EKSISTENSI YURIDIS PERSEROAN TERBATAS YANG TELAH DIJATUHI PUTUSAN PAILI T DITI NJAU DARI UNDANG- UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILI TAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam kasus tersebut maka PT BANK DANAMON INDONESIA Tbk mengajukan permohonan pailit kepada Pengadilan Negri Jakarta Pusat, tetapi permohonan pailit tersebut ditolak, dengan
Akibat hukum yang dapat ditimbulkan dari diterimanya pengesahan proposal perdamaian PT. Pelita Propertindo Sejahtera dalam sidang di Pengadilan Niaga ada
Latar belakang ketiadaan hak suara kreditor separatis dalam pengambilan keputusan rencana perdamaian dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan
Dalam hal pembicaraan dan pemungutan suara mengenai rencana perdamaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147 ditunda sampai rapat berikutnya, Kurator dalam jangka waktu 7 (tujuh)
Demikian juga sebaliknya jika Debitor dinyatakan pailit maka Kreditor Separatis berada dalam keadaan seolah-olah tidak terjadi kepailitan sebagaimana ketentuan
Berdasarkan Pasal 18 ayat (1) Undang-undang nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, harta pailit yang tidak cukup untuk
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis proposal rencana perdamaian Debitor pada proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
37 Tahun 2004, pihak yang dapat mengajukan permohonan pailit adalah seorang debitur yang mempunyai dua atau lebih krediturnya dan tidak membayar lunas sedikitnya satu utang