Lembaran Data Keselamatan Bahan
Halaman: 1/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016
1. Zat/bahan olahan dan nama perusahaan
Tinuvin® 5151
Penggunaan: stabilisator
Perusahaan: PT BASF Indonesia
DBS Bank Tower, 27th Floor, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3 - 5 Jakarta 12940, INDONESIA
Telepon: +62 21 2988 6000 Nomer fax: +62 21 2988 5930 Informasi darurat:
+62 21 5437 1979
International emergency number: Telepon: +49 180 2273-112
2. Identifikasi bahaya
Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran: Penyebab sensitisasi kulit.: Kat. 1
Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 1 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 1 Elemen label dan pernyataan kehati-hatian:
Piktogram:
Halaman: 2/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Peringatan
Pernyataan Bahaya:
Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Sangat beracun terhadap biota perairan. Sangat beracun terhadap biota perairan dengan efek selamanya.
Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan):
Kenakan sarung tangan pelindung. Hindari membuang ke lingkungan. Hindari menghirup
debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan. Pakaian kerja yang terkontaminasi dilarang keluar dari tempat kerja.
Pernyataan Kehati-hatian (Respon):
Jika kena kulit (rambut): Cuci dengan sabun dan air yang banyak. Jika terjadi iritasi atau ruam kulit: Hubungi pusat keracunan atau dokter. Kumpulkan tumpahan. Lepaskan pakaian yang
terkontaminasi dan cuci sebelum digunakan kembali. Pernyataan Kehati-hatian (Pembuangan):
Buang isinya/kontainernya ke lokasi pembuangan sampah berbahaya atau yang khusus. Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi:
Tidak diketahui adanya bahaya yang khusus, jika mempertimbangkan regulasi/catatan lainnya untuk penyimpanan dan penanganan.
3. Komposisi/informasi ingredien
Sifat kimia
campuran, stabilizer terhadap cahaya Ingredien yang berbahaya
bis(1,2,2,6,6-pentamethyl-4-piperidyl)sebacate Kadar (berat/berat): >= 20 % - < 50 %
Nomer CAS: 41556-26-7
Acute Tox.: Kat. 5 (oral) Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 1 Aquatic Chronic: Kat. 1
Methyl 1,2,2,6,6-pentamethyl-4-piperidyl sebacate Kadar (berat/berat): >= 5 % - < 15 %
Nomer CAS: 82919-37-7
Skin Sens.: Kat. 1 Aquatic Acute: Kat. 1 Aquatic Chronic: Kat. 1
Benzenepropanoic acid, 3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxy-, methyl ester Kadar (berat/berat): >= 1 % - < 3
%
Nomer CAS: 84268-33-7
Aquatic Chronic: Kat. 4
Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-
Halaman: 3/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151 (30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Kadar (berat/berat): >= 20 % - < 50 % Nomer CAS: 104810-47-1
Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 2 Aquatic Chronic: Kat. 2
Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5- (1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-hydroxy-
Kadar (berat/berat): >= 25 % - < 50 %
Nomer CAS: 104810-48-2
Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 2 Aquatic Chronic: Kat. 2
4. Tindakan pertolongan pertama
Petunjuk umum:
Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika terhirup:
Jika ada kesulitan bernapas setelah menghirup uap/aerosolnya, segera pindahkan ke tempat yang berudara segar dan cari bantuan medis.
Jika kontak dengan kulit:
Cuci yang bersih dengan sabun dan air. Jika kontak dengan mata:
Bersihkan mata yang terkena minimal selama 15 menit pada air yang mengalir dengan kelopak mata terbuka.
Jika tertelan:
Kumur segera dan kemudian minum air yang banyak, cari bantuan medis. Catatan untuk dokter:
Gejala: Gejala dan akibat yang terpenting dijelaskan di label (lihat bagian 2) dan atau bagian 11, Gejala dan akibat lebih lanjut sejauh ini tidak diketahui
Perawatan: Rawat sesuai dengan gejalanya (dekontaminasi, fungsi vital), antidot yang spesifik tidak diketahui.
