• Tidak ada hasil yang ditemukan

File Penunjang Akreditasi Terbaru Versi Lawas RPP 2 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "File Penunjang Akreditasi Terbaru Versi Lawas RPP 2 2010"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 27 GARUT

Jalan Mira Mareu Desa Karyamukti Kec. Cibalong Kabupaten Garut

Jalan Mira Mareu Desa Karyamukti Kec. Cibalong Kabupaten Garut

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Kewirausahaan Kelas/Program : X/UMUM

Semester : 2

Jumlah pertemuan : 6 x 45 ‘

I. Standar Kompetensi :

1 Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha

II. Kompetensi Dasar :

1.7 Membuat keputusan

III. Indikator :

 Siswa dapat menjelaskan pengertian resiko usaha

 Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam resiko

 Siswa dapat menyebutkan cara untuk memperkecil resiko

IV. Tujuan Pembelajaran :

Melalui Kegiatan diskusi Informasi siswa :

 Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam resiko

 Siswa dapat menentukan bagaimana cara untuk memperkecil resiko usaha

V. Materi Ajar :

 Pengertian resiko usaha

 Macam-macam resiko usaha

 Manfaat dan tujuan resiko usaha  Manajemen resiko usaha

VI. Alokasi Waktu :

6 x 45 Menit

VII. Metode Pembelajaran :

1. Diskusi Informasi

 Bertanya mengenai konsep resiko

B. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘):

(2)

C. Penutup (10’) :

 Bersama-sama siswa dan guru menyimpulkan pengertian resiko usaha

Pertemuan Ke 2 a. Tatap Muka : Langkah-langkah:

D. Pendahuluan (5’) :

1. Mengkondisikan kelas

2. Memberikan Afersepsi mengenai resiko usaha

E. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘):

1. Guru menugaskan siswa untuk membaca beberapa contoh kasus usaha

2. Mengarahkan untuk mengidentifikasi resiko-resiko usaha (klasifikasi dan jenis resiko) yang ada dalam kasus-kasus tersebut

F. Penutup (10’) :

1. Siswa bersama guru menyimpulkan resiko-resiko usaha yang mungkin timbul. 2. Memberikan tugas.

b. Tugas Terstruktur :

 Membaca profil kasus-kasus usaha.

c. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur

 Mendaftarkan resiko-resiko yang terdapat dalam kasus-kasus yang dibacanya

IX. Penilaian :

a. Tugas Terstruktur Membaca sebuah artikel

Hal yang dinilai Penskoran

Membaca mandiri 3

Membuat catatan 5

Ada draf kesimpulan 2

b. Tugas Mandiri

Mendaftarkan resiko-resiko Penskoran

Menentukan pokok-pokok artikel 3

Menentukan resiko-resiko 7

b. Bertanya mengenai manfaat mempelajari resiko usaha

2. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘): a. Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab resiko

b. Guru menjelaskan klasifikasi orang dalam mengahadapi resiko usaha

3. Penutup (10’) :

 Bersama-sama siswa dan guru menyimpulkan faktor penyebab resiko dan klasifikasi orang dalam mengahadpai resiko

(3)

1. Pendahuluan (5’) :

a. Mengkondisikan kelas

b. Memberikan Afersepsi mengenai faktor penyebab resiko dan klasifikasi orang dalam mengahadapi resiko

2. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘):

a. Guru menugaskan siswa untuk membaca beberapa contoh kasus usaha

b. Mengarahkan untuk mengidentifikasi faktor penyebab resiko dan klasifikasi orang dalam mengahadapi resiko

3. Penutup (10’) :

a. Siswa bersama guru mengidentifikasi faktor penyebab resiko dan klasifikasi orang dalam mengahadapi resiko

b. Memberikan tugas.

b. Tugas Terstruktur :

 Membaca profil kasus-kasus usaha.

c. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur

 Mengidentifikasi faktor penyebab resiko dan klasifikasi orang dalam mengahadapi resiko

IX. Penilaian :

a. Tugas Terstruktur Membaca sebuah artikel

Hal yang dinilai Penskoran

Membaca mandiri 3

Membuat catatan 5

Ada draf kesimpulan 2

b. Tugas Mandiri

Mengidentifikasi faktor penyebab resiko Penskoran Menentukan faktor penyebab resiko 5

Menentukan klasifikasi orangdalam mengahadapi resiko 5

Pertemuan Ke 5 a. Tatap Muka : Langkah-langkah:

A. Pendahuluan (5’) :

 Mengkondisikan kelas

 Bertanya mengenai konsep cara mengatasi resiko usaha

B. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘):

 Guru menjelaskan mengenai cara mengatasi dan memeperkecil resiko usaha

 Guru menjelaskan mengenai prosedur menganalisis resiko usaha

C. Penutup (10’) :

 Bersama-sama siswa dan guru menyimpulkan mengenai cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha.

 Bersama-sama siswa dan guru menyimpulkan prosedur menganalisis resiko usaha.

(4)

1. Pendahuluan (5’) :

a. Mengkondisikan kelas

b. Memberikan Afersepsi mengenai cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha dan prosedur menganalisis resiko usaha

2. Inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi) ( 30 ‘):

a. Guru menugaskan siswa untuk membaca beberapa contoh kasus usaha b. Mengarahkan untuk mengidentifikasi cara mengatasi dan memperkecil

resiko usaha dan prosedur menganalisis resiko usaha

3. Penutup (10’) :

a. Siswa bersama guru mengidentifikasi cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha dan prosedur menganalisis resiko usaha dari contoh kasus. b. Memberikan tugas.

b. Tugas Terstruktur :

 Membaca profil kasus-kasus usaha.

c. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur

 Mengidentifikasi cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha

 Mengidentifikasi prosedur menganalisis resiko usaha yang diambil oleh wirausawan yang bersangkutan.

IX. Penilaian :

a. Tugas Terstruktur Membaca sebuah artikel

Hal yang dinilai Penskoran

Membaca mandiri 3

Membuat catatan 5

Ada draf kesimpulan 2

b. Tugas Mandiri

Mengidentifikasi cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha

dan prosedur menganalisis resiko usaha Penskoran Mengidentifikasi cara mengatasi dan memperkecil resiko usaha 5

Menentukan prosedur menganalisis resiko usaha 5

X. Alat/sumber/bahan belajar :

a.Kewirausahaan untuk SMK dan MK. Ir. Hendro. Erlangga 2010. Hal 107-114.

b.The Entrepreneur Way. Ali Akbar & Eko Priyo Kuncoro. Media Pressindo 2010. Hal 33-41, 115-121.

c.E-book Motivasi. X-per- Zero

d.Biografi Orang-orang Sukses. WWW. Gilirantimur.com.

Cibalong, Juli 2010 Mengetahui

Kepala sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. JUANDA ASMAS IMAN HADIMANTO, S.Pd

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pembuatan kampanye mengenang kembali jasa dan semangat perjuangan Dewi Sartika di Kota Bandung diperlukan data yang lengkap, penentuan target yang jelas serta pesan yang

[r]

rasional, ada juga anggota Organisasi Karang Taruna Dusun Cekelan, Madureso,. Temanggung yang mempertimbangkan faktor emosional dalam

Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan perilaku tentang feminine hgygiene mahasiswi Universitas Kristen Maranatha

Pada aspek ekonomi keluarga dampingan akan dibahas mengenai beberapa indikator utama sirkulasi dana dari keluarga dampingan yakni pendapatan keluarga sebagai sumber

tambahan informasi mengenai pengaruh nilai yang diterima konsumen, kepuasan terhadap loyalitas konsumen, dimana informasi tersebut diharapkan dapat digunakan untuk

Ini bermakna bahwa jika guru menerapkan PBK sebagai sistem penilaian pencapaian akademik siswa, maka hendaklah digunakan secara menyeluruh iaitu penilaian yang menilai dan

Bapak I Ketut Gunarta tergolong dalam keluarga dengan ekonomi rendah. Sebagai kepala keluarga, Bapak I Ketut Gunarta yang bekerja sebagai PD Pasar memiliki