ANALISA PREFERENSI PEMILIHAN RUTE TERPENDEK
JARINGAN JALAN
(STUDI KASUS PERUMNAS SIMALINGKAR – PUSAT KOTA
MEDAN)
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk Melengkapi Tugas - Tugas dan Memenuhi Syarat untuk Menempuh Ujian Sarjana Teknik Sipil
Disusun Oleh :
ROY EKAPUTRA TARIGAN
040404005
SUB JURUSAN TRANSPORTASI
DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Abstrak
“Analisa Preferensi Pemilihan Rute Terpendek Jaringan Jalan (Studi Kasus Perumnas Simalingkar–Pusat Kota Medan)”
Oleh: Roy Eka Putra Tarigan ( 04 0404 005)
Pencarian rute terpendek merupakan satu masalah yang banyak dibahas dalam transportasi, misalnya seorang pengguna jalan ingin melakukan perjalanan dari suatu tempat asal ke tempat tujuan, dimana dalam melakukan perjalanan tersebut pengguna tentu akan menggunakan rute terpendek dari beberapa rute yang menghubungkan asal dengan tujuannya. Dapat dilihat bahwa, penentuan rute terpendek memegang peranan penting karena dapat mengefisiensikan jarak, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai suatu daerah tujuan tertentu.
Rute yang ditempuh oleh pengguna jalan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari umumnya hanyalah rute yang sering (biasa) dilalui ataupun rute yang dianggab terpendek berdasarkan persepsi pribadi/orang lain yang pada kenyataannya hal tersebut belum tentu benar. Sebagai contoh, terkadang rute dengan jarak yang pendek mempunyai tingkat kemacetan yang lebih tinggi sehingga waktu tempuh lebih lama dibanding rute yang sedikit lebih panjang tetapi tingkat kemacetannya rendah. Hal ini disebabkan karena masih tingginya persepsi pengguna jalan bahwa rute yang pendek merupakan rute dengan waktu terpendek (tercepat). Dari hasil penelitian diperoleh rute terpendek dengan perhitungan (baik dengan algoritma Dijkstra maupun Floyd-Warshall) dan hasil wawancara/kuisioner. Dimana terlihat bahwa hanya terdapat 33% pengguna jalan yang memilih rute tersebut, sama dengan rute yang diperoleh dari hasil perhitungan, sedangkan pengguna jalan lainnya (67%) hanya berdasarkan anggapan/persepsi dimana rute yang dipilihnya merupakan rute terpendek.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas kasih dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tugas akhir ini dengan baik. Tugas akhir ini disusun untuk melengkapi persyaratan untuk menempuh ujian sarjana
pada Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. Adapun judul tugas akhir ini adalah “Analisa Preferensi Pemilihan Rute Terpendek Jaringan Jalan (Studi Kasus Perumnas Simalingkar–Pusat Kota Medan)”.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa selama penyusunan Tugas Akhir ini banyak sekali bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan rasa terimaksih yang sebesar – besarnya :
1. Tuhan Yesus Kristus, untuk segala penyertaan, kasih berkat dan rahmatnya. 2. Bapak Medis S. Surbakti, ST, MT sebagai Dosen Pembimbing yang telah
meluangkan waktu dan memberikan masukan yang sangat berharga dalam penyusunan Tugas Akhir saya ini hingga selesai.
3. Bapak Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan sebagai ketua Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Medan.
4. Bapak Ir. Terunajaya, MSc sebagai sekretaris Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Medan.
5. Bapak dan Ibu Dosen Pembanding yang telah memberikan masukan dan waktu dalam penyelesaian Tugas Akhir ini.
7. Untuk saudara penulis, Rico Rinaldi Tarigan, Mitra, Mega, Krisman, dan Salomo terimakasih buat dukungannya kepada penulis.
8. Buat sahabat-sahabatku (Leo, Benny, Bolon, Mike, Sondang, Erwin, Wal’ud, Mayjen, Maijer, Ella, B’Ramon, Topan, Burian, Alex, Nahor, Jaka, Cikel, Izal, Suryo, Nuek, Josep, Mario, Andre, Budi, Emir, Christoper, Ical, Gabe, ALL), anak2 kost Kamboja 02 & 40A, terimakasih untuk setiap dukungan dan perhatiannya.
