YAYASAN INSAN MANDIRI DENPASAR
RENCANA PEMBELAJARAN EKONOMI X IIS
SEMESTER 1
KD 4.3 PERAN PELAKU EKONOMI DALAM KEGIATAN EKONOMI
GURU MAPEL : MUMPUNI, S.Pd
SMAS KATOLIK SANTO YOSEPH DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2021-2022
Jl. Serma Kawi 4, Denpasar Barat Bali
Telp. (0361) 236459
web:www.smaksantoyosephdenpasar.sch.id, email:[email protected]
RPP 3
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SMAS KATOLIK SANTO YOSEPH DENPASAR
Mata Pelajaran : Ekonomi Peminatan Materi Pokok : Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi
Kelas/Semester : X IIS / 1 (Ganjil) Alokasi
Waktu : 2 x 30 menit (Pertemuan ke 2) TAHUN PELAJARAN 2021/2022
A. Kompetensi Inti :
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar :
4.3 Menyajikan hasil analisis peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi C. Tujuan Pembelajaran :
Melalui metode pembelajaran Discovery Learning, peserta didik mampu :
• Menjelaskan tentang pelaku-pelaku ekonomi
• Menjelaskan peran pelaku ekonomi
• Menjelaskan model diagram interaksi antar pelaku ekonomi
D. Materi Pembelajaran Pelaku-pelaku Ekonomi : 1. Rumah tangga keluaga
Keluarga dapat diartikan sebagai suatu ikatan yang terdiri atas ayah, ibu, anak-anak, dan orang lain yang menjadi anggota pada keluarga tersebut. Rumah tangga keluarga merupakan unit ekonomi yang paling kecil. Rumah tangga keluarga dapat berperan sebagai konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi.
Ciri-ciri umah tangga keluarga adalah:
• Rumah tangga keluarga adalah pemilik dari semua faktor produksi, seperti tenaga kerja, tanah, modal, dan kewirausahaan.
• Total pendapatan rumah tangga keluarga berasal dari kompensasi factor produksi yang mereka miliki. Kompensasi ini diperoleh dalam bentuk upah, sewa, bunga, dan keuntungan.
• Kegiatan utama rumah tangga keluarga adalah konsumsi. Mereka menjadi konsumen semua barang dan jasa. Itulah sebabnya rumah tangga keluarga disebut juga rumah tangga konsumen.
• Rumah tangga keluarga menghabiskan total pendapatan mereka untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan.
• Jika rumah tangga keluarga menyimpan sebagian dari pendapatan mereka, simpanan itu akan mengalir ke perusahaan dalam bentuk investasi.
2. Rumah tangga produsen
Rumah tangga produsen atau perusahaan merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat.
Karakteristik rumah tangga produsen adalah:
• Rumah tangga produsen tidak memiliki sumber daya mereka sendiri untuk memproduksi barang dan jasa.
• Modal berasal dari rumah tangga keluarga.
• Rumah tangga produsen menggunakan faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi, serta menjual barang dan jasa kepada rumah tangga keluarga.
• Rumah tangga produsen membayar pajak kepada pemerintah.
• Rumah tangga produsen tidak memiliki simpanan.
3. Pemerintah
Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga melakukan konsumsi. Konsumsi itu dapat terlihat dari upaya memanfaatkan layanan sumber daya manusia dari rumah tangga serta barang dan jasa dari perusahaan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga berusaha menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha.
4. Masyarakat luar negeri
Kegiatan ekspor-impor menunjukkan bahwa negara-negara asing juga memengaruhi dan dipengaruhi oleh usaha rumah tangga keluarga dan pemerintah.
Keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri antara lain adalah sebagai berikut.
• Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan.
• Hasil bumi dan hasil kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri untuk mendapatkan devisa.
• Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Hal ini tentu akan membantu pemerintah dalam usaha mengurangi pengangguran.
• Memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara kita yang sedang membangun.
