• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teori Hotel

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Teori Hotel"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Definisi

• Hotel adalah suatu bentuk Akomodasi yang

dikelola secara komersial, disediakan bagi

setiap orang untuk memperoleh pelayanan,

penginapan, berikut makanan dan

minuman.(SK Menteri Perhubungan No PM

16/ PW 301/PHB 77 tanggal 22 Desember

1977)

(3)

Prinsip

perencanaan

Fungsi dan

aktivitas

Struktur dan

infrasturktur

Ruang-ruang

pada hotel

(4)

PRINSIP PERENCANAAN

• 1. Fungsi & Aktivitas

Fungsi Aktivitas Ruang / Wadah Karakter Aktivitas

Fungsi Utama: Bermukim Istirahat Makan Membersihkan Diri Kamar Tidur Ruang makan Kamar mandi / WC Nonformal – Santai Nonformal – Formal Privat - Nonformal Fungsi Pendukung: Standar Interaksi sosial Administrasi Tambahan

(Sesuai jenis hotel yang dibangun)

Interaksi Sosial

Registrasi, Pembayaran *) Sesuai jenis hotel yang dibangun

Ruang Tamu, ruang santai Lobby, Resepsionis

*) Sesuai jenis hotel yang dibangun Nonformal – formal, santai, rekreatif Formal – nonformal, interaktif *) menyesuaikan dengan aktivitasnya Fungsi Pelengkap: Pengelola bangunan Manajemen Administratif Service Maintenance Ruang-ruang kantor Ruang-ruang kantor Gudang, Parkir, ruang karyawan, dapur

Gudang, Ruang karyawn

Formal, disiplin Formal, disiplin

Disiplin, nonformal, aktif Disiplin, nonformal, aktif

(5)

PRINSIP PERENCANAAN

• 2. Struktur & Infrastruktur

– Public Rooms

Umumnya mempunyai bentang yang relatif lebar.

Ruang diusahakan bebas kolom

– Privat Rooms

Umumnya berbentuk seluler, dengan

bentang-bentang kecil dan membutuhkan pemisahan yang

jelas, baik secara visual maupun akustik. Grid yang

ekonomis (dengan asumsu per kamar terdapat

(6)

PRINSIP PERENCANAAN

• 3. Ruang-ruang pada Hotel

– Konfigurasi Guest Room & Corridor

– Syarat Fungsional

(7)

Konfigurasi Guest Room dan corridor

Konfigurasi Tower Ruang / lantai Dimensi (m) Guest Room (%) Koridor (%) Single-loaded slab Variasi 12-30+ 10 65 7.5 Double-loaded slab Variasi 16 – 40+ 18 70 4.2 Offset slab Variasi 24 – 40+ 24 72 4.6 Rectangular tower Variasi 16 – 24+ 34 x 34 65 5.6

(8)

Konfigurasi Guest Room dan corridor

Konfigurasi Tower Ruang / lantai Dimensi (m) Guest Room (%) Koridor (%) Circular Tower Variasi 12-30+ 10 65 7.5 Triangular Variasi 16 – 40+ 18 70 4.2 Atrium Variasi 24 – 40+ 24 72 4.6

(9)

Syarat Fungsional

Syarat

Fungsional

Time Saver

Standard

Front of the

House

Back of The

House

Reuters W

& Penner R.

(10)

Syarat Fungsional (Ruters W. & Penner

R.)

Public Area

– Menggunakan struktur berbentang lebar, ruang terbuka, dan langit2 tinggi

– Interior bersifat flexibel – Berada di dekat level jalan

Guest Area

– Ruang-ruang kecil, dapat dirancang dengan privatisasi tinggi maupun rendah, dengan rancangan modular (berulang)

– Penempatan ruang-ruang dikelompokkan di sekitar saluran layanan

– Pemanfaatan dinding luar maksimal untuk cahaya alami dan view

Service Area

– Perletakannya mudah dicapai ke seluruh bagian hotel

– Pada beberapa bagian jalur sirkulasi perlu dibedakan dengan jalur sirkulasi tamu

– Umumnya diletakkan pada basement agar tidak mengurangi area sewa terlalu banyak

(11)

