• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Surabaya, 22 Februari 2021 KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Surabaya, 22 Februari 2021 KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR,"

Copied!
277
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Laporan Kinerja ini menyajikan gambaran objektif tentang tingkat pencapaian sasaran strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun 2020 yang mengacu kepada Rencana Strategi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 - 2024. Laporan Kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 merupakan bentuk akuntabilitas publik dari pelaksanaan tugas dan fungsi dan penggunaan anggaran yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah.

Laporan ini sebagai media informasi publik atas capaian kinerja yang terukur.

Laporan kinerja ini juga memuat hasil analisis pencapaian indikator kinerja dari sasaran strategis yang telah ditetapkan dengan mengedepankan aspek transparansi dan akuntabilitas serta pertanggungjawaban atas kinerja instansi.

Dalam Laporan Kinerja ini, kami berupaya menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja pembangunan agar lebih relevan, efektif, efisien, berdampak, dan berkelanjutan. Kami juga mengharapkan masukan dan saran yang konstruktif untuk perbaikan serta penyempurnaan perencanaan program dan anggaran, serta perumusan kebijakan bidang pendidikan di tahun mendatang.

Semoga laporan ini memberikan manfaat untuk para pihak demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya laporan kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun 2020

Surabaya, 22 Februari 2021 KEPALA DINAS PENDIDIKAN

PROVINSI JAWA TIMUR,

Dr. Ir. WAHID WAHYUDI, MT

Pembina Utama Madya

NIP. 19630127 198903 1 005

(3)

LAPORAN KINERJA

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR

I. PENDAHULUAN

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menuntut adanya sinergitas antara proses perencanaan, pengukuran, pelaporan sampai evaluasi dan pemanfaatan informasi kinerja yang untuk selanjutnya dituangkan dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) yang wajib disusun oleh Instansi Pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2020 sebagai implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, dalam rangka mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi lembaga serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan perencanaan strategis yang ditetapkan. Dalam LKj, disajikan keberhasilan dan atau kegagalan pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan untuk tahun 2020.

Dengan disusunnya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, diharapkan dapat:

1. Memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;

2. Menjadi upaya perbaikan berkesinambungan bagi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kinerjanya;

3. Menjadi bahan acuan bagi pimpinan dan seluruh jajaran Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menyusun program di tahun

berikutnya sehingga dapat dirancang dengan lebih fokus, efektif, efisien,

terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

(4)

4. Menjadikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai instansi pemerintah yang akuntabel dan transparan sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya;

5. Mewujudkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional;

6. Menjadi masukan dan umpan balik bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan kinerja instansi pemerintah guna terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah;

7. Memelihara kepercayaan masyarakat kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di dalam melaksanakan program/kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

A. Struktur Organisasi

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur adalah salah satu Dinas Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang merupakan unsur pelaksana otonomi daerah, dipimpin oleh seorang kepala dinas, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah.

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan

atas dasar Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 11 Tahun 2016

tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Timur terdiri dari 1 unit eselon II, 39 unit eselon

III yang terdiri dari 1 sekretariat, 4 bidang, 2 Unit Pelaksana Teknis (UPT),

dan 24 Cabang Dinas serta kelompok fungsional. Masing – masing unit

kerja memiliki tugas pokok dan fungsi yang dijabarkan lebih rinci dalam

Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur No. 81 Tahun 2016 tentang

Kedudukan Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata

Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Peraturan Gubernur Provinsi

Jawa Timur No. 110 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan

Gubernur Provinsi Jawa Timur No. 81 Tahun 2016, Peraturan Gubernur

Provinsi Jawa Timur No. 59 Tahun 2018 tentang Kedudukan Susunan

Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Cabang Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta Peraturan Gubernur Provinsi Jawa

(5)

Timur No. 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur No. 43 Tahun 2018 tentang Kedudukan Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Adapun bagan organisasinya adalah sebagai berikut:

a. Kepala Dinas

b. Sekretariat, membawahi : 1. Sub Bagian Tata Usaha;

2. Sub Bagian Penyusunan Program;

3. Sub Bagian Keuangan,

4. Sub Bagian Penyelenggaraan Tugas Perbantuan.

c. Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Atas, membawahi:

1. Seksi Kurikulum Sekolah Menengah Atas;

2. Seksi Sarana Prasarana Sekolah Menengah Atas;

3. Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas.

