Definisi
• Hotel adalah suatu bentuk Akomodasi yang
dikelola secara komersial, disediakan bagi
setiap orang untuk memperoleh pelayanan,
penginapan, berikut makanan dan
minuman.(SK Menteri Perhubungan No PM
16/ PW 301/PHB 77 tanggal 22 Desember
1977)
Prinsip
perencanaan
Fungsi dan
aktivitas
Struktur dan
infrasturktur
Ruang-ruang
pada hotel
PRINSIP PERENCANAAN
• 1. Fungsi & Aktivitas
Fungsi Aktivitas Ruang / Wadah Karakter Aktivitas
Fungsi Utama: Bermukim Istirahat Makan Membersihkan Diri Kamar Tidur Ruang makan Kamar mandi / WC Nonformal – Santai Nonformal – Formal Privat - Nonformal Fungsi Pendukung: Standar Interaksi sosial Administrasi Tambahan
(Sesuai jenis hotel yang dibangun)
Interaksi Sosial
Registrasi, Pembayaran *) Sesuai jenis hotel yang dibangun
Ruang Tamu, ruang santai Lobby, Resepsionis
*) Sesuai jenis hotel yang dibangun Nonformal – formal, santai, rekreatif Formal – nonformal, interaktif *) menyesuaikan dengan aktivitasnya Fungsi Pelengkap: Pengelola bangunan Manajemen Administratif Service Maintenance Ruang-ruang kantor Ruang-ruang kantor Gudang, Parkir, ruang karyawan, dapur
Gudang, Ruang karyawn
Formal, disiplin Formal, disiplin
Disiplin, nonformal, aktif Disiplin, nonformal, aktif
PRINSIP PERENCANAAN
• 2. Struktur & Infrastruktur
– Public Rooms
Umumnya mempunyai bentang yang relatif lebar.
Ruang diusahakan bebas kolom
– Privat Rooms
Umumnya berbentuk seluler, dengan
bentang-bentang kecil dan membutuhkan pemisahan yang
jelas, baik secara visual maupun akustik. Grid yang
ekonomis (dengan asumsu per kamar terdapat
PRINSIP PERENCANAAN
• 3. Ruang-ruang pada Hotel
– Konfigurasi Guest Room & Corridor
– Syarat Fungsional
Konfigurasi Guest Room dan corridor
Konfigurasi Tower Ruang / lantai Dimensi (m) Guest Room (%) Koridor (%) Single-loaded slab Variasi 12-30+ 10 65 7.5 Double-loaded slab Variasi 16 – 40+ 18 70 4.2 Offset slab Variasi 24 – 40+ 24 72 4.6 Rectangular tower Variasi 16 – 24+ 34 x 34 65 5.6
Konfigurasi Guest Room dan corridor
Konfigurasi Tower Ruang / lantai Dimensi (m) Guest Room (%) Koridor (%) Circular Tower Variasi 12-30+ 10 65 7.5 Triangular Variasi 16 – 40+ 18 70 4.2 Atrium Variasi 24 – 40+ 24 72 4.6
Syarat Fungsional
Syarat
Fungsional
Time Saver
Standard
Front of the
House
Back of The
House
Reuters W
& Penner R.
Syarat Fungsional (Ruters W. & Penner
R.)