Syarat fungsional – Time Saver

Standard

Back of

the House

Lau n d ry H o u sek ee p in g D ep t Fo o d & V eg et ab le M ech an ic al

Front of the House

Gu es t R egis tr at ion K ey K ee p er Cas h ier Ad min is tr at ion Lob b y V ert ic al tr an sp o rt at io n Gu es t R o o m St an d ar d R o o m D elu xe R o o m Pr eside n t D elu xe R o o m R es tau ran t Corrid o r Pu b lic c ir cu la tion Se rvic e Cir cu la tion Gu es t’ s B at h r o o m

(12)

Syarat Fungsional (Time Saver

Standard)

• Back of the House

– Laundry

• Tergantung aktivitas yang ada didalamnya

• Untuk hotel berbintang, cukup luas, Mengakomodir

tempat mencuci, mengeringkan, setrika, dan mesin

press.

– House Keeping Dept.

• Ruang kepala departemen dan asisten

• Gudang peralatan housekeeper

• Tempat untuk menjahit sprei, sarung, bantal, dan

gorden

(13)

Syarat Fungsional (Time Saver

Standard)

• Back of the House(lanjutan)

– Food & Vegetable

• Tidak membutuhkan ruang yang luas karena makanan tidak

bertahan lama.

• Mutlak diperlukan lemari es, disediakan lemari es khusus

untuk susu

• Board pemotong sayuran haurs sesuai dengan ketinggian

manusia

• Apabila terdapat perbedaan ketinggian, diperlukan ramp

– Mechanical

• Berisi peralatan untuk heating dan cooling, berupa tangki

dan pompa

(14)

Syarat Fungsional (Time Saver

Standard)

• Front of the House

– Guest Registration

• Harus terlihat dan berada di area lobby

• Untuk hotel berbintang antara 100-200 kamar akan memerlukan

dua meja registrasi

• Terdapat alat elektrik untuk membantu check-in dan check-out

tamu

– Key Keeper

• Pada hotel berbintang, area penyimpanan kunci kamar dan

penerima ditempatkan terpisah

– Cashier

• Berhadapan dengan registration desk

• Perlu pengaturan khusus untuk restoran yang memiliki restoran

dan fasilitas lainnya

(15)

Syarat Fungsional (Time Saver

Standard)

• Front of the House

– Administration

• Harus berhubungan langsung dengan lobby

• Untuk hotel berbintang terdapat r. manager & asistennya

– Lobby

• Ruang yang cukup luas dekat front office

• Semacam ruang tunggu

• Dilengkapi tempat duduk yang terpisah bagi tamu untuk

santai, membaca, menonton tv

– Vertical Transportation

• Penempatan elevator harus dapat terlihat dari berbagai arah

• Harus berdekatan dengan enterence dan registration desk

(16)

Syarat Fungsional

(Time Saver

Standard)

Front of the House

• Guest Room

– Standard Room

• Kamar tidur dengan tempat tidur pegas, penghalang kepala, spring bed

• Meja malam

• Meja lampu malam • Telepon • Almari pakaian • Rak barang • Meja Tulis • dsb

– Deluxe Room

• Ukuran lebih besar dari standard room, ditambah dengan televisi, lemari es, dsb

– President Deluxe Suite Room

• Kamar yang paling mahal dalam sebuah hotel, merupakan kebanggaan dari suatu hotel

• Dilengkapi dengan meja kursi baca, sofa, meja kursi tamu, kamar mandi lebih besar dan lebih mewah serta ukuran kamar yang lebih luas

Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta

Standar Room

Deluxe Room

(17)

Syarat Fungsional (Time Saver

Standard)

• Front of the House

– Restaurant + Coffee shop

• Harus memperhatikan kenyamanan

• Dapat dipenuhi dengan pelayanan cepat dan variasi menu • Beberapa hotel menyediakan klab-klab malam

– Corridor

• Panjang koridor max 30m, dengan ketinggian sekitar 1,8m

• Penyelesaian lantai dengan karpet, untuk meredam bunyi dan memberi kesan elegan • Dibutuhkan pencahayaan buatan terus menerus

• Selain pada kamar, terdapat juga 2 tipe sirkulasi, yaitu:

– Sirkulasi publik, terbagi menjadi 2,yaitu residence guest dan non residence guest, kedua jalur sirkulasi ini harus cukup terpisah dan simpel, blok ruang tidur harus terpisah dari fasilitas2 public

– Sirkulasi servis, harus terpisah dengan fasiltias publik.

