• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. BPR KRIDAHARTA LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT. BPR KRIDAHARTA LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PENERAPAN TATA KELOLA

2020

(2)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 i

DAFTAR ISI

I. POKOK-POKOK ISI LAPORAN ... 2

II. URAIAN DARI POKOK-POKOK LAPORAN ... 3

a. Ruang lingkup Tata Kelola... 3

1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi : ... 3

2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris : ... 4

3. Penanganan Benturan Kepentingan ... 5

4. Penerapan Fungsi Kepatuhan ... 5

5. Penerapan Fungsi Audit Intern ... 6

6. Penerapan Fungsi Audit Ekstern ... 8

7. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern ... 8

8. Batas Maksimum Pemberian Kredit ... 8

9. Rencana Bisnis BPR ... 9

10.Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan ... 9

b. Kepemilikan saham anggota Direksi serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lain dan/atau pemegang saham BPR ... 10

c. Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota Direksi dan/atau pemegang saham BPR ... 13

d. Paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang ditetapkan berdasarkan RUPS ... 14

e. Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan ... 14

f. Frekuensi rapat Dewan Komisaris ... 15

g. Jumlah penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian oleh BPR .. 17

h. Jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR ... 17

i. Transaksi yang mengandung benturan kepentingan ... 17

j. Pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana ... 18

(3)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 1

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PT BPR KRIDAHARTA SALATIGA PERIODE JANUARI S.D. DESEMBER 2020

Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2015 tanggal 31 Maret 2015 tentang PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/SE OJK.03/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT, maka PT BPR KRIDAHARTA SALATIGA pada tahun 2020 merealisasikan pembuatan laporan untuk periode Januari sampai dengan Desember 2020 dengan mengacu pada prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency),dan kewajaran (fairness) dengan penjelasan sebagai berikut :

a. Keterbukaan (transparency) yaitu keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.

b. Akuntabilitas (accountability) yaitu kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ BPR sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif.

c. Pertanggungjawaban (responsibility) yaitu kesesuaian pengelolaan BPR dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip pengelolaan BPR yang sehat.

d. Independensi (independency) yaitu pengelolaan BPR secara profesional tanpa pengaruh atau tekanan dari pihak manapun.

e. Kewajaran (fairness) yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan (stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

(4)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 2

Laporan Penerapan Tata Kelola tersajikan sebagai berikut :

I. POKOK - POKOK ISI LAPORAN

Mengacu pada Pasal 75 POJK No.4/2015 dan SE OJK No 5/2015 tentang Penerapan Tata kelola, pokok-pokok isi laporan disusun sebagai berikut :

a. Ruang lingkup Tata Kelola adalah penilaian faktor-faktor yang meliputi : 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi;

2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 3. Pelengkapan dan pelaksanaan tugas atau fungsi komite; 4. Penanganan benturan kepentingan;

5. Penerapan fungsi kepatuhan, audit intern, dan audit ekstern;

6. Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian intern; 7. Batas maksimum pemberian kredit;

8. Rencana bisnis BPR;

9. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan.

Selain itu hasil penilaian (self assessment) atas penerapan Tata Kelola BPR yang akan disajikan dalam Kertas Kerja tersendiri dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam Laporan ini;

b. Kepemilikan saham anggota Direksi serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lain dan/atau pemegang saham BPR;

c. Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota Direksi dan/atau pemegang saham BPR;

d. Paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan; e. Rasio gaji tertinggi dan gaji terendah;

f. Frekuensi rapat Dewan Komisaris;

g. Jumlah penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian oleh BPR; h. Jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR;

i. Transaksi yang mengandung benturan kepentingan; dan

j. Pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana.

(5)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 3

II. URAIAN DARI POKOK-POKOK LAPORAN a. Ruang lingkup Tata Kelola

1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi : i. Jumlah dan komposisi anggota Direksi :

1) DANIEL LAGAIDA PRABOWO sebagai Direktur Utama.

Diangkat sesuai dengan surat persetujuan OJK No.SR-34/KR.0311/2017, tanggal 7 Maret 2017 dan RUPS tanggal 6 April 2017.

2) TRI KANTI sebagai Direktur.

