• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teori dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Teori dan Penyelesaian Soal Pindah Panas"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

1

1. PENDAHULUAN

Hukum Fourier t ent ang konduksi kalor :

=

. ... (1.1)

Dengan :

q = laju perpindahan kalor (W)

= gradien suhu ke arah perpindahan kalor (oC/ m )

K = konst ant a positif, yang disebut dengan kondukt uvit as panas at au

kehant aran t erm al dari benda tersebut . °

(Unt uk berbagai bahan nilai k dapat dilihat dalam Lampiran 1)

A = luas penam pang, yait u luas yang t egak lurus terhadap arah perpindahan

(m2)

Yang menyebabkan t erjadinya pindah panas secara konduksi at au

hant aran adalah landaian suhu (gradien suhu, t em perat ur gradient) perpindahan

energi panas t erjadi dari bagian t em pat bersuhu t inggi ke bagian bersuhu rendah.

Pada pem bicaraan mengenai pindah panas secara konveksi (-ilian), rum us

yang sangat pokok adalah hukum New t on t ent ang pendinginan, sebagai berikut :

=

. . (

) ... (1.2)

Dengan :

q = laju perpindahan kalor (W)

h = koefisien perpindahan kalor konveksi . °

A = luas permukaan (m2)

= suhu fluida (oC)

(2)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

2

Pada rum us (1.2) t ersebut , Tw m enunjukkan nilai suhu perm ukaan,

sedangkan menunjukkan suhu arus bebas. Sedangkan nilai h dapat dilihat pada

Lampiran 2.

Pada pindah panas secara radiasi, rumus yang sangat t erkenal adalah

hukum St efan-Boltzm ann, dengan persam aan sebagai berikut :

= . . ... (1.3)

Rum us (1.3) tersebut hanya berlaku pada benda hit am (Blackbody), bahw a

benda hit am akan mem ancarkan energi dengan laju yang sebanding dengan

pangkat em pat suhu absolut benda it u dan berbanding langsung dengan luas

perm ukaan. Pada rum us t ersebut ,

σ

adalah konst ant a St efan-Bolt zm ann, yang

nilainya sebesar 5,669 x 10-8 . . Adapun A m erupakan luas permukaan (m2),

dan T adalah suhu absolut (oK). Sedangkan pert ukaran radiasi net t o ant ara 2

perm ukaan hit am sebanding dengan perbandingan suhu absolut pangkat em pat ,

sepert i pada persam aan dibaw ah ini :

.

... (1.4)

Cont oh soal :

Contoh 1. Konduksi M elalui Plat.

Salah sat u perm ukaan sebuah plat t em baga yang tebalnya 5 cm m em punyai suhu

t et ap 380 oC, sedangkan suhu perm ukaan yang sebelah lagi dijaga t et ap 95 oC.

Berapa kalor yang berpindah m elint asi lem peng it u ?

Jaw ab ...

Diket ahui kondukt ivit as term al t em baga adalah 370 . ° .

(3)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

3

Contoh 2. Perhitungan Konveksi.

Udara pada suhu 23 oC bertiup diat as plat panas berukuran (60 x 80) cm . Suhu plat

dijaga t et ap 300 oC. Koefisien perpindahan kalor konveksi adalah 20 . ° .

Hit ung berapa nilai perpindahan kalornya !

Jaw ab ...

Hukum new t on t entang pendinginan :

=

. . (

)

= 20

.° . ( 0,6 × 0,8) . ( 300

23) ° = 2.659,2

= ,

Contoh 3. Perpindahan Kalor Beragam Cara.

Jika plat pada Cont oh 2 m em punyai konduktivit as panas 73 . ° yang tebalnya

3 cm , dan kehilangan kalor dari perm ukaan plat karena radiasi adalah 350 W,

hit unglah suhu sisi plat bagian dalam !

(4)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

4

Gambar 1.1. Perpindahan Kalor di dalam Plat

Kalor yang dihant arkan m elalui plat m esti sam a dengan kehilangan kalor karena

konveksi dan radiasi.

= +

. = 2.659,2 + 350

. = 3.009,2

Dalam hal ini

x = 3 cm = 0,03 m

A = (0,6 x 0,8) m2

K = 73 . °

= 3.009,2 ×

.

= 3.009,2 × 0,03

73 . ° × ( 0,6 × 0,8)

=

2,58°

Sehingga,

. =

. = 300°

(

2,58)°

3 cm

Tdalam = T1

?