– Guest Room WC’s

• Kelengkapannya berbeda sesuai dengan tingkat kemewahan guest room tersebut

• Kamar mandi tamu memiliki tab shower, water closet dan wastafel, luas min 1.45 x 2.50 m • Kamar mandi yang memiliki wastafel, bathtub, dan kloset luasan minimal adalah 1,55 x 2,50m • Kamar mandi yang memiliki bathtub, wastafel, kloset dan tab shower luasan minimal adalah 2,76 x

2,15 m

• Kamar mandi harus dilengkapi kotak obat di luar kamar mandi, peletak handuk yang strategis, material dinding dan lantai antilicin

(18)

Fungsi lain yang dapat disewa

• Lobby

• Arcade

– Adalah toko maupun kios yang ada di hotel yang biasanya disewakan untuk

menjual koran, majalah, cinderamata, obat-obatan, kantor perjalanan wisata,

bank, money changer, dsb

• Children Playgorund

– Dilengkapi dengan berbagai macam tipe alat permainan yang baik untuk

menarik anak-anak yang dibawa tamu-tamu hotel

• Swimming Pool

– Ada dua tipe, yaitu indoor swimming pool dan outdoor swimming pool

– Biasanya dilengkapi dengan tempat mandi sauna dan dekorasi indah

– Banyak perabotan dan handuk2 di kolam renang ini

• Conference Room

– Disediakan untuk seminar-seminar, rapat-rapat, perjamuan dan konferensi

– Dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang baik dengan

(19)

Klasifikasi

Menurut

Tujuan

kedatangan

Tamu

Busin ess Hot el Pl easur e Hot el Co untr y Ho tel Sport Hot el

Menurut

lamanya

waktu

menginap

Tr an si t Hot el Semi -r esid en ti al Ho tel R esiden ti al Hot el

Menurut

jumlah

kamar

Small Hot el M edi um Ho tel La rg e Hot el

Menurut Lokasi

Ci ty Hotel D o wn to wn Ho tel Su bu rba n Ho tel Resort Hotel Beach r esort ho tel Ma ri na r esor t hot el Mon tai n r esor t ho tel Hea lt h r esorts and SP A Rur al r esort and Co n tr y Ho tel Th em ed R esor t Condomi ni um Al l Su it es Hotel Sig h t-see ing suite s Hot el

(20)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Tujuan Kedatangan

Tamu

• Business Hotel

– Dirancang mengakomodir tamu

untuk berbisnis

– Secara umum, pebisnis

mempunyai karakter yang

sangat efisien

– Interaksi bisnis bisa dilakukan

di dalam hotel maupun di luar

hotel

– Jika interaksi bisnis dilakukan

didalam hotel, diperlukan

ruang-ruang yang mempunyai

privatisasi tinggi dan nyaman.

Contoh

(21)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Tujuan Kedatangan

Tamu

• Pleasure Hotel

– Hotel yang

memfasilitasi tamu

dengan tujuan

rekreasi

– Hotel semacam ini

perlu dilengkapi

fasilitas bersantai

dan rekreasi

– Contoh falilitas pada

jenis hotel ini:

Dalam Ruangan Luar Ruangan

Aktivitas Fasilitas Aktivitas Fasilitas

Olahraga Ruang Fitness Ruang Senam

Kolam renang indoor Ruang billiard

Olah Raga Jogging Track Bicycle Track

Kolam renang outdoor Lapangan Tenis Relaksasi dan bersenang-senang Ruang Karoke Home Theatre Ruang baca indoor Ruang Spa Ruang Sauna Relaksasi dan bersenang-senang Taman Taman bermain Ruang baca outdoor Gardu pandang

(22)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Tujuan Kedatangan

Tamu

• Country Hotel

– Hotel khusus untuk tamu

antarnegara

– Privasi dan tingkat keamanan

merupakan faktor penting bagi

perencanaan

– Diperlukan zoning yang jelas,

terutama untuk ruang publik

dan ruang privat

– Tetap diperlukan kriteria

layanan internasional

– Penonjolan karakter lokal suatu

negara dapat menjadi poin

unggulan, guna membentuk

citra positif negara tersebut.

