• Tidak ada hasil yang ditemukan

LPSE Kota Bandung Aanwiijzing Satpam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LPSE Kota Bandung Aanwiijzing Satpam"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KOTA BANDUNG PANITIA PENGADAAN

BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN (BAP)

Nomor : 02/PAN.SATPAM/APBD-RSKIA/2015

Pada hari ini Senin, tanggal Enam belas bulan Maret tahun dua ribu lima belas pukul 11.21 bertempat di: ruang pengadaan RSKIA Kota Bandung, yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Ganjar Reynatan, S.Si.Apt (Ketua) 2. Muhamad Andrianto, A.Md (Sekretaris) 3. Muhamad Juli Iskandar ( Anggota )

Selaku Panitia Pengadaan berdasarkan Surat Keputusan Kepala ULP (Unit Layanan Pengadaan) Kota Bandung, Nomor 027/156-ULP Tanggal 10 Maret 2015. Telah melakukan rapat penjelasan dokumen pengadaan pekerjaan:

Kode Pekerjaan : 1.02.1.02.03.01.20.5.2.2.03.17 Nama Pekerjaan : Belanja Jasa Tenaga Pengamanan

Lokasi : Rumah Sakit Khusus Ibu & Anak Kota Bandung Sumber Dana : APBD

Tahun Anggaran : 2015

I. Pertanyaan penyedia barang/Jasa yang mengikuti penjelasan pekerjaan tersebut diatas, sebagai berikut :

- Selamat Pagi Bapak/ Ibu Panitia Pengadaan jasa tenaga pengamanan. berapa lama masa jaminan penawarannya

- Selamat Pagi Bpk/Ibu Panitia Yth. Kami mau Menanyakan 1. apakah untuk lelang pengadaan jasa tenaga pengamanan pada RSKIA tidak mencantumkan Jaminan Penawaran? 2. Untuk Komposisi Personil Petugas Satpamnya yang akan bertugas laki laki berapa? dan wanita berapa? 3. Untuk Acuan Premi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang dipakai yg mana?setahu kami untuk BPJS Kesehatan 4,5% dari UMK dan untuk BPJS Ketenagakerjaan 6,24% dari UMK,,,,,didokumen pengadaan tercatat pada BAB XII Spesifikasi Teknis untuk BPJS Kesehatan 5% dan BPJS Ketenagakerjaan 5,74%?

- untuk tenaga pengamanan, apakah alih daya atau menggunakan tenaga baru semuanya ? Jika alih daya apakah tetap harus melampirkan spesifikasi tenaga pengamanan atau nanti pada saat pembuktian kualifikasi saja ?

(2)

- Format Daftar Kuantitas dan Harga nya apakah ditentukan format nya? III. Penjelasan-penjelasan diberikan oleh panitia pengadaan paket pekerjaan

- menurut PERPRES no. 4 tahun 2015 Pasal 109 ayat 7 huruf a bahwa dalam pelaksanaan e-Tendering dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut : a. tidak diperlukan Jaminan

Penawaran

- untuk personil menjadi kewenangan penyedia, dan melampirkan spesifikasi tenaga pengamanan

- format daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan spesifikasi yang ada dalam SBD - 6929260 menurut perpres no 111 tahun 2013 tentang perubahan atas perpres no 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan Pasal 16C

(1) Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah selain Peserta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16B ayat (1) yang dibayarkan mulai tanggal 1 Januari 2014 sampai dengan 30 Juni 2015 sebesar 4,5% (empat koma lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan:

a. 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja; dan b. 0,5% (nol koma lima persen) dibayar oleh Peserta.

(2) Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang

dibayarkan mulai tanggal 1 Juli 2015 sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan:

a. 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja; dan b. 1% (satu persen) dibayar oleh Peserta

dengan demikian maka penawaran disesuaikan dengan aturan tersebut. sedangkan untuk BPJS ketenagakerjaan (5.7 %) adalah iuran jaminan hari tua

Demikian Berita Acara Penjelasan (BAP) ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani Panitia, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pokja ULP pekerjaan Belanja Jasa Tenaga Pengamanan

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Untuk jumlah iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri atas PNS, Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai

Batas paling tinggi Gaji atau Upah per bulan yang digunakan sebagai dasar perhitungan besaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah sebagaimana dimaksud

Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non

Batas paling tinggi Gaji atau Upah per bulan yang digunakan sebagai dasar perhitungan besaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah sebagaimana

Sedangkan besarnya iuran Jaminan Hari Tua (JHT) untuk Tenaga Kerja di Luar Hubungan Kerja (TK-LHK) atau pekerja mandiri atau peserta Bukan penerima Upah (BPU)

(1) Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil, Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non

Untuk jumlah iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri atas PNS, Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri maka

Iuran bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah PBPU dan Peserta Bukan Pekerja BP dengan Manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III yaitu sarna dengan besaran Iuran bagi Peserta