• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN DAN MEKANISME PASAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERAN DAN MEKANISME PASAR"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PASAR

Adalah sebuah mekanisme

yang dapat mempertemukan pihak penjual & pembeli

untuk melakukan transaksi atas barang & jasa,

serta proses penentuan harga

Syarat utama terbentuknya

PASAR

adalah adanya pertemuan antara penjual & pembeli,

baik dalam satu tempat ataupun dalam tempat yang berbeda

PASAR

memiliki peran yang cukup signifikan untuk

menggerakkan roda perekonomian, perputaran barang & jasa,

serta fluktuasi harga yang terdapat di dalamnya, dapat

(3)

PASAR

Dapat dijadikan sebagai katalisator

hubungan transendental Muslim dengan Tuhannya,

dengan kata lain,

bertransaksi dalam PASAR

(4)

TUJUAN PEMBANGUNAN

TUJUAN PEMBANGUNAN

(

(

PBB – 1990

PBB – 1990

)

)

Tujuan utama

pembangunan adalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi masyarakat agar bisa

menikmati hidup yang lebih kreatif, lebih sehat dan

lebih lama.

Masalahnya…

Tujuan ini sering dilupakan karena perhatian

pembangunan kemudian lebih ditujukan untuk

(5)

10(Sepuluh)

10(Sepuluh)

Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi

Besar di Dunia

Besar di Dunia

Gagal

Gagal

Dalam Ilmu Ekonomi

Dalam Ilmu Ekonomi

1. Merkantilis

1. Merkantilis

2. Klasik & Neoklasik

2. Klasik & Neoklasik

3. Kapitalis

3. Kapitalis

4. Sosialis

4. Sosialis

5. Komunis

5. Komunis

6. Sistem Ekonomi

6. Sistem Ekonomi

Berencana

Berencana

Dunia Ketiga

Dunia Ketiga

7. Monetary Orde

7. Monetary Orde

8. Orde Strukturalis

8. Orde Strukturalis

9. Sistem Ekonomi Campuran

9. Sistem Ekonomi Campuran

10. Post Industrial State Ekonomy

10. Post Industrial State Ekonomy

(6)

Sekarang Ini Adalah Zaman Dimana

KAPITALISME

Menemukan

Mantelnya Yang Baru &

Telah Berubah Secara Radikal

Menjelma Menjadi

(7)

Jawabannya:

Tidak

Tidak

!

!

Apakah

Neoliberalis

Neoliberalis

me

me

(8)

Kalau Ekonomi Liberal Membawa Kemakmuran,

Mengapa

1,3 milyar manusia di bumi ini

masih hidup dengan uang kurang dari US$ 1,

sementara 2,8 milyar (hampir separuh penduduk bumi)

hidup dengan US$ 2 ?

Bandingkanlah,

bagaimana seperlima (20%) penduduk bumi

menikmati 80% dari pendapatan dunia

(9)

Ketimpangan-ketimpangan ini &

banyak lagi dibeberkan secara mendetail

oleh banyak tokoh dari:

David Korten,

William Greider,

Will Hutton,

Edward Luttwak,

Noreena Hertz,

Paul Krugman,

Sampai pemenang hadiah Nobel Ekonomi 2001,

(10)

Ada gerakan yang serentak mengarah kepada

Pemujaan Pasar

(istilah lain:

Market Fundamentalism

).

Orang-orang ini begitu percayanya bahwa

tidak hanya produksi, distribusi, & konsumsi

yang tunduk pada hukum pasar,

(11)

DUNIA

ini

tidak menjadi lebih makmur,

apa lagi adil,

semata-mata karena

KAPITALISME

yang menjelma menjadi

NEOLIBERALISME

itu.

(12)

Arti:

…Globalisasi ekonomi dapat diartikan sebagai suatu proses

dimana semakin banyak negara yang terlibat langsung

dalam kegiatan ekonomi global…

Jika pada periode 1970-an perekonomian didominasi

oleh Amerika Serikat (AS)….

Sekarang mulai bergeser ke Uni Eropa (UE), Jepang

dan Negara-Negara Industri Baru (NICs)

Jadi proses globalisasi ekonomi adalah perubahan

(13)

Menurut Friedman (2002), Globalisasi

mempunyai tiga dimensi:

1. Dimensi ide atau ideologi, yaitu kapitalisme.

Dalam pengertian ini, termasuk perangkat nilai

yang menyertainya, yakni falsafah

individualisme, demokrasi, dan hak asasi

manusia (HAM).

2. Dimensi Ekonomi, yaitu pasar bebas, yang

artinya arus barang dan jasa antar negara tidak

dihalangi sedikitpun juga

3. Dimensi Teknologi, khususnya teknologi

(14)

Dua Indikator uTama untuk melihat

Globalisasi Ekonomi

☞ Rasio Perdagangan internasional dari negara tersebut

sebagai suatu prosentase dari jumlah nilai volume

perdagangan dunia, atau besarnya nilai perdagangan luar

negeri dari negara itu sebagai suatu persentase dari

PDB-nya.

Kontribusi dari negara tersebut dalam pertumbuhan

investasi dunia, baik investasi langsung atau jangka

(15)
(16)

Mengapa ada peningkatan Kemiskinan..?

800 juta orang penduduk dunia menderita

kekurangan gizi dan 2,4 milyar orang hidup

dibawah garis kemiskinan

Mengapa Keberadaan multinasional begitu

kuat….?

Perusahaan-perusahaan multinasional

menguasai kekayaan yang begitu besar (40%

dari GDP dunia dan 70% perdagangan) dan

memaksakan kepentingannya kepada dunia

(17)
(18)

Perusahaan multi nasional yang berbasis di 15

negara maju meningkat dari 7.000 pada tahun

1968 menjadi 27.000 perusahaan pada tahun

1993

Menurut Heertz:

Modal kekayaan dari suatu perusahaan multinasinal

terkemuka di dunia seperti Toyota, General Motor (GM),

atau Ford sekarang ini sama seperti PDB dari banyak

NSB.

Tiga ratus perusahaan

(19)
(20)

Mengapa

Mengapa

?

(21)

Kapitalisme

Faktomr ideomlomgi pemikiran ekomnommi:

Kapitalis - Sosialis - Campuran Kapitalis & Sosialis

-Faktomr ideomlomgi pemikiran ekomnommi:

Kapitalis - Sosialis - Campuran Kapitalis & Sosialis

-Faktomr komndisi ekomnommi dunia:

Angka 10/90 (10% dari

masyarakat menghasilkan 90% uang yang ada (Kiyosaki, 2000)

Faktomr komndisi ekomnommi dunia:

Angka 10/90 (10% dari

masyarakat menghasilkan 90% uang yang ada (Kiyosaki, 2000)

Penguasaan Pasar

Sistem Kapitalisme (Pasar Bebas)

Sistem Kapitalisme (Pasar Bebas)

Produksi meningkat

Merebut Komnsumen

Proses eksploitasi Sumberdaya/ modal dari masyarakat

Prinsip Komnsumsi Islam:

(Pengeluaran/belanja

Kondisi sosial ekonomi masya.

Peran Zakat, Infaq, Shodaqah, Wakaf (ZIS-W) terhadap permasalahan sosial-ekonomi masyarakat

Kapasitas ZIS (Baitulmal)

8 penerima zakat:

Fakir - Miskin - Amil zakat - Membebaskan Budak Mu’allaf Orang yang berhutang Sabilillah Ibnusabil/musafr

-Masalah-masalah Somsial:

- Kefakiran - Kemiskinan - Kebodohan - Pengangguran

(22)

Prof. Rowena M.

Prof. Rowena M.

Lawson

Lawson

Prof. Joan Robinson

Prof. Joan Robinson

&

&

Prof. Hans Singer

Prof. Hans Singer

Dari University of Hull, England, 1997

Dari University of Hull, England, 1997

Prof. Rowena M.

Prof. Rowena M.

Lawson

Lawson

Prof. Joan Robinson

Prof. Joan Robinson

&

&

Prof. Hans Singer

Prof. Hans Singer

Dari University of Hull, England, 1997

Dari University of Hull, England, 1997

Menurut

(23)

.

Tidak ada suatu bangsa

Tidak ada suatu bangsa

secara ikhlas

secara ikhlas

membantu bangsa lain

membantu bangsa lain

Motif

Motif

dibalik hubungan

dibalik hubungan

ekonomi internasional

ekonomi internasional

baik berupa

baik berupa

hutang luar negeri maupun

hutang luar negeri maupun

investasi asing adalah

investasi asing adalah

keuntungan semata-mata

keuntungan semata-mata

dalam bentuk penyedotan

dalam bentuk penyedotan

surplus ekonomi

surplus ekonomi

.

.

(24)

.

Anda jangan lupa, bahwa

Anda jangan lupa, bahwa

dedengkot teori ekonomi

dedengkot teori ekonomi

klasik yaitu:

Adalah pencetus pemikiran

Adalah pencetus pemikiran

ekonomi untuk tujuan

ekonomi untuk tujuan

justifikasi terhadap

justifikasi terhadap

kolonialisme Barat

kolonialisme Barat

.

.

(25)
(26)

Persoalan Ekonomi Manusia

Sesungguhnya,

usia persoalan ekonomi manusia

sama tuanya dengan umur manusia di planet ini.

Demikian juga

(27)

»

Apa yang akan dikonsumsi?

»

Bagaimana memproduksi?

»

Bagaimana mendistribusikan?

Persoalan-persoalan ini tetap menjadi

isu utama

selama perjuangan manusia

di sepanjang ribuan tahun,

(28)

Sementara gagasan-gagasan ekonomi,

tujuan-tujuan, teknologi, kebijakan-kebijakan, &

persiapan-persiapan selalu menyertainya,

namun

dalam bentuknya yang kasar

atau yang maju & canggih

hanya dimulai

(29)

Pada umumnya,

Ilmu Ekonomi Aliran Utama

(The Mainstream Economics)

tumbuh dalam konteks tahapan

pascarevolusi industri kapitalis modern.

Paradigma ilmu ekonomi masa kini

(30)

Pendekatan & upaya ekonomi di masa lalu

selalu terjalin erat dengan

moral manusia,

persepsi kultural &

(31)

Pandangan

dunia manusia,

visi masyarakat, &

kerangka nilai-nilai

menegaskan keinginan & kepahitan

telah berperan sangat penting

dalam membentuk

(32)

-

Kepentingan diri,

- penciptaan kekayaan, &

- hubungan kepemilikan

tetap menjadi titik sentral.

Bahkan

setiap kultur

&

kerangka etika agama

memiliki etos moralnya sendiri

(33)

Ilmu ekonomi berkembang sebagai

suatu disiplin yang terintegrasi,

berusaha memecahkan

semua persoalan ekonomi

dalam matriks kerangka diri ini.

• di sekitar inti kepentingan diri, • usaha prifat,

• mekanisme pasar &

• motif mencari keuntungan,

Memutuskan hubungan antara

ilmu ekonomi dengan

Pendekatan baru ini

sangat sekuler

,

- bersifat keduniaan,

- positivistik, &

- pragmatis.

persoalan transendental &

keprihatian terhadap etika,

agama &

nilai-nilai moral

Dua Karakteristik

Paradigma Ilmu Ekonomi Masa Kini

(34)

Bagaimanapun juga,

Paradigma Ilmu Ekonomi Masa Kini

memiliki 2(dua) karakteristik utama.

Ilmu ekonomi berkembang sebagai

suatu disiplin yang terintegrasi,

berusaha memecahkan semua persoalan ekonomi dalam matriks

kerangka diri ini.

di sekitar inti kepentingan diri,

usaha prifat,

mekanisme pasar &

motif mencari keuntungan,

(35)

Paradigma ini pada hakekatnya,

Pendekatan baru ini

sangat sekuler,

- bersifat keduniaan,

- positivistik, &

- pragmatis.

memutuskan hubungan antara ilmu ekonomi &

persoalan-persoalan transendental &

keprihatian terhadap etika,

agama &

nilai-nilai moral

(36)

secara sistematis dihapuskan atau

dipinggirkan sedemikian rupa

sehingga relevansinya

malah menimbulkan persoalan tersendiri,

paling tidak,

sepanjang hal itu dikaitkan dengan

ilmu ekonomi utama.

(37)

Karena pengaruh inilah,

Ilmu Ekonomi

bergerak makin menjauh dari

akar filosofi serta etika

&

menjadi suatu jaringan dari

hubungan mekanis

yang mudah sekali dijadikan

sebagai alat kuantifikasi & prediksi.

Efisiensi & penciptaan kekayaan

(38)

Konsekuensinya,

pertimbangan-pertimbangan tentang

keadilan & kebahagiaan,

yang merupakan bagian integral

dari proses pembuatan keputusan

dalam fase-fase terdahulu

(39)

seperti halnya yang menimpa

Kapitalisme,

dapat ditelusuri ke belakang

sampai kepada proses ini.

Krisis

Krisis

dalam Ilmu Ekonomi masa kini

(40)

KAPITALISME”

KAPITALISME

menciptakan suatu kerangka pikir rasional,

setelah

menghancurkan otoritas moral

begitu banyak institusi,

yang pada gilirannya

akan melawan miliknya sendiri”

Dengan Ramalanya

Dengan Ramalanya

Schumpeter

Schumpeter

menyimpulkan gerakan yang sia-sia ini seraya berkata

(41)

Paradigma Ekonomi

ditantang pada jantungnya:

Paradigma Neoklasik

tidak saja mengabaikan dimensi moral,

pada hakekatnya

ia menentang

dimasukkannya dimensi moral

ke dalam paradigma.

Khursid Ahmad, “Kata Pengantar” di dalam M. Umer Chapra, The Future of Economics, An Islamic Perspective, Diterjemahkan oleh Ikhwan Abidin Basri, (Jakrta: Gema Issan Press & Tazkia Cendekia, 2001).

(42)

96.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri

beriman dan bertaqwa,

pastilah

Kami akan melimpahkan kepada mereka

berkah dari langit dan bumi,

tetapi

mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka

Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

96.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri

beriman dan bertaqwa,

pastilah

Kami akan melimpahkan kepada mereka

berkah dari langit dan bumi,

tetapi

mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka

Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Penduduk Suatu Negeri

(43)

Perbedaan Ekonomi Islam &

Kapitalisme

NO

Aspek

Ekonomi Islam

Kapitalisme

1

Ide

Allah SWT

Manusia

2

Sumber

Alquran dan hadits

Daya pikir Manusia

3

Motif

Ibadah

Rasional materialism

4

Paradigma

Syariah

Pasar

5

Tujuan

Falah dan Maslahah

(44)

Lanjutan…

NO

Aspek

Ekonomi Islam

Kapitalisme

6

Filosofi Operasional

Keadilan, kebersamaan

dan Tanggung jawab

(masuliyah)

Liberalisme, laisez

faire,

7

Kepemilikan Harta

Milik absolut pada Allah,

manusia penerima

amanah, hak milik relatif

Hak milik absolut

pada manusia

8

Sistem Investasi

PLS

Bunga

9

Distribusi Kekayaan

Zakat, Infaq, Sedeqah,

Waqf

Pajak

10

Prinsip Jual beli

Melarang gharar, maysir,

najsy, barang haram

(45)

Perbedaan dari sisi Ekonomi

Mikro

NO

Aspek

Ekonomi Islam

Kapitalisme

11

Motif Konsumsi

Kebutuhan (need)

Keinginan (wants)

12

Tujuan Konsumsi

Memaksimumkan

Maslahah

Maximize Utility

13

Motif Produksi

Kebutuhan & kewajiban

kemanusiaan

Ego &

Rasionalisme

14

Mekanisme Pasar Free Market with

Supervision

Free Market

Mechanism

15

Hubungan dgn pelaku

Bisnis lain

Persaudaraan (ukhuwah)

dan kemitraan

(46)

14 Perbedaan

(47)

No JUAL-BELI MURABAHAH BUNGA/RIBA 1 Barang sbg objek, nasabah berhu

tang barang, bukan berhutang uang Uang sbg objek, nasabah berhutang uang 2 Akad jual beli dan memenuhi rukun

jual beli Tidak ada akad jual beli, tetapi uang langsung sbg komoditas

3 Margin tidak berubah Bunga berubah sesuai tingkat bunga 4 Pertukaran barang dengan uang Pertukaran uang dengan uang

5 Sektor moneter terkait dengan sektor riil, sehingga menyentuh langsung sektor riil

Sektor moneter dan riil terpisah, tidak ada keharusan mengaitkan sektor moneter dan riil

6 Mendorong percepatan arus barang, mendorong produktifitas dan entre preneurship, yang pada gilirannya meningkatkan employment

Tidak selalu mendorong percepatan arus barang, karena tidak mewajibkan adanya barang, tidak mendorong

produktifitas yang pada akhirnya menciptakan unemployment

7 Bila macet, tidak ada bunga

(48)

No JUAL-BELI MURABAHAH BUNGA/RIBA

8 Jika nasabah tidak mampu membayar, tidak ada denda (QS.2:283)

Denda/bunga

9 Jika nasabah dinilai mampu, tetapi tidak bayar, dikenakan denda untuk mendidik. Dananya utk sosial, bukan pendapatan bank

Denda /bunga berbunga cendrung menzalimi/eksploitasi,tidak mendidik. Denda bunga menjadi pendapatan bank

10 Terjadi pemindahan kepemilikan,

barang sekaligus sbg jaminan Tidak ada pemindahan kepemilikan 11 Tidak membuka jalan spekulasi Bunga membuka peluang/menjadi

lahan spekulasi

12 Sah, halal dan penuh berkah Tidak sah, haram & jauh dari berkah, mendapat laknat

13 عيبلا ل لحأ و ابرلا مرح و

14 Uang sebagai alat tukar (purchasing

Referensi

Dokumen terkait

25 tahun, maka Gerakan Pramuka, mulai dari Kwartir Nasional hingga Gugus Depan mengadakan kegiatan besar bagi golongan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dengan nama Raimuna,

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka judul penelitian ini adalah “Pengaruh tingkat Nilai Tukar Mata Uang, Inflasi, dan Suku bunga Terhadap Harga Saham

komputer yang ada di suatu tempat, se- dangkan para pengguna (siswa) dapat melihat bahan pustaka yang ada di per- pustakaan tersebut dari komputer lain di tempat yang berbeda

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kesiapan profesi personal trainer dalam penyusunan program latihan dan jasa layanan yang diberikan pada

Secara umum klimatologi dan distribusi curah hujan memperlihatkan hasil yang konsisten dimana musim hujan terjadi pada bulan Desember-April saat bersamaan dengan monsun

Setelah desain bentuk beauty case dipilih 2 desain, kemudian perancang fokus untuk menentukan ukuran pada desain yang telah dipilih pada tahap sebelumnya. Ukuran pada

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis hasil prediksi penjualan Coca-Cola dengan menggunakan metode Trend Moment dan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti di Posyandu Lansia Abadi V Puspasari Nilasari Kartasura Sukoharjo mengenai hubungan gerakan sholat dengan keluhan nyeri