commit to user
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO
Oleh:
EVRILLA TIARAROSY YUNIARTHA D0114048
SKRIPSI
Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik
Program Studi Ilmu Administrasi Negara
PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2018
commit to user
ii
commit to user
iii
commit to user
iv
commit to user
v MOTTO
“Maka sesungguhnya sesudah kesulitan, ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah : 5-6)
“Perjalanan ribuan mil dimulai dari satu langkah.”
(Lao Tzu)
commit to user
vi
PERSEMBAHAN
Karya ini persembahkan kepada :
1. Ibu dan Bapak tercinta yang senantiasa mendampingi, menguatkan dan mendoakan anak-anaknya
2. Kakak tersayang yang tidak pernah bosan memberi nasehat, membimbing, dan memberi uang saku tambahan
3. AN 2014 yang luar biasa
4. Seluruh sahabat yang sudah seperti saudara sendiri
commit to user
vii
KATA PENGANTAR
Puji Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia rahmat dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan masa belajarnya di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dan berhasil menyelesaikan penyusunan penulisan skripsi yang berjudul "Evaluasi Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses implementasi program penanggulangan yang ada di Kabupaten Ponorogo, dengan mengacu pada SOP (Standard Operating Procedur) dari program tersebut.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan serta dukungan materiil maupun non materiil oleh berbagai pihak yang telah mendukung terselesaikannya penyusunan skripsi ini. Maka dalam kesempatan kali ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1. Ibu Dra. Sri Yuliani, M. Si, selaku Pembimbing Skripsi yang telah banyak meluangkan waktunya dalam membimbing, mengarahkan dan memberikan petunjuk sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.
2. Ibu Dra. Sudaryanti, M. Si, selaku Pembimbing Akademik.
3. Ibu Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti N, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret serta selaku Penguji.
4. Bapak Drs. Wahyu Nurharjadmo selaku Penguji.
5. Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan riset.
6. Kedua orang tuaku, bapak dan ibu tersayang yang selalu mendoakan dan mendidik penulis hingga sekarang, serta kakak yang selalu memberikan perhatian, support, arahan, dan dukungannya, maupun doa yang tulus hingga skripsi ini dapat terselesaikan.
7. Tia, Eveline, Lany, Selly, Himawan, Raymound, Era keluarga dan sahabat luar biasa yang selalu memberikan semangat kepada penulis.
commit to user
viii
8. Tami, Frastiwi, Raih, Risa dan Devita, serta seluruh teman-teman AN 2014, yang selalu menjadi motivasi penulis.
9. Serta seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu, yang telah memberikan bantuannya dalam penyusunan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan dan penyusunan skripsi ini masih jauh dari sempurna, mengingat segala keterbatasan kemampuan dari penulis.
Namun, penulis senantiasa berharap skripsi ini dapat memberikan manfaat dan memberikan sumbangan pemikiran bagi seluruh pihak yang membutukan. Oleh karena itu, adanya kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan oleh penulis.
Surakarta, September 2018
Penulis
commit to user
ix DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 7
C. Tujuan Penelitian ... 7
D. Manfaat Penelitian ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 9
A. Kajian Terdahulu ... 9
B. Kajian Pustaka ... 17
1. Kebijakan Publik ... 17
2. Evaluasi Kebijakan Publik ... 20
3. Implementasi Kebijakan Publik ... 23
4. Evaluasi Implementasi Kebijakan Publik ... 29
5. Program Penanggulan Tuberkulosis ... 33
6. Kerangka Pemikiran ... 36
BAB III METODE PENELITIAN... 40
A. Jenis Penelitian ... 40
B. Lokasi Penelitian ... 41
C. Sumber Data ... 42
D. Teknik Pengambilan Sample ... 43
E. Validasi Data ... 43
F. Teknik Pengumpulan Data ... 44
G. Analisis Data ... 44
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 49
A. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 49
1. Gambaran Umum Kabupaten Ponorogo ... 49
a. Kondisi Geografis ... 49
b. Visi dan Misi Kabupaten Ponorogo ... 54
c. Keadaan Kesehatan dan Kondisi Tuberkulosis ... 54
commit to user
x
2. Gambaran Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ... 59
a. Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ... 59
b. Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Ponoorogo ... 61
c. Keadaan Kepegawaian Dinas Kesehatan ... 62
d. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi ... 63
B. Deskripsi Hasil Penelitian ... 67
1. Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo ... 67
2. Proses Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo ... 71
a. Promosi kesehatan ... 74
b. Surveilans (pemantauan) tuberkulosis ... 79
c. Pengendalian Faktor Resiko ... 84
d. Penemuan dan penanganan kasus ... 86
e. Pemberian kekebalan ... 88
f. Pemberiann obat pencegahan ... 89
3. Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Program ... 92
1) Faktor Penghambat ... 92
a. Sumberdaya ... 92
b. Komunikasi ... 95
2) Faktor Pendukung ... 97
a. Disposisi Birokrasi ... 97
b. Struktur Birokrasi ... 98
BAB V PENUTUP ... 103
A. Kesimpulan ... 103
B. Saran ... 105
DAFTAR PUSTAKA ... 106 LAMPIRAN
commit to user
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Angka Kasus Tuberkulosis Tertinggi di Indonesia Tahun 2016... 5
Tabel 2.1 Matriks Kajian/Penelitian Terdahulu ... 9
Tabel 4.1 Jumlah Penduduk Kabupaten Ponorogo Menurut Kecamatan 2016 ... 52
Tabel 4.2 Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 ... 58
Tabel 4.3 Jumlah Tenaga Penunjang/Pendukung di Fasilitas Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2017 ... 62
Tabel 4.4 Matriks Evaluasi Program ... 72
Tabel 4.5 Jumlah Promosi Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2013 ... 77
Tabel 4.6 Matriks Promosi Kesehatan ... 79
Tabel 4.7 Instrumen Surveilans dan Pendataan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ... 82
Tabel 4.8 Jumlah Tenaga Medis dan Non Medis (SDM) Kabupaten Ponorogo 2012-2016 ... 93
Tabel 4.9 Sumberdaya Program ... 93
Tabel 4.10 Matriks Faktor-faktor ... 101
