BAB III
METODE PENELITIAN
A. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada CV Mutiara Ilmu Mojokerto yang beralamatkan di Jl. Pahlawan Gg. Sarirejo IX RT. 09 RW. 02 Mojosari Kab.
Mojokerto.
B. Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan penelitian survey. Menurut Sugiyono (2010) penelitian kuantitatif adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan. Menurut Singarimbun (2005) penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dengan bantuan kuisioner dan wawancara sebagai alat pengumpulan data yang pokok.
C. Variabel Penelitian a. Variabel Dependen
Menurut Sekaran (2003) variabel dependen merupakan variabel yang menjadi perhatian utama peneliti, dengan kata lain melalui analisis terhadap variabel dependen adalah mungkin untuk menentukan solusi dari masalah yang ada. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan.
b. Variabel Independen
Menurut Sakaran (2003) variabel independen adalah variabel yang
mempengaruhi variabel dependen, dengan secara positif atau negatif, jika
terdapat variabel independen,variabel dependen juga hadir dan dengan
setiap unit kenaikan dalam variabel independen, terdapat pula kenaikan ataupun penurunan pada variabe dependen. Dengan kata lain, variabel – variabel dependen ditentukan oleh variabel independen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah disiplin kerja dan lingkungan kerja.
D. Definisi Operasional Variabel dan Indikator a. Variabel Dependen (Y)
Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan. Kinerja adalah merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugasnya atas kecakapan, usaha dan kesempatan. Berikut indicator-indikator yang digunakan dalam penelitian ini:
1) Kualitas kerja
Karyawan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan teliti.
2) Kuantitas kerja
Karyawan mampu menyelesaikan target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
3) Ketepatan waktu kerja
Karyawan mampu menyelesaikan pesanan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
b. Variabel Independen (X)
Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1) Disiplin Kerja (X1)
Disiplin adalah sikap kesediaan dan kerelaan seseorang untuk memahami dan mentaati norma-norma peraturan yang berlaku disekitanya. Berikut indikator-indikator yang digunakan dalam penelitian ini:
a) Ketaatan terhadap peraturan.
Peraturan yang berlaku dan sudah ditetapkan oleh pihak yang berlaku dimana peraturan tersebut harus ditaati oleh karyawan.
Para karyawan menaati peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
b) Ketaatan terhadap jam kerja.
Jam kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu dimulai dari jam 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Para karyawan mampu mentaati jam kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
c) Kepatuhan berpakaian seragam.
Karyawan dalam bekerja selalu menggunakan seragam kerja yang telah di tetapkan oleh perusahaan.
d) Kepatuhan dalam penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.
Karyawan menggunakan sarana dan prasarana dengan baik dan
berhati-hati.
e) Bekerja sesuai prosedur.
Perusahaan mempunyai prosedur kerja yang berlaku sehingga prosedur kerja tersebut harus ditaati oleh karyawan. Para karyawan harus bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
2) Lingkungan Kerja Fisik
Lingkungan kerja adalah tempat dimana pegawai melakukan aktivitas setiap harinya. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa aman dan memungkinkan pegawai untuk dapat bekerja optimal. Berikut indikator – indikator yang digunakan dalam penelitian ini :
a) Pewarnaan
Penggunaan warna ruangan kerja mampu mendukung serta memberikan kenyamanan karyawan saat bekerja. Karyawan CV Mutiara Ilmu Mojokerto merasa pewarnaan tempat bekerja sudah tepat.
b) Penerangan
Merasa penerangan tempat bekerja sudah sesuai.
c) Kebersihan
Karyawan merasa kebersihan tempat bekerja sudah terjaga.
d) Pertukaran udara
Karyawan merasa pertukaran udara atau sirkulasi udara di tempat
kerja sudah cukup baik.
e) Keamanan
Karyawan merasa keamanan di tempat kerja sudah baik.
E. Populasi dan Sampel a. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas:
obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2008). Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan bagian produksi CV Mutiara Ilmu Mojokerto yang berjumlah 38 orang.
b. Sampel
Sampel adalah sebagian dari populasi yang dianggap mewakili populasinya. Sedangkan Arikunto (2006) menjelaskan apabila subjek populasi kurang dari 100 lebih baik diambil semua, sedangkan bila subjek penelitian lebih dari 100 maka dapat diambil 10% sampai 15% atau 20%
sampai 25% dari populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 38 orang
dan kurang dari 100, maka populasi dalam penelitian ini bertindak pula
sebagai sampel yaitu seluruh karyawan bagian produksi CV Mutiara Ilmu
Mojokerto. Dalam penelitian ini mempergunakan pengambilan sampel
dengan teknik total sampling yaitu dengan mengambil keseluruhan dari
jumlah karyawan bagian produksi pada CV Mutiara Ilmu Mojokerto.
