SEJARAH SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI
PENDIDIKAN
Oleh:
KARL MARX
sosial budaya dalam
pendidikan)
•
Teori aliensi / teori
keasingan
Emile Durkheim
(1858-1917)
•
Pendekatan fungsionalisme (sosiologi
merupakan ilmu murni yang dapat berdiri
sendiri)
Max Weber
(1864-1920)
•
Analisis tipe ideal (desain kategori interaksi yang tidak
ada sangkut pautnya dengan pemikiran normatif)
•
Tipe ideal (bentuk abstrak dari elemen nyata yang
sengaja dibuat dalam memilih gejala-gejala yang hampir
mirip yang dikonsruksikan dengan pemikiran yang padu
dan kompak)
•
Konsep verstehen, tipologi tindakan sosial,
George Herbert Mead
(1863-1931)
•
Tahap pengembangan diri manusia
Manusia lahir belum memiliki diri yang
kemudian berkembang dan mengalami
Alfred Schultz
(1889-1959)
•
Memberikan penilaian bahwa Max Webber tidak
serius dalam mengartikan konsep verstehen
(interpretative understanding) atau pemahaman
interpretatif dan teori makna. Menurut schultz, Action
dan act dibedakan.
•
Fenomenologi (studi tentang cara bagaimana
fenomena hal-hal yang kita sadari muncul kepada kita
dan cara yang paling mendasar berasal dari
Antonio Gramsci
(1891-1937)
•
Sumbangan fenomenal Gramsci adalah teori
hegemoni. Teori hegemoni adalah keseluruhan
himpunan kebiasaan dan harapan yang dilandasi
oleh penggunaan energi dalam mengolahnya yang
dimiliki manusia sesuai dengan kodrat
Talcott Persons
(1902-1979)
Ilmu Antropologi
•
Antropologi adalah disiplin ilmu yang berhubungan
dengan manusia dan sifat manusia.
•
Subjek antropologi sangat beragam, mencakup semua
aspek utama dari manusia (homo sapiens).
•
Antropologi diklasifikasikan menjadi empat cabang, yaitu
antropologi biologi, arkeologi, antropologi budaya, dan
antropologi linguistik.
5 Antropolog terkenal yang telah
banyak memberikan kontribusi
Franz Boas
(1858
–
1942)
• Franz Boas dihormati sebagai pendiri antropologi modern dan bapak antropologi Amerika yang lahir pada tanggal 9 Juli 1858 di Jerman.
• Ia menerima gelar doktor dalam fisika dan post-doktoral di bidang geografi.
• Boas dikenal sebagai orang pertama yang menerapkan metode ilmiah dalam mempelajari masyarakat dan kebudayaan manusia. • Dia mempelajari secara ekstensif budaya Indian Kwakiutl. Boas
menyatakan bahwa koleksi data dari setiap aspek adalah unsur yang penting untuk memahami suatu budaya masyarakat.
Margaret Mead
(1901
–
1978)
• Margaret Mead adalah seorang pelopor antropologi budaya, lahir pada tanggal 16 Desember 1901 di Philadelphia.
• Mead banyak memberikan kontribusi dalam memahami konsep-konsep modern tentang budaya barat dan Amerika.
• Mead menerbitkan beberapa buku tentang isu-isu kontemporer dan masyarakat primitif. Dia juga seorang pendukung kuat hak-hak
perempuan.
• Karyanya yang paling terkenal adalah Coming of Age in Samoa (1928), Growing Up in New Guinea (1930), Sex and Temperament in Three Primitive Societies (1935), dan Blackberry Winter: My
Ruth Benedict
(1877
–
1948)
• Ruth Benedict adalah seorang antropolog budaya terkenal dari Amerika.
• Antropolog ini lahir pada tanggal 5 Juni 1877 di New York City.
• Dia adalah seorang murid Franz Boas, orang yang mempengaruhi ideologinya dalam melakukan pekerjaannya.
• Karya Benedict paling terkenal adalah Patterns of Culture (1934) dimana dia menyatakan bahwa setiap kebudayaan berasal dari potensi manusia selama periode waktu tertentu.
• Dia dikenang sebagai salah satu pelopor penerapan antropologi dalam mempelajari aspek masyarakat maju.
Ralph Linton
(1893
–
1953)
•
Ralph Linton merupakan salah satu antropolog budaya
terkenal. Linton lahir pada tanggal 27 Februari 1893 di
Philadelphia.
•
Dia memulai karirnya sebagai seorang arkeolog dan
melakukan penelitian yang luas terhadap etnografi berbagai
daerah, termasuk Madagaskar.
•
The Tanala, a Hill Tribe of Madagascar diterbitkan Linton
pada tahun 1933 setelah dia menerima gelar doktor.
•
Dia menguraikan perbedaan antara status dan peran yang
merupakan salah satu penunjuk utama dalam antropologi.
Claude Lévi-Strauss
(1908-2009)
• Lahir pada tanggal 28 November 1908 di Paris, Claude Lévi-Strauss belajar tentang hukum dan filsafat.
• Meskipun ia melanjutkan studi lebih lanjut dalam bidang filsafat, antropologi struktural menjadi minat utamanya.
• Karya besarnya meliputi Structural Anthropology (1958), Totemism (1962), The Raw and the Cooked (1969), dan The Savage Mind (1972).
• Levi-Strauss mengembangkan teori berlawanan biner, misalnya, baik vs buruk, mentah vs matang, dan lainnya.
• Menurutnya budaya adalah sistem komunikasi dalam masyarakat. • Dia menafsirkan budaya manusia atas dasar teori linguistik,