9. Buat semua teman – teman Angkatan 2004 yang telah memberikan warna pada kehidupan penulis, yang memberikan setetes air pada jiwa yang kering, terimakasih buat kebersamaan kita selama ini.
10. Buat Highway Laboratory Community (Maijer, Syawal, Rauf, Atta, Gabe, Markus, Monang, Alpri, Apri, Sam, Malvin, Olim), terima kasih untuk setiap dukungan dan kebersamaannya.
Penulis menyadari bahwa penulisan tugas akhir ini masih jauh dari sempurna, karena keterbatasan pengetahuan, pengalaman serta referensi yang penulis miliki. Untuk itu penulis mengharapkan saran-saran dan kritik demi perbaikan pada masa – masa mendatang.
Medan, Juni 2010
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI... iv
DAFTAR ISTILAH ... viii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR GRAFIK ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB I PENDAHULUAN
I.1 Umum ... I-1
I.2 Latar Belakang ... I-2
I.3 Tinjauan Penelitian ... I-3
I.4 Pembatasan Masalah ... I-4
I.5 Metodologi Penelitian ... I-4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
II.1.1 Pengertian ... II-1
II.1.2 Pemodelan Transportasi ... II-3
II.1.2.1 Pemodelan Bangkitan dan Tarikan Perjalanan
(Trip Generation and Trip Attraction) ... II-6
II.1.2.2 Pemodelan Sebaran Perjalanan (Trip Distribution) II-7
II.1.2.3 Pemodelan Pemilihan Kendaraan (Modal Split) ... II-8
II.1.2.4 Pemodelan Pemilihan Rute Perjalanan
(Traffic Assigment) ... II-8
II.2 Transportasi dan Masalah Kemacetan ... II-12
II.3 Tinjauan Masalah Daerah Kajian, Zona dan Ruas ... II-14
II.3.1 Daerah Kajian ... II-14
II.3.2 Zona ... II-15
II.3.3 Ruas ... II-16
II.4 Pemilihan Rute Jaringan Jalan ... II-17
II.4.1 Umum ... II-17
II.4.2 Faktor Penentu Utama Pemilihan Rute ... II-23
II.4.3 Model Analisis Pemilihan Rute ... II-25
II.5 Pemilihan Rute Terpendek Pada Jaringan Jalan (Shortest Path) ... II-27
II.6.1 Pengenalan Algoritma Djikstra ... II-30
II.6.1.1 Skema Umum Penggunaan Algoritma Djikstra ... II-31
II.6.1.2 Analisis Hasil Algoritma Dijkstra ... II-34
II.6.2 Pengenalan Algoritma Floyd-Warshall ... II-37
II.6.3 Pengenalan Algoritma Bellman-Ford ... II-38
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
III.1 Umum ... III-1
III.2 Rencana Kerja ... III-4
III.2.1 Studi Pendahuluan dan Kajian Pustaka ... III-4
III.2.2 Perancangan dan Pelaksanaan Survei Pendahuluan ... III-4
III.2.3 Perancangan dan Pelaksanaan Survei Penelitian ... III-5
III.2.4 Pengumpulan dan Pengolahan Data ... III-7
III.2.5 Kompilasi Data ... III-8
III.2.6 Uji Metode Algoritma ... III-8
III.2.7 Analisis Perbandingan Pemilihan Rute Terpendek dari
Kuisioner (Pengguna Jalan) dengan Hasil dari Metode
Algoritma ... III-8
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.1 Analisa Waktu Perjalanan ... IV-1
IV.1.1 Analisa Jaringan Jalan pada Jam Sibuk (On Peak) ... IV-3
IV.1.2 Analisa Jaringan Jalan pada Jam Tidak Sibuk (Off Peak) .. IV-11
IV.2 Analisis Pencarian Rute Terpendek Jaringan Jalan ... IV-27
IV.2.1 Metode Algoritma Dijkstra ... IV-27
IV.2.2 Metode Algoritma Floyd-Warshall ... IV-40
IV.2.3 Hasil Perhitungan Pemilihan Rute Terpendek ... IV-45
IV.3 Karakteristik Pemilihan Rute Terpendek oleh Masyarakat
(Pengguna Jalan) ... IV-46
IV.3.1 Survei Pemilihan Rute ... IV-46
IV.3.2 Latar Belakang Pemilihan Rute ... IV-49
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
V.1 Kesimpulan ... V-1
DAFTAR ISTILAH
Algoritma : Kumpulan instruksi/perintah yang dibuat secara jelas dan
sistematis berdasarkan urutan yang logis (logika) untuk penyelesaian suatu masalah.