Diangkat sesuai dengan surat persetujuan OJK No.S-116/KR.0313/2020, tanggal 6 Maret 2020 dan RUPS tanggal 12 Februari 2020.

ii. Tindak lanjut rekomendasi Dewan Komisaris;

Direksi telah menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi yang diberikan Dewan Komisaris saat melakukan pengawasan, antara lain :

1) Rekomendasi mengenai perkreditan

2) Rekomendasi mengenai penanganan kredit bermasalah 3) Rekomendasi mengenai kebijakan APU PPT

4) Rekomendasi mengenai kebijakan Kepatuhan

5) Rekomendasi mengenai pemenuhan target RBB 2020 6) Rekomendasi mengenai penyusunan RBB 2021

7) Rekomendasi mengenai pencadangan untuk tunjangan pensiun 8) Rekomendasi mengenai hasil temuan Audit Intern

9) Rekomendasi mengenai tindak lanjut hasil pemeriksaan OJK 10) Rekomendasi mengenai program promosi kredit

11) Rekomendasi mengenai kepegawaian

iii. Pelaksanaan Operasional

Direksi telah melaksanakan/merealisasikan Rencana Bisnis BPR. Semua target dapat tercapai kecuali Penyaluran kredit (95.80%) dan Laba (52.84%). Target NPL 5% juga belum dapat tercapai (NPL Desember 2020: 7.04%). Secara umum pelaksanaan operasional mengalami perkembangan yang baik, pertumbuhan asset Bank mencapai 10.46% dan pertumbuhan kredit Bank mencapai 5.92%. Kendala utama operasional Bank sepanjang tahun 2020 adalah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia serta dampaknya pada ekonomi.

(6)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 4

iv. Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko

Direksi telah menerapkan Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko sesuai ketentuan, ketentuan mengenai kebijakan, pelaksanaan dan laporan-laporan telah dilaksanakan. Hasil penilaian self assessment dengan nilai dan peringkat komposit 1.53 (Sangat Baik). Kepatuhan terhadap ketentuan menunjukan hasil cukup baik. Surat penyampaian laporan-laporan ke OJK dan instansi-instansi sebagaimana diatur dalam ketentuan telah dilakukan.

2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris : i. Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris :

1) YUWONO LAGAIDA PRABOWO sebagai Komisaris Utama

Diangkat sesuai dengan surat persetujuan OJK No.S-224/KR.0313/2019, tanggal 21 Juni 2019, dan RUPS tanggal 4 Februari 2019.

2) CHRISTINA MAYA INDAH SUSILOWATI sebagai Komisaris

Diangkat sesuai dengan persetujuan OJK No.S-308/KR.0313/2018, tanggal 25 Mei 2018, dan RUPS tanggal 4 Februari 2018.

ii. Tindak lanjut Rekomendasi Dewan Komisaris Kepada Direksi

Dewan Komisaris telah memberikan beberapa rekomendasi kepada Direksi sepanjang tahun 2020, yang selanjutnya ditindaklanjuti baik melalui rapat Direksi ataupun langsung diterjemahkan dalam bentuk pengkinian Kebijakan internal perusahaan. Dewan Komisaris juga telah memastikan bahwa Direksi menindaklanjuti temuan pemeriksaan Audit Internal dan Otoritas lainnya.

iii. Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris

Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dengan kegiatan : 1) Kehadiran di kantor BPR minimal seminggu sekali;

2) Menyelenggarakan rapat minimal 4 kali dalam 1 tahun. Rapat telah diselenggarakan sebanyak 6 kali : 9 Januari 2020, 19 Februari 2020, 3 Maret 2020, 13 Mei 2020, 17 Juni 2020, dan 5 Agustus 2020;

3) Mengawasi dan memberikan saran-saran kepada Direksi, dengan pengawasan langsung (OTS) dan tidak langsung (memeriksa berkas-berkas dan data) terhadap operasional Bank;

(7)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 5

4) Menyetujui pembuatan pedoman-pedoman kerja antara lain pedoman kerja mengenai : a) Kredit b) APU PPT c) Kepatuhan d) Manajemen Risiko e) Pembukuan f) Pengaduan Nasabah g) SDM

5) Mengawasi dan mengevaluasi Kebijakan antara lain kebijakan mengenai Perkreditan, Penanganan Kredit Bermasalah, dan APU PPT.

