• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOLAAN KONFLIK SECARA POSITIF BAGI INDIVIDU MAUPUN ORGANISASI. Gita Amalia *) ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGELOLAAN KONFLIK SECARA POSITIF BAGI INDIVIDU MAUPUN ORGANISASI. Gita Amalia *) ABSTRAK"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dari analisis mean yang dilakukan secara manual terhadap keempat jenis konflik organisasi, dapat diperoleh kesimpulan bahwa konflik individu adalah konflik yang paling

Individu dalam organisasi, dengan sedikit pengecualian, mengakui dan menerima wewenang dari atasan mereka sebagai cara yang dapat diterima untuk memecahkan

Konflik merupakan suatu proses yang dihasilkan dari tindakan ke- lompok atau individu yang dipandang oleh kelompok/individu lain akan mem- punyai akibat yang negatif

Melalui pengelolaan konflik dengan cara kolaborasi, diharapkan akan meningkatkan efektifitas baik untuk individu ataupun bagi tim, dimana efektifitas ini akan

Menarik untuk mengkaji stres dan konflik dalam organisasi. Stres dan konflik merupakan sebuah cerminan perilaku individu dan kelompok yang dapat mempengaruhi

Konflik dalam komunikasi adalah fenomena yang melibatkan perbedaan, ketegangan, atau pertentangan antara individu atau kelompok dalam proses komunikasi. Dalam setiap bentuk interaksi manusia, kemungkinan konflik selalu ada karena perbedaan latar belakang, pemahaman, dan preferensi. Konflik semacam ini dapat timbul dalam situasi informal seperti percakapan sehari-hari, dalam konteks profesional di tempat kerja, bahkan pada tingkat yang lebih besar dalam dinamika antarbudaya (Siregar & Usriyah,

Konflik dalam komunikasi adalah fenomena yang melibatkan perbedaan, ketegangan, atau pertentangan antara individu atau kelompok dalam proses komunikasi. Dalam setiap bentuk interaksi manusia, kemungkinan konflik selalu ada karena perbedaan latar belakang, pemahaman, dan preferensi. Konflik semacam ini dapat timbul dalam situasi informal seperti percakapan sehari-hari, dalam konteks profesional di tempat kerja, bahkan pada tingkat yang lebih besar dalam dinamika antarbudaya (Siregar & Usriyah,

Kriteria kinerja yang tidak sesuai •Konflik semacam ini disebabkan adanya imbalan atas kemajuan suatu divisi oleh perusahaan, konflik bisa muncul apabila ada kegiatan monitoring dan