• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEDIA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MEDIA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)

POLITIK PENDIDIKAN

WAJAR 12 TAHUN

MOBIL PLIK JADIKAN

SISWA GLOBAL

MENIKMATI EKSOTISME

BALI DARI SISI LAIN

16 BULAN YANG KRUSIAL

REFLEKSI TAHUN 2012

MEDIA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

(2)

KETUA PENGARAH :

Ir.Umar Zunaidi Hasibuan, MM ( WaliKota Tebing Tinggi )

WAKIL KETUA PENGARAH : H. Irham Taufik, SH, M.AP (Wakil WaliKota Tebing Tinggi )

PENGENDALI :

H. Johan Samose Harahap, SH, MSP (Sekdako Tebing Tinggi Deli )

PENANGGUNG JAWAB : Ir. H. Zainul Halim

(Asisten Administrasi Umum )

PIMPINAN REDAKSI : Ahdi Sucipto, SH

(Kabag Adm. Humas PP)

REDAKSI :

Rizal Syam, Khairul Hakim, Juanda

BENDAHARA : Jafet Candra Saragih

KOORDINATOR LIPUTAN : Drs Abdul Khalik, MAP

SEKRETARIS REDAKSI : Dian Astuti

LAYOUT DESAIN GRAFIS Edi Suardi, S.Sos

Aswin Nasution, ST Muhmmad Yusuf, ST

FOTOGRAFER :

Sulaiman Tejo

Chairul Fadhli

KOORDINATOR DISTRIBUSI

RIDUAN

LIPUTAN DAN REPORTER : Wartawan Unit Pemko Tebing Tinggi

Redaksi menerima tulis,photo juga surat berisi saran penyempurnaan dari pembaca dengan melampirkan tanda pengenal (KTP,SIM,Paspor ) dan Redaksi berhak mengubah

tulisan sepanjang tidak mengubah isi dan maknanya. Tulisan dikirim ke alamat redaksi :

Bagian Administrasi Humasy Pimpinan dan Protokol Sekreariat Daerah Kota Tebing Tinggi

Jl,Dr Sutomo No : 14 Kota Tebing Tinggi Deli Deli

Eimail : [email protected] Facebook : [email protected]

SALAM REDAKSI

da yang tak terasa dari perjalanan kepemimpinan Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM dan wakilnya H. Irham Taufik, SH, MAP. Hingga Januari 2013 tercatat sudah 16 bulan masa tugas keduanya menjadi nakhoda bagi warga kota Tebingtinggi. Masa tugas hamper 500 hari itu, berlangsung adem, tanpa gejolak. Setelah dalam upaya menuju puncak kekuasaan, keduanya harus menghadapi berbagai persoalan politik yang sangat melelahkan, baik secara material maupun mental.

Pantas pula jika, kinerja keduanya coba untuk disorot secara lebih terbuka, apa saja yang telah keduanya lakukan dalam melanjutkan pembangunan kota meneruskan para pendahulu. Apakah ada lompatan kinerja yang luar biasa dalam masa 16 bulan yang krusial itu, atau Cuma berbagai kegiatan rutinitas tanpa greget yang tak pantas diapresiatif. Atau sebuah kerja besar yang cukup untuk diberikan aplaus.

Edisi 1 SINERGI di Januari ini, akan mencoba menropong secara jujur kinerja Umar-Irham berserta kabinetnya yang belum mengalami pe-rubahan secara signifikan, pasca Pilkada lalu. Khususnya pada sektor yang menjadi misi kedua petinggi kota itu.

Melengkapi kajian kali ini, SINERGI juga akan fokus pada beberapa kajian yang akan menambah referensi Anda soal kota Tebingtinggi. Seperti biasa, rubric pendidikan, hokum, ekonomi, lingkunganhidup, wanita, aga-man, olah raga akan menyapa Anda dengan berbagai laporan yang tajam dan bisa dipercaya.

Misalnya, di rubric agama Kami menyajikan laporan sejarah ten-tang agama Kristen Katholik di kota Tebingtinggi. Agama satu ini meski tidak jauh berbeda dari saudaranya Kristen Protestan, tapi hampir dipastikan banyak warga yang belum memahami sejarah masuk dan berkembangnya di kota tercinta ini. Ada pula rubric olah raga yang coba membangun kenangan tentang sosok ‘pahlawan’ bola kaki asal Tebingtinggi bernama Taufik Lubis. Legenda sepak bola Tebingtinggi itu, pada Desember 2012 lalu menutup mata untuk selamanya. Tapi, prestasinya hampir sulit ditandingi oleh generasi sesudahnya.

Tak lupa kami mengulas sejumlah perkembangan terbaru dari ber-bagai instansi yang ada di kota Tebingtinggi, khususnya soal prestasi mereka di 2012. Bahkan, sejumlah laporan soal DPRD akan diketengahkan secara lebih lengkap, karena ruang yang tersedia memungkinkan untuk itu.

Ada kabar gembira kepada pembaca sekalian. Upaya penambahan halaman mendapat respon positif dari Wali Kota dan DPRD, sehingga mulai saat ini halaman SINERGI akan bertambah menjadi 60 halaman penuh warna. Kami berusaha terus untuk tampil baik dan penuh dedikasi kepada pembaca. Doakan kami aar terus eksis dengan pengabdian yang terkadang tak setimpal dengan apa yang diperoleh. Dari meja redaksi kami mengucap-kan selamat menikmati sajian Kami.

A

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

(3)

DAFTAR ISI

SINERGI EDISI 119 JANUARI 2013

4. MOMENTUM

8. SINERGITAS

• Krusial

9. UTAMA

• 16 Bulan Yang Krusial

Politik Pendidikan Wajar 12 Tahun

• Politik Kesehatan Untuk Semua • Pekerjaan Umum Lebih Visioner

Prospek Tebing Tinggi Dalam Kaitannya

Dengan Mp3ei

Kawasan Industri Sei Mangkei,

Tebingting Daftar Penerintah Harus Perluasan Daerah

• Pidato Refleksi Akhir Tahun 2012 Walikota

15 PENDIDIKAN

Mobil PLIK Jadikan Siswa Warga Global

23 KESEHATAN

Tahun 2013 Pelayanan Puskesmas

Akan Dilaksanakan 12 Jam

24 LINGKUNGAN HIDUP

River Front City (Sungai Padang)

25 PROFIL

Kita Tidak Semata-Mata Harus Menghukum Terdakwa

26. HUKUM

Waspadai, Peningkatan Single Parent Di T.Tinggi

27. LENSA PEMKO

Pt.Jamsostek Gelar Sosialisasi

• Pisah Sambut Dandim 0204/Ds • Junjung Tinggi Komitmen Netralitas

• Serah Terima Jabatan Ketua Dwp Kota Tebing Tinggi • Tim Evaluasi Up2k Propinsi Sumatera

Utara Kunjungi Pk Kelurahan Durian

Tim Evaluasi Up2k Propinsi Sumatera

Utara Kunjungi Pk Kelurahan Durian

39. PERLEMENTERIA

40. LENSA SRIKANDI

43. WANITA

Aisyah Yang Kami Kenal

• Merancang Motif Batik Khas Tebing Tinggi

47. AGAMA

Agama Katholik Di Tinggi Tinggi Telah Ada

Sebelum

Kemerdekaan

48 EKONOMI

Ruang Terbuka Hijau Dan Program Khusus

Penataan Pasar

49. INFO NASIONAL

SBY Ingin Rekomendasi MDGs Akhiri

Kemisikinan Dunia

50. OLAH RAGA

Taufik Lubis Dalam Kenangan Tebing Tinggi

52. SASTRA/BUDAYA

54. SOSIAL

Bukan Korban, Tapi Apalah Namanya Itu

55. RAGAM/PLURALIS

Menikmati Eksotisme Bali Dari Sisi Lain

Mesjid Di Bali

58 . TEPIAN

Michaelangelo

59. BAZ

Daftar Penerimaan Dan Pengeluaran

Redaksi JUANDA

Redaksi KHARUL HAKIM Sekretaris Redaksi

DIAN ASTUTI Pimpinan Redaksi

AHDI SUCIPTO.SH

Bendahara JAFET CHANDRA SARAGIH

Redaksi RIZAL SYAM

Distributor RIDWAN

Foto Grafer Sinergi FADHLI Layout Desain Grafis

EDI SUWARDI.S.Sos Layout Desain Grafis

M.YUSUF.ST Layout Desain Grafis

ASWIN NAST.ST

Foto Grafer Sinergi SULAIMAN Koordinator Liputan

(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

Alih-alih bisa mengurai berbagai permasalahan kritis, ketegangan muncul pada persoalan lain. Inilah yang disebut keadaan krusial. Krusial berarti genting, atau gawat. Bila sedang berhadapan dengan keadaan semacam ini, kesia -pan dari segala sisi harus diteguhkan. Pemikiran, strategi, konsolidasi dan kinerja menjadi tolok ukur akan keber -hasilan menghadapi keadaan krusial tersebut. Dikaitkan dengan operasional-isasi pemerintahan, maka berhadapan dengan keadaan ini tidak hanya menghabiskan energi (tenaga dan pemikiran),

tetapi juga uang. Pemilu legislatif dan pemilihan presiden merupakan agenda negara yang paling utama. Karena dari sinilah keberlanjutan sebuah pemerin -tahan dipertaruhkan. Untuk selanjutnya dijadikan sebagai parameter untuk men -gukur keberhasilan kebijakan yang akan dan telah dilaksanakan oleh pemerintah.

Berkaitan dengan Kota Tebingtinggi, maka ada selama 16 bulan krusial. Pada masa-masa lebih kurang 490 hari Walikota dianggap tidak memperhatikan secara maksimal pemerintahan yang dipimpinnya. Beliau disebut-sebut selalu tidak berada di Kota Tebingtinggi. Cukup krusial memang.

