BAB III
METODODELOGI PENELITIAN
3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian merupakan semua proses yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian, mulai tahap persiapan sampai tahap penyusunan masalah dalam penelitian (Saryono, 2013). Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Studi kasus merupakan rancangan penelitian yang mencakup satu unit. Satu unit disini dapat berarti satu klien, keluarga, kelompok, komunitas, atau institusi.
Unit yang menjadi kasus tersebut secara mendalam dianalisis baik dari segi berhubungan dengan keadaan kasus itu sendiri, faktor-faktor yang mempengaruhi, kejadian-kejadian khusus yang muncul sehubungan dengan kasus, maupun tindakan dan reaksi kasus terhadap suatu perlakuan atau pemaparan tertentu . Meskipun di dalam studi kasus ini yang diteliti hanya berbentuk unit tunggal, namun dianalisis secara mendalam, meliputi berbagai aspek yang cukup luas (Soekidjo, 2014). Dalam penelitian studi kasus ini peneliti akan melakukan penelitian studi kasus pada ibu post sectio caesarea atas indikasi plasenta previa .
3.2 Tempat dan Waktu penelitian
Penelitian kasus ini melakukan di RSUD dr.Dradjat Prawiranegara Serang serta waktu penelitian adalah pada bulan februari diruang Wijaya Kusuma RSUD dr.Dradjat Prawiranegara Serang.
3.3 Subjek Penelitian / Partisipan
Penelitian yang akan di lakukan adalah sejumlah orang yang turut berperan serta dalam suatu kegiatan, keikutsertaan dan peran serta. Subyek yang digunakan
dalam penelitian ini adalah 2 orang pasien ibu post sectio Caesarea atas indikasi plasenta previa di ruang Wijaya Kusuma RSUD dr.Dradjat Prawiranegara .
3.4 Fokus Studi kasus
Berfokus pada masalah yang lazim muncul pada pasien post op section caesarea atas indikasi plasenta previa yakni pemenu Penelitian yang akan dilakukan adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan yang monitoring cairan .
3.5 Definisi Operasional
Definisi operasional adalah mendefinisikan variabel secara operasional berdasarkan karakteristik yang diamati sehingga memungkinkan peneliti untuk melakukan observasi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau fenomena.
1. Menurut Responden proses kegiatan praktik keperawatan untuk pelayanan kesehatan.
2. Menurut Responden Operasi caesar adalah prosedur medis yang bertujuan untuk mengeluarkan bayi melalui celah sayatan pada perut serta rahim ibu, biasanya dibuat melintang persis di bawah garis pinggang.
3. Menurut Responden indikasi Plasenta previa keluarnya cairan dari rahim sebelim waktu melahirkan yang terjadi pada saat akhir kehamilan maupun jauh sebelumnya 4. Menurut Responden indikasi Plasenta prevsia atu hal yang harus dipenuhiuntuk
keberlangsungan hidup manusia.
5. Menurut Responden monitoring cairan suatu kondisi perasaan seseorang yang merasa tenang/senang berdasarkan masing-masing individu.
3.5 Metode Pengumpulan Data
Data yang akan digunakan pada penelitian yang akan dilakukan merupakan data primer dan sekunder yang merupakan hasil dari wawancara, pengamatan, serta pengukuran .yang dilakukan pada pasien secara langsung serta mengadopsi data pasien yang ada pada rekam medis.data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung Melalui pengkajian baik melalui wawancara secara langsung atau melalui pengamatan, anamnesa pasien merupakan metode pengumpulan data primer yang diperoleh baik secara allo anamnesa atau auto anamnesa sedangkan pengamatan adalah melalui metode inspeksi palpasi auskultasi dan perkusi.
3.6 Etika Study Kasus
Etika menggambarkan aspek-aspek etik yang dipergunakan menjadi pertimbangan dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien sampai proses dokumentasi yang dilakukan. Etika penelitian merupakan perilaku peneliti atau perlakuan peneliti terhadap subjek penelitian serta sesuatu yang dihasilkan oleh peneliti bagi masyarakat (Notoatmodjo, 2012).
1.Keikhlasan(Voluntary)
Keikhlasan adalah dimana ketika seseorang bersedia menjadi subjek penelitian tanpa adanya suatu ancaman dan tanpa paksaan. Subyek dapat mengundurkan diri kapan saja, peneliti tidak dapat memaksa atau membujuk mengikuti penelitian atau menjadi subjek penelitian yang bertentangan dengan keinginan.
2.Kerahasiaan(Confidentially)
Peneliti harus menjaga kerahasiaan informasi yang diberikan dan hanya menggunakan informasi tersebut untuk kegiatan penelitian. Peneliti harus mampu meyakinkan subyek penelitian bahwa semua hasil tidak akan dihubungkan dengan mereka serta cerita mereka akan dirahasiakan.
3. Tanpa Nama(Anonimity)
Selama kegiatan penelitian dilakukan nama subyek penelitian tidak digunakan atau dicantumkan tetapi hanya menggunakan kode partisipan pada lembar pengumpulan data atau hasil penelitian yang akan disajikan.
4.Lembar Persetujuan Menjadi Responden (Informed Consent)
Informed consent adalah suatu formulir persetujuan yang diberikan kepada subjek yang akan diteliti dengan tujuan agar dapat memahami tentang penelitian yang dilakukan dan menyatakan setuju untuk berpartisipasi dalam penelitian.