• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENAFSIRAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PERCERAIAN DENGAN ALASAN PERSELISIHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENAFSIRAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PERCERAIAN DENGAN ALASAN PERSELISIHAN"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PENAFSIRAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA

PERCERAIAN DENGAN ALASAN PERSELISIHAN

(STUDI PERKARA NOMOR: 2304/Pdt.G/2013/PA. Mlg.)

SKRIPSI

“Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S.1) dalam Jurusan Syariah

(Akhwal Syakhsiyyah) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang”

Oleh: Khotamurizal. Dz

201310020311023

JURUSAN SYARI’AH FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2017

(2)

ii

PENAFSIRAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA

PERCERAIAN DENGAN ALASAN PERSELISIHAN DI

PENGADILAN AGAMA MALANG

(STUDI PERKARA NOMOR: 2304/Pdt.G/2013/PA. Mlg.)

SKRIPSI

“Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S.1) dalam Jurusan Syariah (Akhwal Syakhsiyyah)

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang”

Oleh: Khotamurizal. Dz

201310020311023

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS AGAMA ISLAM

JURUSAN SYARI’AH 2017

(3)
(4)
(5)
(6)

vi KATA PENGANTAR

يِف َلَعَج يِذَّلا َكَراَبَت ،اًر ي ِصَب اًر يِبَخ ِهِداَبِعِب َناَك يِذَّلا َِّ ِلِل د مَح لَا

الل َّلِإ َهَلِإ َل نَا دَه شَأ .اًر يِن م اًرَمَق َو اًجاَرِس اَه يِف َلَعَج َو اًج و ر ب ِءاَمَّسلا

،ا ًر يِذَن َو اًر يِشَب ِ قَح لاِب هَثَعَب ي ِذَّلا ه لو سَر و ه د بَع اًدَّمَح م َّنَا دَه ش َأو

ِهِلآ ىَلَع َو ِه يَلَع ِ لَص َّم هَّللَا .اًر يِن م اًجاَرِس َو ِهِن ذِإِب ِ قَح لا ىَلِإ اَيِعاَد َو

د عَب اَّمَأ .اًر يِثَك اًم يِل سَت مِ لَس َو ِهِب حَص َو

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya. Shalawat serta salam tidak terlupakan Penulis haturkan kepada nabi tercinta Muhammad SAW, yang membawa ajaran Islam Sampai saat ini. Dengan melalui beberapa proses, penulis berucap syukur atas terselesainya skripsi ini yang berjudul “Penafsiran Hakim dalam Memutus Perkara

Perceraian dengan Alasan Perselisihan di Pengadilan Agama Malang (studi Perkara Nomor: 2304/Pdt.G/2013/PA.Mlg)”.

Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dalam jenjang perkuliah jurusan Syari’ah (Akhwal Syakhsiyyah) Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari hambatan dan kesulitan, namun berkat bimbingan, bantuan, nasihat dan saran serta kerjasama

(7)

vii

dari berbagai pihak khususnya Pembimbing, segala hambatan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Untuk itu dalam kesempatan ini, peneliti mengucap banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Kedua orang tua dan keluarga yang selalu melimpahkan do’a, perhatian, cinta dan kasih sayang yang berlimpah kepada penulis sampai saat ini.

2. Bapak Prof. Dr. Tobroni, M.Si selaku dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Ibu Idaul Hasanah, M.HI, selaku Ketua Jurusan Syari’ah Prody Ahwal Al-Syakhsiyyah, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang dan selaku dosen Pembimbing I, terimakasih sebanyak-banyaknya Ibuk atas semua keikhlasannya dalam membimbing saya selaku penulis untuk menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Semoga Allah memberikan balasan yang setimpal kepada Ibuk. Amin

4. Bapak Drs. M. Sarif, M.Ag, selaku dosen pembimbing II, terimakasih banyak Ustadz astas semua keikhlasannya dalam membimbing saya selaku penulis dalam menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Semoga Allah memberikan balasan yang setipal kepada Ustadz. Amin

5. Terima kasih banyak kepada segenap pengurus inti Pengadilan Agama Malang, yang telah memberikan saya untuk dapat izin meneliti pada perkara nomor: 2304/Pdt.G/2013/PA.Mlg.