Tper mukaan = T2 = 300 oC

(5)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

5

. = , °

Contoh 4. Perpindahan Kalor Radiasi.

Plat A dan plat B m erupakan dua plat t ak berhingga (blackbody). Suhu plat A adalah

700 oC dan suhu plat B adalah 450 oC. Pada kedua plat t ersebut saling t erjadi

perpindahan kalor secara radiasi. Hit ung perpindahan kalor net t o per sat uan luas !

Jaw ab ...

= ( 700 + 273) ° = 973°

= ( 450 + 273) ° = 723°

Dengan m enggunakan Persam aan (1.4)

= .

= 5,669 × 10

. . ( 973

723 ) = 3,53207 × 10

(6)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

6

2. KONDUKSI TUNAK PADA DINDING DATAR

Besarnya laju aliran energi panas pada dinding dat ar dengan

ket ebalan

x dan luas perpindahan panas (A) dapat dihit ung dengan

m enggunakan persam aan sebagai berikut :

= .

∆ (

) ... (2.1)

Dengan :

q = laju perpindahan kalor (W)

K = konst ant a positif, yang disebut dengan kondukt uvit as panas at au

kehant aran t erm al dari benda tersebut . °

(Unt uk berbagai bahan nilai k dapat dilihat dalam Lampiran 1)

A = luas penam pang perpindahan panas (m2)

T1 = suhu dinding (sisi) yang relatif lebih tinggi (oC)

T2 = suhu dinding (sisi) yang relatif lebih rendah (oC)

X = ket ebalan dinding (m)

Laju perpindahan kalordapat dipandang sebagai aliran, dengan dem ikian

dapat disusun dengan m enggunakan persam aan sebagai berikut :

= ... (2.2)

Pada persam aan (2.1) besarnya beda pot ensial t erm al dapat dihit ung

m elalui selisih panas yang t erjadi (T1 – T2), sedangkan unt uk t ahanan t erm al dapat

dihit ung m elalui perbandingan ket ebalan dinding t erhadap perkalian kondukt ivit as

t erm al dengan luas perpindahan panas ∆

. , sehingga persam aan (2.1) dapat

(7)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

7

= ( . )

... (2.3)

Jadi, analogi listriknya adalah sebagai berikut :

Gambar 2.1. Analogi Aliran Listrik

= ∆

. ... (2.4)

Jika dalam sist em tersebut t erdapat lebih dari 1 m acam bahan (m isalnya

dinding berlapis rangkap) sepert i pada Gam bar 2.2, m aka analogi aliran list riknya

sepert i pada Gam bar 2.3.

Gambar 2.2. Sistem Dinding Lapis Rangkap R

T1 T

(8)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

8

Gambar 2.3. Analogi Aliran Listrik Lapis Rangkap

= ∆

. ... (2.5)

= ∆ . ... (2.6)

= ∆

. ... (2.7)

Sehingga :

=

( )

. ∆

. ∆

.

... (2.3)

Contoh :

Suat u dinding dat ar dari baja dipakai unt uk m enyekat ruang panas. Suhu baja pada

sisi yang berhubungan dengan ruang panas adalah 400 o. Sedangkan t ebal baja

adalah 0,06 m . Pada sisi luar, dinding baja t ersebut m asih dilapisi dengan isolasi

asbes set ebal 0,03 m . Suhu dindung asbes sebelah luar adalah 90 oC. Luas

perpindahan panas adalah 25 m2. Konduktivit as t erm al baja dan asbes bert urut

(9)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

9

Jaw ab ...

Gambar 2.4. Analogi Perpindahan Panas 2 benda

=

(

)

. +

.

= ( 400

90) °

0,06

19 . ° × 25 +

0,03

0,2 . ° × 25

= 310

( 1,263 × 10 ) + ( 6 × 10 )

= 50.601,374

= ,

0,06 m 0,03 m

T1 = 400 oC T3 = 90 oC

A B

q

(10)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

10

3. KONDUKSI TUNAK PADA SILINDER

Silinder panjang, dengan jari-jari dalam (ri) dan jari-jari luar (ro), serta

panjang (L) seperti pada Gam bar (3.1) m engalam i perbedaan suhu (Ti – To).

Gambar 3.1. Sistem Radial Silinder

Silinder yang panjangnnya sangat besar dibandingkan dengan diam et ernya

dapat diandaikan bahw a aliran kalor berlangsung m enurut arah radial. Luas bidang

aliran kalor dalam sist em silinder adalah :

= 2. . . ... (3.1)

Dengan dem ikian, m aka hukum Fourier menjadi sebagai berikut ...

=

.

=

2. . . . ... (3.2)

Kondisi bat as :

T = Ti pada r = ri

T = To pada r = ro

(11)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

11

=

. . . .( ) ... (3.3)

Adapun bent uk analogi list riknya adalah sebagai berikut :

Gambar 3.2. Analogi Bentuk Aliran Listrik Kondisi Tunak pada Silinder

Sehingga persam aan (3.3) dinyat akan dalam bent uk :

=

. . .

... (3.4)

Pada sist em silinder 3 lapis sepert i pada Gam bar 3.3, m aka analogi listriknya adalah

(12)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

12

Gambar 3.3. Analogi Bentuk Aliran Listrik Kondisi Tunak pada Silinder 3 Lapis

=

. . .

=

. . .

=

. . .

M aka laju perpindahan panas yang t erjadi adalah :

=

... (3.5)

Contoh 1 :

Silinder baja karbon dengan konduktifit as t erm al 43 . ° m em punyai jari-jari

dalam 2 cm , jari-jari luar 4 cm , dan panjang 10 m . Suhu dinding dalam adalah 400

o

C, sedangkan suhu dinding luar adalah 100 oC. Hit unglah laju kalor yang m engalir

pada silinder t ersebut !

Jaw ab ...

(13)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

13

Sebuah t abung berdinding t ebal t erbuat dari baja t ahan karat dengan konduktivit ar

t erm al 19 . ° dengan jari-jari dalam 3 cm dan jari-jari luar 5 cm. Tabung

t ersebut dibalut dengan isolasi asbes set ebal 2 cm (k =0,2 . ° ). Jika suhu

dinding dalam pipa t ersebut 500 oC dan suhu dinding luar isolasi 100 oC, hit ung laju

kalor yang m engalir tiap 1 m panjang t abung ! (W/ m)

Kalor yang m engalir t iap 1 m panjang adalah :

(14)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

14

=

5 ( )°

3 2×3,14× 19 .°

3 2 2×3,14× 0,2 .°

=

,

= 1470,3986

(15)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

15

4. KONDUKSI TUNAK PADA BOLA

Suat u dinding berbent uk bola, dengan jari-jari dinding dalam adalah ri dan

sedangkan jari-jari dinding luar adalah ro dengan koefisien perpindahan kalor

konduksi adalah k, m aka t ahanan term al Rt h yang t erjadi adalah senbagai berikut :

=

. . ... (4.1)

Dengan suhu dinding dalam adalah Ti dan suhu dinding luar adalah To, m aka

besarnya laju aliran kalor adalah :

=

... (4.2)

Contoh :

Tangki berbernt uk bola yang t erbuat dari baja memiliki kondukt ivit as t erm al (k) 19

. ° dengan jari-jari dalam (ri) 30 cm dan jari-jari luar (ro) 32 cm. Tangki

t ersebut berisi zat cair panas sehingga suhu dinding t angki bagian dalam

(Ti)m enjadi 80 oC dan suhu tangki bagian luar (To) 30oC. Hit unglah laju aliran kalor !

Jaw ab ...

=

. .

=

× , × ⁄

= 8,72559 × 10 °

(16)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

16

=

( )°

8,72559× 10−4°⁄

(17)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

17

5. KONVEKSI DENGAN ANALOGI TAHANAN LISTRIK

Perm ukaan dinding dengan suhu TW akan m elepaskan kalor ke lingkungan

dengan suhu T

∞, yang besarnya laju aliran panas tersebut juga bergantung pada

luas permukaan dinding dan koefisien perpindahan panas konveksi, dengan rum us :

=

. (

) ... (5.1)

Dengan analogi t ahanan list rik, m aka persam aan (5.1) dapat dit uliskan sebagai

berikut :

udara bersuhu 27 oC. Luas perm ukaan plat adalah 3 m2.koefisien perpindahan kalor

konveksi adalah 4,5 . ° . Hit ung laju perpindahan kalor !

Jaw ab ...

= (

)

(18)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

18

= ( 90

27)

1

4,5 .

× 3

(19)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

19

6. GABUNGAN KONDUKSI DAN KONVEKSI

Pada dindin dat ar, apabila t erjadi perist iw a gabungan konduksi dan

konveksi dengan ilust rasi pada Gambar (6.1)

Gambar 6.1. Perpindahan Kalor M enyeluruh M elalui Dinding Datar

m aka analogi listriknya adalah :

Besarnya t ahanan t erm al gabungan adalah :

=

. +

. + . ... (6.1)

Besarnya laju kalor yang m engalir adalah :

= ... (6.2)

(20)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

20

Ruang panas dengan suhu 95 oC disekat dengan plat vert ical yang t ebalnya 0,03 m.

suhu udara luar adalah 28 oC. Luas perpindahan panasnya adalah 26 m2. Koefisien

perpindahan panas konveksi dari ruang panas ke plat adalah 2500 . ° .

Koefisien perpindahan panas konveksi dari plat ke udara adalah 4,5 . ° dan

koefisien perpindahan panas konduksi pada plat adalah 16 . ° . Hit ung laju

kalor yang m engalir dari ruang panas ke udara luar (kW) !

Jaw ab ...

Analogi list riknya :

Tahanan t erm al gabungan …

= 1

(21)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

21

=

= ( 95

28)

8,6345 × 10 ℃

= 7759,5614

= ,

Pada suat u silinder bolong (berlubang) yang t erkena lingkungan konveksi di

perm ukaan bagian dalam dan luar, seperti pada Gam bar 6.2.

Gambar 6.2. Perpindahan Kalor pada Silinder yang Terkena Lingkungan Konveksi di Permukaan Bagian Dalam dan Luar

m aka analogi listriknya adalah :

Dalam hal ini :

=

(22)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

22

hi = koefisien perpindahan kalor dari fluida A ke dinding silinder

ho = koefisien perpindahan kalor dari dinding silinder ke fluida B

k = koefisien perpindahan kalor konduksi pada silinder

ri = jari-jari dinding silinder bagian dalam

Ro = jari-jari dinding silinder bagian luar

L = panjang silinder

Dengan dem ikian, m aka besarnya t ahanan term al gabungan adalah :

= + + ... (6.5)

Unt uk perpindahan kalor dari fluida A ke fluida B m em punyai laju sebagai berikut :

= ... (6.6)

konveksi dari fluida ke dinding panas adalah 2600 . ° . Koefisien perpindahan

panas konveksi dari dinding silinder ke fluida pada anulus 6 . ° , dan koefisien

perpindahan panas konduksi pada silinder 35 . ° . Hit ung laju perpindahan

(23)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

23

Jaw ab ...

= 1

.

2

.

.

.

= 1

2600 2. ° × 2 × 3,14 × 0,04 × 4

= 3,82583 × 10

= ln

2

.

.

.

= ln

6 4

2 × 3,14 × 35 . ° × 4

= 4,60941 × 10

= 1

.

2

.

.

.

= 1

6 2. ° × 2 × 3,14 × 0,06 × 4

= 0,1105242

= + +

(24)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

24

= 0,1113677

=

= ( 100

38)

0,1113677

(25)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

25

7. SILINDER DENGAN SUM BER KALOR

Hubungan ant ara suhu pada pusat silinder (To) t erhadap suhu pada

dinding silinder (Tw), jari-jari silinder (R), kalor yang dibangkit kan pada silinder t iap

sat uan volum e (

̇

), dan kondukt ivit as t erm al bahan silinder (k), dit am pilkan pada persam aan berikut :

= ̇ .

+ ... (7.1)

Diberikan cont oh penyelesaian kasus dengan m enggunakan diagram alir,

sebagai berikut :

Kaw at dialiri arus list rik (berarti kaw at tersebut menjadi sum ber kalor). Kaw at

t ersebut berada pada lingkungan fluida, bila diket ahui :

- Kuat arus list rik (I)

- Kondukt ivit as term al kaw at (k)

- Diam et er kaw at (d)

- Panjang kaw at (L)

- Resist ivit as kaw at (

ρ

)

- Suhu fluida (T

)

- Koefisien perpindahan panas konveksi dari kaw at ke fluida (h)

M aka, suhu pada pusat kaw at (To) dapat dihit ung dengan m engikuti diagram alir

(26)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

26

Gambar 7.1. Flow Chart Perhitungan Suhu Pusat Silinder

Contoh :

Selesai Cet ak : Suhu pusat kaw at (To) Jari-jari kaw at (r) ….

2

Luas penam pang kaw at (A) ….

.

Tahanan kaw at (R) ….

Luas perm ukaan kaw at (Aperm) ….

.

.

Daya yang dibangkit kan pada kaw at (P) ….

.

Suhu dinding kaw at (Tw) ….