5. Tindakan pemadaman kebakaran
Media pemadam kebakaran yang sesuai: semprotan air, serbuk kering, busa
Media pemadam kebakaran yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: air dengan tekanan tinggi
Bahaya yang spesifik: uap yang berbahaya
Pelepasan asap/kabut. Zat/gugus fungsi dari zat tersebut dapat dilepaskan jika terjadi kebakaran. Peralatan pelindung khusus:
Halaman: 4/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Informasi lebih lanjut:
Derajat risiko ditentukan oleh zat yang terbakar dan kondisi kebakaran. Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
6. Tindakan penanggulangan kecelakaan
Tindakan pencegahan diri:
Gunakan alat pelindung diri. Diperlukan pelindung pernapasan. Tindakan pencegahan terhadap lingkungan:
Serap air yang terkontaminasi/air yang sudah digunakan memadamkan kebakaran. Jangan membuang pada saluran air/air permukaan/air tanah.
Metoda pembersihan atau pengambilan: Untuk jumlah yang banyak: Pompa produk.
Untuk residunya: Serap dengan absorben yang sesuai. Buang material yang terserap sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
7. Penanganan dan penyimpanan
Penanganan
Tidak perlu perlakuan khusus jika produk digunakan dengan benar. Perlindungan terhadap kebakaran dan ledakan:
Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.
Penyimpanan
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Biarkan kontainer tetap tertutup rapat, simpan di tempat yang dingin.
8. Pengawasan paparan dan perlindungan diri
Komponen dengan batas pajanan kerja
Tidak diketahui batas pajanan kerja.
Alat pelindung diri Pelindung pernapasan:
Pelindung pernapasan yang sesuai untuk konsentrasi yang tinggi atau efek jangka panjang: Filter gas EN 141 tipe A untuk gas/uap dari senyawa organik (titik didih > 65 °C).
Pelindung tangan:
Sarung tangan pengaman yang tahan bahan kimia.
Material yang sesuai juga untuk kontak dalam jangka waktu yang lama dan langsung
(Direkomendasikan: Protective index 6: menunjukkan waktu permeasi berdasarkan EN 374 >480 menit) :
Halaman: 5/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Polietilen-Laminat (PE Laminate) - ketebalan coating kira-kira 0,1 mm
Material yang sesuai untuk kontak jangka waktu singkat (Direkomendasikan: minimal yang memiliki Protective index 2: menunjukkan waktu permeasi > 30 menit berdasarkan EN 374) :
karet nitril (NBR) - ketebalan coating 0,4 mm
Catatan tambahan : Spesifikasi produk tergantung pada pengujian, dari data literatur dan informasi dari perusahaan manufaktur sarung tangan atau diturunkan dari produk yang memiliki bahan yang sama. Karena beberapa kondisi (misalnya temperatur) maka waktu pemakaian sarung tangan pengaman harus lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk menembus berdasarkan pada EN 374.
Petunjuk penggunaan dari perusahaan manufakturnya harus diperhatikan karena tipenya yang sangat banyak.
Pelindung mata:
Kacamata pengaman dengan pelindung samping. Pelindung tubuh:
Pelindung tubuh harus dipilih berdasarkan pada aktivitas dan kemungkinan paparan, misalnya: apron, sepatu boot pengaman, pakaian pengaman dari bahan kimia (yang berdasarkan pada EN 14605 untuk percikan atau EN ISO 13982 untuk debu).
Tindakan umum untuk keselamatan dan higien:
Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik. Pemakaian pakaian kerja tertutup juga diperlukan selain alat pelindung diri yang telah disebutkan.
9. Sifat fisika dan kimia
Bentuk: cair, kental
Warna: kuning kecoklatan
Bau: tidak berbau
Batas bau: Tidak ditentukan karena berpotensi membahayakan kesehatan jika terhirup. pH: tidak ditentukan Temperatur beku: tidak ditentukan Titik didih: > 300 °C
Titik nyala: 120 °C (DIN EN 22719; ISO 2719,
closed cup) Laju penguapan:
tidak ditentukan
Kemudahan terbakar (padat/gas): tidak ditentukan Batas bawah ledakan:
Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling., Titik ledakan terendah berkisar antara 5 - 15 °C dibawah titik nyala.
Halaman: 6/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Batas atas ledakan:
Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling.
