RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ALAT OPTIK LUP
Satuan Pendidikan : SMA Islam 1 Surakarta Kelas / Semester : XI-MIPA/Gasal
Tema : Alat Optik
Sub Tema : Lup
Pembelajaran ke : 1
Alokasi waktu : 10 Menit
Penyusun : Imam Muhtarom, S.Pd Surel : [email protected] A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning berupa diskusi tentang Alat Optik Lup, peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengintepretasi laporan hasil diskusi dengan disilin, tanggnng jawab kerja keras dan sopan santun dalam komunikatif selama proses Pembelajaran
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (2 Menit)
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi Alat Optik dengan materi sebelumnya yaitu Lensa serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi Alat Optik.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan mempelajari materi : Perpindahan Kalor.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh.
KegiatanInti ( 6 Menit )
Kegiatan Literasi
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Alat Optik dengan cara melihat, mengamati, tayangan Gambar/Alat Optik Lup yang tampilkan.
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar khususnya pada materi Alat Optik.
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, dan saling bertukar informasi mengenai Alat Optik Lup.
Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu terhadap hasil presentasi
Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Alat Optik Lup. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
KegiatanPenutup (2 Menit)
• Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
• Guru Memberikan penghargaan ( misalnya Pujian atau bentuk penghargaan lain yang Relevan kepada kelompok yang kinerjanya Baik.
• Menugaskan Peserta didik untuk terus mencari informasi dimana saja yang berkaitan dengan materi/pelajaran yang sedang atau yang akan pelajari.
• Guru Melaksanakan Kuis Tentang Alat Otik Lup
• Guru menyampaikan materi pembelajaran berikutnya.
• Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan doa.
C. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1. Penilaian Sikap, (pada lampiran) 2. Penilaian Pengetahuan (pada lampiran)
3. Penilaian Kompetensi Keterampilan (pada lampiran)
Surakarta, 7 Juli 2022 Guru Mata Pelajaran
(Imam Muhtarom, S.Pd)
Lamiran : 1. Materi
Lup atau Kaca Pembesar
Lup, kaca pembesar atau suryakanta adalah sebuah alat optik yang berupa lensa cembung yang mempunyai titik fokus yang dekat dengan lensanya. Benda yang akan diperbesar terletak di dalam titik fokus lup itu atau jarak benda ke lensa lup tersebut lebih kecil dibandingkan jarak titik fokus lup ke lensa lup tersebut. Bayangan yang dihasilkan bersifat tegak, maya, dan diperbesar. Lup ditemukan oleh seorang dari Arab bernama Abu Ali al-Hasan Ibn Al-Haitham.
Lup biasanya terpasang dengan tangkai kecil agar mudah digenggam. Lup dapat digunakan untuk memfokuskan dan memusatkan sinar ultraviolet dari matahari menggunakan lup ke selembar kertas tipis atau daun kering untuk membuat titik panas pada fokus yang lama-kelamaan akan menyalakan api. Lup atau kaca pembesar identik dengan ikon detektif yang melekat pada serial Sherlock Holmes.
Prinsip kerja lup dapat dijelaskan pada Gambar
Perbesaran Sudut (Anguler)
Perbesaran Sudut (Anguler) Pada Lup meruakan Perbandingan antara Sudut penglihatan dengan menggunakan Lup dibanding dengan sudut penglihatan tanpa Lup.
Keterangan:
M = Perbesaran lup
= Sudut yang dibentuk oleh mata ketika menggunakan lup
= Sudut yang dibentuk oleh mata telanjang
Perbesaran Lup
Pada umumnya, penulisan matematis dari perbesaran lup itu kayak gini, Sob
Keterangan:
M = Perbesaran Lup
= Titik dekat mata normal (25 cm)
f = Fokus Lup (cm)
L = Jarak dari mata ke bayangan
l = Jarak dari mata ke lup
Perbesaran Berakomodasi Maksimum
Pada kondisi perbesaran berakomodasi maksimum, posisi mata diletakkan dekat dengan lup (berlaku ). Selain itu, bayangan akan jatuh di titik terdekat dengan mata
(berlaku ).
Perbesaran Tidak Berakomodasi
Pada kondisi perbesaran tidak berakomodasi, maka bayangan akan jatuh di titik terjauh dari mata (sehingga berlaku ).
2. Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD)
ALAT OPTIK LUP 1. Tujuan Kegiatan :
Menganalisis pembentukan bayangan pada lup dengan menerapkan prinsip pembiasan cahaya pada Lup.
