• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN AKADEMIK UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN AKADEMIK UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA INDONESIA"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN

AKADEMIK

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA

INDONESIA

2019

www

(2)

1 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

KEPUTUSAN REKTOR

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA INDONESIA

NOMOR: 212 Tahun 2019 TENTANG:

PEDOMAN AKADEMIK

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA INDONESIA Bismilillahirrahmanirrahim

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia:

Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang baik dan berkualitas di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, perlu adanya Buku Pedoman Akademik sebagai acuan pelaksanaannya.

2. Bahwa dalam rangka mewujudkan poin 1 di atas, maka perlu ditetapkan Buku Pedoman Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Mengingat : 1. Anggaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, hasil Muktamar XXXIII Tahun 2015 di Jombang, Jawa Timur;

2. Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 356/A.II.04/04/2014 tentang Badan Pelaksana Penyelenggara Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Jakarta; 3. Surat Keputusan Badan Pelaksana Penyelenggara Perguruan

Tinggi Nahdlatul Ulama Jakarta Nomor 009/BP3TNU-Jkt/09/2014 tentang Pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Memperhatikan : 1. Undang-Undang Nomor 12 tahun 2015 tentang Pendidikan Tinggi;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;

3. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

4. STATUTA Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia;

5. Renstra Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Tahun 2015-2025;

6. Keputusan Rapat Pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia pada tanggal 11 Juli 2017.

(3)

2 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama : Buku Pedoman Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia sebagai acuan dan arah pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi;

Kedua : Buku Pedoman Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesiadiperuntukan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia;

Ketiga : Seluruh peraturan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak belaku. Perubahan berupa perbaikan yang terjadi dalam masa berlakunya Buku Pedoman Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia akan ditetapkan melalui Keputusan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia; Keempat : Keputusan ini mulai berlaku Semester Ganjil Tahun Akademik

2019/2020 dan dinyatakan berakhir saat Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 berakhir.

Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 10 Juli 2019

Rektor,

Tembusan: 1. BPPPTNU; 2. Arsip.

(4)

3 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 DAFTAR ISI

KEPUTUSAN REKTOR 2

DAFTAR ISI 4

KATA PENGANTAR 3

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA INDONESIA Sejarah Singkat

Visi, Misi, dan Tujuan

Lambang, Bendera, dan Mars Unusia Program Pendidikan 5 5 7 8 ORGANISASI UNIVERSITAS Pimpinan Personalia Organisasi Fakultas dan Program Studi Kampus Unusia 10 11 12 13 DISAIN KURIKULUM Kurikulum

Standar Kompetensi Lulusan Capaian Pembelajaran Struktur Matakuliah 14 15 18 23 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Registrasi Pengambilan KRS Pembimbing Akademik Proses Pembelajaran Masa dan Beban Belajar Silabus dan RPS

Kontrak Belajar Sistem Penilaian

Pengulangan Mata Kuliah Cuti Kuliah

Putus Studi

Kuliah Kerja Nyata

Program Pengenalan Profesi Mahasiswa Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi Wisuda 25 25 26 26 28 30 30 30 32 32 33 34 34 34 34 PENERIMAAN CALON MAHASISWA

Penerimaan Mahasiswa Baru Penerimaan Mahasiswa Pindahan Registrasi Mahasiswa Baru Kartu Tanda Mahasiswa

36 36 38 39 LAYANAN AKADEMIK

Layanan Administrasi Akademik Beasiswa

Pengurusan Surat Keterangan Pengurusan Ijazah 40 40 40 40 FASILITAS AKADEMIK Lembaga

Unit Pelaksana Teknis Laboratorium

42 43 44

(5)

4 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

PENGANTAR

Buku Pedoman Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Tahun Akademik 2017/2018 merupakan panduan bagi mahasiswa Unusiadalam menjalani kegiatan akademik di Unusia. Pedoman Akademik ini merupakan penjabaran dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Secara umum buku ini disusun dalam rangka memberikan pelayanan akademik kepada sivitas akademika dengan menyebarluaskan informasi yang berhubungan dengan bidang akademik. Kami berharap Pedoman Akademik ini dapat berfungsi sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi bagi pimpinan universitas, dosen pengajar, staf dan mahasiswa di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Jakarta, Juli 2019 Rektor

(6)

5 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

KALENDER AKADEMIK

TAHUN AKADEMIK 2019-2020

SEMESTER GANJIL 2019-2020

NO KEGIATAN HARI TANGGAL

1 Gel. I Penerimaan Mahasiswa Baru 2 bulan 20 Maret - 12 Mei 2019 2 Gel. II Penerimaan Mahasiswa Baru 2 bulan 13 Mei - 01 Juli 2019 3 Gel. III Penerimaan Mahasiswa Baru 1 bulan 02 Juli - 31 Agustus 2019 4 Heregistrasi Mahasiswa Baru 1 bulan Agustus 2019

5 Hari Raya Idul Adha Ahad 11 Agustus 2019 6 Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia Sabtu 17 Agustus 2019 7 Pengisian Kartu Rencana Studi 1 minggu 19 - 26 Agustus 2019

8 Propesa Rabu-Sabtu 28-31 Agustus 2019

9 Rapat Dewan Dosen Senin 26 Agustus 2019 10 Tahun Baru Hijriyah Ahad 01 September 2019 11 Kuliah Aktif Semester Ganjil Rabu 02 September 2019

12 Kuliah Umum Rabu 04 September 2019

13 Ujian Tengah Semester Senin-Ahad 21 - 27 Oktober' 2019 14 Peringatan Hari Santri Nasional Selasa 22 Oktober 2019 14 Hari Maulid Nabi Sabtu 09 November 2019 15 Minggu Tenang Senin-Ahad 09-15 Desember 2019 16 Ujian Akhir Semester Bersama Selasa- Ahad 16-22 Desember 2019

17 Libur Semester Ganjil Rabu 24 Desember 2019 - 09 Februari 2020

18 Hari Natal Rabu 25 Desember 2019

19 Wisuda Ke-VII tentatif Desember 2019

20 Publikasi Nilai UAS/KHS Keluar Senin 15 Januari 2019

SEMESTER GENAP 2019-2020

NO KEGIATAN HARI TANGGAL

1 Her Registrasi dan Pengisian KRS 1 minggu 20 - 26 Januari 2020

2 Tahun Baru Imlek Sabtu 25 Januari 2020

3 Rapat Dewan Dosen Senin 29 Januari 2020 4 Peringatan Harlah NU Jum'at 31 Januari 2020 5 Kuliah Semester Genap Aktif Senin 10 Februari 2020

6 Libur Isra' Mi'raj Ahad 22 Maret 2020

7 Libur Hari Raya Nyepi Rabu 25 Maret 2020

8 Ujian Tengah Semester Senin-Ahad 30 Maret - 05 April 2020 9 Libur Hari Buruh dan Dies Natalis Unusia Jum'at 01 Mei 2020

10 Libur Hari Raya Waisak Kamis 07 Mei 2020 11 Libur Kenaikan Isa Al-Masih Kamis 21 Mei 2020

12 Libur Idul Fitri 2 minggu 16 Mei - 07 Juni 2020 13 Perkuliahan Aktif Kembali Senin 08 Juni 2020

14 Hari Tenang UAS Senin-Ahad 22 - 28 Juni 2020 15 Ujian Akhir Semester Bersama Senin-Ahad 29 Juni - 05 Juli 2020 16 Libur Semester Genap Seni 06 Juli - 31 Agustus 2020 17 Publikasi Nilai/KHS Senin 13 Juli 2019

(7)

6 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

UNIVERSITAS NAHDLATUL

ULAMA INDONESIA

SEJARAH SINGKAT

Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, yang disingkat dengan Unusia resmi mendapat izin operasional pada tanggal 1 Ramadlan 1436 Hijriah, bertepatan dengan 18 Juni 2015. Unusia merupakan salah satu perguruan tinggi yang didirikan langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dengan demikian, maka badan penyelenggara pendidikan Unusia menggunakan Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama, atau disingkat BHPNU. Namun untuk melaksanakan fungsi penyelenggaraan secara teknis, PBNU membentuk Badan Pelaksana Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, yang kemudian disingkat BP3TNU. Atas dasar itu maka BP3TNU memiliki kewenangan sebagai pelaksana penyelenggara pendidikan Unusia berdasarkan kewenangan yang dilimpahkan oleh PBNU tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 98/A.II.04.d/09/2016 tentang Pengesahan Struktur Badan Pelaksana Penyelenggara Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama DKI Jakarta.

Pendirian Unusia sendiri didasarkan pada kesadaran pentingnya peningkatan akses dan relevansi pendidikan tinggi di Indonesia. Akses dan relevansi ini dinilai menjadi persoalan mendasar lemahnya daya saing bangsa Indonesia di level internasional. Berbagai data menunjukkan, bahwa daya saing bangsa kita di level regional Asean sekalipun masih belum menjanjikan. Kemristekdikti pun merilis, bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi bangsa kita juga masih rendah.

Dengan hadirnya Unusia, diharapkan mampu meningkatkan peran Nahdlatul Ulama dalam pengembangan sumberdaya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi.

VISI, MISI, DAN TUJUAN

Visi Unusia adalah Menjadi Universitas Unggul dan Berkarakter Ahlsusnnah

wal Jama’ah. Mengacu pada visi di atas, maka Unusia memiliki misi sebagai

berikut:

1. Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu dan berdedikasi;

2. Menyelenggarakan penelitian/riset untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;

3. Mengembangkan integrasi keilmuan berbasis Aswaja;

4. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia;

5. Menyelenggarakan pengelolaan Unusia yang amanah dan profesional;

6. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi;

(8)

7 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

7. Mengembangkan nilai Aswaja dalam tataran akademik dan praksis di lingkungan kampus;

8. Mengembangkan Islam Nusantara sebagai peradaban Indonesia dan dunia.

Visi dan misi kemudian diterjemahkan dalam beberapa tujuan sebagai berikut: 1. Menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dan

komparatif;

2. Terselenggaranya pendidikan yang bermutu yang dapat diakses oleh semua kalangan;

3. Terwujudnya penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;

4. Menghasilkan produk ilmu pengetahuan dan karya penelitian yang berbasis moral dan etika;

5. Terwujudnya kajian yang komprehensif dan mendalam dalam pengembangan integrasi keilmuan;

6. Menghasilkan sumbangsih pemikiran nyata dalam rangka mewujudkan integrasi keilmuan berbasis Aswaja;

7. Terwujudnya program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan wawasan dan kesejahtraan manusia; 8. Terciptanya relevansi antara kebutuhan masyarakat dengan

program pendidikan dan penelitian yang kembangkan Unusia;

9. Terwujudnya tatanan masyarakat yang sejahtra, adil, dan demokratis pada masyarakat binaan;

10. Terwujudnya pengelolaan Unusia yang amanah sesuai dengan visi dan misi yang dirumuskan;

11. Terwujudnya pengelolaan Unusia yang professional sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK);

12. Terwujudnya kerjasama yang sinergis dengan pemerintah, pihak swasta, dalam dan luas negeri;

13. Terwujudnya kerjasama program pertukaran peajar dan dosen, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan perguruan tinggi lain di dalam dan luar negeri;

14. Terwujudnya kurikulum sesuai dengan karakteristik keilmuan tertentu yang berbasis pada nilai Aswaja;

15. Terimplementasikannya nilai Aswaja dalam tataran akademik dan praktis Sivitas Akademika Unusia;

16. Terwujudnya kajian yang intensif tentang Islam Nusantara sebagai identitas Islam Indonesia;

(9)

8 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

17. Terdesiminasikannya gagasan Islam Nusantara sampai ke manca negara sebagai sumbangsih Unusia untuk peradaban dunia.

LAMBANG, BENDERA, DAN MARS UNUSIA

Lambang Unusia merupakan identitas universitas. Lambang Unusia melekat dalam berbagai atribut universitas, seperti kop surat, stempel, bendera, website dan atribut lainnya yang mewakili universitas. Adapun lambang Unusia sebagaimana tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pedoman Penggunaan Logo Unuversitas Nahdlatul Ulama Indonesia, disajikan sebagaimana tertera dalam gambar 1 di bawah ini:

(10)

9 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Lambang Unusia menjadi komponen inti bendera universitas dan prodi, yang membedakan hanya warna kain bendera. Adapun keterangan warna kain bendera masing-masing sebagai berikut:

No. Keterangan Warna Kain Bendera

1 Bendera Universitas Hijau Tua/Dark Green (0 100 0) 2 Fakultas Agama Islam Hijau Lime (102 255 0)

3 Fakultas Islam Nusantara Merah (255 0 0) 4 Fakultas Sosial dan Humaniora Orange (255 127 0) 5 Fakultas Teknik Biru (0 0 255)

PROGRAM PENDIDIKAN

Unusia menyelenggarakan program pendidikan akademik dan vokasi. Pendidikan akademik adalah pendidikan program sarajana atau pasca sarjana yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan cabang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Sedangkan pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. Kedepannya, Unusia juga akan menyelenggarakan pendidikan profesi sesuai dengan disiplin keilmuan yang diselenggarakan dalam program sarjana.

Adapun jumlah program studi yang diselenggarakan Unusia saat ini ada 18 prodi, terdiri dari 15 prodi jenis program akademik Strata Satu (S1), 1 prodi jenis program vokasi Diploma 3 (D3), 1 prodi jenis program akademik Strata 2 (S2/Magister), dan 1 prodi jenis program akademik Strata 3 (S3/Doktoral). Adapun beban belajar untuk masing-masing program sebagai berikut:

No. Nama Prodi Program Gelar

1 Perbankan Syariah D3 Non Gelar

2 Pendidikan Agama Islam S1 Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

3 Akhwalus Syakhsiyah S1 Sarjana Hukum Islam (S.H.)

4 Pendidikan Guru MI S1 Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

5 Ekonomi Syariah S1 Sarjana Ekonomi (S.E.)

6 Sejara Kebudayaan Islam S1 Sejarah Humaniora (S.Hum)

7 Sosiologi S1 Sarjana Sosiologi (S.Sos.)

8 Psikologi S1 Sarjana Psikologi (S.Psi.)

9 Hukum S1 Sarjana Hukum (S.H.)

10 Pendidikan Guru PAUD S1 Sarjana Guru PAUD (S.Pd.)

11 Akuntansi S1 Sarjana Akuntansi (S.Akun.)

(11)

10 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

No. Nama Prodi Program Gelar

13 Teknologi Agroindustri (TIP) S1 Sarjana Teknik (S.T.)

14 Sistem Informasi S1 Sarjana Informasi (S.Kom.)

15 Informatika S1 Sarjana Informasika (S.Kom.)

16 Teknik Elektro S1 Sarjana Teknik (S.T.)

17 Sejara Peradaban Islam (Islam Nusantara) S2 Magister Humaniora (M.Hum.)

(12)

11 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

ORGANISASI

UNIVERSITAS

PIMPINAN

Penyelenggaraan program pendidikan di Unusia dipimpin oleh seorang rektor yang dibantu oleh wakil rektor, dekanat, serta unsur pelaksana akademik, administrasi, dan penjamin mutu, dengan memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

Tabel 1. Unsur Pimpinan Universitas

Unsur Tugas

Rektor Bertugas memimpin penyelenggaraan pendidikan,

penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membina dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan membangun serta membina hubungan dengan masyarakat.

Wakil Rektor Bidang

Akademik Mempunyai tugas membantu Rektor dalam memimpin penyelenggarakaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat

Wakil Rektor Bidang Umum, Keuangan, Kepegawaian, dan Perencanaan

Mempunyai tugas membantu Rektor dalam memimpin penyelenggarakaan di bidang administrasi umum, keuangan, perencanaan, dan kepegawaian

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama

Mempunyai tugas membantu Rektor dalam memimpin penyelenggarakaan di bidang kemahasiswaan, alumni, kerjasama, hubungan masyarakat, dan pengembangan usaha

Direktur Bidang

Akademik Membantu Wakil Rektor dalam memberikan layanan administrasi akademik; Monitor pelaksanaan program pendidikan; pengembangan sumber pembelajaran; dan pengembangan pendidikan.