Cost : Biaya perjalanan (Waktu)
Edge Weights : Bobot-bobot sisi
Greedy Alghotihm : Algoritma rakus/tamak
Node/Vertex : Titik Simpul
On peak : Waktu sibuk
Off Peak : Waktu tidak sibuk
Shortest Path : Jarak Terpendek
Time : Waktu Perjalanan
Trip : Jumlah Perjalanan
Vertek : Garis Penghubung titik simpul
Weight : Bobot/jarak
DAFTAR TABEL
Tabel Judul Tabel Halaman
2.1 Pengelompokan Mode Pemilihan Rute ... II-25
4.1 Data Waktu Tempuh Rute I ... IV-3
4.2 Data Waktu Tempuh Rute II ... IV-4
4.3 Data Waktu Tempuh Rute III ... IV-5
4.4 Data Waktu Tempuh Rute IV ... IV-6
4.5 Data Waktu Tempuh Rute V ... IV-7
4.6 Data Waktu Tempuh Rute VI ... IV-8
4.7 Data Waktu Tempuh Rute VII ... IV-9
4.8 Data Waktu Tempuh Rute VIII ... IV-10
4.9 Data Waktu Tempuh Rute I ... IV-11
4.10 Data Waktu Tempuh Rute II ... IV-12
4.11 Data Waktu Tempuh Rute III ... IV-13
4.12 Data Waktu Tempuh Rute IV ... IV-14
4.13 Data Waktu Tempuh Rute V ... IV-15
4.15 Data Waktu Tempuh Rute VII ... IV-17
4.16 Data Waktu Tempuh Rute VIII ... IV-18
4.17 Data Waktu Tempuh Rute Terpendek dari Hasil Aplikasi .... Algoritma
Dijkstra IV-39
4.18 Urutan Simpul Hasil Algoritma Floyd-Warshall ... IV-43
4.19 Data Waktu Tempuh Rute Terpendek dari Hasil Aplikasi
Algoritma Floyd-Warshall ... IV-45
4.20 Jumlah Responden Pemilih/Pengguna Rute ... IV-48
4.21 Latar belakang Pemilihan Rute ... IV-50
4.22 Panjang dan Lama Lintas Tempuh tiap Rute dari Hasil Survei ... Lapangan
IV-51
4.23 Hal-hal yang Biasa Menghambat Perjalanan ... IV-53
DAFTAR GAMBAR
Gambar Judul Tabel Halaman
1.1 Bagan Alir Penelitian ...I-6
2.1 Bagan Alir (Flowchart) Konsep Perencanaan Transportasi
Empat Tahap ... II-10
2.2 Sketsa Daerah Kajian Sederhana ... II-17
2.3 Contoh Gambar Pemilihan Rute Alternatif ... II-22
2.4 Rute Terpendek ... II-29
2.5 Gambar Algoritma Dijkstra ... II-33
4.1 Rute I ... IV-19
4.2 Rute II ... IV-20
4.3 Rute III ... IV-21
4.4 Rute IV ... IV-22
4.5 Rute V ... IV-23
4.6 Rute VI ... IV-24
4.7 Rute VII ... IV-25
DAFTAR GRAFIK
Grafik Judul Grafik Halaman
4.1 Jumlah Responden Pemilih/Pengguna Rute ... IV-48
4.2 Latar belakang responden pada pemilihan rute ... IV-50
4.3 Perbandingan Waktu Tempuh tiap Rute pada Jam Sibuk dan
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN A Peta kota Medan
LAMPIRAN B Format Kuisioner