• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus SMA Al-Chasanah Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus SMA Al-Chasanah Jakarta"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA

ISLAM DAN BUDI PEKERTI

(Studi Kasus SMA Al-Chasanah Jakarta) Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjanah Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I)

DISUSUN OLEH : Nur Zakiatul Awalliyah

(11311092)

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

(2)

MOTTO









































Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia

amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Mungkin Manusia Bisa Menentukan Apa Yang Mereka Inginkan Tapi Allah Lah Yang Berkehendak

(3)

KATA PENGANTAR ﻡﻳﺣﺭﻟﺍ ﻥﻣﺣﺭﻟﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﻡﺳﺑ

Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan rahmat, hidayah, taufik, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus SMA Al-Chasanah Jakarta)”. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw, Pemimpin yang amanah, suri tauladan yang baik bagi ummat manusia, semoga Allah senantiasa melimpahkan karunia bagi pengikutnya. Aamiin

Harapan penulis semoga skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis, dan umumnya bagi pembaca semua.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang membangun selalu dinanti demi kesempurnaan karya selanjutnya.

(4)

dari banyak pihak. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada:

1. Ibu Prof. DR. Hj. Huzaemah T.Yanggo, selaku rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

2. Ibu DR. Hj. Umi Khusnul Khotimah, MA, selaku dekan Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta sekaligus instruktur tahfidz yang dengan sabar membimbing dan memotivasi penulis.

3. Dr. Yayah Nurmaliyah, MA, selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.

4. Bapak dan Ibu dosen Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta yang telah memberikan segudang ilmu pengetahuan kepada penulis, baik secara teoritis maupun praktis selama penulis berada di perkuliahan.

5. Ibu kepala sekolah, staff guru dan para siswa SMA Al- Chasanah Jakarta, yang telah memberikan izin dan membantu penulis dalam melakukan peneliti ini.

6. Terimakasih untuk Ayahanda Ahmad Yani yang telah mencurahkan kasih sayang semasa hidupnya dan Umiku tercinta Nur Yus Mayasari yang tidak pernah berhenti

(5)

mendo’akan, tulus ikhlas mengorbankan dan mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya untuk penulis, serta mengasuh dan selalu memberikan motivasi kepada penulis sehingga skipsi ini dapat terselesaikan.

7. Terimakasih juga kepada Keluarga Asy`ari, untuk segala dukungan, bantuan serta nasihatnya sehingga penulis bisa menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah ini. Semoga segala kebaikan dan kerja keras jenengan diberikan balasan yang berlipat oleh Allah Swt.

8. Untuk Adikku Nur Dwi Agustiani dan Nur Ahmad Fatur Rahman, akhirnya kakakmu yang satu ini bisa lulus juga, terimakasih untuk selalu menyemangatiku.

9. Teman-teman angkatan 2011 yang selalu memberikan kenangan manis saat masa perkuliahan, khususnya untuk sahabat AFATAR yang tidak bisa penulis sebutkan satu pesatu. Terimakasih atas kebaikan kalian, telah membantu dan memberikan masukan serta motivasi kepada penulis sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

10. Serta semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan skripsi ini yang tidak mungkin penulis

(6)

dan senantiasa dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, Amin. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi penulis dan bagi siapapun yang membacanya.

Jakarta, 17 Agustus 2015 Penulis

Nur Zakiyatul Awaliyah

(7)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN PENULIS ... iii

MOTTO ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTARLAMPIRAN ... xiii

ABSTRAKSI... xiv

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 6

(8)

Penelitian ... 8

F. Tinjauan Pustaka ... 9

G. Sistematika Penulisan ... 12

BAB II KERANGKA TEORI A. Implementasi Kurikulum 1. Pengertian Implementasi kurikulum ... 15

2. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi ... 18

B. Kurikulum 2013 1. Pengertian Kurikulum 2013 ... 20

2. Karakteristik Kurikulum 2013 ... 38

3. Tujuan Kurikulum 2013 ... 40

4. Landasan Kurikulum 2013 ... 42

C. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 1. Pengertian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ... 48

2. Tujuan Pendidikan Agama Islam ... 57

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian ... 60

B. Metode Penelitian ... 60

C. Tujuan Penelitian ... 60

(9)

