CIPTA SENI DAN GERAK
MAKALAH
PEMBELAJARAN MEMBUAT KERAJINAN TANGAN MINIATUR RUMAH DARI STIK DENGAN TEKNIK KONSTRUKSI PADA PELAJARAN SBdP
DI KELAS IV SD
TUGAS INDIVIDU
Tugas ini dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah Cipta Seni dan Gerak
OLEH
RINI FAUZIAH (17124057)
DOSEN PENGAMPU MATA KULIAH : Prof. Dr. Ardipal, M.Pd
Dr. Farida Mayar, M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR
PROGRAM PASCASARJANA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadiran Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan limpahan
karunia dan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaian makalah dengan judul
“Pembelajaran Membuat Kerajinan Tangan Miniatur Rumah dari Stik dengan Teknik
Konstruksi pada Pelajaran SBdP di Kelas IV SD” untuk memenuhi tugas mata kuliah Cipta
Seni dan Gerak.
Harapan penulis semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca
serta memberikan wawasan tentang materi “Pembelajaran Membuat Kerajinan Tangan
Miniatur Rumah dari Stik dengan Teknik Konstruksi pada Pelajaran SBdP di Kelas IV SD”
dengan baik.
Akhirnya, penulis menyadari sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, tentu hasil
makalah ini tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan. oleh karena itu, kami senantiasa
mengharapkan adanya kritik dan saran yang sifatnya membangun, memperbaiki serta
melengkapi isi makalah ini.
Padang, 11 November 2017
Penulis
KATA PENGANTAR... i
DAFTAR ISI... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang... 1 B. Rumusan Masalah... 2 C. Tujuan Penulisan... 2
BAB II PEMBAHASAN
PEMBELAJARAN MEMBUAT KERAJINAN TANGAN MINIATUR RUMAH DARI STIK DENGAN TEKNIK KONSTRUKSI PADA PELAJARAN SBdP DI KELAS IV SD
A. Hakikat Seni Budaya dan Keterampilan... 3 B. Keterampilan Kerajinan Tangan... 4 C. Teknik Konstruksi... 6
D. Pembelarjan Membuat Miniatur Rumah dengan Teknik Konstruksi Menempelkan Stik ... 8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan... 17 B. Saran... 17
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Muatan Seni Budaya dan Keterampilan tidak hanya terdapat dalam satu
mata pelajaran, karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan. Mata
pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada dasarnya merupakan pendidikan seni
yang berbasis budaya. Pada tingkat SD atau MI, mata pelajaran seni budaya
keterampilan ditekankan pada keterampilan vokasional yaitu khusus kerajinan
tangan.
Pendidikan SBdP diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan
kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik yang terletak pada
pemberian pengalaman dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi, dan
berapresiasi.
Dari pernyataan tersebut dapat menunjukkan bahwa pembelajaran SBdP tidak
hanya berorientasi dalam penguasaan materi ajar, tetapi juga berorientasi pada
peningkatan kreativitas siswa dalam mengembangkan sebuah keterampilan kerajinan
tangan.
Mengembangkan keterampilan kerajinan tangan merupakan suatu kreativitas
yang harus diasah dalam diri siswa. Pendidikan SBdP memiliki sifat multilingual,
multidimensional, dan multikultural. Multilingual bermakna pengembangan
kemampuan meng ekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media.
Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi
mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan
kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan Manca negara.
Pembelajaran di kelas SBdP sebaiknya berorientasi pada pembentukan
keterampilan untuk memperoleh pengetahuan dan menghasilkan suatu karya. Banyak
karya seni keterampilan yang bisa dibuat oleh siswa SD dan dengan berbagai cara pula,
salah satunya adalah teknik konstruksi, salah satunya adalah dengan membuat miniatur
rumah dengan cara mengkontruksi dari bahan stik es krim.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
1. Apa yang dimaksud dengan teknik konstruksi?
2. Apa saja keterampilan yang bisa dibuat dengan teknik konstruksi?
3. Bagaimana cara membuat miniatur rumah dari stik dengan menggunakan teknik
kontruksi?
C. Tujuan Penulisan Makalah
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui tentang konsep teknik konstruksi.
