• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kemajuan Jepang pada Zaman Meiji

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kemajuan Jepang pada Zaman Meiji"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul

Zaman Meiji adalah salah satu nama zaman pemerintahan kaisar Jepang sewaktu Kaisar Meiji memerintah Jepang. Di bawah pimpinan kaisar Meiji, Jepang bergerak maju sehingga hanya dalam beberapa dasawarsa mencapai pembentukan suatu bangsa modern. Kaisar Meiji membawa pencerahan dalam membimbing bangsanya melewati peralihan yang sangat mencuat. Restorasi Meiji merupakan suatu gerakan pembaruan yang dipelopori oleh kaisar Mustsuhito, atau kaisar Meiji.

Zaman Meiji diawali dengan sebuah gerakan pembaruan yang disebut

restorasi Meiji. Restorasi Meiji biasa dikatakan sebagai zaman “pencerahan”

Jepang. Restorasi ini mengakhiri 265 tahun berdirinya keshogunan tokugawa. Dengan adanya restorasi Meiji ini masa dimana Jepang akan menjelma menjadi negara yang maju pun dimulai. Sejalan dengan arti kata Meiji sendiri, yaitu “yang

berpikiran cerah”. Jepang ingin menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa Jepang

akan membangun negaranya dengan menuntut ilmu pengetahuan.

Bangsa Jepang kemudian mulai berbenah diri dan berusaha mengejar ketertinggalannya dari bangsa Eropa Barat. Sepanjang tahun 1870-an, di Jepang benar-benar terjadi perubahan yang luar biasa cepatnya dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi, pendidikan, riset, dan teknologi yang sangat sulit dipercaya.

(2)

2

Restorasi Meiji berhasil menjadikan bangsa Jepang menjadi bangsa yang modern pada waktu itu. Jepang yang pada saat itu merupakan negara kuno dan miskin dengan sakokunya (isolasi) menjelma menjadi salah satu kekuatan yang disegani di Asia Timur. Banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai di berbagai bidang industri, pemerintahan, pendidikan, maupun militer akibat restorasi Meiji.

Kemajuan-kemajuan tersebut dicapai hanya dalam kurun waktu kurang dari 50 tahun. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk membahas lebih lanjut mengenai kemajuan dalam berbagai bidang apa saja terjadi pada zaman Meiji.

1.2 Tujuan Penulisan

1. Untuk menjelaskan kepada pembaca tentang sejarah Jepang pada zaman Meiji.

2. Menjelaskan kemajuan dalam berbagai bidang yang terjadi pada zaman Meiji.

3. Sebagai syarat kelulusan program DIII Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

1.3 Batasan Masalah

Dalam penulisan kertas karya ini perlu diberikan batasan masalah yang jelas sehingga tujuan pembahasan dapat tercapai. Adapun masalah yang dibahas dalam penulisan ini adalah geografi Jepang, sejarah Jepang pada zaman Meiji,

(3)

3

kondisi masyarakat dan pekerjaan, serta kemajuan dalam berbagai bidang pada zaman Meiji.

1.4 Metode Penulisan

Metode yang dipakai dalam penyusunan kertas karya ini adalah dengan menggunakan metode pustaka yaitu metode yang dilakukan dengan mempelajari dan mengumpulkan data dari pustaka yang berhubungan dengan alat, baik berupa buku maupun informasi di internet sebagai referensi yang berkaitan dengan pokok permasala-han. Serta dengan cara melakukan diskusi agar mendapatkan data dengan cara bertanya secara langsung kepada dosen dan teman-teman yang mengetahui tentang informasi yang diperlukan dalam penulisan kertas karya ini.

Referensi

Dokumen terkait

Zaman Edo atau sering juga disebut masa Tokugawa adalah zaman yang sangat berpengaruh bagi Jepang modern, bukan hanya karena zaman ini adalah satu masa sebelum Restorasi Meiji

Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan, menggunakan metode Studi Pustaka dan mengumpulkan berbagai referensi dari bahan penulisan yang diperlukan dengan cara

Hal itu juga yang mempengaruhi para wanita untuk memperoleh haknya, karena selama ini mereka menganggap bahwa haknya telah dirampas oleh kaum pria..

Seluruh pihak yang telah membantu penulis terima kasih atas dukungan, doa dan perhatian yang telah diberikan kepada penulis untuk lebih semangat menyelesaikan kuliah

kedudukan yang sejajar dengan kaum pria dalam bingkai budaya Jepang modern. Negara Jepang sudah lama membuka diri terhadap dunia luar

pria dan wanita secara hokum, menjadikan para wanita jepang lebih memilih bekerja dan hidup melajang lebih lama sebelum memasuki kehidupan berumah tangga yang

Sebagai seorang istri yang baik, wanita Jepang melayani suaminya dengan setia.. dan patuh, menangani ekonomi rumah tangga, serta melaksanakan segala

Tenaga Kerja dan Kesejehteraan Jepang, dari wanita karir yang menikah, setelah melahirkan anak ternyata hanya 30% yang kembali bekerja karena tidak mampu