(23)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Tujuan Kedatangan

Tamu

• Sport Hotel

– Hotel yang fasilitasnya ditujukan terutama untuk melayani tamu yang bertujuan untuk berolahraga. – Lebih mirip dengan pleasure hotel, namun lebih banyak proporsi pada fasilitas olahraga.

– Fasilitas olahraganya tidak hanya bersifat rekreatif, namun juga prestatif.

– Pertimbangkan image ‘hidup sehat’ dalam perencanaan hotel, hal ini berpengaruh pada layout

bangunan hingga menu makanan sehat.

(24)

KLASIFIKASI

• Berdasarkan Lamanya Tamu menginap

– Transit Hotel

• Hotel dengan waktu inap tidak lama (harian) • Perlu fasilitas yang mampu melayani konsumen

secara cepat, mis: laundry, restoran, dan agen perjalanan.

– Semi Residential Hotel

• Hotel dengan waktu inap cukup lama (mingguan) • Fasilitas harus mampu melayani konsumen secara

cukup lama, namun tidak membosankan. • Variasi fasilitas hotel harus cukup banyak, mis:

fasilitas kebugaran (SPA, jogging track, dsb) dan fasilitas rekreasi (restoran, café, dsb)

– Residential Hotel

• Hotel dengan waktu kunjugan tamu tergolong lama (bulanan)

• Kenyamanan dan keamanan lebih diperhatikan dari jenis lain

• Suasan homy, nyaman dan aman merupakan aspek penting dalam mewujudkan tujuan hotel

• Fasilitas hotel lebih bervariasi, bahkan ada yang terintegrasi dengan fungsi lain (mis: terintegrasi dengan pusat perbelanjaan)

FM3 transit Hotel,

Panunggangan, Tangerang,

Indonesia

(25)

KLASIFIKASI

• Beradasarkan

Jumlah Kamar

– Small Hotel

• Jumlah kamar kecil

(maksimal 25 kamar)

– Medium Hotel

• Jumlah kamar sedang

(sekitar 29 – 299

kamar)

– Large Hotel

• Jumlah kamar besar

(minimum 300

(26)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• City Hotel

– Terletak di pusat kota dan biasanya menampung tamu yang bertujuan bisnis atau dinas – Lokasi yang dipilih sebaiknya mendekati area bisnis atau perkantoran

– Walaupun dirancang efisien, fasilitas rekreasi standar harus tetap ada.

– Jenis city hotel pada kota pariwisata terkadang tidak mengutamakan fasilitas, tetapi pada jarak hotel dengan pusat kota tsb

Aston City Hotel,

Cengkareng, Jakarta

(27)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Downtown Hotel

– Hotel yang berada dekat dengan pusat perbelanjaan atau perdagangan. – Sasarannya adalah

tamu yang berwisata belanja, maupun yang mencari relasi dagang – Karena terletak di

daerah komersial, hotel ini cenderung terlihat mewah dan megah – Hotel ini memiliki

masalah kritis terutama pada aksebilitas dan parkir, karena lahan daerah perdagangan cenderung mahal.

(28)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Suburban Hotel/Motel

– Hotel yang berlokasi di

pinggir kota

– Sering dijadikan hotel transit

sementara bagi para tamu

yang ingin pergi ke pusat kota

Motel Inn di San Luis

Obispo, California,

(29)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Hotel yang dibangun di tempat-tempat wisata

– Mempunyai karaktersitik yang berbeda dari jensi hotel lainnya yaitu:

• Segmen pasar: Sasarannya adalah wisatawan yang ingin berlibur dibutuhkan

fasilitas rekreatif

• Lokasi: umumnya diletakkan di tempat-tempat yang mempunyai potensi wisata baik

• Fasilitas: Menuntut tersedianya fasilitas pokok, fasilitas indoor dan outdoor, secara

umum dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:

– Fasilitas umum: akomodasi, pelayanan, hiburan, relaksasi

– Fasilitas tambahan: disediakan pada lokasi khusus dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada pada tapak dan sekitarnya, contoh: kondisi fisik tepi laut, yaitu pasir pantai dan sinar matahari dimanfaatkan untuk berjemur atau bermain voli pantai

(30)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

Macam2 Resort sesuai dengan

keadaan alamnya, yaitu:

– Beach Resort

• Hotel yang terletak di tepi pantai

• Mengutamakan potensi alam

pantai dan laut sebagai daya tarik

• View lepas pantai, keindahan

pantai, serta fasilitas olahraga air

sering menjadi pertimbangan

utama perancangan bangunan

(31)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Marina Resort

• Terletak di kawasan pelabuhan laut • Rancangan resort memanfaatkan potensi utama sebagai kawasan perairan • Biasanya direspon dengan pengadaan fasilitas dermaga atau fasilitas lain yang berhubungan dengan aktivitas olahraga air.

