LAPORAN KINERJA
INSTANSI
PEMERINTAH
PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
TAHUN 2019.
2019
Pengadilan Negeri Saumlaki
2020
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
(LKjIP)
PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
TAHUN 2019
Jalan Ir. Soekarno, Saumlaki
Telp. 0918 – 22174, Fax 0918 – 22175
Maluku Tenggara Barat – Maluku 97664
E-mail : [email protected]
Website : www.pn-saumlaki.go.id
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Tim Penyusun LKjIP Pengadilan Negeri Saumlaki telah dapat menyelesaikan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019. LKjIP ini adalah Laporan Kinerja Tahunan yang berisikan perwujudan kewajiban Pengadilan Negeri Saumlaki sebagai bagian dari suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan / kegagalan pelaksanaan visi - misi organisasi dalam mencapai tujuan- tujuan dan sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui instrumen pertanggung jawaban secara periodik.
Penyusunan LKjIP Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019 ini menindak-lanjuti surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : 1 6 0 4 /SEK/OT.01.2/11/2019, tanggal 15 November 2019 perihal Penyampaian Dokumen SAKIP, yang dalam penyusunannya berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah yang mengacu pada Tugas Pokok dan Fungsi serta Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019.
Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2019, merupakan hasil optimal dari perencanaan yang telah disusun sebelumnya dan telah berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. Dan dari realiasi anggaran yang dicairkan telah mencerminkan efektifitas dan efisiensi serta telah sesuai dengan target yang ditetapkan, yang tujuannya adalah dalam menunjang dan melaksanakan serta mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan sesuai Tugas pokok dan fungsi badan peradilan dan dalam rangka mewujudkan reformasi peradilan dalam meningkatkan pelayanan publik terkait dengan visi dan misi Mahkamah Agung " Terwujudnya Badan Peradilan Yang Agung " dan Khususnya visi dan misi Pengadilan Negeri Saumlaki yaitu : Terwujudnya Pengadilan
Negeri Saumlaki Yang Agung".
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019 Pengadilan Negeri Saumlaki ini sebagai laporan pertanggung jawaban hasil pelaksanaan tugas dan fungsi Pengadilan Negeri Saumlaki. Sementara Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2020 adalah rencana yang akan dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2020.
Disamping itu Laporan Kinerja ini juga dapat dimanfaatkan sebagai umpan balik bagi Pengadilan Negeri Saumlaki dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya guna mencapai tujuan dan sasaran. Dalam penulisan ini masih banyak kelemahan dan perlu penyempurnaan. Untuk itu saran-saran yang bersifat konstruktif sangat kami perlukan.
Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019.
KETUA
PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
SAIFUL ANAM, S.H., MH NIP. 19691216 199203 1 005
RINGKASAN EKSEKUTIF
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) merupakan pertanggungjawaban dari tugas dan fungsi yang diemban oleh suatu instansi/lembaga. Dengan landasan pemikiran tersebut, Laporan Kinerja (LKjIP) satuan kerja Pengadilan Negeri Saumlaki tahun 2019 ini disusun. LKjIP ini menyajikan capaian kinerja dari Pengadilan Negeri Saumlaki selama tahun 2019, Perjanjian Kinerja 2020, serta Penetapan Rencana Kinerja Tahun 2020 dan 2021.
Dalam LKjIP ini tertuang Reviu V Indikator Kinerja Utama dari Pengadilan Negeri yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Nomor : 112 Tahun 2019 tanggal 17 september 2019 dan Reviu V Rencana Strategis 2015-2019 dari Pengadilan Negeri yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Nomor : 118 Tahun 2019 tanggal 1 Oktober 2019.
Selanjutnya bahwa LKjIP Pengadilan Negeri Tahun 2018 ini disusun sebagai Laporan terhadap “Pencapaian Kinerja“ (Performance Result) selama kurun waktu dari bulan Januari s/d Desember 2019, yang sepenuhnya mengacu pada Rencana Strategi Pengadilan Negeri Tahun 2015-2019.
Salah satu inti kegiatan yang merupakan tugas pokok dan fungsi serta pencapaian kinerja Pengadilan Negeri adalah penyelesaian perkara dan perbaikan pelayanan publik. Untuk itu Pengadilan Negeri berusaha untuk melaksanakan TUPOKSI tersebut yang pengukurannya dilihat pada Indikator Kinerja utama yang telah di tetapkan oleh Pengadilan Negeri dan di sinkronisasi dengan Rencana Strategi 2015-2019 yang telah dibuat.
Secara umum dapat disimpulkan bahwa dari sasaran strategi yang ditetapkan dalam Penetapan/Perjanjian Kinerja Tahun 2019, secara keseluruhan tingkat
pencapaian kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki adalah sebesar 81,10%.
Rincian capaian kinerja masing-masing indikator tiap sasaran strategi tersebut dapat diilustrasikan dalam tabel berikut :
No Kinerja Utama Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian Kinerja 1. Terwujudnya proses
peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan : - Perdata - Pidana 100% 100% 100% b. Persentase perkara : - Perdata - Pidana
yang diselesaikan tepat waktu
100% 97,86% 97,86%
c. Persentase penurunan sisa perkara : - Perdata
- Pidana
5% -10,52% -2,10%
d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum :
- Banding - Kasasi - PK
95% 98,49% 103,67%
e. Persentase perkara pidana anak yang deselesaikan dengan diversi
0% 0% 0%
f. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
90% 84,60% 93,40%
2 Peningkatan efektivitas pengelolaan penyelesaian perkara
a. Persentase isi putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
100% 100% 100%
b. Persentasi perkara yang diselesaikan melalui mediasi
0% 0% 0%
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
100% 100% 100%
d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dpat di akses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus
0% 0% 0%
3 .
Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan
0% 0% 0%
b. Persentase perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan
100% 100% 100%
c. Persentase pencari keadilan golongan tertentu yang mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum)
100% 100% 100%
4. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan
Persentase putusan perkara yang ditindaklanjuti (di eksekusi)
DAFTAR ISI
HAL
KATA PENGANTAR ... iii
RINGKASAN EKSEKUTIF... v
DAFTAR ISI ... vii
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG ... 1
B. TUGAS DAN FUNGSI ... 2
C. SISTEMATIKA PENYAJIAN ... 4
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. RENCANA STRATEGI 2015 – 2019... 5
a. VISI DAN MISI ... 5
b. TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS ... 6
c. PROGRAM UTAMA DAN KEGIATAN POKOK ... 7
B. INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI. ... 8
C. RENCANA KINERJA TAHUNAN 2019 ... 10
D. PERJANJIAN KINERJA (DOKUMEN PERJANJIAN KINERJA ) PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI TAHUN 2019 ... 11
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. PENGUKURAN KINERJA ... 15
B. ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA ... 17
C. AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN ... 57
BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN ... 60
B. SARAN ... 60 LAMPIRAN
- STRUKTUR ORGANISASI PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI - DOKUMEN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020
- REVIU V INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
- REVIU V RENCANA STRATEGIS PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI TAHUN 2015 – 2019
- RENCANA KINERJA TAHUNAN 2020 - RENCANA KINERJA TAHUNAN 2021 - SK TIM PENYUSUN LKjIP 2019
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pelaksanaan kepemerintahan yang baik akan terwujud apabila ditata dalam suatu sistem perencanaan yang baik dengan skala perioritas yang matang disertai dengan perwujudan sistem akuntabilitas. Oleh karena itu, perencanaan dan akuntabilitas mutlak diperlukan.
Dikeluarkannya Instruksi Presiden RI Nomor : 5 Tahun 2004 tentang Pemberantasan Korupsi, Peraturan Presiden Nomor : 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah adalah merupakan cerminan keinginan yang nyata dari pemerintah untuk melaksanakan good governance dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara.
Salah satu unsur pokok dari penjabaran Sistem Akuntabilitas adalah penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dengan berbasis kinerja yang merupakan pedoman pelaksanaan tupoksi masing-masing Kementerian/ Lembaga pada umumnya, dan tupoksi Mahkamah Agung R.I. serta 4 lingkungan Badan Peradilan dibawahnya. Atas dasar tersebut, maka Pengadilan Negeri sebagai salah satu satuan kerja yang ada dalam lingkungan Peradilan Umum dibawah Mahkamah Agung R.I. juga berkewajiban untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dengan maksud untuk mengetahui Rencana Strategis sehingga segala bentuk kegiatan dilaksanakan secara lebih terencana dan terukur hasil yang akan dicapai.
Pengadilan Negeri sebagai Pengadilan Tingkat Pertama yang berada di bawah naungan Mahkamah Agung pun mendukung setiap kegiatan yang dilakukan oleh Mahkamah Agung.
Pengadilan Negeri sebagai Pengadilan Tingkat pertama di Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam Undang-Undang No. 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang No. 3 tahun 2009 tentang Mahkamah Agung maka secara organisasi, administrasi dan finansial mempunyai visi :
“ TERWUJUDNYA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI YANG AGUNG”.
B. TUGAS DAN FUNGSI
Pengadilan Negeri Saumlaki merupakan lingkungan peradilan umum di bawah Mahkamah Agung RI sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan, dengan tugas pokok menerima, memeriksa, memutuskan perkara pidana dan perdata pada tingkat pertama yang diajukan serta tugas lain yang diberikan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Mengingat luas lingkup tugas dan beratnya beban pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh pengadilan, maka dalam hal penyelenggaraan administrasi pengadilan oleh undang-undang dibedakan menurut jenisnya ke dalam administrasi Kepaniteraan dan administrasi sekretariat, hal mana dimaksudkan selain menyangkut aspek ketertiban dalam penyelenggaraan administrasi juga akan mempengaruhi kelancaran penyelenggaraan peradilan. Adapun tugas pokok dan fungsi Pengadilan Negeri Saumlaki yakni:
1. Ketua adalah membina, mengkoordinasi dan memimpin penyelenggaraan tugas bidang teknis dan administrasi pengadilan (administrasi perkara dan kesekretariatan).
2. Wakil Ketua adalah melaksanakan tugas Ketua apabila Ketua berhalangan dan melaksanakan tugas yang didelegasikan oleh Ketua kepadanya.
3. Majelis Hakim adalah bertugas menetapkan hari sidang, memeriksa dan mengadili perkara yang diberikan padanya kemudian dalam hal pengadilan negeri melakukan pemeriksaan tambahan untuk mendengar sendiri para pihak dan saksi, maka hakim bertanggung jawab atas pembuatan dan
kebenaran berita acara persidangan serta menandatanganinya,
mengemukakan pendapat dalam musyawarah, Hakim wajib menandatangani putusan yang sudah diucapkan dalam persidangan, melaksanakan pembinaan dan mengawasi bidang hukum, perdata dan pidana tertentu yang ditugaskan kepadanya.
4. Panitera adalah melaksanakan pemberian dukungan di bidang teknis dan administrasi perkara serta menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan perkara.
5. Wakil Panitera adalah membantu panitera didalam membina dan mengawasi pelaksanaan tugas-tugas administrasi perkara.
6. Panitera Muda Perdata adalah membantu panitera dalam
menyelenggarakan segala urusan keperdataan, mulai dari menerima gugatan, permohonan, banding, kasasi, peninjauan kembali, eksekusi dan somasi serta tugas lain berdasarkan peraturan yang berlaku.
7. Panitera Muda Pidana adalah membantu panitera dalam
menyelenggarakan segala urusan yang berkaitan dengan perkara pidana, banding, kasasi dan peninjauan kembali, dan Grasi serta tugas lain berdasarkan peraturan yang berlaku.
8. Panitera Muda Hukum adalah membantu panitera melakukan urusan data perkara, statistik dan membuat laporan perkara.
9. Sekretaris adalah melaksanakan sebagian tugas Sekretaris dalam pengurusan surat - surat, penyusunan arsip dan pembinaan administrasi Kepegawaian, Keuangan dan Umum di Pengadilan Negeri.
10. Sub Bagian Umum dan Keuangan adalah melaksanakan penyiapan pelaksanaan urusan surat menyurat, arsip, perlengkapan, rumah tangga, keamanan, keprotokolan, hubungan masyarakat, perpustakaan serta pengelolaan keuangan.
11. Sub Bagian Perencanaan, IT dan Pelaporan adalah melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan perencanaan, program, dan anggaran, pengelolaan teknologi informasi, dan statistik, serta pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan dokumentasi serta pelaporan.
12. Sub Bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana adalah melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan urusan kepegawaian, penataan organisasi dan tata laksana.
13. Panitera Pengganti mempunyai tugas membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang Pengadilan bertugas membantu Hakim dalam hal: membuat penetapan hari sidang, membuat penetapan penahanan terdakwa, dikeluarkan dari tahanan atau dirubah jenis penahanannya, mengetik putusan perkara yang sudah diputus berikut amar putusannya dan menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Pidana atau Perdata bila telah selesai mutasi.
14. Juru Sita mempunyai tugas melaksanakan semua perintah yang diberikan oleh Ketua, Hakim dan Panitera, dalam hal tugas menyampaikan masalah perkara yang sedang disidangkan. Baik itu menyampaikan relas panggilan sidang, dll.
C. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Pada dasarnya Laporan Akuntabilitas Kinerja ini untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki dalam tahun anggaran 2019 dengan bentuk sajian sebagai berikut:
BAB I. Pendahuluan. Menguraikan gambaran secara garis besar tentang Pengadilan Negeri Saumlaki dan tentang LKjIP, yang berisikan antara lain; a. Latar Belakang; b. Tugas dan Fungsi; c. Sistematika Penyajian.
BAB II. menguraikan perencanaan dan penetapan kinerja serta program kerja Pengadilan Negeri Saumlaki dalam tahun anggaran 2019 yang berisikan antara lain: a. Rencana Strategis; b. Tujuan strategis; c. Sasaran Strategis; d. IKU Pengadilan Negeri Saumlaki; e. Rencana Kinerja Tahunan 2020 dan f. Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2020.
BAB III. menguraikan tentang capaian kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki yang terdiri dari; a. Pengukuran Kinerja (perbandingan antara target dan relisasi
kinerja); b. Analisi akuntabilitas kinerja (pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan pengungkapan dan penyajian dari hasil pengukuran kinerja).
BAB IV, menguraikan kesimpulan dari seluruh sajian tentang laporan kinerja (LKjIP) serta harapan adanya koreksi untuk peningkatan kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki di masa datang, yang berisikan antara lain; a. kesimpulan dan b. saran. Lampiran yang mendukung LKjIP ini antara lain; 1. Struktur Organisasi Pengadilan Negeri Saumlaki, 2. Pengukuran Pencapaian Sasaran Tahun 2019; 3. Pengukuran Kinerja Tahun 2020; 4. Reviu V Indikator Kinerja Utama Pengadilan Negeri Saumlaki; 5. Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2020; 6. Rencana Kinerja Tahun 2020; 7. Rencana Kinerja Tahun 2021; 9. Reviu V Matrik Rencana Strategi Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2015 – 2019; 10. SK Tim Penyusunan LKjIP 2019.
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KERJA
A. RENCANA STRATEGIS
Rencana Strategis Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2015-2019 merupakan komitmen bersama dalam menetapkan kinerja dengan tahapan-tahapan yang terencana dan terprogram secara sistematis melalui penataan, penertiban, perbaikan, pengkajian, pengelolaan terhadap system, kebijakan dan peraturan perundang- undangan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi.
Selanjutnya untuk memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolak ukur kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki diselaraskan dengan arah kebijakan dan program Mahkamah Agung yang disesuaikan dengan pembangunan Nasional yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka menengah (RPJM) tahun 2015-2019, sebagai pedoman dan pengendalian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan pengadilan dalam pencapaian visi dan misi serta tujuan organisasi pada tahun 2015-2019.
Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Negeri Saumlaki merupakan gambaran atau visionabel dari kinerja Peradilan, yang lingkupnya dalam kurun waktu 5 tahunan sehingga dengan Rencana Strategis (Renstra) tahun 2015-2019 merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai sebagai sarana atau proses untuk tercapainya Visi, Misi, Tujuan, Sasaran yang telah ditetapkan organisasi yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. VISI DAN MISI PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
VISI
Visi adalah suatu gambaran tentang keadaan masa depan yang berisikan cita – cita dan citra yang ingin diwujudkan Pengadilan Negeri Saumlaki.
VISI PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI :
MISI
Untuk mencapai visi tersebut, Pengadilan Negeri Saumlaki menetapkan misi yang menggambarkan hal yang harus di laksanakan, yaitu :
1. Menjaga kemandirian Pengadilan Negeri Saumlaki;
2. Meningkatkan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan;
3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan di Pengadilan Negeri Saumlaki; 4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi di Pengadilan Negeri Saumlaki;
Upaya untuk mencapai visi dan misi tersebut jelaslah bukan suatu pekerjaan mudah. Diperlukan suatu pemahaman yang mendalam atas permasalahan yang dihadapi Pengadilan Negeri Saumlaki dan rencana serta strategi yang tepat dan menyeluruh untuk menjawab permasalahan yang ada. Tujuannya, agar dapat mendorong terwujudnya lembaga peradilan yang bermartabat, berwibawa dan dihormati serta tegaknya supremasi hukum.
b. TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai dengan lima tahun dan tujuan ditetapkan mengacu kepada pernyataan visi dan misi Pengadilan Negeri Saumlaki. Adapun Tujuan yang hendak dicapai Pengadilan Negeri Saumlaki adalah sebagai berikut:
1. Terwujudnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan melalui proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel;
2. Terwujudnya penyederhanaan proses penanganan perkara melalui pemanfaatan teknologi informasi;
3. Terwujudnya pelayanan akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan.
4. Terwujudnya kepatuhan masyarakat terhadap putusan pengadilan.
Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun kedepan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, sasaran strategis yang hendak dicapai Pengadilan Negeri Saumlaki adalah sebagai berikut :
2. Peningkatan efektifitas pengelolaan penyelesaian perkara; 3. Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat terpinggirkan; 4. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan peradilan;
c. PROGRAM UTAMA DAN KEGIATAN POKOK
Untuk Merealisasikan Tujuan dan Sasaran yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Saumlaki maka semuanya itu dituangkan dalam Program dan kegiatan sebagai berikut:
1. Program peningkatan Manajemen Peradilan Umum
2. Program peningkatan dukungan Manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Mahkamah Agung R.I
3. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Mahkamah Agung R.I.
Untuk melaksanakan Program tersebut Pengadilan Negeri Saumlaki telah menentukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN UMUM;
Untuk menjalankan Program ini Pengadilan Negeri Saumlaki telah menentukan kegiatan yang dilakukan yaitu:
a. Penyelesaian perkara pidana dan perdata tepat waktu; b. Penyelesaian sisa perkara pidana dan perdata;
c. Penyelesaian perkara di luar gedung pengadilan;
d. Berkas perkara banding, kasasi dan PK yang dikirim secara lengkap dan tepat waktu;
e. Penyerahan isi putusan kepada para pihak tepat waktu;
f. Publikasi dan transparansi proses penyelesaian dan putusan perkara; g. Peningkatan pelayanan Posbakum;
h. Aksesptabilitas masyarakat terhadap putusan pengadilan (putusan perkara perdata yang ditindak lanjuti/eksekusi);
i. Index responden masyarakat terhadap layanan pengadilan;
2. PROGRAM PENINGKATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN
PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA MAHKAMAH AGUNG R.I ; Untuk menjalankan Program ini Pengadilan Negeri Saumlaki telah menentukan kegiatan yang dilakukan yaitu untuk mencapai sasaran
strategis menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam program ini adalah mengikutsertakan pegawai dalam diklat teknis yudisial maupun non teknis yudisial.
3. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA
APARATUR PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI.
Untuk menjalankan Program ini Pengadilan Negeri Saumlaki telah menentukan Kegiatan yang dilakukan yaitu: Kegiatan pengadaan sarana dan prasana di lingkungan Mahkamah Agung R.I.
B. INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
Pengadilan Negeri Saumlaki telah menetapkan Indikator Kinerja Utama berdasarkan SK Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Nomor: 30/KPN/SK/XII/2012 tanggal 18 Desember 2012, telah direviu dengan SK Ketua Pengadilan Saumlaki Nomor: W27-U4/ 15a /SK/KPN/IV/2015 tanggal 30 April 2015, telah di reviu II dengan SK Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Nomor : 21/KPN/SK/09/2016 tanggal 21 September 2016, dan Berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 192/KMA/SK/XI/2016 tentang Penetapan Reviu Indikator Kinerja Utama, maka Pengadilan Negeri Saumlaki pun melakukan Reviu III Indikator Kinerja Utama (SK Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Nomor : 98a/KPN/SK/07/2017) dan telah di reviu IV dengan SK Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Nomor: 96/KPN/SK/11/2018 tanggal 14 Nopember 2018 dan telah di reviu IV dengan SK Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Nomor: 112 Tahun 2019 tanggal 17 September 2019. Reviu V Indikator Kinerja Utama tersebut dapat dilihat sebagai berikut :
NO KINERJA
UTAMA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN
PENANGGUNG JAWAB SUMBER DATA 1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan : - Perdata - Pidana Perbandingan antara jumlah sisa perkara yang diselesaikan dengan jumlah sisa perkara yang harus diselesaikan Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan b. Persentase perkara : - Perdata - Pidana yang diselesaikan tepat waktu Perbandingan antara jumlah perkara yang diselesaikan tahun berjalan dengan jumlah perkara yang ada Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan c. Persentase penurunansisa perkara : - Perdata - Pidana Perbandinganan antara sisa perkara tahun berjalan dangan sisa perkara tahun sebelumnya Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum : - Banding - Kasasi - PK Perbandingan antara jumlah perkara yang tidak mengajukan upaya hukum dengan jumlah putusan perkara Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan e. Persentase perkara pidana anak yang deselesaikan dengan diversi
Perbandingan antara jumlah perkara pidana anak yang
diselesaikan secara diversi dangan jumlah perkara pidana anak
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan f. Index responden
pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan Index kepuasan pencari keadilan Panitera Laporan Semesteran dan Laporan Tahunan 2 Peningkatan efektivitas pengelolaan penyelesaian perkara a. Persentase isi
putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
Perbandingan antara jumlah isi putusan yang diterima tepat waktu dengan jumlah putusan Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan b. Persentasi perkara yang diselesaikan melalui mediasi Perbandingan antara jumlah perkara yang diselesaikan melalui mediasi dengan jumlah perkara yang dilakukan mediasi Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
Perbandingan antara jumlah berkas perkara yang diajukan
banding, kasasi dan PK secara lengkap dengan Jumlah perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan PK Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dpat di akses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus
Perbandingan antara jumlah putusan perkara tipikor yang di upload dalam website dengan jumlah perkara tipikor yang diputus Panitera Laporan Bulanan Dan Laporan Tahunan 3 . Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan a. Persentaseperkara prodeo yang diselesaikan Perbandingan antara jumlah perkara prodeo yang diselesaikan dengan jumlah perkara prodeo Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan b. Persentase perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan Perbandinganantara jumlah perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan dengan jumlah perkara yang seharusnya diselesaikan di luar gedung pengadilan Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan c. Persentase pencari keadilan golongan tertentu yang mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum) Perbandingan antara jumlah pencari keadilan golongan tertentu yang mendapatkan layanan bantuan hukum dengan jumlah pencari keadilan golongan tertentu Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan 4. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan Persentase putusan perkara yang ditindaklanjuti (di eksekusi) Perbandingan antara jumlah putusan perkara yang ditindaklanjuti dengan jumlah putusan perkara yang sudah BHT Panitera Laporan Bulanan dan Laporan Tahunan
C. RENCANA KINERJA TAHUNAN 2019
Rencana Kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019 ini disusun berdasarkan Perjanjian Kinerja Tahun 2019 yaitu sebagai berikut :
No Kinerja Utama Indikator Kinerja Target
1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan : - Perdata - Pidana 100% c. Persentase perkara : - Perdata - Pidana
yang diselesaikan tepat waktu
100%
d. Persentase penurunan sisa perkara : - Perdata
- Pidana
5%
e. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum :
- Banding - Kasasi - PK
95%
f. Persentase perkara pidana anak yang deselesaikan dengan diversi
0%
g. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
90%
2 Peningkatan efektivitas pengelolaan penyelesaian perkara
a. Persentase isi putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
100%
b. Persentasi perkara yang diselesaikan melalui mediasi
0%
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
100%
d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dpat di akses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus
0%
3 .
Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan
0%
b. Persentase perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan
100%
c. Persentase pencari keadilan golongan tertentu yang mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum)
100%
4. Meningkatnya kepatuhan
terhadap putusan pengadilan
Persentase putusan perkara yang ditindaklanjuti (di eksekusi)
D. PERJANJIAN KINERJA (DOKUMEN PERJANJIAN KINERJA) PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI TAHUN 2020.
Penetapan Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Penetapan kinerja ini merupakan tolak ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2020. Penyusunan penetapan kinerja ini didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah yang mengacu pada Tugas Pokok dan Fungsi serta Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019, acuan dalam menyusun penetapan kinerja tahun 2019.
Sasaran-sasaran yang akan dicapai Pengadilan Negeri Saumlaki tahun 2019 dan dinyatakan dalam penetapan sasaran kinerja 2019, dengan menyesuaikan hasil dari Indikator Kinerja Utama Pengadilan Negeri Saumlaki yang disusun tahun 2019. Selain berdasarkan IKU tersebut dan dengan mengembangkan sasaran-sasaran yang menjadi isu strategis Pengadilan Negeri Saumlaki tahun 2019, maka dapat diperinci sebagai berikut :
DOKUMEN PERJANJIAN KINERJA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2019
Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini :
NAMA : Dr. ZAINUDDIN, S.H., M.Hum.
JABATAN : KETUA PENGADILAN TINGGI AMBON
Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA
NAMA : SAIFUL ANAM, S.H., M.H.
JABATAN : KETUA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
Selaku atasan langsung pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
PIHAK PERTAMA pada tahun 2019 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai
target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab PIHAK PERTAMA.
PIHAK KEDUA akan memberikan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja terhadap capaian kinerja dari
perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.
Saumlaki, 03 Januari 2019
KETUA PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
SAIFUL ANAM, S.H., M.H. NIP. 19691216 199203 1 005
Tabel Perjanjian Kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019
No Kinerja Utama Indikator Kinerja Target
1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan : - Perdata - Pidana 100% b. Persentase perkara : - Perdata - Pidana
yang diselesaikan tepat waktu
100%
c. Persentase penurunan sisa perkara : - Perdata
- Pidana
5%
d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum :
- Banding - Kasasi - PK
95%
e. Persentase perkara pidana anak yang deselesaikan dengan diversi
0%
h. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
90%
2 Peningkatan efektivitas pengelolaan penyelesaian perkara
a. Persentase isi putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
100%
b. Persentasi perkara yang diselesaikan melalui mediasi
0%
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
100%
d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dpat di akses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus
0%
3 .
Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan 0%
b. Persentase perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan
100%
c. Persentase pencari keadilan golongan tertentu yang mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum)
100%
4. Meningkatnya kepatuhan
terhadap putusan pengadilan
Persentase putusan perkara yang ditindaklanjuti (dieksekusi)
KETUA PENGADILAN TINGGI AMBON Dr. ZAINUDDIN, S.H., M.Hum NIP. 19581005 198403 1 001 No Kegiatan Anggaran DIPA 01 1. Belanja Pegawai Rp. 3.138.785.000,- 2. Belanja Barang Rp. 858.606.000,- 3. Belanja Modal Rp. 26.000.000,- DIPA 03 1. Belanja Barang Rp. 120.700.000,- Saumlaki , 03 Januari 2019 KETUA
PENGADILAN NEGERI SAUMLAKI
SAIFUL ANAM, S.H., M.H. NIP. 19691216 199203 1 005
KETUA PENGADILAN TINGGI AMBON
(DR. ZAINUDDIN, S.H., M.Hum) NIP. 19581005 198403 1 001
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. PENGUKURAN KINERJA
Akuntabilitas Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang tertuang dalam perumusan perencanaan strategis suatu organisasi. Pengukuran Kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai keberhasilan/kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, untuk mencapai sasaran dan tujuanyang telah ditetapkan dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. Pengukuran kinerja merupakan suatu metode untuk menilai kemajuan yang telah dicapai dibandingkan dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Pengukuran
kinerja tidak dimaksudkan sebagai mekanisme untuk memberikan
reward/punishment, melainkan sebagai alat komunikasi dan alat manajemen untuk memperbaiki kinerja organisasi.
Pengukuran tingkat capaian kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki tahun 2019, dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasinya dengan target pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan, sehingga terlihat apakah sasaran yang telah ditetapkan tercapai atau tidak.
Tingkatan Capaian Kinerja =
Secara umum terdapat beberapa keberhasilan pencapaian target kinerja, namun demikian terdapat juga beberapa target yang belum tercapai dalam tahun 2019 ini. Rincian tingkat capaian kinerja masing-masing indikator kinerja tersebut diuraikan dalam tabel dibawah ini.
Realisasi
X 100 % Rencana
Pengukuran Kinerja
Unit Organisasi : Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun Anggaran : 2019
No Kinerja Utama Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian
Kinerja 1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan : - Perdata - Pidana 100% 100% 100% b. Persentase perkara : - Perdata - Pidana
yang diselesaikan tepat waktu
100% 97,86% 97,86%
c. Persentase penurunan sisa perkara : - Perdata
- Pidana
5% -10,52% -2,10%
d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum :
- Banding - Kasasi - PK
95% 98,49% 103,67%
e. Persentase perkara pidana anak yang deselesaikan dengan diversi
0% 0% 0%
f. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
90% 84,60% 93,40%
2 Peningkatan
efektivitas pengelolaan
penyelesaian perkara
a. Persentase isi putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
100% 100% 100%
b. Persentasi perkara yang diselesaikan melalui mediasi
0% 0% 0%
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
100% 100% 100%
d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dpat di akses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus 0% 0% 0% 3 . Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan 0% 0% 0%
b. Persentase perkara yang diselesaikan di luar gedung pengadilan
100% 100% 100%
c. Persentase pencari keadilan golongan tertentu yang mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum)
100% 100% 100%
4. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan
Persentase putusan perkara yang ditindaklanjuti (di eksekusi)
Jumlah anggaran kegiatan tahun 2019 : Rp. 4.144.091.000,- Jumlah realisasi anggaran kegiatan tahun 2019 : Rp. 3.030.786.702,-
B. ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA
Pengukuran kinerja Pengadilan Negeri Saumlaki Tahun 2019 mengacu pada indikator kinerja utama sebagaimana tertuang pada tabel diatas, untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pada akhir tahun 2019, Pengadilan Negeri Saumlaki telah melaksanakan seluruh kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Adapun hasil capaian kinerja sesuai sasaran yang ditetapkan, diuraikan sebagai berikut:
1. Proses Peradilan Yang Pasti, Transparan dan Akuntabel
Sasaran ini dimaksudkan untuk menggambarkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan peradilan di Indonesia dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Negeri Saumlaki secara transparan dan akuntabel.
Pencapaian sasaran proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel pada tahun 2019, jika dibandingkan dengan penyelesaian perkara pada tahun 2018, 2017, 2016 dan 2015 dapat dilihat pada table berikut ini :
N
o. Sasaran Strategis Indikator Kinerja
Realisasi 2015 (%) 2016 (%) 2017 (%) 2018 (%) 2019 (%) 1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Presentase sisa perkara yang diselesaikan;
b. Persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu; c. Persentase penurunan sisa
perkara;
d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK; e. Persentase perkara pidana
anak yang diselesaikan dengan diversi;
f. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan. 100 94,40 -58,33 98,60 0 0 100 95,37 5,26 98,25 0 0 100 98,35 5,56 99,11 0 80.50 100 97,80 -11,76 98,46 0 82.50 100 97,86 -10,52 98,49 0 93,40
Indikator kinerja terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel pada tahun 2019 dapat digambarkan sebagai berikut :
Tabel Analisa Kinerja Penyelesaian Perkara
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
(%)
Realisasi (%)
Capaian Kinerja 1. Terwujudnya proses peradilan
yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Presentase sisa perkara yang diselesaikan;
b. Persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu;
c. Persentase penurunan sisa perkara; d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK;
e. Persentase perkara pidana anak yang diselesaikan dengan diversi; f. Index responden pencari keadilan
yang puas terhadap layanan peradilan. 100 100 10 95 0 100 100 98,35 -11,76 98,46 0 82.50 100 97,86 -10,52 98,49 0 93,40
Untuk mengukur terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel, maka terdapat 6 (enam) indikator diantaranya :
1. Persentase sisa perkara yang diselesaikan;
2. Persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu; 3. Persentase penurunan sisa perkara;
4. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK;
5. Persentase perkara pidana anak yang diselesaikan dengan diversi; 6. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan
peradilan.
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan
Yaitu Perbandingan antara jumlah sisa perkara yang diselesaikan dengan jumlah sisa perkara yang harus diselesaikan (sisa perkara adalah sisa perkara tahun sebelumnya. Dan besarnya Persentase tersebut adalah 100 % karena semua sisa perkara tahun sebelumnya selalu diusahakan segera diselesaikan di tahun selanjutnya.
Persentase sisa perkara perdata dan pidana untuk tahun 2019 yaitu:
Pidana : 19 (sembilan belas) perkara Perdata : 19 (sembilan belas) perkara
Penyelesaian sisa perkara tahun 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019 mencapai target 100%, hasil tersebut membuat capaian kinerja pada indikator ini sebesar 100 % dan sesuai dengan yang ditargetkan.
Ini menunjukan bahwa sistem kerja yang berlaku pada Pengadilan Negeri Saumlaki telah berjalan dengan baik dan lancar karena tidak ada sisa perkara yang dapat diselesaikan tahun berikutnya.
Berikut ini data tabel dan grafik klasifikasi penyelesaian sisa perkara secara keseluruhan dari tahun 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019 :
Tabel Sisa Perkara Tahun 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 Perdata Gugatan 15 67 82 55 27 Permohonan 0 14 14 14 0 Pidana Biasa 9 76 85 74 11 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 497 497 497 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 24 655 679 641 38
Tabel Sisa Perkara Tahun 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 Perdata Gugatan 27 53 80 58 22 Permohonan 0 4 4 4 0 Pidana Biasa 11 80 91 77 14 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 603 603 603 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 38 740 778 742 36
Tabel Sisa Perkara Tahun 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 Perdata Gugatan 22 38 60 44 16 Permohonan 0 8 8 8 0 Pidana Biasa 14 100 114 96 18 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 1875 1875 1875 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 2 2 2 0 Jumlah 36 2024 2060 2026 34
Tabel Sisa Perkara Tahun 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018 Perdata Gugatan 16 42 58 40 18 Permohonan 0 11 11 11 0 Gugatan Sederhana 0 3 3 3 0 Perlawanan 0 2 2 1 1 Pidana Biasa 18 101 119 100 19 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.535 1.535 1.535 0 Anak 0 2 2 2 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 34 1.697 1,731 1.693 38
Tabel Sisa Perkara Tahun 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019 Perdata Gugatan 18 45 63 54 9 Permohonan 0 7 7 7 0 Gugatan Sederhana 0 0 0 0 0 Perlawanan 1 6 7 3 4 Pidana Biasa 19 143 162 133 29 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.727 1.727 1.727 0 Anak 0 3 3 3 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0
0 100 200 300 400 500 600 700 24 655 679 641 38 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk Tahun 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 0 200 400 600 800 38 740 778 742 38 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk Tahun 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 0 500 1000 1500 2000 2500 36 2024 2060 2026 34 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk Tahun 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 0 500 1000 1500 2000 34 1697 1731 1693 38 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk Tahun 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018
GRAFIK PERBANDINGAN PENYELESAIAN SISA PERKARA (PIDANA DAN PERDATA)
TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 DAN 2019
0 500 1000 1500 2000 38 1932 1970 1928 42 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk Tahun 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019
Sementara data tabel dan penyelesaian sisa perkara baik pidana maupun perdata dapat ditampilkan pada tabel dan grafik dibawah ini :
TABEL PENYELESAIAN SISA PERKARA PERDATA
NO Data Perkara Perdata Jumlah Perkara Realisasi % 1. Sisa Tahun 2014
Perkara Masuk Tahun 2015 Jumlah Perkara
Putus Cabut Gugur
Sisa Dalam Tahun 2015
15 67 82 52 2 1 27 100 2. Sisa Tahun 2015
Perkara Masuk Tahun 2016 Jumlah Perkara
Putus Cabut Gugur
Sisa Dalam Tahun 2016
27 53 80 59 3 4 22 100 3. Sisa Tahun 2016
Perkara Masuk Tahun 2017 Jumlah Perkara
Putus Cabut Gugur
Sisa Dalam Tahun 2017
22 46 68 52 2 3 16 100 4. Sisa Tahun 2017
Perkara Masuk Tahun 2018 Jumlah Perkara
Putus Cabut Gugur
Sisa Dalam Tahun 2018
16 58 74 55 2 0 19 100 5. Sisa Tahun 2018
Perkara Masuk Tahun 2019 Jumlah Perkara
Putus Cabut Gugur
Sisa Dalam Tahun 2019
19 58 77 64 5 2 13 100
TABEL PENYELESAIAN SISA PERKARA PIDANA
NO Data Perkara Pidana Jumlah Perkara Realisasi % 1. Sisa Tahun 2014
Perkara Masuk Tahun 2015 : - Biasa - Singkat - Cepat - Lalu Lintas - Anak - Pra Peradilan Jumlah Perkara Putus
Sisa Dalam Tahun 2015
9 76 0 1 497 0 0 574 572 11 100 2. Sisa Tahun 2015
Perkara Masuk Tahun 2016 : - Biasa - Singkat - Cepat - Lalu Lintas - Anak - Pra Peradilan Jumlah Perkara Putus
Sisa Dalam Tahun 2016
11 80 0 0 603 0 0 694 680 14 100 3. Sisa Tahun 2016
Perkara Masuk Tahun 2017 : - Biasa - Singkat - Cepat - Lalu Lintas - Anak - Pra Peradilan Jumlah Perkara Putus
Sisa Dalam Tahun 2017
14 100 0 1 1875 0 2 1992 1974 18 100 4. Sisa Tahun 2017
Perkara Masuk Tahun 2018 : - Biasa - Singkat - Cepat - Lalu Lintas - Anak - Pra Peradilan Jumlah Perkara Putus
Sisa Dalam Tahun 2018
18 101 0 0 1.535 2 1 1.657 1.638 19 100 4. Sisa Tahun 2018
Perkara Masuk Tahun 2019 : - Biasa - Singkat - Cepat - Lalu Lintas - Anak - Pra Peradilan Jumlah Perkara Putus
Sisa Dalam Tahun 2019
19 143 0 0 1.727 3 1 1.893 1.864 29 100
0 20 40 60 80 27 53 80 59 3 4 22 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk Tahun 2016
Jumlah Perkara Tahun 2016 Putus Cabut Gugur Sisa Tahun 2016 0 20 40 60 80 100 15 67 82 52 2 1 27 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk Tahun 2015 Jumlah Perkara Tahun 2015 Putus Cabut 0 20 40 60 80 22 46 66 52 2 3 16 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk Tahun 2017
Jumlah Perkara Tahun 2017 Putus Cabut Gugur Sisa Tahun 2017 0 20 40 60 80 16 58 74 55 2 0 19 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk Tahun 2018
Jumlah Perkara Tahun 2018 Putus
Cabut Gugur
Sisa Tahun 2018
GRAFIK PERBANDINGAN PENYELESAIAN SISA PERKARA TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019
0 500 1000 1500 2000 14 100 0 1 1875 0 2 1992 1974 18 2017 Sisa Tahun 2016 Pidana Biasa Pidana Singkat Pidana Cepat Pidana Lalu Lintas Pidana Anak Pra Peradilan
Jumlah Perkara Tahun 2017 Putus Sisa Tahun 2017 0 100 200 300 400 500 600 9 76 0 1 497 0 0 583 572 11 2015 Sisa Tahun 2014 Pidana Biasa Pidana Singkat Pidana Cepat Pidana Lalu Lintas Pidana Anak Pra Peradilan
Jumlah Perkara Tahun 2015 Putus Sisa Tahun 2015 0 100 200 300 400 500 600 700 11 80 0 0 603 0 0 694 680 14 2016 Sisa Tahun 2015 Pidana Biasa Pidana Singkat Pidana Cepat Pidana Lalu Lintas Pidana Anak Pra Peradilan
Jumlah Perkara Tahun 2016 Putus Sisa Tahun 2016 0 20 40 60 80 19 58 77 64 0 0 13 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk Tahun 2019
Jumlah Perkara Tahun 2019 Putus Cabut Gugur Sisa Tahun 2019 PIDANA
0 500 1000 1500 2000 18 101 0 0 1.535 2 1 1.657 1.638 19 2018 Sisa Tahun 2017 Pidana Biasa Pidana Singkat Pidana Cepat Pidana Lalu Lintas Pidana Anak Pra Peradilan
Jumlah Perkara Tahun 2018 Putus Sisa Tahun 2018 0 500 1000 1500 2000 19 143 0 0 1.727 3 1 1.893 1.864 29 2018 Sisa Tahun 2018 Pidana Biasa Pidana Singkat Pidana Cepat Pidana Lalu Lintas Pidana Anak Pra Peradilan
Jumlah Perkara Tahun 2018 Putus Sisa Tahun 2019 100 100 100 0 20 40 60 80 100 120 2015 2016 2017 2018 2019 100 GRAFIK PERBANDINGAN
REALISASI PENYELESAIAN SISA PERKARA (PIDANA DAN PERDATA) TAHUN 2015, 2016,2017, 2018 DAN 2019
b. Persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu
Yaitu perbandingan antara jumlah perkara yang diselesaikan tahun berjalan dengan jumlah perkara yang ada (penyelesaian perkara tepat waktu = perkara yang diselesaikan tahun berjalan).
Untuk perkara Perdata :
100
- Sisa tahun 2018 : 19 - Masuk 2019 a. Gugatan : 45 b. Permohonan : 7 c. Gugatan Sederhana : 0 d. Perlawanan : 6 - Total 2019 : 77 - Putus : 64
Untuk perkara Pidana :
- Sisa Tahun 2018 : 19 - Masuk 2019 a. Biasa : 143 b. Singkat : 0 c. Cepat : 0 d. Lalulintas : 1.727 e. Anak : 3 f. Pra Peradilan : 1 - Total 2019 : 1.893 - Putus : 1.864
Maka persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu adalah (64+1.864))/(77+1.893) x 100% sebesar 97,86%. Hasil ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 0,06%.
Berikut ini tabel dan grafik penyelesaian perkara tepat waktu tahun 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019 :
Tabel Penyelesaian Perkara Tepat Waktu Tahun 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 Realisasi % Perdata Gugatan 15 67 82 55 27 94,40 Permohonan 0 14 14 14 0 Pidana Biasa 9 76 85 74 11 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 497 497 497 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 24 655 679 641 38
Tabel Penyelesaian Perkara Tepat Waktu Tahun 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 Realisasi % Perdata Gugatan 27 53 80 58 22 95,37 Permohonan 0 4 4 4 0 Pidana Biasa 11 80 91 77 14 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 603 603 603 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 38 740 778 742 36
Tabel Penyelesaian Perkara Tepat Waktu Tahun 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 Realisasi % Perdata Gugatan 22 38 60 44 16 98,35 Permohonan 0 8 8 8 0 Pidana Biasa 14 100 114 96 18 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 1875 1875 1875 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 2 2 2 0 Jumlah 36 2024 2060 2026 34
0 100 200 300 400 500 600 700 24 655 679 641 38 94,4 Sisa Tahun 2014 Masuk Tahun 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 Realisasi Penyelesaian Perkara Tahun 2015
Tabel Penyelesaian Perkara Tepat Waktu Tahun 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018 Realisasi % Perdata Gugatan 16 42 58 40 18 97,80 Permohonan 0 11 11 11 0 Gugatan Sederhana 0 3 3 3 0 Perlawanan 0 2 2 1 1 Pidana Biasa 18 101 119 100 19 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.535 1.535 1.535 0 Anak 0 2 2 2 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 34 1.697 1.731 1.691 38
Tabel Penyelesaian Perkara Tepat Waktu Tahun 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019 Realisasi % Perdata Gugatan 18 45 63 54 9 97,86 Permohonan 0 7 7 7 0 Gugatan Sederhana 0 0 0 0 0 Perlawanan 1 6 7 3 4 Pidana Biasa 19 143 162 133 29 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.727 1.727 1.727 0 Anak 0 3 3 3 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 38 1.932 1.970 1.928 42
GRAFIK PERBANDINGAN PENYELESAIAN
PERKARA (PIDANA DAN PERDATA) TEPAT WAKTU DAN REALISASINYA TAHUN 2015, 2016,2017, 2018 DAN 2019
0 200 400 600 800 38 740 778 742 38 95,37 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk Tahun 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 Realisasi Penyelesaian Perkara Tahun 2016 0 500 1000 1500 2000 34 1697 1731 1693 38 97,8 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk Tahun 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018 Realisasi Penyelesaian Perkara Tahun 2018 0 500 1000 1500 2000 2500 38 2024 2060 2026 34 98,35 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk Tahun 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 Realisasi Penyelesaian Perkara Tahun 2017 0 500 1000 1500 2000 38 1932 1970 1928 42 97,86 2018 Sisa Tahun 2018 Masuk Tahun 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019 Realisasi Penyelesaian Perkara Tahun 2019 2019
94,4 95,37 98,35 92 93 94 95 96 97 98 99 2015 2016 2017 2018 2019 97,86 GRAFIK PERBANDINGAN
REALISASI PENYELESAIAN PERKARA (PIDANA DAN PERDATA) TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 DAN 2019
e. Persentase penurunan sisa perkara
Yaitu perbandingan antara sisa perkara tahun sebelumnya dengan sisa perkara tahun berjalan (sisa perkara adalah perkara yang belum diputus pada tahun berjalan).
Untuk perkara Perdata :
- Sisa tahun 2018 : 18 - Masuk 2019 a. Gugatan : 45 b. Permohonan : 7 c. Gugatan Sederhana : 0 d. Perlawanan : 6 - Total 2019 : 76 - Putus : 64 - Sisa : 13
Untuk perkara Pidana :
- Sisa Tahun 2018 : 19 - Masuk 2019 a. Biasa : 143 b. Singkat : 0 c. Cepat : 0 97,80
d. Lalulintas : 1.727 e. Anak : 3 f. Pra Peradilan : 1 - Total 2019 : 1.893 - Putus : 1.864 - Sisa : 29
Total sisa perkara tahun 2019 adalah 13 + 29 sebesar 42 perkara, sementara total sisa perkara tahun 2018 adalah 19 + 19 sebesar 38 perkara. Berdasarkan data tersebut maka persentase penurunan sisa perkara tahun 2019 adalah (((38-42)/38) x 100%) sebesar -10,52%. Jika dibandingkan dengan tahun 2016 dan 2017, pada tahun 2019 mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan meningkatnya volume perkara yang masuk pada bulan nopember dan desember 2019.
Berikut ini tabel dan grafik perbandingan penurunan sisa perkara tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 :
Tabel Penurunan Sisa Perkara Tahun 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 Realisasi % Perdata Gugatan 15 67 82 55 27 -58,33 Permohonan 0 14 14 14 0 Pidana Biasa 9 76 85 74 11 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 497 497 497 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 24 655 679 641 38
Tabel Penurunan Sisa Perkara Tahun 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 Realisasi % Perdata Gugatan 27 53 80 58 22 5,26 Permohonan 0 4 4 4 0 Pidana Biasa 11 80 91 77 14 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 603 603 603 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 38 740 778 742 36
Tabel Penurunan Sisa Perkara Tahun 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 Realisasi % Perdata Gugatan 22 38 60 44 16 5,56 Permohonan 0 8 8 8 0 Pidana Biasa 14 100 114 96 18 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 1875 1875 1875 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 2 2 2 0 Jumlah 36 2024 2060 2026 34
Tabel Penurunan Sisa Perkara Tahun 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018 Realisasi % Perdata Gugatan 16 42 58 40 18 -11,76 Permohonan 0 11 11 11 0 Gugatan Sederhana 0 3 3 3 0 Perlawanan 0 2 2 1 1 Pidana Biasa 18 101 119 100 19 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.535 1.535 1.535 0 Anak 0 2 2 2 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 34 1.697 1.731 1.693 38
0 10 20 30 40 50 Sisa Perkara Tahun 2015 Sisa Perkara Tahun 2016 Sisa Perkara Tahun 2017 Sisa Perkara Tahun 2018 Sisa Perkara Tahun 2019 38 36 34 38 42
PENURUNAN SISA PERKARA
-58,33 5,26 5,56 -60 -50 -40 -30 -20 -10 0 10 2015 2016 2017 2018 2019 -10,52
Tabel Penurunan Sisa Perkara Tahun 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019 Realisasi % Perdata Gugatan 18 45 63 54 9 -10,52 Permohonan 0 7 7 7 0 Gugatan Sederhana 0 0 0 0 0 Perlawanan 1 6 7 3 4 Pidana Biasa 19 143 162 133 29 Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.727 1.727 1.727 0 Anak 0 3 3 3 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 38 1.932 1.970 1.928 42
GRAFIK PERBANDINGAN PENURUNAN SISA PERKARA TAHUN 2015, 2016,2017, 2018 DAN 2019
GRAFIK PERBANDINGAN REALISASI PENURUNAN SISA PERKARA TAHUN 2015, 2016,2017, 2018 DAN 2019
d. Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK.
Yaitu perbandingan antar jumlah perkara yang tidak mengajukan upaya hukum dengan jumlah putusan perkara (semakin sedikit yang mengajukan upaya hukum, maka semakin puas atas putusan pengadilan).
Untuk perkara Perdata : - Putus Tahun 2019 a. Gugatan : 54 b. Permohonan : 7 c. Gugatan Sederhana : 0 d. Perlawanan : 3 - Total Putus 2019 : 64
- Yang mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK : 18 - Yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK
: 48
Untuk perkara Pidana : - Putus Tahun 2019 a. Biasa : 133 b. Singkat : 0 c. Cepat : 0 d. Lalulintas : 1.727 e. Anak : 3 f. Pra Peradilan : 1 18991928 - Total Putus 2019 : 1.864`
- Yang mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK : 13 - Yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK
: 1.851
Dengan melihat data tersebut, maka persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK adalah (48 + 1.851)/(64 +1.864) sebesar 98,49%. Jika dibandingkan dengan tahun -tahun sebelumnya mengalami sedikit kenaikan. Namun hal ini masih
0 10 20 30 40 50 60 70
Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019
69 62 52 55 64 6 3 9 14 18 63 59 43 41 46 Putus
Yang Mengajukan Upaya Hukum (Banding, Kasasi dan PK) Yang Tidak Melakukan Upaya Hukum (Banding, Kasasi dan PK)
menunjukan bahwa para pencari keadilan merasa puas terhadap putusan pengadilan dikarenakan masih sedikit yang mengajukan upaya hukum.
Berikut ini tabel dan grafik perbandingan perkara yang tidak mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi dan PK
Putus Tahun 2019 Banding, Kasasi dan PK Yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum Realisasi % Perdata Gugatan 54 16 38 98,49% Permohonan 7 0 7 Gugatan Sederhana 0 0 0 Perlawanan 3 2 1 Pidana Biasa 133 9 124 Singkat 0 0 0 Cepat 0 0 0 Lalu Lintas 1.727 0 1.727 Anak 3 4 0 Pra Peradilan 1 0 1 Jumlah 201 31 1.667
GRAFIK PERBANDINGAN BERKAS PERKARA YANG DIAJUKAN BANDING, KASASI DAN PK SECARA LENGKAP
TAHUN 2015, 2016,2017, 2018 DAN 2019 PERDATA
98,6 98,25 99,11 97,8 98 98,2 98,4 98,6 98,8 99 99,2 2015 2016 2017 2018 2019 0 200 400 600 800 1000 1200 1400 1600 1800 2000
Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019
572 680 1974 1638 1864 3 10 1 12 13 469 670 1973 1626 1852 Putus
Yang Mengajukan Upaya Hukum (Banding, Kasasi dan PK) Yang Tidak Melakukan Upaya Hukum (Banding, Kasasi dan PK)
PIDANA
GRAFIK PERBANDINGAN REALISASI JUMLAH PERKARA YANG TIDAK MENGAJUKAN UPAYA HUKUM BANDING, KASASI DAN PK
TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 DAN 2019
98,46
e. Persentase perkara pidana anak yang diselesaikan dengan diversi Yaitu perbandingan jumlah perkara pidana anak yang diselesaikan secara diversi dengan jumlah perkara pidana anak. Untuk indikator ini realisasinya sebesar 0%, hal ini disebabkan karena selama tahun 2019 tidak ada perkara pidana anak yang masuk.
Berikut ini data tabel dan grafik penyelesaian perkara anak secara diversi tahun 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019:
Tabel Penyelesaian Perkara Anak Secara Diversi Tahun 2015 Sisa Tahun 2014 Masuk 2015 Beban Tahun 2015 Putus Tahun 2015 Sisa Tahun 2015 Realisasi % Pidana Biasa 9 76 85 74 11 0% Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 497 497 497 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 24 655 679 641 38
Tabel Penyelesaian Perkara Anak Secara Diversi Tahun 2016 Sisa Tahun 2015 Masuk 2016 Beban Tahun 2016 Putus Tahun 2016 Sisa Tahun 2016 Realisasi % Pidana Biasa 11 80 91 77 14 0% Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 603 603 603 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 0 0 0 0 Jumlah 38 740 778 742 36
Tabel Penyelesaian Perkara Anak Secara Diversi Tahun 2017 Sisa Tahun 2016 Masuk 2017 Beban Tahun 2017 Putus Tahun 2017 Sisa Tahun 2017 Realisasi % Pidana Biasa 14 100 114 96 18 0% Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 1 1 1 0 Lalu Lintas 0 1.875 1.875 1.875 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 2 2 2 0 Jumlah 36 2024 2060 2026 34
0 0 0 0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1 2015 2016 2017 2018 2019 0
Tabel Penyelesaian Perkara Anak Secara Diversi Tahun 2018 Sisa Tahun 2017 Masuk 2018 Beban Tahun 2018 Putus Tahun 2018 Sisa Tahun 2018 Realisasi % Pidana Biasa 18 101 114 100 19 0% Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.535 1.535 1.535 0 Anak 0 0 0 0 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 18 1.637 1.655 1.636 19
Tabel Penyelesaian Perkara Anak Secara Diversi Tahun 2019
GRAFIK PERBANDINGAN REALISASI
PENYELESAIAN PERKARA ANAK SECARA DIVERSI TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 DAN 2019 Sisa Tahun 2018 Masuk 2019 Beban Tahun 2019 Putus Tahun 2019 Sisa Tahun 2019 Realisasi % Pidana Biasa 19 143 162 133 29 0% Singkat 0 0 0 0 0 Cepat 0 0 0 0 0 Lalu Lintas 0 1.727 1.727 1.727 0 Anak 0 3 3 3 0 Pra Peradilan 0 1 1 1 0 Jumlah 19 1.874 1.893 1.864 29
80,5 80,5 80,5 78 79 80 81 82 83 84 85 2015 2016 2017 2018 2019
f. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
Yaitu index kepuasan pencari keadilan. Persentase terhadap indikator kinerja ini ditentukan dengan survey yang dilakukan kepada para pencari keadilan, dengan berpedoman pada PERMENPAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2/2014 tanggal 24 Februari 2014 tentang Pedoman Umum Penyusunan Index Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah sesuai Peraturan Permenpan dan RB Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Dan Berdasarkan hasil survey tersebut, index kepuasan pencari keadilan pada semester I tahun 2019 sebesar 84,06%.
Berikut grafik perbandingan index kepuasan pencari keadilan tahun 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019 :
GRAFIK PERBANDINGAN INDEX RESPONDEN KEPUASAN PENCARI KEADILAN
TAHUN 2015, 2016, 2017, 2018 DAN 2019
82,50