Ternyata kehilangannya un -tuk sementara, tidak lain melakukan pendekatan ke pemerintah provinsi, bahkan pemerintah pusat. Walikota tetap berkerja, cuma tidak di kantornya. Lobbying-nya ini dilakukan dalam upaya memperoleh dana tambahan untuk menggemukkan APBD TA 2013 (baca Laporan Utama: 16 Bulan Yang Krusial).

Dan hasilnya, kebijakan yang menyentuh keinginan mendasar masyarakat dapat di-plot pada APBD TA 2013. Cukup men-gagumkan!

Kebijakan-kebijakan populis akibat dari semakin tegapnya APBD ban -yak diturunkan sebagai tanggung jawab dalam menjalankan amanah kekuasaan. Dari kebijakan populis tersebut terlihat betapa masyarakat semakin dimanjakan. Di Dinas Pendidikan ada program wajib belajar 12 tahun, yang diperkirakan

pro-gram paling berat karena menyerap ang -garan sangat besar. Konon, program itu akan dimulai dengan memberi bantuan Rp 50.000 perbulan setiap siswa.

Yang paling mengejutkan dari APBD TA 2013, program kesehatan untuk semua. Untuk menyukseskan program jaminan kesehatan dasar ini, pemerintah Kota lewat Dinas Kesehatan menghabis-kan dana sekitar 8 milyar. Jadi, dalam pelaksanaannya setiap masyarakat Kota Tebingtinggi menggenggam kartu jaminan kesehatan, yang berfungsi untuk beberapa fasilitas kesehatan.

Begitupun, ada persoalan-persoalan krusial yang tak kalah penting yang mau tidak mau akan dihadapi oleh Pemerintah Kota Tebingtinggi. Berikut ini adalah beberapa persoalan terse -but.

Kemiskinan merupakan sebuah masalah krusial yang mengakibatkan munculnya masalah - masalah sosial yang lain. Kesenjangan sosial di mana pun di Indonesia menunjukkan kead

-aan semakin parah. Yang kaya terlihat menjadi semakin kaya, sedangkan yang miskin semakin kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan pokok mereka. Sesungguhnya, masalah sosial ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Namun, secara mayoritas, negara - negara di wilayah Asia mengalami permasalahan yang sama tentang kemiskinan.

Kejahatan, Tingginya angka ke -jahatan di suatu wilayah dipicu oleh ting-ginya tingkat kemiskinan. Terlebih disaat

menjelang Tenaga kerja, sebagai negara dengan jumlah penduduk yang tinggi membuat Indonesia harus menghadapi permasalahan tenaga kerja berupa tingginya tingkat pengangguran. Jumlah tenaga kerja usia produktif yang tinggi tidak diimbangi dengan jumlah keterse-diaan lapangan pekerjaan.

(9)

16 Bulan Yang Krusial

Tak terasa 16 bulan berlalu setelah 31 Agustus 2011 Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM dan

wakilnya H. Irham Taufik, SH, MAP

mengucapkan sumpah dan janji seba-gai orang nomor satu dan dua di kota

Tebingtinggi. Sejak waktu itu beban berhasil tidaknya kelanjutan pemban -gunan kota berada di pundak keduanya.

Meski untuk melakukan pe -nilai secara utuh tidaklah mungkin, tapi paling tidak selama 490 hari itu ban-yak pekerjaan yang telah dihasilkan. Setidaknya, bisa dimulai dari pengama-tan atas formulasi, implementasi dan evaluasi APBD TA 2012 sebagai program kerja yang murni dilaksanakan pasangan nomor urut 1 itu, pada Pilkada ulang lalu.

Mendasarkan telaah pada visi dan misi pasangan Umar-Irham, paling tidak ada beberapa sektor pekerjaan yang bisa kita amati. Mulai dari sektor pen-didikan, kesehatan, UMKM, pekerjaan umum, lingkungan hidup, kependudu -kan, serta beberapa sektor penunjang lainnya. Harus diakui, sektor-sektor itulah yang paling mendapat porsi perhatian besar dari Pemko Tebingtinggi, karena merupakan urusan wajib bagi daerah dalam pelaksanaan lotonomi daerah.

Dibawah nakhoda SKPD yang belum berubah signifikan pasca pejabat wali kota sebelumnya, Umar-Irham mela-ju dengan semela-jumlah konsep yang mungkin cukup menggembirakan. Hal itu agaknya berdasarkan kepada kebijakan berani yang tak jarang memang membuat terkes -ima. Perhatikanlah angka anggaran APBD yang bergerak cepat jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Hal itu, disebab-kan rajinnya Wali Kota melakudisebab-kan lobi ke pemerintah pusat untuk mendapatkan anggaran pembangunan yang lebih besar.

‘Menghilangnya’ Wali Kota dari tugas-tugas rutin yang selama ini sering dijadikan sasaran kritikan, ternyata ber-buah hasil yang pantas diapresiasi positif. Karena ternyata banyak anggaran yang mengucur dari hasil pekerjaan ‘meng -hilang’ itu untuk pembangunan kota. Pada APBD TA 2011, jumlah pendapatan daerah yang diperoleh men -capai Rp355,825 milyar, sedangkan be-lanja mencapai Rp414,563 milyar, terda-pat surplus (devisit) anggaran mencapai Rp58,738 milyar. Selanjutnya, pada APBD TA 2012, yang menjadi tahun anggaran murni kabinet Umar-Irham, pendapa-tan daerah mencapai Rp318,215 milyar dengan belanja daerah Rp347,610 mil-yar yang berarti pula terdapat surplus

(devisit) Rp29,395 milyar. Surplus (de-visit) anggaran awal itu berhasil ditutupi pada P.APBD TA 2012 dengan pendapa-tan daerah mencapai Rp467,964 mil-yar. Artinya, ada pertambahan angga-ran cukup signifikan hingga Rp149,749 milyar. Dengan demikian selama TA 2012 APBD kota Tebingtinggi berhasil surplus sebesar Rp120 milyar lebih.

(10)

Jika pada TA 2011, PAD kota Tebingtinggi dalam kisaran Rp27,990 mil-yar, maka pada APBD TA 2012 naik menja-di Rp28,939 milyar, bahkan pada P.APBD TA 2012 melonjak hingga Rp36,491 mil-yar. Artinya, dalam tahun berjalan ada geliat ekonomi dan pertumbuhan kinerja cukup signifikan dari SKPD penghasil PAD. Selanjutnya, pada APBD TA 2013 esti-masi PAD juga diperkirakan meningkat, karena adanya sejumlah variabel pen -dukung yang bakal jadi sumber PAD baru.

Selain kedua sumber pendapatan itu, ada lagi sumber pendapatan lain yang tak kalah pentingnya mendukung pro-gram pembangunan Pemko Tebingtinggi, misalnya ‘Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah,’ menyumbang Rp8,268 milyar berasal dari bantuan daerah bawahan (BDB) Prov. Sumut. Padahal, di APBD TA 2011, sektor pendapatan ini hanya me-nyumbang anggaran Rp3,6 milyar saja.

Dengan capaian anggaran itu, ada banyak hal yang bisa dilakukan Pemko Tebingtinggi di TA 2012, karena berbagai program lintas SKPD bisa dilak -sanakan lebih fokus dan terarah. Mari kita perhatikan porsi alokasi anggaran setiap SKPD pada APBD TA 2012 yang tarcantum dalam ‘buku induk APBD TA 2012’ disahkan Perda No.16 Tahun 2011.

Dinas Pendidikan mendapat alokasi Rp123,937 milyar, termasuk didalamnya Akademi Kebidanan. Dinas Kesehatan mendapat Rp 53,541 mil-yar, Dinas Pekerjaan Umum Rp22,228 milyar, Bappeda Rp4,548 milyar, Per-hubungan Rp5,675 milyar, Lingkungan Hidup Rp19,840 milyar, Kependudu-kan dan Catatan Sipil Rp3,501 milyar. Selanjutnya, Pemberdayaan Per -empuan dan Perlindunagan Anak Rp2,816 milyar, Sosial dan Naker Rp3,488 milyar, Koperasi dan UMKM Rp5,799 milyar, Pemuda dan Olah Raga Rp4,168 milyar, Kesbangpol dan Linams Rp8,805 milyar, dan Sekretariat Pemko Rp77,819 milyar. Kemudian Sekretariat DPRD Rp8,520 mil-yar, Inspektorat Kota Rp2,678 milmil-yar, Ke-tahanan Pangan Rp1,005 milyar, BPMPK Rp3,831 milyar, Perpustakaan Rp1,800 milyar dan Pertanian Rp4,952 milyar.

Pada PAPBD TA 2012, alokasi anggaran setiap SKPD mengalami per-tambahan cukup signifikan, misalnya Pendidikan bertambah Rp59,162 mil-yar, Kesehatan Rp15,529 milmil-yar, Peker-jaan Umum Rp46,061 milyar, Bappeda Rp1,139 milyar, Perhubungan Rp1,858 milyar, Lingkungan Hidup Rp9,338 mil-yar, Kependudukan dan Capil Rp1,347 milyar, P3A Rp1,188 milyar, Sosial dan Naker Rp2,473 milyar, Koperasi dan

UMKM Rp806,069 juta, Kepemudaan dan OR Rp4,062 milyar, Kesbangpol dan Linmas Rp2,278 milyar, Sekretariat Pemko Rp18,810 milyar, Ketahanan Pan-gan Rp99,800 juta, PMPK Rp835,831 milyar, dan Perpustakaan Rp836,430 juta dan Pertanian Rp7,306 milyar. Perhatikan saja capaian yang berhasil di-lakukan sejumlah SKPD, sehingga mem -buat kota Tebingtinggi menjadi salah satu Pemko yang diperhitungkan. Dinas Pendidikan misalnya, merupakan salah satu dari dinas yang berhasil melaksana -kan sistem penerimaan siswa baru secara online. Pada TA 2011/2012 prestasi kelu-lusan pelajar tingkat SD/SMP/SMA/SMK juga menunjukkan hasil memnggembira -kan. SD berhasil lulus 100 persen, SMP/ MTs lulus 99,97 persen, SMA/MA lulus 99,96 persen dan SMK lulus 100 persen.

