• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1.  Kerangka Teori Faktor-faktor yang berhubungan dengan Status Gizi   Remaja  (Modifikasi Adiningsih, 2003 dan Apriadji, 1986)
Gambar 3.1. Kerangka Konsep Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan   Cepat Saji Modern (fast food),  Aktifitas Fisik dan Faktor Lain  Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja SMU Sudirman di  Jakarta Timur Tahun 2008

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan kebiasaan konsumsi makanan siap saji modern (fast food), aktivitas fisik, dan faktor lainnya dengan kejadian gizi lebih pada remaja SMA Islam PB..

Hubungan antara Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji Modern (Fastfood), Pola Aktivitas Fisik dan Faktor Lainnya dengan Status Gizi pad aRemaja SMA Cakra Buana Depok..

Anjuran yang paling cocok bagi penggemar makanan siap saji adalah hendaknya mereka mengimbangi konsumsi makanan tinggi lemak protein dengan makanan tinggi serat

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas maka yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah mengenai hubungan kebiasaan makan cepat saji (fast food

Kualitas tidur yang baik ditandai dengan lebih banyak waktu tidur di tempat tidur dibandingkan aktivitas lainnya (sekitar 85%), tertidur dalam waktu sekitar 30 menit,

Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Siap Saji Modern ( Fast Food ), Aktivitas Fisik dengan Kejadian Gizi Lebih pada Remaja SMA Islam PB.Soedirman di Jakarta

Gambaran Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji ( Fast Food), Aktivitas Fisik dan Status Gizi pada Remaja di SMA Negeri 1 Padangsidimpuan..

Terakhir, penelitian yang dilakukan oleh Widyantara (2014), menunjukkan bahwa k ebiasaan makan makanan cepat saji (fast food) pada mahasiswa FK Unila angkatan 2013 tidak