D. Teknik Pengumpulan Data ... 62

E. Sumber Data ... 66

F. Teknik Analisis Data ... 66

G. Instrumen Penelitian ... 68

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Gambaran umum Lokasi Penelitian ... 74

B. Deksripsi Hasil Penelitian ... 80

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 102

B. Saran ... 103

DAFTAR PUSTAKA ... 105 LAMPIRAN

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 1: Kompetensi Kurikulum 2013... 31

Tabel 2: Sumber Data Observasi ... 66

Tabel 3: Pedoman Observasi Guru ... 68

Tabel 4: Pedoman Observasi Murid ... 72

Tabel 5: Daftar Guru dan Karyawan SMA Al-Chasanah Jakarta ... 77

Tabel 6: Data Jumlah Siswa SMA Al-Chasanah Jakarta ... 78

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Struktur Organisasi SMA Al-Chasanah Jakarta Lampiran 2 Struktur Kurikulum 2013 SMA Al-Chasanah

Jakarta

Lampiran 3 RPP Kurikulum 2013

Lampiran 4 Pedoman wawancara Kepala Sekolah dan Wakil Sekolah Bidang Kurikulum

Lampiran 5 Pedoman wawancara Guru Pendidkan Agama Islam dan Budi Perkerti

Lampiran 6 Surat Permohonan Izin Wawancara dan Penelitian Lampiran 7 Surat Keterangan Selesai Penelitian dari SMA Al-

Chasanah Jakarta Lampiran 8 Dokumentasi Penelitian

(12)

ABSTRAK

Nur Zakiyatul Awaliyah (NIM:11311092). Skripsi dengan judul “Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus SMA Al- Chasanah Jakarta)”, diajukan untuk salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I), Fakultas Tarbiyah, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta,

Latar belakang penelitian ini adalah adanya perubahan kurikulum 2013 membutuhkan persiapan dan proses yang panjang. Perubahan kurikulum salah satunya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta penambahan waktu menjadi tiga jam, dilihat dari sapras, fasilitas dan tenaga kependidikan, sekolah tersebut sudah cukup siap dalam implementasi kurikulum 2013. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 dan apa saja upaya-upaya yag dilakukan sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Serta faktor pendukung dan penghambat.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar belakang SMA Al-Chasanah Jakarta, pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melakukan pemilihan, penyederhanaan dan trasformasi data yang muncul dilapangan, sehingga menjadi lebih fokus

(13)

sesuai dengan obyek penelitian. Setelah Analisis data dilakukan barulah ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan dengan menggunakan metode triangulasi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa SMA Al-Chasanah Jakarta telah menerapkan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kurang cukup baik.

Mulai dari Fasilitas dan Perencanaan pembelajaran guru dalam menyusun RPP berpedoman pada Permendikbud no 69 Tahun 2013. Dalam proses pembelajaran guru sudah menerapkan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasi. Dalam evaluasi guru juga sudah melakukan penilaian otentik yaitu dengan menilai sikap meliputi observasi, penilaian diri, penilaian antar teman dan jurnal. Nilai pengetahuan meliputi tes tulis, tes lisan, penugasan, ulangan harian, UTS dan UAS. Nilai keterampilan meliputi praktek, proyek dan portofolio. Sekolah dan guru berusaha untuk meningkatkan pengetahuan tentang kurikulum 2013 dengan mengikuti sosialisasi, pelatihan-pelatihan dan workshop. Adapun kendala yang masih terjadi Sulitnya menunjukan penilaian yang obyektif didalam kelas karena guru cenderung menggunakan penilaian yang subyektif. Dan kendala yang lain siswa masih membutuhkan waktu dalam penerapan pendekatan saintifik dikelas dikarenakan mindset yang sulit diubah dari yang hanya berlaku pasif menjadi aktif.