Temperatur pembakaran:
tidak ditentukan Dekomposisi thermal: tidak ditentukan Bahaya ledakan: tidak mudah meledak
Sifat yang dapat membantu kebakaran: tidak menyebabkan penjalaran api
Tekanan uap:
tidak ditentukan Massa jenis: 1.105 g/cm3
(20 °C) Massa jenis relatif: kira-kira 1.105
(20 °C) Massa jenis uap relatif (udara):
tidak ditentukan Kelarutan dalam air:
< 100 mg/l
Koefisien distribusi n-oktanol/air (log Pow):
tidak berlaku untuk campuran Tegangan permukaan:
Tidak ada data. Viskositas, dinamis: 3,000 mPa.s
(20 °C)
10. Stabilitas dan reaktivitas
Kondisi yang harus dihindari:
Lihat MSDS bab 7 - Penanganan dan penyimpanan Dekomposisi thermal: tidak ditentukan Zat yang harus dihindari:
asam kuat, basa kuat, oksidator kuat Reaksi berbahaya:
Tidak ada reaksi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan instruksi. Produk hasil dekomposisi yang berbahaya:
Tidak ada produk hasil dekomposisi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan yang disarankan.
11. Informasi mengenai toksikologi
Halaman: 7/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Penilaian toksisitas akut:
Pada studi dengan binatang, zat ini tidak beracun setelah paparan tunggal melalui hidung. Dalam studi dengan binatang, zat ini sama sekali tidak beracun setelah Dalam penelitian yang dilakukan terhadap hewan, tidak terlihat adanya efek racun dari substansi produk ini setelah penghirupan dalam jangka waktu pendek. Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.
Data percobaan/perhitungan:
LD50 tikus (oral): > 5,000 mg/kg (OECD Guideline 401)
Tidak ada kematian yang teramati. Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya. LC50 tikus (terhirup): > 5,800 mg/l 14 hari (OECD Guideline 403)
Tidak ada kematian yang teramati. Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya. LD50 tikus (kulit): > 2,000 mg/g (OECD Guideline 402)
Tidak ada kematian yang teramati. Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya. Iritasi
Penilaian mengenai efek iritasi.:
Tidak mengiritasi mata dan kulit. Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.
Data percobaan/perhitungan:
Korosi/iritasi kulit kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 404) Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya.
Kerusakan/iritasi mata yang serius kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 405) Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya.
Sensitisasi pernapasan/kulit Penilaian mengenai sensitasi:
Dapat menyebabkan sensitasi jika kontak dengan kulit. Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.
Data percobaan/perhitungan:
Guinea pig maximization test marmot: sensitasi kulit (OECD Guideline 406) Data toksikologi mengacu pada ingredien aktifnya.
Mutagenisitas Sel Induk Penilaian mengenai mutagenisitas:
Uji mutagenisitas menunjukkan tidak berpotensi genotoksik. Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.
Karsinogenisitas
Penilaian mengenai karsinogenisitas: Tidak ada data.
Halaman: 8/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Penilaian terhadap toksisitas reproduksi:
Data yang ada untuk penilaian efek zat ini terhadap reproduksi tidak Peningkatan toksisitas
Penilaian terhadap teratogenisitas:
Data yang tersedia tidak cukup untuk evaluasi penilaian dari pengaruh zat/bahan olahan ini terhadap peningkatan sifat racunnya.
Toksisitas organ target yang spesifik (paparan tunggal): Catatan: Tidak ada data.
Toksisitas dengan dosis berulang dan Toksisitas terhadap Organ Sasaran Spesifik (paparan berulang)
Penilaian mengenai dosis toksisitas yang diulang:
Paparan zat yang berulang dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.
Bahaya jika terhirup
Tidak diharapkan ada bahaya pernapasan.
12. Informasi mengenai ekologi
Ekotoksisitas
Penilaian mengenai toksisitas perairan:
Bersifat racun yang akut terhadap organisme perairan. Beracun terhadap organisme air berdasarkan data penelitian toksisitas jangka panjang (kronis). Penghambatan aktivitas degradasi dari lumpur aktif tidak diantisipasi jika diberikan ke dalam pegolahan limbah secara biologi pada konsentrasi yang rendah.
