• Tidak ada hasil yang ditemukan

KABUPATEN BANJARNEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KABUPATEN BANJARNEGARA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

No.12/X/16. Desember 2016

BULAN NOVEMBER 2016 KOTA BANJARNEGARA MENGALAMI INFLASI 0,52 PERSEN

Penghitungan IHK Banjarnegara sudah menggunakan tahun dasar 2012 (2012=100)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan November 2016 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Pada bulan November 2016 terjadi inflasi sebesar 0,52 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 122,73 pada bulan Oktober 2016 menjadi 123,37 pada bulan November 2016. Laju inflasi tahun kalender November 2016 sebesar 2,59 persen dan laju inflasi year on year ( November 2015 terhadap November 2016 ) sebesar 3,30 persen.

Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada beberapa komoditas di dalam kelompok penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banjarnegara. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan November 2016 di antaranya adalah daging ayam ras, susu bubuk, buncis, kacang panjang, kentang, ketimun, kol putih, cabai hijau, terong panjang, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, soto, rokok putih, sewa rumah, pembasmi nyamuk bakar, pembersih lantai, pengharum cucian, tissu, upah pembantu RT, obat batuk, parfum dan sepatu olah raga, .

Pada bulan November 2016 Banjarnegara terjadi inflasi sebesar 0,52 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 123,37. Dari 6 Kota IHK di Jawa Tengah semua kota mengalami inflasi. Inflasi tetinggi terjadi di Purwokerto sebesar 0,77 persen dengan IHK 122,78 sedangkan inflasi terendah terjadi di Tegal sebesar sebesar 0,34 persen dengan IHK 122,60.

Inflasi di Banjarnegara terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok bahan makanan sebesar 1,19 persen; kelompok perumahan sebesar 1,04 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,39 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 0,18 persen ; dan kelompok pendidikan,rekreasi, olahraga sebesar 0,13 persen. Kelompok yang mengalami penurunan indeks harga adalah kelompok sandang sebesar 0,14 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan adalah kelompok transportasi komunikasi.

Laju inflasi tahun kalender ( Januari - November 2016) sebesar 2,59 persen dan laju inflasi year on year (November 2015 terhadap November 2016) sebesar 3,30 persen.

(2)

2

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

Tabel I

Laju Inflasi Banjarnegara November 2016, Tahun Kalender 2016 Dan Year on Year

Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Nov

2015 IHK Des 2015 IHK Nov 2016 Inflasi Nov 2016 (1) Laju Inflasi Kalender 2016 (2) Inflasi Tahun ke Tahun (3) (1) (2) (3) (3) (4) (5) (6) Umum 119,43 120,26 123,37 0,52 2,59 3,30 1. Bahan Makanan 107,35 109,48 115,11 1,19 5,15 7,23

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 113,02 114,50 118,86 0,18 3,81 5,16

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 114,56 114,68 118,06 1,04 2,95 3,05

4. Sandang 112,38 112,11 114,08 -0,14 1,75 1,51

5. Kesehatan 112,52 112,67 118,44 0,39 5,12 5,26

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 110,59 110,58 114,14 0,13 3,22 3,21

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

Keuangan 125,19 125,24 120,45 0,00 -3,82 -3,78

1) Persentase perubahan IHK bulan November 2016 terhadap bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK bulan November 2016 terhadap bulan Januari 2015 3) Persentase perubahan IHK bulan November 2016 terhadap bulan November 2015

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Banjarnegara (2012=100) November 2016 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (persen)

(1) (2)

Umum 0,52

1. Bahan Makanan 0,23

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 0,04

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 0,22

4. Sandang -0,01

5. Kesehatan 0,03

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,01

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

(3)

3

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

Perkembangan inflasi secara nasional dan 6 kota sampel IHK di Jawa Tengah memperlihatkan kondisi sebagai berikut: Purwokerto mengalami inflasi sebesar 0,77 persen, Cilacap mengalami inflasi sebesar 0,54 persen, Semarang inflasi sebesar 0,54 persen, Kudus mengalami inflasi sebesar 0,67 persen, Surakarta inflasi sebesar 0,60 persen dan Tegal inflasi sebesar 0,34 persen. Secara Nasional pada bulan November 2016 terjadi inflasi 0,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen 126,18.

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional November 2016 (persen)

Nama Kota Inflasi November 2016 (persen)

(1) (2) 1. Semarang 0,54 2. Banjarnegara 0,52 3. Purwokerto 0,77 4. Cilacap 0,54 5. Tegal 0,34 6. Kudus 0,67 7. Surakarta 0,60 N A S I O N A L 0,47 Grafik 1

Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional November 2016 (persen)

PERBANDINGAN INFLASI 6 KOTA IHK, BANJARNEGARA DAN

NASIONAL BULAN NOVEMBER 2016

(4)

4

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan November 2016 mengalami inflasi sebesar 1,19 persen dengan andil inflasi sebesar 0,23 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 113,76 pada Oktober 2016 menjadi 115,11 pada November 2016. Dari 11 subkelompok dalam kelompok bahan makanan, tiga subkelompok mengalami inflasi, empat subkelompok mengalami deflasi dan empat subkelompok tidak mengalami perubahan. Subkelompok yang mengalami inflasi atau kenaikan harga tertinggi adalah subkelompok bumbu-bumbuan sebesar 11,30 persen; subkelompok sayuran sebesar 7,25 persen; dan subkelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 0,39 persen.

Kelompok ini pada bulan November 2016 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,23 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi pada kelompok bahan makanan antara lain bawang merah sebesar 0,17 persen, cabe rawit sebesar 0,08 persen, cabe merah sebesar 0,04 persen, kentang sebesar 0,02 persen, dan kacang panjang sebesar 0,02 persen.

Komoditas yang mengalami penurunan harga adalah jeruk, telur ayam ras, gula merah dan anggur.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan November 2015 mengalami inflasi sebesar 0,18 persen dengan andil inflasi sebesar 0,04 persen atau terjadi kenaikan indeks 118,64 pada bulan Oktober 2016 menjadi 118,86 pada bulan November 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok makanan jadi sebesar 0,23 persen dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen dan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,24 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah soto dan rokok putih. 3. Perumahan, Air,Listrik dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan November 2016 mengalami inflasi sebesar 1,04 persen dengan andil inflasi sebesar 0,22 persen atau terjadi kenaikan indeks 116,84 pada bulan Oktober 2016 menjadi 118,06 pada bulan November 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah biaya tempat tinggal sebesar 0,41 persen dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen dan peyelenggara rumahtangga sebesar 8,99 persen dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah sewa rumah, pembersih lantai, pengharum cucuian/pelembut dan upah pembantu RT.

(5)

5

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

4. Sandang

Kelompok ini pada bulan November 2016 mengalami deflasi sebesar 0,14 persen dengan andil inflasi sebesar -0,009 persen atau terjadi penurunan indeks dari 114,23 pada bulan Oktober 2016 menjadi 114,08 pada bulan November 2016.

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks adalah barang pribadi dan sandang lainnya sebesar -0,51 persen dengan andil inflasi sebesar -0,01 persen.

Komoditas yang mengalami penurunan harga pada subkelompok ini adalah emas perhiasan. 5. Kesehatan

Kelompok ini pada bulan November 2016 mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,39 persen dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 117,98 pada bulan Oktober 2016 menjadi 118,44 pada bulan November 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok obat-obatan sebesar 0,50 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen dan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetik sebesar 0,89 persen dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah obat batuk dan parfum. 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga

Kelompok ini pada bulan November 2016 mengalami kenaikan indeks atau inflasi sebesar 0,13 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 114,00 pada bulan Oktober 2016 menjadi 114,14 pada bulan november 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok olah raga sebesar 8,27 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan indeks atau harga adalah sepatu olah raga pria. 7. Transport,Komunikasi dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada bulan November 2016 mengalami tidak mengalami perubahan indeks harga atau stabil.

(6)

6

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X November 2016

INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN PERUBAHANNYA DIRINCI MENURUT KELOMPOK/SUB KELOMPOK PENGELUARAN

DI KABUPATEN BANJARNEGARA BULAN NOVEMBER 2016 (2012 = 100)

Kelompok dan Sub Kelompok

IHK Perubah-an (%) Andil Inflasi (%) Tahun Kalender 2016 Y o Y (Nov'16 Thd Nov'15 ) Oktober 2016 November 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM 122,73 123,37 0,52 0,52 2,59 3,30 I. BAHAN MAKANAN 113,76 115,11 1,19 0,23 5,15 7,23

1. Padi-padian, umbi-umbian & hasilnya 110,14 110,14 0,00 0,00 4,76 5,76

2. Daging dan hasilnya 104,60 105,00 0,39 0,01 -2,62 -2,43

3. Ikan segar 109,71 108,37 -1,23 -0,01 0,60 0,60

4. Ikan diawetkan 130,23 130,23 0,00 0,00 6,68 6,68

5. Telur, susu dan hasilnya 115,33 113,15 -1,89 -0,03 0,47 2,13

6. S a y u r a n 122,90 131,81 7,25 0,07 3,61 5,59

7. Kacang-kacangan 119,73 119,33 -0,33 0,00 0,02 0,02

8. Buah-buahan 110,24 106,77 -3,14 -0,07 0,37 -1,80

9. Bumbu-bumbuan 134,49 149,70 11,30 0,26 22,46 47,33

10. Lemak dan minyak 103,67 103,67 0,00 0,00 26,53 20,41

11. Bahan Makanan Lainnya 130,70 130,70 0,00 0,00 0,95 0,47

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, 118,64 118,86 0,18 0,04 3,81 5,16

ROKOK DAN TEMBAKAU

1. Makanan jadi 110,02 110,27 0,23 0,03 2,65 2,65

2. Minuman tak beralkohol 139,24 139,24 0,00 0,00 1,43 2,86

3. Tembakau & minuman beralkohol 124,41 124,71 0,24 0,01 8,37 12,94

III. P E R U M A H A N 116,84 118,06 1,04 0,22 2,95 3,05

1. Biaya tempat tinggal 119,44 119,92 0,41 0,06 2,77 2,92

2. Bahan bakar, penerangan & Air 107,69 107,69 0,00 0,00 0,00 0,00

3. Perlengkapan rumah tangga 114,53 114,53 0,00 0,000 3,01 3,01

4. Penyelenggaraan rumah tangga 118,32 128,96 8,99 0,17 10,19 10,19

IV. S A N D A N G 114,24 114,08 -0,14 -0,009 1,75 1,51 1. Sandang laki-laki 121,43 121,43 0,00 0,00 1,57 1,57 2. Sandang wanita 120,10 120,10 0,00 0,00 1,97 1,97 3. Sandang anak-anak 115,79 115,79 0,00 0,00 2,37 2,37

4. Barang pribadi & sandang lainnnya 103,92 103,39 -0,51 -0,01 1,02 0,15

V. KESEHATAN 117,98 118,44 0,39 0,03 5,12 5,26

1. Jasa Kesehatan 107,41 107,41 0,00 0,00 4,73 4,73

2. Obat-obatan 130,74 131,39 0,50 0,01 9,60 9,60

3. Jasa Perawatan Jasmani 155,00 155,00 0,00 0,00 5,11 9,46

4. Perawatan Jasmani dan kosmetik 123,61 124,71 0,89 0,02 3,01 3,01

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN 114,00 114,14 0,13 0,01 3,22 3,21

OLAH RAGA 1. Jasa Pendidikan 120,42 120,42 0,00 0,00 3,58 3,58 2. Kursus-kursus/Pelatihan 106,77 106,77 0,00 0,00 6,28 6,28 3. Perlengkapan/Peralatan Pddk 117,84 117,84 0,00 0,00 5,78 5,73 4. Rekreasi 109,95 109,95 0,00 0,00 0,38 0,38 5. Olah Raga 112,80 122,13 8,27 0,01 11,27 11,27 VII. TRANSPORTASI 120,45 120,45 0,00 0,00 -3,82 -3,78 1. Transport 128,41 128,41 0,00 0,00 -5,95 -5,90

2. Komunikasi & Pengiriman 100,26 100,26 0,00 0,00 0,00 0,00

3. Sarana & Penunjang Transport 120,10 120,10 0,00 0,00 5,26 5,26

Gambar

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional  November  2016 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam diagram komunikasi yang dituliskan adalah operasi/metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan yang lainnya secara keseluruhan, oleh karena itu dapat

Pengujian validitas angket lebih dititik beratkan pada validits isi (content validity) angket dilakukan dengan analisis rasional, dimana yang menjadi tolak ukur penialain

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, bersama ini kami sampaikan pengumuman nama-nama guru peserta PLPG yang dinyatakan (a) LULUS, (b) MENGIKUTI UJIAN ULANG, dan (c)

Puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan nikmat yang di berikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan

Produksi jagung pada tahun 2016 ini apabila dibandingkan dengan target kinerja yang tertuang dalam Renstra Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Treggalek Tahun 2016 – 2021

Pada bulan November 2020, BPS mencatat terjadi kenaikan rata-rata upah nominal harian buruh tani nasional sebesar 0,15% dibanding upah nominal buruh tani Oktober 2020 (Rp55.766) naik

Nilai pretes, postes literasi sains pada aspek proses secara keseluruhan kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih tinggi dengan