• Tidak ada hasil yang ditemukan

REDESIGN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "REDESIGN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LA NDA SA N PRO G RA M

PERENC A NA A N DA N PERA NC A NG A N A RSITEKTUR (LP3A )

REDESIG N

KA NTO R WILA YAH KEMENTERIA N A G AMA

JAWA TENG A H

Dia juka n Untuk Me m e nuhi Se b a g ia n Pe rsya ra ta n Me m p e ro le h G e la r Sa rja na Te knik

O le h:

A g ung Dwi Nug ro ho

L2B 607 005

Do se n Pe m b im b ing :

1. Ir. A g ung Dwiya nto , MSA 2. Ir. Eddy He rm a nto , MSA

Pe rio d e 37

Pe rio d e Ap ril – Se p te m b e r 2011

JURUSA N A RSITEKTUR FA KULTA S TEKNIK UNIVERSITA S DIPO NEG O RO

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LatarBelakang

Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, merupakansatuInstansi vertical dengantugaspokokdanfungsi yang cukupberat. Sebagaisatulembagadenganmenyandangnama Agama nampakjelaspembentukansertapembinaan moral, spiritual dansikap yang baikmerupakanbidanggarapanutamanya.

Dalammelaksanakantugastersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah berusahadenganmaksimaluntukmerumuskanberbagaikegiatan yang selarasdengan

program-program yang telahditetapkanolehKementerian Agama

RepublikIndonesia.SebagaiInstansiVertikal yang bertanggungjawabkepada, Kantor

Departemen Agama jugaperlumendukung program-program yang

dicanangkanolehkepaladaerahdalamhaliniWalikotaSemarang.Bentukperwujudandukunganter hadappemerintah Kota Semarang yang mempunyaivisi Kota Semarang sebagai “Terwujudnya Semarang Kota Perdagangan Dan Jasa, Yang Berbudaya Menuju Masyarakat Sejahtera.Visitersebutmemilikiempatkuncipokokyakni Kota Perdagangan, Kota Jasa, Kota Berbudaya, dan Masyarakat yang Sejahtera.Kandepag Kota Semarang jugamencobamengaplikasikannyamelaluivisi; "Terwujudnyamasyarakat Indonesia yang taatberagama, maju, sejahteradancerdassertasalingmenghormatiantarsesamapemeluk agama dalamkehidupanbermasyarakat, berbangsadanbernegaradalamwadah Negara KesatuanRepublik Indonesia."(PeraturanMenteri Agama Nomor 8 Tahun 2006)

Kantor Wilayah Kementerian Agama merupakan sebuah institusi milik pemerintah yang mengelola dan mengembangkan sistem agama di Indonesia.Kantor Wilayah Kementerian Agama bertugas mengkoordinasi dan mengawasi jalannya penyelesaian agama dari unit – unit pelayanan teknis dibawahnya dalam ruang lingkup satu kota, sedangkan unit – unit pelayanan tersebut akan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama.

(3)

keterbukaan bagi masyarakat didaerah tersebut. Kantor Wilayah Kementerian Agama ini merupakan kantor pusat yang mengatur kegiatan keagamaandiJawa Tengah. Layaknya sebuah kantor pusat yang mencakup wilayah Jawa Tengah, sudah sepantasnya kantor ini memiliki bangunan yang bagus dan sesuai, juga memiliki suasana yang nyaman bagi pegawai yang bekerja di kantor tersebut. Dalam segi arsitektur sebuah tempat bisa memiliki ikatan emosional bagi pelakunya. Maka dengan mendisain secara tepat berdasarkan kebutuhan pelaku, kegiatanpun akan dapat terlaksana secara maksimal.

Denganadanyapenambahanpegawaimakaruangkerja yang

sudahadatidakmemungkinkanmencukupijumlahpegawai yang

semakinbertambahtiaptahunnya.Olehkarenaitu,membutuhkanpenambahanjumlahluasruangan untukmenanganimasalahtersebut.Sementaraituperencanaaanpembangunangedung yang tidakterpadumembuatpenataanmassadanpengolahantapaktidakefisien. Bangunankantoryang adaterpisahdalambeberapamassabangunan.

Terpisahnyakantortersebuttentumempengaruhiefisiensikerjadankecepatanarusinformasidalam

instansitersebut. Sebagaikantorsebuahkementerian agama yang

memilikiruanglingkupkerjasetingkatpropinsiseharusnyadapatmenjadifasilitaskerja yang memberikankenyamananbagiseluruhkaryawannyadandapatmenjaminefisiensikerjadalaminsta nsitersebut.Keadaaninidapatmenimbulkanpermasalahandalampelayanankantorkepadamasyara

kat.

Selainituperencanaanbangunangedunginiterkesansendiri-sendiri,secaraarsitekturaltampilanmassabangunansatudenganlainnyaterlihatkurangkompakdan harmonis, denganjarakantarbangunan yang tidaksesuaidenganperaturan yang berlaku.

MelihatkondisikantorwilayahKementerian AgamaJawa Tengah seperti yang

diuraikanmakaperluperencanaansebuahdisainkantor yang

dapatmemberikankenyamananbagiparapenggunanyadansuasankerja yang efisien, sertafleksibeldalampengaturanruang. Perludirencanakansebuahkantor yang memilikikapasitas yang dapatmenampungseluruhaktivitas di dalamkantortersebutdanmemilikitampilanbangunan yang lebihbaik, yang dapatdiwujudkanmelaluiRedesign Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.

Selainitubangunankantor yang

didesainnantinyadiharapkandapatmencerminkankarakter yang

(4)

barujugaharusdapatmenciptakankenyamananbagipenggunabangunansekaligusdapatmengguna kanenergisecaraefisiensesuaidenganiklim di manatapakbangunantersebutberada. Olehkarenaitudalamperancanganbangunaniniperlumemperhatikaniklimtropis yang diwujudkandalamresponbangunanterhadapiklimtropismelaluibentukbangunan, material, susunanruangdan lain-lain yang disesuaikandengankondisidanbentuktapak.

1.2Tujuan Dan Sasaran

Tujuanpembahasanadalahmengadakanpenyusunandananalisa data

untukmenjadilandasandan program dasarperencanaandanperancangandalamRedesign Kantor

Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengahuntukmembentukcitrabangunan yang

sesuaidengankarakterkantorpemerintahan.

Sasaranpembahasanadalahunrukmendapatkan program

ruangsertakonsepperencanaandanperancanganarsitekturdalamRedesign Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.

1.3Manfaat

1.3.1 Subjektif

Manfaatdaripenyusunan LP3A iniadalahsebagailandasan yang

digunakanuntukpenyusunanDesainGrafisArsitektur (DGA)

sebagaitahapanTugasAkhir yang

harusdipenuhidansebagaisalahsatupersyaratanuntukmencapaijenjang Strata-1 (S1) di JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasDiponegoro.

1.3.2 Objektif

Bermanfaatsebagaitambahanpengetahuandanwawasanbagipembacauntukkeper luanstudimengenaiperancangankantor, khususnyakantorpemerintah.

1.4LingkupPembahasan

Secarasubstansial, lingkuppembahasanmeliputihal-hal yang berkaitandengan data fisikdan non fisik Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, tinjauantentangperencanaandanperancangankantor,

khususnyakantorpemerintahsertasegalasesuatu yang

(5)

Secaraspasial, lingkuppembahasanmencakupwilayahkota Semarang, khususnyapada BWK 2 yang merupakanlokasitapak Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.

1.5MetodaPembahasan

Metodepembahasan yang digunakanadalahmetodedeskriptifdokumentatif yang dilakukandenganmengumpulkan data, memberikangambaransegalapermasalahandankeadaan yang adakemudiandilakukananalisamelaluipendekatankualitatifdankuantitatif, untukmendapatkanhasilberupakesimpulan yang digunakandalampenyusunanlandasan program perencanaandanperancangan.

Metodapengumpulan data yang dilakukandenganteknikpengumpulan data sebagaiberikut:

1. Studipustaka, dilakukanuntukmemperoleh data-data literatur.

2. Observasilapangan, dilakukansebagaipengamatanlangsungterhadapobjekperencanaan. 3. Wawancara, dilakukandenganpihak-pihakterkait, gunamelengkapi data-data yang

diperolehdaristudiliteraturdanobservasilapangan.

1.6SistematikaPembahasan

Landasan Program

PerencanaandanPerancanganinidisusundengansistematikasebagaiberikut :

BAB I PENDAHULUAN

Berisitentanglatarbelakang, tujuandansasaran,

manfaatpembahasan,lingkuppembahasan, metodapembahasan,

sistematikapembahasandanalurbahasan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Berisiteori-teoriuntukmengkajiaspek-aspekperencanaandanperancanganarsitekturbangunankantor.

BAB III DATA

Berisitentangtinjauan Kota Semarang dantinjauan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah baik data fisikmaupun data non fisiknya.

BAB IV PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

ARSITEKTUR

(6)

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

Membahasmengenaikonsepperancanganbangunan yang

Referensi

Dokumen terkait

keterbukaan informasi publik di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah telah membawa perubahan terhadap keterbukaaninformasi publik di instansi

, Februari 2016 Berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo nomor : Kw.30/l-b/KP.07/ /2016 tanggal 5 Februari 2016 tentang pelaksanaan

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH... STRATEGI MENUJU WBK

MENETAPKAN : KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH TENTANG PEMBENTUKAN SATUAN TUGAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH PADA

melaksanakan penyuluhan sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh Kepala Kanwil DJP/Kepala Bidang P2Humas; dan.. melakukan koordinasi dengan Kantor Pusat DJP apabila terdapat

bahwa dalam rangka tindak lanjut Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agamab Provinsi Jawa Timur Nomor 364 dan Nomor 365 Tahun 2015 tentang Penetapan Panitia,

Gambar 12 menggambarkan suasana pada kantor BAPPEDA Provinsi Jawa Barat, dengan memperlihatkan suasana pada bagian drop off yang memiliki kolom besar yang berada

Tugas Dan Fungsi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Peraturan Menteri Agama RI Nomor 19 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian