

Juga harus dilakukan studi kelayakan terhadap faktor-faktor berikut agar pemodelan SI dapat digunakan dalam lingkup yang tepat:

1. Kelayakan organisasi (dukungan dari organisasi) 2. Memilih kelompok bisnis (sasaran pasar/pemakai

sistem)

3. Melihat kemungkinan² pemodalan 4. Tingkat kompetisi produk

5. Lingkungan operasional sistem (cth: dimana sistem

akan diakses?)

6. Sistem Harga (apakah ada tawar menawar? Diskon?

(34)

C. T

AHAP

P

ERANCANGAN

Membuat rancangan SI e-business dengan memperhatikan hal-hal berikut:

1. Kebutuan perusahaan e-Business 2. Kebutuhan operator

3. Kebutuhan pemakai 4. Kebutuhan teknis

Membuat rancangan SI e-business dengan memperhatikan hal-hal berikut:

1. Kebutuan perusahaan e-Business 2. Kebutuhan operator

(35)

D. T

AHAP

P

ENERAPAN

- Kegiatan mengimplementasi rancangan yang telah

disusun sebelumnya agar dapat diwujudkan.

- Pertimbangan memilih bahasa komputer :

kemampuan bahasa tersebut, dan penguasaan programmer terhadap bahasa tsb

- Untuk proses diluar sistem, disusun perjanjian atau

tata tertib.

- Kegiatan mengimplementasi rancangan yang telah

disusun sebelumnya agar dapat diwujudkan.

- Pertimbangan memilih bahasa komputer :

kemampuan bahasa tersebut, dan penguasaan programmer terhadap bahasa tsb

- Untuk proses diluar sistem, disusun perjanjian atau

(36)

D. T

AHAP

P

ENERAPAN

Cara merealisasikan sistem :

1. Paket Aplikasi

2. Pengembangan oleh staff

3. Pengembangan yang dilakukan dengan kerjasama

dari pihak luar

Cara merealisasikan sistem :

1. Paket Aplikasi

2. Pengembangan oleh staff

3. Pengembangan yang dilakukan dengan kerjasama

(37)

E. T

AHAP

E

VALUASI

- Uji coba untuk memastikan sistem sudah benar dan

sesuai karakteristik yang ditetapkan.

- Dilakukan bertahap mulai dari pengecekan alur

sistem sampai pengecekan yang melibatkan data sesungguhnya.

- Juga perlu dilakukan evaluasi perangkat keras yang

digunakan.

- Uji coba untuk memastikan sistem sudah benar dan

sesuai karakteristik yang ditetapkan.

- Dilakukan bertahap mulai dari pengecekan alur

sistem sampai pengecekan yang melibatkan data sesungguhnya.

- Juga perlu dilakukan evaluasi perangkat keras yang

(38)

F. T

AHAP

P

ENGGUNAAN DAN

P

EMELIHARAAN

- Tahap penggunaan bila sistem telah diuji coba dan

dinyatakan lolos.

- Tim teknis harus memperhatikan masalah

pemeliharaan sistem untuk memelihara keutuhan data dan informasinya.

- Pemeliharaan dapat berupa : penataan ulang

database, back-up, scanning virus, penyesuaian² dan

pembetulan kesalahan² yang mungkin terjadi.

- Tahap penggunaan bila sistem telah diuji coba dan

dinyatakan lolos.

- Tim teknis harus memperhatikan masalah

pemeliharaan sistem untuk memelihara keutuhan data dan informasinya.

- Pemeliharaan dapat berupa : penataan ulang

database, back-up, scanning virus, penyesuaian² dan

(39)

K

EGAGALAN

SI E-B

USINESS

Faktor-faktor penyebab kegagalan SI e-Business:

1. Pandangan bahwa SI e-Business adalah yang paling

penting, sehingga lupa akan komitmen dan

konsistensi terhadap materi informasi, produk, dan layanan.

2. Antar-muka yang kurang interaktif, kurang

komunikatif, dan tidak user friendly.

3. Perubahan cara pandang, pola bisnis, dan sistem

dari tradisional menjadi modern & global memerlukan waktu untuk beradaptasi.

Faktor-faktor penyebab kegagalan SI e-Business:

1. Pandangan bahwa SI e-Business adalah yang paling

penting, sehingga lupa akan komitmen dan

konsistensi terhadap materi informasi, produk, dan layanan.

2. Antar-muka yang kurang interaktif, kurang

komunikatif, dan tidak user friendly.

3. Perubahan cara pandang, pola bisnis, dan sistem

(40)

IMPLEMENTASI E-BISNIS

3

(41)

 E-Business merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan keutungan dari suatu bisnis.

 E-Business sendiri mempunyai pengertian sebagai suatu praktek

(42)

 Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini dilakukan oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan, baik berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, serta

 

keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, serta peningkatan produktivitas dan profit.

(43)

 Dampak dari e-Business tidak hanya di dalam pembuatan perusahaan berbasis web, tetapi juga membangun order industri yang baru. Bill Gates menyatakan bahwa kompetisi yang terjadi sekarang ini bukan diantara produk dan jasa, tetapi adalah kepada model bisnis perusahaan.

 

tetapi adalah kepada model bisnis perusahaan.

 Perkembangan e-Business sudah berada pada tahap konsolidasi dimana ketertarikan kepada teknologi dan ide sedang dipadukan secara hati-hati terhadap strategi, implementasi, profitabiliti.

 Sebagian besar orang mengenali bahwa e-Business

(44)

 Penerapan e-Business di Indonesia sedang dalam tahap berkembang. Jika kita lihat pada beberapa website terkenal di Indonesia itu sudah terbukti bahwa sebenarnya internet itu sedang digemari oleh Indonesia, contohnya seperti social media yang belum

 

Indonesia, contohnya seperti social media yang belum lama ini semakin tenar di para pengguna internet di Indonesia.

(45)

 Di Indonesia prospek penerapan konsep e-Business masih terbuka lebar. Prospek atau peluang bisnis akan dinikmati bagi perusahaan-perusahaan yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam mengimplementasikan berbagai jenis komunikasi,

 

mengimplementasikan berbagai jenis komunikasi, kolaborasi, dan kooperasi digital yang terjadi padabackoffice.

(46)

 Peluang bisnis dari penerapan e-Business juga akan membuka kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk menjual isi atau jenis data dan informasi yang eksklusif dengan harga mahal atau premium. Data dan informasi yang dijual tersebut dapat diperjualbelikan

 

informasi yang dijual tersebut dapat diperjualbelikan dalam bentuk data mentah, maupun yang telah diolah menjadi informasi yang memiliki nilai tinggi.

(47)

Referensi

Dokumen terkait

Zulyan Firdaus Afif NIM.. ZULYAN FIRDAUS AFIF. Analisis Prioritas Perlindungan Lahan Sawah pada Kawasan Strategis Perkotaan di Kabupaten Garut. Dibawah bimbingan BABA

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disarankan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah hendaknya diterapkan dalam pembelajaran kimia, terutama pada

Saya mengawali tulisan ini dengan analogi yang dipakai oleh Dr. Yewangoe ketika beliau mengajar mata kuliah Teologi Agama-Agama pada strata satu waktu itu. Menurut Yewangoe,

menghormati: keamanan nasional dan ketertiban umum; penyebaran secara sistematis laporan-laporan palsu yang dapat merusak hubungan bersahabat antar bangsa-bangsa dan

sebagai mortar (campuran semen, pasir dan air) .Pada bata beton ringan, buih-buih hidrogen yang dihasilkan akan mereduksi berat jenis bata tersebut secara signifikan. Selain

Ciri adanya ikatan erat antara nasionalisme dan agama (Kristen-Ortodoks) di dalam peperangan melawan dominasi asas itu dan pengaruh

Proses pengerjaan panas dapat didefinisikan sebagai proses pembentukan yang dilakukan pada daerah temperatur rekristalisasi logam yang diproses (agar lebih singkat daerah

(2) Penetapan lokasi tempat pengolahan sampah terpadu dan tempat pemrosesan akhir sampah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e merupakan bagian dari rencana tata ruang