Arus Permukaan Laut Bulan Februari dan A

Download (0)

Full text

(1)

TUGAS

Pengantar Oseanografi

Perbedaan Arus Febuari dan Agustus

Oleh :

Saftar Abubakar

14051105001

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS SAM RATULANGI

(2)

Arus Permukaan Laut Bulan Februari dan Agustus di Indonesia

Arus di perairan Indonesia secara umum dipengaruhi oleh kondisi musim yang menghasilkan Arus Monsun Indonesia (Armondo). Keberadaannya diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia menimbulkan Arus Lintas Indonesia (Arlindo). Kondisi musim di Indonesia dipengaruhi oleh posisi Matahari yang melintasi ekuator dua kali setiap tahun. Pada saat kedudukan matahari di atas belahan bumi utara menyebabkan tekanan rendah di belahan bumi utara di Asia dan tekanan tinggi di belahan bumi selatan di Australia.

Keadaan tersebut menyebabkan terjadinya angin yang bergerak dari Australia menuju Asia yang dikenal sebagai Angin Passat Tenggara. Begitu sebaliknya, pada saat posisi matahari di atas belahan bumi selatan menyebabkan tekanan tinggi di belahan bumi utara di Asia dan tekanan rendah di belahan Bumi Selatan di Australia. Keadaan ini menyebabkan terjadinya angin yang bergerak dari Asia menuju Australia yang dikenal dengan Angin Passat Timurlaut. Angin Passat Tenggara di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator bertiup dari arah tenggara atau dikenal dengan sebutan musim Timur dan ketika tiba di wilayah Utara ekuator angin dibelokkan ke arah Timurlaut. Sedangkan Angin Passat Timurlaut di wilayah Indonesia Utara ekuator bertiup dari arah Timurlaut dan ketika sampai di wilayah Selatan ekuator, angin dibelokkan ke arah tenggara atau dikenal seebagai angin barat.

Keadaan arus laut permukaan di perairan Indonesia sangat dipengaruhi oleh Musim Barat dan Musim Timur. Kondisi arus laut permukaan pada Musim Barat diwakili oleh arus pada bulan Pebruari dan kondisi pada musim Timur diwakili oleh kondisi arus pada bulan Agustus. Kedua bulan tersebut merupakan puncak dari kondisi masing-masing musim.

Arus di samudera hindia

Arus permukaan di Samudera Hindia disebelah Utara dari 15° S mengalir ke Barat-Baratlaut masuk Arus Katulistiwa Selatan Samudera Hindia (Indian South Equatorial Current), dan arus baliknya ke arah Timur menyusuri pantai Selatan Jawa. Arus ke Barat dari Indian South Equatorial Current dengan kecepatan maksimum selama bulan Agustus adalah 1,4 knot dan bulan februari adalah 1,2 knot.

(3)

Arus di laut Flores

Angin Barat sangat berpengaruh di Laut Flores pada bulan Desember sampai dengan Maret. Pengaruh angin Tenggara terjadi pada bulan April sampai dengan November. Sesuai dengan kondisi angin, pada bulan Desember sampai Maret, arus mengalir secara tetap ke arah timur dengan arus yang lebih kuat bergerak di sepanjang pantai bagian Utara. Pada bulan April Angin Barat mulai menghilang, arus laut lemah di Selatan pantai Sulawesi mengalir ke arah Barat, dan arus laut kuat masih bergerak ke arah Timur di sebelah utara Pulau Flores. Arus kuat tersebut bahkan masih ada pada puncak Musim Tenggara di bulan Juli dan Agustus meskipun dengan kecepatan yang lebih rendah. Selama periode tersebut, arus ke barat yang ada di bagian Utara Laut Flores lebih melebar dan pada bulan Agustus kecepatan arus sekitar 1,5 knot. Dengan berkurangnya musim Tenggara arus di pantai Utara Pulau Flores menguat kembali dan pada bulan Oktober arus lemah terjadi di Selatan dari pulau Sulawesi.

Arus di laut Timor

Arus di Laut Timor yang mengalir ke arah baratdaya mendominasi sepanjang tahun, dengan sumbu arus berada dekat dengan pantai Timor. Arus tersebut mencapai pantai Australia pada bulan April sampai dengan September, walaupun sudah dengan kecepatan yang berkurang. Pada bulan Oktober sampai dengan Maret arus lemah ke arah timurlaut terbentuk di dekat pantai Australia karena pengaruh angin dari baratdaya. Arus di Laut Timor pada bulan Oktober hingga April mengalir keluar melalui pantai Utara Pulau Flores ke arah timur. Hanya pada saat puncak Musim Tenggara arus timur mensuplai air sehingga menyebabkan terjadinya Upwelling (massa air lapisan bawah yang naik ke lapisan atas) di daerah laut Arafuru dan Laut Banda bagiann timur.

Arus di laut Banda, Seram dan Halmahera

(4)

Buru menuju ke Laut Banda dan selanjutnya bergerak ke arah baratdaya masuk ke laut Flores.

Arus di laut Arafuru

Di Laut Arafuru dan di bagian Timur Laut Banda hanya mengalir arus dengan kecepatan lemah sepanjang tahun. Selat Torres yang sempit dan dangkal dan pergerakan air yang melewatinya hanya kecil kurang penting pengaruhnya terhadap pergerakan air di Laut Arafuru. Arah pergerakan air di Laut Arafuru pada bagian yang dangkal sesuai dengan arah angin. Pada musim Tenggara dapat terjadi Upwelling di Laut Arafuru. Arus yang paling kuat di Laut Arafuru terjadi pada Musim Timur ketika arus bergerak lebih lanjut melalui Laut Timor dan masuk ke Indian South Equatorial Current. Kecepatan arus pada wilayah ini pada umumnya kurang dari 1 knot.

Arus di laut Sulawesi

(5)

Arus di samudera Pasifik utara Papua

Arus yang ada di perairan sebelah utara Pulau Papua dipengaruhi oleh arus Samudera Pasifik. Pada bulan Pebruari dan Agustus arus di sebelah utara Jayapura selalu mengalir ke timur dengan kecepatan kurang dari 1 knot. Sedangkan pada perairan bagian barat di sebelah utara Papua pada bulan Pebruari arus dari Arus Katulistiwa Selatan (South Equatorial Current) membelok ke kiri dan kekanan. Arus yang membelok ke kiri menuju ke Timur di Utara Papua dan yang ke kanan menuju Samudera Pasifik bergabung menjadi Arus Sakal Katulistiwa (Equatorial Counter Current). Pada bulan Agustus arus South Equatorial Current menyusuri sepanjang perairan Utara Papua dengan kecepatan 2 knot ke arah Barat dan dibelokkan ke kanan menjadi arus Equatorial Counter Current dan kekiri memasuki Laut Seram.

Arus di laut Jawa

Kondisi arus di Laut Jawa sangat dipengaruhi oleh angin musim. Pada umumnya arus mengalir ke timur selama Musim Barat yakni antara bulan Nopember sampai dengan Maret dan mengalir ke arah barat selama Musim Timur antara bulan Mei hingga September. Pada saat pancaroba atau masa transisi di bulan April dan Oktober terjadi perubahan arah arus. Pada bulan tersebut arus yang berada dekat pantai Jawa umumnya bergerak ke arah timur dan arus yang berada dekat pantai Kalimantan bergerak kearah barat.

Di Selat Karimata dan Gaspar yang memisahkan Sumatera dengan Kalimantan arus dapat mencapai kecepatan 2 knot pada saat angin bertiup kencang khususnya selama puncak Musim Utara. Di laut Jawa bagian barat arus bergerak ke arah timur dengan kecepatan maksimum 1,1 knot, di Laut Jawa bagian tengah kecepatan arus maksimum 1,6 knot dan di Laut Jawa bagian tenggara arus dari Selat Makasar mencapai 2 Knot. Arus yang bergerak ke arah barat mencapai kecepatan maksimum 1 knot di Laut Jawa bagian barat, 1,4 Knot di Laut jawa bagian tengah dan 1,7 Knot di Laut Jawa bagian timur. Arus di Selat Sunda merupakan resultante arus yang bergerak ke baratdaya selama dua musim tersebut. Kecepatan arus mencapai 0,7 sampai dengan 1,5 knot.

Arus di selat Karimata

(6)

kelanjutan arus dari Laut Jawa. Kecepatan maksimum arus dapat mencapai 1 knot pada Musim Barat dan 0,8 knot pada Musim Timur.

Arus di selat Malaka

Arus di Selat Malaka terutama dipengaruhi oleh arus pasang surut dan arahnya bergantian Baratlaut – Tenggara. Arus permukaan sangat dipengaruhi oleh musim, khususnya dekat pantai bagian Barat pada Sumatera, dimana sering menunjukkan karakteristik rotari, dan sepanjang pantai bagian Timur semenanjung Malaysia. Arus secara umum mengalir ke Baratdaya sepanjang Tahun. Arus non pasut dan arus angin biasanya dominan di Selat Malaka, kecuali daerah dekat pantai di Selat Singapura dan Selat Malaka. Arus di Selat Malaka aliran yang terkuat terjadi pada periode dari januari hingga April, selama musim Timurlaut, disebabkan karena rendahnya muka laut di Laut Andaman pada musim tersebut.

Arus di laut Cina selatan

Hembusan angin di Laut Cina Selatan terbentuk dengan mulainya Musim Baratdaya pada bulan Mei dan Juni. Dekat pantai Vietnam terjadi peningkatan arus ke arah Barat. Luas dan keseragaman arus di bagian Utara Laut Cina Selatan menunjukkan pembelokan arus ke arah kanan oleh angin. Sebagian besar massa air melewati Selat Formosa masuk ke arus Khurosio, sebagian kecil mengalir melalui Selat Formosa ke Utara. Karena masukan air ke aliran ini dari Laut Jawa tidak mencukupi, arus berkembang dekat pantai Kalimantan ke arah baratdaya dan berbelok ke utara di daerah Kepulauan Natuna. Air dari arus ini sebagian datang dari Laut Sulu dan sebagian lainnya dari arus balik, yang terbentuk di bagian tengah dari Laut Cina Selatan. Arus ini berkembang sangat erat berhubungan dengan penguatan arus itama dari arah barat.

Pada saat Musim Selatan mencapai puncaknya di bulan Agustus, pergerakan air juga lebih kuat, arus utama menunjukkan adanya penguatan yang sama ke arah Barat dan arus balik juga berkembang. Arus terkuat pada bulan Agustus dengan kecepatan maksimum 0,8 knot di Selat Karimata dan kecepatan 2,1 knot dekat pantai Vietnam bagian tenggara. Dari pantai Vietnam, arus utama mengalir arah Timur kemudian berbelok ke arah Utara. Disamping masukan air dari Laut Sulu tidak terjadi lagi, tetapi bagian arus balik dibelokkan dan mengalir ke arah Timur laut sehingga arus lemah terjadi disepanjang pantai Kalimantan dan Palawan.

(7)

pergerakan ini berkurang dan di bulan Oktober Musim Timurlaut mulai bertiup dengan kekuatan yang cukup.

Dibawah pengaruh tiupan angin, massa air dari Arus Katulistiwa Utara (North Equatorial Current) dibelokkan ke Selat Formosa masuk ke Laut Cina Selatan dan arus lain yadatang dari Utara melalui Selat Formosa. Air ini mengalir di sepanjang pantai Cina ke Baratdaya dan terjadi penguatan arus ke arah Barat. Dibagian tengah Laut Cina Selatan arus balik berkembang. Tetapi tidak semua air ini dapat mengalir ke Laut Jawa, karena disana masih bertiup musim Tenggara. Akibatnya arus meningkat sepanjang pantai Serawak mengalir ke arah Timurlaut, dan terus ke Luzon dan di sana berputar balik masuk ke arus utama. Sebagian kecil dari massa air ini juga masuk ke laut sulu.

Pada bulan Desember musim Timurlaut berkembang penuh di atas Laut Cina Selatan dan arusnya kuat dan dekat pantai Vietnam sering melebihi 2 knot. Penguatan arus ke arah Barat lebih kuat dari pada selama musim Baratdaya, ketika pembelokan arus balik ke Timur yang disebabkan oleh angin. Arus balik kembali ditemukan di bagian Laut Cina selatan dan menjorok ke arah Timur karena kuatnya arus utama. Dari Laut Sulu air mengalir ke Laut Cina Selatan dan bercampur dengan arus utama. Arus sangat lemah terjadi sepanjang pantai Kalimantan ke arah Baratdaya.

Pada bulan Februari pola arus utama hampir sama pada bulan Desember. Hanya di bagian timur dari Laut Cina Selatan terjadi arus ke arah Barat, mereka membelok ke kanan dari arah angin. Tetapi ini segera memutar ke Utara dan bercampur dengan arus balik. Selama bulan Pebruari arus pada bagian Barat mengalir ke Selatan lewat Vietnam dan semenanjung Malaysia ke Selat Karimata dengan kecepatan maksimum 1,5 knot. Kecepatan arus berkurang terus hingga lewat semenanjung Malaysia dan masuk Selat Karimata, dimana kecepatan maksimum rata-rata 1 knot.

Figure

Updating...

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in