• Memungkinkan negara kita untuk melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan
Peran Pelaku Ekonomi :
1. Peran Rumah Tangga Konsumsi dalam perekonomian :
• Sebagai pemakai barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen
• Sebagai penyedia faktor-faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal dan pengusaha) Dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka melindungi konsumen
• Memperlancar peredaran atau perputaran barang dan jasa
• Menaikkan atau menurunkan harga faktor-faktor produksi seperti sewa, upah, dan bunga
2. Peran Rumah Tangga Produksi dalam perekonomian :
• Sebagai penghasil barang/jasa yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
• Sebagai pemakai atau pengguna faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh konsumen.
• Mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka meingkatkan produksinya
• Memperlancar penyediaan barang/jasa yang dibutuhkan oleh konsumen
• Sebagai pihak yang dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sehingga bisa memakmurkan bangsa
• Melakukan kegiatan meningkatkan inovasi di bidang produksi barang/jasa.
• Membayar harga barang faktor-faktor produksi
3. Peran Rumah Tangga Pemerintah dalam perekonomian :
• Mengatur, mengendalikan, dan mengadakan pengawasan pada jalannya roda perekonomian masyarakat
• Sebagai pelaku produksi menanam berbagai investasi untuk menghasilkan barang/jasa lebih lanjut melalui peran BUMN
• Melakukan kegiatan produksi, berupa pengadaan pangan, perbaikan pendidikan, kesehatan, dan perumahan rakyat
• Membuat kebijakan untuk mengatur kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi
• Membuat kebijakan untuk mengatur distribusi pendapatan
• Membeli barang dan jasa untuk penyelenggaraan negara
• Pengadaan infrastruktur untuk kelancaran kegiatan ekonomi
• Menyediakan barang-barang public seperti taman dan jembatan penyebrangan
• Memberikan subsidi baik pada RTK maupun RTP
• Memungut pajak baik pada RTK maupun RTP
4. Peran Rumah Tangga Luar Negeri dalam perekonomian :
• Tempat mengekspor da mengimpor barang dan jasa
• Memberikan pinjaman bagi RTP dan RTG
• Menampung tenaga kerja
• Memberikan sumbangan jika terjadi bencana alam
• Sumber tenaga ahli
• Sumber invesatasi
• Penyumbang devisa
Model Diagram Interaksi Antarpelaku Ekonomi
Interaksi antarpelaku ekonomi dapat digambarkan seperti gambar di bawah ini:
1. Model Diagram Sederhana Dua Sektor ( Perekonomian Tertutup ) :
Circular flow diagram dua sektor yaitu hubungan perekonomian yang melibatkan hanya dua sektor saja yaitu RTK ( rumah tangga konsumen ) dan RTP ( rumah tanggga produsen ) gambar diagram bisa di lihat di bawahnya :
1.) rumah tangga produsen ( perusahaan ). hubungan rumah tangga produsen dengan rumah tangga konsumen yaitu rumah tangga produsen menghasilkan barang siap saji pada pihak-pihak konsumen
2.) rumah tangga konsumen ( orang yang mengonsusmsi). hubungan rumah tangga konsumen dengan produsen yaitu rumah tangga konsumen membeli barang dari pihak produsen untuk di konsumsinya
2. Model Diagram Sederhana Tiga Sektor :
Circular flow diagram pada perekonomian 3 sektor adalah perputaran uang dan kegiatan ekonomi yang melibatkan rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan rumah pemerintah.
Sistem perekonomian tiga sektor terdiri dari sektor rumah tangga konsumen, perusahaan dan pemerintah. Campur tangan pemerintah menimbulkan dua perubahan penting dalam proses penentuan keseimbangan pendapatan nasional diantaranya pungutan pajak akan mengurangi pengeluaran agregat melalui pengeluaran keatas konsumsi rumah tangga dan pajak memungkinkan pemerintah melakukan perbelanjaan dan hal tersebut akan
menaikkan perbelanjaan agregat.
• Hubungan rumah tangga dengan perusahaan, produsen berperan untuk membuat barang atau jasa, untuk melakukan perannya maka perusahaan membutuhkan berbagai faktor produksi yang dapat diperolehnya dari rumah tangga konsumen
• Hubungan rumah tangga konsumen dengan perusahaan, konsumen membutuhkan barang-barang yang diproduksi oleh produsen untuk memenuhi kebutuhannya
• Hubungan Pemerintah dengan rumah tangga konsumen dan perusahaan, pemerintah menjalankan perannya sebagai produsen dari aset-aset vital yang kemudian dibeli oleh rumah tangga konsumsi dan perusahaan, dan konsumen serta perusahaan membayar pajak kepada pemerintah
Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam ekonomi 3 sektor, masing-masing sektor berperan sebagai produsen dan konsumen, terdapat arus uang dalam setiap transaksi yang mereka lakukan.