3. Penanganan Benturan Kepentingan

Selama tahun 2020 tidak terdapat transaksi yang terdapat benturan kepentingan.

4. Penerapan Fungsi Kepatuhan

Bank telah memiliki Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan yaitu :

DANIEL LAGAIDA PRABOWO

Diangkat berdasarkan surat persetujuan OJK No Kep-196/KR.03/2017

Adapun Bank telah memberhentikan Pejabat Eksekutif fungsi kepatuhan atas nama: DYAH RIAMAWATI

Dilaporkan kepada OJK dengan surat No OJK.03/05/BKH/I-2020

dan mengangkat Pejabat Eksekutif fungsi kepatuhan baru yang ditunjuk : YULIAN MUNAWAR PUTRI

Dilaporkan kepada OJK dengan surat No OJK.05/07/BKH/I-2020

i. Penerapan Fungsi Kepatuhan:

a. Pejabat Eksekutif yang menangani kepatuhan memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, system, dan prosedur kegiatan usaha yang dilakukan

(8)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 6

BPR telah sesuai dengan ketentuan OJK dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

b. Pejabat Eksekutif yang menangani kepatuhan melakukan review dan/atau merekomendasikan pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, system, maupun prosedur yang dimiliki oleh BPR agar sesuai dengan ketentuan OJK dan peraturan perundang-undangan.

ii. Hasil Penerapan Fungsi Kepatuhan

Dalam penerapan Fungsi Kepatuhan di BPR Kridaharta, Bank selalu berusaha menurunkan tingkat pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, dan fungsi kepatuhan terus melakukan perbaikan dalam penyusunan dan/atau pengkinian pedoman kerja, system, dan prosedur kepatuhan dan hal-hal lain terkait ketentuan intern bank.

iii. Kendala dan Penyimpangan dalam Penerapan Fungsi Kepatuhan

Selama periode tahun 2020 tidak terdapat penyimpangan terhadap ketentuan internal. Bank telah menyusun pedoman kerja, system, dan prosedur kepatuhan

sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

No.4/POJK.03/2015.

5. Penerapan Fungsi Audit Intern

Dalam melaksanakan fungsi Audit Intern, Bank telah menunjuk Pejabat Eksekutif yang menangani fungsi audit intern, yaitu :

RATNA KURNIAWATI

Dilaporkan kepada OJK dengan surat No OJK.60/98/BKH/XI-2018

i. Pelaksanaan Fungsi Audit Intern

a. Pejabat Eksekutif yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern telah memiliki dan mengkinikan pedoman kerja serta prosedur untuk melaksanakan tugas bagi auditor intern sesuai perundang-undangan dan telah disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris.

(9)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 7

b. Pejabat Eksekutif yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern independen terhadap satuan kerja operasional (satuan terkait dengan penghimpunan dan penyaluran dana).

c. Pejabat Eksekutif yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.

d. Dalam melakukan pemeriksaan audit intern telah berpedoman pada SOP Internal dan peraturan OJK yang berlaku.

e. Pelaksanaan fungsi audit intern dilaksanakn secara memadai dan independen yang mencakup persiapan audit, penyusunan program audit, pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit, dan tindak lanjut hasil audit.

ii. Temuan Audit

Berdasarkan hasil pemeriksaan audit intern periode pemeriksaan Januari 2020 s/d Desember 2020 tidak didapati Penyimpangan dalam pelaksanaan operasional Bank, namun ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan perbaikan, yaitu berupa :

a. Bank belum memiliki rencana pemulihan bencana.

b. Analisa kredit yang dibuat oleh Account Officer masih kurang lengkap dan detail.

c. Sistem masih belum bisa menerapkan pengklasifikasian risiko APU dan PPT secara otomatis, sehingga Admin mengklasifikasikan secara manual. d. Aplikasi pembukaan rekening masih ada yang belum lengkap.

e. Jenis rekening tabungan pinjaman yang sudah tidak aktif dengan saldo di bawah Rp 5.000,-.

f. Teller tidak membanded uang dengan label Kridaharta. g. Ruangan Server belum sesuai dengan standar ruangan server.