(32)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Mountain Resort

• Resort yang terletak di daerah pegunungan

• View ke arah pegunungan merupakan kekuatan lokasi yang dimanfaatkan dalam rancangan resort ini.

• Fasilitas yang disediakan lebih berkaitan dengan rekreasi yang bersifat natural maupun kulutral, seperti hiking, mendaki gunung, dsb.

• Pada daerah iklim sedang, dilakukan event2 khusus saat musim dingin seperti lomba ski guna menarik pengunjung.

(33)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Health & SPA Resort

• Dibangun di daerah

dengan potensi alam yang

dapat dimanfaatkan

sebagai sarana

penyehatan.

• Jenis resort ini dilengkapi

dengan fasilitas untuk

pemulihan kesegaran

jasmani, rohani, maupun

mental serta kegiatan yang

berhubungan dengan

(34)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Rural Resort

• Adalah resort yang

dibangun di daerah

pedesaan, jauh dari area

bisnis dan keramaian

• Daya tarik resort ini

adalah lokasinya yang

masih alami, diperkuat

dengan fasilitas olahraga

dan rekreasi yang jarang

ada di kota seperti

berburu, bermain golf,

tenis, berkuda, panjat

tebing, memanah, atau

aktivitas khusus lainnya

Village Equestre de Pompadour,

Correze, France

(35)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Themed Resort

• Adalah resort

yang dirancang

dengan tema

tertentu

• Menawarkan

atraksi yang

spesial sebagai

daya tariknya

Grosvenor resort in walt disney world

resort hotel

(36)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Condominium

• Mempunyai strategi pemasaran yang unik, dimana sebagian dari kamar resort ini

ditawarkan untuk

disewa selama periode waktu yang telah

ditentukan dalam kontrak.

• Juga terdapat sewa kamar harian, namun biayanya berbeda dengan yang kontrak. • Harus terdapat

pemisahan yang jelas antara tamu residen (sistem kontrak) dengan

tamu inap biasa

The Fountainbleau Miami Beach:

(37)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– All Suites

• Resort yang

mewah, karena

semua kamar

yang disewakan

tergolong dalam

kelas suite.

Conard hotel, new chelsea,

UK

(38)

KLASIFIKASI

Berdasarkan Lokasi Hotel

• Resort

– Sight Seeing

• Resort hotel ini

terletak di daerah

yang mempunyai

potensi khusus atau

tempat-tempat

menarik seperti

pusat perbelanjaan,

kawasan bersejarah,

tempat hiburan, dan

sebagainya.

(39)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 3

• Umum

– Unsur dekorasi indonesia tercermin pada lobby, restoran, kamar tidur dan function room

• Bedroom

– Terdapat minimum 20 kamar standar dengan luas

22m2/kamar

– Terdapat minimum 2 kamar suite dengan luas

44m2/kamar

– Tinggi minimum 2.6m tiap lantai

• Dining Room

– Bila berdampingan dengan lobby maka harus dilengkapi dengan kamar mandi / wc sendiri

(40)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 3 (lanjutan)

• Bar

– Apabila terdapat ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan

pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 derajat Celcius

– Lebar ruang kerja

bartender setidaknya 1m

• Ruang fungsional

– Minimum terdapat 1 buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2.5 kali jumlah kamar

– Dilengkapi dengan toilet apabila tidak satu lantai dengan lobby

(41)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 3 (lanjutan)

• Lobby

– Mempunyai luasan minimum 30m2 – Dilengkapi dengan lounge

– Toilet umum minimum 1 buah dengan perlengkapan

– Lebar koridor minimum 1.6 m

• Drugstore

– Minimum terdapat drugstore, bank, money changer, biro

perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik dan salon. – Tersedia poliklinik