Pemberian beasiswa kepada siswa miskin, juga menunjukkan angka menggembirakan. Total penerima bea-siswa miskin dari APBD kota, provinsi dan nasional untuk semua tingkatan men-capai 7.011 siswa. Dengn rincian 3.260 siswa laki-laki dan 3.751 siswa perem-puan atau 17.01 persen dari total siswa 41.218. Berbagai perlombaan yang dii-kuti siswa dan guru, Dinas Pendidikan kota Tebingtinggi juga tidak mau kalah dan selalu mendapat tempat sebagai juara, baik provinsi maupun nasional.

Di 2013, Dinas Pendidikan fokus pada upaya melaksanakan wajib belajar 12 tahun. Jika program itu ber-jalan, dipastikan pendidikan SD/SMP/ SMA gratis. Di mana biaya dasar pen-didikan ditanggung APBD. Diperkira-kan, dana yang terserap untuk pro -gram itu mencapai Rp19,7 milyar. Sektor kesehatan juga men -unjukkan prestasi yang baik, terbukti kian menurunnya indeks kematian ibu dan bayi saat melahirkan. Keberadaan RSUD dr.H.kumpulan Pane dan Puskes-mas kian signifikan, karena tingkat ke-percayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di unit layanan itu membaik. Jumlah penerima Jamkesmas, Jamkesda untuk masyarakat tidak mampu juga menunjukkan peningkatan signifikan.

Dibawah Kadis Kesehatan dr.H.Vive Kananda, Sp.THT.KL, program utama Diskes fokus pada tiga hal, yakni pertama, tangani persoalan demam berdarah dengue (DBD) secara tanggap. Artinya di mana terdengar keluhan soal DBD, segera diantisipasi melalui peny-emprotan. Kedua, tangani penderita sakit terlebih dahulu, kemudian soal ad -ministrasi. Dengan cara ini, diharapkan tidak ada keluhan masyarakat soal

pero-batan di berbagai Puskesmas dan Pustu. Ketiga, memberikan jaminan kesehatan dasar kepada semua masyarakat kota Tebingtinggi yang diluncurkan 2013. Dana yang disiapkan mencapai Rp8,9 milyar.

(11)

Di sektor koperasi, perdagangan, industri dan UMKM, salah satu langkah penting dalam melindungi pengusaha mikro ada -lah pembatasan ijin retail skala nasional beroperasi di daerah kota. Juga tercatat peningkatan kapasitas dan modal UMKM dengan berbagai program penguatan. Diantaranya yang cukup prospektif ada-lah, rencana pengembangan kerajinan batik asli Tebingtinggi yang direspon baik Wali Kota Ir.H.Umar Z Haisbuan, MM. Program lingkungan hidup dengan aloka -si anggaran cukup besar, juga menun -jukkan kegiatan yang berarti. Misalnya, menekan tingkat pencemaran air di be-berapa sungai melalui pengawasan ketat oleh Kantor LH. Beberapa perusahan besar yang bandel dan tetap membuang limbah sembarangan, mendapat perin -gatan keras. Demikian pula dengan upaya menjadikan Tebingtinggi sebagai kota hi-jau (green city) terus dijalankan. Caranya dengan memperbesar ruang terbuka hi -jau (RTH). Taman ‘Deblot Sundoro’ di Ja-lan Diponegoro menjadi salah satu ikon RTH yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, target mendapatkan piala Ad -ipura belum juga diraih, meski sertfikat

ke arah itu terus dilaksanakan. Over ka-pasitanya becak bermotor serta prob -lema pedagang asongan yang memasuki areal jalan terlarang, hingga kini belum bisa ditemukan solusinya. Akibatnya, ja-lan kota Tebingtinggi menjadi jaja-lan pal-ing semrawut. Sejumlah langkah yang dilakukan Dishub, pantas diapresiasi, misalnya memperbarui marka jalan, me -dian jalan juga berbagai program lain. Dinas Pertanian yang men -jadi salah satu urusan pilihan Pemko Tebingtinggi juga menyumbangkan pro-gram yang pantas diapresiasi, misalnya melalju program kelurahan perikanan dengan memanfaatkan sungai seba-gai sentra perikanan darat. Program ini memberikan bibit gratis kepada petani dan peternak untuk mengembangkan perikanan darat di lingkungan masing-masing. Demikian pula dengan mem-bentuk kelompok tani di berbagai kelura -han yang mengembangh biakkan ternak bantuan semacam sapi dan kambing. Salah satu program yang dinilai lemah dalam pelayanan publik, adalah Kan -tor P2T kota Tebingtinggi. Kan-tor yang melayani perijinan ini paling banyak disorot, karena kelemahan dalam pe

-layanan. Sorotan paling banyak ter-jadi, misalnya menuding KP2T tidak efisien dan efektif dalam pelayanan, karena berbagai factor. Misalnya per-caloan dan biaya perijinan yang mahal tak sesuai Perda yang dilakukan ‘orang dalam’ maupun kalangan yang sen-gaja dipelihara untuk proses perizinan. Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB, pantas disebut salah satu SKPD yang harus terus berbenah diri. Target menjadi Tebingtinggi sebagai kota layak anak (KLA) luput dari harapan. Padahal, seluruh per-angkat untukmendapatkan penghargaan itu telah tersedia dan tinggal mengopti-malkannya saja. Diperkirakan, kegagalan terjadi karena kelemahan dalam pen -gajuan program saat dilakukan penila -ian oleh kementer-ian berkompeten. Badan Kesbangpol dan Linmas, adalah salah satu SKPD yang pantas diapresiasi mampu menempatkan posisinya sebagai lembaga politik yang berhasil. Sejumlah kegiatan yang dilakukan, menunjukkan program visioner, seperti mengangkat sejarah ‘Peristiw Berdarah 13 Desembr 1945,’ serta kegiatan sosialisasi berbagai perkembangan politik. Hal sama dilaku-kan Disporabudapr yang berhasil mem -bangkitkan semangat olah raga di kalan -gan masyarakat yang sebelumnhya sudah memudar. Berbagai kompetisi olah raga yang digelar menandai adanya babak baru semangat berolah raga di kalangan warga kota, khususnya generasi muda. Salah satu prestasi yang membangga -kan, adalah penghargaan yang diterima Wali Kota Tebingtinggi dari Kemente-rian Infokom berupa piala ICT Award 2012. Penghargaan ICT Award meru-pakan prestasi Bagian Humas dan PP melalui program birokrasi online. De-mikian pula dukungan Dinas Pendidikan dengan penerimaan siswa baru online. Selama 16 bulan kepemimpinan Umar-Irham, ada banyak hal yang telah dilak -sanakan dan pantas untuk diapresiasi positif. Kegiatan Jumling (jumat keliling) yang dilakukan Wali Kota mampu men -jadi media urun rembug antara warga dan pemerintah menjaring aspirasi dan keluhan serta solusi menghadapi suatu masalah. Kebijakan itu harus terus dilakukan dengan melebarkan ar -eal jangkau Jumling, misalnya langsung bertemu warga di lingkungan dan bu-kan hanya di bu-kantor-bu-kantor yang telah diatur sedemikian rupa. Namun, secara keseluruhan, 16 bulan terakhir, aktifitas Pemklo Tebingtinggi dan SKPD menun-jukkan trend menggembirakan dan pan -tas mendapat dukungan. Abdul Khalik

(12)

Kemauan politik Pemko Tebingtinggi di sektor didikan yang pantas diapresiasi baik, adalah program pen-didikan wajib belajar 12 tahun. Program ini, akan menjamin pendidikan gratis bagi siswa SD/SMP/SMA/SMK, dimulai pada 2013/2014. Kebijakan itu, akan menjamin sekira 41 ribu siswa di berbagai sekolah tidak mengalami putus sekolah akibat ketiadaan biaya pendidikan yang selama ini mahal.

Kadis Pendidikan kota Tebingtinggi Drs.H.Pardamean Siregar, MAP, dalam suatu perbincangan, mengakui program itu memungkinkan dilaksanakan, mengingat hal itu sebagai janji politik Wali Kota Tebingtinggi Ir.H.Umar Z Hasibuan, MM dan wakilnya H. Irham Taufik, SH, MAP dalam kampanye di Pilka-da lalu. “Saya yakin target wajib belajar (Wajar) 12 tahun bisa dilaksanakan tahun ini,” tegas Pardamean, di ruang kerjanya.

Diterangkan, Wajar 9 tahun untuk SD/SMP tel-ah dilaksanakan beberapa ttel-ahun melalui program BOS dari APBN. Program Wajar 9 tahun, kata dia, berhasil me-nekan tingkat putus sekolah di SD/SMP. Bahkan, pro-gram itu disempurnakan dengan paket A dan B untuk SD/ SMP melalui PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat). Wajar 12 tahun merupakan proyek besar Dinas Pen-didikan kota Tebingtinggi. Jika program itu berhasil, dipas-tikan kota Tebingtinggi akan menjadi kota/kabupaten per-tama di Sumut yang berhasil melaksanakan program itu. Program itu, sejak lama dipandang sebagai program berat, karena menyerap anggaran sangat besar. Namun, Dinas Pen-didikan kota Tebingtinggi yakin program itu akan terlaksana jika keputusan politik mengharuskan program itu dilaksana-kan. “Untuk program 2013/2014, Pemko Tebingtinggi dan