(6)

d. Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan, membawahi :

1. Seksi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan;

2. Seksi Sarana Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan; dan

3. Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan;

e. Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, membawahi :

1. Seksi Kurikulum Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus;

2. Seksi Sarana Prasarana Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus;

3. Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik Pendidikan 
Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus;

f. Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, membawahi:

1. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas;

2. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan;

dan

3. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus.

g. Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, membawahi:

1. Sub Bagian Tata Usaha;

2. Seksi Pengembangan Produksi;

3. Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Media Pendidikan.

h. Cabang Dinas Pendidikan, membawahi:

1. Sub Bagian Tata Usaha.

2. Seksi Pendidikan Menengah Atas, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus;

3. Seksi Pendidikan Menengah Kejuruan i. Kelompok Jabatan Fungsional, meliputi:

1. Pengawas Sekolah;

2. Statistisi;

3. Analis Pegawai

(7)

4. Arsiparis;

5. Perencana.

B. Tugas dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur No. 81 Tahun 2016 tentang Kedudukan Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam Bab III, Pasal 4 ayat (1) disebutkan bahwa “Dinas Pendidikan mempunyai tugas membantu Gubernur melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi di bidang Pendidikan serta tugas pembantuan.”

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, dalam ayat (2) disebutkan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memiliki fungsi :

a. perumusan kebijakan di bidang pendidikan;

b. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan;

c. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan;

d. pelaksanaan administrasi Dinas di bidang pendidikan; dan

e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsinya.

C. Isu Strategis

1. Masih rendahnya Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS)

2. Belum terpenuhinya standar kualitas maupun kuantitas dan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan

3. Masih tingginya disparitas (kesenjangan) kualitas pendidikan antar daerah Provinsi/Kabupaten/Kota di di Indonesia – sehingga mempengaruhi kualitas lulusan dari masing-masing daerah

4. Belum meratanya kemampuan finansial untuk alokasi anggaran

pendidikan di setiap daerah sehingga berpengaruh nyata terhadap

kualitas penyelenggaran pendidikan di masing-masing daerah

(8)

5. Masih terdapatnya kesenjangan Angka Partisipasi Sekolah, antara Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi 6. Masih belum optimalnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan riil

dunia kerja sehingga masih terdapat lulusan yang belum dapat memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja

7. Belum optimalnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dalam bersama-sama membangun dan mengembangkan sektor pendidikan, sehingga aksesibilitas sebagian masyarakat di daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terluar masih cukup rendah 8. Masih rendahnya Anak Berkebutuhan Khusus yang mendapatkan

pelayanan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK- PLK)

9. Belum otimalnya kualitas, kuantitas dan sebaran pendidik dan tenaga kependidikan disebabkan lambatnya regenerasi, akibat rekrutment yang lebih sedikit dibanding kebutuhan riil. Selain itu, terjadi penumpukan pendidik dan tenaga kependidikan di kota-kota besar 10. Belum terpenuhinya Proporsi SMK terhadap SMA 70%:30%

11. Masih rendahnya APK dan APM SMA/Sederajat;

12. Belum semua Guru memiliki kompetensi mengajar minimal (D4/S1);

13. Minimnya jumlah sekolah yang sudah bersertifikasi ISO; dan

14. Masih terdapatnya siswa yang memiliki kondisi latar belakang keluarga yang tidak kondusif sehingga belum mendapatkan pendidikan yang layak.

D. Cascading Kinerja (Keterhubungan dengan RPJMD)

Mendasarkan pada kebijakan umum untuk mencapai tujuan dan sasaran Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2024 berdasarkan Visi: “Jawa Timur Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berdaya Saing, dan Berakhlak” melalui Misi “Makin Mandiri dan Sejahtera bersama Wong Cilik”, maka dirumuskan fokus-fokus program pembangunan yang dikelompokkan ke dalam 5 (lima) Misi Utama, sedangkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mendukung Misi yang 1, yaitu:

”Meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan”.