F. Jenis dan Sumber Data a. Jenis Data
Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : 1) Data Kualitatif
Data kualitatif ini adalah data yang tidak dapat dihitung atau tidak dalam bentuk angka, data ini diperoleh dari perusahaan dalam bentuk informasi baik secara lisan, wawancara atau dalam bentuk tulisan.
2) Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari perusahaan dalam bentuk angka – angka yang dapat dihitung seperti jumlah karyawan, absensi atau data yang diperoleh dari kuisioner dan berhubungan dengan masalah yang diteliti.
b. Sumber Data 1) Data Primer
Data primer yaitu data yang didapat dari sumber pertama atau
secara langsung dari perusahaan untuk dijadikan sebagai bahan
penelitian. Menurut Umar (2011) data primer adalah data yang didapat
dari sumber pertama baik individu atau perseorangan seperti hasil
wawancara atau hasil pengisian kuisioner yang biasa dilakukan
peneliti.Pada penelitian ini data primer diperoleh peneliti dari survey ke
perusahaan, baik itu data berupa jawapan responden dari kuisioner dan
wawancara secara langsung dengan karyawan CV Mutiara Ilmu
Mojokerto sesuai dengan kebutuhan penelitian ini.
2) Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh/dikumpulkan oleh orang-orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Data sekunder dalam penelitian ini berupa absensi, target perusahaan dan data yang diperoleh dari jawaban kuisoner.
G. Teknik Pengumpulan data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengadakan hubungan secara langsung dengan objek yang akan diteliti dengan cara :
a. Wawancara
Wawancara merupakan metodek pengumpulan data dengan caramelakukan tanya jawab secara langsung kepada pihak yang bersangkutan guna mendapatkan data dan keterangan untuk menunjang analisis di CV Mutiara Ilmu Mojokerto. Menurut Widayat (2004) Interview (wawancara)adalah metode yang memberikan pertanyaan terstruktur kepada responden dari populasi yang dirancang untuk memperoleh informasi (data) dari responden.
b. Kuisioner
Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan
dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis
kepada responden untuk di jawab (Sugiyono, 2008). Kuisioner merupakan
teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti
variable yang akan di ukur dan tahu apa yang bias diharapkan dari
responden. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara membuat kuisoner dan disebarkan kepada responden terkait dengan disiplin kerja, lingkungan kerja dan kinerja karyawan.
H. Teknik Pengukuran Variabel
Adapun teknik pengukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan jawaban adalah dengan menggunakan skala likert. Skala likert adalah alat yang digunakan untuk mengukur setiap pendapat dan persepsi seorang atau kelompok tentang fenomena social yang dilaksanakan dengan menghadapkan responden dengan menggunakan alat-alat gradasi yang sangat positif sampai dengan yang sangat negative menurut Sugiyono (2008).
Jawaban yang diberikan responden, diberi nilai dengan merefleksikan secara konsisten dari sikap responden yaitu dengan memberikan skor pada setiap jawaban dari kuisoner yang diajukan kepada responden. Dalam penelitian ini setiap jawaban atas variabel disiplin kerja, lingkungan kerja dan kinerja karyawan menggunakan sistem skor sebagai berikut :
a. Jawaban A (Sangat Setuju) diberi skor 5 b. Jawaban B (Setuju) diberi skor 4
c. Jawaban C (Cukup Setuju) diberi skor 3 d. Jawaban D (Tidak Setuju) diberi skor 2
e. Jawaban E (Sangat Tidak Setuju) diberi skor 1
Keterangan :
a. Jawaban A (Sangat Setuju) diberi skor 5, yang berarti jawaban dari lingkungan kerja mempunyai indikasi sangat baik. Sedangkan disiplin kerja dan kinerja karyawan mempunyai indikasi sangat tinggi dalam pengukurannya.
b. Jawaban B (Setuju) diberi skor 4, yang berarti jawaban dari lingkungan kerja mempunyai indikasi baik. Sedangkan disiplin kerja dan kinerja karyawan mempunyai indikasi tinggi dalam pengukurannya.
