• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONO"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN

EKONOMI BANGSA INDONESIA PADA MASA ORDE

BARU

Maria Rahkmah

[email protected]

Ananda Aulia Putry

[email protected]

Rika Della Puspita

[email protected]

Suci Fadhillah

[email protected]

ABSTRAK

(2)

Kata Kunci : Politik , Ekonomi

PENDAHULUAN

Orde baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan presiden Soeharto yang menggantikan Soekarno sebagai presiden RI ke-2 yang dimulai pada tahun 1966. Sebagai masa yang menandai sebuah masa baru setelah pemberontakan G30S/PKI tahun 1965. Orde baru lahir sebagai upaya untuk mengoreksi total penyimpangan yang dilakukan pada masa orde lama,, penataan kembali seluruh aspek kehidupan rakyat, bangsa, dan negara, melaksanakan pancasila dan UUD 1945 secara murni dan menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan kestabilan nasional untuk mempercepat proses pembangunan bangsa.

Setelah orde baru memegang puncak kekuasaan dan mengendalikan pemerintahan, mucul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan keberadaan negara. Hal ini menimbulkan dampak-dampak negatif, yaitu semakin jauh dari tekad awal orde baru tersebut. Akhirnya berbagai macam penyimpangan dari nilai-nilai pancasila dan ketentuan-ketentuan pada UUD 1945, banyak dilakukan oleh pemerintah orde baru. Penyimpangan yang dilakukan itu direkayasa untuk melindungi kepentingan penguasa, sehingga hal tersebut selalu dianggap sah dan benar, walaupun merugikan rakyat.

(3)

khususnya kami agar bisa menjadi siswa siswi yang bisa menghargai

nilai-Kabinet awal pada masa peralihan kekuasaan 28 juli 1966 adalah kabinet AMPERA dengan tugas yang dikenal dengan nama Dwi Darma Kabinet Ampera yaitu untuk menciptakan kestabilan politik dan ekonomi sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional. Program Kabinet AMPERA yang disebut Catur Karya Kabinet AMPERA adalah sebagai berikut :

1. Memperbaiki kehidupan rakyat terutama dibidang sandang dan pangan.

2. Melaksanakan pemilu dalam batas waktu yaitu 5 Juli 1968.

3. Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional.

4. Melanjutkan perjuangan anti imperialisme dan kolonialisme.

Selanjutnya setelah sidang MPRS tahun 1968 menetapkan Soeharto sebagai presiden untuk masa jabatan 5 tahun maka dibentuklah kabinet yang baru dengan nama Kabinet Pembangunan dengan tugasnya yang disebut dengan Pancakrida, yang meliputi :

1. Penciptaan kestabilitasan politik dan ekonomi.

2. Penyusunan dan pelaksanaan rencana pembanguna 5 tahun tahap pertama.

3. Pelaksanaan pemilu.

4. Pengikisan habis sisa-sisa Gerakan 30 september.

(4)

 Pembubaran PKI dan Organisasi masanya

Soeharto sebagai pengembang Supersemar utuk menjamin keamanan, ketenangan, serta Kestabilan jalannya pemerintahan maka melakukan :

1. Pembubaran PKI pada tanggal 12 maret 1966 yang diperkuat dengan dikokohkannya ketetapan MPRS Nomor IX tahun 1966.

2. Pada tanggal 8 maret 1966 dilakukan pengamanan 15 orang Mentri yang dianggap terlibat Gerakan 30 september 1965. Hal ini disebabkan oleh munculnya keraguan bahwa mereka tidak ingin membantu presiden untuk memulihkan keamanan dan ketertiban. 3. Dikeluarkan pula Keputusan yang menyatakan bahwa PKI sebagai

Organisasi terlarang diindonesia

 Penyederhanaan dan Pengelompokan Partai Politik

Setelah pemilu tahun 1971 maka dilakukan penyederhanaan jumlah partai tetapi bukan berarti penghapusan partai tertentu sehingga dilakukan penggabungan sejumlah partai. Sehingga pelaksanaan kepartaian tidak lagi didasarkan pda ideologi tetapi atas persamaan program. Penggabungan tersebut menghasilkan 3 kekuatan sosial politik, yaitu :

1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2. Partai Demokrasi Indonesia (PDI) 3. Golongan Karya (GOLKAR)

 Pemilihan Umum

Selama Masa Orde Baru telah berhasil melaksanakan pemilihan umum sebanyak 6 kali yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali yaitu tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu itu berlagsung secara tertib dan dijiwai oleh asas LUBER.

(5)

Untuk menciptakan stabilitas politik maka pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI yaitu sebagai peran hankam dan sosial, sehingga peran ABRI dikenal dengan Dwifungsi ABRI. Peran ini dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa TNI adalah Tentara Pejuang.

 Pemasyarakatan P4

Pada tanggal 12 April 1976 Presiden Soeharto mengemukakan gagasan mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan pancasila yaitu gagasan Ekaprasetia Pancakarsa. Tujuan dari diadakannya P4 adalah membentuk pemahaman yang sama diharapkan persatuan dan kesatuan nasional akan terbentuk dan terpelihara.

 Mengadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Perpera)

Di Irian Barat dengan disaksikan oleh Wakil PBB pada tanggal 2 Agustus 1969.

2. Penetapan Politik Luar Negeri

Upaya-upaya pembaharuan dalam politik luar negeri :

 Indonesia kembali menjadi anggota PBB

Pada tanggal 3 Juni 1966 akhirnya disepakati bahwa indonesia harus kembali menjadi anggota PBB dan badan-badan internasional lainnya dalam rangka menjawab kepentingan yang semakin mendesak. Indosnesia secara resmi kembali menjadi anggota PBB sejak tanggal 28 Desember 1966

 Membekukan Hubungan Diplomatik Dengan Republik Rakyat Cina

(6)

Sikap politik indonesia yang membekukan hubungan diplomatik dengan RRC disebabkan pada masa G30S/PKI , RRC membantu PKI dalam melaksanakan kudeta tersebut.

 Normalisasi Hubungan dengan bebrapa Negara

1. Pemulihan hubungan dengan Singapura

Sebelum pemilihan hubungan dengan Malaysia Indonesia telah memulihkan hubungan dengan Singapura dengan perantara Habibur Rachman (Dubes Pakistan untuk Myanmar). Pemerintah Indonesia menyampaikan nota pengakuan terhadap Republik Singapura pada tanggal 2 Juni 1966 yang disampaikan pada perdana mentri Lee Kuan Yew.

2. Pemulihan Hubungan dengan Malaysia

Normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia dimulai dengan diadakannya perundingan di Bangkok pada 29 Mei sampai 1 Juni 1966 yang menghasilkan perjanjian Bangkok, yang berisi :

 Rakyat sabah diberi kesempatan menegaskan kembali

keputusan yang telah mereka ambil mengenai kedudukan mereka dalam federasi Malaysia.

 Pemerintah kedua belah pihak menyetujui hubungan

diplomatik.

 Peresmian persetujuan pemulihan hubungan Indonesia

dan Malaysia oleh Adam Malik dan Tun Abdul Razak dilakukan di Jakarta tanggal 11 agustus 1966 dan ditanda tangani persetujuan Jakarta.

B. EKONOMI

(7)

penyelamatan keuangan negara dan pengamana kebutuhan pokok rakyat. Oleh karena itu pemerintah menempuh cara sebagai berikut :

 Stabilitas dan Rehabilitas Ekonomi

 Kerja sama Luar negri

 Pembangunan Nasional

Pelaksanaan Pembangunan Nasional dilakukan secara Bertahap yaitu :  Jangka panjang, mencakup periode 25-30 tahun.

 Jangka pendek, mencakup Periode 5 tahun ( Pelita atau

pembangunan 5 tahun)

Selama masa orde baru terdapat 6 pelita yaitu :

1. Pelita I, Dilaksanakan pada 1 april 1969-31 Maret 1974 yang menjadi landasan awal pembangunan orde baru

2. Pelita II, Dilaksanakan pada tanggal 1 april-31 maret 1979 3. Pelita III, Dilaksanakan pada tanggal 1 april 197-31 maret 1984 4. Pelita IV, Dilaksanakan pada tanggal 1 april-31 maret 1989 5. Pelita V, Dilaksanakan pada tanggal 1 april 1989-31 maret 1994 6. Pelita VI, Dilaksanakan pada tanggal 1 april 1994-31 maret 1999

KESIMPULAN

(8)

baru, yang kemudian pada orde baru akhirnya tumbang bersamaan dengan tumbangnya presiden Soeharto atas desakan para mahasiswa didepan gedung DPR yang akhirnya pada saat itu titik tolak era reformasi lahir.

SARAN

Masa orde baru, Biokrasi sipil maupun Militer Secara terang-terangan mendukung pemerintah dalam mobilisasi dukungan dan Financial beberapa kasus dalam pilkada yang sempat terekam oleh media menjadi salah satu bukti nyata masih adanya penggunaan birokrasi untuk suksesi. Sebenarnya penguatan atau “penaklukan” birokrasi bisa saja dilakukan dengan catatan bahwa penaklukan tersebut didasarkan atas Tekad baik untuk merealisasikan program-program yang telah ditetapkan pemerintah. Namun sayangnya, penaklukan ini hanya dipahami para pelaku politik adalah untuk memenuhi ambisi dalam memupuk kekuasaan.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Wikipedia, the free encyclopedia, http://id.m.wikipedia.org diakses 03 Maret 2018

http://perpustakaan.id/orde-baru/ diakses 03 Maret 2018

sayanda.com https://www.sayanda.com>orde-baru diakses 03 maret 2018

https://www.indonesia-investments.com diakses 03 Maret 2018

Referensi

Dokumen terkait

Edi Purwandi (2014): Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa dalam Proses Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Metode Kartu Arisan di Kelas IV B SD Negeri

Average speed of animals can be calculated from the amount of pixel changed in a time interval – this is especially possible if the animals move only 2 dimensional (eg on

Soil quality index in the upstream of Bengawan Solo river basin according to the soil function in nutrient cycling based on soybean production in agroforestry... production often

Bagi Guru/Sekolah Sebagai sarana yang dapat digunakan dalam melaksanakan pembelajaran untuk mempermudah pendidik untuk meningkatkan motivasi pesrta didik dalam

Faktor yang melatarbelakangi Pastor Wihelmus Jansen Menyebarkan agama Katolik di Desa Lengko Ajang tahun 1927-1931adalah: 1) Faktor Agama, karena masyarakat

Sementara di wilayah dataran rendah, sektor non pertanian sebagai sumber utama pendapatan berasal dari kegiatan-kegiatan buruh non pertanian dan kiriman anggota rumah tangga

dilakukan review artikel dengan tujuan penelitian untuk memberikan tinjauan umum terkait pembelajaran online pada masa pandemic COVID-19 di Indonesia.. Ini penting

Pada penelitian ini, untuk mengetahui metode yang sesuai yang digunakan untuk prediksi pasang surut air laut adalah dengan menganalisis hasil RMSE, MAPE, dan normalized BIC