6. Terimaksih banyak kepada segenap staf dan karyawan Jurusan Syari’ah Prody Akhwal Syakhsiyyah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang.

(8)

viii

7. Terimakasih banyak kepada teman-teman yang selalu memberikan dukungan semangat dalam penyusunan ini, dan saya mendoa’akan semoga teman-teman yang bersangkutan selalu sehat dan sukses untuk kita. Amin.

Malang, 04 Oktober 2017 Mahasiswa

(9)

ix MOTTO

“Tuhan memberikanmu hidup bukan karena

kamu membutuhkannya, melainkan seseorang

(10)

x

ABSTRAK

Nama : Khotamurizal. Dz

Nim : 201310020311023

Jurusan : Syari’ah (Akhwal Syakhsiyyah)

Fakultas : Agama Islam

Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

Judul : Penafsiran Hakim Pengadilan Agama Malang dalam

memutus Perkara perceraian dengan alasan Perselisihan di Pengadilan Agama Malang (Studi Perkara Nomor: No.2304/Pdt.G/2013/ PA.Mlg)

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Penafsiran Hakim Pengadilan Agama Malang tentang perselisiah yang selalu digunakan sebagai alasan Perceraian. Pada Rumusan Masalah yang Penulis angkat dalam Skipsi ini adalah: (1) Bagaimana pertimbangan hakim Pengadilan Agama Malang dalam pembuktian dan memutuskan perkara gugatan perceraian. (2) Bagaimana landasan hakim dalam Menafsirkan poin (f ) yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah PP No. 9 Tahun 1975 Pasal 19 dalam penjelasan Pasal 39 UU Perkawinan No.1 Tahun 1974 yang diterapkan dalam memutus perkara No.2304/Pdt.G/2013/ PA.Mlg. Penelitian ini berbentuk literal (library research) yaitu suatu penelitian dengan cara menuliskan, mengklarifikasi dan menjadikan data yang diperoleh dari berbagai sumber tertulis. Dalam hal ini, Hakim diwajibkan untuk melihat batasan–batasan apa dalam permasalahan antara suami– istri yang dapat diketahui dalam surat–surat gugatan, jawaban, replik, duplik, pembuktian, maupun kesimpulan mereka dalam sidang pengadilan yang termasuk kategori perselisihan secara terus menerus dalam rumah tangga tersebut. Biasanya hakim memutuskan perkawinan dengan alasan ini bila penggugat dan tergugat telah pisah rumah sehingga komunikasi mereka terputus. Selain itu, salah satu pihak biasanya melakukan sesuatu yang tergolong berat dan tidak dapat dimaafkan oleh pihak lain seperti kekerasan rumah tangga, kekurangan ekonomi, perselingkuhan, penelantaran baik terhadap pasangan maupun anak - anak, dan lain sebagainya. Perselisihan terus menerus dalam rumah tangga dipakai sebagai alasan perceraian paling sering diantara sebab-sebab perceraian lainnya dalam undang-undang karena pembuktiannya paling mudah dan tidak memiliki batasan yang pasti, penilaian adanya perselisihan terus menerus tersebut cenderung subjektif sesuai keyakinan hakim.

Kata Kunci: Penafsiran Hakim, Perselisihan Sebagai Alasan Perceraian, Penafsiran

(11)

xi

ABSTRAK

Name : Khotamurizal. Dz

Nim : 201310020311023

Department : Shari'ah (Akhwal Syakhsiyyah)

Faculty : Islam Religion

College : University Muhammadiyah Malang

Title : Interpretation of Religious Court Judges of Malang in deciding Case of divorce by reason of Dispute (Case Study Number: No.2304 /Pdt.G/ 2013/PA.Mlg)