(9)

Tabel 1.1

CASCADING DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2020

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Terwujudnya pemerataan akses yang berkualitas pada pendidikan menengah dan

pendidikan khusus- pendidikan layanan khusus serta peningkatan Profesionalis me Sumber Daya

Manuasia Bidang

Pendidikan di Jawa Timur

Indeks Pendidikan

Meningkatnya akuntabilitas kinerja Dinas Pendidikan

Nilai evaluasi implementa si Sakip Dinas Pendidikan

Program Pelayanan Kesekretariatan

Prosentase indikator program yang tercapai

Pengelolaan Administrasi Keuangan

Jumlah laporan pertanggungjawaban keuangan

Persentase realisasi anggaran

Ketatausahaan dan

Kepegawaian

Jumlah dokumen

ketatausahaan dan

kepegawaian

(10)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Indeks

profesionalitas ASN

Penyusunan Dokumen

Perencanaan dan Anggaran

Perangkat Daerah

Jumlah Dokumen Perencanaan dan Anggaran Perangkat Daerah

Angka Partisipasi Murni (APM)

SMA/SMK/MA/Paket C)

Meningkatnya akses dan kualitas layanan pendidikan menengah

APM Pendidikan Menengah (SMA/SMK/

MA/Kejar paket C/

SMALB

Program Pendidikan Menengah Kejuruan

Prosentase jumlah

siswa usia 16- 18

Tahun yang bersekolah di jenjang SMK

Mutu dan relevansi pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan

Jumlah lembaga yang

mendapatkan standart

nasional pendidikan SMK yang bermutu

Angka

keterserapan lulusan SMK di Dunia

Usaha/Dunia Industri dan

Kewirausahaan

Persentase kepatuhan

siswa terhadap tata tertib sekolah

Persentase siswa

penyelenggaraan BOS Pendidikan

jumlah siswa SMK

yang mendapatkan

(11)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

SMK yang berprestasi dibidang Iptek, Seni,

Olahraga, Keterampilan Vokasi di

tingkat Nasional dan

Internasional

SMK bantuan operasional sekolah

Persentase penyediaan layanan

akses dijenjang SMK

Manajemen Kelembagaan Pendidikan sekolah menengah kejuruan

Jumlah lembaga yang

menyelenggarakan Metode

Pembelajaran Teaching Factory (TEFA)

Jumlah peserta kegiatan yang dikembangkan dan diseleraskan kualitas SMK dengan Industri Jumlah lembaga yang

bekerja sama dengan

Perguruan Tinggi,

Dunia Usaha dan

Dunia Industri

(12)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Jumlah sekolah yang memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1

Jumlah sekolah yang memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK)

Mutu Prestasi Peserta Didik SMK

Jumlah Peserta didik yang mengikuti lomba/olimpiade prestasi akademik dan

non akademik sesuai dengan bidang dan keahliannya

Jumlah siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa akademik dan non akademik Sarana dan

Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan

Jumlah lembaga yang

mendapatkan

bantuan

sarana dan

prasarana

Jumlah peserta

kegiatan yang

(13)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

mendapatkan pelatihan pengelolaan sarana prasarana pendidikan

Penyelenggaraan DAK Pendidikan Sekolah

Menengah Kejuruan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan bantuan DAK untuk pemenuhan sarana dan prasarana Program

Pengembangan teknis

ketrampilan Kejuruan (Inkubator)

persentase keterserapan peserta

pelatihan pada dunia

usaha/dunia industri dan

kewirausahaan

Penyelenggaraan pelatihan dan bimbingan teknis ketrampilan dan kejuruan

Jumlah peserta yang mengikuti inkubator bisnis

Jumlah peserta yang mengikuti kompetensi vokasi

Penyelenggaraan Penatausahaan di

UPT

Pengembangan

Jumlah Dokumen

(14)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Teknis

Keterampilan Kejuruan

Penyelenggaraan materi metode pelatihan berbasis ketrampilan vokasi

Jumlah dokumen materi pelatihan inkubator bisnis

Jumlah dokumen materi pelatihan kompetensi vokasi Program

Pengembangan dan

Peningkatan Mutu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Pendidikan

Persentase sekolah yang

menerapkan teknologi informasi dan

komunikasi/siste m

dalam proses belajar

mengajar

Pengembangan Metode belajar Mengajar Menggunakan Teknologi informasi dan Komunikasi

Jumlah guru yang memanfaatkan Teknologi informasi dan komunikasi dalam

pengembangan metode pembelajaran

Penyebarluasan dan pemanfaatan Teknologi

informasi dan

Jumlah guru dan siswa yang

mendapatkan akses

pemanfaatan

(15)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

komunikasi pendidikan

teknologi informasi dan komunikasi pendidikan Penyelenggaraan

penatausahaan di UPT teknologi informasi dan komunikasi pendidikan (TKIP)

