• Tidak ada hasil yang ditemukan

KelasXII PrakaryaDanKewirausahaan BS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KelasXII PrakaryaDanKewirausahaan BS"

Copied!
320
0
0

Teks penuh

I. Wirausaha Produk Kerajinan Hiasan dari Limbah

Bab ini membahas kewirausahaan berbasis kerajinan hiasan dari limbah, mengintegrasikan aspek kreativitas, keterampilan, dan pemahaman ekonomi. Materi ini mengajarkan siswa untuk menghayati nilai-nilai keagamaan, kejujuran, dan kerja sama dalam berwirausaha. Secara teknis, siswa diajarkan mendesain, memproduksi, mengemas, dan mempromosikan produk kerajinan, serta menyajikan simulasi usaha.

1.1 Kerajinan sebagai Bagian dari Industri Kreatif

Bagian ini menjelaskan posisi kerajinan dalam gelombang ekonomi kreatif, sebagai salah satu dari 14 subsektor industri kreatif yang berkontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia dan menciptakan lapangan kerja. Dipaparkan pula sejarah perkembangan gelombang ekonomi, dari ekonomi pertanian hingga ekonomi kreatif, menekankan peran inovasi dan kreativitas. Diagram yang menampilkan gelombang ekonomi dan subsektor industri kreatif memberikan gambaran yang jelas tentang konteks kerajinan dalam perekonomian nasional. Ini memiliki nilai akademis tinggi karena menghubungkan praktik kerajinan dengan ekonomi makro dan menunjukkan potensi ekonomi dari sektor ini.

1.2 Kewirausahaan Produk Kerajinan

Subbab ini membahas prinsip-prinsip dasar kewirausahaan, khususnya dalam konteks kerajinan. Diskusi tentang hukum ekonomi dasar (penawaran dan permintaan) dikaitkan dengan karakteristik unik kerajinan (jumlah terbatas, keunikan desain) yang memungkinkan penetapan harga yang lebih tinggi. Konsep 6M (Manusia, Uang, Material, Mesin, Metode, Pasar) dijelaskan secara rinci, menekankan pentingnya manajemen sumber daya dalam keberhasilan wirausaha. Skema proses dalam wirausaha kerajinan (Gambar 1.2) yang disajikan secara visual memudahkan pemahaman siswa tentang alur kerja dan pentingnya riset pasar dalam pengembangan produk. Ini memberikan aplikasi praktis dari teori ekonomi dan manajemen.

1.3 Produk Kerajinan Hiasan dari Bahan Limbah

Bagian ini berfokus pada jenis-jenis produk hiasan, baik untuk interior maupun eksterior, serta perhiasan. Siswa diajak mengamati dan mengklasifikasikan berbagai produk hiasan (Tugas Individu 1 dan 2), mendorong observasi dan analisis kritis. Konsep nilai estetika dibahas, membedakan produk hiasan berdasarkan fungsi hias dan fungsi pakai. Gambar-gambar produk hiasan (Gambar 1.3-1.11) memberikan contoh nyata dan visual yang beragam, memperkaya pemahaman siswa. Ini memadukan teori desain dengan praktik, memperkenalkan siswa pada elemen desain seperti bentuk, warna, dan tekstur.

1.4 Bahan Baku Limbah untuk Kerajinan

Subbab ini membahas jenis dan sumber limbah padat, membedakan limbah dari rumah tangga dan industri. Siswa diajak mengidentifikasi berbagai jenis limbah dan potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku kerajinan (Tugas Individu 3 dan 4). Pembahasan tentang karakteristik material limbah (jenis, bentuk, ukuran) serta pentingnya memperhatikan warna dan tekstur dalam menghasilkan produk berkualitas, merupakan inti dari materi ini. Contoh mind map (Gambar 1.14) memberikan teknik visualisasi ide dan pengorganisasian informasi yang berguna. Nilai akademisnya terletak pada integrasi antara pengetahuan material dan proses desain.

1.5 Teknik Produksi Kerajinan Hiasan Berbahan Limbah

Subbab ini membahas tahapan produksi kerajinan: pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing. Penjelasan proses pembahanan untuk berbagai material limbah (kulit jagung, botol plastik, tulang) memberikan contoh praktis pengolahan bahan baku. Gambar-gambar (Gambar 1.17-1.20) memperjelas langkah-langkah teknis. Tugas Kelompok 3 menantang siswa untuk meneliti dan melaporkan teknik produksi, termasuk aspek keselamatan kerja (K3). Ini mengajarkan keterampilan proses dan menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam praktik kerja.

1.6 Langkah-langkah Perancangan Desain, Produksi, dan Biaya Produksi Hiasan

Bagian ini membahas pengembangan desain produk, dimulai dari riset potensi limbah hingga pembuatan prototipe. Tiga pendekatan pengembangan desain dijelaskan: berdasarkan pasar sasaran, eksplorasi material, dan respons terhadap lingkungan. Skema pengembangan desain (Gambar 1.21) memberikan alur visual. Siswa diajak menganalisis pasar sasaran dan berbagai gaya desain (Tugas Kelompok 4), kemudian merencanakan proses produksi dan aspek K3 (Tugas Kelompok 5 dan 6). Penghitungan biaya produksi dan harga pokok produksi per unit (Tugas Kelompok 7) mengintegrasikan teori ekonomi dengan praktik produksi.

1.7 Pengemasan dan Promosi

Subbab terakhir ini menekankan pentingnya kemasan sebagai pelindung produk dan alat promosi. Fungsi kemasan dalam melindungi produk, menambah daya tarik, dan membangun identitas merek dijelaskan. Siswa diajak untuk memahami pentingnya identitas dan merek produk (Tugas Individu 7). Pembahasan ini menghubungkan aspek produksi dengan aspek pemasaran dan manajemen merek, mempersiapkan siswa untuk aspek bisnis dari kewirausahaan.

Gambar

Gambar 1.16 Beragam Limbah Berbahan Alami dan Buatan
Gambar 1.18 Alur Proses Produksi
Gambar 1.19 Teknik Pembahanan Botol Plastik
Gambar 1.21  Skema Pengembangan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini diawali dengan penelitian pendahuluan untuk membuat bahan baku utama, yaitu hidrolisat dari daging kambing kacang dan mendapatkan formula terbaik untuk

Desain perancangan TPS limbah di Perusahaan galangan kapal diawali dengan pengambilan data jenis dan karakteristik limbah B3 , timbulan limbah B3, pengukuran

didik dalam membuat kerajinan dari limbah khususnya limbah kulit jagung.. Perancangan video pembelajaran, diawali dengan pemilihan materi

Teknik membuat dan memasang hiasan strook dari renda, langkah- langkah sama dengan hiasan strook dari kain lurus, biasanya renda yang digunakan untuk membuat

Setelah menyimak teks, siswa mengenal bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat pigura dengan hiasan dari kulit telur.. Siswa dapat membuat pigura

• Riset keperawatan adalah untuk mencari kebenaran yang sistematis pada tingkat praktik, pendidikan, dan administrasi keperawatan. • Riset diawali dengan adanya masalah yang

Dalam hal ini perajin berusaha secara hati-hati dan penuh ketekunan untuk membuat proses mencukil, desain kayu dengan membuat hiasan dekoratif dengan berbagai bentuk-bentuk

HASIL dan PEMBAHASAN Proses Pembuatan Busana Pesta Malam Dengan Hiasan Tassel Proses pembuatan busana pesta malam dengan hiasan tassel, sebagai berikut : 1 Peneliti membuat desain 2