Bank telah menyampaikan laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil audit intern kepada OJK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(10)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 8

6. Penerapan Fungsi Audit Ekstern

Laporan Keuangan Bank, yang terdiri dari neraca tanggal 31 Desember 2020, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Henry & Sugeng. Proses pemilihan KAP telah sesuai prosedur yang berlaku dan disetujui oleh RUPS.

Adapun hasil rekomendasi audit yang dituangkan dalam Management Letter, antara lain berupa :

a. Perjanjian Kredit belum semua dibuat dua rangkap oleh Bank.

b. Terdapat penggolongan asset yang belum sesuai dengan PMK No.96/PMK.03/2009. Ketidaktepatan dalam penggolongan asset tersebut menyebabkan kelebihan dalam pembebanan penyusutan dari asset tetap. c. Terdapat ketidaksesuaian perhitungan akumulasi penyusutan asset tetap,

sehingga menyebabkan kurang bentuk dalam perhitungan penyusutan tersebut, sehinggga akan berpengaruh kepada penyajian laporan keuangan. d. Dari hasil sampling simpanan deposito dan tabungan, masih terdapat formulir

yang tidak menyertakan CDD dan EDD untuk beberapa nasabah.

e. Direksi belum membuat SK Direksi mengenai penerapan POJK Nomor 34/POJK.03/2020 tentang Kebijakan Bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah sebagai Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

7. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern

Bank telah memberhentikan Pejabat Eksekutif yang menangani fungsi manajemen risiko, yaitu :

ASRI PRASETYANTI RAHAYU

Dilaporkan kepada OJK dengan surat No OJK.03/05/BKH/I-2020

Dan mengangkat pejabat eksekutif baru yang ditunjuk : YULIAN MUNAWAR PUTRI

Dilaporkan kepada OJK dengan surat No OJK.05/07/BKH/I-2020

8. Batas Maksimum Pemberian Kredit

Terkait Batas Maksimum Pemberian Kredit, atau BMPK, BPR KRIDAHARTA selalu mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 49/POJK.03/2017

(11)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 9

tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank Perkreditan Rakyat, maka dalam hal ini :

i. Bank tidak pernah melakukan pelanggaran dan pelampauan BMPK dalam pemberian Kredit kepada pihak terkait dan tidak terkait.

ii. Bank telah menerapkan prosedur dan kebijakan perkreditan bagi pihak terkait dengan prinsip kehati-hatian.

iii. Bank telah menyampaikan secara berkala Laporan BMPK kepada OJK secara tepat waktu dan akurat.

9. Rencana Bisnis BPR

i. Sepanjang tahun 2020 Bank melaksanakan kegiatan operasionalnya atas dasar Rencana Bisnis BPR yang telah dilaporkan kepada OJK pada tanggal 13 Desember 2019.

ii. Bank telah membuat Laporan Realisasi Rencana Bisnis BPR yang telah dilaporkan kepada OJK pada :

a. Laporan Realisasi Semester I – 8 Juli 2020 b. Laporan Realisasi Semester II – 12 Januari 2021

c. Rencana Bisnis BPR yang telah dilaporkan kepada OJK pada tanggal 11 Desember 2020.

10. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan

i. Bank telah membuat Laporan Keuangan Tahun 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Henry & Sugeng dan Rekan yang telah dilaporkan ke OJK dan dipublikasikan di Tribun Jateng tanggal 24 Maret 2021.

ii. Setiap Triwulan, Bank melaporkan Laporan Keuangan Publikasi, Laba Rugi, Komitmen, dan Kontijensi Bank kepada OJK dan menampilkannya di papan pengumuman kantor Bank.

iii. Bank menampilkan Laporan Keuangan Publikasi, Laba Rugi, Komitmen, dan Kontijensi Bank posisi triwulan terakhir di papan pengumuman kantor Bank. iv. Sepanjang tahun 2020 Bank tidak menerima pengaduan nasabah terkait dengan

(12)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 10

b. Kepemilikan saham anggota Direksi serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lain dan/atau pemegang saham BPR