3. Model Diagram Sederhana Empat Sektor ( Perekonomian Terbuka ):
Dalam circular flow diagram diatas terlihat interaksi pelaku ekonomi 4 sektor. Untuk interaksi antara rumah tangga, perusahaan dan pemerintah (3 sektor) dapat dikatakan sebagai interaksi dalam perekonomian tertutup. Sedangkan interaksi perekonomian dari 4 sektor (rumah tangga, perusahaan, pemerintah dan internasional) dapat disebut sebagai perekonomian terbuka.
Diagram pelaku ekonomi 4 sektor tersebut menggambarkan aliran
pembayaran/pendapatan. Artinya tanda panah menunjukkan aliran uang dari satu pelaku ekonomi ke pelaku ekonomi lainnya. Terdapat 8 tanda panah yang menggambarkan hubungan diantara pelaku ekonomi. Contoh: tanda panah no 1 menggambarkan aliran uang/pembayaran dari sektor rumah tangga ke perusahaan. Alasan aliran uang inilah yang dijelaskan pada bagian-bagian berikutnya.
Interaksi antar pelaku ekonomi pada perekonomian 4 sektor ini mencakup interaksi antar pelaku ekonomi dalam negeri (3 sektor) ditambahkan dengan interaksi dengan dunia internasional. Interaksi dengan sektor ke 4 (dunia internasional) ini tergambar pada garis no 7 dan 8 dari diagram pelaku ekonomi 4 sektor (circular flow diagram 4 sektor).
1). Interaksi pelaku ekonomi rumah tangga – produsen
Sesuai dengan gambar panah no 1 bahwa terjadi aliran uang dari rumah tangga ke produsen. Pada posisi ini perusahaan menjual barang atau jasa yang mereka miliki di
pasar barang atau jasa. Kedudukan rumah tangga yaitu sebagai konsumen
(pembeli) barang barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan (produsen). Untuk membayar barang atau jasa yang dibeli tentu sektor rumah tangga akan menggunakan uang. Aktivitas ini menyebabkan uang beralih dari rumah tangga ke perusahaan.
2).Interaksi pelaku ekonomi produsen – rumah tangga
Arah aliran no 2 dalam circular flow diagram diatas memperlihatkan adanya aliran uang/pembayaran dari sektor perusahaan ke sektor rumah tangga. Perusahaan
(produsen) harus membayar kepada sektor rumah tangga karena sektor rumah tangga adalah penyedia faktor produksi. Perusahaan membutuhkan faktor produksi untuk dapat menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan harus membayar kepada sektor rumah tangga sebagai balas jasa karena sektor rumah tangga telah menyediakan faktor produksi untuk perusahaan.
Ada 4 jenis balas jasa yang diberikan perusahaan kepada sektor rumah tangga yaitu gaji dan upah, bunga, sewa, dan deviden. Balas jasa dar perusahaan ini akan menjadi
sumber penghasilan bagi rumah tangga. Perusahaan akan membayarkan balas jasa berupa gaji dan upah untuk rumah tangga yang telah menjadi tenaga kerja (labor) diperusahaan. Dalam teori perilaku produsen akan tergambar keputusan perusahaan terkait penggunaan tenaga kerja sebagai input.
3). Interaksi pelaku ekonomi pemerintah – rumah tangga
Garis panah ketiga menggambarkan aliran uang/pembayaran mengalir dari
pemerintah kepada sektor rumah tangga. Ada 3 jenis aliran pembayaran (uang) yang mengalir dari sektor pemerintah kepada sektor rumah tangga yaitu gaji, bunga dan transfer. Gaji dibayarkan kepada rumah tangga yang bekerja sebagai pegawai pemerintah. Bunga dibayarkan sebagai balas jasa kepada sektor rumah tangga yang menyediakan pinjaman dana untuk pemerintah. Contohnya yaitu surat utang
(obligasi) pemerintah. Sedangkan transfer atau subsidi yaitu bantuan yang diberikan pemerintah kepada rumah tangga.
