PENGARUH SUHU PIROLISIS DAN UKURAN TEMPURUNG KELAPA TERHADAP RENDEMEN DAN KARAKTERISTIK ASAP CAIR SEBAGAI PENGAWET ALAMI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari grafik di atas dapat diketahui bahwa semakin lama waktu dan tinggi temperatur pirolisis cangkang sawit dan tempurung kelapa maka kandungan asam asetat pada asap
Sedangkan pada ikan dengan penjemuran lebih lama yaitu 3 hari menujukkan hasil yang lebih baik, hal ini disebabkan karena asap cair tempurung kelapa memiliki
judul “ Karakteristik Asap Cair Hasil Pirolisis Pelepah Kelapa Sawit ” berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di Departemen Teknik Kimia Universtas Sumatera
Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “ Karakteristik Asap Cair Hasil Pirolisis Pelepah Kelapa Sawit ” berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di Departemen
Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “ Karakteristik Asap Cair Hasil Pirolisis Pelepah Kelapa Sawit ” berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di Departemen
Oleh karena itu, pada penelitian ini akan digunakan pelepah kelapa sawit sebagai bahan baku dalam pembuatan asap cair dengan proses pirolisis.. 1.3
Dari penelitian diketahui bahwa rendemen asap cair cenderung meningkat seiring naiknya suhu dan waktu pirolisis sampai pada kondisi dimana produksi gas yang sulit
Hubungan antara luas perpindahan panas dan volume asap cair (berat tempurung kelapa 5 kg) Dari gambar 2 dapat disimpulkan hubungan antara volume asap cair dan luas