• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Pengembangan SDM Manajemen Puskesmas (1)

N/A
N/A
ibnu fadirul Wahed

Academic year: 2023

Membagikan "Materi Pengembangan SDM Manajemen Puskesmas (1)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Bidang Analisis Kompetensi dan Pemetaan Kebutuhan Pelatihan

Pusat Pelatihan SDM Kesehatan 2016

MANAJEMAN SUMBER DAYA PUSKESMAS

(PENGEMBANGAN SDM)

Natasia Meutia, M.Psi, Psi

(2)

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Notoatmodjo

(3)

DASAR PENGEMBANGAN ASN

(4)

Permenkes 75/2014

Pasal 16

(5)

Permenkes 75/2014

Pasal 17

 Tenaga Kesehatan di Puskesmas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan, standar prosedur operasional, etika profesi, menghormati hak pasien, serta mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan dirinya dalam bekerja.

 Setiap Tenaga Kesehatan yang bekerja di Puskesmas harus memiliki surat izin praktik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Pasal 18

 Pelayanan kefarmasian di Puskesmas harus dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan yang memiliki kompetensi dan

kewenangan untuk melakukan pekerjaan kefarmasian

Pasal 19

 Pelayanan laboratorium di Puskesmas harus memenuhi

kriteria ketenagaan, sarana, prasarana, perlengkapan dan peralatan

Pasal 17

 Tenaga Kesehatan di Puskesmas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan, standar prosedur operasional, etika profesi, menghormati hak pasien, serta mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan dirinya dalam bekerja.

 Setiap Tenaga Kesehatan yang bekerja di Puskesmas harus memiliki surat izin praktik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Pasal 18

 Pelayanan kefarmasian di Puskesmas harus dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan yang memiliki kompetensi dan

kewenangan untuk melakukan pekerjaan kefarmasian

Pasal 19

 Pelayanan laboratorium di Puskesmas harus memenuhi

kriteria ketenagaan, sarana, prasarana, perlengkapan dan

peralatan

(6)

Organisasi Puskesmas

Kepala Puskesmas; dengan kriteria sebagai berikut

a. tingkat pendidikan paling rendah sarjana dan memiliki kompetensi manajemen kesehatan masyarakat;

b. masa kerja di Puskesmas minimal 2 (dua) tahun; dan c. telah mengikuti pelatihan manajemen Puskesmas.

Kepala sub bagian tata usaha;

Penanggung jawab UKM dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat;

Penanggung jawab UKP, kefarmasian dan Laboratorium;

Penanggungjawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas; dengan kriteria sebagai berikut

a. tingkat pendidikan paling rendah sarjana dan memiliki kompetensi manajemen kesehatan masyarakat;

b. masa kerja di Puskesmas minimal 2 (dua) tahun; dan c. telah mengikuti pelatihan manajemen Puskesmas.

Kepala sub bagian tata usaha;

Penanggung jawab UKM dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat;

Penanggung jawab UKP, kefarmasian dan Laboratorium;

Penanggungjawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan.

(7)

UU 23 TAHUN 2014

Pembagian Kewenangan Urusan Pemerintahan

Pelaksana Urusan Pemerintahan

Dinas Kesehatan Provinsi &

Kabupaten/ Kota

Wajib & Pilihan

Urusan Wajib : Bidang Kesehatan Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota

Kedudukan & Tugas SKPD Dinas

PersyaratanKompetensi

Pemerintahan  Kemen DAGRI

Manajerial  Kemen PAN & BKN

Teknis Kementerian Kesehatan

Dasar Pendidikan & JenjangKarir

(8)

Kompetensi Teknis

Pasal 69 UU 5 /2014 Pasal 69

UU 5 /2014 KOMPETENSI MELIPUTI:

Kompetensi Manajerial

Kompetensi Sosial Kultural

Diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis

fungsional, dan pengalaman kerja

Diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis

fungsional, dan pengalaman kerja

Diukur dari tingkat pendidikan , pelatihan struktural /manajemen dan pengalaman

kepemimpinan

Diukur dari tingkat pendidikan , pelatihan struktural /manajemen dan pengalaman

kepemimpinan

Diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan

Diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan

(9)

