7 BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1. Kedudukan dan Koordinasi
Pada bagian bab ini penulis akan menjelaskan mengenai kedudukan penulis dan alur koordinasi penulis dengan pembimbing lapangan saat bekerja dalam progam kerja magang. Penulis berkedudukan sebagai perancang grafis dan bekerja untuk menyediakan konten-konten untuk Instagram perusahaan, membantu dalam proses perancangan identitas visual kluster perumahan seperti contohnya kluster BLV, serta pekerjaan terkait grafis desain lainnya.
1. Kedudukan
Pada kesempatan penulis untuk program kerja magang, penulis diberikan kesempatan untuk menduduki posisi perancang grafis dalam divisi promosi, dalam posisi ini penulis disupervisi oleh Wesdiarman selaku kepala sektor promosi dan selaku perancang grafis senior di divisi promosi Fenie Chintya, penulis ikut membantu dalam membuat konten media sosial dan mengedit konten promosi digital maupun cetak.
2. Koordinasi
Dalam program kerja magang, penulis di bawah bimbingan Wesdiarman dan Fenie Chintya. Penulis melakukan pekerjaan dengan membuat konten sosial media dan banner sesuai dengan arahan dan permintaan pembimbing lapangan. Penulis melakukan asistensi dan revisi dengan pembimbing lapangan terkait desain yang dibuat oleh penulis sebelum dikirimkan ke vendor atau di posting.
Untuk pengunaan materi, penulis mendapatkan template dan harus mengikuti standar desain yang sudah ditetapkan oleh Sinar Mas Land, sedangkan untuk materi-materi lainya, penulis diberikan akses akun shutterstock milik Sinar Mas Land agar memudahkan dalam membuat materi-
8 materi sosial media maupun banner, untuk konten sosial media, penulis mencari sumber-sumber dari internet.
Berikut bagan alur koordinasi di tempat penulis melaksanakan program kerja magang :
3.2. Tugas yang Dilakukan
Berikut adalah daftar pekerjaan yang penulis lakukan selama program kerja magang :
Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Magang
No. Minggu Proyek Keterangan
1 1 Pedoman dan Perkenalan Lingkungan Kerja Sinar Mas Land
Briefing singkat mengenai divisi-divisi yang ada di Sinar Mas Land, serta keperluan- keperluan apa saja yang dibutuhkan terkait grafik desain di divisi promosi
2 2 Booklet kluster The
Mozia
Membuat halaman booklet kluster Mozia untuk keperluan promosi, berisi mengenai tampak-tampak tipe rumah dan denahnya
Gambar 3.1. Bagan Alur Koordinasi
9 3 3 Konten Sosial Media
Hari Raya
Membuat konten media sosial Instagram untuk hari raya
4 4 Move In Quickly –
Postingan Sosial Media
Mengedit dan membuat konten sosial media instagram untuk program Sinar Mas Land Move in Quickly
5 5 Move In Quickly –
Banner
Surat Pemberitahuan mengenai penutupan Club House
Mengedit dan membuat banner untuk program Move in Quickly
Mengedit tulisan dalam surat pemberitahuan
6 6 Move In Quickly – iklan, Whatsapp Blast, email blast dan postingan sosial media
Mengedit dan membuat konten untuk program Sinar Mas Land Move in Quickly
7 7 Membuat materi untuk disebarkan agen perumahan dengan tampak website the mozia
Membuat materi untuk sosial media Instagram dengan ilustrasi tampak layar laptop dan ponsel yang memuat website the mozia
8 8 Membuat konten untuk Sosial Media
Membuat materi konten sosial media untuk hari raya Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih
Membuat konten Instagram
Membuat konten media sosial Instagram untuk hari raya Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih
9 9 Membuat konten Hari Membuat konten Instagram
10 Lahir Pancasila untuk
Sosial Media
10 10 Membuat konten untuk Sosial Media
Membuat konten Instagram
11 11 Membuat konten untuk Sosial Media
Membuat materi banner Move In Quickly untuk pameran
Membuat konten Instagram
Membuat materi Move In Quickly berdasarkan template dengan ukuran yang berbeda
12 12 Membuat konten untuk Sosial Media
Membantu Membuat alternatif logo untuk produk baru Sinar Mas Land : BLV
Membuat konten Instagram
Membuat beberapa alternatif logo untuk produk Sinar Mas Land yang baru
3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Selama proses magang berlangsung, penulis membantu divisi promosi – housing 1 di Sinar Mas Land dalam mendesain berbagai keperluan, divisi promosi – housing 1 memiliki perancang grafisnya sendiri, namun berselang satu minggu setelah penulis bekerja, beliau mengajukan cuti karena melahirkan sehingga penulis dituntut agar dapat mengantikan beliau dalam mengerjakan tugas-tugas untuk sementara waktu. Dalam mengerjakan tugas-tugas, penulis dibantu dengan arahan pembimbing lapangan, penulis mengunakan laptop milik pribadi dan komputer yang disediakan oleh perusahaan serta penulis diberikan akses akun shutterstock milik perusahaan untuk memudahkan dalam mencari aset.
11 3.3.1. Proses Pelaksanaan
Berikut penjelasan mengenai pekerjaan yang dilakukan penulis selama masa program magang secara umum :
Uraian berfokus pada beberapa bagian pekerjaan yang penulis lakukan selama magang. Jumlah bagian dikonsultasikan dengan dosen pembimbing. Penjelasan pada bagian ini harus rinci dan menggambarkan apa yang penulis kerjakan. Foto- foto hasil dan proses pekerjaan yang penulis lakukan dapat ditampilkan pula di bagian ini.
1. Perancangan Alternatif Identitas Visual Untuk Kluster “BLV”
Dalam perancangan identitas produk kluster “BLV”, penulis diberikan contoh berupa desain yang telah dibuat oleh penanggung jawab lapangan, setelah mendapatkan contoh dan refrensi, penulis memulai proses mendesain dengan membuat mindmap sederhana. Kluster “BLV”
adalah kluster perumahan komersial dengan pelengkap kluster rumah toko yang terletak di depan pintu kluster, kluster “BLV” bergaya modern dan minimalis dengan tampak rumah bewarna abu-abu dan coklat, dari informasi yang tersedia mengenai kluster “BLV”, penulis memulai untuk membuat kata kunci, dari mindmap yang telah dibuat penulis mendapatkan kata kunci elegan dan minimalis, dari kata kunci tersebut penulis menentukan elemen-elemen apa saja yang akan digunakan seperti jenis font dan warna, penulis mengunakan font berjenis sans serif seperti HK Grotesk, Museo Sans, Noto Sans, Rawengulk, dan Lexa Terra.
Pemilihan font berdasarkan kata kunci elegan dan minimalis, untuk pemilihan warna penulis memilih warna-warna elemen dari lingkungan serta produk rumah kluster BLV seperti warna abu-abu dan coklat dari warna rumah, hijau dari tampak lingkungan BLV, kuning serta oranye dipilih dari produk De Latinos karena kluster BLV yang tergabung di dalam kluster De Latinos. Setelah proses pencarian kata kunci, penulis
12 memulai untuk membuat sketsa dan diakhiri dengan proses realisasi dengan mengunakan Adobe Illustrator.
Setelah melakukan proses realisasi, penulis melakukan asistensi dengan pembimbing lapangan, pembimbing lapangan memberikan saran untuk membuat identitas visual mengikuti refrensi dari identitas visual yang ada di dalam model 3D tampak pintu gerbang kluster yang sudah dibuat sebelumnya, identitas visual yang terdapat di dalam foto ilustrasi mengunakan unsur bentuk lingkaran dan font, maka penulis membuat beberapa alternatif yang mengunakan unsur bentuk lingkaran.
Gambar 3.1 Ilustrasi Tampak Pintu Kluster “BLV”
13 Gambar 3.2. Ilustrasi Tampak Kluster “BLV”
Gambar 3.3. Font HK Grotesk (Sumber : www.squirelfont.com)
14 Gambar 3.4. Font Museo Sans
(Sumber : www.squirelfont.com)
Gambar 3.5. Font Avenir (Sumber : www.squirelfont.com)
Gambar 3.6. Font Noto Sans (Sumber : www.squirelfont.com)
15 Gambar 3.7. Font Rawengulk
(Sumber : www.squirelfont.com)
Gambar 3.8. Font Lexa Tera Regular (Sumber : www.squirelfont.com)
Berdasarkan refrensi yang diberikan oleh penanggung jawab lapangan, penulis membuat identitas visual berjenis logotype dengan menggunakan font Avenir, HK Grotesk, Museo Sans, Noto Sans dan Lexa Tera Regular dan Rawengulk untuk identitas visual “BLV”. Sedangkan
16 untuk kata “De Latinos” dalam logotype penulis menggunakan font Rawengulk dan Lexa Tera Regular.
Gambar 3.9. Refrensi Identitas Visual
Gambar 3.10. Mindmap
17 Gambar 3.11. Sketsa
Gambar 3.12. Artboard Identitas Visual
18 Gambar 3.13. Palet Warna dan Foto Pintu Gerbang Kluster De Latinos
Pemilihan warna diambil dari elemen-elemen yang ada di lingkungan kluster BLV seperti warna abu-abu, coklat serta hijau, sedangkan warna kuning dan oranye diambil dari elemen warna logotype kluster De Latinos karena kluster BLV masih merupakan bagian dari kluster De Latinos.
Gambar 3.14. Alternatif Identitas Visual 1
Dalam alternatif yang pertama penulis mengunakan font Noto Sans bold pada kata “BLV” dan rawengulk untuk kata “De Latinos”, penulis mengabungkan elemen-elemen warna yang ada dalam lingkungan kluster BLV.
19 Gambar 3.15. Alternatif Identitas Visual 2
Pada alternatif yang kedua penulis menggunakan font noto sans regular untuk kata “BLV” dan “De Latinos”, dengan warna kuning serta abu, untuk bagian kotak huruf “L” terdapat warna gabungan dari warna kuning dan abu-abu, warna tersebut tercipta dari warna abu-abu yang diubah ke multiply, dan ditimpa dengan warna kuning, penulis ingin mengambarkan elemen-elemen yang ada di kluster BLV yang membentuk satu perpaduan antara elemen yang lain dengan elemen lainnya.
Gambar 3.16. Alternatif Identitas Visual 3
Untuk alternatif yang ketiga penulis mengambil saran dari penanggung jawab lapangan untuk membuat identitas visual dengan
20 menggunakan elemen lingkaran, dalam alternatif ini penulis mengunakan font Lexend Terra Regular untuk kata “BLV” dan Avenir untuk penulisan
“De Latinos”.
Gambar 3.17. Alternatif Identitas Visual 4 dan 5
Pada alternative keempat dan kelima, penulis lebih menekankan unsur lingkaran pada logotype berdasarkan refrensi serta saran penanggung jawab lapangan, penulis lebih banyak menggunakan warna coklat pada alternatif keempat untuk menujukan sisi minimalis dan elegan dengan font Lexend Tera Bold untuk kata “BLV” dan Regular untuk kata “De Latinos”, untuk alternatif kelima penulis menggunakan font Rawengulk bold, untuk kata “BLV” dan “De Latinos”, penulis mencoba untuk bermain dengan lingkaran pada alternatif kelima.
21 Gambar 3.18. Alternatif Identitas Visual 6
Untuk alternatif terakhir penulis menggunakan font Rawengulk dan Lexend Terra regular untuk kata “De Latinos”, penulis menggunakan gradien warna coklat serta gradien warna antara oranye, coklat dan kuning untuk warna latar tema.
2. Halaman Booklet Kluster The Mozia, Whatsapp Blast dan Denah Tugas pertama penulis adalah membuat beberapa halaman booklet untuk kluster Amarine, penulis diberikan penjelasan singkat dan materi-materi dari perancang grafis, materi-materi ini berupa gambar- gamber denah dan tampak rumah serta logo kluster dan contoh halaman booklet sehingga untuk pengaturan layout penulis harus mengikuti contoh tersebut, sebelum melakukan pekerjaan penulis diberi tahu mengenai tipe-tipe rumah serta cara untuk mengetahui angka tipe rumah berdasarkan denah dan luas bangunan. Selain booklet penulis juga membuat Whatsapp Blast tampak perumahan dengan format ukuran 800x800 px dan mengubah tampak denah untuk kluster Amarine kedalam ukuran 628 x 1200 px.
22 Gambar 3.19. Artboard Pengerjaan
Gambar 3.20.Booklet Mozia
23 Gambar 3.21. Whatsapp Blast
Gambar 3.22. Denah Kluster Amarine
24 3. Materi Sosial Media Hari Raya Isra Miraj dan Nyepi
Penulis membuat ucapan selamat Hari Hari Raya Isra Miraj dan Nyepi dengan mengambil aset-aset grafis yang disediakan dari Shutterstock milik perusahaan, penulis membuat dua alternatif disertai dengan logo BSD dan kluster The Mozia dan Savia. Untuk tugas ini penulis di berikan kebebasan dari pembimbing lapangan untuk berkreasi sendiri sehingga tidak diperlukan asistensi atau perbaikan dalam pembuatannya. Font yang penulis gunakan dalam pembuatan konten sosial media ini adalah Sophia, Mirador, Montserrat, dan Merienda One
Gambar 3.23. Artboard Pengerjaan
25 Gambar 3.24. Font Sophia
Gambar 3.25. Font Mirador
Gambar 3.26. Font Montserrat
26 Gambar 3.27. Font Merienda One
(Sumber : www.squirelfont.com)
Gambar 3.28. Palet Warna
27 Gambar 3.29. Materi Sosial Media Isra Miraj dan Nyepi The Mozia
28 Gambar 3.30. Materi Sosial Media Isra Miraj dan Nyepi The Savia
4. Materi Sosial Media Move In Quickly Savia dan Amarine
Sebelum penulis membuat tugas ini, penulis diberikan template yang sudah diberikan oleh pembimbing lapangan, font, copywriting dan tata letak dalam materi ini sudah ditentukan namun untuk copywriting promosi, penulis membuat copywriting promosi dan revisi berdasarkan arahan yang diberikan pembimbing lapangan , pada saat revisi penulis diberikan arahan untuk mengganti copywriting dan banner atau emblem untuk copywriting promosi agar lebih menarik penulis mengedit gambar yang ada di dalam template dan memberikan logo , konsep materi program Move in Quickly adalah gambar tangan yang sedang memegang rumah, penulis bertugas untuk mengganti gambar rumah di dalam tangan dalam materi Move in Quickly dengan gambar-gambar rumah kluster Amarine dan Savia selain itu penulis juga membuat materi bermuatan gambar tampak interior dalam rumah. Penulis menggunakan Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator dalam mengerjakan tugas ini serta membuat 3 versi untuk kluster Amarine dan 6 versi untuk Savia dengan gambar yang berbeda-beda. Untuk konten Move In Quickly, font baku untuk template yang dipakai adalah font Euromode, penulis menggunakan font Bebas Neue untuk penulisan copywriting
29 Gambar 3.31. Font Euromode
(Sumber : www.squirelfont.com)
Gambar 3.32. Font Bebas Neue
(Sumber : www.squirelfont.com)
30 Gambar 3.33. Materi Sosial Media Move In Quickly Amarine Sebelum
Revisi
Gambar 3.34 Aset Emblem Vektor
31 Gambar 3.35 Artboard Media Sosial
Gambar 3.36. Materi Move In Quickly Sosial Media Amarine Sesudah Revisi
32 Gambar 3.37. Materi Sosial Media Move In Quickly Savia Tampak Depan dan Dalam
Rumah
5. LED Banner dan Banner Cetak Move In Quickly Savia dan Amarine Pada proses pengerjaan tugas ini, konsep, materi, serta copywriting yang diberikan sama seperti saat pembuatan tugas media sosial Move In Quickly hanya saja ukuran serta layout dari banner ini sedikit berbeda, jika untuk media sosial layout berbentuk horizontal, untuk banner cetak layout berbentuk vertikal namun banner LED tetap berbasis horizontal,
33 terdapat penambahan medali dengan copywriting “Limited Unit”, namun setelah di revisi copywriting tersebut dihilangkan sedangkan copywriting
“Rumah Tipe 131” mengacu pada unit tipe rumah di kluater Amarine.