(14)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Menurut Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.1

Pendidikan secara umum adalah suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk melangsungkan kehidupan. Pendidikan merupakan salah satu bagian pembangunan nasional yang akan membantu dalam upaya pembangunan bangsa. Pendidikan menjadi hal yang sangat fundamental bagi kehidupan seseorang, dengan

1Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

(15)

2

pendidikan yang baik maka akan baik pula pola pikir dan sikap seseorang. Pendidikan yang baik terbentuk dari pola sistem pendidikan yang baik pula. Sistem dan pola pendidikan yang baik tercapai dengan kurikulum yang baik pula. Salah satu usaha untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan dengan dibuatnya kurikulum pendidikan yang memiliki nilai relevansi yang tinggi, yaitu kesesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 2

Dalam perkembangannya sebagai sebuah disiplin ilmu para ahli pendidik tak pernah henti-hentinya menghasilkan berbagai rumusan dan konsep tentang kurikulum dari waktu ke

2Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2013 tentang

(16)

3 waktu definisi, tujuan, landasan, rumusan kurikulum selalu mengalami perkembangan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas peserta didik yang di sesuaikan dengan tujuan nasional.

Pada dasarnya, perubahan kurikulum dilakukan dengan dua cara, yakni dengan mengganti beberapa komponen didalam kurikulum ataupun mengganti secara keseluruhan komponen- komponen kurikulum. Di Indonesia, semenjak pasca kemerdekaan tercatat sepuluh kali perubahan kurikulum. Pada kurikulum periode 1947 sampai 1994 kurikulum Indonesia bersifat sentralistik. Namun, ketika penerapan kurikulum KBK dan KTSP telah diberlakukan kurikulum secara disentralistik dimana sekolah mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan kurikulum yang akan di terapkan di setiap satuan pendidikan masing-masing. Pada tahun 2013 pengembangan kurikulum kembali terjadi yang diberi nama kurikulum 2013, kurikulum 2013 merupakan serentetan rangkaian penyempurnaan terhadap kurikulum yang telah dirintis tahun 2004 KBK dan 2006 KTSP.

Kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis kompetensi,

“outcomes-based curriculum” oleh karena itu pengembangannya dirumuskan dalam Standar Kompetensi

(17)

4

Lulusan. Dalam konstruk dan isinya Kurikulum 2013 mementingkan terselenggaranya proses pembelajaran secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Proses belajar yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) dengan penilaian hasil belajar berbasis proses dan produk.

Struktur Kurikulum terdiri dari : Kompetensi Inti, rumusan kompetensi inti menggunakan 4 notasi : 1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual; 2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial; 3. Kompetensi Inti-3(KI-3) untuk kompetensi pengetahuan; dan 4.

Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi ketrampilan.3 Namun dalam implementasinya, Kurikulum 2013 tidaklah mudah diterapkan secara universal dan instan. Untuk menerapkan kurikulum 2013 diperlukan sosialisasi-sosialisasi, pelatihan-pelatihan dan proses pengalaman.

Penerapan kurikulum 2013 di Indonesia dalam praktiknya masih terdapat berbagai macam permasalahan seputar pelaksanaan Kurikulum 2013 dilapangan diantaranya : 1)

(18)

5 Banyaknya guru yang salah kaprah, karena beranggapan dengan kurikulum 2013 guru tidak perlu lagi menjelaskan materi kepada siswa dikelas, padahal banyak mata pelajaran yang harus tetap dijelaskan oleh guru 2) Banyaknya guru yang belum siap secara mental dalam penerapan kurikulum 2013 karena guru dituntun lebih kreatif tidak dari sebelumnya 3) Kurangnya pemahaman guru tentang konsep pendekatan scientific 4) Guru tidak banyak yang menguasai penilaian otentik.4

Kurikulum 2013 juga terdapat banyak kelebihan diantaranya : 1) Siswa dituntut lebih aktif, kreatif dan inovatif dalam setiap pemecahan masalah yang mereka hadapi disekolah 2) Adanya penilaian dari semua aspek afektif, psikomotorik dan kognitif 3) adanya kompetensi yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional 4) Guru tidak lagi menyiapkan dokumen yang lebih rinci karena pemerintah menyiapkan semua komponen kurikulum buku teks dan pedoman sudah tersedia.

Di Jakarta banyak sekolah-sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 namun masih belum optimal.

4 Imas Kurniasih dan Berlin Sani, Implementasi Kurikulum 2013

(19)

6

SMA Al-Chasanah Jakarta merupakan salah satu sekolah yang sudah menerapkan pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan salah satu mata pelajaran pokok di sekolah tersebut, dan sekolah tersebut memiliki guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang sudah berkompeten dalam bidangnya.