PARADIGMA PENGELOLAAN SDM

MANAJEMEN SDM BERBASIS

KOMPETENSI

ASSESSMENT (ANALISIS KOMPETENSI)

KOMPETENSI YG DIMILIKI

PEJABAT/PEGAW AI

STANDAR KOMPETENSI

JABATAN

KESESUAIAN PROFIL KOMPETENSI TERHADAP

PERSYARATAN JABATAN KESESUAIAN PROFIL KOMPETENSI TERHADAP

PERSYARATAN JABATAN

(10)

PENGEMBANGAN KOMPETENSI SEBAGAI HAK PEGAWAI ASN (UU 5/2014)

2.

Seminar

3.

Kursus

5. Praktik

Kerja Di Instansi

Pusat dan Daerah selama

1 tahun

4.

Penatara n

1.

Pendidikan dan

Latihan

6.

Pertukara n PNS dan

Swasta

INSTANSI PEMERINTAH WAJIB MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN KOMPETENSI &

TERTUANG DALAM RENCANA KERJA

ANGGARAN TAHUNAN INSTANSI

(11)

Analisis Pengembangan Kompetensi

PROFIL KOMPETEN

SI

PEGAWAI STANDAR KOMPETEN SI JABATAN

GA P

ANALISIS KEBUTUHA

N DIKLAT

DESAIN KURIKULU

M

DIKLAT BERBASIS KOMPETEN

SI

P E N G E M B A N G A N K A R IE R / K E L O M P O K B A K A T (T A L E N T )

Puslat SDMK

Biro

Kepegawa ian

Biro

Kepegawa

ian

(12)

PENGEMBANGAN KOMPETENSI MENURUT RPP MANAJEMEN ASN

Pengembang an

Kompetensi

Pendidikan:

Tugas

Belajar/ Izin Belajar

Pelatihan:

1.Pelatihan Klasikal

2.Pelatihan Non Klasikal

Klasikal:

1. Pelatihan 2. Seminar 3. Kursus

4. Penataran Non

Klasikal:

1. E-

Learning 2. Bimbinga

n di

tempat Kerja

3. LJJ

4. Pertukara

n Pegawai

(13)

• Pertimbangan usulan analisis kebutuhan pengembangan kompetensi dari unit kerja : ketersediaan anggaran, dan kemampuan/ kapabilitas Kementerian Kesehatan

• Program dan kegiatan pengembangankompetensi yang

direncanakan harus memiliki target keluaran/ output yang terukur berupa jenis kompetensi yang akan

dikembangkan dan kontribusinya terhadap peningkatan kinerja organisasi Kementerian Kesehatan

• Program dan kegiatan pengembangan kompetensi yang direncanakan harus mempertimbangkan : Analisis Beban Kerja (ABK), potensi yang dimiliki pegawai, karakter dan kepribadian pegawai, motivasi pegawai, rencana

pengembangan karier pegawai dan pemanfaatan

kompetensi pasca dilakukan pengembangan kompetensi dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi

PENETAPAN PROGRAM &

KEGIATAN PENGEMBANGAN

KOMPETENSI

(14)

UJI KOMPETENSI

Bertujuan untuk memperoleh profil potensi &

kompetensi setiap PNS Kementerian Kesehatan dalam rangka perencanaan dan pengembangan pegawai berbasis kompetensi.

14

JOB PERSON MATCH (JPM)

Level Capaian Pejabat

Standar Kompetensi Jabatan

Level Capaian Pejabat

Standar Kompetensi Jabatan XX

100 % 100 % JPM =

JPM =

(15)

Pemanfaatan Hasil

Diperoleh

sekelompok orang yang mempunyai keahlian tertentu

(talent pool/mapping)

Diperoleh

sekelompok orang yang mempunyai keahlian tertentu

(talent pool/mapping)