Jumlah dokumen

Program Pendidikan Menengah Atas

Prosentase jumlah

siswa usia 16- 18

Tahun yang bersekolah di jenjang SMA

Mutu dan Relevansi Pendidikan Sekolah

Menengah Atas

Jumlah lembaga yang

mendapatkan

pemenuhan standart nasional pendidikan SMA yang bermutu

Angka

keterserapan lulusan SMA di Dunia

Usaha/Dunia Industri dan

kewirausahaan

Persentase kepatuhan

siswa terhadap tata tertib sekolah

Persentase Penyelanggaraan Jumlah siswa yang

(16)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

siswa SMA yang berPrestasi dibidang Iptek, Seni,

Olahraga di tingkat

Nasional dan Internasional

Bantuan Operasional Sekolah pendidikan Sekolah

Menengah Atas

mendapatkan Bantuan

Operasional Sekolah Pendidikan

Menengah Atas

Persentase penyediaan layanan

akses dijenjang SMA

Manajemen kelembagaan pendidikan sekolah

Menengah atas

jumlah lembaga yang bekerjasa sama dengan perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri Mutu prestasi

peserta didik sekolah

menengah Atas

Jumlah peserta didik yang mengikuti lomba/olimpiade prestasi akademik dan

non akademik Jumlah siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa akademik dan non akademik penyelenggaraan

SMAN Olahraga Sidoarjo

Jumlah peserta didik

yang memiliki bakat

istimewa

(17)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Sarana dan prasarana Sekolah

Menengah Atas

Jumlah peserta kegiatan yang mendapatkan pelatian

pengelolaan sarana prasarana pendidikan Jumlah lembaga yang

mendapatkan bantuan sarana dan prasarana Penyelenggaraan

DAK pendidikan sekolah

menengah atas

Jumlah Lembaga SMA

yang mendapatkan Bantuan DAK untuk pemenuhan sarana prasarana

Persentase

peningkatan mutu guru

dan tenaga

kependidikan bidang pendidikan

menengah

dan pendidikan

khusus-pendidikan

layanan khusus

(18)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Meningkatnya mutu Guru dan Tenaga

Kependidikan Bidang

Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus

Prosentase peningkatan mutu Guru dan Tenaga Kependidika n bidang Pendidikan Menengah dan

Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus

Program Peningkatan Profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan

Persentase guru dan

tenaga

kependidikan jenjang SMA, SMK

dan SLB yang mendapatkan kesejahteraan

Manajemen Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kependidikan

Persentase guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan peningkatan

penghasilan

Persentase guru dan

tenaga

kependidikan jenjang SMA, SMK

dan SLB yang mendapatkan perlindungan profesi

Seleksi Guru dan Tenaga

Kependidikan berprestasi dan berdedikasi

Persentase Guru dan Tenaga

Kependidikan

yang berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional dan internasional

Persentase pemenuhan ketersediaan guru dan

Penyelenggaraan Manajemen Karir Guru dan Tenaga Kependidikan

Persentase guru dan

tenaga kependidikan

yang mendapatkan

layanan manajemen

(19)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

tenaga

kependidikan sesuai dengan Standart Layanan Minimal

karir

Perlindungan Profesi guru dan tenaga

kependidikan

Persentase guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan bantuan

penyelesaian

permasalahan hukum Pendidikan

Lanjutan Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan

Persentase Guru dan Tenaga

Kependidikan jenjang SMA, SMK dan SLB

berkualifikasi S1/D4

Persentase Guru dan Tenaga

Kependidikan jenjang SMA, SMK dan SLB yang bersertifikasi profesi Kompetensi Guru

dan Tenaga Kependidikan

Persentase Guru dan Tenaga

Kependidikan

(20)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

jenjang SMA,SMK dan

SLB yang ditingkatkan kompetensinya Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Meningkatnya

kualitas Manajenen pelayanan pendidikan di Cabang Dinas Pendidikan

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Sidoarjo

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Sidoarjo

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten

Sidoarjo dan Kota Surabaya

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten

Sidoarjo dan Kota Surabaya

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan Pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Sidoarjo dan Kota

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

Pendidikan

(21)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Surabaya

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten

Sidoarjo dan Kota Surabaya

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program manajemen pelayanan pendidikan wilayah Kabupaten Malang