4). Interaksi pelaku ekonomi rumah tangga – pemerintah
Aktivitas perekonomian sebagaimana tergambar garis aliran no 4 bahwa uang mengalir dari sektor rumah tangga ke pemerintah. Interaksi ini dapat terjadi karena sektor rumah tangga memiliki kewajiban membayar pajak kepada pemerintah.
Contoh sektor rumah tangga memiliki kewajiban membayar pajak penghasilan.
Penghasilan didapatkan rumah tangga harus dibayarkan sehingga uang mengalir dari rumah tangga ke pemerintah.
5). Interaksi pelaku ekonomi perusahaan – pemerintah
Interaksi ekonomi antara perusahaan dengan pemerintah tidak jauh berbeda dari interansi no 4 (rumah tangga ke pemerintah). Aliran uang dapat mengalir dari perusahaan ke pemerintah dalam bentuk pajak. Pajak yang dapat dikenakan pada perusahaan bermacam-macam semisalnya pajak penghasilan atau pajak bumi dan bangunan. Sehingga uang dari sektor perusahaan akan mengalir ke sektor pemerintah.
Pada diagram pelaku ekonomi 4 sektor (circular flow diagram 4 sektor) diatas sebenarnya hanya ilustrasi untuk menyederhanakan dan memudahkan pemahaman.
Interaksi rumah tangga dengan pemerintah (garis no 4) dan perusahaan dengan pemerintah (garis no 5), dalam dunia nyata tidak hanya dalam bentuk pajak.
Disebutkan pajak sebagai cara menyederhanakan pembahasan serta pajak adalah sumber pendapatan pemerintah terbesar. Aliran uang dari sektor rumah tangga dan perusahaan ke pemerintah dapat disebabkan karena pajak, retribusi, cukai,
jasa/pelayanan atau lainnya. Untuk dapat memahami semua uang yang mengalir ke pemerintah perlu mempelajari sumber-sumber penerimaan negara.
6). Interaksi pelaku ekonomi pemerintah – perusahaan
Aliran pembayaran sebagaimana ditunjukkan garis no 6 yaitu mengalir dari sektor pemerintah kepada sektor perusahaan. Aktivitas ini terjadi karena adanya interaksi pembelian barang atau jasa oleh pemerintah kepada perusahaan. Pemerintah didalam menjalankan aktivitas pemerintahan sehari-hari membutuhkan barang dan jasa dari perusahaan. Misalnya, di kantor pemerintah butuh printer, kertas, pulpen, pensil dan lainnya. Barang-barang tersebut tidak dapat dihasilkan sendiri oleh pemerintah.
Barang-barang tersebut dihasilkan oleh perusahaan. Oleh sebab itu pemerintah harus membeli barang kepada perusahaan. Akhirnya uang mengalir dari sektor pemerintah kepada perusahaan.
Dari diagram pelaku ekonomi 4 sektor (circular flow diagram 4 sektor) kita dapat melihat ada dua aktivitas yang menyebabkan pemerintah melakukan pembayaran.
Garis no 3 menggambarkan uang mengalir dari pemerintah ke sektor rumah tangga, dan garis no 6 menggambarkan uang mengalir dari pemerintah ke sektor perusahaan.
Kedua aktivitas pada garis no 3 dan 6 sebenarnya secara riil dapat dipelajari lebih detail belanja pemerintah. Dari belanja pemerintah ini kita akan mengetahui uang dari pemerintah itu dibelanja untuk apa dan kepada siapa saja uang tersebut mengalir.
7). Interaksi pelaku ekonomi rumah tangga – luar negeri (internasional) Pada garis no 7 tergambar interaksi rumah tangga dengan luar negeri berupa pembayaran impor. Bahasa penyederhanaan alurnya bahwa rumah tangga
mengkonsumsi barang impor dari luar negeri. Barang impor tersebut harus dibayar
oleh rumah tangga. Hal itu lah yang dilihat dari garis no 7 bahwa uang mengalir ke luar negeri sebagai pembayaran barang atau jasa impor.
8). Interaksi pelaku ekonomi internasional – perusahaan
Interaksi yang tergambar pada garis no 8 bahwa adanya hubungan antara dunia internasional dengan perusahaan dalam negeri. Panah garis no 8 pada diagram pelaku ekonomi 4 sektor (circular flow diagram 4 sektor) menunjukkan adanya aliran uang masuk dari luar negeri kedalam perusahaan dalam negeri. Pada kondisi ini perusahaan dalam negeri menjual barangnya ke luar negeri atau melakukan ekspor. Pihak luar negeri selanjutnya melakukan pembayaran atas barang atau jasa yang diekspor perusahaan dalam negeri. Sehingga terjadi aliran uang dari sektor luar negeri kepada perusahaan dalam negeri.
E. Metode Pembelajaran :
Pendekatan : Scientific Learning Metode : Penugasan, Tanya Jawab Model : Discovery Based Learning
F. Langkah-langkah Pembelajaran Tahapan/
Sintak DISKRIPSI KEGIATAN
Media Pembelajar
an
PPK, PA21, Lit.
PENDAHULUAN ( 10 MENIT) 1. 1. Guru memberi salam dan menyapa peserta didik
2.Guru mengajak berdoa sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
3.Mengecek kehadiran peserta didik 4. Memberikan yel-yel
5.Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan mengingatkan Kembali materi minggu lalu yaitu tiga kegiatan ekonomi masyarakat kemudian memberikan KD yang akan di pelajari hari ini yaitu Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi dan juga Tujuan Pembelajaran 6. Peserta didik menerima informasi tentang materi
yang akan dipelajari serta metode yang akan dilaksanakan.
Google classroom
Google Form
Religius Disiplin Literasi digital
KEGIATAN INTI (45 MENIT)
Memberi Stimulus
1. Guru memberikan materi tentang pelaku-pelaku ekonomi,maupun peran pelaku ekonomi,
2. Guru memberi stimulus dengan memberikan pertanyaan kepada peserta didik tentang pelaku- pelaku ekonomi, beserta peran pelaku ekonomi,
Google classroom
Google Form
Rasa ingin tahu
Mengident ifikasi masalah
1. Peserta didik mengidentifikasi masalah dengan memberikan pertanyaan sebanyak mungkin yang berkaitan dengan pelaku-pelaku ekonomi, peran pelaku ekonomi,
2. Peserta didik mengamati gambar dan menebak tentang pelaku ekonomi yang sesuai dengan gambar dan bertanya untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati mulai dari pertanyaan factual ke pertanyaan yang bersifat hipotetik untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tau, kemampuan merumuskan pertanyaan sehingga membentuk pikiran kritis
3. Guru menjelaskan alur Interaksi Antar Pelaku ekonomi dan Peserta didik bertanya yang berhubungan dengan alur tersebut
Google classroom dan google
meet
Berkomunik asi, kreatif
Mengump ulkan data
1.Peserta didik membentuk kelompok untuk membuat Model Diagram Interaksi Antar Pelaku Ekonomi yang berkaitan dengan pelaku-pelaku ekonomi, peran pelaku ekonomi,
2.Peserta didik membaca sumber-sumber lain selain buku teks
Google Form
Kerja keras
Mengolah Data
1.Peserta didik dengan kelompoknya mengerjakan ketrampilan pembuatan Model Diagram Interaksi Antar Pelaku Ekonomi
2. Guru memberi bantuan jika dibutuhkan.
3. Saling tukar informasi antar peserta didik
Google classroom
Kerja sama/
kolaborasi Literasi
digital Memverifi
kasi
1.Perwakilan peserta didik dalam kelompok mempresentasikan masing-masing tugasnya dengan maju ke depan
2.Guru dan speserta didik memperhatikan dan berdiskusi tentang materi yang di presentasikan
Google classroom
Toleransi, saling menghargai
Menyimpu lkan
1.Peserta didik diminta untuk menyimpulkan apa yang telah dipelajari.
Google classroom
Mandiri, kreatif PENUTUP (5 MENIT)
1.Peserta didik merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi.
