Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah Dan Bank Konvensional Di Indonesia
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dilihat dari kinerja bank secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja perbankan syariah dibandingkan dengan perbankan konvensional dimana
Dengan α antara 0,05 maka Ho diterima, jadi dapat disimpulkan bahwa Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional tidak ada perbedaan variasi nilai rasio NPL yang
Dengan α antara 0,05 maka Ho diterima, jadi dapat disimpulkan bahwa Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional tidak ada perbedaan variasi nilai rasio NPL yang signifikan..
Oleh karena ρ < α, dapat dikatakan bahwa jika dilihat dari rasio BOPO maka Ho ditolak, artinya kinerja keuangan bank umum syariah dengan bank umum konvensional
Bank konvensional memiliki kinerja yang lebih baik dari segi CAR, RORA, NPM, ROA, LDR dan CAMEL, sedangkan bank syariah memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal rasio BOPO
Dari angka tersebut menun jukkan bahwa rasio solvabilitas Bank Syariah “S” lebih baik dibandingkan dengan Bank Konvensional
Nilai mean NPL antara Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional menunjukkan bahwa nilai NPL Bank Umum Syariah beradadi bawah Bank Umum Konvensional, tetapi rasio
Variabel BOPO (Beban Operasi terhadap Pendapatan Operasi), adanya perbedaan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional yang berarti kemampuan bank dalam