This thesis aims to know the interpretation of Religious Court Judges Malang about the mercury which is always used as the reason Divorce. In the formulation of Problems Writer lift in this Skipsi is: (1) How the judges consider the Religious Courts of Malang in the proof and decide the case lawsuit divorce. (2) How to judge the basis in Interpreting points (f) contained in Government Regulation PP. 9 of 1975 Article 19 in the elucidation of Article 39 of the Marriage Law No. 1 of 1974 applied in deciding cases No.2304 / Pdt.G / 2013 / PA.Mlg. This study is in the form of literal (library research) is a study by way of writing, clarifying and making data obtained from various sources written. In this case, the Judge is required to see what limitations in the matter between husband and wife can be found in the letters of lawsuit, reply, reply, duplication, proof, and their conclusion in a court of continuous dispute in the house the ladder. Usually the judge decides on marriage for this reason when the plaintiff and the defendant have separated the house so that their communication is disconnected. In addition, one party usually does something that is heavy and unforgivable by others such as domestic violence, economic shortage, infidelity, neglect of both spouses and children, and so forth. Continued disputes within the household are used as the reason for divorce most frequently among other divorce causes in the law because the proof is easiest and has no definite limits, the assessment of such continuous disputes is likely to be subjective according to the judge's conviction.

Keywords: Interpretation of Judges, Disputes as Reasons for Divorce, Judge's

(12)

xii DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iv

SURAT PERNYATAAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

MOTTO ... ix

ABSTRAK ... x

DAFTAR ISI ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... ..1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 5 C. Tujuan Penelitian ... 6 D. Manfaat Penelitian... 6 1. Manfaat Teoritis ... 6 2. Manfaat Praktis ... 6 E. Telaah Pustaka ... 7

(13)

xiii

F. Metode Penelitian ... 10

1. Jenis Penelitian ... 11

2. Sumber Data ... 11

3. Teknik Pengumpulan Data ... 12

4. Metode Analisis Data ... 13

G. Sistematika Pembahasan ... 14

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 16

A.Pengertian dan Syarat Hakim ... 16

1. Pengertian Dan Syarat Hakim ... 16

2. Peran Dan Tugas Hakim Dalam Menyelesaikan Perkara ... 21

3. Tugas Hakim Dalam Memeriksa Dan Mengadili ... 23

B. Landasan Hakim Dalam Memutus Perkara ... 25

C. Landasan Hakim Dalam Memutus Perkara Perceraian ... 33

D. Kewenangan Hakim Dalam Menafsirkan Dan Mengkontruksi Hukum ... 35

E. Perselisihan Sebagai Alasan Perceraian Dalam Undang-undang ... 40

BAB III PENAFSIRAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PERCERAIAN DENGAN ALASAN PERSELISIHAN ... 44

(14)

xiv

A.Kasus Posisi Putusan Perkara Nomor: 2304/ Pdt.G/ 2013/ Pa. Mlg ... 44

B. Dasar Pertimbangan Hakim Mengabulkan Permohonan Perceraian ... 46

1. Tentang Duduk Perkara ... 48

2. Tentang Pertimbangan Hakim ... 54

C. Landasan Hakim Dalam Memutus Putusan Perkara Nomor: 2304/ Pdt. G/ 2013/ Pa. Mlg Perceraian Dengan Alasan Perselisihan ... 57

1. Pendapat Hakim Tentang Perselisihan Sebagai Alasan Perceraian ... 57

2. Analisis Putusan Perkara Nomor: 2304/ Pdt. G/ 2013/ Pa. Mlg Perceraian Dengan Alasan Perselisihan ... 65 BAB IV PENUTUP ... 71 A. Kesimpulan ... 71 B. Saran ... 72 DAFTAR PUSTAKA ... 74 LAMPIRAN-LAMPIRAN

(15)

74 DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Abdul Gani., Pengantar Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum

Indonesia. Gemma Insani Press, Jakarta, 1994.

Alawiyah Wahib, Wiwi., Kesalahan-kesalah Seputar Tahap-tahap Pernikahan

Paling Sering Terjadi, Sabil, Jogjakarta, 2012

Al Hamdani., Risalah Nikah, Pustaka Amani, Jakarta, 2002

Djazuli, Zainudin., Fiqih Ibadah, Lembaga Ta’lif Wannasyr, Kediri.

Karsayuda, M., Perkawinan beda Agama, Total Media Yogyakarta, Yogyakarta, 2006.

Khomariah., Hukum Perdata, UMM Press, Malang, 2013.