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Kabupaten Malang

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Malang

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan Sekolah

Menengah Atas dan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Kabupaten Malang

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang

mendapatkan

pelayanan

Pendidikan

(22)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Malang

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

Pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Malang

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program manajemen pelayanan pendidikan wilayah Malang

APM

SMA/Sederajat Wilayah Malang

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kota Malang dan Kota Batu

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan Sekolah

Menengah Atas

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang

mendapatkan

pelayanan

pendidikan

(23)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

dan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Kota Malang dan Kota Batu Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang dan Kota Batu

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kota Malang dan Kota Batu

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Ponorogo

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Ponorogo

Pelaksanaan Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Ponorogo dan

Jumlah dokumen

(24)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Kabupaten Magetan Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan Pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(25)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Tulungagung

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Tulungagung

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten

Tulungagung dan Kabupaten

Trenggalek

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten

Tulungagung dan Kabupaten

Trenggalek

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Tulungagung dan kabupaten

Trenggalek

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(26)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Pendidikan (BPOPP) di Kabupaten

Tulungagung dan Kabupaten

Trenggalek Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Gresik

APM

SMA/Sederajat Wilayah Gresik

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Gresik

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Gresik

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Gresik

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(27)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Pendidikan (BPOPP) di Kabupaten Gresik Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Mojokerto

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Mojokerto

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/ Kota Mojokerto

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di di Kabupaten/ Kota Mojokerto

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di di Kabupaten/

Kota Mojokerto

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(28)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Kabupaten/Kota Mojokerto Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Jombang

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Jombang

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Jombang

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Jombang

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Jombang

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Jombang

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(29)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Bojonegoro

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Bojonegoro

Penyelenggaraan Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan Pelayanan Pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Bojonegoro dan kabupaten Tuban

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

Pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(30)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Bojonegoro dan Kabupaten Tuban Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Lamongan

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Lamongan

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Lamongan

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Lamongan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Lamongan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan teknis

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Lamongan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(31)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Madiun

APM

SMA/Sederajat Wilayah Madiun

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota Madiun dan Kabupaten Ngawi

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten/Kota Madiun dan Kabupaten Ngawi

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan Pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten/

Kota Madiun dan Kabupaten Ngaw

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten/Kota

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(32)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Madiun dan Kabupaten Ngawi Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Pacitan

APM

SMA/Sederajat Wilayah Pacitan

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Pacitan

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Pacitan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan Pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Pacitan

Jumlah lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Pacitan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(33)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Kediri

APM

SMA/Sederajat Wilayah Kediri

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/ Kota Kediri

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten/ Kota Kediri

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten/

Kota Kediri

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten/Kota Kediri

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen

APM

SMA/Sederajat

Penyelenggaraaa n Penatausahaan

Jumlah dokumen

(34)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Pelayanan Pendidikan Wilayah Nganjuk

Wilayah Nganjuk

Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Nganjuk Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Nganjuk

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Nganjuk

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Nganjuk

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

APM

SMA/Sederajat Wilayah Blitar

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di

Jumlah dokumen

(35)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Wilayah Blitar Kabupaten/Kota

Blitar Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten/Kota Blitar

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten/

Kota Blitar

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten/Kota Blitar

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Pasuruan

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Pasuruan

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/ Kota Pasuruan

Jumlah dokumen

(36)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten/ Kota Pasuruan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten/

Kota Pasuruan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten/Kota Pasuruan

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Probolinggo

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Probolinggo

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/ Kota Probolinggo

Jumlah dokumen

Persentase Siswa

Pelaksanaan Kebijakan Teknis

Jumlah Lembaga

SMA

(37)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

miskin yang terlayani

Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten/ Kota Probolinggo

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten/

Kota Probolinggo

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelyanan pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten/Kota Probolinggo

Jumlah Siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Jember

APM

SMA/Sederajat Wilayah Jember

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang

Jumlah dokumen

Persentase Siswa

Pelaksanaan kebijakan Teknis

Jumlah Lembaga

SMA

(38)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

miskin yang terlayani

Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan bimbingan teknis

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Bondowoso

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di

Jumlah dokumen

(39)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Wilayah Bondowoso

Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan

Pelaksanaan kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan

Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Bondowoso dan

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(40)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Kabupaten SItubondo Program

Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Banyuwangi

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Banyuwangi

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Banyuwangi

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Banyuwangi

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Banyuwangi

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Banyuwangi

Jumlah siswa yang

mendapatkan

BPOPP

(41)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Bangkalan

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Bangkalan

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Bangkalan

Jumlah dokumen

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Bangkalan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Bangkalan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Bangkalan

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen

APM

SMA/Sederajat

Penyelenggaraaa n Penatausahaan

Jumlah dokumen

(42)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Pelayanan Pendidikan Wilayah Sampang

Wilayah Sampang

Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Sampang Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Sampang

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Sampang

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Sampang

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Pamekasan

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di

Jumlah dokumen

(43)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Wilayah Pamekasan

Kabupaten Pamekasan Persentase

Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Pamekasan

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Pamekasan

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Pamekasan

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Wilayah Sumenep

APM

SMA/Sederajat Wilayah

Sumenep

Penyelenggaraaa n Penatausahaan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten Sumenep

Jumlah dokumen

(44)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Persentase Siswa miskin yang terlayani

Pelaksanaan Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMA dan PK-PLK di Kabupaten Sumenep

Jumlah Lembaga SMA

dan PK-PLK yang mendapatkan pelayanan pendidikan Pelaksanaan

Kebijakan Teknis Bidang

Pendidikan SMK di Kabupaten Sumenep

Jumlah Lembaga SMK

yang mendapatkan pelayanan

pendidikan Biaya Penunjang

Operasional Penyelenggaraan Pendidikan

(BPOPP) di Kabupaten Sumenep

Jumlah siswa yang mendapatkan BPOPP

Meningkatnya Akses dan kualitas Layanan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan

Prosentase anak

berkebutuha n khusus (ABK) yang mendapatka n layanan pendidikan

Program Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK)

Prosentase anak

berkebutuhan khusus

(ABK) yang mendapatkan layanan pendidikan

Mutu dan Relevansi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus

Jumlah lembaga SLB yang

menyelenggarakan evaluasi pendidikan melalui ujian

sekolah/ujian

nasional

jenjang SDLB,

(45)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Khusus bermutu bermutu SMPLB, SMALB

Jumlah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus yang berstandar nasional

Jumlah lembaga SLB yang menerapkan kurikulum pendidikan khusus

Angka

keterserapan lulusan PK-PLK di

Dunia

Usaha/Dunia Industri dan Kewirausahaan

Jumlah lembaga penyelenggara pendidikan inklusif

Persentase siswa SLB yang berprestasi dibidang keterampilan, Seni, Olahraga, dan

literasi di tingkat

jumlah peserta yang

mengikuti kegiatan

untuk peningkatan

mutu pendidikan

(46)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Nasional dan Internasional Persentase penyediaan layanan

akses di jenjang PK-PLK

Jumlah lembaga SLB menjadi pusat

sumber

pendidikan inklusif atau unit layanan disabilitas

penyelenggaraan BOS pendidikan khusus

Jumlah siswa SLB yang mendapat Bantuan operasional Sekolah

Manajemen Kelembagaan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus

Jumlah peserta kegiatan yang dikembangkan dan diselaraskan kualitas PK-PLK dengan industri

Jumlah lembaga yang

bekerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri Mutu Prestasi

Peserta Didik Pendidikan Khusus dan Pendidikan

Jumlah siswa SLB

yang mengikuti

pengembangan

potensi di bidang

Ketrampilan, Seni,

(47)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

Layanan Khusus Olahraga dan Literasi Jumlah siswa

berprestasi yang mendapatkan beasiswa non akademik Penyelenggaraan

DAK Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus

Jumlah lembaga PKPLK yang mendapat DAK untuk

pemenuhan sarana prasarana

Sarana dan Prasarana PK- PLK

Jumlah lembaga yang

mendapat bantuan sarana prasarana Jumlah peserta kegiatan yang mendapatkan pelatihan pengelolaan sarana prasarana pendidikan

Rata-rata lama sekolah

Terwujudnya ketersediaan layanan

Rata-rata lama sekolah

Program

penyelenggaraa n

Persentase penyampaian laporan

Tugas pembantuan bidang

Jumlah dokumen

(48)

NO TUJUAN INDIKATOR

TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN PROGRAM INDIKATOR

PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN

pendidikan untuk

penduduk usia 25 Tahun

Tugas

Pembantuan

yang tepat waktu

pendidikan paud, pendidikan dasar, serta fungsi penyelenggara bantuan

Jumlah

penyelenggara yang

melaksanakan kejar paket A, B, dan

C

Tugas

Pembantuan bidang pendidikan masyarakat dan kesetaraan

Jumlah dokumen

(49)

E. Peta Proses Bisnis

(50)
(51)

F. Ringkasan Laporan Hasil Evaluasi

Pengukuran tingkat capaian kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun 2020 dilakukan dengan cara membandingkan antara target pencapaian Indikator Kinerja yang telah ditetapkan dalam Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 – 2024 dengan realisasi capaian kinerja Renja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.