DPRD sudah sepakat melaksanakan Wajar 12 tahun,” ujar dia. Kasi Pendidikan Menengah Disdik Zulkifli Hasan, SPd, MSi, mengatakan program itu akan dimulai dengan memberikan Rp50 ribu/siswa setiap bulan. Bantuan tahap pertama akan diberikan selama satu semester dengan to-tal anggaran Rp3 milyar. Diberikan kepada 6.028 siswa SMA dan 6.044 siswa SMK untuk tahun ajaran 2013/2014. Se-cara bertahap bantuan pendanaan itu akan meningkat setiap tahun sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Kadis Pendidikan, mengungkapkan jika ada keseriusan dalam program ini, total anggaran yang dibutuhkan untuk Wajar 12 tahun kota Tebingtinggi mencapai Rp19,8 milyar. Bantuan men-cakup seluruh siswa baik dalam maupun luar daerah yang sekolah di kota Tebingtinggi. “Harus kita catat siswa luar daerah yang se-kolah di sini 20 persen dari jumlah keseluruhan siswa,” terang dia. Bantuan untuk siswa luar sekolah nantinya akan diupaya-kan untuk melakudiupaya-kan MoU dengan daerah asal mereka, misalnya dari Kab. Sergai, Simalungun dan Batubara. Art-inya, bantuan atas anak-anak luar daerah akan dikompen-sasi dengan bantuan lain dari daerah asal mereka. Di-harapkan akan ada manfaat timbal balik dari program ini. Terkait perubahan RSBI menjadi sekolah regular sesuai putusan MK RI, Kadis Pendidikan, mengatakan tidak ada pe-rubahan atas rencana bantuan Rp50 ribu/siswa/bulan. Semua siswa SMA/SMK baik non RSBI maupun eks RSBI akan men-erima bantuan itu. “Dengan dana itu untuk sementara roda keg-iatan belajar mengajar akan dilaksanakan,” tegas dia.(A.Khalik)

POLITIK

PENDIDKAN

WAJAR

12 TAHUN

(13)

Direncanakan pada 2013, seluruh masyarakat

kota Tebingtinggi akan mendapat pelayanan kesehatan dasar gratis. Masyarakat dipersilahkan datang ke RSUD dr.H.Kumpulan Pane ditambah sembilan Puskesmas be

-serta Pustu yang ada. Cukup membawa KTP bukti sebagai penduduk Tebingtinggi, maka Anda akan mendapat lay

-anan, tanpa harus membayar. Jangan khawatir, jika ternya

-ta sakit Anda parah, anda akan dirujuk hingga ke RS Adam

Malik, Medan, untuk proses pengobatan hingga sembuh.

Kadis Kesehatan kota Tebingtinggi dr. H. Vive Kananda, Sp.THT.KL mengatakan dalam suatu perbincan-gan, total penduduk kota Tebingtinggi yang mendapat ja-minan kesehatan dasar mencapai 90 ribu jiwa. Sisanya, sudah mendapat jaminan kesehatan melalui Askes, Jam -sostek, Jamkesmas, dan beberapa jaminan kesehatan lainnya. “Sisa dari peserta jaminan kesehatan itulah yang akan ditanggung Pemko Tebingtinggi,” ujar Vive Kananda.

Diterangkan dana yang dibutuhkan untuk program kesehatan dasar Diskes Pemko Tebingtinggi itu menca-pai Rp8 milyar. Alokasi anggaran itu akan menjadi jaminan melalui kerjasama dengan PT Askes dalam bentuk asur -ansi kesehatan. Dengan mengantongi kartu jaminan kes-ehatan itu, warga Tebingtinggi akan mendapat pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan milik Pemko Tebingtinggi. Selain itu, ada sejumlah target prioritas yang di -laksanakan Diskes Tebingtinggi menghadapi persoalan kesehatan masyarakat. Ada tiga program kunci yang jadi titik perhatian Diskes, yakni pertama, program penanganan langsung epidemi DBD (demam berdarah dengue). Pro-gram ini mewajibkan petugas Diskes untuk cepat tanggap dalam menyikapi suatu laporan ditemukannya DBD di ling -kungan warga. “Begitu ada laporan DBD di suatu lingkun-gan, petugas langsung melakukan fogging,” tegas Kadiskes. Diharapkan, program cepat tanggap itu akan memberi -kan ketenangan kepada masyarakat di suatu lingkun -gan. Melalui upaya ini, ada kecenderungan trend pen-derita DBD menurun drastis tahun ke tahun. Misalnya, pada 2011 lalu total penderita DBD mencapai 176 kasus, tapi pada 2012 terjadi penurunan drastis hanya

ter-dapat 120 kasus DBD. Angka ini diupayakan setiap ta-hun menurun, sehingga keresahan warga bisa ditekan. Kedua, penanganan langsung terhadap pender -ita sakit yang datang di unit-unit layanan kesehatan Pemko Tebingtinggi. Seluruh petugas kesehatan diwajibkan mel-akukan pelayanan dahulu terhadap calon pasien menda -patkan perawatan awal, tanpa mengurus administrasi lebih dulu. “Setiap calon pasien yang datang dilayani lebih dulu, urusan administrasi belakangan,” terang Vive. Kebijakan kesehatan seperti ini akan meminimalisir perasaan dan si-kap antipati warga, yang selama ini memandang petugas kesehatan seringkal bersikap tak manusiawi kepada pasien.

Ketiga, penguatan layanan kesehatan Balita melalui penguatan Posyandu di berbagai lingkungan ke -lurahan. Melalui berbagai bantuan makanan tambahan, ibu dan Balita akan mendapatkan layanan kesehatan dari petugas kesehatan yang melakukan program penimban -gan dan pemberian makanan tambahan kepada warga. Melalui program ini, ada harapan tingkat kematian ibu dan anak akan bisa diminimalisir, sehingga program itu member jaminan perkembangan sehat bagi ibu dan anak.

Ketiga program ini, akan disinergikan den-gan sejumlah program kesehatan lainnya, sehingga tar -get menjadikan Tebingtinggi Sehat 2015 bisa berlang-sung secara sistematis dan terencana. Sebagai salah satu urusan wajib Pemko Tebingtinggi, Kadis Kesehatan, mengakui alokasi anggaran sektor ini di APBD TA 2013 mencapai Rp22 milyar lebih. Besaran dana itu akan men-dukung berbaga program kesehatan untuk masyarakat. Hal lain yang jadi perhatian serius Diskes, adalah member-dayakan Puskesmas sebagai Puskesmas spesialis. Artinya, Sembilan Puskesmas yang ada akan menjadi Puskesmas rujukan untuk jenis penyakit tertentu non operasional. Misalnya, Puskesmas untuk sakit gigi, Puskesmas ibu dan anak, bahkan Puskesmas jenis penyakit tropis. Program demikian akan menuntut adanya tenaga medis spesialis, perawat, maupun dokternya. “Kalau selama ini ada prak-tek dan klinik spesialis, maka Puskesmas akan direncana -kan mengarah ke sana,” imbuh Vive Kananda. (A. Khalik)

(14)

Banjir, adalah masalah paling hangat yang dibicara-kan dari tahun ke tahun. Entah telah berapa puluh milyar

keru-gian yang dialami masyarakat kota Tebingtinggi, akibat banjir sei Padang dan Bahilang. Dibanding bidang pekerjaan umum

lainnya, banjir menjadi masalah pelik yang dihadapi sejumlah

Wali Kota Tebingtinggi sebelumnya. 10 tahun terakhir perha

-tian Pemko Tebingtinggi terhadap penanganan banjir harus di -akui meningkat. Misalnya, melalui pembuatan tanggul, turab

dan bronjong, bahkan pembuatan sudetan (saluran alternatif).

Harus diakui, pekerjaan meminimalisir banjir itu, masih jalan ditempat, bahkan intensitas dan kualitas ban -jir terus meningkat. Belum lagi selain ban-jir genangan air di berbagai tempat kian melebar. Selain pinggiran sungai, sejumlah daerah tinggi yang selama ini tak terkena genan-gan, sudah terjarah, misalnya Kel. Bagelen dan Deblot Sun-doro, Kec. Padang Hilir. Hal itu akibat saluran makro dan mikro di lingkungan itu sudah mengamali penyumbatan.

Pantas pula disambut gembira, salah satu visi dan misi Umar-Irham di masa pemerintahannya adalah penanggu-langan banjir. Percepatan penanggupenanggu-langan banjir terlihat dari sejumlah langkah yang dilakukan Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, mulai dari langkah alokasi dana yang signifi-kan hingga lobi politik ke sejumlah kalangan. Melalui desa-kan yang terkadang membuat kalangan teknis jadi blingsatan. Kasus bendungan Paya Lombang di Kel. Tanjung Marulak Hilir milik Dinas Pengairan Provsu, adalah salah satu contoh besarnya perhatian penanggulangan banjir. Wali Kota sampai melaporkan persoalan bendungan itu hingga ke Men -teri Pekerjaan Umum agar bendungan yang jadi salah satu penyebab banjir Tebingtinggi itu segera dibongkar. Pada 2012, anggaran untuk normalisasi sungai, saluran makro dan mikro juga cukup berarti, misalnya alokasi APBD mencapai Rp1,5 milyar. Dana itu mendapat suntikan senilai sama dari

menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Berdasar-kan fakta, sepanjang 2012 hanya ada beberapa banjir skala sedang yang terjadi, namun intensitasnya semakin jarang, khsususnya banjir sei Bahilang. Kini hanya beberapa kelura-han bantaran sungai yang merasakan tendangan air keruh, sedangkan lingkungan lain, mulai aman. Data terakhir, dari 5 ribuan rumah yang potensial tergenang banjir, belakan -gan hanya sekira 3 ribuan saja yang masih terkena. Itu pun kuantitasnya terdapat di lingkungan pinggiran sei Padang. Wajar jika kemudian, banyak saran dari masyarakat ban -taran sungai, agar pengerukan sedimentasi sei Bahilang dan sei Padang dilanjutkan sebagai salah satu solusi se -derhana meminimalisir persoalan banjir kota Tebingting-gi. Namun, harus dicatat persoalan ini tidak sederha-na, karena ada politicking dari Dinas Pekerjaan Umum terhadap persoalan penanganan banjir kota Tebingtinggi ini.