•
Public Area
– Menggunakan struktur berbentang lebar, ruang terbuka, dan langit2 tinggi
– Interior bersifat flexibel – Berada di dekat level jalan
•
Guest Area
– Ruang-ruang kecil, dapat dirancang dengan privatisasi tinggi maupun rendah, dengan rancangan modular (berulang)
– Penempatan ruang-ruang dikelompokkan di sekitar saluran layanan
– Pemanfaatan dinding luar maksimal untuk cahaya alami dan view
•
Service Area
– Perletakannya mudah dicapai ke seluruh bagian hotel
– Pada beberapa bagian jalur sirkulasi perlu dibedakan dengan jalur sirkulasi tamu
– Umumnya diletakkan pada basement agar tidak mengurangi area sewa terlalu banyak
Syarat fungsional – Time Saver
Standard
Back of
the House
Lau n d ry H o u sek ee p in g D ep t Fo o d & V eg et ab le M ech an ic alFront of the House
Gu es t R egis tr at ion K ey K ee p er Cas h ier Ad min is tr at ion Lob b y V ert ic al tr an sp o rt at io n Gu es t R o o m St an d ar d R o o m D elu xe R o o m Pr eside n t D elu xe R o o m R es tau ran t Corrid o r Pu b lic c ir cu la tion Se rvic e Cir cu la tion Gu es t’ s B at h r o o m
Syarat Fungsional (Time Saver
Standard)
• Back of the House
– Laundry
• Tergantung aktivitas yang ada didalamnya
• Untuk hotel berbintang, cukup luas, Mengakomodir
tempat mencuci, mengeringkan, setrika, dan mesin
press.
– House Keeping Dept.
• Ruang kepala departemen dan asisten
• Gudang peralatan housekeeper
• Tempat untuk menjahit sprei, sarung, bantal, dan
gorden
Syarat Fungsional (Time Saver
Standard)
• Back of the House(lanjutan)
– Food & Vegetable
• Tidak membutuhkan ruang yang luas karena makanan tidak
bertahan lama.
• Mutlak diperlukan lemari es, disediakan lemari es khusus
untuk susu
• Board pemotong sayuran haurs sesuai dengan ketinggian
manusia
• Apabila terdapat perbedaan ketinggian, diperlukan ramp
– Mechanical
• Berisi peralatan untuk heating dan cooling, berupa tangki
dan pompa
Syarat Fungsional (Time Saver
Standard)
• Front of the House
– Guest Registration
• Harus terlihat dan berada di area lobby
• Untuk hotel berbintang antara 100-200 kamar akan memerlukan
dua meja registrasi
• Terdapat alat elektrik untuk membantu check-in dan check-out
tamu
– Key Keeper
• Pada hotel berbintang, area penyimpanan kunci kamar dan
penerima ditempatkan terpisah
– Cashier
• Berhadapan dengan registration desk
• Perlu pengaturan khusus untuk restoran yang memiliki restoran
dan fasilitas lainnya
Syarat Fungsional (Time Saver
Standard)
• Front of the House
– Administration
• Harus berhubungan langsung dengan lobby
• Untuk hotel berbintang terdapat r. manager & asistennya
– Lobby
• Ruang yang cukup luas dekat front office
• Semacam ruang tunggu
• Dilengkapi tempat duduk yang terpisah bagi tamu untuk
santai, membaca, menonton tv
– Vertical Transportation
• Penempatan elevator harus dapat terlihat dari berbagai arah
• Harus berdekatan dengan enterence dan registration desk
Syarat Fungsional
(Time Saver
Standard)
Front of the House
• Guest Room
– Standard Room
• Kamar tidur dengan tempat tidur pegas, penghalang kepala, spring bed
• Meja malam
• Meja lampu malam • Telepon • Almari pakaian • Rak barang • Meja Tulis • dsb
– Deluxe Room
• Ukuran lebih besar dari standard room, ditambah dengan televisi, lemari es, dsb
– President Deluxe Suite Room
• Kamar yang paling mahal dalam sebuah hotel, merupakan kebanggaan dari suatu hotel
• Dilengkapi dengan meja kursi baca, sofa, meja kursi tamu, kamar mandi lebih besar dan lebih mewah serta ukuran kamar yang lebih luas
Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta
Standar Room
Deluxe Room
Syarat Fungsional (Time Saver
Standard)
• Front of the House
– Restaurant + Coffee shop
• Harus memperhatikan kenyamanan
• Dapat dipenuhi dengan pelayanan cepat dan variasi menu • Beberapa hotel menyediakan klab-klab malam
– Corridor
• Panjang koridor max 30m, dengan ketinggian sekitar 1,8m
• Penyelesaian lantai dengan karpet, untuk meredam bunyi dan memberi kesan elegan • Dibutuhkan pencahayaan buatan terus menerus
• Selain pada kamar, terdapat juga 2 tipe sirkulasi, yaitu:
– Sirkulasi publik, terbagi menjadi 2,yaitu residence guest dan non residence guest, kedua jalur sirkulasi ini harus cukup terpisah dan simpel, blok ruang tidur harus terpisah dari fasilitas2 public
– Sirkulasi servis, harus terpisah dengan fasiltias publik.