=

=

.

. (

)

Volum e kaw at (V) ….

.

=

.

.

Kalor yang dibangkit kan per sat uan volum e

(

̇

)

….

Suhu pusat kaw at (To) …. ̇ .

+

Baca : i , k , d , L ,

(27)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

27

Arus list rik sebesar 150 A dilew atkan m elalui sebuah kaw at baja t ahan karat (k = 19

(28)
(29)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

29

= ( 5,25 + 135)

(30)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

30

8. TAHANAN KONTAK TERM AL

Dua bat angan padat yang dihubungkan sat u sam a lain, sisi bat ang diisolasi,

sehingga aliran kalor hanya berlangsung dalam arah aksial (sejajar poros), seperti

pada Gam bar 8.1.

Gambar 8.1. Hubungan 2 Buah Batang dan Profil Suhu

Pada Gambar 8.1 penurunan suhu dari T2-A ke T1-B dengan t iba-t iba

t ersebut t erjadi pada bidan kont ak ke dua bat ang t ersebut , yang t erjadi karena

adanya t ahanan kont ak t erm al.

Pada bidang kont ak t erdapat t ahanan kont ak t erm al, sebab bagaim anapun

juga ada fakt or kekerasan sam bungan, sehingga perlu energi panas unt uk

m elangsungkan proses konduksi m elalui gas yang t erkurung pada ruang-ruang

low ong yang t erbent uk karena persinggungan.besarnya laju energi panas yang

m engalir adalah :

=

. . ∆ .

(31)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

31

Pada pe%rsam aan (8,1) t ersebut pem bilang berupa potensial perm al (

T) dan

penyebut merupakan t ahanan t erm al (

) . Adapun beda suhu pada perm ukaan kont ak adalah sebesar :

=

bat ang it u diberi beda suhu 100 oC, hit unglah aliran kalor aksial dan beda suhu di

ant ara kedua perm ukaan kont ak t ersebut !

Kondukt ivit as term al baja = 16,3 .

(32)
(33)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

33

9. KONDUKSI TUNAK DIM ENSI RANGKAP

(FAKTOR BENTUK KONDUKSI PADA PIPA TERDALAM )

Dengan m enggunakan fakt or be nt uk konduksi, m aka besarnya laju

aliran energy panas adalah :

= . .

... (9.1)

Dengan :

q = kalor (W)

k = kondukt ivit as t ermal .

S = fakt or bent uk konduksi (m )

Tm enyeluruh = perbedaan suhu (oC)

Unt uk silinder horizont al isot herm al, dengan jari-jari r, dalam m edium

sem i t ak berhingga, dan mempunyai perm ukaan isot herm al, sert a m em enuhi

syarat L > r, m aka berlaku nilai fakt or Ssebagai berikut :

= . . ... (9.2)

Adapun paramet er L, D, dan rdapat dilihat pada Gam bar 9.1.

(34)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

34

Nilai cosh m erupakan inversi kosinus hiperbola (D/ r) yang didefinisikan

sepert i pada persam aan (9.3).

cosh = ln ±

√ −

1 ... (9.3)

Contoh :

Sebuah pipa horizont al berdiam eter 15 cm dan panjang 5 m dibenam kan di dalam

(35)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

35

10. KONDUKSI TUNAK DIM ENSI RANGKAP

(FAKTOR BENTUK KONDUKSI PADA TANUR)

Pada dinding 3 dim ensi, seperti pada t anur, digunakan factor bent uk yang

berbeda-beda unt uk m enghit ung aliran kalor dari bagian-bagian sudut dan t epi

(rusuk). Jika sem ua dim ensi dalam lebih besar dari 1/ 5 t ebal dinding, m aka

digunakan persam aan (10.1), (10.2), dan (10.3).

= ... (10.1)

= 0,54. ... (10.2)

= 0,15. ... (10.1)

Dengan :

A = luas dinding (m2)

L = t ebal dinding (m )

D = panjang rusuk (m )

Contoh :

Sebuah t anur kecil berbent uk kubus, dengan ukuran dalam 50 x 50 x 50 cm t erbuat

dari bat a t ahan api = 1,04 .

yang t ebalnya 10 cm. bagian dalam t anur berada pada suhu 600 oC, sedangkan bagian luar t anur pada 55 oC. hit unglah kalor

yang m engalir melalui dinding t anur !

Jaw ab ...

Fakt or bent uk tot al dihit ung dengan m enjumlahkan fact or-fakt or bent uk dinding,

rusuk, dan sudut .

(36)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

36

= ( 0,5 × 0,5)

0,1 = 2,5

= 0,54.

= 0,54 × 0,5

= 0,27

= 0,15.

= 0,15 × 0,1

= 0,015

Seluruhnya ada 6 dinding, 12 rusuk, dan 8 sudut . Sehingga fact or bent uk t ot alnya

adalah sebagai berikut :

= 6. + 12. + 8.

= 6 × 2,5 + 12 × 0,27 + 8 × 0,015

= 18,36

Aliran Kalor …

= . .

= 1,04 .

× 18,36 ( 600

66)

= 10.406,448

(37)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

37

11. KONDUKSI KEADAAN TAK TUNAK

(SISTEM KAPASITOR-KALOR-TERGABUNG)

Ist ilah lain dari syst em kapasit or-kalor-t ergabung adalah “ t ergum pal”

(lumped-heat-capacit y method). Adapun rum us yang dipakai adalah menggunakan

persam aan (11.1).

= . . . . ... (11.1)

Dengan :

To = suhu aw al (oC), yait u suhu pada saat = 0

= suhu fluida lingkungan (oC)

T = suhu yang dim aksud pada w akt u (oC)

= w akt u (s)

h = koefisien pindah panas konveksi perm ukaan 2. °

k = koefisien pindah panas konduksi pada objek .

c = panas jenis objek

A = luas permukaan objek (m2)

V = Volum e objek (m3)

ρ

= densit as objek (kg/ m3)

unt uk berlakunya persam aan (11.1), harus memenuhi persyarat an sebagai berikut :

< 0,1 ... (11.2)

Dengan :

= ... (11.3)

(38)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

38

Diket ahui densit as baja =7800 kg/ m3

Jaw ab ...

Luas Perm ukaan bola

(39)
(40)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

40

12. KONDUKSI KEADAAN TAK TUNAK

(ALIRAN KALOR TRANSIEN DALAM BENDA PADAT SEM

I-TAK-BERHINGGA)

Jika suat u benda padat sem i-t ak-berhingga yang berada pada suat u suhu

aw al Ti, kem udia suhu perm ukaannya dirubah secara mendadak m enjadi To, m aka

aliran kalor pada set iap posisi x pada benda padat it u merupakan fungsi w akt u,

yang ilust rasinya dapat dilihat pada Gam bar 12.1.

Gambar 12.1. Ilustrasi Benda Padat Semi-Tak-Berhingga

Persam aan yang dipakai dalam kasus ini dit urunkan dari t eknik

Transform asi Laplace yang menghasilkan penyelesaian :

( , ) = + (

). . ... (12.1)

Dengan :

( , ) = suhu pada posisi x dalam

α

= difusifit as term al

(41)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

41

Contoh :

Suat u blok besar baja dengan koefisien konduktifit as term al 45 .

, dan

difusivit as t erm al 1,4 × 10 , pada m ulanya berada pada suhu seragam 35 o

C. perm ukaannya diberi fluks kalor dengn t iba-tiba sehingga m enaikkan suhu

perm ukaan m enjadi 250 oC. Hit unglah suhu pada kedalam an 2,5 cm set elah 0,5

m enit !

Jaw ab ...

= 0,5 = 30

2

.

=

0,025

2 1,4 × 10 × 30

2

.

= 0,61

Lihat lam piran 3 :

erf 0,60 = 0,60386

……….. erf 0,61 = 0,61164

erf 0,62 = 0,61941

m aka,

( , ) = + (

). er f 0,61

( , ) = 250

+ ( 35

℃ −

250

) ( 0,61164)

(42)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

42

13. KONDISI – BATAS KONVEKSI

Pada kasus benda padat-semi-t ak berhingga, kondisi bat as konveksi

berpijak dari pernyat aan : “ panas (kalor) yang dikonveksi ke permukaan – kalor

yang dikonduksi ke perm ukaan” , yang m enghasilkan persamaan :

= 1

er f

exp + × 1

er f + √ ... (13.1)

Sebuah lempeng besar t erbuat dari alum unium , berada pada suhu seragam 200 oC,

t iba-t iba diberi lingkungan perm ukaan konveksi pada suhu 70 oC, dengan koefisien

perpindahan kalor konveksi 525 .

. Hit unglah w aktu yang diperlukan

prosedur iterasi karena w akt u terdapat pada kedua variabel

ℎ√

dan

2

.

(43)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

43

=

( 120

200)

( 70

200)

= 0,615

Oleh karena it ukit a coba beberapa nilai dan kit a dapat kan perbandingan

suhu dari grafik Lam piran 4, sehingga t erdapat kesesuaian dengan hasil hit ungan

diat as (yait u 0,615). It erasinya didaft arkan dibaw ah ini :

(detik)

(Lampiran 4)

1000 0,708 0,069 0,41

3000 1,226 0,040 0,61

4000 1,416 0,035 0,68

(44)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

44

DAFTAR PUSTAKA

Jasjfi, E..1991. Perpindahan Kalor. (Alih Bahasa dari : Heat Transfer, By Holm an, J. P., Sixt h Edit ion , 1986. M c.Grew -Hill, Lt d.), penerbit Erlangga , Jakart a, 618p.

Sm it h, J. M ond Van Ness, H. C. 19.. Int roduction t o Chemical Engineering

(45)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

45

Lam piran 1. Tabel Kondukt ivit as Term al

BAHAN

(46)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

46

Silinder horizont al, diam et er 5 cm , di udara

Silinder horizont al, diam et er 2 cm , dalam air bujur sangkar 0,2 m

Aliran udara 35 m / s di at as plat bujur sangkar 0,75 m

Udara 2 atm m engalir di dalam t abung diam et er 2,5 cm , kecepat an 10 m / s

Air 0,5 kg/ s m engalir di dalam t abung 2,5 cm

Aliran udara m elint as silinder diamet er 5 cm , kecepat an 50 m / s

Di luar t abung horizont al

4.000 – 11.300 9.500 – 25.000

(47)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

47

Lam piran 3. Tabel Nilai Galat

(48)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

48

1,80 0,98909 1,96 0,99443 2,60 0,999764

1,82 0,98994 1,98 0,99489 2,70 0,999866

1,84 0,99074 2,00 0,99532 2,80 0,999925

1,86 0,99147 2,10 0,997020 2,90 0,999959

1,88 0,99216 2,20 0,998137 3,00 0,999978

1,90 0,99279 2,30 0,998857 3,20 0,999994

1,92 0,99338 2,40 0,999311 3,40 0,999998

(49)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

49

Lam piran 4. Dist ribusi Suhu pada Benda Padat Sem i-Tak-Berhingga dengan

(50)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

50

TENTANG PENULIS

Prof. Dr. Ir. Santosa, M .P. NIP. 19640728 198903 1 003

Nomor Register Sertifikat Pendidik : 09110060168

Sant osa lahir di Sukoharjo, Jaw a Tengah, pada bulan Juli t ahun 1964. Sant osa lulus SD di SD M anang Kec. Grogol, Kab. Sukoharjo pada t ahun 1976, lulus SM P di SM PN II Surakart a t ahun 1980, lulus SM A di SM AN III Surakart a t ahun 1983. Sant osa lulus kuliah St rat a 1 (sarjana) dari Fakult as Teknologi Pert anian Universit as Gadjah M ada, Yogyakart a, pada bulan M ei 1988. Sant osa t ercat at sebagai dosen di Fakult as Pert anian Universit as Andalas, di Padang, Sumat era Barat , t erhit ung mulai t anggal 01-03-1989. Sant osa mendapat pendidikan S2 : M ekanisasi Pert anian (Lulus t ahun 1993 : Universit as Gadjah M ada, Yogyakart a). Sant osa mendapat pendidikan S3 : Ilmu Keteknikan Pert anian (Lulus t ahun 2002 : Inst it ut Pert anian Bogor, Bogor). Sejak 01-12-2008, ia menjadi Guru Besar dalam bidang ilmu / mat a kuliah M ekanisasi Pert anian.

Sant osa t elah menulis buku sebagai berikut : (a) Santosa. 1993. “Aplikasi Program BASIC untuk Analisis Data Penelitian dalam Penyajian M odel M atematika” , ISBN : 979-533-137-X, Penerbit Andi Offset , Yogyakart a, (b) Sant osa. 2005. “Aplikasi Visual Basic 6.0 dan Visual Studio.Net 2003 dalam Bidang Teknik dan Pertanian” , ISBN : 979-731-755-2, Penerbit Andi, Edisi I Cet akan I, Yogyakart a, (c) Sant osa. 2010. Evaluasi Finansial untuk M anager, dengan Software Komputer. ISBN : 978-979-493-282-7. IPB Press. Bogor , (d)

(51)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

51

Sant osa pernah mendapat penghargaan sebagai berikut : (1) Dosen Teladan II Fakult as Pert anian Unand t ahun 2003 (SK Dekan No. 088/ VIII/ KP/ Fapert a/ Unand/ 2003 tgl. 1 Agustus 2003), (2) Dosen Berprest asi II Tingkat Universit as Andalas Tahun 2007 (SK Rekt or No. 406/ XIII/ A/ Unand-2007 t ert anggal 20 Juni 2007), (3) Dosen Berprest asi Fakult as Pert anian Universit as Andalas Tahun 2007, dan (4) Dosen Fakult as Teknologi Pert anian Universit as Andalas yang perlu diberikan penghargaan pada Semest er Ganjil TA 2010/ 2011, Padang, 9 Februari 2011.

Sant osa pernah menjabat sebagai : (1) Sekret aris Program Studi Teknik Pert anian Jurusan Teknologi Pert anian Fakult as Pert anian Unand : 2003 – 2006, (2) Sekret aris Jurusan Teknologi Pert anian Fakult as Pertanian Unand : 2005 – 2008, (3) Ket ua Program St udi Teknik Pert anian Jurusan Teknologi Pert anian Fakult as Pert anian Unand : 2006 – 2008, (4) Ket ua Jurusan / Program St udi Teknik Pert anian Fakult as Teknologi Pert anian Unand : 2008 – 2010, (5) Sekret aris Jurusan / Program Studi Teknik Pert anian Fakult as Teknologi Pert anian Unand : 2010 – 2014, (6) Sant osa menjadi Koordinat or Program St udi Pascasarjana (S2) Teknologi Indust ri Pert anian pada Fakult as Teknologi Pert anian Unand pada t ahun 2013-2014, dan (7) Terhit ung mulai t anggal 27 Juni 2014 diangkat menjadi Dekan Fakult as Teknologi Pert anian Universit as Andalas.

(52)

Teor i dan Penyelesaian Soal Pindah Panas

52

Omil Charmyn Chatib, S.TP, M .Si

NIP. 19820527 201012 1003

Nomor Register Sert ifikat Pendidik : 13100100603703

Omil Charmyn Chatib, merupakan put ra ranah minang yang lahir di Padang, t anggal 27 M ei 1982. Omil menyelesaikan pendidikan St rat a 1 (S1) di Program St udi Teknik Pert anian Fakult as Pert anian,Universit as Andalas pada t ahun 2005. Pada t ahun 2008 Omil menyelesaikan pendidikan Srat a 2 (S2) di Program St udi Ilmu Ket eknikan Pert anian, Fakult as Teknologi Pert anian, Instit ut Pert anian Bogor, Bogor.

Gambar

Gambar 1.1. Perpindahan Kalor di dalam Plat
Gambar 2.1. Analogi Aliran Listrik
Gambar 2.4. Analogi Perpindahan Panas 2 benda
Gambar 3.1. Sistem Radial Silinder
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui pindah panas yang terjadi pada bangunan greenhouse tipe tunnel yang dimodifikasi dan besarnya pengaruh radiasi matahari pada perpindahan panas. Pendugaan temperatur

Koefisien muai panas bahan bantalan harus rendah / kecil agar apabila bantalan bekerja pada suhu yang melampaui batas, tidak terjadi perubahan clearance yang

1) Iklim kerja : keadaan suhu panas udara di tempat kerja yang ditentukan oleh faktor-faktor keadaan antara lain : suhu udara, kelembaban udara, kecepatan

Sebuah model pindah panas telah dikembangkan menggunakan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) yang dapat melihat pola distribusi suhu dalam proses pengeringan

Dari hasil pengukuran diketahui bahwa waktu tercepat penyelesaian target pekerjaan perakitan didapat pada kondisi 2, yaitu pada suhu panas dan intensitas cahaya

Jika terjadi konduksi dan konveksi secara berturutan, maka berbagai tahanan panas yang tersangkut dapat dijumlahkan untuk memperoleh koefisien pindah panas keseluruhan U..

a Jika suhu hasil pembakaran keluar dari boiler adalah 600 K, berapakah panas yang ditransfer kedalam air untuk menghasilkan steam?. b Berapakah steam yang dihasilkan jika kondisi

a Jika suhu hasil pembakaran keluar dari boiler adalah 600 K, berapakah panas yang ditransfer kedalam air untuk menghasilkan steam?. b Berapakah steam yang dihasilkan jika kondisi