• Tidak ada hasil yang ditemukan

POLA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM TAKSI DI KOTA SURAKARTA ( Studi Kasus Taksi Kosti Solo Dan Gelora Taksi ).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "POLA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM TAKSI DI KOTA SURAKARTA ( Studi Kasus Taksi Kosti Solo Dan Gelora Taksi )."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

POLA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM TAKSI

DI KOTA SURAKARTA

( Studi Kasus Taksi Kosti Solo Dan Gelora Taksi )

Tugas Akhir

untuk memenuhi sebagian persyaratan

mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil

diajukan oleh :

disusun oleh :

MOCHAMAD ANAS FATCHURROCHIM EDDY PURNOMO

NIM : D 100 020 007 NIM : D 100 020 108 NIRM : 02 6 106 03010 50007 NIRM : 02 6 106 03010 50108

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Surakarta merupakan kota yang sedang berkembang yang transportasi dalam kehidupan masyarakatnya merupakan kesatuan mata rantai kehidupan yang berpengaruh dalam

pembangunan. Transportasi juga memiliki peranan yang penting dan strategis, karena merupakan sarana untuk memperlancar mobilitas masyarakat.

Untuk melayani kebutuhan masyarakat Surakarta dalam hal transportasi khususnya, baik pemerintah maupun swasta telah banyak menyediakan sarana transportasi. Sehingga pada pertangahan 1980-an mulai diperkenalkan angkutan taksi yang bisa beroperasi 24 jam dan melayani masyarakat door to door.

Sejalan dengan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang menuntut adanya sarana angkutan yang cepat dan siap pakai sewaktu-waktu, maka taksi menjadi semakin

memasyarakat, artinya taksi sudah menjadi kebutuhan masyarakat Surakarta. Pelayanan angkutan taksi ini akan berjalan baik dan mantap apabila dicapai keseimbangan antara

penyediaan dan permintaan, untuk itu perlu diberikan pelayanan yang nyaman dan memuaskan bagi para pengguna taksi.

Perkembangan yang terjadi di kota Surakarta mempengaruhi bidang perdagangan,

pendidikan yang sedang berlangsung di kota Surakarta. Walau di Surakarta telah terdapat banyak moda transportasi tetapi karena pada daerah-daerah tertentu sering terjadi kemacetan maka semakin banyak orang yang membutuhkan angkutan umum yang cepat mengantarkan ke tempat tujuan. Melihat kondisi di atas dengan semakin banyaknya perusahaan angkutan taksi maka perlu adanya penelitian yang lebih mengenai kinerja pelayanan angkutan taksi tersebut dalam

melayani permintaan dari pelanggan. Oleh sebab itu dalam tugas akhir ini kami mengambil judul Pola Pelayanan Angkutan Umum Taksi Di Kota Surakata.

(3)

B. Rumusan Masalah

Berdasar uraian latar belakang masalah, maka akan dilakukan suatu penelitian mengenai pola pelayanan angkutan taksi di Surakarta, khususnya pelayanan yang melalui via telepon pada Gelora Taksi dan Kosti Solo.

C. Tujuan Penelitian

Penyusunan tugas akhir tentang Pola Pelayanan Angkutan Taksi di Kota Surakarta ini bertujuan untuk :

1) Mengetahui parameter dari antrian mengenai Pelayanan Angkutan Taksi di Kota Surakarta 2) Mengetahui pendapat masyarakat tentang kinerja pelayanan taksi via telepon dengan

menggunakan kuesioner.

3) Membandingkan waktu pelayanan keseluruhan (mulai dari telepon hingga mendapatkan taksi) antara hasil pengukuran dengan penilaian pelanggan.

D. Batasan Masalah

Untuk memperjelas area penelitian dalam penyusunan tugas akhir ini, maka diperlukan beberapa pembatasan, yaitu :

1) Penulis membatasi objek studi pada Gelora Taksi dan Kosti Solo.

2) Karena taksi menganut lintas bebas disebabkan pelayanan pribadi, maka penelepon yang dilayani dibatasi dalam kota Surakarta.

3) Kuesioner mengenai kinerja pelayanan taksi dibagikan kepada para pengguna taksi saat menggunakan jasa taksi tersebut.

4) Parameter- parameter dalam antrian

a) Jumlah orang yang terdapat dalam sistem. b) Jumlah orang yang terdapat dalam antrian c) Waktu yang dibutuhkan orang dalam sistem. d) Waktu yang dibutuhkan orang dalam antrian.

(4)

Manfaat yang diharapkan pada penyusunan tugas akhir ini tentang pola pelayanan angkutan taksi di Surakarta ini adalah :

1. Bagi Perusahaan Taksi

a). Sebagai masukan dan bahan pertimbangan terhadap Perusahaan Gelora Taksi dan Perusahaan Kosti Solo apakah pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan kondisi saat ini atau belum.

b). Mengetahui seberapa besar kekurangan dalam hal pelayanan terhadap masyarakat, serta dapat mengetahui solusi-solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi kekurangan tersebut.

c). Terwujud pelayanan yang makin baik terhadap masyarakat. 2. Bagi Masyarakat

a) Masyarakat dapat membandingkan pelayanan taksi yang ada di Surakarta.

b) Masyarakat lebih tahu keunggulan angkutan taksi dari pada angkutan umum lainnya. 3. Bagi Penulis

Manfaat yang didapat bagi penulis adalah menambah pengetahuan tentang kemajuan lalu lintas kendaraan, khususnya pada angkutan taksi di Surakarta.

F. Keaslian Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Pada bab ini berisi tentang (1) Pola Pergerakan Kota Surakarta, yang akan membahas tentang pola pergerakan yang terjadi di wilayah penelitian, (2) transportasi umum massal

4.5.5 Hasil Analisis Tingkat Pelayanan Sistem Jaringan Angkutan Umum Terhadap Fasilitas Penunjang Permukiman di Kota Surakarta .... Karakteristik Pengguna Angkutan Umum Kota

Maka untuk itulah akan diteliti bagaimana kinerja pelayanan dan kebutuhan jumlah armada pada kebutuhan akan transportasi yang tinggi pada angkutan umum bus antar kota yang

dinamika pembangunan. Kondisi di Kota Surakarta memperlihatkan perkembangan transportasi kearah yang lebih baik hal ini ditunjukkan dengan kondisi jalan yang baik

Transportasi dalam pembangunan nasional, memiliki posisi yang penting dan strategis khususnya di Daerah Salatiga. Transportasi yang lancar mempermudah arus

Batasan kajian ini adalah: 1) Hanya meninjau trayek bus besar PPD Reguler di DKI Jakarta nomor 10, 38, 40, 58 dan 213, 2) Perubahan hanya pada ruas-ruas tertentu bukan

untuk mengetahui karakteristik parkir bagi kendaraan angkutan barang yang. melintas di

“ Menyebarnya perkembangan ke daerah-daerah pinggiran ini ditandai dengan semakin berkembangnya kota-kota kecil di sekitar kota metropolitan dan juga dengan tumbuhnya kota-kota