2. Untuk mengetahui tentang berbagai keterampilan yang bisa dibuat dengan teknik
konstruksi.
3. Untuk mengetahui tentang cara membuat miniatur rumah dari stik es krim dengan
menggunakan teknik kontruksi.
BAB II PEMBAHASAN
PEMBELAJARAN MEMBUAT KERAJINAN TANGAN MINIATUR RUMAH DARI STIK DENGAN TEKNIK KONSTRUKSI PADA PELAJARAN SBdP
A. Hakekat Seni Budaya dan Keterampilan.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki per anan dalam
pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan
perkembangan anak dalam mencapai multi kecerdasan yang terdiri atas kecerdasan
intrapersonal, interpersonal, musikal, linguistik, logik matematik, kecerdasan kreati vitas,
kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional.
Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek -aspek sebagai
berikut.
1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan
karya seni berupa lukisan, patu ng, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya
2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat
musik, apresiasi karya musik
3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan
tanpa rangsangan bunyi, apresiasi ter hadap gerak tari
4. Seni drama, mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni
musik, seni tari dan peran
5. Keterampilan, mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills ) yang
meliputi keterampilan personal, keterampilan sosial, keterampilan vokas ionaldan
keterampilan akademik
Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu
bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia.
Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang
seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya.
Pada tingkat SD/MI, mata pelajaran Keterampilan ditekankan pada keterampilan
bereks presi kreatif”, ini diperkuat menurut Depdiknas (2006:611) bahwa mata
pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dapat mengembangkan pengalaman estetik
dalam kegiatan berkreasi dan berapresiasi.
B. Keterampilan Kerajinan Tangan 1. Pengertian Keterampilan
Menurut Citra (2011:27) Kata keterampilan sama artinya dengan kata
kecekatan. Terampilan atau cekatan adalah kepandaian melakukan suatu pekerjaan
dengan cepat dan benar.
Demikian pula apabila siswa dapat melakukan dengan benar tetapi
lambat, juga tidak dapat dikatakan terampil. Ruang lingkup keterampilan cukup
luas, meliputi kegiatan berupa perbuatan, berpikir, berbicara, melihat,
mendengar, dan sebagainya. Akan tetapi dalam pengertian sempit biasanya
keterampilan lebih ditujukan kepada kegiatan-kegiatan yang berupa per buatan
misalnya dalam berketerampilan dapat menghasilkan suatu karya.
Pengertian keterampilan konteks pembelajaran mata pelajaran keterampilan
di sekolah adalah usaha untuk memperoleh kompetensi cekat, cepat dan tepat
dalam menghadapi permasalahan belajar. Dalam hal ini, pembelajaran
keterampilan dirancang sebagai proses komunikasi belajar untuk mengubah
perilaku siswa menjadi cekat, cepat dan tepat melalui belajar kerajinan. Perilaku
terampil ini dibutuhkan dalam keterampilan hidup manusia di masyarakat.
2. Tujuan Pendidikan Keterampilan
Tujuan pendidikan keterampilan di SD ialah mengembangkan sikap
keterampilan dasar sehingga siswa mampu menghargai berbagai jenis pekerjaan
dan hasil karya. Adapun rasionalnya adalah pendidikan keterampilan perlu
diberikan kepada siswa SD, sebab pendidikan tersebut dapat melatih
kemampuan berpikir dan berbuat yang diahiri dengan terwujudnya suatu karya.
3. Jenis-jenis Keterampilan
Menurut Soemardji (1991:3-4) ruang lingkup keterampilan cukup luas,
adalah sebagai berikut.
a. Kerajinan, antara lain : kerajinan kertas, kerajinan tali atau macrame, b. kerajinan keramik atau tembikar, kerajinan kulit, kerajinan bamboo atau c. stik, kerajinan ukir, kerajinan batik.
d. Kewanitaan, antara lain : tata boga, tata busana, tata graham, tata rias
wajah, tata rias rambut.
e. Peternakan antara lain : beternak unggas, beternak kelinci, beternak lebah,
beternak katak.
f. Ketukangan, antara lain : ketukangan kayu, ketukangan batu, ketukangan besi,
ketukangan las, ketukangan listrik.
g. Bercocok tanam, antara lain : penyamaian bibit, bertanam sayur, bertanam buah,
bertanam tanaman hias, memberantas hama, memupuk. 4. Pengertian Kerajinan Tangan
Menurut Didin “Kerajinan tangan adalah suatu karya seni cipta, atau
prakarya yang dibuat oleh seseorang yang memiliki daya kreativitas yang
tinggi dan daya imajinasi yang tinggi pula”.