Kinerja Dinas Pendidikan yang telah dicapai pada tahun 2020 berdasarkan masing-masing sasaran dapat kami rangkum sebagai berikut:

Sasaran 1: Meningkatnya akuntabilitas Kinerja Dinas Pendidikan, dengan indikator sasaran Nilai evaluasi implementasi Sakip Dinas Pendidikan dengan target 81.07 dan terealisasi sebesar 81.07 atau 100 persen. Penilaian tersebut menunjukkan memuaskan dalam memimpin perubahan, berkinerja tinggi dan sangat akuntabel.

Sasaran 2: Terwujudnya ketersediaan layanan pendidikan untuk penduduk usia 25 Tahun, dengan indikator sasaran Angka Rata-rata Lama Sekolah usia 25 tahun ke atas pada tahun 2020 dengan target 7,65 tahun dan terealisasi sebesar 7,78 tahun atau 101.69 persen.

Berdasarkan data dari BPS, dapat dilihat bahwa pencapaian Angka Rata- rata Lama Sekolah usia 25 tahun ke atas pada tahun 2020 adalah sebesar 7,78 menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Jawa Timur pada usia 25 tahun ke atas telah mengenyam pendidikan hingga kelas VII.

Sasaran 3: Meningkatnya akses dan kualitas layanan Pendidikan Menengah, dengan indikator sasaran APM Pendidikan Menengah (SMA/SMK/MA/Kejar paket C/ SMALB) pada tahun 2020 dengan target 72.34 dan terealisasi sebesar 71.04 atau 98.20 persen. Jika membandingkan antara realisasi tahun 2019 dan tahun 2020 diketahui terjadi penurunan capaian pada tahun 2020 yaitu APM Pendidikan Menengah (SMA/SMK/MA/Kejar paket C/ SMALB) dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) Usia 16-18 Tahun. Sedangkan pada APK Pendidikan Menengah dan Angka Putus Sekolah mengalami peningkatan. APM Pendidikan Menengah, Angka Partisipasi Sekolah (APS) Usia 16-18 tahun menurun, berbanding terbalik dengan Angka Putus Sekolah yang semakin meningkat. Angka Partisipasi Sekolah (APS) merupakan ukuran daya serap lembaga pendidikan terhadap penduduk usia sekolah. APS merupakan indikator dasar yang digunakan untuk melihat akses penduduk pada fasilitas pendidikan khususnya bagi penduduk usia sekolah. Semakin tinggi APS maka semakin besar jumlah penduduk yang berkesempatan mengenyam pendidikan. Sedangkan Angka Putus Sekolah merupakan indikator dengan tingkat realisasi negatif, dimana semakin kecil capaiannya maka mengindikasikan keberhasilan.

Sasaran 4: Meningkatnya Akses dan kualitas Layanan Pendidikan

Khusus - Pendidikan Layanan Khusus, ditetapkan 1 indikator kinerja yaitu

Prosentase anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mendapatkan layanan

pendidikan bermutu dengan target 30.42 dan terealisasi sebesar 30.46

atau 100.13 persen. Sasaran Strategis ke-4 ini didukung oleh 1 program

(52)

yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yaitu Program Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK).

Sasaran 5: Meningkatnya mutu Guru dan Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus, ditetapkan 1 indikator kinerja yaitu Prosentase peningkatan mutu Guru dan Tenaga Kependidikan bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus dengan target 54.10 dan terealisasi sebesar 54.25 atau 100.28 persen.

Adapun sasaran strategis ke-5 ini didukung oleh 1 program yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yaitu Program Peningkatan Profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan. Sasaran dari program ini adalah tenaga pendidik (guru/kepala sekolah) dan tenaga kependidikan jenjang SMA, SMK, dan PK-PLK di seluruh Jawa Timur.