Direktur Bidang Umum, Keuangan, Kepegawaian, dan Perencanaan

Membantu Wakil Rektor dalam menyusun anggaran dan pengelolaan perbendaharaan; akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen; pengelolaan sumberdaya manusia; perencanaan; pengembangan sarana pendidikan; pengadaan, pemeliharaan dan inventarisasi sarana; pengadaan, pemeliharaan dan inventarisasi prasarana; dan pengembangan usaha.

Direktorat Bidang

(13)

12 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 Unsur Tugas

Alumni, dan Kerjasama kemahasiswaan; pengembangan alumni;

penerimaan mahasiswa; registrasi mahasiswa; dan kerjasama.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Ketua LPPM bertanggung jawab menjalankan visi dan misi universitas di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, meliputi: pengelolaan penelitian dan peningkatan mutu penelitian; pengelolaan dan pengembangan jaringan kerjasama penelitian dan pemanfaatan ipteks; layanan dan pengembangan haki; dan pengelolaan kuliah kerja nyata dan pengabdian masyarakat.

Ketua Lembaga

Penjaminan Mutu Ketua penyelenggaraan LPM bertanggung proses penjaminan jawab terhadap mutu terhadap program dan kegiatan di lingkungan Unusia, meliputi: menyusun pedoman sistem penjaminan mutu; melaksanakan sistem penjaminan mutu secara keseluruhan di lingkungan unusia; dan akreditasi dan sertifikasi.

Dekan dan Wakil

Dekan Dekan adalah pimpinan Fakultas di lingkungan Unusia yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan akademik di tiap Fakultas. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dekan dibantu oleh wakil dekan.

Pengelola Program

Studi Ketua dan Sekretaris Program Studi membantu dekanat dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan disiplin keilmuan yang dikembangkan.

PERSONALIA ORGANISASI

Dalam rangka menyelenggarakan fungsinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel, Unusia menjunjung tinggi prinsip-prinsip penyelenggaraan tata kelola organisasi yang baik. Adapun personalia pimpinan Unusia sebagai berikut:

Jabatan Personil

Rektor Prof. Dr. Ir. M. Maksum Machfoedz, M.Sc Wakil Rektor I dr. Syahrizal Syarif, MPH., PhD

Direktur Akademik Fatkhu Yasik, M.Pd. Wakil Rektor II M. Sulton Fatoni, M.Si. Direktur Keuangan&Kerjasama Arif Rahman, M.Pd.

Wakil Rektor III Dr. HM. Mujib Qulyubi, MH. Direktur Kemahasiswaan Ahmad Nurulhuda, MM Dekan Fakultas Agama Islam Dede Setiawan, M.M.Pd.

Dekan Fakultas Teknik Ir. Sukamto Javaladi, M.Sc Dekan Fakultas Sosial Humaniora Muhammad Afifi, M.H.

(14)

13 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Jabatan Personil

Ketua Lembaga Penelitian dan

Pengabdian kepada Masyarakat Mh. Nurulhuda, M.Si.

Ketua Lembaga Penjamin Mutu Fariz Alnizar, M.Hum.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan

Moh. Faiz Maulana, M.Si

Kepala Biro Administrasi Umum,

Anggaran, dan Kerjasama Ahmad Dzakirin, S.Pd.I

FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI

Program studi pada Unusia dikelompokkan menjadi 4 fakultas, sebagaimana berikut:

1. Fakultas Agama Islam, meliputi: a. Prodi Pendidikan Agama Islam; b. Prodi Ahwalus Syakhsiyah;

c. Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah; d. Prodi Ekomomi Syariah;

e. Prodi Perbankan Syariah.

2. Fakultas Sosial Humaniora, meliputi: a. Prodi Sosiologi;

b. Prodi Hukum;

c. Prodi Pendidikan Guru PAUD; d. Prodi Akuntansi;

e. Prodi Psikologi.

3. Fakultas Teknik, meliputi: a. Prodi Teknik Industri;

b. Prodi Teknologi Agroindustri; c. Prodi Sistem Informasi; d. Prodi Informatika; e. Prodi Teknik Elektro.

4. Fakultas Islam Nusantara, meliputi: a. Prodi Sejarah Kebudayaan Islam;

b. Prodi Magister Sejarah Peradaban Islam; c. Prodi Doktoral Sejarah Kebudayaan Islam.

Tabel 3. Personalia Pengeloa Prodi

PERBANKAN SYARIAH

Ketua: Muhammad Zuhdi, MA Sekretaris: Abdul Qodir, M.Hum

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Ketua: Saiful Bahri, MA

Sekretaris: Dewi Anggraeni, Lc., MA

AKHWALUS SYAKHSIYAH

Ketua: A. Khoirul Anam, M.Sy

Sekretaris:Hayaturrahman, M,Si

SEJARA KEBUDAYAAN ISLAM

Ketua: Ayatullah, M.Fil., M.Ud Sekretaris: Patoni, M.Hum

EKONOMI SYARIAH

Ketua: Khoirunnisa, MA

Sekretaris: Asiroch Yulia Agustina, M.E.I

PENDIDIKAN GURU MI

Ketua: Nurkabibulloh, M.Pd.

(15)

14 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 SOSIOLOGI

Ketua: Naeni Amanullah, M.Si

Sekretaris: Okky RM. Joko P.M, M.Hum

PSIKOLOGI

Ketua: Irma Safitri, M.Psi

Sekretaris:Rakimin, M.Si HUKUM

Ketua: Muhtar Said, MH Sekretaris :M. Aniq Kamaluddin, S.HI., MH

PENDIDIKAN GURU PAUD

Ketua: Renti Apriza, M.Pd. Sekretaris:Waspada, MM AKUNTANSI

Ketua:Achmad Mukafi Ni’am, MM

Sekretaris: Fitriah Ulfah, M.Si

TEKNIK INDUSTRI

Ketua:Suryandaru, M.T.

Sekretaris: Iwan Irawan, M.T. TEKNOLOGI AGROINDUSTRI (TIP)

Ketua: Adrinoviarini, M.Sc.

Sekretaris: Asna Lutfa, M.Fis.

SISTEM INFORMASI

Ketua: Hafied Nursiddiqi, M.T.I

Sekretaris: Agung Sutikno, M.T

INFORMATIKA

Ketua: Irpan Kusyadi, M.Kom. Sekretaris: M. Purnomo Juwono, ST., M.T.I

TEKNIK ELEKTRO

Ketua:Ries Lucky Juddianto, M.T.I

Sekretaris: -MAGISTER ISLAM NUSANTARA

Ketua: Dr. Imdadun Rahmat DOKTORAL ISLAM NUSANTARA Ketua: Dr. Maria Ulfah Anshori

KAMPUS UNUSIA

Unusia memiliki 3 (tiga) buah kampus, yaitu:

1. Kampus Utama (Kampus A) berlokasi di Jalan Taman Amir Hamzah No. 5, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat. 2. Kampus Kedua (Kampus B) berlokasi di Jalan Kemang, Pondok Udik,

Parung, Kabupaten Bogor. Kampus kedua memiliki areal seluas 2,5 hektar.

3. Kampus Ketiga (Kampus C) berlokasi di Jalan Kedoya Duri Raya II Nomor 24, Kedoya Selatan, Kebun Jeruk, Kota Jakarta Barat.

Pada Kampus A dan B tersebut telah dilengkapi beberapa infrastruktur, seperti perpustakaan, laboratorium, kantor administrasi, ruang pimpinan, ruang dosen, ruang kelas, kantor LP2M dan LPM, kantor beberapa pusat studi, rusunawa, serta sejumlah fasilitas olahraga.

(16)

15 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

DISAIN

KURIKULUM

KURIKULUM

Kurikulum Unusia disusun bertujuan untuk mengembangkan kekhasan/ keunggulan universitas serta memenuhi tagihan regulasi yang berlaku di Indonesia. Kekhasan dan keunggulan dielaborasi dari visi dan misi universitas. Sedangkan regulasi yang dirujuk adalah Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia beserta peraturan turunannya.

Pada SN-Dikti ditetapkan, bahwa disain kurikulum dan pembelajaran terdiri dari 5 (lima) komponen, yaitu: standar kompetensi lulusan (SKL), capaian pembelajaran

(sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus, dan penguasaan pengetahuan), isi pembelajaran, proses pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Kurikulum Unusia didesain sebagai seperangkat program yang direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi dalam rangka menghasilkan lulusan yang diinginkan. Sebagaimana disajikan pada gambar berikut:

(17)

16 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

SKL (Standar Kompetensi Lulusan) merupakan kriteria minimum tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL). Maka dapat diartikan yang dimaksud dengan SKL Unusia adalah seperangkat sikap, ketrampilan, dan pengetahuan yang utuh dan harus dimiliki oleh setiap lulusan Unusia.

Pada aspek sikap, lulusan Unusia dituntut memiliki kedalaman spiritual sebagaimana yang diajarkan dan ditradisikan oleh Nahdlatul Ulama. Sikap keagamaan lulusan Unusia harus mencerminkan nilai-nilai Aswaja. Harapannya, lulusan Unusia dapat mengamalkan nilai-nilai Aswaja sebagai basis etik perilaku belajar, bekerja, dan dalam kehidupan sehari-hari. Aspek sikap ini merupakan kekhasan yang menjadi keunggulan lulusan Unusia dibanding perguruan tinggi lain.

Sedangkan pada aspek ketrampilan, lulusan Unusia dituntut mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat atau dunia kerja. Di samping itu dengan ketrampilan yang sesuai kebutuhan, lulusan Unusia diharapkan juga mampu beradaptasi dengan tantangan global.

Terakhir, aspek pengetahuan bermakna bahwa lulusan Unusia menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus secara mendalam. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki lulusan Unusia diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, sehingga mampu memformulakan berbagai alternatif solusi yang terukur dan terstruktur.

Sikap, ketrampilan, dan pengetahuan kemudian dikelompokkan menjadi 2 (dua) kompetensi, yaitu kompetensi akademik dan kompetensi personal. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Kompetensi Personal terdiri dari:

a. Kompetensi spiritual yang menjadi landasan kesadaran moral dan etis; b. Kompetensi multikultural;

c. Manajemen-diri; dan

d. Kedekatan/keterlibatan/pengabdian kepada masyarakat. 2. Kompetensi Akademik terdiri dari:

a. Pengetahuan disipliner; b. Berpikir kritis;

c. Ketrampilan komunikasi (multi-bahasa, setidaknya dwi-bahasa); d. Penalaran ilmiah dan kuantitatif/kualitatif;

e. Pembelajaran diri-mandiri; f. Literasi informasi; dan

g. Komitmen pada proses penemuan (discovery) atau penciptaan (creation).

(18)

17 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Sedangkan yang dimaksud dengan profil lulusan adalah uraian tentang peran yang dapat dilakukan oleh lulusan di bidang keahlian atau bidang kerja tertentu setelah menyelesaikan program studi. Peran ini bisa merujuk kepada suatu profesi (dokter, arsitek, pengacara) atau jenis pekerjaan yang khusus (manager perusahaan, praktisi hukum, akademisi) atau bentuk kerja yang bisa digunakan dalam beberapa bidang yang lebih umum (komunikator, kreator, leader) yang dicanangkan oleh Program Studi yang bersangkutan. Berdasarkan uraian di atas, maka profil lulusan Unusia sebagaimana disajikan pada tabel berikut:

No Nama Prodi Profil Lulusan

1 Perbankan Syariah 1. Perbankan Syariah (Bankir Syariah) 2. Peneliti

2 Pendidikan Agama

Islam 1. Guru PAI pada madrasah/sekolah 2. Pengawas guru PAI 3. Konselor guru PAI

4. Pengelola dan penyelenggara pendidikan 5. Peneliti bidang Pendidikan Islam

3 Akhwalus Syakhsiyah 1. Hakim agama 2. Penghulu

3. Penyulu hukum Islam

4. Konselor bidang hokum Islam 5. Peneliti bidang hukum Islam 4 Pendidikan Guru MI 1. Guru Kelas MI

2. Pengawas Guru Kelas MI 3. Konselor Guru Kelas MI

4. Pengelola dan penyelenggara MI 5. Peneliti bidang Pendidikan dasar 5 Ekonomi Syariah 1. Praktisi keuangan syariah

2. Akademisi ekonomi syariah 3. Konsultan bisnis syariah

4. Entrepreneur bidang ekonomi Syariah 5. Peneliti

6 Sejarah Kebudayaan

Islam 1. Sejarawan bidang keislaman nusantara 2. Peneliti bidang keislaman nusantara 7 Sosiologi 1. Peneliti sosial

2. Konselor 3. Advice worker 4. Pekerja sosial

8 Psikologi 1. Staf/Manajer Bid. SDM 2. Konselor

3. Trainer 4. Pendidik 5. Peneliti

(19)

18 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

No Nama Prodi Profil Lulusan

9 Hukum 1. Legal drafter 2. Jaksa

3. Hakim

4. Manajer SDM 5. Peneliti 10 Pendidikan Guru

PAUD 1. Pendidik 2. Tenaga kependidikan 3. Penyelenggara PAUD 4. Pengelola PAUD 5. Peneliti

11 Akuntansi 1. Akuntan Publik 2. Akuntan Internal 3. Auditor Internal 4. Akuntan Pendidik 5. Konselor

6. Peneliti

12 Teknik Industri 1. Perancang sistem industri 2. Perencana sistem industri 3. Pengendali sistem industri 4. Pengembang produk 5. Analis ekonomi

6. Pengembang sistem industri 7. Peneliti

13 Teknologi Industri

Pertanian 1. Technopreneur 2. Perancang sistem industri 3. Perencana sistem industri 4. Pengendali sistem industri 5. Manajer dan Peneliti 14 Sistem Informasi 1. Programmer/pengembang

aplikasi/software 2. Analis

3. Administrator Basis Data 4. Pengembang Basis Data 5. Pengembang Web 6. Manajer Isi Web 7. Arsitek TI

8. Konselor 9. Auditor SI 10. Spesialis ERP

(20)

19 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

No Nama Prodi Profil Lulusan

15 Informatika 1. Software engineer 2. System analyst 3. System integrator 4. Konselor

5. Database engineer/administrator 6. Web engineer/administrator 7. Data communication engineer 8. Programmer

9. Pengembang aplikasi mobile 10. Pengembang animasi

11. Technopreneur 16 Teknik Elektro 1. Power engineer 2. Control engineer 3. Electronic engineer 4. Microelectronic engineer 5. Signal processing engineer 6. Telecommunication engineer 7. Instrumentation engineer 8. Computer engineer

9. Biomedical engineer 17 Islam Nusantara (S2

SPI) 1. Sejarawan Islam Nusantara 2. Ahli Manuskrip Islam Nusantara 3. Ahli Antropologi Islam Nusantara 4. Ahli Sosiologi Islam Nusantara 5. Peneliti Islam Nusantara 18 Islam Nusantara (S3

SKI) 1. Sejarawan Islam Nusantara 2. Antropolog Islam Nusantara 3. Sosiolog Islam Nusantara

4. Ahli Manuskrip Islam Nusantara

5. Ahli Filologi dan Arkeologi Islam Nusantara 6. Ahli Geneologi Islam Nusantara

7. Peneliti Islam Nusantara

Sikap, ketrampilan, dan pengetahuan tersebut dikembangkan dalam proses pembelajaran yang dijalankan melalui kegiatan kurikuler dan ektrakurikuler, serta kegiatan pembiasaan yang menjadikan dosen sebagai role models bagi mahasiswa.

CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (LEARNING OUTCOME)

Pada dasarnya, CPL merupakan uraian tentang SKL, namun dielaborasi menjadi 4 aspek, yaitu sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus, dan

penguasaan pengetahuan. CPL kemudian digunakan sebagai acuan utama

pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, dan standar penilaian pembelajaran.

(21)

20 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 a. Sikap

Pada aspek sikap, Unusia telah menetapkan sikap yang harus dimiliki oleh seluruh lulusan Unusia, baik pada jenjang diploma, sarjana, magister, maupun doktor, yaitu:

1. Berkontribusi dalam mengamalkan nilai-nilai Ahlussunah Wal Jama’ah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi menjaga kohesifitas sosial antar elemen bangsa Indonesia;

2. Menginternalisasikan nilai Ahlussunah Wal Jama’ah sebagai landasan norma dan etik pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya;

3. Mempromosikan kejujuran, kepercayaan, keadilan, penghormatan dan tanggung jawab;

4. Mengabdi kepada komunitas atau publik masyarakat mereka, menunjukkan rasa tanggung jawab kepada komunitas atau publik yang lebih luas.

Disamping itu, Pemerintah dalam SN-Dikti telah menetapkan 10 sikap yang harus dimiliki oleh seluruh lulusan perguruan tinggi untuk lulusan program pendidikan diploma, sarjana, magister, dan doktor sebagai berikut:

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

2. Benjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;

3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;

4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;

10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

Dengan demikian, ada 15 rumusan sikap yang harus dimiliki oleh lulusan Unusia. 10 rumusan merupakan tagihan nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah, dan 5 sikap lainnya merupakan remusan sikap yang ditetapkan oleh Unusia sebagai keunggulan distingtif lulusan Unusia.

(22)

21 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 b. Pengetahuan Umum

Rumusan CPL berikutnya adalah uraian tentang pengetahuan umum. Pada aspek ini, sebagaimana dirumuskan dalam KKNI sebagai berikut:

1. Menguasai pengetahuan tentang filsafat pancasila, kewarganegaraan, wawasan kebangsaan (nasionalisme) dan globalisasi;

2. Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah dalam menyampaikan gagasan ilmiah secara lisan dan tertulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja;

3. Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja; dan

4. Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah dalam mengembangkan pemikiran kritis, logis, kreatif, inovatif dan sistematis serta memiliki keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individual dan kelompok dalam komunitas akademik dan non akademik.

c. Ketrampilan Umum

Pada aspek ketrampulan umum, rumusan disusun sesuai dengan karakteristik program pendidikan yang dijalankan. Sehingga, ketrampilan umum antara lulusan program pendidikan vokasi, sarjana, magister, dan doktor di lingkungan Unusia sebagai berikut:

Program Deskripsi

Diploma Lulusan program diploma wajib memiliki ketrampilan umum sebagai berikut:

1. Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku;

2. Mampu menunjukkan kinerja bermutu dan terukur;

3. Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri;

4. Mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta mengomunikasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan;

5. Mampu bekerja sama, berkomunikasi, dan berinovatif dalam pekerjaannya;

6. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;

7. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri; dan

(23)

22 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Program Deskripsi

8. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Sarjana Lulusan program sarjana wajib memiliki ketrampilan umum sebagai berikut:

1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

6. Mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;

8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan 9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan,

dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Magister Lulusan program magister wajib memiliki ketrampilan umum sebagai berikut:

1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang

(24)

23 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Program Deskripsi

keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang telah diterbitkan di jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional;

2. Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya;

3. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas;

4. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin;

5. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;

6. Mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas;

7. Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri; dan

8. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Doktor Lulusan program doktor wajib memiliki ketrampilan umum sebagai berikut:

1. Mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/ gagasan ilmiah baru, memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora di bidang keahliannya, dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan metodologi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif; 2. Mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin

atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni dan inovasi yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan makalah yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi;

(25)

24 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Program Deskripsi

3. Mampu memilih penelitian yang tepat guna, terkini, termaju, dan memberikan kemaslahatan pada umat manusia melalui pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, dalam rangka mengembangkan dan/atau menghasilkan penyelesaian masalah di bidang keilmuan, teknologi, seni, atau kemasyarakatan, berdasarkan hasil kajian tentang ketersediaan sumberdaya internal maupun eksternal;

4. Mampu mengembangkan peta jalan penelitian dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, berdasarkan kajian tentang sasaran pokok penelitian dan konstelasinya pada sasaran yang lebih luas;

5. Mampu menyusun argumen dan solusi keilmuan, teknologi atau seni berdasarkan pandangan kritis atas fakta, konsep, prinsip, atau teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media massa atau langsung kepada masyarakat;

6. Mampu menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan ,pengembangan dan pembinaan sumberdaya serta organisasi yang berada dibawah tanggung jawabnya; 7. Mampu mengelola, termasuk menyimpan, mengaudit,

mengaman-kan, dan menemukan kembali data dan informasi hasil penelitian yang berada dibawah tanggung jawabnya; dan

8. Mampu mengembangkan dan memelihara hubungan kolegial dan kesejawatan di dalam lingkungan sendiri atau melalui jaringan kerjasama dengan komunitas peneliti diluar lembaga.

Rumusan ketrampilan umum ini kemudian dikembangkan menjadi rumusan ketrampilan khusus yang wajib dimiliki oleh lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi. Ketrampilan khusus dikembangkan mengacu pada KKNI dan berdasarkan profil lulusan yang ditentukan oleh masing-masing prodi. Penyusunan ketrampilan khusus dikembangkan oleh forum prodi atau pengelola prodi masing-masing.

STRUKTUR MATAKULIAH

Adapun struktur mata kuliah yang akan diterapkan pada Tahun Akademik 2019-2020 sebagai berikut:

1. Mata Kuliah Wajib Universitas (Mata Kuliah Dasar Umum)

No Mata Kuliah No Mata Kuliah

1 Islam dan Ke-NU-an 1 6 Islam dan Ke-NU-an 2

2 Bahasa Indonesia 1 7 Bahasa Indonesia 2

(26)

25 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

4 Pancasila & Kewarganegaraan 9 Filsafat Ilmu (Logika)

5 IAD/ISD 10 Statistika Dasar

2. Muatan Fakultas

No Fakultas Mata Kuliah

1 Fakultas Agama Islam 1. Bahasa Arab 1 dan 2

2. Ushul Fiqh 3. Masail Fiqhiyah 4. Fiqih Ibadah 5. Fiqih Muamalah 6. Akhlak Tasawuf 7. Studi Qur’an 8. Studi Hadis

2 Fakultas Sosial Humaniora 1. Sosiologi Dasar

2. Etika Sosial 3. Kewirausahaan

4. Pengantar Ilmu Ekonomi

3 Fakultas Teknik 1. Ekonomi Teknik

2. Dasar Pemasaran 3. Kewirausahaan

4. Pengantar Ilmu Ekonomi

4 Fakultas Islam Nusantara 1. Sejarah Sosial Islam Nusantara

2. Kajian Islam Lokal

3. Arkeologi Islam Nusantara

4. Geneologi Peradaban Islam Nusantara

Selain terdiri dari matakuliah yang menjadi muatan wajib universitas/nasional dan fakultas, struktur mata kuliah juga memuat matakuliah yang menjadi muatan masing-masing program studi. Untuk daftar matakuliah yang terakhir, dikembangkan lebih lanjut oleh program studi yang merujuk pada capaian pembelajaran yang ingin dicapai berdasarkan disiplin keilmuan masing-masing program studi. Keseluruhan struktur mata kuliah tersebut akan menjadi komponen dalam beban belajar mahasiswa dan disajikan dalam setiap semester dengan mempertimbangkan kemampuan mahasiswa melalui setiap tahapan proses pendidikan yang direncanakan.

(27)

26 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

PENYELENGGARAAN

PENDIDIKAN

REGISTRASI

Registrasi dilakukan bertujuan untuk memperoleh status mahasiswa aktif untuk satu semester yang akan berjalan. Terdiri dari registrasi administratif dan registrasi akademik. Adapun penjelasan lebih lanjut tentang registrasi administrasi dan akademik sebagai berikut:

Registrasi

Administrasi Registrasi administrasi harus terlebih dahulu melunasi seluruh biaya operasional pendidikan yang ditentukan. Registrasi dilakukan di setiap awal semester, yaitu bulan Juli (Semester Gasal) dan Januari (Semester Genap).

Registrasi

Akademik Resgistrasi akademik dimaksudkan supaya mahasiswa memperoleh hak untuk mengikuti kegiatan akademik pada semester yang akan datang. Resgitrasi akademik dilakukan dengan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) secara online melalui Siakad (Sistem Informasi Akademik). Pada pengisian KRS, mahasiswa memilih mata kuliah yang ditawarkan dengan mempertimbangkan: Indeks Prestasi (IP) sebelumnya, prasyarat mata kuliah, serta jadwal perkuliahan.

Mahasiswa yang tidak melakukan herregistrasi pada waktunya tanpa keterangan diatur sebagai berikut:

1. Apabila sampai tanggal yang telah ditentukan mahasiswa belum melakukan pembayaran biaya pendidikan untuk semester berikutnya maka mahasiswa tersebut secara otomatis akan diberikan status cuti oleh sistem. Mahasiswa dengan status cuti tidak bisa melakukan pengisian KRS ke Sistem dan menggunakan beberapa layanan berbasis IT yang diberikan oleh Unusia. 2. Mahasiswa yang telah memiliki status cuti untuk dua (2) semester baik

berturut-turut atau tidak maka yang bersangkutan tidak boleh mengajukan cuti lagi. Apabila di semester berikutnya yang bersangkutan tetap cuti maka oleh sistem akan diberikan status Drop Out (DO).

PENGAMBILAN KRS

Adapun dalam melakukan isian KRS, mahasiswa harus mengacu pada perolehan sks pada semester sebelumnya, yang tertera dalam IP. Adapun ketentuan pengambilan sks yang dimaksud harus mengacu pada ketentuan sebagai berikut:

IP Semester sebelumnya SKS maksimum yang dapat diambil

<2,00 12 2,00 – 2,49 15 2,50 – 2,99 19

(28)

27 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

3,00 – 3,49 21 3,50 – 4,00 24

Pengambilan KRS oleh mahasiswa sebagaimana yang dimaksud harus diketahui oleh Pembimbing Akademik (PA). PA diwajibkan memeriksa isian KRS yang diajukan oleh mahasiswa. Sehingga daftar mata kuliah serta jumlah sks yang diajukan sudah sesuai dengan kondisi mahasiswa yang bersangkutan.

PEMBIMBING AKADEMIK

Dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa sejak dini, maka universitas melalui dekan menetapkan Pembimbing Akademik (PA) sebagai pendamping mahasiswa berdasarkan usulan yang disampaikan oleh pengelola program studi. PA berperan membimbing mahasiswa dalam merencanakan studi, memantau proses pembelajaran, memotivasi mahasiswa, memantau dan mengarahkan pengembangan minat dan bakat mahasiswa, serta sebagai konsultan mahasiswa di bidang akademik sehingga dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

PROSES PEMBELAJARAN

Sebagaimana dijelaskan di awal, bahwa kurikulum Unusia didesain untuk memenuhi kekhasan universitas serta tagihan regulasi (SN-Dikti dan KKNI). Tujuan utama kurikulum Unusia adalah menghasilkan lulusan yang expert atau professional sesuai bidang keahlian yang dipelajari. Untuk itu kurikulum didesain dengan skema pembelajaran “512”, sebagaimana disajikan pada gambar berikut:

(29)

28 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

Pada gambar di atas, yang dimaksud dengan skema “512” adalah pada 5 semester pertama kegiatan mahasiswa terpusat di kampus, sedangkan pada 1 semester berikutnya terpusat di dunia kerja atau masyarakat, dan 2 semester setelahnya kembali terpusat di kampus. Adapun uraian detail kegiatan masing-masing semester disajikan pada table berikut:

No. Tahun/Semester Uraian Kegiatan

1 Pada 5 semester pertama, kegiatan mahasiswa

difokuskan di lingkungan kampus menerima proses pembelajaran kurikuler.

(1) Semester 1 terdiri dari mata kuliah wajib universitas (Islam ke-NU-an dan B. Inggris) dan mata kuliah wajib nasional (B. Indonesia, Kewarganegaraan, dan Pancasila).Mata kuliah wajib universitas dilaksanakan semi intensif dengan bobot sks minimal 4 di semester 1. Pendekatan ini memiliki 2 tujuan: yaitu: a) membekali mahasiswa kemampuan bahasa internasional yang mumpuni sesuai dengan tuntutan; dan b) melakukan pengkaderan tentang ke-NU-an pada seluruh mahasiswa.

(2) Semester 2-5di samping memuat mata kuliah universitas (B. Inggris dan Islam ke-NU-an), juga memuat mata kuliah rumpun dan prodi. Berbeda dengan semester 1, mata kuliah wajib universitas disampaikan secara regular (bukan semi intensif).

2 Pada 1 semester

sesudahnya (semester 6), kegiatan mahasiswa difokuskan di dunia kerja dan di tengah-tengah masyarakat.

Pada semester 6 kegiatan mahasiswa terpusat di lapangan, terdiri dari: (1) Program Pengenalan Profesi Mahasiswa (PPPM) selama 3 bulan; dan (2) Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 1,5 bulan.Pendekatran ini diharapkan mampu mengeliminir berbagai kesenjangan antara profil lulusan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa terkait disiplin ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi. Program PPPM dan KKN berada langsung di bawah bimbingan dosen.

3 Pada semester 2 terakhir, yaitu 7 dan 8 kegiatan mahasiswa kembali terpusat di kampus.

Di semester 7 dan 8 aktivitas mahasiswa kembali terpusat di kampus untuk mengikuti mata kuliah pendalaman berdasarkan pengalaman kegiata selama PPPM dan KKN berlangsung. Pada 2 semester terakhir ini mahasiswa juga sudah

(30)

29 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

No. Tahun/Semester Uraian Kegiatan

dapat memulai melakukan penyusunan skripsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam proses pembelajaran, dosen Unusia harus memperhatikan karakteristik pembelajaran sebagaimana yang dimaksud dalam SN-Dikti, yaitu:

a. Interaktif, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih dengan mengutamakan proses interaksi dua arah antara mahasiswa dan dosen; b. Holistik, menyatakan bahwa proses pembelajaran mendorong terbentuknya

pola pikir yang komprehensif dan luas dengan menginternalisasi keunggulan dan kearifan lokal maupun nasional;

c. Integratif, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang terintegrasi untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan secara keseluruhan dalam satu kesatuan program melalui pendekatan antardisiplin dan multidisiplin;

d. Saintifik, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pendekatan ilmiah sehingga tercipta lingkungan akademik yang berdasarkan sistem nilai, norma, dan kaidah ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kebangsaan.

e. Kontekstual, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan kemampuan menyelesaikan masalah dalam ranah keahliannya;

f. Tematik, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuan program studi dan dikaitkan dengan permasalahan nyata melalui pendekatan transdisiplin;

g. Efektif, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih secara berhasil guna dengan mementingkan internalisasi materi secara baik dan benar dalam kurun waktu yang optimum;

h. Kolaboratif, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran bersama yang melibatkan interaksi antar individu pembelajar untuk menghasilkan kapitalisasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan; dan

i. Berpusat pada mahasiswa, menyatakan bahwa capaian pembelajaran lulusan diraih melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan.

MASA DAN BEBAN BELAJAR

Unusia dalam menyelenggarakan pendidikan menggunakan satuan waktu semester. Pengertian semester ini digunakan sebagai satuan waktu terkecil setengah tahun untuk menyatakan beban belajar mahasiswa. Semester merupakan satuan waktu proses pembelajaran efektif selama paling sedikit 16

(31)

30 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

(enam belas) minggu, termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

Satu tahun akademik terdiri atas 2 (dua) semester, yaitu semester gasal dan genap. Semester Gasal dilaksanakan dari bulan Juli sd. Desember, dan Semester Genap dilaksanakan dari bulan Januari sd. Juni.

No Program Masa Belajar Beban Belajar

1 Diploma 3 5 tahun minimal 108 sks

2 Sarjana 7 tahun minmal 144 sks

3 Magister 4 tahun minimal 36 sks

4 Doktoral 7 tahun minimal 42 sks

Beban belajar mahasiswa setiap semester ditetapkan oleh universitas minimal 19 sks dan maksimal 24 sks. Penetapan jumlah sks per semester yang akan diberikan kepada mahasiswa mengacu pada capaian pembelajaran yang hendak dicapai. Adapun ketentuan bobot sks berdasarkan jenis kegiatannya sebagai berikut:

a. 1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa kuliah, responsi, atau tutorial, terdiri atas:

1. Kegiatan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester; 2. Kegiatan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per

semester; dan

3. Kegiatan mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester. b. 1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa seminar atau bentuk lain

yang sejenis, terdiri atas:

1. Kegiatan tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester; dan 2. Kegiatan mandiri 70 (tujuh puluh) menit per minggu per semester. c. 1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa praktikum, praktik studio,

praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.

d. Sedangkan Perhitungan beban belajar dalam sistem blok, modul, atau bentuk lain ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dalam memenuhi capaian pembelajaran.

Di samping itu, Unusia dapat menyelenggarakan semester antara. Semester antara diselenggarakan dengan ketentuan:

a. Paling sedikit dilaksanakan selama 8 (delapan) minggu; b. Beban belajar mahasiswa paling banyak 9 (sembilan) sks;

c. Sesuai beban belajar mahasiswa untuk memenuhi capaian pembelajaran yang telah ditetapkan; dan

d. Apabila semester antara diselenggarakan dalam bentuk perkuliahan, maka jumlah tatap muka maka paling sedikit 16 (enam belas) kali pertemuan termasuk ujian tengah semester antara dan ujian akhir semester antara.

(32)

31 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0 SILABUS DAN RPS

Silabus menggambarkan proses perkuliahan yang dilaksanakan dalam semester tertentu. Dalam silabus tercakup identitas matakuliah, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator hasil belajar, materi perkuliahan, metode yang diterapkan dalam perkuliahan, daftar sumber dan bahan yang harus dibaca oleh mahasiswa, waktu dan media perkuliahan, serta evaluasi proses dan hasil perkuliahan.

Sedangkan Rencana Perkuliahan Semester (RPS) merupakan akuntabilitas atau jaminan kualitas dosen dalam melaksanakan tugasnya. RPS memuat deskripsi matakuliah, materi perkuliahan, referensi, dan hal-hal penting yang berkaitan dengan perkuliahan. 1 (satu) minggu sebelum perkuliahan dosen telah menyerahkan RPS kepada pengelola prodi. Adapun contoh RPS sebagaimana dimaksud disertakan dalam lampiran dokumen ini.

KONTRAK BELAJAR

Kontrak belajar merupakan kesepakatan yang sengaja dibuat oleh mahasiswa dan dosen dalam kelas secara tertulis untuk menjamin terlaksananya kegiatan perkuliahan yang tertib dan kondusif. Kontrak belajar berisi jadwal kuliah, presensi atau daftar kehadiran, kedisiplinan waktu, sistem penilaian, masalah tugas-tugas hingga ketertiban berpakaian dalam kelas saat mengikuti perkuliahan. Kontrak belajar dilaksanakan pada hari pertama proses perkuliahan

Tingkat keefektifan kontrak belajar ini diukur dari bagaimana dosen dan mahasiswa mematuhi peraturan yang telah dibuat bersama. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik antara dosen dan mahasiswa untuk mewujudkan sistem pembelajaran dalam perkuliahan yang kondusif.

SISTEM PENILAIAN

Penilaian merupakan proses dan kegiatan untuk menentukan pencapaian kompetensi mahasiswa selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran. Penilaian dilakukan secara terpadu untuk mengungkapkan seluruh aspek kemampuan mahasiswa baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Penilaian pembelajaran mencakup penilaian terhadap proses pembelajaran dan penilaian hasil belajar.

1. Penilaian Proses Pembelajaran (formatif)

Penilaian Proses Pembelajaran dimaksudkan untuk mengungkapkan kemampuan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penilaian Proses Pembelajaran dapat dilakukan dengan pengamatan atau cara lainnya.

2. Penilaian Hasil Belajar (sumatif)

a. Penilaian hasil belajar dapat dilakukan melalui beragam cara: 1) Ujian Tengah Semester;

2) Ujian Akhis Semester; dan

(33)

32 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

b. Waktu Penilaian. Penilaian hasil belajar dilakukan dalam rentang waktu tengah semester dan satu semester.

c. Norma Penilaian:

1) Penentuan nilai akhir didasarkan pada Penilaian Acuan Patokan (PAP) dengan rumus sebagai berikut:

RUMUS: Nilai yang diperoleh Nilai = ––––––––––––––—— X 100

Nilai yang ideal (ditentukan oleh Dosen)

CONTOH: 60

Nilai = –––––– X 100 80

Nilai = 75 = B

2) Penilaian akhir hasil belajar mahasiswa dinyatakan dalam bentuk nilai huruf yang dikonversikan dari nilai angka dengan kategori sebagai berikut:

33No Nilai Angka Nilai Huruf Bobot 1 85 - 100 A 4,00 2 80 - <85 A- 3,70 3 75 – <80 B+ 3,30 4 70 - <75 B 3,00 5 65 – <70 B- 2,70 6 60 – <65 C+ 2,30 7 55– <60 C 2,00 8 50– <55 C- 1,7 9 40 – < 50 D 1,00 10 < 40 E 0,0 3) Nilai minimal untuk lulus adalah sebagai berikut:

a. Nilai lulus setiap mata kuliah minimal C;

b. Nilai C- dan D dinyatakan tidak lulus, namun tetap memperoleh SKS dan bobot. Sehingga mahasiswa harus mengulang pada semester-semester berikutnya.

4) Apabila dosen atau tim dosen tidak memasukkan nilai akhir sesuai waktu yang ditentukan, semua peserta mata kuliah akan memperoleh nilai B, dan tidak diajukan untuk perbaikan nilai seandainya ada mahasiswa yang seharusnya memperoleh nilai melebihi B.

5) Mahasiswa berhak memperoleh informasi yang lengkap mengenai nilai, baik nilai angka maupun konversinya.

d. Perubahan Nilai

1) Mahasiswa dapat mengajukan ketidakpuasan nilai kepada pengelola program studi yang bersangkutan dengan mengisi formulir maksimum 7 (tujuh) hari efektif setelah nilai diumumkan.

2) Nilai dapat berubah apabila:

a) Materi yang diadukan benar, nilai berubah naik sesuai dengan koreksi dosen pengampu;

b) Materi yang diadukan tidak benar/rekayasa, dosen pengampu berhak menurunkan nilai minimal 1 (satu) interval.

(34)

33 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

3) Perubahan nilai atas inisiatif dosen hanya dapat dilakukan jika mendapat persetujuan dari Ketua Program Studi dengan alasan yang dapat diterima.

3. Penentuan Hasil Studi

a. Penilaian merupakan bagian dari proses pembelajaran yang berfungsi untuk mengevaluasi kemajuan dan kemampuan mahasiswa dalam mencapai kompetensi yang dinyatakan dengan Indek Prestasi (IP). b. Penetapan IP dilakukan pada tiap akhir semester yang disebut IP

Semester, sedangkan IP seluruh hasil belajar yang telah ditempuh disebut Indek Prestasi Komulatif (IPK).

4. Predikat Kelulusan

Mahasiswa Program Sarjana dinyatakan lulus menerima predikat kelulusan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Untuk mencapai predikat dengan Pujian (cumlaude): 1) Memperolah IPK minimum 3,51;

2) Masa studi yang telah dijalani maksimum sejumlah semester terprogram ditambah 2 semester;

3) Jika mahasiswa dengan IPK 3,51 ke atas, namun masa studi melampaui dari ketentuan nomor 1, maka mendapat predikat kelulusan Sangat Memuaskan.

b. Predikat Sangat Memuaskan apabila: IPK 2,76 - 3,50. c. Predikat Memuaskan apabila: IPK 2,00 - 2,75.

d. Predikat Tidak Lulus apabila: IPK <2,00. 5. Sistem Penilaian

a. Dalam sistem penilaian, mahasiswa diberi nilai sesuai dengan hak mahasiswa dengan komponen sebagai berikut:

1) UAS (25 - 40%); 2) UTS (20 - 30%); 3) Tugas (15 - 30%);

4) Partisipasi (0 -15%); dan 5) Kehadiran (0-15%).

(jumlah prosentase keseluruhan komponen harus 100%)

b. Untuk dapat mengikuti UAS, mahasiswa wajib hadir kuliah 100% dengan toleransi ketidakhadiran 25% dari jumlah tatap muka.

c. Mata kuliah dapat di-UAS-kan jika dosen masuk kelas minimal 14 kali tatap muka termasuk UTS (tidak termasuk UAS).

d. Tidak ada ujian susulan dalam bentuk apa pun.

PENGULANGAN MATAKULIAH

Mahasiswa yang tidak lulus mata kuliah tertentu diperbolehkan mengajukan untuk mengulang mata kuliah yang dimaksud. Nilai kelulusan matakuliah yang diulang didasarkan pada nilai terakhir yang diperoleh.

CUTI KULIAH

Cuti kuliah ialah kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk tidak mengikuti kegiatan perkuliahan dalam jangka waktu tertentu dengan alasan: kesehatan, tidak dapat membayar biaya pendidikan atau karena musibah

(35)

34 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

(force major), dan berbenturan dengan waktu kerja bagi mahasiswa yang bekerja. Adapun ketentuan cuti sebagai berikut:

1. Cuti kuliah tidak diperhitungkan sebagai masa studi dan mahasiswa diwajibkan membayar biaya pendidikan sebesar 50% dari biaya pendidikan yang ditetapkan;

2. Persyaratan cuti kuliah bagi mahasiswa ditetapkan sebagai berikut: a. Telah menempuh kuliah minimal satu semester.

b. Bukan penerima beasiswa.

c. Belum melebihi batas jumlah cuti kuliah.

d. Pengajuan cuti dilakukan sebelum melakukan heregistrasi. 3. Pengajuan cuti kuliah dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

a. Mengisi formulir pengajuan cuti kuliah kepada Bagian Akademik. b. Bagian Akademik memproses pengajuan cuti kuliah.

c. Bagian Akademik menerbitkan surat izin cuti yang ditandatangani Rektor dan ditembuskan kepada Dekan, Kaprodi, dan Pembimbing Akademik.

4. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi akan diproses cuti kuliahnya secara otomatis oleh pihak kampus.

5. Cuti kuliah otomatis diberikan paling banyak 2 (dua) kali sepanjang yang bersangkutan masih memiliki hak cuti.

6. Lama cuti yang diizinkan adalah sebagai berikut: a. Program diploma selama 2 (dua) semester.

b. Program sarjana selama 2 (empat) semester, dan c. Program magister dan doktor selama 2 (dua) semester.

7. Jika ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, mahasiswa yang telah terlanjur mendaftar ulang dapat mengajukan izin cuti kuliah dan membatalkan rencana studinya pada semester berjalan tanpa pengembalian biaya pendidikan yang telah dibayarkan.

8. Mahasiswa yang sudah cuti kuliah dua semester berturut-turut dan tidak melakukan heregistrasi pada semester berikutnya maka dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa Unusia.

PUTUS STUDI

Unusia melakukan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan proses belajar mahasiswa, terutama dalam memenuhi capaian pembelajaran yang ditentukan. Hal ini dimaksudkan untuk mendeteksi sejak dini kemampuan masing-masing mahasiswa untuk melanjutkan studi pada semester berikutnya. Untuk itu, mahasiswa Unusia dinyatakan putus studi apabila:

Semester 2 Pada evaluasi hasil belajar 2 (dua) semester pertama tidak memperoleh minimal 24 (dua puluh empat) sks dengan nilai minimal C.

Semester 4 Pada evaluasi hasil belajar 4 (empat) semester pertama tidak memperoleh minimal 48 (empat puluh delapan) sks dengan nilai minimal C.

(36)

35 | P e d o m a n A k a d e m i k T A . 2 0 1 9 / 2 0 2 0

puluh dua) sks dengan nilai minimal C.

Semester 8 Pada evaluasi hasil belajar 8 (delapan) semester pertama tidak memperoleh minimal 96 (sembilan puluh enam) sks dengan nilai minimal C.

Di samping itu, berdasarkan dengan masa studi yang diambil, mahasiswa Unusia diwajibkan tidak melampaui durasi masa studi yang ditetapkan sesuai dengan program pendidikan yang diikuti, yaitu:

No. Nama Prodi Masa Studi

1 Program Diploma (D3) maksimum 5 tahun

2 Program Sarjana (S1) maksimum 7 tahun

3 Program Magister (S2) maksimum 4 tahun

4 Program Doktor (S3) maksimum 7 tahun

Jika melampaui batasan maksimal masa studi sebagai yang dimaksud namun belum menyelesaikan seluruh program pendidikan yang ditetapkan oleh Unusia, maka mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan putus studi (drop

out).

KULIAH KERJA NYATA (KKN)

1. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan akademik di lapangan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa S1 untuk mengembangkan kemampuan berkehidupan masyarakat sesuai dengan kompetensi program studi masing-masing. 2. KKN Integrasi-Interkoneksi diimplementasikan dalam bentuk KKN Tematik. 3. Kegiatan KKN bersifat mengintegrasikan dan menginterkoneksikan berbagai aspek kemampuan untuk diaplikasikan dalam pengembangan masyarakat dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

4. Secara teknis, pelaksanaan KKN dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) bekerjasama dengan Program Studi di lingkungan Unusia di Jakarta.

5. Bentuk dan Pelaksanaan KKN sebagaimana dimaksudkan ditetapkan lebih lanjut oleh LPPM.

PROGRAM PENGENALAN PROFESI MAHASISWA

Program Pengenalan Profesi Mahasiswa (PPPM) merupakan kegiatan akademik yang diwajibkan kepada mahasiswa yang berfungsi sebagai pemberian pengalaman kepada mahasiswa secara langsung berkaitan dengan profesi yang akan digeluti setelah lulus kuliah. Untuk memenuhi tagihan capaian pembelajaran lulusan, kegiatan PPPM dapat diintegrasikan dengan kegiatan KKN. Secara umum, tujuan Program PPM sebagai berikut:

1. Sejak dini mengenalkan mahasiswa ke dalam dunia kerja/profesi yang akan digeluti sesuai dengan disiplin keilmuan masing-masing;

Gambar

Tabel 1. Unsur Pimpinan Universitas  Unsur  Tugas
Tabel 3. Personalia Pengeloa Prodi  PERBANKAN SYARIAH

Referensi

Dokumen terkait

Dalam rangka penilaian hasil belajar (rapor) pada semester satu penilaian dapat dilakukan melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan

Dalam rangka penilaian hasil belajar (rapor) pada semester satu penilaian dapat dilakukan melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan

1) Kegiatan penilaian kemampuan akademik suatu matakuliah dilakukan melalui tugas terstruktur, kuis, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan penilaian

Kelulusan dari setiap mata kuliah ditentukan atas partisipasi kelas, tugas, nilai Ujian Tengah Semester (UTS) dan nilai Ujian Akhir Semester (UAS), kecuali apabila ditentukan

Ujian susulan adalah ujian tengah atau akhir semester yang diselenggarakan setelah jadwal yang telah ditetapkan. Ujian susulan dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut. 1)

Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar semester genap T.A 2021/2022 dapat dilakukan secara daring dan luring dengan memperhatikan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah CP-MK.. Pelaksanaan

UJIAN TENGAH SEMESTER Sesi Ke Capaian Pembelajara n Indikator Materi Pokok Bahan Kajian Bentuk Pembelajaran Metode dan Pengalaman Belajar Penilaian Daftar Referensi Jenis Kriteria

Perbandingan penilaian hasil belajar Ekonomi Mikro di UNS dan UNIMED Penilaian berupa Ranah kognitif Ujian Tengah Semester UTS Ujian Akhir Semester UAS Pertanyaan lisan Tugas