Hal lain yang cukup menggembirakan, hampir tak ada lagi jalan arteri (tanah) di kota Tebingtinggi. Sebagian besar kualitas jalan menunjukkan adanya peningkatan sig -nifikan. Bahkan, panjang jalan juga bertambah, seiring den-gan dibukanya sejumlah jalur membuka keterpencilan yang mengungukung beberapa lingkungan di pinggiran kota. Ja-lan lingkungan juga endapat perhatian serius, melalui pro-gram anggaran rutin yang langsung dikerjakan masyarakat. Peningkatan sarana dan prasarana publik juga mem -perlihatkan kemajuan. Misalnya, pembangunan rusunawa yang tingkat huniannya cukup menggembirakan, sehingga ada kecenderungan rusunawa ditambah. Demikian pula den-gan pembangunan jembatan yang jumlahnya terus mening -kat, menghubungkan berbagai lingkungan di pinggiran kota. Pun demikian Dinas Pekerjaan Umum sudah harus merubah visi mereka dalam pelayanan terhadap urusan umum public. Yakni, orientasi dari pekerjaan proyek yang mendatang-kan fulus, kepada orientasi pelayanan umum public yang lebih social dan solutif terhadap persoalan masyarakat. (A.Khalik)

(15)

PIDATO REFLEKSI AKHIR

TAHUN 2012 WALIKOTA TEBING TINGGI

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat malam salam sejahtera untuk kita sekalian

S a u d a r a - s a u d a r a w a r g a K o t a T e b i n g Tinggi yang saya cintai dimanapun saudara berada,

Pada kesempatan yang baik ini, dengan terlebih dahulu me -manjatkan puji dan syukur Kehadirat Tuhan yang maha kuasa

Allah SWT, saya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2013

kepada seluruh warga kota T e b i n g T i n g g i ,semoga ta-hun baru ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua. Menyambut tahun baru 2012, saya mengajak kita semua marilah dengan khusyuk kita berdoa kepada tuhan yang

maha kuasa allah swt semoga kita senantiasa mendapat -kan bimbingan, petunjuk, dan lindungannya sehingga dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, dan terus bekerja keras

untuk kepentingan masyarakat kota tebing tinggi tercinta. Sebagaimana kita ketahui. akhir tahun seperti ini adalah saat yang penting melakukan evaluasi atas kinerja bersama kita.

Yang baik, kita pertahankan dan bahkan kita tingkatkan, yang be-lum baik, marilah kita perbaiki bersama-sama dengan sungguh-sungguh.

Ada ungkapan yang mengatakan : “barangsiapa yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia merupakan orang yang beruntung. Kalau sama saja, dia adalah orang yang merugi.

S a u d a r a - S a u d a r a Warga Kota Tebing Tinggi Yang Saya Cintai

Sebagaimana kita fahami bersama, keberhasilan pem-bangunan, pelayanan publik, dan pemerintahan yang telah di -capai hingga tahun 2012 ini menunjukkan -capaian yang cukup menggembirakan, walaupun beberapa hal masih perlu pembena-han dengan kerja keras dan cerdas dari segenap pemangku kepent -ingan pembangunan di kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini.

(16)

pertumbu-han ekonomi sebesar 6,07 %, tingkat in-flasi 6,43 %, deficit ratio terhadap apbd adalah 5,78 %, dan pengeluaran perkapi-ta rp. 637.000 per kapiperkapi-ta. Kemudian indi-kator sosial ekonomi dalam indeks pem -bangunan manusia adalah sebesar 76,49. Namun, yang masih perlu di -tangani untuk tahun – tahun menda -tang secara konsisten dengan kerja keras dan cerdas adalah permasalahan kemiskinan, pengangguran, dan ket -impangan pendapatan dan pemban -gunan serta isu sanitasi khususnya air minum, drainase, persampahan, dan air limbah.. Sesuai visi : Mewujudkan

Masyarakat Kota Tebing Tinggi Yang Ber

-iman, Bertaqwa, Maju, Sejahtera, Man -diri, Berkeadilan Dalam Kebhinekaan.

Sa u d a ra - s a u d a ra Wa r g a K o t a Te b i n g T i n g g i y a n g s a y a c i n t a i

Selain capaian keberhasilan indi -kator makro, kami sampaikan capaian di berbagai bidang urusan pembangunan, pelayanan publik, dan pemerintahan.

Di Bidang Pendidikan, yaitu (1) angka partisipasi sekolah usia 7-12 tahun sebe-sar 100 %, usia 13-15 tahun sebesebe-sar 95,52 %, dan usia 16-18 tahun sebesar 68,25 %. (2) angka melek huruf telah mencapai 98,70 %. (3) rata-rata lama sekolah mencapai 9,85 tahun. Capaian keberhasilan bidang pendidikan ini ka -rena didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, kualitas dan kuantitas guru, pembenahan manajemen sekolah, dukungan kerja keras pemerin -tah kota, serta dukungan keluarga dan warga masyarakat kota tebing tinggi.

Kami sampaikan kepada hadirin yang terhormat bahwa pada tahun 2012 tingkat kelulusan ujian nasional dari jen-jang sd sampai dengan sma telah menca -pai 99,99 %, dan penerimaan siswa akan di dilakukan secara on-line menggunakan jaringan website bekerjasama dengan pustelkom kementerian pendidikan dan kebudayaan, dengan nilai IPK >3,0 yang berasal dari kota tebing tinggi sebanyak 127 orang; (4) pemberian beasiswa i-mhere (indonesian managing higher edu -cation on relevance and efficiency) tahun ketiga kepada mahasiswa yang kuliah di unimed sebanyak 8 orang (sesuai den-gan mou pemerintah kota tebing tinggi dengan unimed tahun 2010).

Di Bidang Kesehatan capaian keber -hasilan menunjukkan meningkatnya angka harapan hidup yaitu 71,3 tahun dan menurunnya angka kematian bayi,

yaitu 6,37 per 1.000 kelahiran hidup. Kualitas dan jangkauan pelay -anan kesehatan berusaha terus ditingkat-kan. Saat ini telah diterapkan sistem blud (badan layanan umum daerah) pada pen -gelolaan keuangan Rumah Sakit Umum Dr. H. Kumpulan Pane, tersedianya sara-na dan prasarasara-na kesehatan, tersedianya ruang hemodialisa (cuci darah), rencana pengadaan Ct-Csan pada tahun 2012 ini. Kemudian untuk meningkat -kan pelayanan kesehatan kepada kelu -arga dan individu miskin telah disediakan pelayanan jamkesmas kepada 23.000 orang dan jamkesda kepada 15.000 orang dan akan diupayakan mencapai 40.000 orang sampai dengan tahun 2012.

Sementara itu, pada Bidang Lingkungan Hidup adalah : (1) mendapat penghargaan piagam adipura tahun 2012 dari kementerian lingkungan hidup, dan pemerintah kota bertekad untuk tahun – tahun mendatang, agar Kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini memperoleh piala adipura untuk kategori kota sedang. Untuk itu, pemerintah kota berupaya membangun TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah dan menyiapkan lahan untuk hutan kota beserta ruang terbuka hijau perkotaan ; (2) melakukan penga-wasan sungai-sungai yang ada di kota tebing tinggi dan pengawasan perusa-haan/pabrik yang menghasilkan polutan yang akan diatur nantinya dalam perda/ perwa; (3) laboratorium lingkungan telah dapat menguji sampel limbah dan legali -tas/ dan pengawasan perusahaan/pabrik yang menghasilkan polutan yang akan diatur nantinya dalam perda/perwa; (3) laboratorium lingkungan telah dapat menguji sampel limbah dan legalitas/ akreditasi laboratorium lingkungan akan diurus ke kementerian lingkungan hidup, (4) rencana pembuatan hutan kota. Dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di bidang lingkungan hidup, ada beberapa program pusat dalam pen -gelolaan sanitasi yang telah dilaksanakan yaitu melalui program ppsp (percepatan pembangunan sanitasi permukiman).

Seperti kita ketahui bersama, infrastruktur merupakan engine (mes-in) untuk menggerakkan aktivitas dan perekonomian kota. Oleh karena itu, kualitas dan efisiensi infrastruktur perko-taan mempengaruhi kualitas hidup, kes -ehatan, sistem sosial dan keberlanju -tan kegia-tan perekonomian dan bisnis.

Dalam Bidang Pekerjaan

Umum penanganan infrastruktur

ter-masuk jalan, listrik, pasar, fasilitas pen-didikan dan kesehatan, persampahan, drainase, air bersih dan air limbah, serta transportasi darat di kota tebing tinggi relatif sudah merata ketersediannya.

Infrastruktur jalan, listrik, pasar, dan fasilitas pendidikan dan kes-ehatan telah mampu menjangkau se -luruh wilayah kota. Infrastruktur air bersih, dan drainase masih perlu di -lakukan peningkatan ketersediaan, kondisi, dan jangkauan pelayanannya. Khusus infrastruktur persampahan, dari sisi jangkauan pelayanan (pengumpu -lan dan pengangkutan) telah mampu melayani seluruh wilayah kota den-gan operasi mobil dan bak sampah.

Namun, untuk pembuan -gan akhir sampah (tpa), masih status sewa. Dan tahun 2012 ini, pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan lahan tpa sampah. Kemudian, kami atas nama pemerintah kota menyampaikan penghargaan ke -pada warga kota yang telah menghibah-kan tanah sepanjang 5 m x 1.096 m untuk pembukaan jalan tembus menghubung -kan kelurahan pinang mancung dengan berohol yang dihubungkan oleh jembat -an di Jl. Gelatik lk. 1. Pembuka-an jal-an ini merupakan bentuk nyata partisipasi war-ga denwar-gan kerja sukarela sebanyak 1.700 orang bekerjasama dengan pemerintah kota dan koramil 13 pada acara bulan bhakti gotong royong yang dilaksana -kan pada tanggal 6 juni 2012 yang lalu. Didalam mendukung pembangu -nan infrastruktur ada program pu-sat yang dilakukan melalui pro -gram rpkpp (rencana pembangunan kawasan prioritas permukiman).