2.Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk mempersiapkan Penilaian Harian KD 3.1 tentang Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi
Google clasroom
Tanggung jawab
3.Guru memberi salam penutup.
G. Media dan Alat / Bahan Pembelajaran :
• Media : Lembar Kerja Peserta Didik, dan Power Point
• Alat / Bahan :Laptop, LCD, proyektor spidol, dan papan tulis H. Sumber Belajar :
• Buku Ekonomi kelas untuk SMA?MA kelas X, Penerbit Erlangga
• Pendalaman Buku Teks Ekonomi SMA kelas X A Penerbit Yudhistira
• Buku refensi yang relevan,
• Lingkungan setempat I. Penilaian Pembelajaran :
1) Penilaian sikap: mencakup sikap religius, disiplin, tanggungjawab, jujur, aktif dan jiwa sosial.
2) Penilaian pengetahuan: bentuk tes tertulis, soal uraian.
3) Penilaian keterampilan: kemampuan berdiskusi, berargumentasi, dan berkoordinasi.
Mengetahui, Denpasar, 29 Juni 2022
Wakasek Bid. Kurikulum Guru Mata Pelajaran
Bernadetha Febri Susmintarti, S.Pd Mumpuni, S.Pd
LAMPIRAN
1. Instrumen Penilaian : Penilaian
a. Alat Penilaian (Soal Dan Jawaban)
RUBRIK PENILAIAN KOMPETENSI KOGNITIF PENILAIAN KOMPETENSI KOGNITIF No. Indikator Ranah
Kognitif
Soal Jawaban Skor
ESAI (Soal kuis) 1 • Menjelaska
n konsep produksi (Pengertian produksi, faktor- faktor produksi, teori perilaku produsen, konsep biaya produksi, konsep penerimaan, dan laba maksimum)
L1
Jelaskan pengertian produksi, dan sebutkan factor-faktor produksi!
Produksi adalah kegiatan
menambah faedah suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan
Faktor-faktor produksi antara lain :
a. Faktor produksi alam b. Faktor produksi tenaga kerja
c. Faktor produksi modal d. Faktor produksi keahlian
30
2 • Menjelaska n konsep produksi (Pengertian produksi,
L2
Apasajakah teori perilaku produsen itu?
Teori perilaku produsen adalah :
40
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
faktor- faktor produksi, teori perilaku produsen, konsep biaya produksi, konsep penerimaan, dan laba maksimum)
a. Produsen mencari
keuntungan dengan menghasilkan barang dan jasa sebanyaknya melalui modal tertentu
b. Produsen menetapkan biaya produksi berdasarkan faktor input produksi
tersebut
c. Produsen menghasilkan barang atau jasa sesuai kebutuhan konsumen serta sesuai trend 3 • Menjelaska
n konsep produksi (Pengertian produksi, faktor- faktor produksi, teori perilaku produsen, konsep biaya produksi, konsep penerimaan, dan laba maksimum)
L1
Jelaskan pengertian biaya produksi!
Biaya produksi adalah
pengorbanan yag perlu dilakukan untuk suatu proses
produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yabg berlaku
30
ESAI (Soal Ulangan Harian) 1 • Menjelaska
n konsep distribusi
L1 Apakah pengertian distribusi dan
Distribusi adalah
10
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
(Pengertian distribusi, faktor- faktor yang memengaru hi, mata rantai distribusi)
sebutkan factor- faktor yang mempengaruhi distribusi!
kegiatan yang dilakukan oleh orang atau lembaga untuk
menyampaika n barang dan jasa dari produsen ke tangan
konsumen yang
membutuhka n
Faktor-faktor yang
mempengaru hi distribusi : a. Produk.
Produk berkaitan dengan obyek fisik yang dihasilkan perusahaan b. Pasar.
Saluran distribusi dipengaruhi pola
pembelian konsumen c. Produsen.
Yang
mempengaru hinya adalah pendanaan, pengalaman dan
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
kemampuan dalam distribusi, pengawasan saluran dan pelayanan yang diberikan d. Perantara.