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Toksisitas terhadap ikan:
LC50 (96 h) > 1 - 10 mg/l, Oncorhynchus mykiss
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Binatang air yang tidak bertulang belakang:
EC50 (48 h) > 1 - 10 mg/l, Daphnia magna
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Tumbuhan air:
EC50 (72 h) > 1 - 10 mg/l (laju pertumbuhan), Desmodesmus subspicatus
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Jasad renik/Efeknya terhadap lumpur aktif:
EC50 (3 h) > 100 mg/l, lumpur aktif, domestik (OECD Guideline 209, aerob)
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Toksisitas kronis terhadap ikan:
Halaman: 9/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Tidak ada data.
Toksisitas kronis terhadap binatang perairan yang tidak bertulang:
Konsentrasi tanpa efek yang teramati (21 hari), > 0.1 - 1 mg/l, Daphnia magna (OECD Guideline 211, semi statis)
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Penilaian mengenai toksisitas terrestrial:
Tidak ada data mengenai toksisitas terrestrial. Mobilitas
Analisa transport antar kompartemen-kompartemen lingkungan.: Tidak ada data.
Ketahanan dan kemampuan terurai Penilaian biodegradasi dan pemusnahan (H2O):
Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya. Berpotensi bio-akumulasi
Evaluasi potensi bioakumulasi.: Produk ini belum pernah diuji. Informasi tambahan
Tambahan terhadap sifat dan konsekuensi lingkungan:
Perlakuan dalam instalasi pengolahan limbah cair biologis harus dilakukan sesuai dengan peraturan lokal dan administrasi.
Petunjuk mengenai ekotoksikologi lainnya:
Jangan membuang produk ke lingkungan tanpa kontrol.
13. Pertimbangan pembuangan
Harus ditimbun atau dibakar sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Kemasan yang terkontaminasi:
Kemasan yang tidak terkontaminasi dapat digunakan kembali.
Kemasan yang tidak dapat dibersihkan harus dibuang dengan cara pembuangan yang sama dengan isinya.
14. Informasi transportasi
Transportasi domestik:
Kelas bahaya: 9
'Packaging group': III No. Identifikasi: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM
'Proper shipping name': ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung PENTAMETHYL-4-PIPERIDYL SEBACATE
Halaman: 10/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151 (30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 DERIVATIVE) Transportasi laut IMDG Sea transport IMDG
Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9
'Packaging group': III Packing group: III
No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM
Polutan perairan laut: YA Marine pollutant: YES 'Proper shipping name':
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS
SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung PENTAMETHYL-4-PIPERIDYL SEBACATE DERIVATIVE)
Proper shipping name:
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains PENTAMETHYL-4-PIPERIDYL SEBACATE DERIVATIVE) Transportasi udara IATA/ICAO Air transport IATA/ICAO
Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9
'Packaging group': III Packing group: III
No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM
'Proper shipping name':
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS
SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung PENTAMETHYL-4-PIPERIDYL SEBACATE DERIVATIVE)
Proper shipping name:
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains PENTAMETHYL-4-PIPERIDYL SEBACATE DERIVATIVE)
15. Informasi peraturan
Komponen penentu bahaya untuk pemberian label: DERIVATIVE OF BENZOTRIAZOL INDEX NO 607-176-00-3, REACTION MASS OF PENTAMETHYL-PIPERIDYL SEBACATE
Regulasi lainnya
16. Informasi lainnya
Karena merger CIBA dan BASF Group, semua MSDS telah dievaluasi untuk selanjutnya dijadikan dasar mengkonsolidasi informasi. Hal ini bisa mengakibatkan perubahan pada MSDS. Jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan, silakan hubungi kami di alamat yang ditunjukkan di bagian I.
Halaman: 11/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 18.08.2015 Versi: 2.0
Produk: Tinuvin® 5151
(30472146/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 11.03.2016 Data-data yang terlampir dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kami saat ini, dan hanya menjelaskan produk dari persyaratan keselamatan. Data tersebut tidak menjelaskan sifat-sifat produk (spesifikasi produk). Begitu juga dengan sifat-sifat yang telah disepakati atau kesesuaian produk untuk aplikasi tertentu tidak dapat disimpulkan dari data yang ada dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini. Adalah tanggung jawab penerima produk ini untuk memastikan hak atas kekayaan intelektual dan hukum dan perundang-undangan yang ada.