– Guest Room WC’s
• Kelengkapannya berbeda sesuai dengan tingkat kemewahan guest room tersebut
• Kamar mandi tamu memiliki tab shower, water closet dan wastafel, luas min 1.45 x 2.50 m • Kamar mandi yang memiliki wastafel, bathtub, dan kloset luasan minimal adalah 1,55 x 2,50m • Kamar mandi yang memiliki bathtub, wastafel, kloset dan tab shower luasan minimal adalah 2,76 x
2,15 m
• Kamar mandi harus dilengkapi kotak obat di luar kamar mandi, peletak handuk yang strategis, material dinding dan lantai antilicin
Fungsi lain yang dapat disewa
• Lobby
• Arcade
– Adalah toko maupun kios yang ada di hotel yang biasanya disewakan untuk
menjual koran, majalah, cinderamata, obat-obatan, kantor perjalanan wisata,
bank, money changer, dsb
• Children Playgorund
– Dilengkapi dengan berbagai macam tipe alat permainan yang baik untuk
menarik anak-anak yang dibawa tamu-tamu hotel
• Swimming Pool
– Ada dua tipe, yaitu indoor swimming pool dan outdoor swimming pool
– Biasanya dilengkapi dengan tempat mandi sauna dan dekorasi indah
– Banyak perabotan dan handuk2 di kolam renang ini
• Conference Room
– Disediakan untuk seminar-seminar, rapat-rapat, perjamuan dan konferensi
– Dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang baik dengan
Klasifikasi
Menurut
Tujuan
kedatangan
Tamu
Busin ess Hot el Pl easur e Hot el Co untr y Ho tel Sport Hot elMenurut
lamanya
waktu
menginap
Tr an si t Hot el Semi -r esid en ti al Ho tel R esiden ti al Hot elMenurut
jumlah
kamar
Small Hot el M edi um Ho tel La rg e Hot elMenurut Lokasi
Ci ty Hotel D o wn to wn Ho tel Su bu rba n Ho tel Resort Hotel Beach r esort ho tel Ma ri na r esor t hot el Mon tai n r esor t ho tel Hea lt h r esorts and SP A Rur al r esort and Co n tr y Ho tel Th em ed R esor t Condomi ni um Al l Su it es Hotel Sig h t-see ing suite s Hot elKLASIFIKASI
Berdasarkan Tujuan Kedatangan
Tamu
• Business Hotel
– Dirancang mengakomodir tamu
untuk berbisnis
– Secara umum, pebisnis
mempunyai karakter yang
sangat efisien
– Interaksi bisnis bisa dilakukan
di dalam hotel maupun di luar
hotel
– Jika interaksi bisnis dilakukan
didalam hotel, diperlukan
ruang-ruang yang mempunyai
privatisasi tinggi dan nyaman.