c. Jawaban C (Cukup Setuju) diberi skor 3, yang berarti jawaban dari lingkungan kerja mempunyai indikasi cukup baik. Sedangkan disiplin kerja dan kinerja karyawan mempunyai indikasi cukup tinggi dalam pengukurannya.
d. Jawaban D (Tidak Setuju) diberi skor 2, yang berarti jawaban dari lingkungan kerja mempunyai indikasi tidak baik. Sedangkan disiplin kerja dan kinerja karyawan mempunyai indikasi rendah dalam pengukurannya.
e. Jawaban E (Tidak Setuju) diberi skor 1, yang berarti jawaban dari
lingkungan kerja mempunyai indikasi sangat tidak baik. Sedangkan disiplin
kerja dan kinerja karyawan mempunyai indikasi sangat rendah dalam
pengukurannya.
Tabel 3.1
Tabulasi Pengukuran data
Pilihan Jawaban Skor
Variabel
Disiplin Kerja Lingkungan Kerja
Kinerja Karyawan
Sangat Setuju 5 Sangat Tinggi Sangat baik
Sangat Tinggi
Setuju 4 Tinggi Baik Tinggi
Cukup Setuju 3 Cukup Cukup Cukup
Tidak Setuju 2 Rendah Tidak Baik Rendah
Sangat Tidak
Setuju 1 Sangat
Rendah
Sangat Tidak Baik
Sangat Rendah
I. Pengujian Instrumen Penelitian a. Uji Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tigkat kevalidtan atau keabsaan suatu instrument. Menurut Arikunto (2006) suatu instrumental yang valid memiliki validitas tinggi dan sebaliknya. Uji validitas ini dihitung dengan mengkorelasikan setiap skor item dengan total skor dalam setiap variabelnya.
Untuk mengetahui valid tidaknya instrument dengan cara 𝑟
𝑥𝑦hitung
dikonsultasikan dengan r tabel dengan taraf signifikan 5%. Jika didapatkan
harga 𝑟
𝑥𝑦hitung >r tabel, maka butir instrument dapat dikatakan valid, akan
tetapi sebelumnya jika harganya 𝑟
𝑥𝑦<r tabel, maka dikatakan bahwa instrument tersebut tidak valid.
𝑟 = 𝑛∑
𝑥𝑦− (∑
𝑥)(∑
𝑦)
√{𝑛∑𝑥
2− (∑𝑥
2){𝑛∑𝑦
2− (∑𝑦
2)}
Keterangan:
r = Koefisien korelasi
x = Skor tiap butir pertanyaan y = Skor total
n = Jumlah responden/populasi
∑x = Jumlah skor item
∑y = Jumlah skor total
∑x2 = Jumlah skor kuadrat nilai X
∑y2 = Jumlah skor kuadrat nilai Y b. Uji Reabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik.Reliabilitas menunjukkan pada tingkat keandalan (dapat dipercaya) dari suatu indikator yang digunakan dalam penelitian.Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk mengetahui reliabilitas instrumen adalah rumus alpha dari Cronbach(Arikunto,2006):
𝑟
11= ( 𝑘
𝑘 − 1 ) (1 − ∑𝜎𝑏
2𝜎𝑡
2)
Keterangan:
𝑟
11= Reabilitas instrumen
𝑘 = Banyaknya butir pertanyaan
∑𝜎𝑏
2= Jumlah varian butir dikuadratkan 𝜎𝑡
2= Jumlah varian total dikuadratkan
Apabila r hitung > dari r tabel, maka data yang digunakan adalah realibel, sebaliknya jika r hitung <r tabel, maka data yang digunakan tidak realibel. Suatu instrumen penelitian dikatan realibel apabila nilai alpha >
atau = 0,06.
J. Teknik Analisis Data 1) Rentang Skala
Rentang skala adalah alat yang digunakan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana disiplin kerja dan lingkungan kerja serta kinerja karyawan CV Mutiara Ilmu Mojokerto. Menurut Umar, Husein (2003) menentukan rentang skala dengan rumus:
𝑅𝑆 = 𝑛(𝑚 − 1) 𝑚
Dimana:
RS : rentang skala n : jumlah sampel
m : jumlah alternative jawaban
berdasarkan rumusan diatas, maka dapat diperoleh perhitungan skala sebagai
berikut :
𝑅𝑆 =
38(5−1)5