Berangkat dari latar belakang masalah diatas peneliti tertarik untuk mengajukan skripsi dengan judul “Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al-Chasanah Jakarta”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut :

1. Implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al- Chasanah

2. Upaya yang dilakukan pendidik dan sekolah dalam rangka implementasi kurikulum 2013 pada mata

(20)

7 3. Apa yang dimaksud kurikulum 2013 dan mengapa SMA Al-Chasanah memilih menerapkan kurikulum 2013

C. Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah diperlukan agar penelitian yang dilakukan lebih terarah dan mendalam berdasar identifikasi masalah diatas batasan yang dimaksud adalah Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti studi kasus di SMA Al-Chasanah Jakarta D. Perumusan Masalah

Berdasarkan perumusan masalah yang telah dipaparkan diatas maka penelitian akan mengacu pada rumusan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana implementasi kurikulum 2013 dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al-Chasanah Jakarta ?

2. Upaya apa saja yang dilakukan pendidik dan sekolah dalam rangka implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al-Chasanah Jakarta ?

(21)

8

E. Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Tujuan Penelitian

a. Untuk mengetahui pengaruh implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al- Chasanah Jakarta

b. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dan sekolah dalam implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Al-Chasanah Jakarta

c. Sebagai syarat untuk meraih gelar S. Pd. I di Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta

2. Kegunaan Penelitian

a. Dari sudut teoritik, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah dan memeperkaya khazanah keilmuan dalam dunia pendidikan dan juga sebagai rujukan bagi peneliti lain dalam mengembangkan kajian sejenis.

b. Dari sudut praktis, hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi yang berkaitan dengan

(22)

9 khususnya bagi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

F. Kajian Pustaka

Tinjauan pustaka merupakan kajian mengenai penelitian- penelitian terdahulu yang terkait. penelitian ini mengenai kurikulum 2013 yang difokuskan bagaimana implementasi kurikulum 2013. Berdasarkan penelusuran hasil penelitian yang ada ditemukan beberapa sripsi yang relevan dengan penelitian ini diantaranya adalah :

Pertama, Jurnal yang ditulis oleh Sujipto, meneliti pada

“Dampak Pengimplementasian Kurikulum 2013 terhadap Performa Siswa Sekolah Menengah Pertama”. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa pengimplementasian kurikulum di SMP memiliki dampak positif dalam performa siswa yaitu bukan saja proses pendidikan yang diperlukan seseorang tetapi juga pencerahan pendidikan akal budi, keragaman, kebersamaan dan kerukunan. Sikap pengetahuan, kepandaian, keterampilan turut berkembang baik. Siswa menjadi lebih produktif, cerdas. Kreatif, dan inofatif dalam rangka mengantisipasi dan memperoleh solusi-solusi yang

(23)

10

tepat dalam rangka memecahakan masalah yang semakin berkembang.

Kedua, Jurnal yang ditulis oleh Muhamad Romario Basirung dan Firman Pranoto, Meneliti pada “Analisis Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMA Islam Athirah Kajaolalido Makassar”. hasil penelitianya menunjukan bahwa SMA Islam Athirah Kajaolalido merupakan salah satu sekolah yang terpilih sebagai pilot project pelaksanaan kurikulum 2013 dan berdasarkan hasil wawancara dan observasi dalam kelas sebagian besar guru menyimpulkan bahwa kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dan kelanjutan dari kurikulm sebelumnya yaitu KTSP Sehingga guru merasa mereka dapat terus menggunakan system pengajaran KTSP dalam pelaksanaan kurikulum 2013.

Ketiga, Skripsi yang ditulis oleh Magfirah Ngabalain, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berjudul “Persepsi dan Upaya Guru PAI dalam Implementasi Pendekatan Sanitifik Kurikulum 2013 di SMA Negeri 52 Jakarta Utara”. Penelitian ini membahas tentang bagaiamana persepsi guru PAI tentang

(24)

11 guru-guru di SMA Negeri 52 Jakarta Utara telah benar-benar mengimplementasi kurikulum 2013 dengan sangat baik dalam pemebelajaran.