Yaitu pelayanan perantara, keuangan perantara, sikap perantara terhadap kebijakan produsen, volume penjualan, dan ongkos penyaluran barang 2 • Menjelaska
n konsep konsumsi (Pengertian konsumsi, tujuan konsumsi, faktor- faktor yang memengaru hi
konsumsi, teori perilaku konsumen)
L1
Apakah pengertian konsumsi dan sebutkan factor- faktor yang mempengaruhi konsumsi!
Konsumsi adalah
kegiatan yang bertujuan mengurangi atau
menghabiska n faedah suatu benda dalam rangka
pemenuhan kebutuhan Faktor-faktor yang
10
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
mempengaru hi konsumsi : a. Faktor ekonomi yaitu tingkat
pendapatan, tingkat harga dan
ketersediaan barang dan jasa
b. Faktor nonekonomi yaitu jumlah tanggungan keluarga, tingkat pendididkan, tempat
tinggal, dan lingkungan social, budaya, agama dan adat istiadat 3 • Menjelaska
n konsep pelaku- pelaku ekonomi:
Rumah Tangga Konsumsi (konsumen) , Rumah Tangga Produksi (produsen), Pemerintah, dan
Masyarakat Luar Negeri
• Mneganalisi s peran pelaku ekonomi
L2
Jelaskan konsep pelaku-pelaku ekonomi
Pelaku ekonomi terdiri dari rumah tangga (konsumen), perusahaan (produsen), pemerintah dan masyarakat luar negeri. Rumah tangga dan perusahaan berinteraksi di pasar barang dan jasa serta pasar factor produksi.
Pada pasar barang dan jasa ,
20
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
rumah tangga bertindak
sebagai pembeli sedangkan
perusahaan bertindak
sebagai penjual.
Sebaliknya pada factor pasar produksi , rumah tangga berperan sebagai penjual sedangkan perusahaan berperan sebagai pembeli
4 • Menganalisi s model diagram interaksi antarpelaku ekonomi (circular flow diagram) sederhana (dua sektor), tiga sektor, dan empat sektor
L3
Buatlah model diagram interaksi antarpelaku ekonomi (circular flow diagram) sederhana (dua sektor), tiga sektor, dan empat sector dan beri penjelasan!
30
5 • Menganalis is
informasi dan data- data yang diperoleh tentang peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi
L2
Apa sajakah peran pemerintah dalam ekonomi?
Peran pemerintah :
a. Membuat kebijakan untuk mengatur
kegiatan produksi,
distribusi dan konsumsi
b. Membuat kebijakan untuk mengatur
20
No. Indikator Ranah Kognitif
Soal Jawaban Skor
distribusi pendapatan c. Membeli
barang dan jasa untuk
penyelenggaraan Negara
d. Meghasilkan barang dan jasa yang dilakukan melaui peran BUMN
e. Pengadaan infrastruktur untuk kelancaran kegiatan
ekonomi
f. Menyediakan barang-barang public
g. Kegiatan bantuan dan subsidi bagi masyarakat
Nilai = Skor yang diperoleh
skor total × 100 b. Rubrik Penilaian Psikomotor
Rubrik Penilaian Psikomotor
Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/semester : X IIS/1
Materi Pokok : Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Indikator : Meengumpulkan lebih awal, sesuai prosedur dan rapi ( A ) Mengumpulkan tepat waktu, sesuai prosedur dan rapi ( B )
Mengumpulkan tepat waktu, tidak sesuai prosedur dan tidak rapi ( C )
Tidak mengumpulkan tepat waktu, tidak sesuai prosedur dan tidak rapi ( D )
No. Nama Siswa Indikator : Mengumpulkan tepat waktu, sesuai prosedur dan rapi
A (91 – 100) B (81 - 90)
C (71 – 80))
D (< 70)
c.Rubrik Penilaian Afektif
Rubrik Penilaian Afektif (observasi)
Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/semester : X IIS/1
Materi Pokok : Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Indikator : Sikap toleransi, disiplin dan jujur sangat baik (SB) Sikap toleransi, disiplin dan jujur mulai berkembang (B) Sikap toleransi, disiplin dan jujur perlu pembinaan dan
pendampingan intensif (C)
Tidak ada toleransi, disiplin dan jujur (K) No. Nama Siswa Indikator : toleransi, disiplin dan jujur
SB (sangat baik)
B (baik) C (cukup) K (kurang)