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham

Susunan pengurus dan pemegang saham yang tercatat dalam administrasi Bank adalah sebagai berikut :

PENGURUS

JABATAN NAMA

Komisaris Utama Yuwono Lagaida Prabowo

Komisaris Christina Maya Indah Susilowati

Direktur Utama Daniel Lagaida Prabowo

Direktur Tri Kanti

PEMEGANG SAHAM

Sesuai Surat Persetujuan OJK No: S-292/KR.0313/2020 tanggal 5 Juni 2020

PEMEGANG SAHAM KEPEMILIKAN SAHAM Nominal % 1. Tri Sukengtyas Rp 5.845.000 0,29% 2. Amir Amida Rp 1.175.000 0,06% 3. Aziz Mun’im Rp 385.000 0,02%

4. Yuwono Lagaida Prabowo Rp 2.557.500 0,13%

5. Ummi Maslahah Natijatul U. Rp 225.000 0,01%

6. Djasman Rp 150.000 0,01%

(13)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 11

PEMEGANG SAHAM

KEPEMILIKAN SAHAM Nominal %

8. Esti Wulan Harini Rp 4.595.000 0,23%

9. Hartadi SH 122.500 0,01% 10. Hardjowinoto Rp 380.000 0,02% 11. Irsyad Jauhari Rp 550.000 0,03% 12. Martono BM Rp 27.450.000 1,37% 13. Paramartha Kusumanegara Rp 540.000 0,03% 14. Suci Kuswardani Rp 12.757.500 0,64%

15. Ir. FX. Sumarsono, MSA Rp 885.000 0,04%

16. Sri Kadarmani Rp 45.000 0,00% 17. Sri Martani EM Rp 45.000 0,00% 18. Sri Wiyatnanto Bsc Rp 1.637.500 0,08% 19. Soedardjo Rp 195.000 0,01% 20. Soedalmo JB Rp 65.000 0,00% 21. Sri Wahyuni Rp 775.000 0,04% 22. Yosef Arjunanto Rp 770.000 0,04% 23. Soeyatni CHR Rp 12.850.000 0,64% 24. Ruky Herowati Rp 2.830.000 0,14% 25. Soekardi R Rp 245.000 0,01% 26. Soekardjo R. SH Rp 1.095.000 0,05% 27. Sundjojo Petrus Rp 105.000 0,00% 28. Suwarti Rp 20.000 0,00% 29. Soewarno Rp 20.000 0,00% 30. Luky Kurniawan Rp 2.975.000 0,15% 31. Zarkasji Rosyid Rp 325.000 0,02%

(14)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 12

PEMEGANG SAHAM

KEPEMILIKAN SAHAM Nominal %

32. Daniel Lagaida Prabowo Rp 83.055.000 4.15%

TOTAL Rp 2.000.000.000 100,00%

Daftar kepemilikan saham Direksi dan hubungan keluarga/keuangan di PT BPR Kridaharta adalah sebagai berikut :

Direksi Kepemilikan Saham (%)

Hubungan Keluarga/Keuangan

Daniel Lagaida Prabowo/Direktur Utama 4.15%

Memiliki hubungan keluarga dengan PSP

dan Komisaris Utama

Tri Kanti/Direktur Nihil Nihil

Daftar kepemilikan saham Direksi dan hubungan keluarga/keuangan di BPR lain adalah sebagai berikut :

Direksi Kepemilikan Saham

Hubungan Keluarga/Keuangan

Daniel Lagaida Prabowo/Direktur Utama Nihil Nihil

Tri Kanti/Direktur Nihil Nihil

Daftar kepemilikan saham Direksi dan hubungan keluarga/keuangan di Perusahaan Lain adalah sebagai berikut :

Direksi Kepemilikan Saham

Hubungan Keluarga/Keuangan

Daniel Lagaida Prabowo-/Direktur

Utama Nihil Nihil

(15)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 13

c. Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota Direksi dan/atau pemegang saham BPR

Daftar kepemilikan saham Dewan Komisaris dan hubungan keluarga/keuangan di PT BPR Kridaharta adalah sebagai berikut :