Contoh
KLASIFIKASI
Berdasarkan Tujuan Kedatangan
Tamu
• Pleasure Hotel
– Hotel yang
memfasilitasi tamu
dengan tujuan
rekreasi
– Hotel semacam ini
perlu dilengkapi
fasilitas bersantai
dan rekreasi
– Contoh falilitas pada
jenis hotel ini:
Dalam Ruangan Luar Ruangan
Aktivitas Fasilitas Aktivitas Fasilitas
Olahraga Ruang Fitness Ruang Senam
Kolam renang indoor Ruang billiard
Olah Raga Jogging Track Bicycle Track
Kolam renang outdoor Lapangan Tenis Relaksasi dan bersenang-senang Ruang Karoke Home Theatre Ruang baca indoor Ruang Spa Ruang Sauna Relaksasi dan bersenang-senang Taman Taman bermain Ruang baca outdoor Gardu pandang
KLASIFIKASI
Berdasarkan Tujuan Kedatangan
Tamu
• Country Hotel
– Hotel khusus untuk tamu
antarnegara
– Privasi dan tingkat keamanan
merupakan faktor penting bagi
perencanaan
– Diperlukan zoning yang jelas,
terutama untuk ruang publik
dan ruang privat
– Tetap diperlukan kriteria
layanan internasional
– Penonjolan karakter lokal suatu
negara dapat menjadi poin
unggulan, guna membentuk
citra positif negara tersebut.
KLASIFIKASI
Berdasarkan Tujuan Kedatangan
Tamu
• Sport Hotel
– Hotel yang fasilitasnya ditujukan terutama untuk melayani tamu yang bertujuan untuk berolahraga. – Lebih mirip dengan pleasure hotel, namun lebih banyak proporsi pada fasilitas olahraga.
– Fasilitas olahraganya tidak hanya bersifat rekreatif, namun juga prestatif.
– Pertimbangkan image ‘hidup sehat’ dalam perencanaan hotel, hal ini berpengaruh pada layout
bangunan hingga menu makanan sehat.
KLASIFIKASI
• Berdasarkan Lamanya Tamu menginap
– Transit Hotel
• Hotel dengan waktu inap tidak lama (harian) • Perlu fasilitas yang mampu melayani konsumen
secara cepat, mis: laundry, restoran, dan agen perjalanan.
– Semi Residential Hotel
• Hotel dengan waktu inap cukup lama (mingguan) • Fasilitas harus mampu melayani konsumen secara
cukup lama, namun tidak membosankan. • Variasi fasilitas hotel harus cukup banyak, mis:
fasilitas kebugaran (SPA, jogging track, dsb) dan fasilitas rekreasi (restoran, café, dsb)
– Residential Hotel
• Hotel dengan waktu kunjugan tamu tergolong lama (bulanan)
• Kenyamanan dan keamanan lebih diperhatikan dari jenis lain
• Suasan homy, nyaman dan aman merupakan aspek penting dalam mewujudkan tujuan hotel
• Fasilitas hotel lebih bervariasi, bahkan ada yang terintegrasi dengan fungsi lain (mis: terintegrasi dengan pusat perbelanjaan)
FM3 transit Hotel,
Panunggangan, Tangerang,
Indonesia
KLASIFIKASI
• Beradasarkan
Jumlah Kamar
– Small Hotel
• Jumlah kamar kecil
(maksimal 25 kamar)
– Medium Hotel
• Jumlah kamar sedang
(sekitar 29 – 299
kamar)
– Large Hotel
• Jumlah kamar besar
(minimum 300
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• City Hotel
– Terletak di pusat kota dan biasanya menampung tamu yang bertujuan bisnis atau dinas – Lokasi yang dipilih sebaiknya mendekati area bisnis atau perkantoran
– Walaupun dirancang efisien, fasilitas rekreasi standar harus tetap ada.
– Jenis city hotel pada kota pariwisata terkadang tidak mengutamakan fasilitas, tetapi pada jarak hotel dengan pusat kota tsb
Aston City Hotel,
Cengkareng, Jakarta
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Downtown Hotel
– Hotel yang berada dekat dengan pusat perbelanjaan atau perdagangan. – Sasarannya adalah
tamu yang berwisata belanja, maupun yang mencari relasi dagang – Karena terletak di
daerah komersial, hotel ini cenderung terlihat mewah dan megah – Hotel ini memiliki
masalah kritis terutama pada aksebilitas dan parkir, karena lahan daerah perdagangan cenderung mahal.
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Suburban Hotel/Motel
– Hotel yang berlokasi di
pinggir kota
– Sering dijadikan hotel transit
sementara bagi para tamu
yang ingin pergi ke pusat kota
Motel Inn di San Luis
Obispo, California,
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Hotel yang dibangun di tempat-tempat wisata
– Mempunyai karaktersitik yang berbeda dari jensi hotel lainnya yaitu:
• Segmen pasar: Sasarannya adalah wisatawan yang ingin berlibur dibutuhkan
fasilitas rekreatif
• Lokasi: umumnya diletakkan di tempat-tempat yang mempunyai potensi wisata baik
• Fasilitas: Menuntut tersedianya fasilitas pokok, fasilitas indoor dan outdoor, secara
umum dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:
– Fasilitas umum: akomodasi, pelayanan, hiburan, relaksasi
– Fasilitas tambahan: disediakan pada lokasi khusus dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada pada tapak dan sekitarnya, contoh: kondisi fisik tepi laut, yaitu pasir pantai dan sinar matahari dimanfaatkan untuk berjemur atau bermain voli pantai
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
Macam2 Resort sesuai dengan
keadaan alamnya, yaitu:
– Beach Resort
• Hotel yang terletak di tepi pantai
• Mengutamakan potensi alam
pantai dan laut sebagai daya tarik
• View lepas pantai, keindahan
pantai, serta fasilitas olahraga air
sering menjadi pertimbangan
utama perancangan bangunan
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Marina Resort
• Terletak di kawasan pelabuhan laut • Rancangan resort memanfaatkan potensi utama sebagai kawasan perairan • Biasanya direspon dengan pengadaan fasilitas dermaga atau fasilitas lain yang berhubungan dengan aktivitas olahraga air.KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Mountain Resort
• Resort yang terletak di daerah pegunungan
• View ke arah pegunungan merupakan kekuatan lokasi yang dimanfaatkan dalam rancangan resort ini.
• Fasilitas yang disediakan lebih berkaitan dengan rekreasi yang bersifat natural maupun kulutral, seperti hiking, mendaki gunung, dsb.
• Pada daerah iklim sedang, dilakukan event2 khusus saat musim dingin seperti lomba ski guna menarik pengunjung.
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Health & SPA Resort
• Dibangun di daerah
dengan potensi alam yang
dapat dimanfaatkan
sebagai sarana
penyehatan.
• Jenis resort ini dilengkapi
dengan fasilitas untuk
pemulihan kesegaran
jasmani, rohani, maupun
mental serta kegiatan yang
berhubungan dengan
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Rural Resort
• Adalah resort yang
dibangun di daerah
pedesaan, jauh dari area
bisnis dan keramaian
• Daya tarik resort ini
adalah lokasinya yang
masih alami, diperkuat
dengan fasilitas olahraga
dan rekreasi yang jarang
ada di kota seperti
berburu, bermain golf,
tenis, berkuda, panjat
tebing, memanah, atau
aktivitas khusus lainnya
Village Equestre de Pompadour,
Correze, France
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Themed Resort
• Adalah resort
yang dirancang
dengan tema
tertentu
• Menawarkan
atraksi yang
spesial sebagai
daya tariknya
Grosvenor resort in walt disney world
resort hotel
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Condominium
• Mempunyai strategi pemasaran yang unik, dimana sebagian dari kamar resort ini
ditawarkan untuk
disewa selama periode waktu yang telah
ditentukan dalam kontrak.
• Juga terdapat sewa kamar harian, namun biayanya berbeda dengan yang kontrak. • Harus terdapat
pemisahan yang jelas antara tamu residen (sistem kontrak) dengan
tamu inap biasa
The Fountainbleau Miami Beach:
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– All Suites
• Resort yang
mewah, karena
semua kamar
yang disewakan
tergolong dalam
kelas suite.
Conard hotel, new chelsea,
UK
KLASIFIKASI
Berdasarkan Lokasi Hotel
• Resort
– Sight Seeing
• Resort hotel ini
terletak di daerah
yang mempunyai
potensi khusus atau
tempat-tempat
menarik seperti
pusat perbelanjaan,
kawasan bersejarah,
tempat hiburan, dan
sebagainya.