commit to user
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Angka Penderita Tuberkulosis Menurut Kelompok Umur Tahun
2012-2016 ... 2
Gambar 2.1 Model Implementasi Menurut Edward III ... 26
Gambar 2.2 Model Implementasi Menurut Sabatier dan Mazmanian ... 28
Gambar 2.3 Skema Kerangka Pemikiran ... 36
Gambar 3.1 Skema Model Analisis Interaktif... 45
Gambar 4.1 Peta Kabupaten Ponorogo ... 50
Gambar 4.2 Luas Wilayah Per Kecamatan ... 51
Gambar 4.3 Angka Kematian Bayi Per 1000 Kelahiran Hidup ... 55
Gambar 4.4 Angka Pelayanan Bersalin dan Nifas oleh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Ponorogo Tahun 2012 - 2016 ... 57
Gambar 4.5 Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ... 60
Gambar 4.6 Susunan Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ... 66
Gambar 4.7 Promosi Kesehatan / Penyuluhan Tuberkulosis di Lokasi dengan Resiko Tinggi Penularan Tuberkulosis ... 75
Gambar 4.8 Sosialisasi PHBS dan Tuberkulosis di Sekola/Pondok Pesantren ... 85
commit to user
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat Permohonan Izin Penelitian Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat
Lampiran 2. Surat Pemohonan Izin Penelitian Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo
Lampiran 3. Surat Rekomendasi Penelitian Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat
Lampiran 4. Surat Keterangan Selesai Peneltian Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo
Lampiran 5. Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2017
Lampiran 6. Instrumen Surveilan Tuberkulosis
commit to user
xiv Abstrak
Evrilla Tirararosy Yuniartha. D0114048. Evaluasi Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo. Skripsi.
Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.
Universitas Sebelas Maret.2018.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses implementasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo berdasakan Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Riset ini menggunakan pendapat yang dikemukakan Wenstra tentang tipe evaluasi on- going-evaluation, juga pendapat Ripley mengenai compliance (kepatuhan) dalam implementasi program, serta teori George III mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan didukung telaah dokumen. Validitas data dilakukan menggunakan triangulasi. Teknik analisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan, proses implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo dengan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.67 tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis sebagai guide-line, terdiri atas kegiatan: promosi kesehatan, surveilans, pengendalian faktor resiko, penemuan dan penanganan kasus, pemberian kekebalan, pemberian obat pencegahan. Hampir keseluruhan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka implementasi program sudah berjalan dengan baik. Sesuai dengan teori faktor-faktor yang mempengaruhi proses implementasi Edward III juga diketahui bahwa, keberhasilan implementasi program dimungkinkan terjadi karena dari segi disposisi birokrasi, aparat pelaksana sudah memiliki komitmen yang baik. Struktur birokrasi program, juga sudah jelas dan memudahkan semua pihak, baik aparat pelaksana maupun masyarakat atau pasien penerima pelayanan program. Namun, proses implementasi program tersebut masih belum maksimal, disebakan oleh faktor komunikasi yang belum baik antara aparat/implementer dengan kelompok sasaran atau masyarakat serta sumberdaya yang ada dalam masyarakat belum memadai sehingga sulit untuk mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat.
Kata Kunci : Evaluasi, Implementasi, Program Penanggulangan Tuberkulosis
commit to user
xv Abstract
Evrilla Tirararosy Yuniartha. D0114048. Evaluation of The Implementation of Tuberculosis Control Programs in Ponorogo. Thesis. The Departement of Administration Science. The Faculty of Social and Politic Science. Sebelas Maret University.2018.
The main objective of this research is to evaluate the implementation process and the factors that influence the implementation process of the Tuberculosis Program in Ponorogo District based on the Minister of Health Regulation No. 67 concerning Tuberculosis Management. This research uses the opinions expressed by Wenstra about the type of on-going-evaluation evaluation, as well as Ripley's opinion on compliance (compliance) in program implementation, as well as George III's theory of factors that influence program implementation.
This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques were carried out through interviews supported by document review. Data validity is done using triangulation. The analysis technique uses an interactive analysis model which includes data reduction, data presentation and conclusion drawing.
The results showed that the implementation process of the Tuberculosis Program in Ponorogo District was based on the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No.67 of 2016 concerning Tuberculosis Control as a guide- line, consisting of activities: health promotion, surveillance, risk factor control, case finding and handling, Immune administration, preventive drug administration. Almost all activities carried out in the framework of the implementation of the program have been going well. In accordance with the theory of the factors that influence the implementation process of Edward III, it is also known that the successful implementation of the program is possible because in terms of the disposition of the bureaucracy, the implementing apparatus already has a good commitment. The program's bureaucratic structure, also has been clear and makes it easy for all parties, both the implementing apparatus and the community or program recipient patients. However, the program implementation process is still not maximal, caused by poor communication factors between the apparatus / implementer and the target group or the community and the existing resources in the community are not sufficient so it is difficult to change the mindset and behavior of the community.
Keywords : Evaluation, Implementation, Tuberculosis Control Program