Penulis membuat 3 versi untuk kluster Amarine dan 6 versi untuk Savia dengan gambar yang berbeda-beda.
Gambar 3.38. Artboard LED Move In Quickly Savia Tampak Depan dan Dalam Rumah
34 Gambar 3.39. Artboard Banner Move In Quickly Savia Tampak Depan dan Dalam
Rumah
Gambar 3.40 Aset Emblem Vektor
35 Gambar 3.41. Materi Banner Move In Quickly Amarine
Gambar 3.42. Materi Banner Move In Quickly Savia
36 Gambar 3.43 Materi Banner LED Move In Quickly Savia
Gambar 3.44. Materi Banner LED Move In Quickly Amarine
6. Iklan dan Whatsapp Blast Move In Quickly
Dalam tugas ini penulis diberikan contoh sehingga penulis harus menyesuaikan tugas sesuai dengan contoh yang sudah diberikan. Karena pada saat penulis mengerjakan tugas ini pandemi sedang terjadi maka pihak Sinar Mas Land memutuskan untuk menyematkan copywriting
#dirumahaja untuk iklan di sosial media Instagram, beserta dengan gambar tampak dari atas keadaan lingkungan kluster amarine dan sekitarnya dan nomor kontak dan website kluster, penulis mengunakan font Quicksand untuk materi #dirumahaja. Penulis membuat 2 versi tugas yaitu untuk kluster Amarine dan Savia.
37 Gambar 3.45. Iklan Instagram Berisi Nomor Kontak yang Dapat Dihubungi
Gambar 3.46. Iklan Tampak Dari Atas Lingkungan Sekitar Kluster Amarine
38 Gambar 3.47. Iklan Move In Quickly #dirumahaja
Gambar 3.48. Iklan Move In Quickly
39 7. Materi Promosi Sosial Media #BeliRumahDariRumah
Penulis diberikan tugas oleh penanggung jawab lapangan untuk membuat foto ilustrasi dengan tampilan website kluster perumahan Mozia untuk disebarkan ke agen-agen dan konten sosial media, arahan dan konsep diberikan oleh penanggung jawab lapangan, penulis kemudian mengambil gambar dari shutterstock dan mengedit gambar yang tertera di layar handphone dan laptop.
Gambar 3.49. Artboard Materi Media Sosial #BeliRumahDariRumah
40
Gambar 3.50. Konten Media Sosial #BeliRumahDariRumah
8. Konten Instagram Tips Finansial dan Ucapan Hari Raya Idul Fitri serta Kenaikan Isa Almasih
Dalam mengerjakan konten sosial media Instagram, penulis mencari sumber informasi untuk tips dari internet, kemudian mengubah informasi yang awalnya berbentuk artikel menjadi materi untuk sosial media dengan penjelasan berilustrasi, Penulis diberikan arahan singkat oleh pembimbing lapangan untuk menentukan konten sosial media lalu penulis memutuskan untuk mengambil topik mengenai pendapatan pasif yang penulis coba kemas dengan judul “Mau Tau ? 5 Cara Menghasilkan Uang Saat Kamu Tidur” setelah materi sudah jadi penulis melakukan proses asistensi dengan pembimbing lapangan.
Untuk aset yang penulis gunakan dalam karya-karya ada yang penulis buat sendiri, dari akun Shutterstock dan Freepik serta aset gambar rumah yang berasal dari Sinar Mas Land, penulis menggunakan font Bebas Neue”dan “Quicksand”. Dalam perancangan konten sosial media tips finansial penulis menggunakan grid modular.Menurut Graver dan Jura (2012) modular grid cocok digunakan untuk proyek desain yang memiliki banyak unsur didalamnya. (hlm.32)
41 Gambar 3.51. Artboard Konten Instagram Finansial
Gambar 3.52. Artboard Konten Instagram Ucapan Hari Raya
42 Gambar 3.53. Font Bebas Neue
(Sumber : www.cooltext.com )
Gambar 3.54. Font Quicksand (Sumber : www.cooltext.com )
Gambar 3.55. Palet Warna Yang Digunakan
43
Gambar 3.56. Konten Instagram Mengenai Finansial
44 Gambar 3.57. Konten Instagram Hari Raya Idul Fitri Zena
45 Gambar 3.58. Konten Instagram Hari Kenaikan Isa Almasih
9. Konten Instagram Tips Finansial “Bebas Secara Finansial”
Penulis membuat konten Instagram dengan topik finansial berjudul
“Gimana Caranya Untuk Bebas Secara Finansial”, pemilihan topik didasari dari permintaan penganggung jawab lapangan untuk membuat
46 konten-konten bertemakan finansial. Penulis mengambil aset gambar- gambar dari freepik dan shutterstock. Untuk konten penulis mencari sumber dari internet. Karena topik yang dipilih adalah mengenai keuangan penulis mengunakan tema latar berilustrasi gambar uang, dan memilih warna biru. Menurut Cerrato (2012) warna biru adalah warna yang merepresentasikan kepercayaan, intregritas, dan ketenangan (hlm.11-12).
Setelah melewati proses asistensi dengan penanggung jawab lapangan, penulis diberikan saran untuk tidak mengunakan warna bertema biru lagi untuk konten selanjutnya dikarenakan sebelumnya penulis sudah mengunakan warna biru untuk konten finansial sebelumnya, dan warna biru yang terlalu gelap membuat mata pembaca menjadi cepat bosan.
Penulis menggunakan grid modular untuk perancangan konten sosial media “Bebas Secara Finansial”. Menurut Graver dan Jura (2012) modular grid cocok digunakan untuk proyek yang memiliki banyak unsur didalamnya. (hlm.32)
Gambar 3.59. Artboard Konten Instagram
47 Gambar 3.60. Palet Warna
Gambar 3.61. Grid Modular
48 Gambar 3.62. Pengunaan Grid Pada Karya
49 Gambar 3.63. Konten Media Sosial “Bebas Secara Finansial”
10. Konten Instagram “5 Tips Untuk Tetap Produktif Pada Saat Work From Home” dan konten Ucapan Selamat Hari Pancasila
Penulis memutuskan untuk membuat konten Instagram dengan tema lain selain tema atau topik finansial, pemilihan topik mengenai bekerja di rumah, penulis ambil berdasarkan keadaan lingkungan serta masyarakat yang terkena dampak wabah virus corona sehingga banyak kantor dan perusahaan, tak terkecuali Sinar Mas Land yang memutuskan untuk memberlakukan kegiatan bekerja dari rumah bagi karyawannya.
Atas masukan penanggung jawab terhadap konten sosial media yang penulis buat sebelumnya, penulis memutuskan untuk mengunakan warna biru dengan tint yang lebih muda, warna yang penulis pilih adalah warna biru toska, Menurut Cerrato (2012) warna toska secara psikologis merepresentasikan kejernihan dalam berpikir, dan energi yang positif, dalam bisnis warna toska dapat merepresentasikan media komunikasi srta ekspresi diri sendiri (hlm. 10). Untuk perancangan konten media sosial ucapan hari Pancasila, penulis mengunakan elemen warna yang terdapat di
50 bendera kebangsaan Indonesia yaitu warna merah dan putih, penulis mengambil aset berupa ilustrasi vektor dari freepik dan Shutterstock.
Penulis menggunakan grid modular untuk perancangan konten sosial media “Bebas Secara Finansial”. Menurut Graver dan Jura (2012) modular grid cocok digunakan untuk proyek yang memiliki banyak unsur didalamnya. (hlm.32)
Gambar 3.64. Artboard Konten Media Sosial
Gambar 3.65. Font HK Grotesk (Sumber : www. www.squirelfont.com)
51 Gambar 3.66. Palet Warna Untuk Konten Media Sosial
Gambar 3.67. Grid Modular
52 Gambar 3.68. Pengunaan Grid Pada Konten Media Sosial
Gambar 3.69. Konten Media Sosial “5 Tips Untuk Tetap Produktif Saat WFH”
53 Gambar 3.70. Palet Warna Untuk Konten Media Sosial Ucapan Hari Pancasila (Kiri)
Konten Instagram Ucapan Hari Pancasila (Kanan)
11. Membuat Banner “Move In Quickly” Untuk Booth
54 Penanggung jawab lapangan memberikan penulis tugas untuk membuat banner turunan dari desain sosial media “Move In Quickly”, banner berukuran 134 x 76 cm, desain template “Move In Quickly” yang mengunakan gambar foto asli atau bukan ilustrasi, mengambarkan sebuah tangan yang menadahkan rumah di telapak tangan tersebut. Penulis diberikan tugas untuk menganti gambar rumah, menjadi rumah dari kluster Savia dan Amarine, dengan logo kluster yang berbeda disematkan di sebelah kanan banner.
Gambar 3.71. Artboard Banner Booth
55 Gambar 3.72. Banner Untuk Booth Dengan Tema Move In Quickly
Gambar 3.73. Booth Di Mall Aeon
3.3.2. Kendala yang Ditemukan
Setelah melakukan program kerja nyata di Sinar Mas Land, penulis menemui beberapa kendala, kendala-kendala tersebut antara lain :
1. Kendala Internal
Dalam mengerjakan tugasnya penulis mengakui bahwa kerap kali tidak teliti dalam mengerjakan tugas, kelalaian yang sering penulis temukan dan lakukan adalah kesalahan dalam proses mendesain seperti penempatan posisi logo yang tidak sama atau seragam antara satu desain dengan desain
56 lainnya sehingga kelihatan tidak rapid atau hasil karya masih memiliki sisa kosong / putih yang belum tertutupi, penulis baru menyadari hal tersebut ketika sudah mengumpulkan tugas sehingga harus melakukan revisi hingga berulang kali.
2. Kendala Eksternal
Penulis menemui kendala yaitu keterbatasan alat yang digunakan, terkadang karena proyek yang dikerjakan terlalu banyak atau berat, laptop yang dimiliki oleh penulis memproses pengerjaan dengan lambat dan terkadang mucul notifikasi “not responding” sehingga penulis terpaksa untuk menutup paksa aplikasi atau aplikasi tertutup secara tiba-tiba sebelum penulis menyimpan data proyek.
3.3.3. Solusi Atas Kendala yang Ditemukan
Solusi yang penulis lakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang penulis alami selama program kerja nyata atau magang adalah sebagai berikut:
1. Solusi Internal
Penulis belajar untuk selalu memeriksa kembali atau mengevaluasi proyek sebelum penulis kirimkan kepada penanggung jawab lapangan, pemeriksaan dilakukan untuk meminimalisir kesalahan yang sering penulis lakukan sehingga karya atau proyek dapat segera dikirimkan, dicetak atau di post tanpa harus kembali diperbaiki atau direvisi.
2. Solusi Eksternal
Dalam mengatasi kenala yang penulis temui yaitu keterbatasan alat, penulis menemuakan solusi atas bimbingan penanggung jawab lapangan yaitu dengan mengunakan komputer milik perusahaan, penulis diperolehkan untuk mengunakan komputer milik perusahaan ketika
57 perancang grafis senior yang menggunakan komputer tersebut cuti, sehingga penulis dapat mengerjakan tugas dengan nyaman dan tanpa kendala yang berarti karena diizinkan untuk menggunakan komputer milik perusahaan.