Memberikan gambaran tentang kompetensi pegawai yang perlu

dikembangkan disesuaikan dengan persyaratan jabatan Memberikan gambaran

tentang kompetensi pegawai yang perlu

dikembangkan disesuaikan dengan persyaratan jabatan

Menemukan GAP, Memberikan gambaran tentang

pelatihan yang diperlukan untuk

pengembangan individu dan

organisasi

Menemukan GAP, Memberikan gambaran tentang

pelatihan yang diperlukan untuk

pengembangan individu dan

organisasi

Digunakan untuk mendapatkan calon pejabat sesuai dengan

kompetensi yang dipersyaratkan Digunakan untuk mendapatkan calon pejabat sesuai dengan

kompetensi yang dipersyaratkan

Seleksi Promo

si Rotasi Seleksi

Promo si Rotasi

Pengem- bangan Pelatiha

n

Pengem- bangan Pelatiha

n

Identif - kasi kader Pimpin

an Identif

- kasi kader Pimpin

an Kebutu

- han Pelatih

an Kebutu

- han Pelatih

an

(16)

TALENT MAPPING

Competencies/Potential

P e rf o rm a n c e

Low High

Lo w H ig h

WORK HORSE

Kinerja yang baik dan mampu menunjukkan hasil-hasil yang baik,

mempunyai sedikit potensi untuk pengembangan lebih

kanjut

DEADWOOD

Tidak menunjukkan hasil kerja yang baik, juga tidak

mempunyai potensi untuk peningkatan

STARS

Kinerja tinggi, secara konsisten mencapai target, menunjukkan leadership yang kuat dan

sikap yang terbuka

QUESTION MARK

Punya sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, tetapi tidak

mencapai hasil yang konsisten

(17)
(18)

REFERENSI

UU 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;

UU 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;

Undang Undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

Poin-poin Dalam Nawa Cita Pemerintahan Jokowi JK

Perpres No. 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025;

Permenpan RB No.20 tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi

Permenkes No 64 tahun 2015 tentang Organisasi & Tata Kerja

Perka BKN Nomor 11 Tahun 2008 tentang Pedoman Penilaian Kompetensi PNS

Perka BKN No. 17 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Analisis Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Manajemen Pegawai Negeri Sipil;

Perka BKN No. 22 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Pengembangan Pegawai Negeri Sipil;

Permenkes No. 64 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan;

Permenkes No. 75 tahun 2012 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

Pedoman Pengembangan Kompetensi ASN DiLingkungan Kementerian Kesehatan Melalui Kegiatan Non Pelatihan, Puslat SDM Kesehatan Juni 2016

Pedoman Analisis Kebutuhan PengembanganKompetensi, Puslat SDM Kesehatan Maret 2016

Soekidjo Notoatmodjo, Pengembangan Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi), Jakarta : 2009

Referensi

Dokumen terkait

Statistik deskriptif pada tabel 4.6 menunjukkan bahwa rata-rata (Mean) kepuasan kerja untuk kisaran sesungguhnya sebesar 58,625 lebih tinggi dari rata-rata (Mean) kisaran teoritis,

Penyakit yang terjadi karena virus HIV dan HPV berturut-turut ditunjukkan oleh nomor. Penyakit yang

Ketika menangani bahan dalam jumlah yang banyak, diperlukan kacamata pengaman dengan pelindung bagian sisi wajah atau kenakan penutup seluruh wajah jika ada

Pencapaian yang didapatkan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat revitalisasi metode budidaya lele menjadi biogreen pada warga dusun Soso adalah meningkatkan

Penggunaan strategi kerja sama kawasan yang digunakan Cina dalam menangani aksi separatis di Xinjiang sejalan dengan prinsip “dunia harmonis” pada masa pemerintahan Hu

Berdasarkan evaluasi hasil ujian pada mata kuliah proses berpikir matematis yang peneliti ampu, nilai mata kuliah yang diperoleh mahasiswa untuk mata kuliah

Untuk mengetahui metode perkuatan lebih lanjut, sebagai pengembangan dalam hal penggunaan bahan-bahan alternatif terutama yang berhubungan dengan perkuatan kuat geser nya maka

Untuk menyelesaikan pertidaksamaan yang memuat bentuk akar, langkah- langkah secara umum adalah sbb :?. Berlakukan syarat tidak negatif untuk bentuk di bawah