(17)

Untuk penanganan di hulu, pemerintah kota telah melakukan koordinasi dengan kementerian kehu -tanan untuk konservasi kawasan dae-rah aliran sungai padang di hulu. Ke-mudian akan dikembangkan sistem peringatan dini dengan pemasangan water meter dan menempatkan petu-gas pemantau kondisi air sungai di hulu. Penanganan di tengah, yaitu di kota tebing tinggi, dilakukan penanganan sedimentasi, rehab klep sungai, pem -bangunan dinding penahan, serta pengendalian pembangunan garis sempadan sungai sesuai dengan pera -turan perundangan yang berlaku. Selanjutnya penanganan di hilir, yaitu mendukung balai wilayah sungai sumatera ii untuk membangun bendung gerak pada bendungan bajayu di desa paya lombang, kab. Serdang bedagai.

Dalam Bidang Pemuda Dan Olahraga, keberhasilan dan upaya yang telah dilakukan adalah : (1) seba -gai tuan rumah dalam kegiatan bhakti pemuda antar provinsi ; (2) seleksi paskibraka tingkat provinsi dan ting-kat nasional; (3) juara harapan i tingting-kat provinsi untuk pemilihan jaka dan dara pada gebyar sumpah pemuda tahun 2011; (4) peringkat iv lomba tingkat pra-muka se-sumatera utara; dan (5) pen-giriman atlet pon untuk cabang olah -raga tolak peluru, lempar cakram, bulu tangkis, pencak silat, dan sepak bola.

Usaha kecil, mikro, dan me-nengah (umkm) merupakan sektor us -aha yang mempunyai daya t-ahan yang kuat terhadap goncangan krisis karena kemampuan adaptasinya yang cepat. Selain itu, sektor ini juga memberikan kontribusi yang semakin meningkat ter -hadap perekonomian kota tebing tinggi. Oleh karena itu untuk mendukung usa-ha kecil mikro dan menengah (umkm), pemerintah kota telah merumuskan ke -bijakan one village one product (ovop) per kelurahan, merehabilitasi gedung dekranas (dewan kerajinan nasional) sebagai pusat produk unggulan daerah, membangun pasar kerajinan rakyat di terminal bandar kajum dalam rangka promosi usaha mikro kecil dan menen -gah (umkm); serta bantuan dana umkm yang akan digulirkan sebesar rp. 1 milyar.

Dalam bidang kependudu-kan dan catatan sipil, untuk men -dukung program nasional dalam penerapan kartu tanda penduduk ele -ktronik (e-ktp) akan segera dituntas-kan pada tahun 2012 ini. Dan launching perdananya akan dilaksanakan pada hari ini tanggal 2 juli 2012 di seluruh

ke-camatan diwilayah kota tebing tinggi.

Selanjutnya Di Bidang Sosial Dan Tenaga Kerja telah dilakukan: (1) pemberian bantuan bedah rumah (ala -din) bagi keluarga kurang mampu se -banyak 45 unit pada tahun 2012, (2) melaksanakan pendidikan dan keter -ampilan tata rias/salon, tata boga, dan tata busana bagi pemuda yang kurang mampu dan putus sekolah, (3) men-etapkan upah minimum kota (umk) ta -hun 2012 sebesar rp. 1.205.000.- (4) dan menyelesaikan perselisihan hubun -gan industrial melalui sidang mediasi.

Hal yang menggembirakan bagi warga dan pemerintah kota di ta-hun 2012 ini adalah keberhasilan dalam bidang perhubungan, yaitu (1) peng -hargaan plakat wahana tata nugraha dari kementerian perhubungan; (2) melaksanakan pembangunan prasa -rana pengujian kenderaan bermotor. Sedangkan capaian pada bidang pelayanan publik dan pemerintahan antara lain dalam bidang kepegawaian adalah (1) telah menggunakan Sistim Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (Sapk) secara online ke BKN pusat dan BKN Konreg Wilayah VI Medan; (2) dalam pe-nyimpanan data base pns yang memuat data kepegawaian, data pendidikan, data diklat, data keluarga pns, dll di lingkun -gan Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah menggunakan sistim informasi kepega-waian (simpeg); (3) dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, pemerin -tah Kota Tebing Tinggi telah memberi -kan bantuan kepada PNS dengan status tugas belajar untuk meningkatkan pen -didikannya ke jenjang D-IV sebanyak 3 orang, S1 sebanyak 9 orang, S2 sebanyak 3 orang, dokter spesialis sebanyak 10 orang terdiri dari : dokter spesialis ilmu kesehatan anak 2 orang, dokter spesialis radiologi 1 orang, dokter spesialis ilmu penyakit mata 1 orang, dokter spesialis ilmu kesehatan kulit dan kelamin 1 orang, dokter spesialis tht-kl (telinga, hidung, tenggorokan-kepala leher) 1 orang, dokter spesialis anastesiologi 1 orang, dokter spesialis ilmu penyakit dalam 1 orang, dokter spesialis ilmu fisik dan re-habilitasi 1 orang, dokter spesialis kardi -ologi dan kedokteran vaskuler 1 orang. Sedangkan capaian yang diper -oleh dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan kelurahan adalah melalui (1) penguatan lembaga pemberdayaan (lpm); (2) lomba kelurahan terbaik di-mana kelurahan pasar gambir sebagai juara pertama tingkat Provinsi, sedang-kan lomba kecamatan tingkat kota, juara pertama kecamatan padang hilir, juara

kedua kecamatan rambutan, juara ketiga kecamatan tebing tinggi kota; (3) pem-berian bantuan kepada kelompok umkm melalui dana usaha ekonomi desa - sim-pan pinjam (ued-sp) dengan rata rata bantuan rp. 15 juta per kelompok umkm.

Dalam menjalankan pembangu -nan, pemerintahan, dan pelayanan pub -lik, pemerintah kota tetap membina dan menjalin hubungan baik dengan dprd kota tebing tinggi, demikian juga den-gan forum koordinasi pimpinan daerah. Dan upaya yang dilakukan dalam pem -benahan penyelenggaraan pemerinta -han yang baik (good government) dan pemerintahan yang bersih (clean gov -ernment) sesuai dengan amanat uu no. 32 tentang pemerintahan daerah, telah menerapkan lpse (layanan pen -gadaan secara elektronik) baik dengan e-procurement dan non e-procurement untuk pengadaan barang/jasa pemerin-tah sesuai dengan perpres no. 54 pemerin-tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, dengan launching per -dana pada tanggal 1 mei 2012 yang lalu;

(18)

bersih, pemadam kebakaran dan tapal batas wilayah yang ditandatangani pada tanggal 15 pebruari 2012 kurun waktu selama 5 (lima) tahun, dan pada tanggal 26 juni 2012 yang lalu mou dimaksud tel-ah ditindaklanjuti dengan penandatanga-nan mou antara kepala kantor lingkun -gan hidup kabupaten serdang bedagai dengan kepala kantor lingkungan hidup Kota Tebing Tinggi tentang rencana kerja sama dalam bidang lingkungan hidup yang mencakup pengendalian limbah dan pengendalian pencemaran lingkun -gan); (4) kesepakatan bersama antara pemerintah kota tebing tinggi dengan pemerintah kota depok tentang kerjasa -ma dalam bidang pendidikan, kesehatan, kebersihan, lingkungan hidup, ilmu peng -etahuan dan teknologi, pemberdayaan usaha mikro kecil menengah serta keta -hanan pangan yang telah ditandatangani pada tanggal 10 april 2012; (5) kesepa-katan bersama antara pemerintah kota tebing tinggi dengan pemerintah kota tangerang selatan tentang kerjasama urusan pemerintahan dalam bidang pen -didikan, kesehatan, lingkungan hidup, pemberdayaan usaha mikro kecil menen -gah, dan pertanian perkotaan; (6) ker-jasama antara kementerian koordinator kesejahteraan rakyat dengan pemerintah kota tebing tinggi tentang sapa (strate-gic alliance for poverty alleviation), yang telah ditandatangani pada tanggal 31 mei 2012 yang lalu di jakarta.

Dan sesuai dengan surat menkokesra telah dihunjuk kabu -paten serdang bedagai, kota tebing tinggi, dan kabupaten batubara seba-gai pilot project program sapa seba -gai upaya pengentasan kemiskinan. Selain capaian keberhasi -lan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik, pemerintah kota masih mempunyai pekerjaan ru -mah terkait pengentasan kemiski -nan, pengangguran, dan penciptaan lapangan kerja yang harus dituntas -kan secara optimal dan berkelanjutan. Untuk itu, pemerintah kota, akan meng-gunakan data dari tim nasional perce-patan pengentasan kemiskinan (tnp2k) by name by address terkait dengan program pengentasan kemiskinan yang dipadukan dengan program gerakan pembangunan masyarakat mandiri se -jahtera (gapemmas). Program gapem-mas ini didasarkan pada 4 (empat) klaster program pengentasan kemiski -nan dan rpjmd kota tebing tinggi.

Dengan mengacu kepada kes -epakatan bersama yang telah ditan -datangani pada beberapa waktu yang lalu diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh para skpd sesuai dengan ruang lingkup bidang tugasnya dan men -gacu kepada bidang yang disepakati. Salah satu manfaat dari kesepakatan bersama ini yang telah ditindaklan-juti antara kabupaten serdang beda-gai adalah rencana pengembangan jaringan distribusi serta perluasan pe -layanan jaringan air minum/fasilitas sarana air bersih melalui pdam tirta bulian, yang saat ini masih dalam ta -hap rekomendasi surat izin pemaka -ian air (sipa) dari pemerintah provinsi.

