• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Konsumsi Pangan Sumber Protein Hewani di Propinsi Sumatera Barat.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Konsumsi Pangan Sumber Protein Hewani di Propinsi Sumatera Barat."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis Konsumsi Pangan Sumber Protein Hewani

di Propinsi Sumatera Barat

Oleh :

Jum’atri Yusri, Nurhayati, Ida Indrayani Nomor : 001/SP2H/PP/DP2M/III/2007

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) keragaan konsumsi pangan hewani oleh rumah tangga di propinsi Sumatera Barat, (2) Perilaku permintaan pangan hewani oleh rumah tangga di propinsi Sumaetra Barat. Objek penelitian adalah rumah tangga yang mengkonsumsi komoditi sumber protein hewani meliputi : ikan, daging ternak, daging unggas, dan telur. Data yang digunakan berupa raw data SUSENAS modul konsumsi untuk propinsi Sumatera Barat tahun 2005, yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik. Untuk mendapatkan perilaku permintaan digunakan pendekatan ekonometrika dengan membangun model permintaan sistim berupa aproksimasi linier dari model Almost Ideal Demand System. Model tersebut diduga dengan teknik Seemingly Unrelated Regression (SUR).

Referensi

Dokumen terkait

Pola konsumsi bahan pangan sumber protein hewani berdasarkan golongan pendapatan di Kabupaten Cirebon dipengaruhi oleh harga komoditi itu sendiri, harga barang lain dan

Selain itu, Kabupaten Bogor juga memiliki proporsi pengeluaran pangan sumber protein hewani yang relatif besar yaitu ikan sebesar 6 persen, daging sebesar 4 persen, telur

Tingginya kontribusi protein ikan di pedesaan diduga karena harga ikan lebih terjangkau serta mudah didapat sedangkan tingginya kontribusi protein daging, telur

Secara bersama-sama variabel- variabel bebas dalam penelitian yaitu harga barang sendiri, harga barang lain, pengeluaran rumah tangga, jumlah anggota keluarga,

Secara bersama-sama variabel- variabel bebas dalam penelitian yaitu harga barang sendiri, harga barang lain, pengeluaran rumah tangga, jumlah anggota keluarga,

1) Peubah yang signifikan mempengaruhi pangsa permintaan beras rumah tangga di Provinsi Sumatera Barat adalah harga beras sendiri, harga singkong dan pendidikan

Secara bersama-sama variabel- variabel bebas dalam penelitian yaitu harga barang sendiri, harga barang lain, pengeluaran rumah tangga, jumlah anggota keluarga,

Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh data time series produksi ikan baik ikan laut ataupun perairan darat di Sumatera Utara tahun 2010-2022 dan data jumlah penduduk