PENYEBARAN DAN PREVALENSI WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) PADA BUDI DAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
bahwa metode Nested PCR sangat sensitif dalam mendeteksi keberadaan DNA WSSV pada udang yang dikategorikan terinfeksi ringan walaupun menggunakan protokol
Hal ini dikarenakan pada perlakuan kontrol tidak mendapat perlakuan perendaman CEPM yang berfungsi sebagai immunostimulan, hasil refres sebelum uji tantang WSSV
Antibodi yang terbentuk oleh respon humoral karena adanya rangsangan akibat partikel virus yang masuk akan melindungi sel terhadap infeksi dan membatasi penyebaran
Judul Tesis Respon Udang Windu (penaeus monodon Fabr.) Terhadap Virus WSS (White Spot Syndrome) Yang Diinaktifkan Dengan Formaldehid.. Nama
Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh berbagai peneliti terdahulu menemukan bahwa induk udang lokal di Sulawesi Selatan telah terinfeksi oleh virus dan seringkali terjadi
Pada penelitian ini dilakukan introduksi gen penyandi protein antivirus udang windu (Penaeus monodon antiviral gene, PmAV) dengan tujuan untuk menghasilkan udang windu yang
Pada kontrol positif waktu kemunculan stadia 4 patogenitas WSSV yang merupakan stadia akhir dari infeksi terjadi relatif lebih cepat dibandingkan dengan udang uji
Penyebab penyakit bercak putih viral adalah WSSV, yang termasuk keluarga Nimaviridae (Murdjani, 2007). Beberapa pencegahan dalam penyakit udang windu termasuk WSSV, yaitu