Komisaris Kepemilikan Saham

Hubungan Keuangan/Keluarga

Yuwono Lagaida Prabowo/Komisaris

Utama 0,13%

Memiliki hubungan keluarga dengan PSP

dan Direktur Utama

Christina Maya Indah Susilowati/Komisaris Nihil Nihil

Daftar kepemilikan saham Dewan Komisaris dan hubungan keluarga/keuangan di BPR lain adalah sebagai berikut:

Komisaris Kepemilikan Saham

Hubungan Keuangan/Keluarga

Yuwono Lagaida Prabowo/Komut Nihil Nihil

Christina Maya Indah

Susilowati/Komisaris Nihil Nihil

Daftar kepemilikan saham Dewan Komisaris dan hubungan keluarga/keuangan di perusahaan lain adalah sebagai berikut :

Komisaris Kepemilikan Saham

Hubungan Keuangan/Keluarga

Yuwono Lagaida Prabowo/Komut Nihil Nihil

Christina Maya Indah

(16)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 14

d. Paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang ditetapkan berdasarkan RUPS

Daftar Paket/Kebijakan Remunerasi Pengurus 1. Berupa uang

Jenis Remunerasi

Direksi Dewan Komisaris

Daniel Lagaida Prabowo

Tri Kanti Yuwono

Lagaida Prabowo Christina Maya Indah Susilowati Gaji/Honor 6.750.000 6.300.000 4.500.000 4.000.000 1. Tunjangan kemahalan - - - - 2. Tantiem - - - - 3. Kompensasi berbasis saham - - - - Total 6.750.000 6.300.000 4.500.000 4.000.000

2. Berupa fasilitas lain/non uang Jenis

Remunerasi

Direksi Dewan Komisaris

Daniel Lagaida Prabowo

Tri Kanti Yuwono

Lagaida Prabowo Christina Maya Indah Susilowati 1.Perumahan - - - - 2.Transportasi - - - - 3. Asuransi Kesehatan BPJS BPJS - - 4. Telp Cell - - - -

e. Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan

Keterangan Skala Perbandingan

Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 1,84 : 1

Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1,07 : 1

Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1,12 : 1

Rasio gaji Direksi tertinggi dan Komisaris tertinggi 1,50 : 1

(17)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 15

f. Frekuensi rapat Dewan Komisaris

1) Jumlah rapat yang diselenggarakan dalam 1 (satu) tahun : 6 kali

2) Jumlah rapat yang dihadiri secara fisik dan/atau melalui teknologi telekonferensi:

6 kali (fisik) dan 0 kali teknologi (telekonferensi). 3) Kehadiran masing-masing anggota di setiap rapat :

Setiap rapat dihadiri seluruh Dewan Komisaris PT BPR Kridaharta 4) Topik atau materi rapat :

No Tanggal Materi Rapat

1 9 Januari 2020 a. Pembahasan hasil kerja 2019

b. Laporan Direksi ke Dewan Komisaris. c. Rekomendasi Dewan Komisaris :

- Optimalkan kredit di tahun 2020 (realisasi dan NPL)

- Optimalkan idle Fund

- AYDA agar segera dijual untuk

menyelesaikan kewajiban debitur ybs.

- Penyusunan program – program kredit yang

menarik untuk mendukung realisasi

pencapaian target.

- Penagihan rutin mulai dari DPK

d. Pelaksanaan RUPS tahun 2019 berikut rencana perpanjangan Direktur atas nama Ibu Trikanti yang akan habis masa jabatan per 16 Februari 2020.

2 19 Februari 2020 - Evaluasi pencapaian bulan Januari 2020

- Pembahasan SOP untuk Perkreditan, APU PPT, dan Kepatuhan

Revisi dan masukan dari Dewan Komisaris. Setelah diadakan perbaikan supaya segera diberlakukan.

3 3 Maret 2020 - Evaluasi pencapaian bulan Februari 2020

- Pembahasan SOP Manajemen Risiko

Revisi dan masukan dari Dewan Komisaris. Setelah diadakan perbaikan supaya segera diberlakukan.

(18)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 16

No Tanggal Materi Rapat

4 13 Mei 2020 - Menyikapi penerapan Peraturan OJK No

11/POJK.03/2020 tentang Stimulus

Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan

Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi PT BPR Kridaharta

- Tindak lanjut keputusan/saran bagi Direksi

a. Pemantauan intensif terhadap kredit

bermasalah dengan memberikan perhatian mulai dari kredit dengan kolektibilitas DPK terus dilakukan untuk mengurangi potensi turunnya kolektibilitas kredit dari Lancar menjadi Non Lancar

b. Mengkaji kebijakan Restrukturisasi Kredit

5 17 Juni 2020 - Usulan Legal Drafting bagi Direksi untuk

menyikapi Restrukturisasi Terdampak Covid 19. - Tindak lanjut keputusan/saran bagi Direksi

a. Direksi harus tetap memperhatikan kebijakan restrukturisasi, dengan mengkaji kategori kredit yang terdampak Covid 19.

b. Direksi harus melakukan pembinaan terhadap nasabah terdampak Covid 19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan

c. Usulan Review legal drafting perlu

diperhatikan Direksi

6 5 Agustus 2020 - Evaluasi Realisasi Rencana Bisnis BPR

- Tindak lanjut keputusan - Rencana Bisnis BPR - Isu – isu strategis BPR

(19)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 17

g.Jumlah penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian oleh BPR Internal

Fraud dalam 1

tahun

Jumlah kasus yang dilakukan oleh Direksi Dewan

Komisaris

Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap Tahun Sebelu mnya Tahun Laporan Tahun Sebelu mnya Tahun Laporan Tahun Sebelu mnya Tahun laporan Tahun Sebelu mnya Tahun Laporan Telah

Diselesaikan Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil

Dalam proses penyelesaian

internal

Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil

Belum diupayakan penyelesaian

nya

Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil

Telah ditindak lanjuti proses

hukum

Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil

h. Jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR Permasalahan Hukum Jumlah

Perdata Pidana

Telah selesai (telah mempunyai

kekuatan hukum yang tetap) Nihil Nihil

Dalam proses penyelesaian Nihil Nihil

Total Nihil Nihil

i. Transaksi yang mengandung benturan kepentingan No Nama dan Jabatan

Pihak yang Memiliki Benturan Kepentingan Nama dan Jabatan Pengambil Keputusan Jenis Transaksi Nilai Transaksi Keterangan

(20)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 18

j. Pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana

No Kegiatan Sosial Jumlah (Rp)

1 HUT Satpam Rp 500.000

(21)

PT BPR KRIDAHARTA | LAPORAN TATA KELOLA 2020 19

I. PENUTUP

Laporan Penerapan Tata Kelola BPR yang mengacu pada prinsip “TARIF” pada dasarnya merupakan seluruh proses kerja (business process) PT BPR KRIDAHARTA selama satu tahun melalui pendekatan pemberdayaan seluruh Sumber Daya yang ada di Bank. BPR Kridaharta juga berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan kegiatan perbankan dengan Tata Kelola yang baik, sehingga mampu memenuhi fungsi Bank sebagai lembaga perantara (intermediary) yang terpercaya dan berkelanjutan.

Salatiga, 6 Mei 2021 PT BPR KRIDAHARTA

S A L A T I G A

KOMISARIS UTAMA DIREKTUR UTAMA

Referensi

Dokumen terkait

Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang

BPR Benta Tesa, merupakan komisaris yang independen dan tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, Pemegang Saham Pengendali dan dari

Sdri. Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris

Masing- masing anggota Direksi tidak memiliki hubungan keuangan dengan anggota Direksi Lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun para Pemegang Saham BPR Alto Makmur...

- BPR mengungkapkan informasi yang meliputi tetapi tidak terbatas pada visi, misi, strategi BPR, kondisi keuangan dan non keuangan BPR, susunan Direksi dan Dewan Komisaris,

Pejabat Eksekutif Fungsi Kepatuhan berasal dari pihak internal tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan

10. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Direktur Utama memiliki saham di PT. BPR Tricipta Mandiri sebesar 1.56%. Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota

- BPR mengungkapkan informasi yang meliputi tetapi tidak terbatas pada visi, misi, strategi BPR, kondisi keuangan dan non keuangan BPR, susunan Direksi dan Dewan Komisaris,