Keempat, skripsi yang ditulis oleh Nurul Qomariyah, Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, dengan judul “Penilaian Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMP Al-Amanah Setu Tangerang”. penelitian ini membahas tentang penilaian hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam implementasi kurikulum 2013 menunjukan pelaksanaan penilaian hasil belajar pada mata pelajaran agama Islam di SMP Al-Amanah menggunakan penilaian yang bersifat autentik maksudnya yang dilaksanakan menunjukan perubahan-perubahan nyata terhadap peserta didik setelah mempelajari materi yang disampaikan oleh guru baik dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilannya.

Kelima, skripsi yang ditulis oleh Mutoharoh, Institut Ilmu Al-Quran Jakarta, dengan judul “Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendididikan (KTSP) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Studi Kasus di SMP Yayasan Miftahul Jannah (YMJ) Ciputat”. penelitian ini membahas tentang implementasi kurikulum KTSP dalam Pendidikan Agama

(25)

12

Islam di sekolah menjunjukan bahwa guru selaku pelaksana pendidikan telah mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan sehingga dapat mengimplementasikan kurikulum KTSP secara maksimal.

Dari skripsi yang telah dipaparkan diatas tidak ada yang sama persis dengan penelitian yang saya ingin teliti, peneliti disini sebagai pembaharu dan peneliti memfokuskan penelitiannya pada implementasi yang meliputi persiapan, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses dan standar penilaian, selain itu peneliti juga menjelaskan apa saja upaya yang dilakukan sekolah maupun pendidik dalam implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta faktor pendukung dan penghambatnya.

G. Sistematika Penulisan

Mengenai sistematika penulisan skripsi ini penulis mengacu pada buku Pedoman Penulisan Skripsi Tesis dan

(26)

13 mendapatkan gambaran utuh secara menyeluruh sistematika penulisan skripsi ini ditulis sebagai berikut.

BAB I Pendahuluan

Meliputi Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Pembatasan Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan dan Kegunaan Penelitian, Kajian Pustaka dan Sistematika Penulisan

BAB II Kajian Teori

Meliputi Implementasi Kurikulum, Pengertian Implementasi Kurikulum, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi, Kurikulum 2013, Pengertian Implementasi Kurikulum 2013, Karakteristik Kurikulum 2013, Tujuan Kurikulum 2013, Landasan Kurikulum 2013, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Pengertian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Tujuan Pendidikan Agama Islam.

BAB III Metodologi Penelitian

Meliputi Tempat dan Waktu Penelitian, Metode Penelitian, Tujuan Penelitian, Teknik Pengumpulan Data,

(27)

14

Sumber Data, Teknik Analisis Data, Instrumen Penelitian.

BAB IV Hasil Penelitian

Meliputi Gambaran Lokasi Penelitian, Deskripsi Data, Data Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Hasil Pengamatan Pelaksanaan Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Implementasi Kurikulum 2013.

BAB V Penutup

Meliputi Kesimpulan dan Saran-saran

(28)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah ditulis dan diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Perkerti di SMA Al-Chasanah Jakarta Kurang berjalan dengan baik ini di buktikan oleh beberapa hal sebagai berikut :

1. Guru di SMA Al-Chasanah Jakarta sudah melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan melakukan evaluasi/penilaian dalam pembelajaran, dikarenakan ada beberapa kendala yang terjadi implementasi kurikulum 2013 tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya kendala yang terjadi terletak pada penilaian kelas yng dilakukan guru, kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang menggunakan penilaian otentik dimana guru dituntut untuk menilai seluruh aspek dalam diri siswa meliputi sikap,

(29)

104

keterampilan, dan pengetahuan terkadang penilaian yang dilakukan menjurus ke arah subyektif daripada obyektif.

2. Dalam pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan saintifik. Dengan memakai metode 5 M (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, mengkomunikasi), guru belum mampu membawa siswa ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran dikelas.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang didapat maka penulis memberikan saran sebagai berikut :

1. Dalam hal pelaksanaan pembelajaran guru harus lebih kreatif dalam menggali potensi yang dimiliki setiap siswa dan mengubah mindset siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Karena setiap siswa memiliki potensi yang lebih didalam diri mereka akan tetapi mereka belum bisa menggali sejauh mana potensi yang

(30)

105 kearah yang lebih baik lagi dengan mengikuti berbagai pelatihan, workshop dan lain-lain, dikarenakan tantangan peserta didik dari zaman kezaman akan semakin berat, jika guru tidak mampu mengimbangi peserta didik maka kecil kemungkinan untuk mencapai komptensi dan tujuan pendidikan yang diimpikan.