Dan manfaat lain kerjasama yang telah dilaksanakan adalah pemanfaatan sarana pendidikan dan sarana prasara -na kesehatan, khususnya daerah kabu -paten serdang bedagai yang berbatasan langsung dengan kota tebing tinggi. Terkait dengan ruang lingkup bidang kebersihan, rencana pembangunan tpa regional antara kabupaten serdang bedagai dengan kota tebing tinggi diren-canakan akan dibangun di tanah perke -bunan desa serba jadi kabupaten ser -dang bedagai, hanya saja status tanah yang akan dialokasikan sebagai lokasi tpa regional masih tahap penjajakan Kita harapkan pengadaan tanah tpa regional dimaksud kepada pihak perkebunan sehingga TPA regional dapat terealisasi.pada tahun 2013.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, saya mengharapkan kepada kita semua, bahwa dengan keterbatasan anggaran pembangu -nan kita harus dapat menggali po -tensi yang ada, terus meningkatkan kemandirian dalam pembiayaan pembangunan kota dengan cara me-manage sumber pendapatan asli dae -rah menjadi lebih optimal serta men -cari peluang baru dan memanfaatkan produk unggulan lokal, agar kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi kota yang tinggi dan berkualitas. Melalui kesempatan ini, saya juga berharap perencanaan anggaran pembangunan yang bersumber dari apbd dapat dialokasikan lebih efek-tif dan efisien sekaligus tepat sasaran. Dan saya harapkan pada tahun 2013, tahun depan, pembangunan kota diar -ahkan untuk ”meningkatkan kesejahter-aan masyarakat melalui pemantapan ekonomi domestik daerah, daya tahan ekonomi (resilience), memperkuat daya saing ekonomi daerah yang produk

(19)

pembangunan jalan akses kuala namu (jalan arteri nontol) tahap ii sepanjang 14 km dan fly over (jembatan layang) tahap i dan ii (dua jembatan 1 km) senilai rp 355 miliar, sedang dikerjakan saat ini dan ditargetkan rampung pada akhir 2012. Sementara pembangunan jalan tol medan-binjai sepanjang 15,8 km se-nilai rp 1,6 triliun, belum dapat dik-erjakan karena masih terkendala soal pembebasan lahan. Jalan tol dengan kebutuhan lahan 116,6 ha, dimana jumlah lajur 2×3 ini ditargetkan pem-bangunannya rampung pada 2016. Pembangunan rel kereta api stasiun araskabu-kuala namu sepanjang 4,8 km senilai rp 2,15 triliun, jelasnya, sedang berlangsung dan diproyeksikan bisa di -gunakan maret 2013. Perluasan pelabu-han belawan yang menelan dana rp 830 miliar, sedang dalam proses tender dan ditargetkan rampung tahun 2014. Kemudian pembangunan rel kereta api ruas bandar tinggi-kuala tanjung senilai rp 400 miliar, sebagian sudah rampung. Ditargetkan keseluruhan pembangu -nannya rampung pada tahun 2013. Pelebaran jalan dari kek sei mangkei simalungun-lima puluh batubara sepan-jang 10 km senilai rp 140 miliar, sedang berlangsung. Untuk tahap pertama, pel-ebaran jalan sepanjang 3,6 km ditarget-kan rampung 2012 dan sisanya 5,4 km ditargetkan rampung pada tahun 2013. plta asahan iii berkapasitas 2×78 mw senilai 2,88 triliun, juga sedang diker-jakan menyusul terbitnya izin peneta -pan lokasi dari pempropsu kepada unit induk pembangunan pembangkit pln wilayah sumut, yang terletak di desa meranti utara kecamatan pintu pohan meranti tobasa dan desa tangga kecama-tan aek songsongan asahan. Pekerjaan yang memiliki kapasitas terpasang 174 mw ini ditarget rampung tahun 2014. Bandara kuala namu sendiri, hampir sudah rampung semuanya dan dipasti-kan bisa beroperasi di maret 2013. Saat ini pekerjaan interior gedung dan fur-niture terminal penumpang dan peker -jaan landscape sedang berlangsung. Masih banyak lagi proyek mp3ei yang semuanya harus su-dah rampung di tahun 2016. Antara lain lagi peningkatan jalan tebingtinggi-kisaran-rantau prapat-batas riau 326,71 km senilai rp 365 miliar, peningkatan jalan lima puluh-pematangsiantar-kisaran 64,15 km se-nilai 225 miliar, pembangunan jalan

akses belawan 15 km senilai 150 miliar,. Saudara-saudar watga kota tebing tinggi yang saya cintai menyikapi perkembangan terse -but, pemerintah kota tebing tinggi bertekad untuk mengupayakan agar warga kota tebing tinggi memper-oleh manfaat yang sebesar-besarnya dari kehadiran mega proyek nasional di sekitar kota tebing tinggi tersebut. Pemko tebing tinggi .menawarkan lima peluang investasi yang cukup menjan -jikan dikembangkan di wilayah ber-penduduk sekitar 140.000 jiwa ini. Antara lain rumah sakit, industri hulu dan hilir pertanian dan perkebunan, perda -gangan ritail dan grosir, hotel, restoran, serta usaha kuliner dan wisata air. Pengembangan investasi untuk lima bi -dang usaha jasa tersebut diyakini me -miliki pangsa pasar yang cvukup besar karena di hinterland tebing tinggi meru-pakan daerah pertanian dan perkebu -nan yang dihuni sekitar 900.000 jiwa. Investasi sektor industri hilir prospek -tif dikembangkan terutama industri yang berbasis bahan baku aluminium. Pengembangan investasi industri hilir berbasis bahan baku aluminium di -dasarkan atas keberadaan pabrik pel -eburan aluminium pt inalum yang lokas -inya berdekatan dengan tebing tinggi. Sektor usaha jasa potensial dikembang -kan di tebing tinggi karena letak wilayahn-ya merupakan jalur lintas utama sumatera yang cukup strategis sebagai kota persing -gahan sambil menikmati wisata kuliner. Peluang pengembangan ekonomi dan investasi tebing tinggi didukung pula dengan infrastruktur yang cukup baik dan lengkap, rencana pembangunan bandara kuala namu di kabupaten deli serdang dan pembangunan ja -lan tol tanjung morawa-tebing tinggi. Selain itu, penetapan pelabuhan kuala tanjung sebagai pelabuhan umum di kabupaten batubara tu -rut berdampak positif bagi pengem-bangan investasi di tebing tinggi. Di kota yang berjarak sekitar 80 kilom-eter dari medan inu juga akan diban -gun kawasan pergudangan peti kemas dengan basis alat angkut kereta api. Untuk mendukung kebutuhan dunia usaha terhadap jasa perbankan, di kota seluas 38.438 kilometer persegi ini ter-dapat sembilan kantor cabang bank.

Saudara-saura warga kota tebing tinggi

yang saya banggakan

Berbagai peluang yang kami gambarkan diatas merupa -kan kesempatan emas bagi kita un -tuk meningkatkan kesejahteraan kota tebing tinggi untuk itu marilah kita bergandengan tangan saling bahu membahu untuk memanfaat-kan peluang ini bagi kemakmuran masyarakat di kota tebing ting gi

Akhirnya. Kami atas nama pemerintah kota mengucapkan teri -makasih dan penghargaan kepada warga kota atas kerjasama dan par-tisipasi yang baik serta dukungannya terhadap peningkatan kinerja pemer -intah kota untuk dapat mewujud-kan kota tebing tinggi yang beriman, bertaqwa, maju, sejahtera, mandi-ri, berkeadilan dalam kebhinekaan. Kepada seluruh jajaran pemerin -tahan kota, capaian dan hasil baik yang telah di raih di tahun 2012 agar terus dipertahankan dan dit -ingkatkan di tahun mendatang. Dan saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran aparat keamanan atau siapapun yang sedang mengemban tugas menjaga kea -manan di malam tahun baru 2013.ini Demikian sambutan ini kami sampaikan pada kesempatan istimewa ini. Kiranya allah swt selalu melind-ungi dan memberikan rahmat, taufiq dan hidayah-nya kepada kita semua. Selamat tahun baru 2013, mari kita lanjutkan pembangunan kota un -tuk kesejahteraan bersama. . Sekian dan terima kasih.

Wabillahitaufik waldayah

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh .

Walikota Tebing Tinggi

(20)

Mobil Pusat Layanan Informasi Kecamatan (PLIK) yang dimiliki Pemko Tebingtinggi dan dioperasionalkan Ba-gian Humas PP, tern

-yata mendapat re -spon positif dari guru dan siswa berbagai sekolah yang dikun -jungi. Apalagi saat ini, dengan jumlah M-PLIK dua unit men-jadikan berbagai se -kolah di kota itu dapat dijangkau, khususnya kalangan siswa SD. Kabag Humas PP Ahdi Sucipto, SH, dalam perbincan -gan mengatakan ke -beradaan dua unit M-PLIK telah men-jadikan siswa se-kolah bisa menjang -kau dunia melalui internet. Dikatakan,

semula Pemko Tebingtinggi hanya memiliki satu unit M-PLIK yang harus bergilir menjangkau warga di berbagai kecamatan, malah peng -guna harus membayar Rp1.000/jam. Pun demikian, pada 2013, Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, meminta agar operasional M-PLIK dibuat gratis untuk meneguhkan kemanfaatan optimal. Hal itu diperkuat dengan masukn-ya bantuan satu unit lagi M-PLIK, sehing-ga total M-PLIK yang siap melayani siswa sekolah menjadi dua unit.

“Dengan dua unit M-PLIK layanan akan semakin maksimal,” ujar Kabag Hu-mas PP. Dengan dua unit, diyakini setiap hari berbagai sekolah akan dikunjungi guna memberikan layanan terhadap siswa. Sebagai bukti, bisa diamati ketika salah satu unit M-PLIK menyambangi SDN 163081 di Kel. Bandar Utama, Kec. T.Tinggi Kota, beberapa waktu lalu. Siswa SDN di Jalan KF Tandean itu ber-bondong-bondong mendatangi unit layanan internet gratis itu. Terlihat, pu-luhan siswa mengerubuti board inter-net, sedang yang lainnya memelototi tampilan di layar internet dengan serius.

Nadra, 11, siswa kelas VI, ke-tika diajak berbincang mengatakan sen-ang dengan kehadiran M-PLIK.

Alasan-nya, dari internet semua bisa dilihat untuk menambah pengetahuan, juga bisa menambah pergaulan melalui jar -ingan sosial. Malah, kalau suntuk, tak jarang bermain game yang tersedia di internet. “Biasanya kalau ngerjain PR (pekerjaan rumah), kalau nggak tau bisa buka internet,” aku Nadra. Diakui Na-dra, dengan adanya M-PLIK gratis oto-matis menghemat biaya yang selama ini dipergunakan untuk bayar internet. Senada dengan itu, Kasek SDN 163081 Mardiana, 57, mengakui be-sarnya manfaat kehadiran M-PLIK di sekolah mereka. “Bagus, cuma kita harapkan jangan sampai menggangguu proses belajar mengajar di sekolah,” harap Kasek yang sudah bertugas 2,5 ta-hun di SD tertua itu. Dia, meminta agar Bagian Humas PP yang mengoperasion -alkan M-PLIK mengirim surar kepada guru-guru agar dibuka jam pelajaran in-ternet mealui M-PLIK. “Banyak juga guru yang tak pandai internet, M-PLIK bisa jadi pelopor untuk itu,” saran Mardiana. Selain itu, disarankan Kasek agar jadwal

kunjungan ke sekolah-sekolah dilaksana-kan menjelang akhir jam pelajaran, mis -alnya sekira pukul 13.00 hingga 14.00. bisa berjalan dengan baik. Dia, menyon-tohkan SDN 164330 Kec. Padang Hilir yang sudah menggunakan e-reference dengan sekolah lain. “Model ini bisa membuat siswa berkomunikasi dengan siswa lain diluar sekolahnya,” imbuh dia. Bagaimanapun, keberadaan M-PLIK mulai dirasakan manfaatnya dikalan-gan masyarakat dan siswa sekolah. Sep-erti motto M-PLIK yang terpampang di boci mobil itu, ‘Jangan Yang Terpencil Menjadi Kian Terkucil.’ Artinya, jangan sampai mereka-mereka yang tidak mengerti menggunakan internet sebagai jaringan global terus dalam keterkucilan -nya. Harapan untuk membuka jendela ketidaktahuan dalam memanfaatkan internet bisa diretas dengan keberadaa M-PLIK gratis. Selangkah lagi, kerja Ba-gian Humas PP Pemko Tebingtinggi mampu memberikan pencerahan teknis kepada warga kota ini. Abdul Khalik

MENGERUBUNGI : Siswa SDN 163081 tengah mengerubuti mobil PLIK yang mengunjungi mereka untuk bisa menjadi wara global. Sinergi/Ist.

MOBIL PLIK JADIKAN SISWA

WARGA GLOBAL

(21)

Penyakit yang selalu mengintai korbannya di perkotaan dan pedesaan adalah penyakit demam berdarah Den -gue Blod Positif “ virus penyakit ini me-nyerang korbannya tidak memandang usia apakah anak-anak, dewasa dan lansia. Apabila tidak mendapat per-tolongan secara intensif, para kor-bannya akan mengalami kematian. Untuk mengantisipasi berbagai penyakit semua ini diminta kesadaran masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sep -erti selokan, barang bekas yang tidak perlu harus dibakar. Begitu juga di dalam rumah jangan terlalu banyak menggantung pa -kaian, semuanya itu adalah tempat sum -ber penyakit. Terutama sekali diharapkan kepada warga masyarakat budayakan-lah bergotong royong dilingkungannya. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kes -ehatan Kota Tebing TInggi dr.H. Vive Kananda SP.THT. KL didamp-ingi Kepala Bidang Pelayanan Kese -hatan dr. Irvan Dalimunthe,

Kepala Bidang jaminan Sarana Kesehatan Indriati, SE, Kasi jaminan dan PSM H. Asrul Sani, Kepala Bidang Pen-gendalian Masalah Kesehatan M. Syah Irwan, SKM, M.Kes, Kasio Wabah dan Bencana Abu Bakar Laia di ruang kerjan-ya kepada penulis memberi keterangan. Adapun data kasus Demam Berdarah di 5 Kecamanatan Kota Tebing Tinggi tahun 2012 perkecamatan, Kecama-tan Padang Hulu terjadi 27 kasus, dibanding dengan tahun 2011 terjadi 45 kasus disini terjadi penurunan, Ke -camatan Padang Hilir terjadi 28 kasus, dibanding dengan tahun 2011 terjadi 25 kasus disini juga terjadi penurunan. Kecamatan Tebing Tinggi Kota terjadi 25 kasus, dibanding dengan tahun 2011 ter-jadi 31 kasus, disini terter-jadi kenaikan, Ke-camatan Rambutan terjadi 30 kasus, jika dibanding dengan tahun 2011 terjadi 21 kasus, disini juga terjadi kenaikan, Kecama -tan Bajenis terjadi 40 kasus, jika diband-ing dengan tahun 2011 terjadi 45 kasus. Dari data kasus demam berda -rah yang tertinggi terjadi pada tahun 2012 di Kecamatan Bajenis, tidak jelas penyebabnya. Sedangkan yang teren-dah terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Kota sedangkan kader jurnalistik telah tersebar ke seluruh lingkungan, ber

-tugas memantau perkembangan bibit nyamuk berbahaya “ Aedes Aegypti (Penyebar Penyakit Demam Berdarah) Apabila ada terjadi tersangka kasus demam berdarah kami segera turun kelapangan, yang dilanjutkan pemerik -saan didaerah itu, agar penyakit itu tidak menyebar kemana-mana. Disamping itu kepada masyarakat membutuhkan peny -uluhan tentang demam berdarah, kami siap memberikan secara gratis. Jangan takut dengan pembiayaan, yang perlu keselamatan, dalam hal ini sedikit kele -mahan kurangnya tenaga dilapangan, mudah-mudahan kedepan tenaga un-tuk ini akan bertambah, kata Abu Bakar Laia Kepala seksi wabah dan bencana. Sebagai tempat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ada di Ke -camatan Rambutan, Puskesmas Sri Pa -dang, Puskesmas Tanjung Marulak dan Puskesmas Rantau Laban. Di Kecamatan Padang Hilir, Puskesmas Satria, Puskes -mas pembantu di Kelurahan Satria, Ke -lurahan Damar Sari, Ke-lurahan Damar Sari, Kelurahan Bagelen, Kelurahan Deblod Sundoro, Kelurahan Tamban -gan Hulu, dan Le;urahan Tamban-gan.

Di Kecamatan Padang Hulu, Puskesmas Pabatau, Puskesmas Pemban -tu di Kelurahan Paba-tu, Kelurahan Padang Merbau, Kelurahan Lubuk Baru, Kelura-han Lubuk Raya, KeluraKelura-han Tualang, Kelu-rahan Persiakan, KeluKelu-rahan Bandar Sono, Kecamatan Bajenis Puskesmas Teluk Ka -rang, Puskesmas Peembantu di Kelura -han Pelita, Kelura-han durian, Kelura-han Teluk Karang, Kelurahan Pinang Mancung. Puskesmas Brohol, Puskesmas pem -bantu di Kelurahan Brohol, Kelurahan Bandar Sakti, Kelurahan Bulian. Keccama-tan Tebing Tinggi Kota Puskesmas Pasar Gambir, Puskesmas Pembanttu di Pasar Baru, Kelurahan Mandailing, Kelurahan Pasar Gambir, Kelurahan Bandar Utama,

Puskesmas Rambung, Kelurahan Tebing Tinggi Lama, Kelurahan Badak Bejuang.

Dari 5 Puskesmas yang ada di 5 Kecamatan kota Tebing Tinggi, ada Pos Yandu (Pelayanan Terpadu) di tiap kelurahan berjumlah keseluruhannya sebanyak 124 buah. Dari jumlah itu as-uransi kesehatan masyarakat yang terd -daftar pada tahun 2012 berjumlah se-banyak 23919 jiwa, direncanakan untuk tahun 2013 sebanyak 38349 jiwa. Saat ini kartu jaminan kartu jaminan keseha -tan masyarakat dari pusat, sudah ada untuk 3 Kecamatan. Kecamatan Padang Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kecama -tan Tebing Tinggi Kota, masih terkendala 2 Kecamatan lagi, Kecamatan Rambu-tan, Kecamatan Bajenis, kata Indriati, SE Penyakit yang paling banyak di -derita oleh masyarakat pada tahun 2012 adalah penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan) berjumlah sebanyak 21835 jiwa, sedangkan tahun 2011 berjumlah 27897 jiwa, terjadi penurunan. Penyakit tekanan darah tinggi berjumlah 6309 jiwa, Penyakit pada system sendi atau system otot berjumlah 4815 jiwa, Infeksi penyakit usus yang lain berjumlah 4687 jiwa, penyakit lain pada saluran 3559 jiwa. Selanjutnya penyakit kulit infeksi berjum-lah 2283 jiwa, penyakit alergi sebanyak 1812 jiwa, penyakit diare sebanyak 1742 jiwa, penyakit kulit jamur sebanyak 1572 jiwa, karies gigi berjumlah 1558 jiwa. Data ini adalah data penyakit yang di -derita oleh masyarakat dan telah disem -buhkan melalui Rumah Sakit dan Puskes -mas yang ada di Kota Tebing Tinggi. Pelayanan kesehatan ke -pada masyarakat tidak hanya sampai pada disitu, Puskesmas selama ini me -layani masyarakat yang akan berobat hanya beberapa jam saja, tetapi me -masuki tahun 2013 ini program dari Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, melaksanakan pelayanan kepada masyarakat selama 12 jam dimulai dari pagi hingga malam, kata dr. Irvan Dali-munthe Kabid Pelayanan Kesehatan.

Referensi

Dokumen terkait

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu APPENDIX 2 The Analyzed Sample of Translation Procedure and Quality.. APPENDIX 3

Bagi para peserta yang keberatan atas penetapan pemenang tersebut diatas diberi kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DI LINGKUNGAN DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN KARO. TAHUN

c) Web (e-commerce dan web design) : untuk web design minimal memiliki 2 (dua) file dan untuk e-commerce perancangan web yang berorientasi pada penjualan secara

Bentuk Outline Tugas Akhir Animasi Interaktif Jenjang Diploma III (D.3) AMIK BSI.. Berorientasi Pada 2D

Kelompok Kerja 26 Unit Layanan

Jurusan PAI Semester 5 Iain Salatiga). Skripsi, Salatiga: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Salatiga.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kadar vitamin C ikan sidat ( Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau