• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V KESIMPULAN DAN SARAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

130

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dan pembahasan yang telah dilakukan secara sistematis pada bab IV, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Perkambangan kebijakan dividen, keputusan investasi, dan profitabilitas dari enam perusahaan yang terdabung dalam sektor telekomunikasi periode 2006-2008.

a. Perkembangan kebijakan dividen.

Dapat disimpulkan bahwa perkembangan kebijakan dividen dengan indikator dividen payout ratio pada enam perusahaan yang tergabung dalam sektor telekomunikasi periode 2006-2008 dapat dikatakan relatife tidak begitu mengalami perubahan yang berarti. Hal ini dikarenakan mayoritas perusahaan yang tergabung dalam sektor Telekomunikasi tidak membagikan dividennya, hanya PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, PT. Indosat, Tbk, dan PT. Excelcomindo Pratama saja yang pada periode 2006-2008 sempat mambagikan dividennya kepada para pemegang saham. b. Perkembangan keputusan investasi

Dapat disimpulkan bahwa perkembangan keputusan investasi dengan indikator total asset growth pada enam perusahaan yang tergabung dalam sektor telekomunikasi periode 2006-2008 dapat dikatakan pada umumnya perusahaan mengalami peningkatan total asset growth ditahun 2007 dan mengalami penurunan ditahun 2008 kecuali PT. Excelcomindo Pratama,Tbk yang tetap mengalami peningkatan. Dan pertumbuhan terbesar dialami oleh PT. Bakrie Telecom,Tbk. Hal ini dikarenakan peningkatan total asset yang besar dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Dengan demikian dapat dikatakan tingkat investasi yang dapat dilihat dari pertumbuhan total asset perusahaan pada sector

(2)

Telekomunikasi periode 2006-2008 mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama ditahun 2007.

c. Perkembangan profitabilitas

Dapat disimpulkan bahwa perkembangan profitabilitas dengan indikator

return on investment pada enam perusahaan yang tergabung dalam sektor

telekomunikasi periode 2006-2008 dapat dikatakan keenam perusahaan telekomunikasi memiliki perkembangan return on investment yang berbeda. Peirode 2006-2007 PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan PT. Indosat, Tbk mengalami kenaikan sedangkan perusahaan yang lain mengalami penurunan, seperti PT. Excelcomindo Pratama,Tbk, PT. Bakrie Telecom, Tbk, PT. Infoasia Teknologi Global, Tbk, dan PT. mobile-8 telecom, Tbk. Dan periode 2007-2008 keenam perusahaan sektor telekomunikasi mengalami penurunan.

2. Perkembangan nilai perusahaan pada perusahaan yang tergabung dalam sector telekomunikasi periode 2006-2008.

Perkembangan harga saham pada perusahaan sektor telekomunikasi periode 2006-2008 mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu. Hal tersebut diakibatkan oleh faktor eksternal dan internal perusahaan. Faktor eksternal diantaranya inflasi, suku bunga, rumors, krisis global, keadaan politik dan lain-lain. sedangkan faktor internal perusahaan yaitu kinerja perusahaan itu sendiri ataupun karena faktor psikologis dari para pemegang saham ketika mereka menjual saham perusahaan sektor telekomunikasi tersebut. Pada periode 2006-2007 harga saham pada umumnya meningkat kecuali PT. Excelcomindo Pratama,Tbk dan PT. Mobile-8 Telecom,Tbk yang menglami penurunan. Dan pada periode 2007-2008 umumnya perusahaan sektor telekomunikasi mengalami penurunan harga saham, hal ini dapat diakibatkan oleh faktor makro ekonomi yaitu keadaan ekonomi yang tidak begitu stabil akibat krisis ekonomi global di akhir tahun 2008 dan faktor internal perusahaan seperti tingkat profitabilitas perusahaan yang cendrung mengalami penurunan sehingga penilaian investor terhadap kinerja perusahaan pun menurun.

(3)

3. Pengaruh kebijakan dividen, keputusan investasi, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang tergabung dalam sector telekomunikasi periode 2006-2008 baik secara simultan maupun secara parsial.

a. Pengujian secara simultan

Secara simultan diperoleh hasil penelitian bahwa variabel kebijakan dividen, keputusan investasi dan profitabilitas secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan yang dilihat dari harga sahamnya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil Fhitung >Ftabel (9,116 > 3,49), maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ketiga variabel yaitu dividend payout

ratio (X1) , total asset growth (X2) dan return on investment (X3) berpengaruh secara simultan terhadap variabel closing price (Y). Selain itu juga peneliti melakukan pengujian dengan cara melihat tingkat signifikansi yang diperoleh keterangan sebagai berikut :

Sig > 0,05 = Ho diterima Sig < 0,05 = Ho ditolak 0,02 < 0,05 = Ho ditolak

Maka hasil yang diperoleh dengan tingkat signifikansi adalah Ho ditolak dan kesimpulannya adalah terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan dari dividend payout ratio (X1) , total asset growth (X2) dan return on investment (X3) terhadap variabel closing price (Y). b. Pengujian secara parsial

· Diperoleh hasil penelitian bahwa variabel kebijakan dividen, secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan yang dilihat dari harga sahamnya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung <ttabel (1,491 < 2,179), maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti variabel

dividend payout ratio (X1) tidak berpengaruh secara parsial

(4)

Selain itu juga peneliti melakukan pengujian dengan cara melihat tingkat signifikansi yang dapat dilihat pada kolom signifikansi, maka diperoleh keterangan sebagai berikut :

Sig > 0,05 =Ho diterima Sig < 0,05 = Ho ditolak 0,612 >0,05 = Ho diterima

Maka hasil yang diperoleh dengan tingkat signifikansi adalah Ho diterima dan kesimpulannya adalah tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari dividend payout ratio (X1)terhadap variabel closing price (Y).

· Diperoleh hasil penelitian bahwa variabel keputusan investasi, secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan yang dilihat dari harga sahamnya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil adalah thitung < ttabel (0,256 < 2,179), maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti variabel total asset growth (X2) tidak berpengaruh secara parsial terhadap variabel closing price (Y).

Selain itu juga peneliti melakukan pengujian dengan cara melihat tingkat signifikansi yang dapat pada kolom signifikansi, maka diperoleh keterangan sebagai berikut :

Sig > 0,05 =Ho diterima Sig < 0,05 = Ho ditolak 0,802 >0,05 = Ho diterima

Maka hasil yang diperoleh dengan tingkat signifikansi adalah Ho diterima dan kesimpulannya adalah tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari total asset growth (X2) terhadap variabel closing price (Y).

· Diperoleh hasil penelitian bahwa variabel profitabilitas, secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan yang dilihat dari harga sahamnya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil adalah thitung > ttabel (3,632 > 2,179), maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti

(5)

variabel profitabilitas (X3) berpengaruh secara parsial terhadap variabel closing price (Y).

Selain itu juga peneliti melakukan pengujian dengan cara melihat tingkat signifikansi yang dapat dilihat pada kolom signifikansi, maka diperoleh keterangan sebagai berikut :

Sig > 0,05 =Ho diterima Sig < 0,05 = Ho ditolak 0,003 < 0,05 = Ho ditolak

Maka hasil yang diperoleh dengan tingkat signifikansi adalah Ho ditolak dan kesimpulannya adalah terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari profitabilitas (X2) terhadap variabel

closing price (Y).

5.2 Saran

Dengan melihat hasil penelitian yang dibahas pada bab IV maka penulis bermaksud untuk memberikan saran yang mungkin berguna baik untuk investor ataupun calon investor, peneliti lain, dan perusahaan yang bersangkutan. Dikarenakan penelitian ini masih terdapat keterbatasan-keterbatasan yang ada. Adapun saran tersebut adalah sebgai berikut :

1. Bagi investor maupun calon investor yang ingin menginvestasikan sahamnya pada suatu perusahaan sebaiknya melihat terlebih dahulu kondisi perusahaan yang akan dipilih. Dalam hal ini investor harus menanamkan sahamnya pada perusahaan yang tepat. Para investor pun diharapkan sebelum memilih saham yang akan dibelinya terlebih dahulu mengetahui dan menganalisis kondisi keuangan perusahaan tersebut, terutama menilai pos-pos keuangan yang memungkinkan akan mepengaruhi pergerakan harga saham seperti seberapa besar dividen yang akan dibagikan, investasi yang dijalankan oleh perusahaan tersebut, dan tingkat profitabilitas yang diperoleh perusahaan tersebut.

2. Bagi peneliti lain dapat meneliti variabel-variabel lain untuk melihat faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Dan memilih emiten dari sektor lainnya untuk dijadikan sebagai objek

(6)

penelitian yang lebih lanjut, dengan jumlah data yang lebih banyak agar memberikan hasil yang lebih baik.

3. Bagi manajemen perusahaan, diharapkan agar selalu memberikan informasi keuangan yang bersifat objektif, relevan dan dapat diuji keabsahannya sehingga dapat meyakinkan pihak investor dalam pengambilan keputusan untuk menilai suatu perusahaan. Dan sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan kinerja perusahaan karena dengan kinerja yang semakin baik maka investor akan menilai bahwa perusahaan tersebut dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang baik dan layak untuk dibeli sahamnya.

Referensi

Dokumen terkait

Mobility memiliki pengaruh yang signifikan terhadap trust dengan t-values sebesar 2.51, dimana nilai tersebut telah memenuhi syarat critical value sebesar 1.65.. Hal ini

Maka H 0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat pendidikan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penerapan akuntansi

Nilai R² menunjukkan perubahan persen pemanjangan 98,70% dipengaruhi oleh konsentrasi sorbitol dan nilai r yang diperoleh menunjukkan persen pemanjangan memiliki keeratan yang

Kebijakan investasi pada aset tetap tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tarif pajak efektif, karena ada kemungkinan jika aset tetap perusahaan sebagian besar

Hal ini dapat dijelaskan bahwa secara parsial variabel Keputusan Investasi dan Skala Perusahaan mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Nilai Perusahaan,

Variabel kepemilikan manajerial secara parsial tidak mempunyai pengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh corporate social responsibility, good corporate governance, dan kepemilikan bank terhadap return on asset secara simultan dan parsial pada perusahaan perbankan yang terdaftar

Rentang waktu minum yang dilakukan oleh partisipan memiliki pengaruh terhadap tingkat kantuk EEG frontal, tingkat kewaspadaan Mtot, dan nilai benar yang diperoleh menggunakan working