2. Landasan Teori
Lup merupakan suatu alat optik yang tersusun dari sebuah gagang yang dijadikan pegangan, serta lensa cembung yang fungsinya berguna untuk membantu mengamati benda- benda yang semula nampak kecil dan kabur menjadi lebih besar dan jelas. Kegunaan Lup untuk mengamati sesuatu yang ukurannya terlalu kecil untuk dilihat pake mata telanjang. Lup juga sering banget dipake buat menunjang proses pemecahan suatu kasus oleh detektif
Bagian Bagian Lup
1. Tangkai Lup. Tangkai atau pegangan lup digunakan pengamat untuk memegang Lup Pada proses penggunaanya. Tangkai ini dapat dipisahkan dengan lingkaran Pegangan Lensa.
2. Skrup Pengendali . Skrup penghubung ini berfungsi menghubungkan antara tangkai Lup dengan kepala Lup, berupa logam tipis yang juga berfungsi menguatkan pegangan kepala Lup terhadap Lensa cembungnya
3. Kepala/bingkai Lup. Lingkaran penuh yang digunakan sebagai bingkai dari Lensa cembung pada Lup. Bingkai ini mirip dengan bingkai kacamata yang memegang Lensa, akan tetapi bingkai kepala Lup berupa Lingkaran penuh.
4. Lensa Cembung Lup. Lup menggunakan lensa cembung, yang berfungsi memperbesar benda berukuran kecil sehingga tampak besar.
Dalam menggunakan lup dikenal dua cara pengamatan yaitu pengamatan dengan mata berakomodasi maksimum dan pengamatan dengan mata tidak berakomodasi. Oleh karena itu, proses pembentukan bayangan pada lup juga ada dua macam yaitu pada mata berakomodasi maksimum dan mata tanpa akomodasi .Proses pembentukan bayanngan pada Lup ini secara umum sama dengan proses pembentukan bayangan pada lensa cembung dengan menggunakan sinar-sinar istimewa lensa cembung yaitu :
1. Sinar datang sejajar sumbu utama lensa dibiaskan melalui titik fokus
2. Sinar datang melalui titik fokus pertama dibiaskan sejajar sumbu utama lensa 3. Sinar yang datang melalui pusat lensa diteruskan tanpa dibiaskan
3. Kegiatan
a) Gambar Sebuah benda berupa garis vertical dengan tinggi 1 cm antara pusat kelengkungan lensa (O) dengan titik focus lensa yang disebelah kiri gambar (F1) pada gambar yang telah disediakan
b) Gambarkanlah proses pembentukan bayangan oleh lup dengan menggunakan sinar-sinar istimewa lensa cembung!(Gunakan Sinar istimewa (i) dan (iii)
c) Letak Bayangan ditentukan dari perpotongan sinar bias dari kedua sinar istimiwa tersebut, apa bila sinar bias tidak berpotongan maka letak bayangan terletak pada perpotongan erpanjangan kedua sinar bias kea rah belakang dengan mengguakan garis putus putus. Tarik Garis lurus ke arah sumbu Utama, inilah pembentukan bayangan pada lup.
d) Dimanakah Pembentukan Bayangan benda dari hasil penggambaran diatas?
e) Bagaimana Sifat Bayangan yang dibentuk oleh Lup tersebut?
f) Ukur Tinggi bayangan yang terbentuk dengan menggunakan mistar, berapa tinggi Bayangan yang terbentuk?
g) Hitung Perbesaran Bayangan dengan rumus = Tinggi Bayangan : Tinggi benda, berapa Perbesaran yang terbentuk?
h) Jika seorang pengamat menggunakan lup dengan mata berakomodasi maksimum, agar bayangan yang dihasilkan jelas maka benda diletakkan antara titik O dan F1 (di ruang I) sehingga peroleh bayangan yang terletak pada titik dekat mata pengamat (s' = Sn).
Perbesaran yang dihasilkan lup mata berakomodasi maksimum Perbesaran yang dihasilkan oleh lup adalah :
Untuk mata normal dan berakomodasi maksimum, bayangan yang terbentuk berada pada jarak baca normal (Sn) yaitu 25 cm oleh karena itu -s'+ y = Sn (tanda negatif (-) menunjukkan bayangan di depan lensa) dan mata dianggap dempet dengan lup (y = 0)
𝑀 = 𝑆𝑛 𝑆𝑛 𝑆𝑛. 𝑦
+ −
sehingga diperoleh:
………..