Sasaran6 : Meningkatnya kualitas Manajemen pelayanan pendidikan di Cabang Dinas Pendidikan, ditetapkan 1 indikator kinerja yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dengan target 83.00 dan terealisasi sebesar 81.15 atau 97.78 persen.

Sasaran strategis ke – 6, tanggung jawab berada dibawah 24 Kepala Cabang Dinas di masing-masing wilayah beserta jajarannya. Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tidak tercapai pada tahun 2020 disebabkan karena adanya pandemi COVID-19. Selama pandemi, Pemerintah menerapkan kebijakan sistem 50% Work from Home (WFH) dan 50% Work From Office (WFO) untuk menekan angka penularan COVID-19. Dengan menerapkan sistem WFH dan WFO, waktu pelayanan dan penanganan pengaduan secara otomatis juga akan berkurang. Tidak semua bentuk pelayanan dan penanganan pengaduan dapat di seleseikan saat jadwal WFH.

II. PERENCANAAN KINERJA

Tabel 2.1

PERJANJIAN KINERJA (PK)

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2020

No. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1 2 3 4

1 Terwujudnya ketersediaan layanan pendidikan untuk penduduk usia 25 Tahun

Rata-rata lama sekolah 7,65

2 Meningkatnya akses dan kualitas layanan pendidikan menengah

APM Pendidikan Menengah

(SMA/SMK/MA/Paket C/

70,87

(53)

No. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1 2 3 4

SMALB)

3 Meningkatnya akses dan kualitas layanan pendidikan khusus - pendidikan layanan khusus

Prosentase anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mendapatkan layanan pendidikan bermutu

30,42

4 Meningkatnya mutu guru dan tenaga kependidikan bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus

Prosentase peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus - Pendidikan Layanan Khusus

55,65

5 Meningkatnya kualitas Manajemen pelayanan pendidikan di Cabang Dinas Pendidikan

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)

81,20

6 Meningkatnya akuntabilitas kinerja Dinas Pendidikan

Nilai evaluasi implementasi SAKIP Dinas Pendidikan

81,10

Untuk mendukung ketercapaian sasaran strategis sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2020 tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengalokasikan total pagu anggaran sebesar Rp 2.811.311.603.734,73 yang terbagi dalam 43 (empat puluh tiga) program yang dilaksanakan oleh 1 Sekretariat, 4 Bidang, 2 UPT dan 24 Cabang Dinas di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

C. RENCANA ANGGARAN TAHUN 2020

Pada Tahun Anggaran 2020 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan dengan anggaran murni sebesar Rp 7.639.533.532.125,00,-. dengan rincian Belanja Tidak Langsung Rp 3.870.393.002.530,00,- dan Belanja Langsung Rp 3.769.140.529.595,00,-.

Melalui mekanisme perubahan APBD 2020 menjadi Rp 6.367.322.025.746,45,-

dengan rincian Belanja Tidak Langsung Rp 3.556.010.422.011,72,- dan Belanja

Langsung sebesar Rp 2.811.311.603.734,73,-.

Referensi

Dokumen terkait

a. Meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur perhubungan dan transportasi. Meningkatnya kualitas sarana dan prasana pelayanan kesehatan dasar dan

Analisis daya serap CO pada vegetasi yang ada di hutan kota di Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan cara mengalikan jumlah pohon dengan kemampuan pohon tersebut dalam menyerap

Diagram ini dibuat untuk rancangan atau desain sistem pengendalian pada PLC yang kemudian diagram Ladder ini dibuat dalam data mnemonic untuk ditransfer ke CPU PLC melalui

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Chen (1975) Pada suatu siklus pengulangan percobaan pengembangan benda uji dari tanah lempung yang telah diuji pengembangan

Sebagai contoh, ada kerangka kerja CRM yang bagus dari Pearson and Sullivan yang ditulis oleh Sulistyanto (2011) dalam Majalah Arkeologi. Kedua, diperlukan tindakan- tindakan

Dengan memperhatikan kemampuan yang berbeda dari pelarut dalam mengekstraksi logam berat dalam sedimen, serta terbatasnya besarnya konsentrasi dan jenis logam yang

bekerja dalam tim lebih dapat mengembangkan sistem daripada bekerja secara individual, (8) proses pemecahan masalah yang terstruktur dengan teknik pemecahan masalah

BANK SYARIAH MANDIRI Nama Mahasiswa Hendri Agus.. Unit Kerja Magang Marketing