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 3
• Umum
– Unsur dekorasi indonesia tercermin pada lobby, restoran, kamar tidur dan function room
• Bedroom
– Terdapat minimum 20 kamar standar dengan luas
22m2/kamar
– Terdapat minimum 2 kamar suite dengan luas
44m2/kamar
– Tinggi minimum 2.6m tiap lantai
• Dining Room
– Bila berdampingan dengan lobby maka harus dilengkapi dengan kamar mandi / wc sendiri
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 3 (lanjutan)
• Bar
– Apabila terdapat ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan
pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 derajat Celcius
– Lebar ruang kerja
bartender setidaknya 1m
• Ruang fungsional
– Minimum terdapat 1 buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2.5 kali jumlah kamar
– Dilengkapi dengan toilet apabila tidak satu lantai dengan lobby
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 3 (lanjutan)
• Lobby
– Mempunyai luasan minimum 30m2 – Dilengkapi dengan lounge
– Toilet umum minimum 1 buah dengan perlengkapan
– Lebar koridor minimum 1.6 m
• Drugstore
– Minimum terdapat drugstore, bank, money changer, biro
perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik dan salon. – Tersedia poliklinik
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 3 (lanjutan)
• Sarana rekreasi dan olahraga
– Minimum 1 buah dengan pilihan: tennis, bowling, golf, fitness, sauna, billiard,
jogging, diskotik, atau taman bermain anak – Terdapat kolam renang dewasa yang
terpisah dengan kolam renang anak
– Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu,
menyelam, selancar atau ski air
• Utilitas penunjang
– Terdapat transportasi vertikal mekanis – Ketersediaan air bersih minimum 500 liter
/ orang / hari
– Dilengkapi denga instalasi air panas / dingin
– Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal
– Terdapat PABX
– Dilengkapi dengan sentral video/TV. Radio, paging, carcall
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 4
• Umum
– Unsur dekorasi indonesia tercermin pada lobby, restoran, kamar tidur dan function room
• Bedroom
– Terdapat minimum 50 kamar standar dengan luas 24m2/kamar – Terdapat minimum 3 kamar suite
dengan luas 48m2/kamar
– Tinggi minimum 2.6m tiap lantai – Dilengkapi dengan pengatur suhu
kamar di dalam bedroom
• Dining Room
– Mempunyai minimum 2 buah dinning room, salah satunya berupa coffee shop
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 4 (lanjutan)
• Bar
– Apabila terdapat ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 derajat Celcius – Lebar ruang kerja bartender
setidaknya 1m
• Ruang fungsional
– Minimum terdapat 1 buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2.5 kali jumlah kamar
– Dilengkapi dengan toilet apabila tidak satu lantai dengan lobby
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 4 (lanjutan)
• Lobby
– Mempunyai luasan minimum 100m2 – Terdapat 2 toilet
umum untuk pria dan 3 toilet umum untuk wanita dengan perlengkapannya.
• Drugstore
– Minimum terdapat drugstore, bank, money changer, biro perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik dan salon. – Tersedia poliklinik – Tersedia Paramedis
Klasifikasi hotel berbintang
Hotel Bintang 4 (lanjutan)
• Sarana rekreasi dan olahraga
– Minimum 1 buah dengan pilihan: tennis, bowling, golf, fitness, sauna, billiard,
jogging, diskotik, atau taman bermain anak – Terdapat kolam renang dewasa yang
terpisah dengan kolam renang anak
– Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu,
menyelam, selancar atau ski air
– Ditambah dengan diskotik / night club kedap suara dengan AC toilet
• Utilitas penunjang
– Terdapat transportasi vertikal mekanis – Ketersediaan air bersih minimum 700 liter
/ orang / hari
– Dilengkapi denga instalasi air panas / dingin
– Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal
– Terdapat PABX
– Dilengkapi dengan sentral video/TV. Radio,