Sehingga Perbesaran Lup untuk mata berakomodasi maksimum adalah :
………...
i) Jika seorang pengamat menggunakan lup dengan mata tanpa akomodasi, agar bayangan yang dihasilkan jelas maka benda diletakkan tepat dititik fokus F sehingga diperoleh bayangan yang terletak jarak tak terhingga (s' = ∞ )
j) Gambar Sebuah benda berupa garis vertical dengan tinggi 1 cm teat diatas titik focus lensa yang disebelah kiri gambar (F1) pada gambar yang telah disediakan
………..
k) Gambarkanlah proses pembentukan bayangan oleh lup dengan menggunakan sinar-sinar istimewa lensa cembung!(Gunakan Sinar istimewa (i) dan (iii)
l) Letak Bayangan ditentukan dari perpotongan sinar bias dari kedua sinar istimiwa tersebut, apa bila sinar bias tidak berpotongan maka letak bayangan terletak pada perpotongan erpanjangan kedua sinar bias kea rah belakang dengan mengguakan garis putus putus. Tarik Garis lurus ke arah sumbu Utama, inilah pembentukan bayangan pada lup.
m) Dimanakah Pembentukan Bayangan benda dari hasil penggambaran diatas?
n) Bagaimana Sifat Bayangan yang dibentuk oleh Lup tersebut?
o) Perbesaran yang dihasilkan lup mata tanpa akomodasi dapat dicari dari rumus tadi
Untuk mata tak berakomodasi, bayangan terbentuk di tak terhingga sehingga (−𝑠′ + 𝑦 = ~) sehingga perbesaran bayangan yang dibentuk lup untuk mata tak berakomodasi adalah :
Sehingga diperoleh perbesaran yang dihasilkan oleh lup dengan mata tanpa akomodasi adalah:
……….……
𝑀 = 𝑆𝑛 𝑆𝑛 𝑆𝑛. 𝑦
+ −
3. Penilaian Pengetahuan
PENILAIAN ASPEK PENGETAHUAN
Pilihlah Alternatif Jawaban di Bawah ini dengan cara menyilang diatas huruf di depan Jawaban yang Anda anggap paling benar
1. Salah satu alat optik yang terdiri dari satu lensa cembung, digunkan untuk melihat bena-benda kecil, agar terlihat lebih besar disebut…
a. Lup
b. Mikroskop c. Teropong d. Kamera e. Kaca mata
2. Lensa yang digunakan untuk pembuatan lup adalah ….
a. Lensa cekung b. Bikonkaf c. Lensa cembung d. Lensa mata
e. Lensa cembung cekung
3. Benda terlihat dengan jelas mengggunakan lup jika benda tersebut berada pada posisi ….
a. Titik dekat pengamat
b. Titik jauh
c. Titik focus
d. samping lensa
e. Belakang lensa
4. Sifat-sifat bayangan benda saat dilihat menggunakan bantuan lup….
a. Nyata, diperbesar, terbalik
b. Maya, diperkecil, tegak
c. Maya, diperbesar, tegak
d. Nyata, diperkecil, terbali
e. Nyata, diperbesar, tegak
5. Cara kerja lup sama seperti lensa cembung yaitu …
a. Memantulkan cahaya
b. Membiaskan cahaya
c. Menyerap cahaya
d. Menguraikan cahaya
e. Memadukan
6. Rumus dari pembesaran bayangan lup untuk mata tak berakomodasi adalah ….
7. Rumus mencari pembesaran bayangan benda pada benda berakomodasi maksimum adalah …
8. Sebuah lup memiliki titik fokus 2 cm pembesaran anguler jika mata tak berakomodasi adalah …
a.10 kali b.20 kali c.12,5 kali d.5 kali e.15 kali
9. Sebuah lup memiliki titik fokus 2 cm perbesaran anguler jika mata berakomodasi berakomodasi maksimum adalah ….
a.10 kali b.13,5 kali c.12,5 kali d.5 kali e.15 kali
4. Penilaian Ketrampilan
RUBRIK PENILAIAN KETRAMPILAN
Sekolah : SMA Islam 1 Surakarta
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/smt : XI-MIPA
Guru Mata Pelajaran : Imam Muhtarom, S.Pd Materi pokok : Alat Optik Lup
Teknik penilaian : observasi pelaksanaan dan hasil diskusi kelompok pada LKPD
Aspek yang dinilai Indikator penilaian nilai
A. Aktif dalam diskusi kelompok
aktif memberikan solusi pada diskusi kelompok 4 Mengikuti diskusi dengan aktif dan siap memberikan
bantuan tetapi belum bisa memberikan solusi permasalahan
3
Aktif mengikuti diskusi tetapi tidak memberi solusi dan bantuan
2 Kurang tanggap terhadap diskusi kelompok 1 B. terampil dalam
menemukan konsep penyelesaian LKPD
Mampu menyelesaikan langkah awal sampai kesimpulan pada LKPD dan sudah benar
4 Mampu menyelesaikan langkah awal sampai akhir pada
LKPD namun ada bagian-bagian yang belum tepat
3 Hanya menyelesaikan langkah yang dipahami saja 2 Belum mampu menyelesaikan langkah awal sampai
kesimpulan pada LKPD
1 C. Terampil dalam
menyajikan LKPD
LKPD dikerjakan dengan tulisan yang rapi (tulis tangan / ketikan) dan urut
4 LKPD dikerjakan belum rapi(tulis tangan / ketikan) 2
D. Terampil dalam mengkomunikas ikan hasil diskusi
Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar dan mampu menjawab pertanyaan.
4
Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar tetapi belum mampu menjawab pertanyaan.
3
Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, namun hasilnya belum tepat dan belum mampu menjawab pertanyaan.
2
Belum mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar dan belum mampu menjawab pertanyaan.
1
Pedoman penilaian ketrampilan : nilai jumlahskor
x 25 = A + B +C + D X 25
4 4
5. Penilaian Sikap
RUBRIK PENILAIAN SIKAP
Sekolah : SMA Islam 1 Surakarta
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/smt : XI-MIPA
Guru Mata Pelajaran : Imam Muhtarom, S.Pd Materi pokok : Alat Optik Lup
Teknik penilaian : observasi sikap siswa selama kegiatan pembelajaran
Aspek yang dinilai
A. Disiplin dalam pengumpulan tugas B. Tanggung jawab terhadap tugas Indikator penilaian
1. Tugas selesai tepat waktu (skor : 4) 2. Tugas belum selesai pada waktu yang
ditentukan (skor : 2)
Indikator penilaian :
1. Ikut serta dalam penyelesaian tugas diskusi, pelaksanaan diskusi, penyajian dan presentasi hasil diskusi (skor 4) 2. Ikut serta dalam penyelesaian tugas
diskusi, pelaksanaan diskusi, penyajian, namun tidak siap mempresentasikan hasil diskusi (skor 3)
3. Tidak ikut berartisipasi dalam diskusi (skor 2)
C. Kerjakeras dalam penyelesaian tugas D. Sopan santun dalam perilaku dan ucapan
Indikator penilaian :
1. Nampak tidak pantang menyerah dalam menemukan penyelesaian tugas dengan mencari referensi dan aktif bertanya.
(skor 4)
2. siswa berusaha menyelesaikan tugas namun hanya menggunakan referensi dan tidak aktif bertanya (skor :3) 3. Siswa hanya mengikuti temannya saja
untuk penyelesaian tugas (skor : 2) 4. Siswa tidak tertarik untuk
menyelesaikan tugas (skor : 1)
Indikator penilaian :
1. Selalu menunjukkan Sopan santun dalam perilaku dan ucapan (skor 4)
2. Memiliki perilaku yang sopan namun bahasa yang digunakan kurang sopan (skor :3)
3. Sesekali masih terlihat sikap dan bahasa yang kurang sopan (skor : 2)
4. Memiliki sopan santun yang sangat kurang dalam perlaku maupun bahasa (skor: 1)
Pedoman penilaian ketrampilan : nilai jumlahskor
x 25 =A + B + C + D X 25
4 4
6. Penilaian Sejawat
PENILAIAN ANTAR TEMAN
Nama siswa yang dinilai : ………..
Kelas : ………..
Petunjuk: berilah tanda ceklist (√) pada kolom yang tersedia sesuai dengan keadaan yang sebenarnya!
NO PERTANYAAN Ya Kadang-
kadang Tidak 1. Apakah temanmu rajin dalam mengikuti diskusi
kelompok?
2. Apakah temanmu sering menemukan solusi dari permasalahan soal-soal?
3. Apakah temanmu senang memberikan bantuan penyelesaian soal kepada teman yang lain?
4. Apakah temanmu selalu berperilaku baik terhadap teman- temannya?
5. Apakah temanmu selalu berkata sopan santun dalam kesehariannya?
6. Apakah temanmu memiliki tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan ?
7. Apakah temanmu selalu berpenampilan rapi disekolah?
Responden,
( ………)