Pengaruh Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis, Sifat Magnet Dan Struktur Kristal Pada Magnet Barium Heksaferit

Teks penuh

(1)

PENGARUH WAKTU MILLING TERHADAP SIFAT FISIS, SIFAT MAGNETIK DAN STRUKTUR KRISTAL PADA MAGNET PERMANEN

BARIUM HEKSAFERIT

ABSTRAK

Telah dilakukan pembuatan Magnet Barium Heksaferit dengan bahan baku serbuk BaFe12O19 komersil. Serbuk barium heksaferit di milling dengan variasi waktu 3

jam, 6 jam, 12 jam, dan 24 jam menggunakan HEM (High Energy Milling). Bahan kemudian dikeringkan pada suhu 100℃ selama 24 jam. Selanjutnya serbuk digerus menggunakan hand mortar, setelah serbuk menjadi halus, ukuran partikel serbuk dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analysis (PSA). Dari hasil pengujian PSA diperoleh nilai partikel yang cenderung naik, tetapi pada waktu milling 24 jam, nilai partikel cenderung menurun, hal itu disebabkan karena terlalu lama waktu milling maka terjadi penggumpalan (aglomerasi). Kemudian serbuk BaFe12O19 diukur

densitas serbuk menggunakan Pycnometer. Dari pengukuran densitas serbuk diperoleh nilai yang cenderung naik, tetapi saat waktu milling 24 jam nilai densitas serbuk cenderung menurun akibat aglomerasi. Kemudian serbuk dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Dari pola XRD diperoleh fasa dominan BaFe12O19 dan fasa minor Fe pada serbuk hasil milling 3 jam, dan diperoleh fasa

dominan Fe dan fasa minor BaFe12O19 pada serbuk hasil milling 6 jam, 12 jam dan

24 jam, hal ini disebabkan karena rontoknya bola-bola besi pada saat waktu milling berlangsung. Kemudian serbuk dikarakterisasi menggunakan VSM (Vibrating Sample Magnetizer) dan diperoleh sifat magnetik permanen, sifat magnetik saturasi, remanensi, koersivitas dan energi produk yang cenderung menurun. Dari hasil VSM dapat dilihat bahwa hasil milling 3 jam memiliki sifat magnetik terbaik, kemudian dilakukan kompaksi dan sintering dengan variasi temperatur 900℃, 1000℃, 1100℃, dan 1200℃ pada serbuk BaFe12O19 dengan waktu milling 3 jam. Dari Hasil sintering

dengan variasi suhu diperoleh bulk density yang cenderung naik dan nilai fluks magnetik yang terbaik diperoleh pada suhu sintering 1100℃.

Kata kunci : Barium heksaferit, sifat fisis, sifat magnetik, struktur kristal, waktu

milling.

(2)

EFFECT OF MILLING TIME ON PHYSICAL PROPERTIES, MAGNETIC PROPERTIES, AND CRYSTAL STRUCTURE ON BARIUM

HEXAFERRITE MAGNET

ABSRACT

Barium hexaferrite magnet has been made with BaFe12O19 comercial powder raw

material. Barium hexaferrite powder in milling with variations of time 3 hours, 6 hours, 12 hours and 24 hours using HEM (High Energy Milling). Then the sample was dried at 100℃ for 24 hours. Then the sample was crushed using hand mortar. After a fine sample measured particle size using PSA (Particle Size Analysis). From the results of testing PSA obtained values of particles that tend to rise, but at 24 hours milling value of the particles tends to decrease due to the occurrrence of aglomeration. Then measured powder density using pycnometer. Of powder density measurements obtained values tend to rise, but when the milling 24 hours density value tends to decrease due to aglomeration. Then the powder is characterized using X-Ray Diffraction. From the XRD pattern, the dominant phase of BaFe12O19 and Fe

minor phase in the 3 hours milling powder was obtained, and the dominant phase of Fe and the minor phase of BaFe12O19 on the powder of milling 6 hours, 12 hour, and

24 hours, This is due the loss of iron ball during milling process. Then powder in characterization using VSM (Vibrating Sample Magnetizer) and obtained remanent magnetic properties, saturation magnetic properties, remanence, coercivity and product energy that tend. From VSM results can be seen that the result of 3 hours milling has the best magnetic properties, then compacted and sintered with variations of temperature 900℃, 1000℃, 1100℃, dan 1200℃ on the millingresult 3 hours. From result with temperature variation obtained by bulk density which tends to rise and best magnetic flux value obtained at 1100 temperature.

Keywords : Barium hexaferrite, physical properties, magnetic properties, crystal structure, milling time.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...