Muhammad Abu abdillah. Shahih bukhori, terjemahan Zainudin Hamidy dkk, Jakarta Widjaya, 1984.

Rasyid.A, Roihan, Hukum Acara Peradilan Agama, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2000

Saleh, Wanjtik., Kehakiman dan Peradilan, Ghalia Indonesia, Jakarta Medan Surabaya Yogya, 1997.

Sayid, Sabiq., Fiqh Sunnah, Araz, Bandung

Subekti R, R Tjitrosudibio., Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Pradnya Paramita, Jakarta, 2008.

Sugiyono., Metode Penelitian, Alfabeta, Bandung, 2016.

Sutantio Retnowulan, Iskandar Oeripkartawinata. Hukum Acara Perdata dalam Teori

(16)

75

Syaifudin Muhammad, Turatmiyah Sri, Yahannan Annalisa., Hukum Perceraian, Sinar Grafika, Jakarta, 2013

Turmudzi, Jami' as sahih Turmudzi, Jilid 2. Beirut: Dar al-Fikr.

Abu Daud, Sunan Abi Daud. Beirut: Dar al-Fikr.

Soemiyati, Hukum Perkawianan Islam dan UUP (Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan), Yogyakarta:Liberti.

Turmudzi, Jami' as sahih Turmudzi, li abhas Thalaqktiraniyyah. Jilid 2, hal.511. diriwayatkan dari Abdul Wahab dari Ayyub dari Bapaknya Abi Qalabah dari Tsauban dari Rasullullah.

Ma'arif, Samsul. Kaidah-Kaidah Fiqih. Bandung: Pustaka Ramadhan. 2005.

Lain-lain

Al- Quran dan Terjemahnya

1) Al-Quran/tafsir/ulimul QuranDepartemen Agama Republik Indonesia, al-Quran

dan terjemahnya, Semarang: Toha Putra. 1989.

2) Hadis/Ulumul Hadis

Undang –Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Peraturan Pemerintah (PP) No. 9 Tahun 1975 tentang pelaksanaan dari UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan

Harahap, M. Yahya .Hukum Acara Perdata, Jakarta: Sinar Grafika, 2008. ---Kewenangan dan acara peradilan agama, Undang-Undang nomor 7 tahun 1989, Jakarta: Pustaka.

(17)

76

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosdakarya, 2007. Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Pengadilan Agama.

Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 15 K.AG/1980 tanggal 2 Desember 1981

pasal 70 Undang-undang Nomor 7 tahun 1989

Mujib, Abdulloh, Dasar dan Syarat Pengangkatan Hakim, diakses pada tgl 10 September 2017 dari: http://abdulmudjib.blogspot.co.id/2015/11/dasar-dan-syarat-pengangkatan-hakim.html

Adam, Sakti., Batasan Penafsiran Perselisihan dan Pertengkaran, diakses pada tgl 30 Juli 2017 dari: http://saktiadam.blogspot.co.id/2013/01/batasan-penafsiran-perselisihan-dan.html

Referensi

Dokumen terkait

selaku dosen pembimbing II sekaligus Ketua Jurusan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang yang telah mendidik dan memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada

Mochamad Fuad Hasan, 08210045, 2012, Penerapan Metode Penemuan Hukum (Rechtsvinding) oleh Hakim Pengadilan Agama Blitar dalam Perkara Dispensasi Nikah, Skripsi, Jurusan

Setelah membaca dan mengoreksi skripsi saudara Yusufa Rozaqi, NIM 11210075 Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik

Roibin, M.H.I., selaku Dekan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.. Sudirman, M.A., selaku ketua Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah

Pembimbing penulisan skripsi saudari Siti Saudah, NIM 07210078, mahasiswa Jurusan Al Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syari‟ah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana

Asrori (NIM 052111037) mahasiswa Jurusan Ahwal al-Syahsiyah Fakultas Syari‟ah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang berjudul “Analisis Pendapat Ibnu Abidin

Kesimpulan yang didapat dari penulisan skripsi ini adalah tentang tugas Hakim Pengadilan Agama dalam memeriksa dan memutus perkara perceraian dengan alasan

Roibin, M.H.I., selaku Dekan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.. Sudirman, M.A., selaku ketua Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah