BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Tinjauan Umum tentang Notaris 1.1 Sejarah Notariat di Indonesia - Bab II Alif Nur Choliq
Teks penuh
Dokumen terkait
Notaris dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat umum untuk membuat akta otentik diawasi oleh Komisi Majelis Pengawas yang terdiri dari Majelis Pengawas Daerah, Majelis
Tesis ini membahas mengenai penerapan sanksi pidana yang dikenakan kepada seorang Notaris sebagai pejabat umum yang memiliki kewenangan membuat akta otentik yang mempunyai
Notaris adalah pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik dan.. kewenangan lainnya, yang ditentukan oleh Undang-Undang Nomor 2
Notaris sebagai pejabat umum yang mempunyai wewenang untuk membuat akta otentik dan memberikan penyuluhan hukum dalam memberikan jasanya terhadap bank khususnya pada
Dalam menjalankan jabatannya sebagai pejabat umum untuk membuat akta otentik diawasi oleh Majelis Pengawas Notaris dengan tujuan agar UUJN dan Kode Etik Notaris
Kewenangan notaris membuat akta otentik didasarkan atas ketentuan Pasal 15 ayat (1) UUJN, bahwa Notaris berwenang membuat Akta otentik mengenai semua perbuatan,
ketentuan tersebut, maka notaris adalah satu-satunya pejabat yang berwenang untuk.. membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan penetapan yang.. diharuskan oleh
Penunjukan notaris sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik dilihat dari Pasal 1868 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang menyatakan bahwa “Suatu akta otentik adalah