(42)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 3 (lanjutan)

• Sarana rekreasi dan olahraga

– Minimum 1 buah dengan pilihan: tennis, bowling, golf, fitness, sauna, billiard,

jogging, diskotik, atau taman bermain anak – Terdapat kolam renang dewasa yang

terpisah dengan kolam renang anak

– Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu,

menyelam, selancar atau ski air

• Utilitas penunjang

– Terdapat transportasi vertikal mekanis – Ketersediaan air bersih minimum 500 liter

/ orang / hari

– Dilengkapi denga instalasi air panas / dingin

– Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal

– Terdapat PABX

– Dilengkapi dengan sentral video/TV. Radio, paging, carcall

(43)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 4

• Umum

– Unsur dekorasi indonesia tercermin pada lobby, restoran, kamar tidur dan function room

• Bedroom

– Terdapat minimum 50 kamar standar dengan luas 24m2/kamar – Terdapat minimum 3 kamar suite

dengan luas 48m2/kamar

– Tinggi minimum 2.6m tiap lantai – Dilengkapi dengan pengatur suhu

kamar di dalam bedroom

• Dining Room

– Mempunyai minimum 2 buah dinning room, salah satunya berupa coffee shop

(44)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 4 (lanjutan)

• Bar

– Apabila terdapat ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 derajat Celcius – Lebar ruang kerja bartender

setidaknya 1m

• Ruang fungsional

– Minimum terdapat 1 buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2.5 kali jumlah kamar

– Dilengkapi dengan toilet apabila tidak satu lantai dengan lobby

(45)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 4 (lanjutan)

• Lobby

– Mempunyai luasan minimum 100m2 – Terdapat 2 toilet

umum untuk pria dan 3 toilet umum untuk wanita dengan perlengkapannya.

• Drugstore

– Minimum terdapat drugstore, bank, money changer, biro perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik dan salon. – Tersedia poliklinik – Tersedia Paramedis

(46)

Klasifikasi hotel berbintang

Hotel Bintang 4 (lanjutan)

• Sarana rekreasi dan olahraga

– Minimum 1 buah dengan pilihan: tennis, bowling, golf, fitness, sauna, billiard,

jogging, diskotik, atau taman bermain anak – Terdapat kolam renang dewasa yang

terpisah dengan kolam renang anak

– Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu,

menyelam, selancar atau ski air

– Ditambah dengan diskotik / night club kedap suara dengan AC toilet

• Utilitas penunjang

– Terdapat transportasi vertikal mekanis – Ketersediaan air bersih minimum 700 liter

/ orang / hari

– Dilengkapi denga instalasi air panas / dingin

– Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal

– Terdapat PABX

– Dilengkapi dengan sentral video/TV. Radio,

Referensi

Dokumen terkait

Kawasan Pantai Marina yang terletak di Kelurahan Tawangsari Kecamatan Semarang Barat merupakan kawasan tepi pantai baru yang direncanakan pemerintah Kota Semarang

HOTEL RESORT DI KAWASAN MANDEH KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA

berkaitan dengan Hotel Resort di Kawasan Wisata Tawangmangu, kaitannya. dalam disiplin ilmu arsitektur, dengan tidak

Perencanaan Hotel Wisata Alam di Kabupaten Bangli terletak di jalan Windhu Sara Kintamani kabupaten Bangli. Lokasi ini terpilih karena memiliki potensi pariwisata dan keindahan

TPI Brondong merupakan pusat pendaratan ikan di Kabupaten Lamongan yang terletak di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusa Brondong yang memiliki Potensi perikanan laut dengan

Hotel resort adalah hotel yang umumnya terletak di kawasan wisata, maka site untuk hotel resort yang ditentukan ini berada sekitar 5 km dari obyek wisata. Dengan dekat dengan

Potensi ini dapat diselaraskan dengan perancangan Hotel Resor yang sesuai dengan lingkungan sekitar dengan konsep Waterfront Resort Hotel, dimana Hotel Resor adalah sebuah

Potensi ini dapat diselaraskan dengan perancangan Hotel Resor yang sesuai dengan lingkungan sekitar dengan konsep Waterfront Resort Hotel, dimana Hotel Resor adalah sebuah wadah