Kerajinan tangan melibatkan aktifitas yang lebih rumit dari melukis, karena
melibatkan beberapa aktifitas seperti merencanakan, merobek, memotong, dan
merekat. Dari aktifitas ini anak belajar merancang sesuatu, merangkaikan
sesuatu, mengembangkan imajinasinya, konsentrasi, dan menjalani proses.
C. Teknik Konstruksi
Keterampilan membuat kerajinan dengan teknik konstruksi terdiri dari berbagai
jenis. Pengertian ini sangat luas karena pada dasarnya sebagaian benda kerajinan
berbentuk tiga dimensi dibuat dengan teknik atau keterampilan ini terutama jika
mengingat pengertian konstruksi yang berarti membangun atau menggabungkan
bahan yang satu dengan yang lainnya (Yati Priyati, 2007 :117).
Bahan yang disatukan, di bangun atau dikonstruksi, ini juga sangat bervariasi
terdiri dari bahan lunak, bahan keras, bahan alami atau bahan buatan.Dalam kurikulum
pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan di sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah,
keterampilan dan kerajinan yang di buat dengan teknik kostruksi ini di antaranya
adalah kerajinan dari bahan tanah liat dengan teknik pilin, kerajinan dari bahan stik
dengan teknik men yusun rapi, pembuatan benda mainan baik mainan yang digerakkan
dengan tali maupun yang di geramkan dengan bantuan angin.
Benda yang dibuat dengan teknik konstruksi ada yang berupa mainan, hiasan,
maupun benda pakai. Mainan konstruksi contohnya mainan yang terdiri atas bagian
-bagian dari kotak plastik atau kayu lapis yang dapat disusun menjadi konstruksi
baru. Hiasan yang dibuat dengan teknik kostruksi contohnya hiasan yang terbuat dari
benda -benda bekas dan disusun kembali menjadi bentuk baru. Benda pakai yang
dibuat dengan teknik konstruksi contohnya kartu ucapan tiga dimensi yang dibuat
dengan cara mengelem dan melipat.
Jadi ciri-ciri utama benda konstruksi antara lain:
1. Terdiri atas bagian -bagian yang lebih kecil. 2. Setiap bagian dapat disambung -sambungkan
4. Kesatuan merupakan unsur yang menentukan keindahan bentuk konstruksi.
Istilah lain konstruksi adalah menyusun benda -benda yang digunakan untuk
menyususn konstruksi berupa benda-benda bekas, misalnya bekas kertas korek api,
bekas kotak rokok, karton bekas, bekas tangkai es krim, potongan-potongan kayu/
bambu, ranting-ranting kering, tangkai bunga tebu,bekas kaleng susu, dan kaleng bekas
mentega. Dengan bahan -bahan tersebut, kita dapat menyusunbentuk sesuai dengan
keinginan.
Banyak kerajinan yang bisa dibuat dengan teknik ini, misalnya seperti tempat pena,
tempat tissue atau berupa miniatur seperti kapal, rumah, dan sebagainya.