3. Dalam hal evaluasi/Penilaian hasil belajar guru diharapkan bisa melatih diri, agar tidak terjadi penilaian yang subyektif didalam kelas.

(31)

DAFTAR PUSTAKA

Alim, Muhammad, Pendidikan Agama Islam Upaya Pembentukan Pemikiran dan Kepribadian Muslim, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2011

Arifin, Zainal, Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011

Bungin, H.M Burhan, Penelitian Kualitatif, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010

Rahmadi,http://kalsel.kemenag.go.id/file/file/Jurnal/qpja13947 55722.pdf, Guru PAI dan Implementasi Kurikulum 2013, diakses pada tanggal 27 Juli 2015 pukul 18.00 WIB Fadlillah, M, Implementasi Kurikulum 2013 Dalam

Pembelajaran SD/MI SMP/MTs & SMA/MA, Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA, 2014

Hamalik, Oemar, Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum,

(32)

108

Ishak, Baego, Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek, Ujung Pandang: CV Berkah Utami, 1998

Kunandar, Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses Dalam Sertifikasi Guru, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007

Kurniasih Imas dan Berlin Sani, Implementasi Kurikulum 2013 Surabaya: Kata Pena, 2014, cet. 2

Khadijah, QIRO`AH Jurnal Pendidikan Agama Islam, Ciputat:

IIQ2012, Vol 5

Majid, Abdul dan Dian Andrayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004

Mulyasa, E, Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013

Mulyasa, E, Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2008

Moleong, Lexy J, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011, Cet.29

(33)

109 Nasution, S, Asas-Asas Kurikulum, Jakarta: PT Bumi Aksara,

2005, cet vi

Nurdin, Syarifudin, Guru Profesional &Implementasi Kurikulum, Jakarta: Quantum Teaching, 2005, Cet III,

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, 2013

Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, 2013

Sanjaya, Wina, Kurikulum dan Pembelajaran, Kencana Pradana Media Grup, 2008

(34)

110

Sugiyono dan Haryanto, Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar Jakarta: Diva Press 2010

Sugiyono, Metode Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan P&D, Bandung: Alfabeta, 2008

Teguh,Suyitno,https://masudumar.wordpress.com/2014/05/23/model -pembelajaran-pada-kurikulum-2013/, Model Pembelajaran pada kurikulum 2013, diakses pada tanggal 10 Agustus 2015 pukul 17.00 WIB

Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta:

Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, 2006

Usman, Husaini dan Pornomo Setiady, Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara, 2009

Websters, Meriam, Meriam Webster Collegiate Dictionary, U.S.A: Meriam Websters Incoperated, 2003

Yamin, Moh, Panduan Managemen Mutu Kurikulum Pendidikan, Yogyakarta: Diva Press, 2012, Cet. 1

Yanggo, Huzaemah T dkk, Pedoman Penulisan Skipsi, Tesis Dan Disertasi, Jakarta: IIQ Press 2011

Referensi

Dokumen terkait

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan penilaian (mengikuti perkembangan) sikap dengan teknik observasi. 1) Jurnal perkembangan sikap ditulis oleh

1. Jurnal ini berisi tentang catatan perilaku peserta didik yang “ekstrim” yaitu perilaku yang sangat baik atau kurang baik sesuai dengan materi yang dipelajari dan sikap

1. Jurnal ini berisi tentang catatan perilaku peserta didik yang “ekstrim” yaitu perilaku yang sangat baik atau kurang baik sesuai dengan materi yang dipelajari dan sikap

1. Jurnal ini berisi tentang catatan perilaku peserta didik yang “ekstrim” yaitu perilaku yang sangat baik atau kurang baik sesuai dengan materi yang dipelajari dan sikap

1.5 Meyakini bahwa perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, guru, dan sesama anggota keluarga sebagai cerminan dari iman. 2.5 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh

 Dalam diskusi panel siswa saling bertukar pendapat tentang permasalahan sosial yang berkaitan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka

itu ada  Al-Basir, Al-‘Adil, dan Al-‘Azim  Iman kepada malaikat- malaikat Allah  Iman kepada Rasul Allah  Santun dan menghargai teman  Sikap rendah hati  Perilaku hemat

Ringkasan ringkas rencana pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 8