D. Pembelarajan Membuat Miniatur Rumah dengan Teknik Konstruksi
Menempelkan Stik
Pembelarajan ini dapat dilakukan pada kelas IV sesuai dengan Kompetensi Dasar:
8.3 Merancang benda dengan teknik konstruksi (semester 1)
8.4 Membuat benda dengan teknik konstruksi (semester 1)
16.3 Merancang pembuatan benda dengan teknik konstruksi (semester 2)
16.4 Membuat benda dengan teknik konstruksi (semester 2)
Untuk membuat kerajinan dari stik es krim ini membutuhkan beberapa alat dan
bahan. Berikut adalah alat dan bahan beserta langkah-langkah yang digunakan untuk
1. Alat:
Menurut Suvit Mulyana media/alat merupakan sesuatu yang dapat dipakai atau
diperlukan untuk tujuan tertentu dan tidak habis setelah digunakan hanya mengalami
Menurut Suvit Mulyana bahan adalah sesuatu yang dapat dipakai atau diperlukan
untuk tujuan tertentu dan akan habis setelah digunakan. a. Stik
b. Karton c. Lem Fox d. Air
e. Cat air (warna merah, hijau, biru)
3. Langkah Membuat Kerajinan Miniatur Rumah:
a. Langkah pertama adalah membuat lantai dasar miniatur, dengan cara membuat
persegi panjang dengan ukuran ( 37 cm x 37 cm).
b. Kemudian penuhilah permungkaan karton dengan stik-stik yang disusun dengan rapih
dan dilemkan pada karton.
c. Lankah berikutnya adalah membuat bagian dinding. Cara membuat dinding adalah
d. Beri lem pada sebatang stick, kemudian rekatkan secara horizontal di atas jejeran
stickyang telah disusun secara vertikal.
e. Dinding pertama yang akan dibuat adalah dinding bagian samping. Dan pada diding
f. Kemudian dengan caraa yang sama buatlah untuk bagian atas (lantai 2).
g. Untuk membuat atapnya buatlah dua buah seperti dinding tersebut, lalu
gabungkandngan satu batang stik sehingga membentuk segitiga. Kemudian lem kan
h. Kemudian buat lagi atau untuk bagian teras depan rumah dan beri tiang nya dari stik.
i. Kemudian kita akan membuat tangga nya. Dengan cara membagi 2 buah stik es sama
panjang sebagai tonggak tangga dan membagi 4 satu buah stik es sebagai anak tangga.
Kemudiak digabungkan satu persatu sehingga membentuk sebuah tangga.
j. Untuk membuat pagar untuk tongak-tonggak pagarnya, satu buah stik es dibagi
menjadi dua. Kemudian disusun dan digabungkan sehingga pinggir-pinggir halaman
k. Tahapan terakir berilah wara pada atap, pintu, pagar dan jendela.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Kerajinan tangan adalah suatu karya seni cipta, atau prakarya yang dibuat
oleh seseorang yang memiliki daya kreativitas yang tinggi dan daya imajinasi yang
tinggi pula. Keterampilan membuat kerajinan dengan teknik konstruksi terdiri dari
berbagai jenis. Kerajinan tangan dapat dibuat dengan menggunakan teknik konstruksi.
Teknik konstruksi merupakan teknik atau cara membuat sebagaian benda kerajinan
berbentuk tiga dimensi dibuat dengan teknik atau keterampilan konstruksi yang
berarti membangun atau menggabungkan bahan yang satu dengan yang lainnya. Banyak kerajinan yang bisa dibuat dengan teknik ini, misalnya seperti tempat
Untuk membuat kerajinan dari stik ini membutuhkan beberapa alat dan bahan
seta mengikuti prosedur atau langkah-langakah membuat miniatur dengan benar.
B. Saran
Bagi guru yang mengampu mata pelajaran SBDP atau guru wali kelas pada
Sekolah Dasar bisa menerapkan dan mngembangkan pembelajaran menciptakan suatu
kerajinan tangan dengan menggunakan berbagai teknik, khususnya teknik konstruksi.
DAFTAR RUJUKAN
Citra Ariyani. 2011. Penerapan Teknik Jumputan DalamPembelajaran Keterampilan untuk Meningkatkan Kreativitas siswa kelas V SDN Sawah Tengah III, Sampang. (Surabaya, UNESA : Skripsi).
Didin Wahyudin. Kesenian dan Kerajinan Tangan. Diakses pada http://keseniandankerajinantangan.blogspot.com/
Permendiknas No 19 th 2005. Tentang Standart Isi Sekolah Dasar.Surabaya : Depdiknas.
Soemardji. 1991. Keterampilan Kerajinan .Jakarta : Rieneka Cipta.